rpp - PDF

Document Sample
rpp - PDF Powered By Docstoc
					                                         RPP AKUNTANSI SMK KELAS X       Veethreea



                RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                             (RPP)

SEKOLAH                       : SMK YPKK 2 SLEMAN
MATA PELAJARAN                : Menerapkan Prinsip Professional dalam Bekerja
KELAS/PROGRAM                 : X AK 2 / AKUNTANSI
SEMESTER                      : I
Standar Kompetensi            : Menerapkan Prinsip Professional dalam Bekerja
Kompetensi Dasar              : Mengidentifikasi Luas, Sektor Dan Tanggung Jawab
                              Industri
Alokasi Waktu                 : 5 jam @ 40 menit
Indikator                     :

   1. Aspek-aspek eksternal yang mempengaruhi profesi teknisi akuntansi
       diidentifikasi dan dipertimbangkan dalam menjalankan pekerjaan.
   2. Peran dan tanggung jawab berbagai pihak yang terlibat dalam profesi teknisi
       akuntansi diidentifikasi dan dipertimbangkan dalam menjalankan pekerjaan.
A. Tujuan Pembelajaran
    1. Siswa mampu mengidentifikasi dan memahami aspek-aspek eksternal yang
        mempengaruhi profesi teknisi akuntansi.
    2. Siswa mampu mengidentifikasi dan memahami peran dan tanggung jawab
        berbagai pihak yang terlibat dalam profesi teknisi akuntansi.


A. Materi Pembelajaran

                           Materi Pertemuan I (2x40 menit)




1. Pengertian Akuntansi
            American Accounting Association mendefinisikan akuntansi sebagai
   proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk
   memungkinkan pembuatan pertimbangan-pertimbangan dan keputusan-keputusan
   oleh para pemakai informasi tersebut.
            Dipandang dari sudut prosesnya atau dalam arti sempit, akuntansi adalah
   suatu proses yang meliputi :pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran,dan
   pelaporan transaksi keuangan perusahaan yang terjadi dalam suatu periode
   tertentu. Sementara dalam ruang lingkup yang lebih luas, kegiatan akuntansi juga



                                                                                   1
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X            Veethreea



   meliputi perencanaan sistem, analisis laporan keuangan serta interpretasi
   (penafsiran) pengaruhnya terhadap kegiatan operasi di masa yang akan datang.


2. Sejarah Perkembangan Akuntansi
          Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung
   dan membuat suatu catatan, yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan
   batu, kayu, bahkan daun menurut tingkat kebudayaan manusia waktu itu. Pada
   abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagang-
   pedagang Venesia. Perkembangan perdagangan ini menyebabkan orang waktu itu
   memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik, sehingga dengan demikian
   akuntansi juga mulai berkembang.
          Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang
   yang bernama Lucas Pacioli pada tahun 1494, ahli matematika mengarang sebuah
   buku yang berjudul Summa de Aritmatica, Geometrica, Proportioni et
   Propotionalita, di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et
   Scriptoris   yang   memperkenalkan    dan   mengajarkan    sistem    pembukuan
   berpasangan yang disebut juga dengan sistem kontinental.
          Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam
   dua bagian, yaitu debet dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian
   rupa sehingga selalu seimbang. Cara seperti ini menghasilkan pembukuan yang
   sistematis dan laporan keuangan yang terpadu, karena perusahaan mendapatkan
   gambaran tentang laba rugi usaha, kekayaan perusahaan serta hak pemilik.
          Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang
   mendorong pula perkembangan akuntansi, di mana waktu itu para manajer pabrik
   misalnya, ingin mengetahui biaya produksinya. Sebab dengan mengetahui berapa
   besar biaya produksi mereka dapat mengawasi efektifitas proses produksi dan
   menetapkan harga jual. Sejalan dengan itu berkembanglah akuntansi dengan
   bidang khusus yaitu akuntansi biaya. Akuntansi biaya memfokuskan diri pada
   pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen.
          Bagaimana perkembangan akuntansi di Indonesia?
          Akuntansi di Indonesia pada awalnya menganut sistem kontinental, seperti
   yang dipakai di Belanda saat itu. Sistem ini disebut juga dengan tata buku yang
   sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi, di mana tata buku menyangkut
   kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan, peringkasan,
   penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi
   berdasarkan pada data. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang

