Docstoc

Karya Tulis_Bali

Document Sample
Karya Tulis_Bali Powered By Docstoc
					                                         BAB I
                                   PENDAHULUAN


       Di era globalisasi yang semakin canggih ini, kita sebagai generasi penerus bangsa
dituntut untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan dan pengetahuan. Peningkatan
pendidikan dan pengetahuan tidak terlepas dari peningkatan teknologi kita juga. Untuk
itu kita perlu mengetahui perkembangan di dunia pendidikan saat ini untuk dapat
bersaing dengan bangsa lain dalam bidang teknologi. Namun dengan meningkatkan
pendidikan dan teknologi bukan berarti kita melupakan budaya dan keanekaragaman
bangsa kita sendiri. Peningkatan di bidang teknologi juga harus diimbangi dengan rasa
cinta tanah air, sehingga jati diri kita tidak hilang. Salah satu caranya yaitu dengan
mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Indonesia. Tempat wisata di Indonesia
beraneka ragam dan banyak sekali, salah satu yang paling terkenal adalah Pulau Bali.
       Sebagai warga negara Indonesia, sudah sepantasnya kita tahu dan mengenal
budaya-budaya bangsa kita sendiri. Dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di
Indonesia, terutama di Bali, maka kita juga akan mengenal budaya-budaya yang ada.
Sehingga selain menikmati keindahan alamnya, kita juga bisa mengenal budaya asli
masyarakat setempat.


A. Latar Belakang Masalah
       Dalam hal ini penulis memutuskan untuk memilih judul “Objek Wisata Pulau Bali
  sebagai Tujuan Utama Wisatawan” dengan alasan :
   1. Pulau Bali merupakan salah satu objek wisata utama bagi para wisatawan
       domestik dan mancanegara karena Pulau Bali mempunyai keunikan dan keajaiban
       alami.
   2. Pulau Bali selalu menunjukkan keindahan yang sangat alami, karena itu Pulau
       Bali sebagai objek utama para wisatawan mancanegara.
   3. Dengan memberikan pengetahuan melalui mengunjungi Pulau Bali diharapkan
       masyarakat lebih mengetahui perkembangan Pulau Bali dan untuk lebih mencintai
       asset-aset yang berada di Pulau Bali.



                                               1
C. Rumusan Masalah
      Untuk memperjelas pembaca dalam memahami karya tulis ini maka penulis
  merumuskan masalah sebagai berikut :
   1. Dimanakah letak objek wisata yang dikunjungi penulis?
   2. Keunikan / kekhasan apa sajakah yang dapat dijumpai pada setiap objek wisata?
   3. Fasilitas apa sajakah yang berada pada objek wisata?
   4. Budaya dan adat istiadat apa sajakah yang dilestarikan oleh masyarakat Pulau
      Bali?


D. Tujuan Penulisan
      Tujuan penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut :
   1. Ingin mengetahui letak objek wisata yang dikunjungi penulis.
   2. Ingin mengetahui keunikan / kekhasan yang dapat dijumpai pada setiap objek
       wisata.
   3. Ingin mengetahui fasilitas apa sajakah yang berada pada objek wisata.
   4. Ingin mengetahui dan mengenal lebih dekat tentang budaya dan adat istiadat
       masyarakat di Pulau Bali.


E. Manfaat Penelitian
   1. Mendapatkan banyak informasi mengenai objek-objek wisata di Pulau Bali dan

      kebudayaannya yang dapat kita jaga serta memperluas wawasan kita dalam

      bidang kepariwisataan.

   2. Melatih siswa-siswi SMA Negeri 1 Banjarnegara sebagai siswa berintelektual

      agar lebih kompak dan melestarikan sifat gotong royong dan kebersamaan yang

      telah ditanamkan pada kita sejak kecil.




