BUMI by daengwilmoor

VIEWS: 1,227 PAGES: 10

									          1. BUMI

   Planet bumi mempunyai struktur lapisan yang terdiri atas kerak, mantel, dan inti.
Kerak bumi atau litosfer merupakan bagian permukaan bumi yang tersusun atas batu
– batuan. Ketebalannya dibawah laut sekitar 3 km, tetapi di benua dapat mencapai
sekitar 35 km. adapun batu – batuan di inti bumi berbentuk padat, tetapi dapat
bergerak pelan.

   Di inti bumi, tekanannya jutaan kali lebih besar daripada tekanan atmosfer.
Adapun suhunya diperkirakan 4.5000C. panas dari inti bumi tersebut berusaha
meloloskan diri keluar bumi. Dalam prosesnya, panas tersebut terhalang oleh lapisan
batu –     batuan. Didaerah dekat permukaan bumi          (litosfer), panas itu dapat
merapuhkan batuan. Akibatnya terjadi gerakan lapisan batu – batuan yang
menyebabkan gempa bumi. Gempa itu disebut gempa tektonik. Contoh gempa tektonik
yaitu gempa yang terjadi di Jogjakarta dan sekitarnya pada bulan mei 2006.

   Di bagian mantel bumi ada saluran yang dapat mengarahkan material panas keluar
ke permukaan bumi. Material panas dari dalam bumi dikenal sebagai magma. Saluran
magma dipermukaan bumi berupa gunung berapi. Peristiwa naiknya magma ke
permukan bumi di sebut vulkanisme. Adapun gejala munculnya magma di atas
permukaan bumi disebut erupsi. Banyak orang yang beranggapan erupsi sebagai awal
melutusnya gunung berapi.

   Baik erupsi atau letusan gunung berapi dapat menimbulkan banyak korban. Karena
selain bahaya material panas yang keluar, erupsi dan letusan gunung berapi dapat
menghasilkan awan yang sangat panas.. suhu awan panas itu dapat mencapai 4.0000C.
dengan suhu sebesar itu benda – benda dapat terbakar. Contohnya gejala vulkanisme
Gunung berapi di Jawa Tengah pada sekitar pertengahan tahun 2006.

   Bentuk bumi kita seolah-olah datar. Dalam keadaan yang sebenarnya bumi
itu bentuknya bulat . Hal-hal yang membuktikan bahwa bumi bulat antara lain

      a. Jika seseorang berlayar ke arah barat, maka orang itu akan kembali ke
         tempat semula dari arah yang berlawanan.
      b. Pada saat terjadi gerhana bulan, bagian bulan yang tertutup bayangan
         bumi berupa lengkungan.
      c. Jika kita berada di pelabuhan melihat kapal dari kejauhan yang
         tampak terlebih dahulu ujung dan akhirnya baru semua badan kapal.
      d. Ketika menjelang matahari terbit atau terbenam, diufuk timur atau
         barat tampak kemerah-merahan.

   Bumi melakukan 2 gerakan yaitu :

          Rotasi bumi

      Rotasi bumi yaitu gerakan bumi berputar pada porosnya.
      Rotasi bumi mengakibatkan peristiwa-peristiwa :

          Terjadinya siang dan malam

      Matahari terlihat terbit di timur dan tenggelam di barat.Terbit dan
        tenggelamnya matahari disebut gerak semu harian matahari.

          Terjadinya perbedaan dan pembagian waktu. Kala rotasi bumi
           memerlukan waktu 24 jam. Satu kali rotasi semua tempat di
           permukaan bumi putarannya 360° bujur. Bumi kita dibagi menjadi
           24 daerah waktu, sehingga setiap daerah waktu meliputi 15° bujur.
           Garis bujur 0° melewati kota Greenwich, sehingga waktu pangkal
           ditetapkan di Greenwich. Jika waktu standar di sebelah barat
           bujur 0° waktunya dikurangi sebaliknya di sebelah timur 0°
           waktunya ditambah.

            Revolusi bumi

      Rovolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari.

