Docstoc

PRODUK PUPUK YANG BERKUALITAS

Document Sample
PRODUK PUPUK YANG BERKUALITAS Powered By Docstoc
					                 NUTRISI ORGANIK SUPER (NOS)

Semua jenis tanaman dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, sangat
terkait dengan berbagai faktor internal dan faktor eksternal yang melingkupinya.
Faktor internal (Genetis) merupakan hal kunci pokok sebagai sifat dasar penentu
suatu jenis tanaman. Sementara faktor eksternal berupa faktor-faktor dari
lingkungan ekologi) dan ekosistem sekitar tanaman yang mempengaruhinya.
Dilaporkan oleh para peneliti bidang ilmu fisiologis tanaman, ada minimal 52
faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Diantaranya adalah iklim
(kelembaban, suhu, dan faktor iklim lainnya), faktor kadar air, pH tanah, dan
beberapa sifat fisik dan kimia tanah, faktor bibit, kultur teknis pengelolaan, dan
lain-lain, serta faktor ketersediaan dan kesesuaian berbagai nutrisi yang
dibutuhkan tanaman.

Nutrisi tanaman dalam bentuk cair yang dibuat melalui proses ekstraksi dan
fermentasi bahan-bahan organik yang berupa guano murni, bahan baku asal
laut, beberapa jenis tanaman sumber hormon, serta tanaman yang berfungsi
sebagai bio-pestisida. Dilengkapi dengan bahan baku asal limbah ternak (urine
dan feses), cacing tanah dan kotoran cacing (kascing). Dilengkapi dengan
berbagai mineral serta vitamin yang berfungsi sebagai bio-katalisator dan
kofaktor berbagai sintesa biomolekul serta proses metabolisme dalam tubuh
tanaman.

Dari proses tersebut dihasilkan unsur-unsur hara, baik unsur makro maupun
mikro yang lengkap dan dalam komposisi yang seimbang. Selain itu juga
dihasilkan berbagai senyawa dan asam-asam organik (termasuk asam-asam
amino), hormon pengatur dan perangsang tumbuh kembang tanaman,
mengandung berbagai jenis vitamin dan enzim, sehingga sangat tepat
diaplikasikan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman budidaya. Proses
fermentasi dibantu oleh mikrobia fermentatif, sehingga didalam terkandung
berbagai bakteri serta yeast yang dapat turut membantu proses fisiologis dalam
tubuh tanaman dan dapat membantu memperbaharui sifat fisik dan kimia tanah.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
NOS merupakan jenis nutrisi tanaman yang multifungsi untuk membantu siklus
kehidupan tanaman dalam semua tahap pertumbuhan. Karena dapat
diaplikasikan untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman semusim ataupun
tanaman tahunan (tanaman pangan, palawija, hortikultura, tanaman perkebunan
dan tanaman keras). Difungsikan sebagai pupuk tunggal atau pupuk pelengkap
(melengkapi pupuk kandang atau dapat disertakan penggunaannya dengan
pupuk kimia). Sehingga dapat langsung digunakan sebagai pupuk/nutrisi untuk
tanaman hidoponik. Dapat juga digunakan sebagai pupuk dasar untuk kolam
atau tambak ikan/udang, dan dapat mempercepat pertumbuhan pakan alami
dalam air (plankton).

Penggunaan nutrisi ini dimulai dari pengolahan tanah, penyemprotan atau
penyiraman pada lahan atau lubang tanam. Untuk mempercepat
perkecambahan, dapat difungsikan sebagai larutan perendaman benih,
memberikan nutrisi dan hormon dalam proses diferensiasi awal (pertumbuhan
dan perkembangan sel-sel baru pada bakal akar dan bakal tunas kecambah) dan
pembentukan jaringan tubuh tanaman, dan pertumbuhan tanaman muda.



OPTIMALISASI PERTUMBUHAN TANAMAN MUDA
Masa kritis tanaman biasanya terjadi dalam masa awal pertumbuhan tanaman
terutama untuk jenis tanaman yang melalui tahap persemaian terlebih dahulu,
kemudian bibit yang sudah cukup umur dipindahkan ke lahan penanaman.
Tahap pemindahan bibit tersebut merupakan masa kritis (stres), karena terjadi
perubahan yang ekstrim (perubahan kadar air, perubahan suhu, kelembaban,
dan kerusakan akibat faktor teknis parda saat proses pemindahan, misal
kerusakan akar). Semakin lama jeda waktu pemindahan bibit ke lahan, semakin
tinggi pula resiko kerusakan bibit tanaman.

Kelengkapan senyawa yang terkandung di dalam nutrisi ini, mampu menekan
tingkat stres tanaman, karena memiliki berbagai jenis senyawa organik dan
vitamin (terutama vitamin B1), mampu memperkuat kesegaran (vigor dan
vitalitas) tanaman. Memiliki berbagai jenis unsur dan senyawa organik yang
bersifat esensial bagi tanaman, hal ini mutlak untuk pertumbuhan segala jenis
tanaman.


