PAJANAN MERKURI PADA TENAGA KESEHATAN GIGI Mercury Exposure in - PDF by dfu19616

VIEWS: 393 PAGES: 9

									                                                                                Pajanan Merkuri…(Sintawati)



              PAJANAN MERKURI PADA TENAGA KESEHATAN GIGI

                             Mercury Exposure in Dental Workers

                                             F.X. Sintawati*

Abstract. This review has been conducted in order to inform that amalgam filling can be a source of
mercury vapor pollution. Population at risk are dentist, assistant and patient. The dentist and assistant
exposed by inhalation and contact to skin. The patient exposed by mercury from amalgam filling in
corosive process. Many studies informed that 13% dentists and assistants take risk from indoor air
pollution. For patient less than 2% get alergy reaction. Using amalgam in capsule can decrease mercury
indoor air pollution. Beside that can use high copper alloy with low mercury as a filling material.
Periodically indoor air pollution monitoring and biomonitoring ( mercury in blood and urine) dentists and
assistant must be done. Physically amalgam filling is a good material filling, so still can use as a filling
with a proper handling.

Keywords: dental, amalgam, mercury


                                                         dilakukan dengan cara mereview hasil-hasil
PENDAHULUAN
                                                         penelitian (overview) yang berkaitan dengan
                                                         kegiatan dokter gigi, atau         tumpatan
         Kegiatan tumpatan gigi yang                     amalgam.
berkaitan dengan dokter gigi (tumpatan                           Sehubungan      dengan     tumpatan
amalgam) merupakan salah satu sumber                     amalgam, tim kesehatan gigi yang terdiri dari
keterpajanan manusia oleh logam merkuri.                 dokter gigi dan asistennya akan terpajan
Pembahasan        mengenai       kemungkinan             merkuri    dan     uapnya.   Dokter      gigi
timbulnya risiko yang membahayakan                       membongkar       dan    membuat     restorasi
kesehatan akibat elemen toksik dari amalgam              amalgam, memoles restorasi baru atau yang
perak yang digunakan untuk menumpat gigi                 lama, dan asistennya melakukan triturasi dan
telah     banyak     didiskusikan.   Berbagai            menangani      material    yang     berlebih
pendapat berdasarkan kajian dan penelitian               (Sumawinata Narlan, 1998).
antara yang setuju dan yang belum setuju
                                                                Setiap    tindakan      klinis   dapat
tentang hal tersebut bermunculan. Banyak
                                                         meningkatkan kadar Hg di udara dalam
penelitian telah dilakukan terhadap kelompok
                                                         ruangan praktek. Disamping bernafas dalam
dokter gigi, perawat/asisten dokter gigi,
                                                         ruangan yang telah terpolusi oleh Hg, sumber
pasien yang menumpat gigi berkaitan dengan
                                                         pajanan lain berasal dari kontak langsung
risiko kesehatan akibat bahan amalgam
                                                         dengan amalgam yang belum mengeras
tersebut.
                                                         (Sumawinata Narlan, 1998).
         Ditinjau dari bahan yang digunakan
                                                                 Waktu dan cara terpajannya pasien
untuk menambal gigi, kegiatan ini memang
                                                         dengan tenaga kesehatan gigi pun berbeda.
merupakan salah satu sumber emisi logam
                                                         Jika pasien terpajan selama proses
merkuri yang bisa saja memajan manusia di
                                                         penumpatan gigi dan mungkin pada saat
sekelilingnya.        Bagaimana       proses
                                                         pembongkaran tumpatan amalgam. Tenaga
kemungkinan bahaya kesehatan muncul
                                                         kesehatan gigi akan terpajan dari mulai
berkaitan dengan pajanan logam merkuri
                                                         menimbang aloi dan merkuri sampai dengan
perlu dipelajari. Kajian ini mencoba untuk
                                                         pemolesan serta pada waktu membongkar
merunut bahaya kesehatan yang mungkin
                                                         tumpatan, ditambah lagi dengan adanya sisa-
dapat muncul akibat kegiatan tersebut dan
                                                         sisa merkuri yang tercecer dan tidak
pajanan merkuri yang terjadi. Kajian
                                                         ditangani sebagaimana mestinya. Cara

