Pembelahan Sel by mclaren90

VIEWS: 10,585 PAGES: 29

Pembelahan Sel

More Info
									           Mitosis
Pembelahan sel soma secara
normal,menghasilkan dua anak sel
yang mengandung jumlah
kromosom dan materi genetik yang
identik(2n -2n)
             Kegunaan
1. Memperbanyak sel ,1 zygot—1014 sel
   (man)
2. Menggantikan sel yang telah rusak.
3. Proses penyembuhan luka
4. Mempertahankan kandungan DNA
5. Dalam ilmu genetika
    Siklus pembelahan sel
 Interfase : 16 – 20 jam (fase non
  pembelahan)

 Mitosis : 1 – 2 jam(fase pembelahan)
  – Profase :1,5 jam
  – Metafase : 20 menit
  – Anafase : 4 menit
  – Telofase ; 45 – 60 menit

(Thompson & Thompson)
                 Interfase
 G1 interval antara akhir mitosis dan permulaan
  sitesis DNA( pra sintesis DNA )
 S Sintesis DNA
 G2 interval antara akhir sintesis DNA dan
  permulaan mitosis
 G0 sel yang keluar dari siklus ,dapat kembali ke
  siklus sel
 G1 dan G2 tak ada sintesis DNA
 S G2 dan M relatif konstan
 G1 sangat variatif
             Mitosis
   Tahap kariokinesis dan tahap
           sitokinesis
Kariokinesis
  Profase
  Metafase
  Anafase
  Telofase
          Kariokinesis
Profase :
kromosom asal dari benang2 kromatin
mengalami spiralisasi-lebih pendek dan
tebal
Membran inti kabur-hilang , Nukleolus
makin kecil – hilang
Sentrosoma membelah jadi 2 masing2
bergerak ke arah kutub berlawanan
sambil buat benang spindel
Metafase:
kromosom spiralisasi – jadi pendek
Disini ada 3 kegiatan
 Kongregasi –kromosom menuju
  bidang ekuatorial
 Distribusi – krom. menyebar ke tepi
 Orientasi – krom. melekatkan diri
  dengan benang spindel pada
  sentromer
• Anafase
 sentromer membelah jadi 2 secara
 longitudinal ,kromosom berkromatid
 tunggal ditarik ke kutub berlawanan

 Telofase
 kromosom berkromatid tunggal terurai
 kembali jadi benang kromatin-
 membentuk inti kembali – berlangsung
 sitokinesis –terbentuk 2 sel anak
           Kelainan Mitosis
 Endomitosis proses kariokinesis tanpa proses
  sitokinesis jumlah kromosom jadi dua kali lipat
 C-mitosis(colchicin mitosis) mitosis terhenti
  pada stadium metafase
 Kromosom iso letak sentromer tepat di tengah2
  lengan kromosom , lengan p dan q memiliki
  susunan gen yang identik.
 Nondisjunction kegagalan pembelahan dari
  salah satu sentromer, pembagian kromosom tak
  merata
 Mitosis tak terkendali mitosis berlangsung
  cepat misal pada sel kanker
                 Meiosis
 Pembelahan sel pada organ
  reproduksi,menghasikan gamet atau sel
  kelamin yang memiliki jumlah kromosom
  separuh dari jumlah kromosom sel induknya

 Meiosis berlangsung 2 tahap Meiosis I:
  pembelahan reduksi (2n– n)dan Meiosis II :
  mitotic meiosis
Pada Meiosis I beda dengan mitosis
 Pada mitosis kromosom yang telah berduplikasi
  membelah pada sentromer, membebaskan dua
  kromatid yang bermigrasi ke kutup yang
  berlawanan.
 Pada meiosis I tidak terjadi pemisahan
  kromatid,tetapi 1 kromosom yang telah
  terduplikasi dari setiap pasangan homolog
  berpindah ke masing2 kutup, jadi pada akhir
  meiosis 1 setiap sel anak mengandung setengah
  komplemen dari kromosom terduplikasi ,satu
  kromosom diperoleh dari setiap pasang yang
  homolog dari sel induk
                  Meiosis I
Profase I : dibagi 5 stadium

1.   Leptoten
2.   Zigoten
3.   Pachyten
4.   Diploten
5.   Diakinesis
 1. Profase I stadium Leptoten
 Terlihat kromosom untuk pertama kali

 Kromosom tampak sebagai benang tipis ,
  berkromatid ganda

 Terlihat kromomer
   2. Profase I stadium Zygoten
 Kromosom homolog (maternal dan paternal)
  memgadakan pairing atau sinapsis
  membentuk bivalen

 Homolog artinya mempunyai panjang, isi,
  bentuk dan gen yang sama, yang satu dari
  wanita,yang lain dari pria
  3. Profase I stadium Pakhyten
 Kromosom homolog melekat satu sama lain
  menjadi satu benang tebal sambil melilit

 Pakhyten bisa berlangsung lama ,sehingga
  pada sediaan histologis testis selalu ada
   4. Profase I stadium Diploten
 Pasangan kromatid melepaskan diri pada
  beberapa tempat masih melekat sehingga
  terbentuklah khiasma(persilangan) ,pada
  khiasma dapat terjadi pertukaran bagian2
  kromatid yang homolog disebut crossing
  over atau pindah silang

 Terlihat adanya 4 benang kromatid
  sehingga disebut sub stadium tetrade
  5. Profase stadium diakinesis
 Kromosom mengadakn proses spiralisasi
  yang maksimal sehingga terbentuk seperti
  huruf o

 Membran inti mulai menghilang
                Metafase I
Ada tiga proses :

1. kongregasi
2. distribusi
3. Orientasi
               Anafase I
 Kromosom homolog berpisah, ditarik oleh
  benang spindel ke kutup berlawanan , ini
  merupakan dasar fisik segregasi

 Rekombinasi gen telah terjadi melalui
  crossing over( hasilnya disebut
  rekombinan )
                Telofase I
 Kromosom berkromatid ganda telah sampai
  di kutup terurai kembali menjadi benang
  kromatindan terbentuk inti

 Sitokinesis berlangsung sehingga terjadi 2
  sel anak yang masing2 haploid
               Meiosis II
 Merupakan mitotic meiosis

 Menghasilkan 4 sel gamet haploid

								
To top