Docstoc

PELUANG BISNIS PETERNAKAN BEBEK PEKING

Document Sample
PELUANG BISNIS PETERNAKAN BEBEK PEKING Powered By Docstoc
					PELUANG BISNIS PETERNAKAN BEBEK PEKING




• TENTANG KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING, Adalah sebuah bisnis kemitraan yang
bergerak di bisnis Peternakan ―Bebek Peking‖. Didirikan pada akhir tahun 2009 dengan
jumlah ternak ratusan ekor. Pada awalnya bertujuan menggalang kerja sama dengan
peternak yang merupakan masyarakat kurang mampu didaerah sekitar Badek, Pare,
Kediri, Jawa Timur untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Namun dengan kerja keras dan mendapat kepercayaan dari beberapa pihak yang tertarik
dengan bisnis ini, yang semula kami memulai dengan jumlah bebek peking sebanyak
ratusan ekor, sekarang hanya beberapa bulan saja populasi bebek peking sudah mencapai
ribuan ekor, ada di 3 tempat, Pare, Mojosari & Surabaya. Kini kami berpengalaman
dibidang ini, mengajak anda untuk berbisnis Bebek Peking dengan cara yang mudah.
Menternak itik tidaklah begitu sukar sebagaimana menternak ayam. Itik mempunyai daya
hidup yang tinggi dan tidak mudah diserang penyakit. Cara pemeliharaan dan
pengurusannya mempunyai sedikit perbedaan dan lebih mudah jika dibandingkan dengan
ternakan ayam.

Dengan sentuhan manajerial kemitraan modern peternakan bebek akan menjadi suatu
investasi khusus yang berpeluang besar & cepat untuk berbagi keuntungan antara,
peternak, pengelola & pemilik modal /investor.

Juga sebagai bahan bahu makanan tradisi, bebek makin jadi makanan favorit berbagai
kalangan melampaui batasan apapun, anak-anak hingga dewasa masyarakat miskin
pinggiran hingga orang gedongan, dari rakyat jelata, selebriti hingga pejabat semua
makin menyukai jenis masakan yg satu ini, sekali lagi tanpa kecuali semua SUKA!!
Bebek Goreng. Apalagi untuk jenis bebek peking ini rendah lemak sehingga rendah
kolesterol.

Terbukti selama ini KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING menjadi
magnitute business yang fantastis, benar-benar mendapatkan apresiasi yang baik dari
peternak & pemilik modal sekaligus pengakuan bahwa BEBEK PEKING hadir sebagai
salah satu inovasi bisnis yg memberikan keuntungan secara lebih cepat, lebih cerdas &
lebih massal.

• VISI & MISI

Tanpa rasa takabur managemen berkeyakinan bahwa ditahun 2010 KEMITRAAN
PETERNAKAN BEBEK PEKING siap menjadi yang terdepan dalam hal pengalaman,
memperbanyak dalam jumlah Mitra dan memperbesar dalam produksi ternak BEBEK
PEKING.

Tentunya visi besar ini dibarengi dengan pematangan market nasional, melalui penguatan
program market dan maintenance yg terstruktur sistemik dan dengan konsep yg jelas,
yakin market akan terus tumbuh merambah dari satu DAERAH ke DAERAH lain.

Jika anda ingin memiliki usaha sampingan, dengan modal awal kecil, penghasilan rutin,
aman, dan syar‘i, kami mengajak anda untuk turut bergabung dalam pengembangan
budidaya bebek Peking, dengan syarat dan ketentuan yang disepakati antara kami sebagai
pengelola dan anda sebagai mitra kerja kami.




• SEJARAH SINGKAT

Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Nenek moyangnya berasal dari
Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus
dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang diperlihara sekarang yang disebut Anas
domesticus (ternak itik).

Secara internasional ternak itik terpusat di negara-negara Amerika utara, Amerika
Selatan, Asia, Filipina, Malaysia, Inggris, Perancis (negara yang mempunyai musim
tropis dan subtropis). Sedangkan di Indonesia ternak itik terpusatkan di daerah pulau
Jawa (Tegal, Brebes dan Mojosari), Kalimantan (Kecamatan Alabio, Kabupaten
Amuntai) dan Bali serta Lombok.

Klasifikasi (penggolongan) itik, menurut tipenya dikelompokkan dalam 3 (tiga)
golongan, yaitu:
1. Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV
2000-INA;
2. Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
3. Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call),
Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.