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
Dapat meminimalkan stres akibat proses pemindahan (transplanting) bibit dan
kerusakan sistem perakaran tanaman, dengan demikian percepatan dan
penyempurnaan tumbuh hingga melewati titik kritis. Sangat berguna pada saat
tahap tanaman berkecambah hingga menjadi bibit (dalam persemaian).
Selain kandungan senyawa didalamnya dapat berfungsi menyempurnakan
pertumbuhan tanaman, jenis hormon yang terkandung di dalamnya seperti
(Auxin, Sitokinin, Giberellin, dan jenis hormon lainnya) secara sinergis dapat
secara aktif merangsang, mempercepat dan menyempurnakan tahap tumbuh
dan kembang tanaman.



FUNGSI DALAM TANAH
Berfungsi untuk membantu proses dekomposisi (penguraian) material organik
yang terdapat dalam tanah (sisa/limbah tanaman, kompos atau pupuk kandang),
sekaligus melarutkan unsur hara yang terkandung di dalamnya sehingga dapat
lebih mudah diserap oleh perakaran tanaman. Membantu melarutkan residu dan
sedimen pupuk kimia dalam tanah yang telah diberikan selama masa
penanaman yang dilakukan bertahun-tahun, juga material organik yang
terdapat didalam tanah yang tidak mengalami penguraian secara sempurna.

Proses pelarutan dan penguraian yang dilakukan oleh nutrisi ini, dikarenakan
memiliki kandungan berbagai senyawa dan asam-asam organik (asam fulvat
dan asam humat). Dapat juga secara langsung menghancurkan dan melapukkan
material organik dan residu pupuk kimia yang telah mengeras dan padat.

NOS merupakan katalisator yang dibutuhkan oleh mikroflora dan mikrofauna
dalam tanah, secara efektif mampu berkembangbiak dalam membantu proses
penguraian secara sempurna. Tanah yang sehat ditandai dengan kecukupan
populasi berbagai jenis mikrobia dan efektifitas fungsinya di dalam tanah.
Memiliki sifat fisik (struktur dan terkstur tanah) dan sifat kimia (pH), Kapasitas
Tukar Kation (KTK), unsur-unsur hara, dalam kondisi yang cukup tersedia bagi
sistem perakaran.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
Salah satu indikator yang biasanya cukup mudah dipahami oleh para petani,
tanah yang subur adalah tanah yang bersifat gembur dan mudah diolah, cukup
banyak mengandung humus dan masih banyak cacing tanah yang hidup di
dalamnya.

PENYERAPAN NUTRISI
Tanaman adalah suatu sistem kompleks, dimana istilah umum pertumbuhan
dan perkembangan merupakan proses yang rumit dan dipengaruhi oleh
berbagai faktor. Setiap detik dalam tubuh tanaman terjadi berbagai proses
fisiologis dan perubahan, baik siang ataupun malam. Secara sederhana, telah
diketahui bahwa tanaman memperoleh energi melalui proses fotosintesis.
Rumus umum fotosintesis sebagai berikut:

                             Cahaya Matahari
              CO2 + H2O                           C6H12O6 + O2

Fotosintesis adalah proses pengubahan air dan gas karbondioksida untuk
menghasilkan energi dasar berupa gula/karbohidrat dan oksigen (mutlak hanya
dapat berlangsung bila ada sinar yang sesuai atau sinar matahari). Energi (gula)
dan oksigen dibutuhkan sebagai dasar proses metabolisme dan berbagai sintesis
biomolekul dalam tubuh tanaman, misal pembentukan protein, karbohidrat,
lemak, vitamin, dll.

Proses metabolime dan sintesa tersebut didukung banyak faktor, seperti unsur-
unsur hara, mineral, berbagai senyawa serta enzim. Sebagian besar penyerapan
air dan unsur hara didapat melalui penyerapan oleh akar, dilewatkan
jaringan/pembuluh angkut pada batang tanaman untuk kemudian dialirkan
menuju daun. Kesempurnaan penyerapan oleh akar tersebut sangat bergantung
pada kondisi perakaran tanaman yang bersangkutan dan sifat fisik serta kimia
tanah disekitar perakaran.