                                           2
                                         BAB II
                                 LANDASAN TEORI


       Bali adalah sebuah pulau di Indonesia, sekaligus menjadi salah satu provinsi
Indonesia. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya
ialah Denpasar, yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah
pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan
keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan
Australia. Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata.


   A. Letak Geografis

              Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km
       dan selebar 112 km sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa. Secara astronomis, Bali
       terletak di 8°25′23″ Lintang Selatan dan 115°14′55″ Lintang Timur yang
       mebuatnya beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain.

              Gunung Agung adalah titik tertinggi di Bali setinggi 3.148 m. Gunung
       berapi ini terakhir meletus pada Maret 1963. Gunung Batur juga salah satu
       gunung yang ada di Bali. Sekitar 30.000 tahun yang lalu, Gunung Batur meletus
       dan menghasilkan bencana yang dahsyat di bumi. Berbeda dengan di bagian
       utara, bagian selatan Bali adalah dataran rendah yang dialiri sungai-sungai.

              Ibu kota Bali adalah Denpasar. Tempat-tempat penting lainnya adalah
       Ubud sebagai pusat seni terletak di Kabupaten Gianyar; sedangkan Kuta, Sanur,
       Seminyak, Jimbaran dan Nusa Dua adalah beberapa tempat yang menjadi tujuan
       pariwisata, baik wisata pantai maupun tempat peristirahatan.

              Luas wilayah Provinsi Bali adalah 5.636,66 km2 atau 0,29% luas wilayah
       Republik Indonesia. Secara administratif Provinsi Bali terbagi atas 9
       kabupaten/kota, 55 kecamatan dan 701 desa/kelurahan.




                                            3
B. Peta Pariwisata Pulau Bali




                                4
                                       BAB III
                           METODOLOGI PENELITIAN


       Dalam pengumpulan data ini penulis menggunakan beberapa cara atau metode
sebagai berikut :
    1. Metode Observasi
       Dalam metode ini penulis mmengadakan pengamatan secara langsung ke lokasi
       Pulau Bali
    2. Metode Interview
       Dalam metode ini diadakan tanya jawab dengan salah satu pemandu wisata yang
       berasal dari biro maupun salah satu masyarakat Pulau Bali
    3. Metode Literatur
       Dalam metode ini penulis melakukan tinjauan terhadap literatur-literatur tentang
       objek wisata di Pulau Bali




                                          5
                                        BAB IV
                                    PEMBAHASAN


        Panorama merupakan suatu keindahan yang dimiliki oleh alam, yang
mengundang daya tarik seseorang untuk ingin tahu dan melihat keindahan yang ada di
dalamnya.
        Dalam Pulau Bali juga mempunyai panorama yang indah di antara objek-objek
wisata daerah lain. Antara lain :
     1. Tanah Lot
     2. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
     3. Tanjung Benoa
     4. Pantai Kuta
     5. Pasar Seni Sukawati
     6. Art Shop Galuh
     7. Bedugul
     8. Tari Barong


     Objek-objek tersebut di atas merupakanm beberapa contoh keindahan panorama
Pulau Bali. Selain itu, Pulau Bali juga mempunyai kedayatarikan tersendiri.
     Adapun dalam penulisan karya tulis ini penulis memberikan suatu data diskripsi
untuk memperjelas pembaca, sebagai berikut :


No Nama Objek                             Keterangan
1.    Tanah Lot                           Merupakan suatu tempat dimana terdapat sebuah
                                          batu karang yang besar yang tertimbun tanah
2.    Garuda Wisnu Kencana                Merupakan suatu patung dimana hasilnya akan
                                          menjadi suatu keajaiban dunia
3.    Tanjung Benoa                       Suatu tanjung dimana terdapat penangkaran penyu
                                          dan hewan-hewan lainnya.
4.    Pantai Kuta                         Pantai yang terkenal dengan keindahan sunset (saat
                                          matahari tenggelam)