      Revolusi bumi mengakibatkan :

            Gerak semu tahunan matahari
            Perubahan lamanya siang dan malam
            Pergantian musim sepanjang tahun
            Terlihat rasi bintang yang berada dari bulan ke bulan

     Gerak semu tahunan matahari berlangsung terus antara garis balik utara
dan garis balik selatan. Perubahan lamanya siang dan malam. Revolusi bumi
tidak dapat kita rasakan, tetapi adanya revolusi bumi ditunjukkan oleh
terjadinya pergeseran lintasan mental sepanjang tahu .Revolusi bulan
mengakibatkan terjadinya pergantian musim sepanjang tahun di daerah iklim.
Musim yang terjadi di belahan bumi utara dan selatan selama 3 bulan.

     Revolusi bumi juga mengakibatkan terlihatnya rasi bintang yang
membedakan dari bulan ke bulan. Rasi bintang adalah kumpuan beberapa
bintang yang membentuk planet tertentu misalnya rasi bintang scorpio, dan rasi
gemini, jaman dahulu digunakan oleh para petani sebagai permulaan
musim.Revolusi bumi digunakan dasar untuk dasar perhitungan kalender
Masehi atau kalender syamsiah. Jumlah hari dalam satu tahun masehi 365
hari. Kala revolusi bumi 365,25 hari, sehingga sisanya 0,25 hari dikumpulkan
menjadi 1 hari. Sehingga setiap 4 tahun jumlah hari dalam 1 tahun masehi 366
hari disebut tahun kabisat yang artinya tahun yang bisa dibagi 4.
   2. BULAN

    Bulan merupakan benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri.
Bentuk bulan sering terlihat berubah-ubah dari hari ke hari. Tapi sebenarnya
bentuk bulan tidak berubah. Hal ini bisa demikian karena bulan dalam
peredarannya melakukan 3 gerakan, yaitu :

          Bulan beredar berputar pada porosnya (berotasi)

    Bulan berotasi membutuhkan waktu kira-kira 1 bulan, sama dengan waktu
revolusinya maka wajah bulan yang tampak dari bumi selalu sama.

          Bulan mengelilingi bumi (berevolusi)

    Dalam sekali bulan berevolusi, yang berarti pula berotasi, revolusi bulan
mengakibatkan terjadinya fase-fase bulan. Kejadian fase-fase bulan adalah
proses perubahan bentuk bulan yang terlihat dari bumi yaitu bulan baru, bulan
mati, bulan sabit, bulan purnama. Waktu yang di perlukan oleh bulan dari
bulan mati ke bulan baru adalah 29,5 hari.

              Fase – fase bulan

    Akibat revolusi, bentuk bulan yang menghadap ke bumi selalu berubah – ubah.
Perubahan bentuk bulan yang terlihat dari bumi di sebut fase bulan.

     Kedudukan 1: Pada kedudukan ini matahari, bulan, dan bumi terletak pada satu
garis lurus. Bagian bulan yang tidak terkena sinar matahari menghadap ke bumi. Pada
kedudukan ini di sebut bulan baru (bulan muda)

    Kedudukan 2 : pada kedudukan ini, separuh bagian bulan yang terkena sinar
matahari hanya seperempat, sehingga yang terlihat dari bumi juga seperempat.
Akibatnya, kita bisa melihat bulan sabit.

    Kedudukan 3 : pada kedudukan ini, separuh bagian bulan yang terkena sinar
matahari kira – kira separuhnya, sehingga yang terlihat dari bumi juga separuhnya.
Akibatnya, kita bisa melihat setengah bulatan yang disebut bulan separuh (kuartir
pertama).

    Kedudukan 4 : pada kedudukan ini, separuh bagian bulan yang terkena sinar
matahari tiga seperempatnya, yang terlihat dari bumi juga tiga perempat bagian bulan.
Akibatnya, kita bisa melihat bulan cembung.

   Kedudukan 5 : pada kedudukan ini, bagian bulan yang terkena sinar matahari
semuanya, begitu juga yang terlihat dari bumi. Akibatnya, kita bisa melihat bulan
purnama (kuartir ke dua).
         Bulan bersama-sama bumi mengelilingi matahari.

    Selain beredar mengelilingi bumi, bulan juga melakukan gerakan bersama
bumi mengelilingi matahari.Akibat gerakan ini bulan dan bumi kadang berada
dalam satu garis lurus / sejajar. Peristiwa ini disebut juga dengan gerhana.