                                                                                  2
                                        RPP AKUNTANSI SMK KELAS X          Veethreea



     bersifat konstruktif dan analitikal seperti kegiatan analisis dan interpretasi
     berdasarkan informasi akuntansi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembukuan
     merupakan bagian dari akuntansi.
            Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di
     Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi
     Anglo Saxon. Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia
     disebabkan adanya penanaman modal asing di Indonesia yang membawa dampak
     positif terhadap perkembangan akuntansi, karena sebagian besar penanaman
     modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat (Anglo Saxon).
     Penyebab lain sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan
     perkembangan akuntansi menyelesaikan pendidikannya di Amerika, kemudian
     menerapkan ilmu akuntansi itu di Indonesia.


            Perbedaan Akuntansi Sistem Kontinental dengan Anglo Saxon

No. Objek Perbedaan             Sistem Kontinental           Sistem Anglo Saxon
1.  Buku Harian              Pengelompokan                Pengelompokan
                             debet/kredit belum rinci.    debet/kredit sudah rinci.
2.     Akun Buku Besar
       a. Penyusutan         Menggunakan akun             Menggunakan akun beban
                             cadangan dan dicatat         penyusutan dicatat di sisi
                             kredit.                      debet.
       b. Akun Campuran      Menggunakan akun             Tidak menggunakan akun
                             campuran.                    campuran.
       c. Prive              Terdapat penyetoran prive.   Tidak terdapat penyetoran
                                                          prive.
3.     Neraca Lajur          Arsip disimpan sebagai       Arsip tidak disimpan
                             dokumen.                     karena hanya sebagai alat
                                                          bantu.
4.     Laporan Keuangan      Terdiri Atas:                Terdiri Atas:

                              1. Neraca.                  1. Neraca.
                              2. Laporan Perhitungan      2. Laporan Perhitungan
                                 Laba Rugi.                  Laba Rugi.
                              3. Laporan Perubahan        3. Laporan Perubahan
                                 Modal.                      Modal
                                                          4. Laporan Arus Kas
                                                          5. Laporan Dana
                                                          6. Laporan Catatan
                                                             Keuangan




                                                                                      3
                                        RPP AKUNTANSI SMK KELAS X        Veethreea



3. Bidang Spesialisasi Akuntansi
   a. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) / Akuntansi Umum (General
       Accounting)
       Sasaran = transaksi keuangan yang sudah terjadi (data historis) yang
       menyangkut perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas perusahaan.
       Tujuan = menyediakan laporan keuangan untuk pihak intern dan ekstern
       perusahaan.
   b. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
       Sasaran = transaksi keuangan yang berhubungan dengan biaya, terutama
       biaya-biaya yang berhubungan dengan pengolahan bahan baku menjadi
       produk jadi.
       Tujuan = menyediakan informasi biaya untuk kepentingan intern perusahaan.
       Hasil akhir proses Akuntansi Biaya = Laporan Harga Pokok Produksi.
       Laporan ini digunakan untuk menilai pelaksanaan rencana operasi yang telah
       ditetapkan dan menentukan rencana operasi di masa datang.
   c. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
       Akuntansi      manajemen    adalah   bidang   akuntansi   yang   kegiatannya
       berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data historis (terutama
       data biaya) dan data taksiran.
       Tujuan = menyediakan data yang diperlukan manajemen dalam menjalankan
       kegiatan sehari-hari dan dalam penyusunan rencana kegiatan operasi di masa
       dating. Misalnya untuk membantu manajer keuangan dalam menyusun
       rencana permodalan atau untuk membantu manajer penjualan dalam
       menentukan harga jual produk baru.
   d. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
       Akuntansi Pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan
       kegiatan pemeriksaan terhadap catatan hasil kegiatan akuntansi keuangan.
       Kegiatan nya lebih bersifat pengujian atas kelayakan laporan keuangan.
       Laporan Keuangan dinyatakan layak apabila proses penyusunannya sesuai
       dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim, sesuai Standar AKuntansi
       Keuangan.
   e. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
       Bidang akuntansi perpajakan berhubungan dengan penentuan obyek pajak
       yang menjadi tanggungan perusahaan serta peghitungannya. Kegiatan
       akuntansi perpajakan adalah membantu manajemen dalam menentukan