                                            6
5.    Pasar Seni Sukawati                 Pasar yang didirikan pada tahun 1981. Di tempat ini
                                          pedagang dikelompokkan menurut jenis kelamin.
                                          Di pasar ini dijual berbagai kerajinan masyarakat
                                          Bali, dan pada umumnya harganya lebih murah dari
                                          pada pasar yang terdapat di daerah lain.
6.    Art Shop Galuh                      Perusahaan batik Tenun Cap Galuh merupakan
                                          salah satu pusat kesenian di Bali, maka sering
                                          disebut Art Shop Galuh. Didirikan pada tahun 1976
                                          di There, desa Batu Bulan, Propinsi Bali.
7.    Bedugul                             Merupakan suatu danau dimana daerah tersebut
                                          terdapat suatu keunikan hiasan yang berupa simbol
                                          alat kelamin pria.
8.    Tari Barong                         Berada di sanggar Budaya Saha Dewa. Tari ini
                                          menggambarkan kebaikan dan kejahatan. Tempat
                                          ini berjarak 12 km dari Denpasar ke arah selatan.


        Adapun pembahasan-pembahasan dari data deskripsi di atas adalah sebagai
berikut :


     1. Tanah Lot
                Tanah Lot adalah suatu Batu Karang yang menyerupai gili kecil yang
        dikelilingi laut. Sebagian dari batu itu tertimbun tanah sehingga bisa tumbuh
        pepohonan. Karena itulah tempat ini disebut Tanah Lot, yang artinya tanah yang a
        lot yang berada di tengah laut. Di atas gili itu terdapat Pura Tanah Lot. Pura ini
        didirikan pada abad XVI atas petunjuk Sanghyang Niratha, seseorang pendeta
        besar yang datang dari Jawa Timur ke Bali dan mengadakan perjalanan
        berkeliling Pulau Bali. Daya tariknya adalah bahwa panorama laut sekitar sangat
        indah. Di sebelah baratnya terdapat dua buah deretan batu karang yang menjorok
        ke laut dan dianggap suci oleh masyarakat Bali. Lekak-lekuk pantai disela-sela
        pecahan batu karang merupakan panorama yang menarik, disertai oleh deburan
        ombak yang menyembur silih berganti menumbuhan keindahan tersendiri. Tanah

                                            7
  Lot terletak ± 30 km dari Kota Denpasar dan dapat ditempuh dengan berbagai
  sarana angkutan.


2. Garuda Wisnu Kencana (GWK)

         Patung Garuda Wisnu kencana ini terdapat di desa Pecatu, Kecamatan
  Kuta, Kabupaten Badung di bukit Unggasan – Jimbaran Bali, tepatnya di Mandala
  Garuda Wisnu Kencana Culture Park. Daerah ini merupakan daerah tertinggi di
  Bali bagian Selatan.
         Patung ini diprakarsai oleh Bp. I Nyoman Nuarta, seniman sekaligus
  dosen di ITB. Misi beliau adalah menjadikan patung Garuda Wisnu Kencana
  sebagai salah satu keajaiban dunia yang ke 8 dan ke 2 di Indonesia.
  Awal perencanaan GWK tahun 1995. Pembangunan GWK ini mengalami pro
  dan kontra, kontra karena patung GWK akan mengganggu arus pesawat yang
  melintas di daerah tersebut. Akhirnya pada tahun 1997 pembangunannya dimulai
  dan diresmikan oleh Menparpostel. Luas lahan yang diperlukan untuk
  pembangunan sekitar 240 hektar. Sedangkan luas alas GWK ini yaitu 1,5 ha.
         Nantinya GWK ini akan menjadi maskot pariwisata Bali dan Indonesia.
  Dengan tinggi 147 meter dan terbagi 2 bagian yaitu, tinggi monumen atau
  penyangga adalah 70 meter dan tinggi patung Garuda dan Dewa Wisnu kurang
  lebih 77 meter. Ketinggian tersebut diproyeksikan dapat mengikat tata ruang
  dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta,
  Sanur, Nusa Dua, hingga Tanah Lot. Pembangunan GWK sampai sekarang ini
  telah mencapai 30%, tinggi Patung Wisnu sudah mencapai 22 meter dan kepala
  Garuda kurang lebih 18 meter. Patung GWK ini terbuat dari lempengan tembaga
  dan perunggu seberat 4000 ton. Perencanaan awal yaitu dari tahun 1996 dan akan
  selesai pada tahun 2003. Tetapi karena adanya faktor penghambat yaitu, krisis
  ekonomi tahun 1998 dan bom Bali tahun 2002 lalu, patung GWK belum dapat
  diselesaikan. Bengkel dari GWK ini yaitu di Bandung yaitu di rumah I Nyoman
  Nuarta. Pemindahan patung tersebut dilakukan dengan cara memecah-mecah
  kembali patung tersebut.