Hambatan proses fotosintesis dan metabolisme dalam tubuh tanaman tidak
dapat berlangsung optimal karena kondisi perakaran dan kondisi tanah disekitar
perakaran yang tidak mendukung. Pada tanah yang ber-pH rendah (asam), akar
tidak dapat tumbuh sempurna dan beberapa jenis mineral terutama
mineral/unsur mikro tidak dapat tersedia oleh tanaman karena terikat dengan


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
unsur lain (membentuk molekul). Sebagai mana diketahui hanya unsur hara
dalam bentuk ion yang dapat diserap tanaman, misal Kalium dalam bentuk K+,
Nitrogen dalam bentuk NO3-, atau NH4+. Penggunaan beberapa pupuk kimia
yang berlebihan justru dapat membuat tanah menjadi lebih asam. Keadaan ini
menjadi salah satu faktor terjadinya residu pupuk dalam tanah, sehingga tujuan
pemupukan menjadi tidak efektif tetapi malah justru memperparah kondisi
tanah.

CO2 yang dibuthkan dalam proses fotosintesis diperoleh melalui daun. Pada
daun terdapat mulut/saluran masuk dalam daun (stomata) dan pada batang
dinamakan kutikula. Stomata dan kutikula juga berfungsi untuk pernafasan
tanaman dan penguapan air dari dalam tubuh tanaman.

NOS, mengandung unsur hara dalam bentuk yang telah siap diserap oleh
tanaman. Karena dalam bentuk cair, NOS dapat sekaligus memberikan nutrisi
bagi tanaman baik melalui akar ataupun daun. Sebagai pupuk daun, NOS akan
menjadi lebih efektif dan efisien, karena melalui stomata dan kutikula akan lebih
cepat sampai ke dalam daun dan lebih cepat terpakai. Proses metabolisme dalam
daun juga membutuhkan enzim dan berbagai senyawa lain, dengan demikian
maka enzim dan senyawa-senyawa yang ada dalam NOS akan terserap ke dalam
daun. Sehingga hambatan yang terjadi karena kondisi perakaran dan tanah
dapat digantikan dengan cepat melalui penyerapan lewat daun.



KETAHANAN TANAMAN
Kondisi kesehatan dan kesempurnaan pertumbuhan tanaman sangat
berpengaruh terhadap ketahanannya terhadap berbagai serangan patogen (hama
dan penyakit). Seperti semua jenis mahluk hidup lainnya, bila tubuh tidak dalam
keadaan optimal (fit) maka akan mudah terserang penyakit.

Sifat ketahanan tanaman juga diperngaruhi faktor internal (imunitas) dan
eksternal. Tanaman sehat akan mengakibatkan daya tahan terhadap serangan
hama dan penyakit juga menjadi lebih kuat, apalagi didukung oleh faktor
eksternal bila diberikan senyawa yang dapat mencegah serangan phama dan
penyakit.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
Di dalam NOS telah dilengkapi dengan ekstrak berbagai jenis tanaman dan
rempah yang dapat berfungsi sebagai pestisida, serta berbagai senyawa dan
vitamin yang mempengaruhi sistem ketahanan tanaman. Contoh vitamin B1,
asam amino prolin, unsur kalium, dan lain sebagainya.

Secara umum disebut sebagai pestisida alami/nabati atau bio-pestisida.
Perbedaan dengan pestisida kimia adalah tidak menimbulkan efek samping
yang merugikan bagi tanaman itu sendiri, lingkungan hidup sekitarnya dan
mahluk hidup lain seperti hewan dan manusia. Karena diambil dari bahan
material organik, sehingga akan mudah terurai dengan proses biologis secara
alami. Pestisida alami yang ada di dalam NOS dapat berfungsi sebagai racun
bagi berbagai jenis hama (serangga, nematoda) dan penyakit (jamur, bakteri)
yang menyerang tanaman. Dengan demikian telah terbentuk sistem proteksi dini
pada tanaman untuk mencegah perkembangan serangan hama dan penyakit.

MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS HASIL
Berbagai nilai positif yang terkandung didalam nutrisi ini dapat
mempertahankan kondisi tanaman pada tingkat yang optimal, terbukti dari
beberapa lahan yang telah terserang hama maupun virus. Tanaman yang
sebelumnya telah terserang penyakit dan hama, secara riil mampu bertahan dan
mengalami perkembangan yang luar biasa.

Secara umum, kuantitas hasil panen meningkat 30-70%, bahkan untuk beberapa
kasus hasil produksi meningkat di level 200% dengan perbandingan sebelum
dilakukan penyiraman maupun penyemprotan NOS.

MENDUKUNG KONSUMSI SEHAT
Hingga tahun 2010 adalah dekade organik yang telah dicanangkan oleh
pemerintah Republik Indonesia. Penggunaan pupuk organik untuk pengelolaan
usaha tani akan didapatkan produk dan hasil komoditas pertanian dengan
residu kimia yang semakin rendah mampu menghasilkan komoditas hasil
pertanian yang sehat dan berkualitas tinggi.

Hasil pertanian organik yang tidak menggunakan 100% pupuk kimia terbukti
meningkatkan kualitas produksi segala jenis tanaman. Contoh nyata, beras


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
organik murni akan bertahan di rice cooker selama 3 hari tanpa mengalami
perubahan warna, bau, dan rasa. Untuk jenis sayuran daun, akan bertahan
selama 5 hari tanpa dimasukkan kedalam freezer (pendingin), dan banyak bukti
lainnya dari tanaman yang di olah secara organik.