    Gerakan bulan pada porosnya di gunakan untuk dasar kalender hijriah.
Kalender hijriah sering disebut juga dengan kalender komariah. Jumlah hari
dalam kalender hijriah 354 hari. Berarti dengan tahun masehi selisih 11 hari
atau 12 hari.


   3. Atmosfer

     Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk
bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi,
atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai
dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas
beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan
tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung
bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan
masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam,
serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di
wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik
tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.

    Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%),
dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%),
uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan
menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem
di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari
permukaan planet.

     Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat
laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan
angkasa luar.

           
        Lapisan-lapisan Atmosfer

    Gas-gas penyusun atmosfer tidak dapat lepas (meninggalkan) dari bumi
karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Karena massa gas-gas tersehut tidak
sama, pengaruh gaya gravitasi terhadap gas-gas dalam atmosfer juga tidak
sama. Akibatnya, distribusi gas-gas dalam lltlxosfer juga tidak sama. Gas yang
mempunyai massa besar banyak terdistribusi dekat permukaan bumi,
scdangkan gas ringan banyak terdistribusi jauh dari permukaan bumi. Karena
tebalnya (tingginya) lapisan atmosfer, suhu tiap bagian atmosfer menjadi tidak
sama. Berdasarkan kenyataan ini. kita dapat membagi atnrosfer menjadi
beberapa lapisan.

     a. Troposfer

   Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang mernpunyai ketinggian sekitar 0
km sampai 10 km. Hampir 80% massaseluruh gas penyusun atmosfer berada
pada lapisan ini. Selain itu. peristiwa-peristiwa cuaca juga terjadi pada lapisan
ini. Makin jauh dari permukaan bumi, suhu udara makin rendah. Setiap naik 1
km suhu udara turun kira-kira 6,5 oC. Namun, setelah mencapai ketinggian
tertentu (sekitar l0 km), penurunan suhu udara tidak terjadi lagi. Di sinilah
batas lapisan troposfer.

     b. Stratosfer

   Lapisan ini berada di atas lapisan troposfer dengan ketinggian sekitar 10 km
sampai 50 km. Pada lapisan ini, suhunya akan naik jika tempatnya makin
tinggi. Di bagian atas lapisan stratosfer, terdapat lapisan ozon (O,). Ozon
mempunyai daya serap yang kuat terhadap radiasi sinar ultraviolet dari
rnatahari. Itulah sebabnya, ozon dikatakan perisai makhluk hidup di
permukaan bunri dari radiasi sinar utraviolet.

     c. Mesosfer

  Mesosfer berada di atas lapisan stratosfer dengan ketinggian sekitar 50 km
sampai 80 km. Pada lapisan ini tidak ada gas yang dapat menahan radiasi sinar
matahari. Oleh karena itu, pada lapisan ini suhu akan makin rendah jika
tempatnya makin tinggi. Bahkan, suhu pada lapisan ini dapat mencapai -140'C.

     d. Termosfer

   Termosfer adalah lapisan di atas mesosfer dengan ketinggian sekitar 80 km
sampai 400 km. Lapisan ini juga disebut lapisan panas. Disebut demikian
karena suhu pada lapisan ini akan naik jika tempatnya makin tinggi. Pada
lapisan ini, gas oksigen banyak menyerap sinar ultraviolet dari matahari.
     e. Ionosfer

   Lapisan ionosfer terletak kira-kira 80 km-450 km di atas permukaan bumi.
Dalam lapisan ini, molekul-molekul nitrogen dan oksigen banyak melepaskan
elektron setelah menyerap sinar ultraviolet. Akibatnya, pada lapisan ini banyak
terdapat ion-ion positif dan elektron bebas. Peristiwa seperti ini disebut ionisasi.
Pada keadaan tertentu elektron bebas dapat menumbuk ion positif. Akibat
tumbukan tersebut, ion positif berubah menjadi atom netral. Peristiwa seperti
ini disebut rekombinasi. Ionosfer dapat memantulkan gelombang radio.
Pemantulan tersebut dapat berlangsung beberapa kali antara lapisan ionosfer
dan permukaan bumi. Akibatnya, gelombang radio dapat mencapai tempat yang
sangat jauh. Itulah sebabnya. kita dapat mendengarkan siaran radio atau
televisi dari pemancar yang letaknya sangat jauh.

     f. Eksosfer

   lapisan ini merupakan lapisan atmosfer paling luar. Pada lapisan ini hampir
tidak ada tekanan udara. Dengan kata lain, berat udara pada lapisan ini sama
dengan nol (tidak ada pengaruh gravitasi bumi). Akibatnya, molekul-molekul
gas pada lapisan ini dapat menunggalkan atmosfer menuju angkasa luar.