Jenis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur
seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-
INA dan itik-itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari BPT (Balai
Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

Manfaat beternak itik :
1) Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
2) Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, dan juga pembibitan ternak itik.
3) Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
4) Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
5) Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.

• INVESTASI CERDAS & BALIK MODAL SINGKAT
Seiring posisioning visi korporasi sebagai pusat inisiasi bagi penumbuhan rahmatan lil
alamin bagi orang banyak, menjadikan KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK
PEKING benar-benar fantastis dan bisa menjadi harapan baru bagi banyak keluarga
Indonesia, bagi banyak calon pencari kerja, bagi banyak ulusan pendidikan tinggi dan
menengah juga bagi saudara kita yang terkena PHK. Betapa tidak dengan support team
manajeman yang terstruktur modern, hanya dalam hitungan bulan seorang pencari kerja
bisa di up grade ke wilayah Entepreneur sukses.




Banyak kisah sukses tentang PETERNAKAN BEBEK PEKING yang berhasil balik
modal (BEP) sangat cepat bahkan kurang dari 6 bulan. Seperti terilustrasikan dalam table
analisa laba rugi usaha. Tentu ini nilai yang cukup terhormat bagi entrepreneur pemula.
Sekali lagi kenyataan dilapangan membuktikan bahwa banyak teman-teman pebisnis
yang omset reratanya di panen pertama mencapai 30 jt (untuk 1000-1500 ekor) tentu
keuntungannya jelas jauh dari yang tertera ditabel ilustrasi laba rugi.

Tidaklah sesulit yang dibayangkan, mengenai persyaratan lokasi kandang yang perlu
diperhatikan adalah hanya letak lokasi lokasinya saja jauh dari keramaian/pemukiman
penduduk (menghindari komplain bau dari tetangga), mempunyai letak transportasi yang
mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi lingkungan kandang mempunyai
iklim yang kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak itik serta kondisi lokasi
tidak rawan penggusuran dalam beberapa periode produksi.

Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada itik adalah:
1. Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging
dada dengan dosis sesuai label obat.
2. Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan
konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan
dengan label obat.
PANEN
1. Hasil Utama
Hasil utama, usaha ternak bebek peking pedaging adalah daging bebek.
2. Hasil Tambahan
Hasil tambah berupa kotoran ternak sebagai pupuk tanaman yang berharga.

• ALASAN MEMILIH BISNIS BETERNAK BEBEK PEKING

Banyak faktor yang mendorong seseorang untuk memulai usaha, kadang faktor itu sudah
diketahui dengan pasti dan kadang pula belum diketahui secara pasti. Untuk itu, faktor-
faktor yang dianggap menguntungkan dalam usaha beternak itik dapat dilihat sebagai
bahan pertimbangan bagi calon peternak itik. Tidak ketinggalan pula faktor penghambat
dalam usaha pengembangannya perlu kiranya untuk mendapat perhatian agar kita dapat
bersiap-siap dalam mengantisipasi dan mengatasinya.

Sebagai bahan pembanding untuk faktor yang dianggap menguntungkan dalam beternak
itik adalah usaha peternakan ayam karena masih sama-sama jenis unggas :

1. Dari segi laju pertumbuhannya, ternak itik dapat tumbuh lebih cepat dari ternak ayam,
apalagi itik yang tergolong tipe pedaging seperti itik peking. Pada umur satu bulan berat
itik peking sudah mencapai 1,5 kg dan pada umur 2 bulan beratnya sudah bisa mencapai
3 kg, sedangkan untuk ayam potong (broiler) pada umur yang sama hanya bisa mencapai
berat sekitar 1 kg dan 2 kg.

2. Ternak itik diyakini jauh lebih tahan terhadap penyakit jika dibandingkan dengan
ternak ayam. Sekalipun penyakit-penyakit yang menyerang ternak ayam pada umumnya
juga menyerang itik, namun akibat yang diderita oleh itik tidak terlalu parah. Hal ini
terkecuali hanya pada kepekaannya terhadap aflatoxin di mana itik amat peka terhadap
aflatoxin yaitu jamur pada biji-bijian.

