Docstoc

Nematoda usus

Document Sample
Nematoda usus Powered By Docstoc
					OLEH   : Drs. Adrial, M. Kes
 HELMINTOLOGI     ialah ilmu yang mempe-
 lajari tentang parasit berupa cacing serta
 penyakit-penyakit yang ditimbulkannya.
1. Nemathelminthes
    – Nematoda = cacing gilik
   (roundworm)
2. Platyhelminthes
     1. Trematoda = cacing daun (flukes)
     2. Cestoda = cacing pita (tapeworm)
    MORFOLOGI DAN DAUR HIDUP
1.   silindris memanjang atau filiform dengan
     kedua ujung meruncing.Tidak bersegmen.
2.   Ukuran bervariasi dari < 5mm sampai 1
     meter.
3.   Mempunyai mulut, esofagus dan anus yg
     penting untuk diagnostik
4.   Kelamin umumnya terpisah
5. Reproduksi
  A. Ovipar
  B. Larviparous
6. Cara infeksi :
  A. Tertelan telur atau larva
  B. Larva menembus kulit
  C. Tertelan larva dalam kista
  D. Vektor arthropoda.
   Menurut tempat hidupnya pada hospes
    nematoda dibagai menjadi :
    A. Nematoda Usus
    B. Nematoda Jaringan
 Hospes  : manusia
 Sebagaian besar menyebabkan maasalah
  kesehatan masyarakat di Indonesia.
 Sejumlah spesies ditularkan melalui tanah
  disebut ”soil transmitted helminths” a.l.
  • Ascaris lumbricoides   - Trichuris trichiura
  • Necator americanus     - Strongyloides
    stercoralis
  • Ancylostoma duodenale – Trichostrongylus spp.
 Nematoda     usus penting lainnya;

 • Oxyuris vermicularis
 • Trichinella spiralis
         ASKARIASIS (ASCARIASIS)

   Infeksi oleh Ascaris lumbricoides
   Cacing dewasa parasit dalam intestinum tenue manusia
   Cacing dewasa berukuran 10 - 30 cm
   Cacing betina fertil menghasilkan + 240.000 telur / hari
   Telur berkembang dalam tanah 2 - 4 bulan  telur matur / infektif
    yang mengandung larva
 Hospes/Penyakit  : Manusia / askariasis
 Distribusi geografik :
  • Kosmopolit
  • Di Indonesia prevalensinya 60 – 90 %
 Hidup di dalam rongga usus halus
 Cacing jantan
  • panjang 10-30 cm
  • Ekornya melingkar
 Cacing   betina
  • Panjang 22 – 35 cm
  • bertelur 200.000 butir/hari/ekor
 Telur
  • Yang dibuahi 60 x 45 m
  • Yang tidak dibuahi 90 x 40m
  • Matang di tanah pada lingkungan yang sesuai
   dalam waktu kurang lebih 3 minggu
 Cara    infeksi : tertelan telur infektif.
 PENYAKIT : ASKARIASIS
              INFEKSI CACING GELANG
 INANG DEFINITIF : MANUSIA
 HABITAT CACING DEWASA : RONGGA
                            USUS HALUS
 MORFOLOGI YG PENTING:
  - CACING DEWASA JANTAN & BETINA
  - TELUR CACING 4 MACAM :
          1. FERTIL
         2. INFERTIL
         3. DECORTICATED
         4. EMBRYONATED (INFEKTIF)
            Ascaris lumbricoides




DEWASA : JANTAN : 15-31 cm, UJUNG POSTERIOR MELENGKUNG
        BETINA : 20-35 cm, UJUNG POSTERIOR LURUS
Ascaris lumbricoides
    TELUR FERTIL Ascaris lumbricoides




             BENTUK OVAL : 60 X 45 µm
             DINDING : TEBAL, 3 LAPIS
LUAR ALBUMINOID, TENGAH HIALIN ,DALAM VITELINA
      ISI : EMBRIO YANG BELUM MEMBELAH
   TELUR INFERTIL
 Ascaris lumbricoides




      BENTUK LONJONG
DINDING / LAP ALBUMINOID TIPIS
          ISI GRANULA
1.    Larva pada paru-paru sindroma
      Loeffler.
2.    Cacing dewasa
     1. Gangguan usus ringan
     2. Infeksi berat :
         malabsorbsi yang memperberat malnutrisi
         Ileus
         Infeksi ektopik ke empedu, appendix atau
           bronkus.
 Menemukan    telur dalam tinja
 • Pada pemeriksaan langsung atau
 • Pemeriksaan konsentrasi
 Perorangan atau masal pada masyarakat
 Obat-obat yang dapat digunakan :
  • Piperasin
  • Pirantel pamoat
  • Mebendazol atau
  • Albendazol
 Syarat-syarat    untuk pengobatan masal:
  • Obat mudah diterima masyarakat
  • Aturan pakai sederhana
  • Efek samping minim
  • Bersifat polivalen
  • Harga murah.
 Baik
 Tanpa pengobatan dapat sembuh sendiri
  selama 1,5 tahun
 Tingkat kesembuhan setelah pengobatan
  70-99%
 Di Indonesia prevalensi askariasis tinggi,
  terutama pada anak.
 Kurangnya pemakaian jamban keluarga
 Kebiasaan memakai tinja sebagai pupuk.
 Tanah liat , kelembaban tinggi dan suhu 25°-
  30° C sangat baik untuk perkembangan telur
  menjadi infektif.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:4535
posted:10/17/2010
language:Malay
pages:31