                                                                                   4
                                         RPP AKUNTANSI SMK KELAS X        Veethreea



     pilihan-pilihan    transaksi    yang    akan   dilakukan,   sehubungan   dengan
     pertimbangan perpajakan.
  f. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
     Bidang kegiatan akuntansi anggaran berhubungan dengan pengumpulan dan
     pengolahan data operasi keuangan yang sudah terjadi serta taksiran
     kemungkinan yang akan terjadi, untuk kepentingan penetapan rencana operasi
     keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu periode tertentu.
  g. Akuntansi Pemerintahan
     Akuntansi Pemerintahan adalah bidang Akuntansi yang kegiatannya
     berhubungan dengan masalah pemeriksaan keuangan Negara.



                            Materi Pertemuan II (3x40 menit)




1. Tugas-Tugas Jabatan dalam Bidang Akuntansi
   a. Akuntan Publik (Public Accountant)
      Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya
      atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya
      mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan
      pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi
      manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen.
   b. Akuntan Intern (Internal Accountant)
      Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau
      organisasi. Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan. Jabatan
      tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala
      Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun
      sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal,
      menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun
      anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
   c. Akuntan Pemerintah
      Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga
      pemerintah,      misalnya     di   kantor   Badan   Pengawas   Keuangan   dan
      Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).




                                                                                   5
                                        RPP AKUNTANSI SMK KELAS X            Veethreea



   d. Akuntan Pendidik
       Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi,
       melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun
       kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.
   Berikut adalah jenjang jabatan di bidang Akuntansi yang ada pada suatu
   perusahaan secara umum:
   a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang
      bertugas     antara     lain   merancang   sistem   pembukuan,    mengatur     dan
      mengorganisir      pembukuan,      mengawasi    pelaksanaan    pembukuan,      dan
      menyediakan laporan keuangan.
   b. Asisten Manajer Akuntansi, bertugas membantu manajer Akuntansi dalam
      melaksanakan tugasnya.
   c. Penata Buku (Bookkeeper), sebagai pelaksana pembukuan yang harus yang
      harus memiliki kemampuan mulai dari menyiapkan bukti transaksi sampai
      dengan menyusun laporan keuangan.


2. Pihak-Pihak yang Membutuhkan Informasi Akuntansi
   Akuntansi menyajikan teknik untuk pengumpulan data. Peran tersebut menjadi
   bahasa komunikasi ekonomi, baik bagi perorangan maupun badan usaha. Proses
   penggunaan akuntansi dalam menyajikan informasi kepada para pemakainya
   dapat dilihat pada diagram berikut ini.



                        Identifikasi                                Pemilik Perusahaan
                         Pemakai                                    Manajer
                                                                    Investor
                                                                    Kreditur
                                                                    Lembaga
                                                                     Pemerintah
                         Kebutuhan
                                                                    Karyawan
                          Informasi
                           Pemakai



  Data                       Sistem                 Laporan               Keputusan-
Ekonomi                     Akuntansi              Akuntansi              Keputusan



                     Laporan Keuangan                          Penyusunan Anggaran
                 Laporan Khusus Isian Pajak                     Penanaman Modal
                    Laporan Pelaksanaan                         Persetujuan Kredit
                    Laporan Manajemen                             Taksiran Pajak
                                                                 Negosiasi Kontrak     6
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X                     Veethreea



Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap informasi Akuntansi serta manfaatnya
bagi pihak yang bersangkutan adalah sebagai berikut:


 No.            Pihak yang              Fungsi Informasi Akuntansi Bagi Pihak
             Berkepentingan                                Terkait
1.      Pimpinan Perusahaan           Laporan keuangan bagi pimpinan perusahaan
                                      berfungsi sbb:
                                        1. Bukti       pertanggungjawaban           kepada
                                           pemilik perusahaan atas kepercayaan
                                           yang diberikan kepadanya.
                                        2. Alat penilaian atas pelaksanaan kegiatan
                                           perusahaan, baik secara keseluruhan,
                                           bagian-bagian, maupun secara individu
                                           yang diserahi wewenang atau tanggung
                                           jawab.
                                        3. Alat untuk mengukur tingkat biaya dari
                                           kegiatan-kegiatan perusahaan.
                                        4. Dasar pertimbangan dalam penetapan
                                           rencana kegiatan perusahaan di masa
                                           datang.
2.      Pemilik Perusahaan            Dalam       perusahaan       yang    pimpinannya
                                      diserahkan     kepada    orang      lain,     laporan
                                      keuangan berfungsi sebagai:
                                       1. Alat untuk menilai hasil yang telah
                                          dicapai oleh pimpinan perusahaan.
                                       2. Dasar penetapan taksiran keuntungan
                                          yang akan diterima di masa mendatang.
3.      Kreditur                      Kreditur perlu mengetahui posisi keuangan
                                      perusahaan yang mengajukan permohonan
                                      pinjaman,        digunakan       sebagai        dasar
                                      pertimbangan pemberian pinjaman.
4.      Pemerintah                    Pemerintah dimana suatu perusahaan berada
                                      sangat   berkepentingan        terhadap       laporan
                                      keuangan perusahaan yang bersangkutan,
                                      yakni dalam hubungannya dengan:



                                                                                         7
                                     RPP AKUNTANSI SMK KELAS X                Veethreea



                                          1. Penentuan besarnya pajak yang menjadi
                                             tanggung jawab perusahaan.
                                          2. Pengumpulan data statistik pada Dinas
                                             Perindustrian, Perdagangan, dan Biro
                                             Pusat Statistik yang selanjutnya akan
                                             dijadikan dasar perencanaan pemerintah.
5.       Karyawan                         1. Mengetahui         tingkat     kemampuan
                                             perusahaan dalam memberikan upah dan
                                             jaminan social.
                                          2. Mengetahui        perkembangan      prospek
                                             perusahaan, sehingga karyawan dapat
                                             menentukan pilihan langkah yang harus
                                             dilakukan         sehubungan        dengan
                                             kelangsungan kerjanya.
                                          3. Mengetahui tingkat kelayakan bonus
                                             yang diterimanya,       dibanding   dengan
                                             keuntungan    perusahaan dalam periode
                                             yang bersangkutan.


3. Prinsip-Prinsip Akuntansi
     a. Prinsip Kesatuan Usaha (Entity)
        Prinsip ini mengharuskan adanya pemisahan antara harta dan kewajiban
        perusahaan dengan harta dan kewajiban pemiliknya atau harta dan kewajiban
        pihak lain.
     b. Prinsip Kontinuitas (Going Concern)
        Suatu anggapan bahwa Akuntansi diterapkan pada suatu perusahaan yang
        didirikan untuk jangka waktu yang tidak terbatas, atau dalam keadaan
        normalakan terus menjalankan usahanya.
     c. Prinsip Konservatisme (Concervatism)
        Prinsip ini merupakan prinsip berhati-hati, terutama dalam hal penyajian
        laporan laba bersih. Dalam pelaksanaannya, prinsip ini tidak mengakui laba
        yang belum dapat direalisasi, sementara kerugian yang akan terjadi harus
        diakui dan dicatat.
     d. Prinsip Konsistensi (Consistency)
        Prinsip ini menuntut konsekuensi dalam menerapkan metode-metode atau
        ketentuan-ketentuan, artinya suatu metode yang telah diterapkan dalam tahun

                                                                                       8
                                   RPP AKUNTANSI SMK KELAS X             Veethreea



     lalu hendaknya diterapkan pada periode sekarang dan periode yang akan
     datang.
  e. Prinsip Cukup Berarti (Materiality)
     Prinsip ini mengharuskan dilakukannya pencatatan Akuntansi atas pos-pos
     yang cukup berarti atau material. Suatu pos dianggap penting jika penyajian
     informasi pos yang bersangkutan dalam laporan keuangan akan berpengaruh
     pada analisa dan keputusan pihak-pihak yang berkepentingan.
  f. Prinsip Lengkap (Completeness)
     Prinsip ini menuntut bahwa laporan keuangan, catatan-catatan, atau bahan-
     bahan keterangan yang yang ada hubungannya dengan laporan keuangan
     harus dilaporkan secara lengkap dan tidak ada yang disembunyikan.
  g. Prinsip Dapat Dimengerti (Understandibility)
     Prinsip ini mengharuskan bahwa semua data dan informasi yang penting yang
     tercantum dalam laporan keuangan harus diungkapkan sejelas-jelasnya, agar
     dapat dimengerti oleh para pemakai laporan keuangan.