PERTANIAN BERKELANJUTAN (Sustaibability Agriculture)
Pertanian organik telah menjadi suatu istilah umum yang mudah dipahami oleh
awam, untuk menggambarkan tatacara dan pengelolaan usaha tani yang ramah
lingkungan. Sifat dasar pertanian organik adalah suatu pengelolaan dan
pemanfaatan lahan dengan penanaman komoditas tanaman budidaya, dengan
cara yang lebih bijaksana dan tetap mempertahankan dan mejaga kondisi
lingkungan dan ekosistem yang ada disekitarnya. Tidak menimbulkan dalam
jangka pendek dan panjang kerugian bagi lingkungan termasuk manusia.
Hal ini dapat terjadi hanya dengan cara memakai berbagai input (sarana
produksi) dan teknologi yang tidak mengganggu kondisi lingkungan (selaras
alam) dan dapat cepat diaur-ulang kembali oleh alam. Sehingga dengan
demikian pertanian organik adalah sekaligus pola pertanian yang berkelanjutan.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                          DASAR FILOSOFIS

Ada tiga alasan mengapa petani perlu formulasi yang terbaik bagi tanamannya,
alasan pertama adalah ketergantungan petani akan pupuk kimia yang semakin
hari semakin sulit didapat, dan alasan kedua adalah substitusi penganti pupuk
kimia (pupuk organik) selalu di tawarkan dengan formulasi secara terpisah
sehingga tingkat efisiensi biaya modal awal petani tidak jauh berbeda dengan
menggunakan pupuk kimia. Alasan ketiga adalah, saatnya petani menikmati
hasil, baik secara kuantitas maupun secara kualitas hasil panen, tanpa
memerlukan tambahan biaya untuk pupuk pendamping lainnya.

Alasan pertama ;
Revolusi hijau yang dicanangkan oleh pemerintah 30 tahun yang lalu membawa
dampak negatif yang sangat luar biasa hebatnya bagi pertanian Indonesia,
terbukti dengan menurunnya kualitas kesuburan maupun kandungan hara yang
dimiliki oleh tanah.

Kebijakan pemerintahan di saat itu adalah antisipasi akibat laju pertumbuhan
penduduk Indonesia yang sangat luar biasa, sehingga pemerintah
mencanangkan program tersebut dengan alasan sebagai program ketahanan
pangan nasional. Keberhasilan program ketahanan pangan nasional di era-
Soeharto, memang patut diacungi jempol kedua belah tangan, tetapi proses
yang bersifat tehnis pencapaiannya belum selesai dalam skala penelitian ilmiah.
Baik dari dampak lingkungan yang ditimbulkan maupun efek yang berakibat
pada kesehatan manusia.

Kenyataan tersebut baru dirasakan akibatnya oleh seluruh petani Indonesia
sekarang ini, bukti nyata dilapangan adalah dengan mengerasnya semua lahan
pertanian baik itu lahan persawahan maupun lahan tegalan (ladang) sehingga
sangat sulit untuk melakukan pengolahan tanah menjadi lahan yang gembur
dan mudah untuk ditanami kembali yang dikarenakan pemakaian pupuk an-
organik (kimia) yang tidak seimbang dengan kebutuhan tanaman dan
meninggalkan residu kimia yang berlebihan. Berdasarkan pengalaman para
petani, semakin lama penggunaan pupuk kimia pada lahan mereka semakin
meningkat kebutuhannya. Ditingkat petani ada asumsi bahwa pemupukan
(kimia) yang ditambahkan 1 kali atau 2 kali lipat pada periode tanam berikutnya,


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
akan meningkatkan hasil panen. Hal ini berbalik secara mengejutkan, hasil
panen menurun. Penambahan pupuk kimia yang berlebihan dan tidak
berimbang akan membuat jenuh tanah, akibatnya tanah menjadi keras dan
proses aerasi tidak sempurna, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman
secara optimal. Sebagai contoh, akibat penurunan produktifitas petani Indonesia
khususnya petani padi, maka 5 tahun terakhir ini pemerintah Indonesia selalu
mengimpor beras dari negara lain. Karena dibeberapa sentra padi nasional,
produktifitas hasil panen menurun secara signifikan. Semula kita sebagai negara
swasembada sekarang menjadi negara no.1 terbesar pengimpor beras dunia.
Masalah lainnya adalah meningkatnya harga minyak dan gas dunia, efek
multiplier yang terjadi adalah naiknya harga pupuk kimia. Karena bahan baku
urea pupuk kimia diambil dari pengolahan gas alam, sehingga dibeberapa
daerah urea mencapai Rp.1.800,-/kg.