                                      8
          Pembangunan patung GWK tidak hanya dilakukan oleh bangsa Indonesia
   sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan negara Jepang agar pembangunan patung
   GWK tersebut tidak hancur atau roboh pada saat gempa ataupun badai.
   Badan Dewa Wisnu sementara diletakkan di plasa Wisnu sedangkan Burung
   Garuda berada di Lotuspon. Di depan ( tempat masuk ) sudah di bangun gapura
   batu karang yang sudah diratakan dan membentuk kotak-kotak dengan tinggi 20-
   25 meter yang kan dibuat relief batu timbul Mahabarata dan Ramayana.
   Selain itu akan direncanakan pembngunan supermal di paruh burung garuda
   apabila pembangunannya sudah selesai dan akan menggunkan sistem roda gila
   raksasa sehingga patung GWK dapat berputar searah dengan matahari. Tidak
   hanya itu, patung ini akan dilapisi emas yang telah dijanjikan oleh Ide Bagus
   Surjana (Menteri Pertambangan dan Energi) berapapun banyaknya yang
   diperlukan. Disediakan juga Museum Internasional yang memesang karya terbaik
   di dunia, seperti dari Cina yaitu tombak dan tempat tidur raja yang keduanya
   terbuat dari batu giok yang tidak boleh disentuh oleh pengunjung.


3. Pantai Kuta
           Pantai Kuta merupakan pantai Samudra Hindia dengan bentuk melingkar
   bersambung dengan Pantai Legian. Pantai ini terkenal sejak dahulu sekitar tahun
   1990-an. Di sana pernah tinggal seorang yang bernama Lenge Van Robert Cooks
   yang mendirikan hotel di Kuta. Panorama Pantai Kuta mempunyai daya tarik
   tersendiri, misalnya karena bentuk melingkar dan ditutup pasir putih dengan
   gelombang air laut yang tidak terlalu besar. Di Pantai Kuta terkenal dengan
   keindahan akan terbenamnya matahari (Sunset).




4. Art Shop Galuh
          Pertenuan Cap Batik Galuh didirikan pada tahun 1976 di Br Tegehe, Desa
   Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali oleh Bapak
   Pande Ketut Krisna. Pada awal berdirinya, pembuatan tenun batik cap Galuh

                                       9
   hanya dikerjakan oleh Bapak Pande Ketut Krisna bersama dengan saudara-
   saudaranya saja. Pada tahun 1986 Pertenunan Batik Cap Galuh memperoleh ijin
   usaha dari Departemen Perdagangan dengan no. SIUP. 118/22-04/PM/VI/86 serta
   terdaftar sebagai wajib pajak dengan NWPW: 4.139.224.0-58.
           Pada awal pelaksanaan kegiatan produksinya, Pertenunan Batik Cap
   Galuh hanya memiliki 5 (lima) buah Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Adanya
   keinginan untuk maju di dalam mengembangkan usaha pertenunannya telah
   menjadi tekad bagi Bapak Pande Ketut Krisna. Sehingga perusahaan pertenunan
   yang dikelolanya dapat berkembang dengan pesat seperti yang dapat kita lihat
   sekarang ini. Dan Pertenunan Batik Cap Galuh pada saat ini telah mempunyai
   lebih dari 32 ATBM. Mengenai mutu dan desain produk / barang-barang yang
   dihasilkan lebih mengutamakan mutu sehingga mendapatkan perhatian yang
   serius dari konsumen, dan hasilnya sangat laku di pasaran baik di dalam maupun
   di luar negeri.


