Penjadwalan CPU (PowerPoint) by SuwandiWie

VIEWS: 1,062 PAGES: 14

Tentang Sistem Operasi.

More Info
									  BAB IV

PENJADWALAN CPU
        Pengertian Penjadwalan CPU

 Beberapa proses dalam status ready yang siap dieksekusi
 oleh CPU menunggu dalam suatu antrian (queue)

 Penjadwalan CPU bertugas memutuskan proses yg harus
 berjalan, kapan, dan selama berapa lama proses itu
 berjalan
             Siklus Burst CPU – I/O (I)

 Eksekusi proses terdiri dari siklus eksekusi CPU dan I/O
  wait.

 Proses hanya bolak-balik dari dua state tersebut. Inilah yg
  disebut dgn siklus burst CPU - I/O

 Eksekusi proses dimulai dari burst CPU, diikuti burst I/O,
  kemudian burst CPU lagi, burst I/O, dan seterusnya
Siklus Burst CPU – I/O (II)
           Siklus Burst CPU – I/O (III)

 Dalam waktu tertentu, proses dapat dikelompokkan ke
 dalam dua kategori:
 - I/O Bound  Proses yang memiliki Burst I/O yang
    sangat lama
 - CPU Bound Proses yang memiliki Burst CPU yang
    sangat lama

 Busy wait  saat dimana sistem menunggu request input
 (seperti disk, keyboard, atau jaringan).

 Saat busy wait, proses tidak melakukan sesuatu yang
 produktif, tetapi tetap memakan resource dari CPU
                Tipe Penjadwalan (I)

 Terdapat 3 jenis penjadwalan yg berjalan secara bersama-
 sama dalam sebuah sistem operasi:

  -   Penjadwalan jangka pendek (Short Term Scheduller)

  -   Penjadwalan jangka menengah (Medium Term
      Scheduller)

  -   Penjadwalan jangka panjang (Long Term Scheduller)
    Tipe Penjadwalan (II)


                                      Suspended
                                    blocked queue
          Penjadwalan
        jangka menengah

            Penjadwalan              Penjadwalan
           jangka panjang           jangka pendek


Batch                       Ready                   CPU
queue                       queue




         Program-program
             Interaktif
               Short Term Scheduller

 Bertugas menjadwalkan alokasi prosesor di antara proses-
  proses ready di memori utama

 Penjadwalan ini dijalankan setiap terjadi proses untuk
  memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.

 Penjadwalan CPU merupakan Short Term Scheduller
            Medium Term Scheduller

 Proses yang dikenakan status suspended blocked
 dipindahkan ke dalam memory sekunder

 Proses yang berstatus suspended blocked dipindahkan
 kembali ke memory utama saat proses tersebut kembali
 berstatus ready

 Aktifitas pemindahan proses dari memory utama ke
 memory sekunder dan sebaliknya dinamakan swapping

 Medium Term Scheduller bertanggungjawab atas
 penjadwalan swapping
               Long Term Scheduller

 Long Term Scheduller bekerja terhadap antrian batch dan
 memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi.

 Batch adalah proses-proses dengan penggunaan sumber
 daya yang intensif (yaitu waktu prosesor, memori,
 perangkat I/O)

 Batch berisi program-program berprioritas rendah,
 digunakan sebagai pengisi (agar prosesor sibuk) selama
 periode aktivitas job-job interaktif rendah.
               Strategi Penjadwalan

 Non Pre-emtive
 Penjadwalan yg mengharuskan sebuah proses dijalankan
 hingga selesai (tidak boleh di-interrupt)

 Pre-emtive
 Penjadwalan yg memungkinkan jatah waktu eksekusi suatu
 proses dialihkan ke proses lain

 Sistem dgn penjadwalan pre-emptive lebih responsif
 daripada sistem dgn penjadwalan Non Preemptive, contoh:
 busywait
               Kriteria Penjadwalan (I)

 CPU Utilization
  - CPU harus bekerja sesibuk mungkin.
  - CPU Utilization akan mempunyai range dari 0% s/d
    100%

 Throughput
  - Merupakan banyaknya proses yang diselesaikan per
    satuan waktu.
  - Semakin besar nilai throuhput, semakin baik suatu
    algoritma penjadwalan
             Kriteria Penjadwalan (II)

 Turnaround Time
  - Merupakan lamanya waktu yang diperlukan untuk
    mengeksekusi proses
  - Turnaround time dihitung mulai dari menunggu untuk
    meminta tempat di memori utama, menunggu di ready
    queue, eksekusi oleh CPU, dan mengerjakan I/O

 Waiting Time
  -   Merupakan jumlah waktu yang dihabiskan proses
      selama berada di antrian ready
             Kriteria Penjadwalan (III)

 Response Time
  -   Waktu yang dibutuhkan oleh suatu proses dari
      permintaan dilayani hingga ada respon pertama yang
      menanggapi permintaan tersebut

 Fairness
  -   Setiap proses akan mendapatkan pembagian waktu
      penggunaan CPU secara adil (fair)

								
To top