* Peneliti pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi
Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 7 No. 2, Agustus 2008 : 786 - 794



terpajannya para tenaga kesehatan gigi                       bahwa penggunaan Hg rata-rata berkisar 0,9
kecuali dari uapnya juga dari kontak                         – 1,4 kg amalgam /tahun.
langsung dari pemerasan yang dilakukan
                                                                     Amalgam dental adalah campuran
dengan tangan. Karena itu tenaga kesehatan
                                                             suatu bubuk aloi dengan Hg yang jika telah
gigi mempunyai risiko yang lebih tinggi
                                                             mengeras membentuk masa yang solid
terpajan merkuri dari pada pasiennya
                                                             dengan kekuatan yang tinggi. Pada umumnya
(Sundoro Edi Hartini, 2005).
                                                             bubuk aloi terdiri atas perak 70%, timah 12 –
                                                             30%, tembaga 5 – 30% dan Zn 0 – 2%
                                                             tergantung jenis aloinya. Amalgam perak
BAHAN DAN CARA
                                                             yang telah mengeras terdiri atas 43 – 50% Hg
                                                             yang bergabung baik dengan perak maupun
         Kajian dilakukan dengan cara me-                    dengan timah.
review hasil-hasil penelitian pajanan merkuri
                                                                     Fase-fase yang mengandung Hg
ditinjau pada tenaga kesehatan gigi.
                                                             disebut gamma satu (perak-Hg, Ag2Hg3) dan
Penelitian yang di-review adalah hasil-hasil
                                                             gamma dua (timah-Hg, Sn 7-8Hg). Pada aloi
penelitian pajanan Hg pada tenaga kesehatan
                                                             yang belum bergabung, perak dan timah
gigi, baik yang dilakukan di dalam maupun
                                                             sebagai fase gamma (Ag3Sn). Pada amalgam
di luar negeri.
                                                             yang telah bergabung dan mengeras,
         Pengumpulan data dilakukan dengan
                                                             sejumlah fase gamma tetap tinggal tidak
cara     searching    internet,   penelusuran
                                                             bereaksi dengan Hg. Pada formula-formula
dokumen dan jurnal di perpustakaan, dan
                                                             awal, amalgam yang telah mengeras terdiri
lain-lain. Pengolahan dan analisis data
                                                             dari keduanya yaitu fase gamma satu dan
dilakukan secara kualitatif, dengan cara
                                                             gamma dua. Fase gamma dua (Sn 7-8Hg)
mengkaji temuan pajanan Hg pada tenaga
                                                             agak lebih mudah mengalami korosi pada
kesehatan gigi.
                                                             lingkungan mulut dan mengeluarkan ion Sn
Amalgam                                                      dan Hg. Sebagian ion Hg dapat bereaksi
        Merkuri (Hg) dapat ditemukan dalam                   dengan fase gamma (Ag3Sn) yang tersisa
berbagai bentuk senyawa kimia dan termasuk                   dalam amalgam dan membentuk fase gamma
logam yang sangat beracun terutama dalam                     satu dan gamma dua yang baru, dan ada
senyawa organik yaitu metil dan etil merkuri.                sejumlah Hg dan ion logam yang dapat
Semua senyawa Hg bersifat toksik untuk                       berpenetrasi ke dentin. Hg sisa dalam
makhluk hidup bila dalam jumlah yang                         tumpatan dapat terlepas dalam rongga
cukup, dan senyawa Hg akan tersimpan                         sebagai unsur Hg yang kemudian akan
secara permanen di dalam tubuh, dimana                       menguap.
terjadi inhibisi enzym dan kerusakan sel                              Formulasi yang lebih baru yang
sehingga kerusakan tubuh dapat terjadi                       disebut sebagai amalgam non gamma dua,
secara permanen (WHO, 1976).                                 tidak mengandung komponen gamma dua,
        Untuk bahan tumpatan gigi biasanya                   tetapi sebagai gantinya membentuk fase
mengandung Hg metal 50% (ATSDR, 1999;                        tembaga timah (Cu6Sn5). Kadang-kadang
WHO, 1976). Estimasi yang dilakukan oleh                     amalgam non gamma dua disebut amalgam
WHO menyatakan bahwa sekitar 3% dari                         berkandungan tembaga tinggi (high copper
total konsumsi merkuri digunakan untuk                       amalgam). Amalgam jenis ini jangan
dental amalgam. Dental amalgam ini                           dirancukan dengan model amalgam tembaga
merupakan campuran dari merkuri, perak,                      yang dibuat tempo dulu, yang tidak
tembaga dan tin dengan komposisi 45-50%                      mengandung perak yang tidak digunakan lagi
merkuri, 25-35% perak, 2-30% tembaga dan                     karena sifat fisiknya yang kurang baik.
15-30% tin. Estimasi yang dilakukan                                  Reaksi kimia lanjutan pada amalgam
terhadap dokter gigi di Amerika menyatakan                   yang telah mengeras dapat menjadi penyebab
                                                             atas lepasnya Hg. Dengan demikian selama
                                                                      Pajanan Merkuri…(Sintawati)