B. Metode Pembelajaran
   Ceramah dengan teknik tanya jawab.


C. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
   Pertemuan I (2x40 menit)
   1. Kegiatan awal (25 menit)
      a. Salam, doa, dan Perkenalan
         Karena pertemuan pada hari ini adalah pertemuan untuk pertama kali,
         maka pelajaran diawali dengan perkenalan. Guru memperkenalkan diri
         terlebih dahulu. Kemudian, siswa yang disebutkan namanya oleh guru,
         mengangkat tangannya sembari menyebutkan asal SLTP dan daerah asal
         masing-masing.
      b. Apersepsi
         Dalam kegiatan ini, siswa menyebutkan hal-hal yang terbayang dalam
         benak mereka ketika guru menyebutkan kata Akuntansi. Kemudian siswa
         menyimak contoh sederhana penerapan Akuntansi dalam kehidupan
         sehari-hari yang disampaikan oleh guru (misalnya, anak-anak diminta
         untuk membayangkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran uang saku
         mereka).



                                                                                9
                                  RPP AKUNTANSI SMK KELAS X             Veethreea



2. Kegiatan inti (40 menit)
   a. Siswa     menyimak       materi   tentang   pengertian   akuntansi,    sejarah
       perkembangan Akuntansi di dunia dan di Indonesia, serta bidang-bidang
       spesialisasi dalam Akuntansi yang disampaikan oleh guru.
   b. Siswa menjawab pertanyaan yang sesekali disampaikan oleh guru.


3. Kegiatan akhir (15 menit)
    a. Siswa dengan pengarahan guru menyimpulkan tentang                pengertian
       akuntansi, sejarah perkembangan Akuntansi di dunia dan di Indonesia,
       serta bidang-bidang spesialisasi dalam Akuntansi.
    b. Siswa diberi tugas untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang
       tugas-tugas jabatan dalam bidang Akuntansi,             Pihak-pihak     yang
       membutuhkan informasi Akuntansi, dan prinsip-prinsip Akuntansi.
    c. Doa dan salam.


Pertemuan II (3x40 menit)
1. Kegiatan awal (15 menit)
   a. Salam dan Doa.
   b. Guru menanyakan kondisi siswa dan mengecek kehadiran siswa.
   c. Apersepsi.
      Dalam kegiatan ini, siswa mengingat kembali materi pada pertemuan
      sebelumnya dengan menjawab beberapa pertanyaan yang disampaikan
      oleh guru. Guru menunjuk siswa secara acak untuk mengetahui
      pemahaman siswa terkait dengan materi pertemuan sebelumnya.


2. Kegiatan inti (40 menit)
   a. Siswa menyimak materi tentang tugas-tugas jabatan dalam bidang
       Akuntansi, pihak-pihak yang membutuhkan informasi Akuntansi, dan
       prinsip-prinsip Akuntansi yang disampaikan oleh guru.
   b. Siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi diberi
       kesempatan untuk bertanya.
   c. Siswa menjawab pertanyaan yang sesekali disampaikan oleh guru.
3. Kegiatan akhir (15 menit)
   a. Dengan pengarahan guru, siswa membuat kesimpulan tentang tugas-tugas
       jabatan dalam bidang Akuntansi, pihak-pihak yang membutuhkan
       informasi Akuntansi, dan prinsip-prinsip Akuntansi.

                                                                                 10
                                     RPP AKUNTANSI SMK KELAS X          Veethreea



       b. Siswa diberi tugas untuk mempelajari materi selanjutnya, yaitu mengenai
           pengertian dan unsur-unsur persamaan dasar Akuntansi.
       c. Doa dan salam.


D. Media Pembelajaran

   Papan tulis dan modul.

E. Sumber Belajar
   a. Hendi Somantri, Drs. 2007. Memahami Akuntansi SMK Seri A. Edisi Pertama.
      Bandung: Armico.
   b. Modul Acuan Siswa : Master (Modul Acuan Siswa Terampil).
   c. Modul Online : www.e-dukasi.net.