Alasan kedua ;
Kenyataan dipasaran, telah banyak beredar pupuk yang berlabelkan organik
dengan komposisi yang beragam, baik yang bersifat padat maupun yang cair.
Tetapi tidak terdapat, dari merek yang sejenis untuk mengemas pupuknya
dalam satu wadah tanpa dijual terpisah. Sehingga yang berlaku adalah produsen
tersebut menjual secara terpisah manfaat, kegunaan, dan fungsi pupuk mereka
dalam kemasan yang berlainan. Contoh ; merek A menjual pupuk dasar lahan
dalam botol 500cc, untuk perangsang bunga dan buah dijual dalam kemasan
500cc, untuk pertumbuhan dijual dalam kemasan 500 cc, untuk zat perangsang
lainnya dijual dalam kemasan 100cc. Sehingga seorang petani akan membeli 3
botol bahkan lebih untuk mencari substitusi pupuk kimia dalam botol yang
berbeda-beda.
Bahkan di beberapa merek tertentu penggunaan pupuk kimia masih disertai
pada cara pemakaiannya, sehingga kondisi tersebut akan meningkatkan
pengeluaran seorang petani pada biaya pemupukan.

Alasan Ketiga ;
Kedua alasan diatas menjadi renungan yang sangat mendalam bagi kami untuk
membuat suatu produk yang sangat efisien dan efektif baik dari harga jual
maupun dari hasil panen dengan peningkatan produktifitas sekitar 30%-70%
tanpa didampingi pemakaian pupuk kimia.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                      COMPANY PROFILE

Nama Produsen             :        CV.PERMATA ALAM.
Alamat                    :        Komp. GRIYA PERMATA HIJAU
                                   Juangen – Sleman – Jogjakarta 55571
                                   Telp/Fax ; (0274) 497-678
Nama Produk               :        Nutrisi Organik Super (NOS).
Laboratorium              :        FMIPA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

                Kandungan Makro                   Kandungan Mikro
                 N : 3260 ppm                      Ca : 284     ppm
                 P : 1281 ppm                     S   : 106     ppm
                 K : 1973 ppm                     Mn :    5     ppm
                                                  Zn :    3     ppm
                                                  Mo :    2,6 ppm
                                                  Na : 2381     ppm
                                                  Cl : 3550     ppm
                                                  Co :     0,04 ppm
                                                  Mg : 240      ppm
                                                  Fe : 10,5 ppm
                                                  Cu :     0,12 ppm
                              Viskositas ( cp )   : 1,10
                              Rasio C/N           : 2,56


                 HARGA ECERAN TERTINGGI
           Jenis Produk                       Harga Jual
              100 cc                         Rp. 10.000,-
               1 liter                       Rp. 36.000,-
               5 liter                       Rp. 176.000,-
              10 liter                       Rp. 340.000,-




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                   KEUNGGULAN PRODUK
  1. Mempercepat pertumbuhan Vegetatif yang dimulai dari kecambah,
      perakaran, tunas dan pertumbuhan batang tanaman.
  2. Meningkatkan pertumbuhan Generatif yang dimulai pada pembungaan,
      pembuahan, dan mencegah kerontokan bunga.
  3. Memperpanjang umur produktif tanaman
  4. Mempertahanakan kesegaran tanaman.
  5. Meningkatkan daya ketahanan tanaman dan menekan tingkat serangan
      hama dan penyakit dengan kandungan bio-pestisida.
  6. Dapat mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia.
  7. Dapat dijadikan starter pada pembuatan kompos dan bokhasi.
  8. Dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan plankton pada
      tambak dan kolam tanah.
  9. Dapat digunakan sebagai nutrisi pada tanaman hidroponik.
  10. Memiliki Zat Perangsang Tumbuh alami seperti Auxin, Sitokinin dan
      Giberellin, asam Nikotinat, asam Humat, asam Fulvat, Pyrodoksin,
      Thiamin, dan Vitamin.
  11. Ramah lingkungan dan aman bagi manusia, hewan, tanah, air, dan udara



                           KETERANGAN
  1.   Kocok dahulu sebelum digunakan, untuk fungsi yang optimal siapkan
       campuran NOS dan air dalam wadah minimal 6-12 jam sebelum
       diaplikasikan
  2.   Kebutuhan rata-rata per-hektar 10 – 15 liter.
  3.   Dosis umum 10-15cc/1 liter air atau 200cc/1 tangki sempotan.
  4.   Persiapan lahan terlebih dahulu dengan dosis 20-40cc/liter air
  5.   Peremdaman Bibit dengan dosis 15cc/2 liter air
  6.   Waktu penyemprotan pada pagi hari sebelum jam 09.00 WIB atau sore
       hari setelah jam 15.00 WIB.
  7.   Jangan dicampur dengan pestisida kimia.
  8.   Simpan ditempat sejuk dan hindari dari sinar matahari langsung.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
            PERBANDINGAN NOS – PUPUK KIMIA
                  Untuk tanaman PADI


  A. Biaya Penggunaan NOS per – HA
        JENIS                                                    TOTAL
                 KEBUTUHAN SATUAN                 HARGA
       PUPUK                                                      COST

       Pupuk
                        5             Ton          100,000        500,000
      Kandang

        NOS             10            Liter        35,000         350,000
                              Total                               850,000
    Keterangan ;
    Dosis penggunaan minimal 10 liter / hektar.