tahun pertama setelah penumpatan sebagian         akan menyebar ke bagian-bagian lain
fase gamma satu secara perlahan-lahan tetapi      termasuk ke otak dan ginjal. Merkuri dalam
pasti berubah menjadi fase yang mengandung        tubuh akan bertahan selama berminggu-
sedikit Hg. Sebagian Hg keluar ke udara           minggu atau bulan. Ketika Hg masuk ke otak
intraoral. Di bawah lingkungan yang tidak         secara cepat akan dikonversi menjadi
mendukung, suatu emisi uap Hg dapat terjadi       senyawa anorganik yang terperangkap di
dari tumpatan-tumpatan amalgam yang               otak dalam waktu yang lama. Kalau Hg
kandungan peraknya rendah. Pada amalgam-          tersebut memajan ibu hamil, Hg dalam darah
amalgam seperti ini terdapat risiko terjadinya    ibu     tersebut     akan      mempengaruhi
Hg yang tidak bereaksi atau suatu fase            perkembangan anak dalam kandungan
gamma satu yang kaya akan Hg. Jadi dapat          (ATSDR,1999). Uap Hg yang masuk melalui
disimpulkan bahwa pembebasan ion logam            pernapasan 80% akan ditahan dan masuk ke
seperti timah dan tembaga ke dalam mulut          dalam alveoli. Melalui darah uap Hg (Hgo)
mungkin terjadi terutama melalui reaksi           dengan cepat dirubah menjadi Hg anorganik
korosi. Unsur Hg dibebaskan dari tumpatan         (Hg2+) yang sebagian dibawa oleh darah
amalgam sebagai uap Hg (Sumawinata                merah dan sebagian masuk ke jaringan
Narlan, 1998).                                    lainnya. Oksidasi ini dipengaruhi oleh enzym
                                                  catalase (WHO, 2001). Merkuri anorganik
        Amalgam sebagai bahan tumpatan
                                                  (Hg2+) yang dibawa oleh darah merah ini
yang paling       banyak digunakan karena
                                                  dapat menembus blood brain barrier dan
kebaikan sifat fisiknya serta ketahanannya
                                                  placenta. Selanjutnya terdeposit di otak dan
dalam rongga mulut. Penelitian di Swedia
                                                  jaringan fetus (WHO, 2001). Uap Hg yang
melaporkan      bahwa    ketahanan      bahan
                                                  meresap melalui kulit hanya 1% yang
tumpatan amalgam masih jauh lebih tinggi
                                                  terserap oleh tubuh bila dibandingkan dengan
dari pada bahan tumpatan sewarna gigi.
                                                  yang melalui pernapasan. Merkuri anorganik
Meskipun penggunaan jenis tumpatan lain
                                                  dapat masuk ke dalam tubuh melalui
sudah dikembangkan, amalgam hingga saat
                                                  pernapasan dan juga dapat melalui
ini juga terus dikembangkan yang tujuannya
                                                  pencernaan. Ginjal merupakan deposit uap
untuk memperbaiki sifat-sifat fisiknya.
                                                  Hg dan Hg anorganik (WHO, 2001).
Metabolisme uap merkuri                           Sebagian Hg metalik akan terakumulasi
        Orang dapat terpajan uap Hg bila          dalam ginjal, tetapi beberapa akan
bernafas     dalam      lingkungan     yang       terakumulasi dalam otak. Hg metal yang
terkontaminasi oleh uap Hg, menelan atau          diserap oleh tubuh, akhirnya dikeluarkan
makan makanan atau minum air yang                 melalui urine dan tinja, dan dalam jumlah
terkontaminasi oleh Hg, dan melalui kulit         kecil keluar melalui pernafasan (ATSDR,
yang kontak dengan Hg yang terdapat dalam         1999). Secara umum distribusi Hg dalam
krem pemutih kulit. Jadi pajanan dapat            tubuh berkaitan dengan gugus sulfidril dari
melalui udara, makanan dan kontak dengan          protein. Ginjal dan otak merupakan deposit
kulit (ATSDR, 1999, WHO,2001). Ketika             utama setelah pajanan uap Hg. Ginjal
orang menelan Hg metal dalam jumlah kecil         merupakan deposit utama setelah pajanan Hg
(misalnya dari termometer oral yang pecah) <      anorganik (Carson L. Bonnie et al, 1987).
0,01% dari Hg tersebut akan masuk ke dalam        Merkuri metal bila masuk melalui makanan,
tubuh melalui pencernaan dan tidak                pengaruh sistemik absorpsi Hg terjadi setelah
menimbulkan sakit. Bila jumlah lebih besar        Hg metal tersebut dirubah menjadi Hg 2+.
(misalnya setengah sendok teh = 204 gr)           Reaksi oksidasi reduksi Hg akan lambat
tertelan oleh seseorang, sangat kecil yang        dengan adanya air dan chlorit pada kondisi
akan terserap oleh tubuh (ATSDR, 1999).           suhu badan. Bila masuk melalui pernapasan,
Tetapi ketika menghirup uap Hg, 80% Hg            uap Hg diserap secara sempurna oleh
masuk ke dalam aliran darah secara langsung       membran alveolar karena larut dalam lemak.
melalui paru-paru, kemudian dengan cepat          Uap Hg mudah melalui blood-brain-barrier
                                                  masuk ke dalam cerebral dan cerebellar