F. Penilaian
   Partisipasi dan keaktifan di kelas.


                                                    Sleman, 22 Juli 2009
                 Mengetahui,                         Guru Mata Diklat
               Guru Pembimbing




               Dra. Tri Muljani                           Fitriyah
                                                    NIM. 06403241018




                                                                              11
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X             Veethreea



                         Daftar Pertanyaan Pertemuan I




1. Apa yang terlintas dalam benak kalian ketika Saya menyebutkan kata Akuntansi?
2. Siapa yang sudah melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran uang saku?
3. Bagaimana kalian mencatatnya?
4. Manfaat apa yang dapat kalian peroleh dengan melakukan pencatatan uang saku
   seperti itu? Adakah manfaatnya bagi Ayah/Ibu kalian?
5. Di antara kalian ada yang sudah mempunyai usaha sendiri? Orang tua kalian
   mungkin? Sudahkah dilakukan pembukuan atas usaha tersebut?
6. Kira-kira, informasi apa saja yang dapat kalian peroleh dari pembukuan tersebut?
7. Menurut kalian, pentingkah suatu usaha melaksanakan pembukuan? Sebutkan
   alasannya!


   Jawaban:
1. Transaksi, bukti transaksi, uang, pencatatan, pengukuran, pengidentifikasian,
   pengikhtisaran, pelaporan, laporan keuangan, informasi keuangan, pihak-pihak
   yang membutuhkan informasi keuangan, laba, rugi, modal, dll. Jawaban
   bervariasi, tergantung pemikiran masing-masing siswa.
2. Jawaban situasional. Siswa yang sudah melakukan pencatatan diminta untuk
   mengangkat tangannya.
3. Jawaban dapat bervariasi. Sebagian siswa kemungkinan mencatat di buku tulis
   dengan membuat kolom pemasukan dan pengeluaran, atau mencatat di buku kas.
4. Manfaat pencatatan uang saku:
   a. Siswa dapat mengetahui posisi keuangan dirinya sendiri, meliputi berapa
       jumlah pemasukan dan pengeluaran, sumber-sumber pemasukan, pos-pos
       pengeluaran, serta mengetahui seberapa efektif dan efisien siswa mengelola
       dan menggunakan uang sakunya.
   b. Siswa berlatih untuk mengumpulkan bukti transaksi (misalnya nota, kuitansi,
       dsb). Bukti ini sangat bermanfaat sebagai bukti pengeluaran. Ketika orang tua
       menanyakan uang saku bulan ini habis untuk apa saja, siswa tinggal
       menunjukkan bukti transaksi yang dimiliki.
   c. Manfaat bagi orang tua: untuk mengetahui apakah uang saku yang diberikan
       sudah dimanfaatkan sebagaimana mestinya (tidak ada unsur pemborosan di
       dalamnya). Dapat juga dijadikan sebagai bahan pertimbangan (misalnya
       karena harga kebutuhan sehari-hari naik, maka uang saku perlu dinaikkan).

                                                                                   12
                                         RPP AKUNTANSI SMK KELAS X                 Veethreea



5. Jawaban bervariasi.
6. Pemasukan, pengeluaran, pembelian bahan baku, pendapatan, modal, utang,
      biaya-biaya, dsb.
7. Penting. Daya ingat manusia terbatas. Dengan adanya pembukuan, maka
      informasi-informasi    keuangan     yang   telah     terjadi   di   masa   lalu    dapat
      diorganisasikan dengan baik. Berdasarkan informasi yang tercatat dengan baik
      tsb, perusahaan dapat mengetahui posisi keuangan perusahaan (laba atau rugi),
      posisi modal, juga jumlah aktiva dan passiva yang terangkum dalam laporan
      keuangan. Laporan keuangan selanjutnya dapat dijadikan sebagai sumber
      informasi   dan     bahan    pengambilan    keputusan      bagi     pihak-pihak    yang
      membutuhkan.