3. Dalam bentuk usaha peternakan rakyat, peternakan itik dapat diusahakan dengan
memanfaatkan peralatan yang amat sangat sederhana, misalnya perkandangannya serta
alat-alat yang digunakan dalam kandang. Bahkan itik dapat bertahan hidup di alam
terbuka dengan model kandang seperti kemahnya anak pramuka.
4. Dalam usaha peternakan itik yang diusahakan secara ekstensif kita dapat
memanfaatkan alam sekitar di mana banyak terdapat sumber-sumber karbohidrat dan
protein yang terbuang sia-sia seperti sisa-sisa panen padi di sawah, cacing, ikan-ikan
kecil di sungai-sungai, dan lain sebagainya. Di samping itu, karena itik memiliki insting
berkelompok (flocking instinct) yang amat kuat, maka ini sangat membantu dalam hal
pengendalian terutama untuk model pemeliharaan yang bersifat ekstensif
(digembalakan).

5. Kulit telur itik pada umumnya lebih tebal dibandingkan dengan kulit telur ayam. Ini
mempunyai arti penting dalam hal mengurangi resiko pecah atau retak terutama dalam
penanganan (product handling) dan transportasi. Terlebih untuk usaha penetasan telur
dan pembuatan telur asin.

6. Pada umumnya unggas air seperti ternak itik dan yang lainnya jarang bahkan bisa
dikatakan tidak memiliki sifat kanibal dan agonistik (berkelahi)

7. Sisi lain pemanfaatan limbah terutama bulu, selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan
kasur, bantal, atau pakaian, maka untuk bulu itik jenis tertentu seperti entok dan yang
lainnya dapat dipergunakan sebagai bahan suttle kock. Ini berarti ada nilai lebih dari
limbah yang berasal dari ternak itik.

8. Jika dibandingkan dengan telur ayam ras maka telur itik terkesan lebih dihargai karena
telur itik dijual dengan satuan butir/biji sedangkan untuk telur ayam ras dijual dengan
satuan kilogram (kg).

9. Secara umum harga produk ternak itik baik untuk komoditi telur atau daging terasa
lebih stabil jika dibandingkan dengan produk ternak ayam.
—————-

Akan tetapi tidak selamanya beternak itik tidak mengalami kendala dalam usaha
pengembangannya. Berikut permasalahan yang biasanya ada dan dianggap sebagai faktor
penghambat untuk usaha pengembangan ternak itik :

1. Di beberapa wilayah Indonesia, untuk mendapatkan bibit itik yang kualitasnya baik
untuk diternakkan masih merupakan persoalan yang sulit. Hal ini terjadi baik untuk bibit
itik petelur atau itik pedaging. Sedangkan pada usaha ternak ayam untuk mendapatkan
bibit praktis lebih mudah karena sudah banyak breeder besar yang khusus menangani hal
itu.

2. Dalam kondisi tempat serta lokasi yang serba terbatas, mengusahakan ternak ayam
nampaknya masih lebih mungkin jika dibandingkan dengan ternak itik. Hal ini
menyangkut sifat-sifatnya sebagai unggas air yang mengakibatkan tempat atau
lingkungannya menjadi agak lembab atau bahkan basah dan becek. Keadaan semacam ini
tidak disukai apabila terlalu dekat dengan pemukiman manusia karena polusi yang
ditimbulkan akan lebih tinggi.

3. Ternak itik memerlukan pakan dalam jumlah yang sedikit lebih banyak jika
dibandingkan dengan ayam, kira-kira mencapai 1,5 sampai 1,75 kalinya. Hal ini besar
pengaruhnya dipandang dari segi biaya produksi untuk ransum.

Beternak itik sama halnya dengan beternak unggas lainnya seperti ayam atau lainnya.
Dalam beternak unggas diperlukan lahan yang cukup luas dan terpisah dengan
permukiman penduduk karena limbah yang ditimbulkan cukup mengganggu. Sehingga
apabila hanya tersedia lahan sempit untuk beternak maka cara berikut dapat ditempuh :
mengantisipasi limbah yang ditimbulkan dengan penyemprotan dengan EM4 atau
penambahan kunyit pada pakan , menggembalakan ternak ke areal persawahan atau
sungai-sungai di waktu pagi sampai sore, sehingga kandang hanya berfungsi sebagai
tempat tidur.




