Bahan Galian
Document Sample


BAHAN GALIAN GOLONGAN C 1. Lempung Merupakan endapan alluvium berwarna abu-abu, bersifat lunak, lembab dengan plastisitas sedang – tinggi, keras dalam keadaan kering, mudah digali. Dapat digunakan untuk pembuatan bata merah, genting maupun gerabah. Sebaran lempung ini cukup luas yaitu Selatan kota Palu menempati daerah Jeneoge, Palo dan Maranata. Sedangkan di sebelah Utara kota Palu menempati daerah Telisa – Tavaili. 2. Pasir dan Sirtu Merupakan endapan dasar dan bantaran sungai, berbutir halus – kasar, bersudut tanggung – bundar, mengandung sedikit kerikil, mudah digali, Komponen pasir terdiri dari pecahan granit, diorit dan batuan ubahan, mengandung banyak silika. Berguna untuk pasangan beton maupun urugan dasar jalan. Sebaran pasir banyak dijumpai pada alur Binangga Palu dan Binangga Lewara. Adapun Sirtu merupakan campuran pasir, kerikil hingga bongkahan. Banyak dijumpai di Binangga-binangga Palu, Miu, Wuno, Gumbasa, Lewara, Benteng, Pondo, Kawarona, Taipa, Lampaga, Tavaeli, dan Labuhan. Penambangan banyak dilakukan di Binangga Labuan dan tepi teluk Palu dengan menggunakan alat berat dan crusher (peremuk batu). Bahan galian tersebut dikirim ke Kalimantan Timur dan dipakai di sekitar kota Palu. 3. Batu belah Terdiri dari granit, granodiorit dan andesit. Batuan granit segar berwarna putih berbintik hitam dan bertekstur kasar, sedangkan andesit berwarna abu-abu kehitaman dan bertekstur halus kesemuanya bersifat keras dan pejal. Berguna untuk bahan pondasi bangunan gedung maupun untuk pondasi jalan. Sebaran batu belah terletak di sebelah Timur dan Barat kota Palu, namum karena kondisi medan yang cukup terjal, sampai saat ini belum ada yang mengusahakan. 4. Batu gamping Batu gamping klastik dan terumbu, berwarna putih kotor, keras dan pejal. Dapat digunakan untuk ndustri semen dan kapur tohor. Dijumpai di tepi jalan raya menuju Donggala dengan cadangan yang cukup besar.
Related docs
Get documents about "