5. Pasar Seni Sukawati
           Pasar Seni Sukawati tidak asing lagi bagi wisatawan dalam dan luar
   negeri. Karena di pasar ini diperjualbelikan barang – barang seni khas Bali mulai
   dari aneka macam – macam aksesoris, pakaian, celana pendek maupun panjang,
   abeka hiasan dinding, aneka barang pajangan, aneka macam ukiran, dan masih
   banyak lagi. Sukawati sebenarnya adalah sebuah kawasan di Kabupaten Gianyar
   yang berjarak ± 30 km sebelah timur Kota Denpasar. Nama Sukawati sendiri
   adalah berasal dari kata suka dan wati. Suka artinya menyenangkan, dan wati
   artinya tempat. Jadi Sukawati adalah sebuah tempat yang menyenangkan.
   Pasar Sukawati merupakan sebuah pasar yang sangat terkenal di Bali. Karena
   pasar ini menjual pakaian-pakaian santai dengan harga yang sangat miring.
           Pasar Sukawati menyediakan pakaian-pakaian seperti Batik khas bali,
   selain batik khas bali juga tersedia berbagai macam baju-baju serta celana pendek
   harga miring yang akan cocok dipakai di pantai. Dan juga ada beberapa kaos yang
   bercorak Bali. Semua barang-barang disini bisa ditawar, dan sebagai tipsnya
   harganya bisa sepertiga dari harga pertama yang ditawarkan oleh penjualnya.

                                      10
             Dan untuk melancarkan tawarannya, sebaiknya datang ke pasar ini ketika
   pagi sekitar jam 8-10 karena para penjualnya baru selesai sembahyang dan
   mereka menggap jika jualan mereka berhasil di pagi tersebut akan mendatangkan
   kelarisan untuk jam-jam selanjutnya.
             Selain pakaian-pakaian murah, di pasar ini juga terkenal dengan barang-
   barang seni seperti lukisan dari berbagai aliran lukisan. Juga ada berbagai model
   tas.
             Dan sebelum menuju ke pasar Sukawati, sebaiknya mengunjungi Pusat
   Kerajina Perak Celuk. Di kerajinan perak celuk ini kita bisa membeli berbagai
   macam kerajinan yang terbuat dari perak. Dan kelebihan lainnya, disini kita juga
   bisa melihat secara langsung bagaiman para perajin membuat kerajinan perak
   tersebut.


6. Tari Barong dan Keris
             Salah satu kesenian dan kebudayaan tradisional di Pulau Bali adalah Tari
   Barong yang dapat disaksikan di daerah Batubulan Gianyar, Bali. Tari Barong
   menggambarkan pertarungan antara “kebajikan” melawan “kebatilan”. Tari
   Barong ditampilkan dalam lima babak.
             Kelima babak Dalam Tari Barong tersebut yaitu :
   a.     Gending Pembuka
          Barong dan Kera di dalam hutan, kemudian datang tiga orang bertopeng yang
          sedang membuat keributan dan merusak ketenangan hutan. Mereka bertemu
          dengan Kera dan akhirnya berkelahi, dimana Kera dapat memotong hidung
          salah seorang dari mereka.
   b. Babak Pertama
          Dua orang penari muncul dan mereka adalah pengikut-pengikut dari Rangda,
          ia sedang mencari pengikut Dewi Kunti yang sedang dalam perjalanan untuk
          menemui patihnya.
   c.     Babak Kedua
          Pengikut-pengikut Dewi Kunti tiba, kemudian salah satu pengikut Rangda
          berubah menjadi setan (semacam Rangda) dan memasukkan roh jahat pada