* Peneliti pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi
Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 7 No. 2, Agustus 2008 : 786 - 794



cortex. Di sana dioksidasi dengan cepat                      employer menyediakan Material Safety Data
menjadi Hg2+ bereaksi dengan gugus sulfidril                 Sheets (MSDS). Menurut ACGIH kadar uap
pada berbagai protein molekul dan cenderung                  Hg di tempat kerja 0,05 mg/m3 TWA.
mengganggu perilaku syaraf (Bryson D.
                                                             Bahaya Kesehatan
Peter, 1989). Merkuri elemental dihirup,
75%-85% diabsorpsi melalui paru dan masuk                              Pengaruh       merkuri       terhadap
ke aliran darah. Tranformasi menjadi Hg2+                    kesehatan        tergantung     dari     bentuk
adalah di sel darah merah, sementara yang                    senyawanya. Telah disebutkan bahwa
lain dialirkan secara langsung menuju otak                   senyawa Hg-anorganik dan Hg-metalik
tanpa dirubah. Masuk ke blood brain barrier,                 dalam Internbational Agency for Research on
dioksidasi menjadi H2+ dan diikat dalam                      Cancer (IARC) masuk grup 3 yaitu kelompok
macromolekul (htpp://enhs.umn.edu/hazards                    bahan berbahaya yang tidak menimbulkan
/hazardssite/mercury/).                                      kanker        pada      manusia;     sedangkan
                                                             metilmerkuri       dan    senyawa-senyawanya
Biomonitoring
                                                             masuk dalam grup 2B yaitu kelompok bahan
        Cara yang akurat dan reliabel untuk                  berbahaya yang mungkin bersifat karsinogen
mengukur Hg dalam tubuh karena pajanan                       terhadap manusia. Menurut WHO, 1976,
merkuri dan senyawanya adalah tes kadar                      1990, 2001 merkuri merupakan neurotoksik
Hg dalam darah, urine, rambut dan air susu                   yaitu racun terhadap Central Nervous System
ibu (Mahaffey R. Kathryn, 2005; Grajean                      (CNS). Efek dari Hg-organik adalah pada
Phillippe et al, 2005; Tsuji S. Joyce, 2005;                 gangguan syaraf, walaupun organ lain juga
Clarkson W. Thomas, 2002). Tes ini untuk                     terlibat seperti gastrointestinal, respiratori,
menghitung/memperkirakan dampak negatif                      hepatic, immunitas, kulit dan ginjal (Risher
kesehatan yang akan muncul oleh pajanan                      J.F. et al, 2002).
merkuri dalam bentuk senyawa Hg yang
                                                                      Sistem syaraf adalah sensitif
berbeda-beda.
                                                             terhadap Hg. Kasus keracunan Hg yang telah
        Darah dan urine digunakan sebagai                    terjadi di beberapa negara disebabkan karena
marker, apakah seseorang terpajan oleh Hg                    makan ikan yang terkontaminasi MeHg, atau
metal atau Hg-anorganik. Untuk pajanan                       dari tepung yang terbuat dari biji-bijian yang
MeHg darah diambil beberapa hari setelah                     diawetkan dengan senyawa Hg-organik
pajanan, karena sebagian besar bentuk-                       (sebagai pestisida) sehingga MeHg menjadi
bentuk Hg dalam darah akan turun 1/2 setiap                  bahaya permanen bagi otak dan ginjal.
3 hari jika pajanan dihentikan. Oleh karena                  Bahaya permanen otak juga ditunjukkan pada
itu kadar Hg dalam darah merupakan                           pajanan Hg-metal dengan kadar yang cukup
informasi yang sangat bermanfaat untuk                       tinggi. Apakah pajanan Hg- anorganik
pajanan yang baru terjadi dibanding pajanan                  membahayakan syaraf dan otak adalah belum
jangka panjang. Rambut dan darah sebagai                     tentu, karena Hg-anorganik tidak mudah
indikator keracunan MeHg. Untuk fetal,                       masuk ke aliran darah yang diteruskan ke
rambut ibu dan darah tali pusat sebagai                      otak. Hg-metal dan senyawa Hg- anorganik
indikatornya. Ekskresi, MeHg diubah                          berpengaruh di area otak yang berbeda
menjadi Hg-anorganik dan keluar melalui                      sehingga menghasilkan bermacam-macam
tinja (ATSDR, 1999; Grajean Phillippe et al,                 gejala. Gejala-gejala tersebut termasuk
2005 ).                                                      perubahan personalitas (iritabilitas, cemas,
                                                             nervousness), tremor, pandangan menyempit,
        Kriteria WHO (1990), dikatakan
                                                             pendengaran menurun, hilang perasaan, sulit
kadar normal Hg dalam darah 5 µg/l – 10
                                                             mengingat (WHO, 1976).
µg/l, di dalam rambut 1 mg/kg - 2 mg/kg
sedangkan dalam urine 4 µg/l.                                        Berbeda bentuk senyawa Hg,
                                                             berbeda pula dampak pada sistem syarafnya,
       Occupational Safety and Health
                                                             karena distribusi di dalam tubuh tidak
Administration   (OSHA)    menghendaki
                                                             melalui jalan yang sama. Ketika menghirup
                                                                      Pajanan Merkuri…(Sintawati)