Pedoman Penilaian:

                                      Tabel Penilaian Kognitif

                                  Kategori                                       Point
Siswa berpendapat, tetapi jawabannya belum tepat.                                 1
Siswa berpendapat, jawabannya agak tepat.                                         2
Siswa berpendapat, jawabannya tepat.                                              3



                                     Tabel Penilaian Afektif

No.     Indikator                                        Baik         Cukup           Cukup
                                                                      Baik
1.      Keaktifan siswa dalam mengikuti
        pelajaran
2.      Keuletan siswa dalam menerima materi.
3.      Keberanian siswa di dalam kelas.
4.      Kerjasama siswa dengan siswa lainnya
        selama mengikuti pelajaran.

                                             Keterangan:
                                      Baik          : 75 – 100
                                      Cukup Baik     : 60 – 74
                                      Cukup          : 20 – 60



                            Daftar Pertanyaan Pertemuan II

                                                                                           13
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X            Veethreea



1. Apakah perbedaan antara akuntan internal dengan akuntan publik?
2. Mengapa karyawan membutuhkan informasi akuntansi?
3. Mengapa laporan keuangan sebuah perusahaan besar kadang dimuat dalam surat
   kabar? Apakah pembaca Surat Kabar membutuhkan informasi tersebut?
4. Bagaimana Laporan Keuangan mempengaruhi pajak yang harus dibayar oleh
   suatu perusahaan?
5. Bagaimana Laporan Keuangan mempengaruhi keputusan para kreditur?
6. Mengapa Akuntansi menerapkan prinsip-prinsip di bawah ini?
   a. Kesatuan Usaha
   b. Konsistensi

Jawaban:

1. Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas
   dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan
   suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan
   (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa
   penyusunan sistem manajemen.
   Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau
   organisasi. Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan. Jabatan tersebut
   yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala Bagian
   Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun sistem
   akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun
   laporan   keuangan    kepada   pemimpin    perusahaan,   menyusun     anggaran,
   penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
2. Karyawan membutuhkan informasi Akuntansi, untuk:
   a. Mengetahui tingkat kemampuan perusahaan dalam memberikan upah dan
       jaminan social.
   b. Mengetahui perkembangan prospek perusahaan, sehingga karyawan dapat
       menentukan pilihan langkah yang harus dilakukan sehubungan dengan
       kelangsungan kerjanya.
   c. Mengetahui tingkat kelayakan bonus yang diterimanya, dibanding dengan
       keuntungan perusahaan dalam periode yang bersangkutan.
3. Karena masyarakat juga membutuhkan informasi keuangan perusahaan (terkait
   dengan pembentukan image/citra perusahaan di mata masyarakat). Selain itu,
   pembaca surat kabar juga terdiri atas berbagai kalangan, seperti pelaku bisnis,
   calon investor, dsb. Semua pihak tersebut membutuhkan informasi keuangan

                                                                                14
                                      RPP AKUNTANSI SMK KELAS X             Veethreea



      perusahaan, baik hanya sebagai tambahan informasi perkembangan bisnis
      maupun sebagai bahan pengambilan keputusan (contoh, keputusan untuk
      menanamkan modal).
4. Salah satu unsur Laporan Keuangan adalah Laporan Laba Rugi. Dalam laporan
      laba rugi, dapat diketahui berapa besar laba yang diperoleh. Dari laba tersebut
      dapat dihitung berapa jumlah pajak yang harus dibayar perusahaan.
5. Laporan Keuangan dapat menjadi sumber informasi bagi para kreditur guna
      mengetahui posisi keuangan perusahaan yang mengajukan permohonan pinjaman,
      digunakan sebagai dasar pertimbangan pemberian pinjaman.
6. Alasan Akuntansi menerapkan prinsip-prinsip di bawah ini:
      1. Kesatuan Usaha
         Untuk memisahkan harta dan kewajiban perusahaan dengan harta dan
         kewajiban pemilik.
      2. Konsistensi
         Agar data keuangan antara suatu periode dengan periode sebelum atau
         sesudahnya dapat dibandingkan.

Pedoman Penilaian:

                                   Tabel Penilaian Kognitif

                           Kategori                                       Point
Siswa berpendapat, tetapi jawabannya belum tepat.                           1
Siswa berpendapat, jawabannya agak tepat.                                   2
Siswa berpendapat, jawabannya tepat.                                        3


                                  Tabel Penilaian Afektif

No.     Indikator                                  Baik        Cukup         Cukup
                                                               Baik
1.      Keaktifan siswa dalam mengikuti
        pelajaran
2.      Keuletan siswa dalam menerima materi.
3.      Keberanian siswa di dalam kelas.
4.      Kerjasama siswa dengan siswa lainnya
        selama mengikuti pelajaran.