                                        11
       saah satu pengikut Dewi Kunti. Keduanya menemui patih kemudian bersama-
       sama menemui Dewi Kunti.
  d. Babak Ketiga
       Dewi Kunti muncul bersama anaknya yang bernama Sahadewa dan berjanji
       ingin menyerahkan Sahadewa kepada Rangda Sahadewa untuk menjadi
       korban. Sebenarnya Dewi Kunti tidak tega menyerahkan Sahadewa kepada
       Rangda, tetapi karena pengaruh roh jahat, ia tetap berniat untuk
       mengorbankan    anaknyaserta    memerintahkan     patih   untuk   membawa
       Sahadewa ke Hutan. Tetapi sang patih pun juga kemasukan roh jahat,
       sehingga Sahadewa diikat di muka istana sang Rangda.
  e.   Babak Keempat
       Dewa Siwa turun untuk memberikan keabadian kepada Sahadewa dan ini
       tidak diketahui sang Rangda. Saat itu juga datanglah sang Rangda untuk
       membunuh sahadewa, tetapi tidak berhasil. Rangda kemudian menyerah dan
       mohon untuk diselamatkan agar masuk surga. Sahadewa memenuhi
       permintaan Rangda.
  f.   Babak Kelima
       Kalika (pengikut Rangda) menghadap Sahadewa untuk meminta surga, tetapi
       Sahadewa menolak kemudian mereka berkelahi. Kalika berubah menjadi babi
       hutan dan burung untuk melawan Sahadewa, tetapi tetap kalah. Maka ia
       berubah menjadi Rangda, sehingga memaksa Sahadewa berubah menjadi
       Barong. Karena sama-sama sakti maka pertempuran antara Rangda dengan
       Barong menjadi pertempuran yang abadi. Kemudian munculah pengikut-
       pengikut Barong dengan keris untuk membantu Sahadewa, tetapi mereka
       semua tidak berhasil melumpuhkan kesaktian Rangda.


7. Tanjung Benoa
         Tanjung Benoa terletak di pantai Nusa 2. Di sana terdapat penangkaran
  penyu yang terletak di tengah-tengah Pantai Nusa 2. Dalam Tanjung ini juga
  terdapat penyu-penyu yang liar dalam Tanjung yaitu penyu hijau. Seain penyu,
  juga terdapat ular asli yang diberi nama Nicolas Saputra, Kelelawar Bali, Kasuari

                                      12
  Irian, Monyet Bali dan ada juga ayam. Ayam ini dipelihara karena orang asing
  yang datang ke Tanjung tersebut sering mengadu ayam. Selain kita bisa melihat
  keanekaragaman binatang, kita juga bisa menikmati wahana-wahana yang sudah
  tersedia, misalnya :
            Paraseling
            Banana Boat
         Selain itu kita juga bisa menyewa perahu untuk menyeberang manuju
  Tanjung Benoa, dalam perjalanan menuju Tanjung, kita dapat melihat
  keanekaragaman terumbu karang dan ikan-ikan yang ada di dalam laut.