uap Hg, uap Hg langsung masuk ke                  beberapa orang (ATSDR, 1999). Efek akut
peredaran darah dan dengan cepat diedarkan        pada paru terjadi pada pajanan uap Hg 1-3
ke seluruh tubuh sampai mencapai otak.            mg/m3. Kadar uap Hg atau Hg-anorganik
Menghirup atau menelan MeHg dalam                 0,05 mg/m3 tidak menyebabkan intoksikasi
jumlah besar juga akan menuju otak dan            pada para pekerja yang terpajan selama 8
mempengaruhi sistem syaraf. Garam-garam           jam kerja dalam 5 hari per minggu (WHO,
Hg-anorganik seperti merkurik chlorida tidak      1986).
masuk ke otak secepat MeHg atau uap Hg.
                                                          Uap Hg diabsorpsi secara lambat
         Ginjal juga      sensitif terhadap       pada jalur pencernaan tetapi uap Hg
pengaruh Hg karena Hg terakumulasi dalam          diabsorpsi melalui pernapasan 75 – 85%.
ginjal dan menyebabkan pajanan yang tinggi        Gejala keracunan: batuk, sesak napas,
pada jaringan ginjal dan akhirnya berbahaya.      dyspnea, bronchitis, pneumonitis, kapasitas
Semua      bentuk    senyawa      Hg   dapat      menurun, pulmonari edema, kematian.
membahayakan ginjal jika jumlahnya cukup          Terhadap CNS dari dampak keracunan
tinggi. Jika kadar Hg tidak terlalu tinggi,       ditunjukkan adanya gejala-gejala respiratori.
ginjal dapat membersihkannya.
                                                          Beberapa penelitian pada binatang
         Efek pada ginjal, Hg-anorganik dapat     melaporkan bahwa bahaya terhadap sistem
berbahaya pada perut dan pencernaan,              syaraf muncul setelah terjadi pajanan Hg-
menghasilkan gejala nausea, diare parah bila      anorganik dengan kadar yang tinggi dan
tertelan dalam jumlah banyak. Hanya sedikit       dalam waktu yang lama. Pajanan Hg-
informasi tentang dampak pada manusia             anorganik dengan kadar yang tinggi dalam
yang terpajan oleh Hg-anorganik dalam             waktu yang singkat menunjukkan dampak
jangka lama.                                      terhadap    perkembangan      fetus   dan
                                                  menyebabkan keguguran.
        Bahaya pada mulut dan paru dapat
juga muncul pada pajanan uap Hg dengan                    Efek Hg pada anak-anak adalah
kadar rendah tetapi dalam jangka waktu yang       serupa dengan efek Hg pada orang dewasa.
lama (sebagai contoh pekerja yang sudah           Anak-anak yang telah terpajan oleh tablet
bekerja bertahun-tahun). Kadar Hg metal di        mercurous chlorida berlebih untuk obat
udara tempat kerja pada umumnya lebih             cacing atau mercurous chlonida dalam bahan
tinggi dari kadar normal udara pada               tumpatan      gigi telah menaikkan denyut
masyarakat umumnya.                               jantung atau tekanan darah. Ritme jantung
                                                  tidak normal juga terlihat pada anak-anak
        Dalam waktu yang pendek (jam) uap
                                                  yang telah makan makanan yang terbuat dari
Hg yang tinggi di udara, akan berbahaya
                                                  tepung yang terkontaminasi MeHg dengan
terhadap mulut dan mengiritasi paru-paru
                                                  kadar sangat tinggi. Gejala lain pada anak
melalui jalur udara, yang akan menyebabkan
                                                  anak yang terpajan oleh mercurous chlonida
sesak nafas, rasa terbakar pada paru-paru dan
                                                  adalah gusi membengkak merah, air liur
batuk. Dampak lain dari pajanan uap Hg
                                                  berlebih, kehilangan berat badan, diare atau
adalah nausea, muntah, diare, tekanan darah
                                                  sakit perut, kejang/kram di kaki atau tangan.
dan detak nadi naik, skin rashes, dan iritasi
                                                  Bahaya ginjal adalah sangat umum setelah
mata.
                                                  terpajan oleh Hg-anorganik.
       Banyak penelitian pada manusia
                                                           Anak-anak yang menghirup uap Hg,
yang menghirup Hg metal dalam waktu
                                                  makan makanan atau bahan lain yang
panjang berakibat untuk tidak mempunyai
                                                  mengandung penilmerkuri atau mengandung
anak. Penelitian-penelitian terhadap pekerja
                                                  garam-garam         Hg-anorganik       atau
yang terpajan oleh uap Hg               juga
                                                  menggunakan salep yang mengandung MeHg
menunjukkan gejala kanker meningkat.
                                                  akan berkembang menjadi acrodynia atau
Kontak kulit dengan Hg metal telah
                                                  sakit pink. Acrodynia dapat merupakan kram
menunjukkan gejala reaksi alergi pada
                                                  kaki yang parah, iritabilitas, dan kulit