• KONSEP BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

Konsep Bisnis KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING adalah kemitraan
―SISTIM INVESTASI & SISTIM PENGELOLAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING
‖ yaitu HANYA investasi saja atau SANGGUP mengelola beberapa kandang disuatu area
/ wilayah yang disepakati. Dengan investasi minimum : 500 EKOR /5 KANDANG untuk
Sistim Pengelolaan dan Sistim Investasi.
• ESTIMASI BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

INVESTASI SARANA
1. Pembuatan kandang bebek per 100 ekor Rp 2.400.000,- (Pengelola)
2. Sewa lahan 1 tahun Rp 1.200.000,- (Pengelola)

1. SISTIM KEMITRAAN INVESTASI

MODAL KERJA (2 bln)
1. Beli DOD 500 ekor x Rp 15.000,- = Rp 7.500.000,-

2. Pakan 3,5 kg/ekor/bln x Rp 3.500/kg x 500 ekor x 2 bln = Rp 12.250.000,-

3. Biaya vaksin & vitamin Rp 100.000,-/kdg/bln x 5 kandang x 2bln = Rp 1.000.000,-

4. Upah tenaga kerja Rp 900.000,-/bln/5 kdg x 2 bulan = Rp 1.800.000,-

5. Penyusutan kandang (2 thn) Rp 100.000,-/bln/kdg x 5 kandang x 2 bln = Rp
1.000.000,-

6. Penyusutan sewa lahan (1 thn) Rp 100.000,- /bln x 2 bln = Rp 200.000,-
7. Biaya operasional Rp 300.000,-/kdg/bln x 5 kandang x 2 bln = Rp 3.000.000,-

Total sistim investasi, modal kerja Rp 26.750.000,- ( 500ekor = 5 kandang )

PENJUALAN (usia 60 hari)

500 ekor x 3,1 kg/ekor x Rp 22.500,-/kg = Rp 34.875.000,-
Laba Bersih = Rp 34.875.000 – Rp 26.750.000 = Rp 8.125.000,- ( 500ekor = 5 kandang )

BAGI HASIL (50%-50%)

Sharing Profit 50%-50% = Rp 4.062.500,- ( 500 ekor )
NB : Return Profit +/- 15% per panen.




(Salah satu buyer produk, gerai bebek peking, The Duck King, Tunjungan Plaza,
Surabaya)
.

2. SISTIM KEMITRAAN PENGELOLAAN

MODAL KEMITRAAN

1. Beli DOD dari pusat 500 ekor x Rp 15.000,- = Rp 7.500.000,-

2. Beli Pakan dari pusat Rp 12.250/ekor/bln x 500 ekor x 2 bln = Rp 12.250.000,-

3. Biaya vaksin & vitamin dari pusat Rp 100.000,-/kdg/bln x 5 kandang x 2bln = Rp
1.000.000,-
4. Biaya Kemitraan (Setup Fee) Rp. 5.000.000,-

Total sistim pengelolaan, modal kerja Rp 20.750.000,- + Rp 5.000.000,- ( 500ekor = 5
kandang )

PENJUALAN (KAMI BELI KEMBALI)

500 ekor x 3,1 kg/ekor x Rp 20.000,-/kg = Rp 31.000.000,-
Laba Kotor = Rp 31.000.000 – Rp 20.750.000 = Rp 10.250.000,-

HASIL PANEN 100% MILIK PENGELOLA

Profit Kotor = Rp 10.250.000,- ( 500ekor )

NB : Return Gross Profit +/- 50% per panen.




• KERJASAMA BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

Sejak bulan Januari 2010 kami mulai mengembangkan bisnis KEMITRAAN
PETERNAKAN BEBEK PEKING dengan konsep kemitraan yang menggandeng
investor untuk memiliki bisnis ini agar tersebar di berbagai kota di Indonesia.

1. Total modal kerja Sistim Investasi Rp 26.750.000,- ( 500ekor ).

2. Total modal kerja Sistim Pengelolaan Rp 20.750.000,- ( 500ekor ).
• PENAWARAN BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

- Investasi awal dimulai Rp 26,75 juta / 500 ekor untuk Sistim Investasi & Rp 20,75 juta /
500 ekor untuk Sistim Pengelolaan, harga berlaku Periode 15 Sept – 15 Okt 2010.
- Profit margin per panen +/- 15% untuk Sistim Investasi & +/- 50% untuk Sistim
Pengelolaan
- Tidak ada Royalti Fee
- Tidak ada Fee Manajemen
- Tidak ada Fee Marketing
- Support Manajemen melalui Phone, SMS, YM (Yahoo Messenger) dan Facebook
- Dukungan bahan pangan & vaksin dari PUSAT
- Dukungan tutorial pengolahan hasil panen

• KETENTUAN UMUM INVESTASI BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN
BEBEK PEKING

1. Harga investasi berlaku 15 Sept s/d 15 Okt 2010. Jadwal Kerja paling lambat 1 bulan
dari masa berakhirnya ketentuan harga.
Untuk Sistim pengelolaan, per 1 Sept 2010 akan dibuka juga kesempatan dengan
KEMITRAAN GERAI BEBEK PEKING, tunggu info lebih lanjut.