                                        Keterangan:
                                   Baik         : 75 – 100
                                   Cukup Baik : 60 – 74
                                   Cukup         : 20 – 60



                                                                                  15
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X          Veethreea



                                 SOAL EVALUASI




Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Konsep dasar akuntansi yang menyatakan bahwa keuangan perusahaan harus
   terpisah dari keuangan pemilik, merupakan konsep....
   a. kesinambungan
   b. harga perolehan
   c. pengukuran dengan uang
   d. laporan keuangan
   e. kesatuan usaha

2. Tujuan utama dari akuntansi keuangan adalah untuk ....
   a. membuat bukti dari setiap transaksi
   b. mengikhtisarkan data ekonomis perusahaan
   c. mengadakan pencatatan dari setiap transaksi
   d. memberikan informasi keuangan yang ditujukan kepada pihak intern perusahaan
   e. memberikan informasi keuangan berupa laporan keuangan yang ditujukan
      kepada pihak ekstern perusahaan

3. Perusahaan membeli sebuah kendaraan roda empat Rp. 45.000.000,00 dengan bea
   balik nama Rp. 4.000.000,00 sehingga perusahaan mencatat harga Rp.
   44.000.000,00. Konsep yang digunakan adalah ....
   a. kesinambungan
   b. harga perolehan
   c. pengukuran dengan uang
   d. laporan keuangan
   e. kesatuan usaha

4. Berikut merupakan tahap-tahap kegiatan Akuntansi, kecuali:
   a. Pengidentifikasian dan pengukuran
   b. Pencatatan
   c. Penghapusan dan pengoreksian
   d. Penggolongan
   e. Pengikhtisaran

5. Karyawan membutuhkan informasi yang tersaji dalam laporan keuangan
   perusahaan, guna mengetahui tingkat kelayakan:
   a. Pengaturan jam kerja karyawan.
   b. Utang dan modal perusahaan
   c. Jumlah mesin perusahaan
   d. Upah atau bonus yang diterima
   e. Jumlah karyawan


6. Prinsip Akuntansi di bawah ini mengharuskan data Akuntansi antar periode
   bersifat ajeg dan dapat dibandingkan:
   a. Entity
   b. Materiality
   c. Consistency
   d. Concervatism

                                                                              16
                                    RPP AKUNTANSI SMK KELAS X        Veethreea



   e. Going concern
7. Berikut adalah bidang spesialisasi Akuntansi yang bertujuan menyusun rencana
   keuangan dalam suatu perusahaan untuk periode tertentu:
   a. Akuntansi perpajakan
   b. Akuntansi biaya
   c. Akuntansi pemeriksaan
   d. Akuntansi anggaran
   e. Akuntansi pemerintahan


8. Berikut ini bukan merupakan kegiatan akuntan pendidik, kecuali:
   a. Mengadakan penelitian di bidang Akuntansi.
   b. Menjalankan tugas pemeriksaan secara bebas.
   c. Hanya bekerja di dalam perusahaan.
   d. Bekerja di dirjen pajak.
   e. Bekerja di bank-bank pemerintah.


9. Berikut adalah pemakai infromasi Akuntansi Internal:
   a. Kreditur dan investor
   b. Pemerintah dan investor
   c. Kreditur dan pemerintah
   d. Pemilik dan pimpinan perusahaan
   e. Investor dan masyarakat.


10.Berikut ini merupakan fungsi laporan keuangan bagi pimpinan perusahaan,
   kecuali:
   a. Bukti pertanggungjawaban.
   b. Alat penilaian pelaksanaan kegiatan.
   c. Alat pengukur tingkat biaya.
   d. Bahan penetapan rencana.
   e. Penentuan bonus yang diberikan layak atau tidak.


Kunci Jawaban:

   1. e
   2. e
   3. b
   4. c
   5. d
   6. c
   7. d
   8. a
   9. d
   10. e



                       Pedoman Penilaian:



                                                                            17

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:2876
posted:10/6/2010
language:Malay
pages:17