* Peneliti pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi
Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 7 No. 2, Agustus 2008 : 786 - 794



menjadi merah tidak normal diikuti dengan                             Daya racun pada sistem dan organ
tangan, hidung, tungkai dan kaki yang                        lain. Daya racun pada cardiovascular. Hg-
mengelupas, gatal, bengkak, denyut jantung                   organik dan ion Hg terakumulasi dalam
meningkat, tekanan darah meningkat, air liur                 jantung dan telah berasosiasi dengan tekanan
atau keringat berlebihan, ruam, resah, sulit                 darah dan ritme jantung yang tidak normal
tidur dan lemah. Kejadian tersebut hanya                     seperti tachycardia dan ritme jantung
pada anak-anak, tetapi baru-baru ini                         ventricular. Tidak diketahui apakah efek
dilaporkan bahwa remaja dan orang dewasa                     langsung daya racun terhadap jantung dari
telah menunjukkan gejala acrodynia.                          merkuri atau efek tidak langsung yang
                                                             disebabkan oleh kontrol syaraf dari fungsi
         Kadar Hg maksimal dalam darah 500
                                                             jantung. Beberapa penelitian dilaporkan
  g/l, pada keadaan ini sudah dapat
                                                             tachycardia, tekanan darah tinggi dan
menimbulkan gejala parestesia dan disartria,
                                                             palpitasi jantung setelah terpajan uap Hg
dan pada kadar Hg dalam darah 3000 - 4000
                                                             akut. Hubungan positif telah didapat antara
  g/l akan menimbulkan kematian. Keracunan
                                                             palpitasi jantung dan kadar Hg dalam urine
akut Hg dapat disebabkan oleh Hg-anorganik
                                                             pada pekerja dari pabrik alkali-chlor.
yang masuk melalui pencemaan dan juga
                                                             Tachycardia dan tekanan darah terjadi pada
akibat inhalasi uap Hg. Keracunan kronik Hg
                                                             anak yang       menggunakan obat calomel
melalui pencernaan biasanya dari makanan
                                                             (bubuk penumbuh gigi), obat cacing dan
yang terkontaminasi Hg dimana akan
                                                             dipers.
menimbulkan gejala parestesia, ataksia,
paralysis, kebutaan, tuli, dan dapat                                 Penelitian yang mengukur kadar uap
menyebabkan       kematian.    Gejala     ini                Hg dalam ruangan praktek para dokter gigi
tergantung dari besarnya dosis keracunan.                    melaporkan bahwa kadar uap Hg di ruangan
Pada keracunan ini dapat menyerang hampir                    berkisar 1 – 90 µg/m3 dan 13% mempunyai
semua sistem susunan syaraf pusat,                           kadar > 50 µg/m3. Perbedaan yang ada
sasarannya adalah cortex dan hemiphere                       bergantung pada banyaknya tumpatan
cerebral, terutama gyrus precentalis dan area                merkuri yang dilakukan oleh para dokter gigi
striata. Keracunan kronik Hg juga dapat                      (Sundoro Edi Hartini, 2005). Menurut
melalui kulit dibuktikan dengan percobaan                    ACGIH kadar uap Hg di tempat kerja 0,05
binatang, dimana air mengandung 2% HgCI2,                    mg/m3 (= 50 µg/m3) TWA. Berarti ada 13%
dapat diserap melalui kulit selama 5 jam,                    yang berisiko kena gangguan kesehatan bila
sendangkan percobaan dengan menggunakan                      tinggal dalam ruangan tersebut lebih dari 8
etil ataupun metil merkuri pada binatang                     jam kerja per hari atau lebih dari 40 jam kerja
belum diketahui. Gejala keracunan pada kulit                 per minggu. Penelitian ini menunjukkan
menimbulkan luka bakar tingkat dua (WHO,                     bahwa udara ruangan prektek dokter gigi ada
1976). Distribusi Hg dapat disebarkan ke                     13% yang memberi              risiko terhadap
seluruh tubuh secara cepat, akan menembus                    kesehatan.
melewati plasenta, jaringan darah dan otak.
                                                                     Sejumlah 400 pasien dengan gejala
Distribusi dalam sel-sel dan plasma
                                                             neuropsychiatric yang berkaitan dengan Hg
tergantung juga dari bentuk Hg ( WHO,1976
                                                             dihitung. Apo-E(ε)4 ditemukan pada
& 1990).
                                                             kelompok berisiko dengan p < 0,001.
        Racun      terhadap      immunitas.                  Kelompok tersebut mempunyai Hg amalgam
Autoimmune glomerular nephritis terjadi                      tambal gigi 13,7 dan 31,5 Hg amalgam
karena pajanan ion Hg. Penelitian terhadap                   permukaan gigi. Nilai tersebut > nilai
T-cell, T-helper, T-suppresor cell dengan                    maksimum tolerable daily intake Hg
kadar Hg dalam darah dan urine dan udara                     amalgam. Diagnosis klinis keracunan Hg
tempat kerja. Kenaikan T-cell, T-helper cell,                kadar rendah secara kronis sulit dibuktikan
T-suppressor cell ditandai sebagai stimulus                  karena gejala tidak spesifik. Dental amalgam
produksi T-lymphocyte.                                       merupakan sumber Hg yang terakumulasi
                                                             dalam otak, darah dan urine. Jumlah Hg
                                                                        Pajanan Merkuri…(Sintawati)