2. Pembatalan sepihak oleh calon investor dikenakan sanksi pembatalan sebesar 25% dari
nilai investasi yang telah disepakati, sebagian langsung akan diserahkan ke yayasan yatim
piatu.

3. Untuk Sistim Pengelolaan, DOD & jadwal kerja akan dikirim kelokasi pengelola 14-28
hari setelah pelunasan biaya total investasi, Install Bussines (Jika ada) & biaya
pengiriman (jika diluar pulau jawa), DOD berprangko Pulau Jawa.

4. Jadwal kerja & kandang sudah siap 1 (satu) minggu sebelum DOD diterima pengelola.

5. Selanjutnya jika ada order pakan & vaksin tambahan akan dilayani 1 (satu) hari setelah
transfer diterima.

• TAHAPAN KEMITRAAN KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

Tahapan Orientasi

1. Orientasi prospek kemitraan
2. Transfer DP 25%, Kemudian akan dikirimkan kwitansi Bukti Penerimaan, Draft Surat
Kesepakatan Kerjasama (MOU), Draft Jadwal & Sertifikat Personal Guarantee.
3. Pusat :
a. Menyediakan Sarana & Prasarana
b. Menyiapkan Jadwal Kerja (DOD)
4. Investor :
a. Menyediakan Alternatif Area / Lokasi (untuk pengelolaan)
b. Menyiapkan Modal Kerja (untuk investasi)

Tahapan Persiapan

1. Pengkajian Jadwal Kerja & Persiapan.
2. Pusat : Checking supply DOD dan perlengkapan yg diperlukan

Tahapan (item) Pembayaran Investasi

1. Membayar sisa uang 75 % (+ Setup Fee untuk Pengelolaan) saat pengiriman kembali
MOU penandatanganan kerjasama.
2. Melunasi investasi paket 14 (empat belas) hari sebelum jadwal kerja dimulai.

Tahap Operasional

1. Jadwal Kerja 60 hari dimulai
2. Monitoring, Standarisasi Kualitas

.
• BRAND KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING

JOINT = INVESTASI 26 JUTAAN / 500 Ekor
JOINT = PENGELOLAAN 20 JUTAAN / 500 Ekor
————————————————–
Target Sharing Profit Investasi 50%-50% Rp 4.062.500
Target Profit Pengelolaan 50% Rp 10.250.000
Target BEP/ Balik Modal Investasi ± 4-12 bulan / 2-6x panen

Catatan:

1. Per 1 Mei 2010 Join Pengelolaan Minimal 500 ekor, Investasi 500 ekor.

2. Perhitungan diatas adalah simulasi ideal dengan situasi & kondisi standart.

3. Penjualan di masing-masing area/kota berbeda-beda, namun rata-rata sama.

4. Situasi & kondisi ‗lain-lain‘ juga mempengaruhi nilai profit, namun dengan semangat
kebersamaan & pengalaman yang ada, kami lakukan yang terbaik diantara yang terbaik,
hasil akhir tetap milik-Nya.
• ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB………!

Banyak sekali pertanyaan yang disampaikan kepada kami untuk bergabung bersama
KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING. Kami rangkum agar mudah untuk
memahaminya.

1. Apakah KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING akan membuka
cabang sebanyak-banyaknya di suatu daerah??
Jawab:
Tidak! Kami belajar dari beberapa bisnis sekarang banyak yang berguguran, karena
terjadi proses unfocus antar bidang, sehingga kami lakukan sesuai dengan kapasitas &
profesional yang kami punyai. PUSAT KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK
PEKING memiliki kebijakan bahwa kapasitas & profesional akan kami tingkatkan
perlahan namun pasti dengan schedule & tanggung jawab yang baik & benar. Penentuan
sebuah area bisa atau tidak dibuka cabang KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK
PEKING bisa kami putuskan setelah rapat bersama dengan tim kami.