  B. Biaya Penggunaan Pupuk KIMIA per – HA
         JENIS                                                   TOTAL
                  KEBUTUHAN SATUAN                HARGA
        PUPUK                                                     COST

     Pupuk
                         5             Ton         100,000        500,000
     Kandang

     UREA               200            Kg           1,200         240,000
     TSP                100            Kg           2,000         200,000
     KCl                200            Kg           3,000         600,000
                              Total                              2,040,000
    Keterangan ;
    - Dosis berdasarkan anjuran umum pemakaian.
    - Hanya menggunakan 3 jenis pupuk tunggal.
    - Umumnya pemakaian petani diatas dosis anjuran dan masih
       menggunakan pupuk majemuk lainnya.
    - Harga riil ditingkat petani daerah Jogjakarta dan sekitarnya.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                       TABEL PETUNJUK PENGGUNAAN
     Jenis Komoditi                       Waktu                  Cara Pemakaian            Dosis Anjuran

                                  3 – 7 hari sebelum tanam        Peyiraman pada lahan      20 – 40cc/liter air
Tanaman pangan / palawija
 (padi, jagung, kedelai,dll)
                                       7 – 10 hari sekali           Semprot tanaman         10 – 15cc/liter air


  Tanaman holtikultura /          3 – 7 hari sebelum tanam        Peyiraman pada lahan      20 – 40cc/liter air
         sayuran
(cabai, melon, bawang, dll)
                                       4 – 10 hari sekali           Semprot tanaman         10 – 15cc/liter air

Tanaman buah/perkebunan         1 – 2 minggu saat pembibitan      Peyiraman pada lahan      10 – 15cc/liter air
(jeruk, kopi, coklat, cengkeh
               )
                                     2 – 4 minggu sekali         Semprot batang dan daun    20 – 40cc/liter air

          Hidroponik                 Selama masa tanam            Campurkan dalam air       1 liter/100 liter air


                                   Setelah pengeringan dan
    Tambak dan kolam tanah                                       Siramkan ke dasar tanah       50cc/liter air
                                seminggu sebelum pengisian air




Manfaat lainnya :

-     Sebagai nutrisi pada media pencangkokan, berguna untuk mempercepat
      pertumbuhan akar, dengan dosis 20cc/liter air. Penggunaan 1-2 minggu
      sekali.

-     Digunakan sebagai starter mikrobia dengan penambahan karbohidrat seperti
      air gula atau tetes tebu untuk membantu mempercepat proses pematangan
      kompos atau bokhasi.
        Dengan dosis = 0,5 liter NOS : 2,5 liter air gula : 1 liter air, diamkan selama 1
        minggu dalam wadah tertutup. Gunakan setelah wadah tersebut tidak
        mengeluarkan gas. Dosis 100cc/10 liter air, siramkan ke media kompos yang
        telah siap diproses.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
               PETUNJUK APLIKASI
          PADA BERBAGAI JENIS TANAMAN

          PADI                                           SEMANGKA, MELON, TIMUN
          Benih direndam 2,5cc/liter air selama 6-       Benih direndam 2,5cc/liter air, lubang tanam
          12 jam, tiriskan. Bedeng persemaian di         disiram 20-40cc/liter. Umur 7-10 HST
          siram 20-40cc/liter air. Bibit pada bedeng     disemprot 10-15cc/liter air, selanjutnya
          semai disemprot 10cc/liter pada minggu         tanaman disemprot 2 kali seminggu sampai
          pertama. 3-7 hari sebelum tanam lahan          umur 30 HST. Dan lanjutkan penyemprotan 2
          disemprot 20-40cc/liter air.                   minggu sekali sampai panen.
          Hari Sesudah Tanam (HST) : disemprot
          10-15cc/liter pada Umur 10-15 HST,
          Umur 20-30 HST, dan umur 45-50 HST