dalam permukaan gigi meningkat, Hg dalam           bahwa reaksi alergi kelompok orang yang
urine juga meningkat. Genotipe Apo-E               sensitif yang disebabkan oleh tumpatan
berguna untuk biomarker meningkatnya               amalgam < 2% dari pasien-pasien yang
risiko neurophatology, termasuk Amalgam            diperiksa.
dental ketika pasien terpajan Hg kadar rendah
                                                           Penelitian – penelitian kesehatan
dalam waktu yang lama. Kadar Hg urine 347
                                                   kerja dari berbagai Industri yang pernah
  g/g creatinine dibandingkan kelompok
                                                   dilakukan adalah sebagai berikut (dikutip
kontrol 3,9 g/g creatinine (kelompok yang
                                                   dari IARC, 1993). Penelitian mengukur kadar
tidak terpajan Hg amalgam) (Godfrey E.
                                                   Hg di udara tempat kerja dengan kadar Hg
Michael et al, 2003).
                                                   dalam urine dan darah pekerja.
       Stadler pada tahun 1991 dalam
Sundoro Edi Hartini, 2005 menyatakan

                       Tabel 1. Penelitian Kesehatan kerja Pajanan merkuri




* Peneliti pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi
Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 7 No. 2, Agustus 2008 : 786 - 794



     Tabel 1 lanjutan ...




                                                             tidak dianjurkan karena sulit membersihkan
        Yip Kong et al, 2003 dalam
                                                             merkuri     yang     tercecer.   Selain    itu
reviewnya menyimpulkan bahwa gangguan
                                                             menggunakan alat pelindung diri seperti
kesehatan yang berkaitan dengan penguapan
                                                             sarung tangan dan masker sangat dianjurkan
Hg dari bahan tumpatan gigi masih
                                                             ketika membersihkan sisa sisa amalgam yang
merupakan diskusi ilmiah.
                                                             tercecer. Hal-hal tersebut perlu diperhatikan
        Hasil-hasil penelitian yang telah                    sebagai penanganan standar tumpatan
dilakukan dari tahun 1985 – hingga tahun                     amalgam.
2003 mulai dari mengukur kadar Hg di udara
dalam ruangan praktek dokter gigi, mengukur
kadar Hg dalam urine dan darah, melihat                      KESIMPULAN DAN SARAN
genotype Apo-E(ε)4, dan reaksi alergi yang
                                                                     Tumpatan amalgam mengeluarkan
ditemukan oleh dokter gigi ketika
                                                             bahan berbahaya berupa uap Hg yang akan
memberikan tumpatan amalgam,          dapat
                                                             dapat memajan dokter gigi, asistenya dan
disimpulkan bahwa tumpatan amalgam gigi
                                                             pasien, monitoring pajanan tersebut dapat
memang merupakan sumber pajanan uap Hg
                                                             dilakukan dengan mengukur kadar Hg dalam
baik melalui udara maupun kontak dengan
                                                             darah atau urine kelompok terpajan.
kulit namun masih dapat dianalisis dan
                                                             Pengukuran secara berkala kadar Hg ruangan
diukur kadarnya. Risiko yang diberikan
                                                             praktek perlu dilakukan. Risiko yang terjadi
masih < 13% melalui udara dalam ruangan
                                                             karena kadar Hg dalam udara ruangan
praktek. Penyakit yang berkaitan dengan
                                                             praktek dokter gigi ad a13% yang melebihi
keracunan uap Hg dalam ruang praktek
                                                             nilai ambang batas menurut ACGIH.
dokter gigi belum ditemukan.
                                                             Penyakit yang berkaitan dengan keracunan
        Oleh karena itu, bila bahan tumpatan                 uap Hg dalam ruang praktek para dokter
gigi menggunakan aloi dan merkuri secara                     gigi pada dokter gigi dan asistennya belum
terpisah, merkuri harus disimpan dalam                       ditemukan.
tempat yang tertutup rapat dan tidak bisa
                                                                   Untuk mengurangi kadar Hg dalam
pecah serta dalam suhu udara yang rendah.
                                                             udara ruangan praktek dapat dilakukan
Penggunaan karpet dalam ruangan praktek
                                                                                  Pajanan Merkuri…(Sintawati)