2. Kalo Saya tertarik membuka KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING,
langkah apa yang harus saya lakukan.
Jawab:
a. Pelajari Dulu sistem kerjasama di atas.
b. Jika tertarik, segera hubungi kami via sms/tlp, segera kirim DP Kerjasama 25% join
investasi.
c. Setelahnya, akan kami kirimkan Tanda Pembayaran DP, Draft MOU, Draft Schedule
dan Sertifikat Personal Guarantee dari kami via email/fax/surat kilat.
d. Kirim kembali MOU dengan Manajemen KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK
PEKING serta kirimkan sisa 75% investasi (+ Setup Fee untuk Pengelolaan).
e. Untuk sistim pengelolaan, silahkan mencari Area/Lokasi yang cocok, dengan arahan
dari kami.
f. Untuk sistim pengelolaan, pelunasan 75% (+ Setup Fee) dari Total Investasi saat 14-28
hari sebelum DOD akan dikirim. Sedang untuk sistim investasi, pelunasan 75% saat 7-21
hari sebelum jadwal dimulai.
f. Opening Jadwal Kerja 60 hari KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING
g. Pendampingan saat operasional via telepon, email, facebook

3. Apakah konsultasi usaha bisa dilakukan setiap saat?
Jawab:
Ya! KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING memiliki tim untuk membantu
berbagai permasalahan yg ada via YM atau SMS juga phone.

4. Bagaimana support bahan pangan & vaksin?
Jawab:
Yup! Kami memiliki KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING Supplies yang
ada di Surabaya & Jakarta (persiapan), yang menyiapkan bahan pangan KEMITRAAN
PETERNAKAN BEBEK PEKING untuk kami kirimkan ke semua area.

5. Bagaimana dengan biaya kirim bahan pangan & vaksin?
Jawab:
Biaya pengiriman ditanggung sepenuhnya oleh pemesan, namun jika bahan pangan &
vaksin ada didaerah pengelola, bisa dikoordinasikan.

6. Berapa jam kerja karyawan dan Berapa SDM yang dibutuhkan di awal usaha?
Jawab:
Karyawan lapangan PETERNAKAN BEBEK PEKING biasanya melakukan pengecekan
& penjagaan selama 1 shift x 10 jam dari jam 8 pagi hingga jam 6 malam. SDM yang
dibutuhkan adalah:
a. Manager /Pimpinan : 1 orang
b. Kandang : 1 orang (sesuai jumlah Kandang)

7. Apakah buka KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING pasti untung?
Jawab:
Secara kasat mata YA!!
Karena setiap bebek diternakan untuk menghasilkan profit. Tapi dalam sebuah bisnis
apapun tidak ada JAMINAN PASTI UNTUNG! Seorang pengusaha harus siap Untung
dan siap Rugi! Tapi KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING memiliki sistem
yang mampu memberikan profit jika dijalankan dengan baik & benar oleh pihak
pengelola. Namun ada banyak faktor diluar sana yang tidak bisa diduga, seperti daya
usaha, situasi, kondisi dll.
Oleh karena itu kami memberikan sistem pembelian kembali hasil ternak agar pekerja,
investor & pengusaha sama-sama diuntungkan.
8. Apakah “Mitra” bebas Royalti?
Jawab:
Ya! Tidak perlu membayar Royalti.

9. Apakah ada biaya-biaya lain yang dibebankan kepada Mitra?
Jawab: TIDAK ADA!

EVERY BODY LOVE DUCK…




Selera Nusantara Bebek Peking Food

Dengan dukungan anda & managemen yang matang dari sebuah korporasi handal,
KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING keberadaannya benar-benar
menginspirasi banyak kalangan masyarakat, utamanya dalam menyebaran VIRUS
ENTEPRENEUR, dengan target dalam waktu yang cepat konsep Bisnis KEMITRAAN
PETERNAKAN BEBEK PEKING akan tumbuh pesat, dengan target menyebar dari dari
kota ke kota mulai Sabang hingga Merauke.
JIKA ANDA…??!
MEMILIKI MODAL DAN GAK PUNYA WAKTU!!
ATAU MEMILIKI JIWA ENTREPRENEUR,
MAU BELAJAR UNTUK BEKERJA PINTAR, KREATIF
DAN GAK GAMPANG MENYERAH!!
BERGABUNGLAH BERSAMA KAMI…..
DALAM BISNIS KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING!!

• KEMITRAAN PETERNAKAN BEBEK PEKING CORPORATE




CV. Cahaya Indonesia
Surabaya Ranch :
Jl. Sambisari II No. 99, Lontar, Surabaya
Telp. 031-71687686 (Agung)
www.acassarminto.wordpress.com | email : sarminto@gmail.com
Kontak Bisnis:
081-70-3900-970, 081-3311-80-670, 0857-49-113377, 0838-55555-10

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:15976
posted:10/1/2010
language:Indonesian
pages:17