          COKLAT,KOPI,CENGKEH                            TANAMAN BUAH
          Pembibitan semprot 10-15cc/liter air           (Jeruk, Mangga, Durian, Apel dll)
          seminggu sekali, masa pertumbuhan              Pembibitan semprot 10-15cc/liter air, seminggu
          tanaman muda siram pada pangkal                sekali, masa pertumbuhan tanaman muda
          batang 20-40cc/liter air, sebulan sekali       siram pada pangkal batang 20-40cc/liter air,
          semprot daun 10-15cc/liter air. Tanaman        sebulan sekali semprot daun 10-15cc/liter air.
          dewasa umur < 2 thn, siram pangkal             Tanaman dewasa umur < 2 thn, siram pangkal
          batang 50-200cc/5 liter air 3 bulan sekali     batang 50-200cc/5 liter air 3 bulan sekali dan
          dan semprot daun 10-15cc/liter air 2-4         semprot daun 10-15cc/liter air 2-4 minggu
          minggu sekali. Mulai penyemprotan dari         sekali. Mulai penyemprotan dari batang yang
          batang yang paling bawah hingga ke             paling bawah hingga ke daun.
          daun


          CABAI, TOMAT, TERUNG                           PALAWIJA
          Benih direndam 1-3 jam dosis 2,5cc/liter       Jagung, Kedelai, Kacang tanah dan Kacang panjang
          air, siram lahan semai 20cc/liter air, bibit   Benih disemprot atau direndam selama 1 jam dengan
          yang tumbuh semprot 10-15cc/liter air, 3-      dosis 2,5cc/liter air. 3-7 hari sebelum tanam siram
          7 hari sebelum tanam siram lubang tanam        lubang tanam 20-40cc/liter air. Umur 7-10 HST
          20-40cc/liter air. Umur 7-10 HST tanaman       tanaman disemprot 10-15cc/liter air. Umur 30
          disemprot 10-15cc/liter air. Umur 30 HST       HST semprot 2-3 minggu sekali. Sampai umur
          semprot 2-3 minggu sekali. Sampai umur         produktif
          produktif




          BAWANG PUTIH                           dan     TANAMAN HIAS
          BAWANG MERAH.                                  (Adenium, Aglonema, Anthurium, Ephorbia dll)
                                                         Semprot mulai dari batang bawah ke atas dan
          Umbi bawang disemprotkan dengan dosis
                                                         pada daun bawah dan atas secara tipis
          2,5cc/liter air, 3- 7 hari sebelum tanam
                                                         (metode pengembunan) dengan dosis 10-
          siram lahan 20-40cc/liter air. Umur 7-10
                                                         15cc/liter air seminggu sekali, hindarkan
          HST semprot10-15cc/liter. Sampai umur
                                                         penyemprotan yang berlebihan pada area
          30 HST semprot seminggu 2 kali,
                                                         sekitar daun. Untuk penyemprotan setiap hari
          selanjutnya semprot 1 minggu sekali
                                                         gunakan dosis 5cc/liter air.
          sampai panen.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                                                      KELAPA SAWIT, KARET,
          KUBIS, SAWI, SELADA,
                                                      KELAPA, SENGON, JATI
          BAYAM, KANGKUNG                             Pembibitan disemprot 10-15cc/liter air setiap
          Benih direndam 1-3 jam pada dosis           minggu sampai umur 4-6 bulan. Untuk
          2,5cc/liter air, bedengan semai disemprot   pertumbuhan tanaman muda, siram pangkal
          20cc/liter air. Umur 7-10 HST dan           batang 20-40cc/liter sebulan sekali dan seligi
          selanjutnya seminggu sekali semprot         dengan semprot daun dengan dosis 10-
          dengan dosis 10-15cc/liter air              15cc/liter air. Pada tanaman dewasa umur lebih
                                                      dari 2 tahun semprot batang bawah dan siram
                                                      pangkal batang dengan dosis 100-200cc/liter
                                                      air 3 bulan sekali. Mulai penyemprotan dari
                                                      batang yang paling bawah hingga ke daun.



          KENTANG                                     UMBI-UMBIAN
          Umbi disemprotkan 2,5cc/liter air,          Jahe, Kunyit, Kunir, laos, Ubi jalar, ginseng dll
          sebelum tanam 3-7 hari siram lubang         Umbi disemprotkan dengan dosis 2,5cc/liter air,
          tanam 20-40cc/liter air. Umur 8-10 HST      3-7 hari sebelum tanam siram lahan 20-
          dan setiap minggu sampai panen semprot      40cc/liter air. Umur 7-10 HST semprot 10-
          dengan dosis 10-15cc/liter air              15cc/liter. Sampai umur 30 HST semprot
                                                      seminggu 2 kali, selanjutnya semprot 1 minggu
                                                      sekali sampai panen.