dengan cara menggunakan amalgam yang                     Risher J.F., Murray H.E., and Prince G.R: Organic
sudah tersedia dalam kapsul yang sudah                               Mercury Compounds: Human Exposure
                                                                     and its Relevance to Public Health.
diatur takarannya dan penggunaan high                                Journal of Toxicology and Industrial
copper     alloy    yang     hanya    sedikit                        Health, 2002, vol.18, no. 3: 109 – 160.
menggunakan merkuri. Secara berkala perlu                Sumawinata Narlan, 1998: Tambalan Amalgam. Alih
dilakukan monitoring kadar Hg di ruangan                             bahasa dari Dental Amalgam- A Health
                                                                     Hazard. Penerbit Buku Kedokteran.
praktek, dan pemeriksaan kadar Hg dalam                  Sundoro Edi Hartini, 2005: Serba-serbi Ilmu
urine dan darah para tenaga kesehatan gigi.                          Konservasi Gigi. Penerbit Universitas
                                                                     Indonesia, Jakarta, 2005.
                                                         Tsuji S. Joyce, Pamela R.D. Williams, Melanie R.
DAFTAR PUSTAKA                                                       Edwards, Krishna P. Allamneni, Michael
                                                                     A. Kelsh, Dennis J. Paustenbach, and
                                                                     Patrick J. Sheehan, 2003; Evaluation of
Bryson D. Peter, 1989; Comprehensive Review in                       Mercury in Urine As an Indicator of
           Toxicology. Second edition, an Aspen                      Exposure To Low Levels of Mercury
           Publication, Maryland, page 501 — 508.                    Vapor Environmental Health Perspectives
Carson L. Bonnie, Harry V. Ellis III, Jayy L. Mc Cann:               vol. 111 no. 4, April 2003.
           Toxicology and Biological Monitoring of       United State Departement of Health and Services,
           Metals in Humans, including Feasibility                   Public Health Service : Agency for Toxic
           and Need. Lewis Publishers, Inc, p. 150 –                 Substances      and    Disease     Registry,
           155.                                                      Toxicological Profile for Mercury, 1999.
Clarkson W. Thomas: The Three Modern Faces of                        (ATSDR, 1999)
           Mercury.          Environmental      Health   World Health Organization: Environmental Health
           Perspectives, vol. 110, Suplement 1,                      Criteria 118; Inorganic Mercury, IPCS,
           February, 2002.                                           Geneva, 2001.
Godfrey E. Michael, Damian P., Wojcik and Cheryl A.      World Health Organization: Environmental Health
           Krone; Apolyprotein E Genotyping as a                     Criteria 101; Methyl- Mercury, IPCS,
           Potential    Biomarker       for    Mercury               Geneva., 1990
           Neurotoxicity. Journal of Alzheimer’s         World Health Organization: Environmental Health
           Disease 5 (2003: 189 – 195.                               Criteria 60;Principles and Methods for the
Gradjean Phillippe, Esben Budz-Jorgensen, Poul J.                    Assessment of Neurotoxicity Associated
           Jorgensen and Pal Wehe: Umbilical Cord                    With Exposure to Chemicals. IPCS,
           Mercury oncentration as Biomarke of                       Geneva. 1986.
           Prenatal Exposure to Methylmercury.           World Health Organization (1976); Environmental
           Environmental Health Perspectives vol                     Health Criteria 1, Mercury.
           111, no.7, July 2005.                         Yip Kong HK and Terry Cutress Wellington: Dental
Mahaffey R. Kathryn, 2005; Mercury Exposure:                         Amalgam         and     Human        Health.
           Medical and Public Health Issues.                         (International Dental Journal vol 53, no. 8,
           Transactions of the America n Clinical and                2003).
           Climatological Association, vol. 116,
           2005.




* Peneliti pada Puslitbang Biomedis dan Farmasi

								
To top