8. Bedugul
          Danau Beratan atau biasa disebut Danau Bedugul merupakan danau asli
  yang terletak di desa Candikuning, Tabanan, Bali. Letaknya sekitar 2 jam
  perjalanan dari Kuta. Danau Bedugul ini sangat luas. Pemandangan di sana pun
  sangat indah. Untuk mencapai Danau Bedugul harus melewati jalan yang berliku-
  liku. Ada daerah yang tikungannya sangat tajam, sehingga dinamakan “Tikungan
  Mesra”. Daerah tersebut bernama Ashram. Suasana dan Hawa di Bedugul sangat
  dingin. Suhu rata-rata di siang hari sekitar 18-22 derajat Celcius. Kondisi di
  Bedugul termasuk bersih, karena wisatawan yang berkunjung masih kurang
  banyak. Tidak seperti pengunjung objek wisata di Kuta.
  Di sana juga terdapat fasilitas-fasilitas menarik seperti :
     Motorboat
     Jet Ski
     Kapal dayung, dan lain-lain.
          Apabila kita berkeliling danau menggunakan motorboat, kita akan mampir
  berkunjung ke Wanavilla. Wanavilla Bedugul ini merupakan satu-satunya taman
  bunga yang baru dibangun dan letaknya jauh dari pusat keramaian Danau
  Bedugul.
          Bedugul berasal dari kata bedug dan kulkul. Menurut mitos, ada salah satu
  masyarakat yang berbadan tinggi dan besar juga bermuka seram yang bernama
  Bedogol. Bedogol merupakan tempat perbatasan antara umat Islam yang berada

                                        13
di atas Bedugul, yakni Singaraja. Sedangkan umat Hindu yang berada di bawah
Bedugul.
       Di Bedugul terdapat banyak penjual buah-buahan, seperti salak Bali dan
strawberry. Oleh-oleh di sana juga murah apabila kita pintar menawar, kecuali di
Bedugul Market. Harga di swalayan tersebut sudah pas dan sedikit mahal. Di
Bedugul juga dijual kerajinan tangan khas Bedugul yang berupa pernak-pernik
berupa lingga atau alat kelamin laki-laki.
       Di sini juga terdapat sebuah pura yang bernama Pura Ulundanu. Pura ini
merupakan tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai lambang
dewi kemakmuran. Pura yang dibangun sekitar abad XVI. Ini memiliki atap atau
meru sebanyak 11 tingkat.




                                     14
                                  BAB V
                                 PENUTUP


A. Simpulan
           Setelah penulis mengadakan berbagai penelitian, pembahasan dan
  penganalisaan data yang diperoleh penulis, maka penulis dapat memberi
  kesimpulan sebagai berikut :
  1. Kebudayaan Pulau Bali merupakan salah satu keanekaragaman budaya yang
     ada di Indonesia.
  2. Pulau Bali merupakan salah satu sumber devisa yang paling besar bagi
     Indonesia, karena banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau
     Dewata untuk melihat keindahan alamnya.
  3. Produksi kerajinan di Bali, misalnya Batik Tenun telah mencapai pasaran
     Internasional.
  4. Sebagian besar objek wisata yang ada di Bali merupakan tempat bersejarah.


B. Saran
  Untuk lebih memajukan dunia wisata di Bali khususnya dan di Indonesia pada
  umumnya, maka penulis ingin menyampaikan saran-saran sebagai berikut :
  1. Budaya Bali hendaknya dipertahankan dan dilestarikan dari pengaruh dan
     pencamaran budaya asing.
  2. Pemerintah hendaknya mengambil tindakan tegas terhadap wisatawan yang
     melanggar peraturan di lokasi wisata.
  3. Masyarakat Bali dan para wisatawan hendaknya lebih meningkatkan
     keamanan dan kebersihan objek wisata.
  4. Pemerintah hendaknya memperbanyak promosi tentang keindahan Pulau Bali
     kepada masyarakat dunia agar lebih banyak lagi wisatawan asing yang
     berkunjung ke Bali sehingga dapat meningkatkan devisa negara.




                                     15
                                    DAFTAR PUSTAKA


Brosur, 2009. Tari Barong dan Tari Keris. Bali: Sanggar Budaya Sahadewa
Brosur, 2009. Garuda Wisnu Kencana. Bali: GWK
http://id.wikipedia.org/wiki/Bali
http://indonesia-tourism.com




                                        16
                                      16

				
DOCUMENT INFO
Tags:
Stats:
views:8544
posted:9/28/2010
language:Indonesian
pages:16