                                                      TANAMAN HIDROPONIK
          TAMBAK                                      Encerkan 1 liter NOS dengan 100liter
          (Air tawar / Payau)                         air, cairan tersebut dapat langsung
          Setelah panen tambak dikuras                digunakan nutrisi media tanaman.
          dan dikeringkan, olah kembali
          tanah dan keringkan tanah 3-7
          hari, setelah itu masukkan air
          setinggi 5cm campurkan NOS
          dengan dosis 50cc/liter




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
                       DATA LAHAN APLIKASI

  1. Mampu memperpanjang usia produktif pada CABAI MERAH yang
     terserang Virus (Geminivirus Tomato Yellow Leaf Curl Virus).
     Vektornya      ;   Kutu kebul (Besimia tabaci),
                        penyebab lain arah angin dan aliran air.
     Ciri-ciri      ;   Seluruh daun atas tanaman berwarna kuning,
                        Layu, tidak ada tunas baru, tidak terjadi pembungaan
                        lagi, bakal buah rontok 100%,dan akhirnya mati
     Lokasi         ;   Kalasan – Sleman – Jogjakarta, luas lahan 2400 m2.
     Pemilik        ;   Pak Suarjono (Gujer).
     Kondisi        ;   Telah 12 kali panen dan akan dicabut seluruhnya
     Bukti NOS      ;   Mampu menetralisir penularan yang diakibatkan
                        oleh virus tersebut. Memperbanyak pertumbuhan
                        bunga baru dengan tingkat kerontokan dibawah 5%,
                        muncul tunas baru, jumlah buah baru dan tunas baru
                        meningkat 100% bahkan lebih sehingga menutupi
                        jalur panen.




     Keterangan    ;    Gambar cabai yang terserang Geminivirus,
                        memperlihatkan   adanya pembungaan  dan
                        bertahannya buah


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
Diantara rimbunan daun, bunga baru Tanaman cabe    yang   terserang
dan buah yang masih bertahan Geminivirus      tanpa   menggunakan
terhadap serangan Geminivirus.     NOS.




Cabe yang berumur 5 hari dengan   Cabe yang berumur 6 minggu dengan
aplikasi NOS.                     aplikasi NOS



SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
   2. Meningkatkan pertumbuhan benih padi 3 kali lipat
      Varietas     ;    IR 64
      Lokasi       ;    Kalasan – Sleman – Jogjakarta, luas lahan 1000 m2.
      Pemilik      ;    Pak Suroto.
      Bukti NOS    ;    Mempercepat pertumbuhan kecambah dan batang
                        padi, serta mempertahankan kehijauan daun secara
                        alami




Benih padi IR 64 pada umur 9 hari di Benih padi dengan umur 17 hari tanpa
bedeng persemaian dengan aplikasi menggunakan NOS
NOS.




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
  3. Memperpanjang usia produktif pada MELON yang terserang hama
     Vektornya   ;   Ulat penghisap cairan daun dan Ulat daun
     Ciri-ciri   ;   Seluruh daun terkena serangan ulat penghisap cairan,
                     daun berlubang dan tampak kuning, berubah coklat
                     muda akhirnya rontok.
     Lokasi      ;   Prambanan – Sleman – Jogjakarta, luas lahan 1000 m2.
     Pemilik     ;   Bu Indro
     Kondisi     ;   Akan dicabut seluruhnya dan akan diganti dengan
                     tanaman lain.
     Bukti NOS   ;   Mampu mempertahankan daun yang terkena
                     serangan sangat parah menjadi hijau alami, dan
                     tumbuhnya tunas baru dengan kondisi normal.




Kondisi pohon melon setelah 2 kali Melon yang terselamatkan dengan
penyemprotan dengan durasi 4 hari menggunakan NOS, umur 40 hari HST
sekali, terlihat daun baru mulai
tumbuh




SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN
  4. Bukti lainnya :
     a. Pohon Coklat   =   Lokasi PT.Pagilaran Jogjakarta kebun
                           Samigaluh, luasan demplot 2000 m2
                           Waktu penyemprotan 2 kali seminggu, selama
                           2 minggu berturut-turut. Terlihat dengan jelas
                           perkembangan vegetatif dan generatif yaitu pada
                           bunga dan daun baru.

    b. Adenium         = Elmano Nursery agen resmi Godong Ijo – Jogja
                         Pada tanaman terlihat batang tanaman lebih
                         kokoh, perkembangan kecambah sangat cepat,
                         memunculkan bunga yang awet tidak cepat
                         rontok.

    c. Aglonema        =   Queen Garden – Jogja
                           Dilakukan untuk memperbanyak anakan baru
                           melalui akar dengan metode penyemprotan
                           pada media. Anakan baru muncul 30-40 hari
                           setelah penyemprotan.

    d. Kacang panjang =    Pertumbuhan sangat cepat, umur 4 minggu
                           telah panen menghasilkan 35kg, dengan luasan
                           lahan 700 m2




                                     Kacang panjang umur 3 minggu


SOLUSI TERBAIK UNTUK TANAMAN

				
DOCUMENT INFO
Stats:
views:6663
posted:10/8/2010
language:Indonesian
pages:20
Description: PRODUK PUPUK YANG BERKUALITAS untuk pertanian organik