                    Proses yang terjadi di Atmosfer

    Pemanasan Udara oleh Matahari


     Sinar matahari dipancarkan ke segala arah, tetapi hanya sebagian kecil
yang sampai ke bumi. Namun, sinat itu sudah cukup sebagai sumber panas bagi
kehidupan di bumi. Sebenarnya, bumi juga memacarkan panas ke udara.
Namun, panas tersebut terlalu kecil dibandingkan panas matahari.
Sinar matahari yang sampai ke atmosfer, 36 % dipantulkan kembali ke angkasa,
19 % diserap, dan 45 % sampai ke permukaan bumi. Panas yang sampai ke bumi
inilah yang memanasi daratan, lautan, tumbuh-tumbuhan, dan hewan. Panas
yang sampai ke permukaan bumi sebagian besar oleh bumi dan sebagian kecil
dipantulkan. Adapun banyaknya sinar matahari yang diserap oleh permukaan
bumi ditentukan oleh empat faktor, yaitu :

          1. sifat muka bumi, bagian muka bumi yang lebih gelap mempunyai daya
             serap lebih besar
          2. kemiringan sinar matahari, makin tegak sinar matahari makin banyak
             sinar yang diserap
         3. lama penyinaran, makin lama penyinaran makin banyak sinar yang
            terserap
         4. keadaan awan, makin banyak awan makin sedikit sinar matahari yang
            sampi ke bumi

   sinar matahari yang diserap oleh bumi, hampir semuannya dipancarkan
kembali. Adanya pemacaran kembali inilah yang menyebabkan suhu di
permukaan bumi stabil. Artinya, bumi tidak makin panas atau makin dingin.
Panas yang dipancarkan kembali oleh bumi merupakan sumber panas utama
atmosfer bagian bawah. Itulah sebabnya, suhu do troposfer makin tinggi makin
rendah.

      Cuaca

     Cuaca adalah keadaan lapisan udara (tropoefer) di suatu tempat yang tidak
luas pada saat tertentu dan dalam waktu yang tidak terlali lama. Adapaun
cuaca rata-rata pada suatu wilayah yang luas dan dalam waktu yang alam
disebut iklim. Cuaca dapat diamati berdasarkan unsur-unsur cuaca. Unsur-
unsur yang dimaksud, antara lain suhu udara, tekanan udara, kelembapadn
udara, angin, awan, dan curah hujan.

       a. Suhu Udara

   suhu udara diukur dengan termometer. Namun, dapat juga digunakan
termometer pencatat (termograf). Pada termometer pencatat, derajat suhu
tercatat secara otomatis setiap pergantian suhu. Kertas catatannya dinamakan
termogram. Dari hasil pencatatan suhu, baik yang ditunjukkan oleh termometer
biasa atau termometer pencatat, ditunjukkan bahwa suhu udara selalu berubah
sepanjang hari. Suhu tertinggi biasanya dicapai pada pukul 13.00 sampai 14.00
(siang), sedangkan suhu terendah dicapai pada pukul 04.00 sampai 05.00 (pagi).
Selain itu, juga dapat ditunjukkan bahwa suhu di setiap tempat tidak sama.

       b. tekanan udara

  Besarnya tekanan udara di permukaan laut adalah 1 atm. Besarnya tekanan
udara dapat diukur dengan barometer.
                    Komposisi dari atmosfer bumi




                           Gas-gas penyusun atmosfer




Atmosfer tersusun oleh:


       Nitrogen (              )
       Oksigen (           )
       Argon (         )
       Air (                   )
       Ozon (                      )
       Karbondioksida (                      )
Makalah Individu Fisika

                          D
                          I
                          S
                          U
                          S
                          U
                          N


                    Oleh :

           Shita saputri a

                      Ix b
                       23
Smp negeri 8 makassar

								
To top