Alat Pemadam Api dan Penaggulangan Bahaya Kebakaran

Document Sample
Alat Pemadam Api dan Penaggulangan Bahaya Kebakaran Powered By Docstoc
					JL. RAYA CIKARANG CIBARUSAH NO. 6 KM 71
                           BEKASI 17340
                   PENGERTIAN
                      ALAT
                PEMADAM API RINGAN
APAR MEMPUNYAI 2 SISTEM :
Sistem Stored Pressure:
 Yaitu APAR yang gas penekan ditempatkan
  kedalam tabung berisi bahan pemadam.

Sistem Gas Cartridge:
 Yaitu APAR yang bahan pemadamnya terpisa
  dengan gas penekan ( Cartridge ). Gas penekannya
  adalah Co2.
TAMPILAN
 Alat Pemadam Api Ringan ( APAR )
Ialah alat pemadam api yang berbentuk tabung yang mudah
  dioperasikan oleh satu orang dan mudah dijinjing atau di
  bawa. Alat pemadam api ringan ditujukan untuk
  memadamkan api awal pada mula terjadi kebakaran.
 Berat ( APAR ) 1 Kg sampai dengan 9 Kg. Lebih dari itu
  disebut APAR Mobile Unit
( Kereta dorong ) kecuali Carbon Dioxide
CARTRIDGE SYSTEM
STORED PRESSURE TYPE
    LANGKAH YANG PERLU DILAKUKAN BILA
    TERJADI KEBAKARAN

  Jangan Panik, Usahakan Tenang :
ingat setiap kepanikan akan mengurangi daya piker dan gerak anda.
 Bunyikan Alarm :
Alaram dibunyikan untuk memberitahukan adanya kebakaran dan melakukan langkah langkah
   pengamanan.
 Pergunakan APAR Yang Cepat, Aman Dan Tepat (CAT) :
Kecepatan, aman dan ketepatan memakai APAR akan berpengaruh dalam memadamkan api.
 Beritahukan Dinas Pemadam :
Untuk menanggulangi bahaya kebakaran yang besar dibutuhkan bantuan khusus dari DINAS
   PEMADAM KEBAKARAN.
 Matikan Aliran Listrik, Gas Dan Aliran Bahan Bakar :
Dalam kebakaran kita berusaha mengurangi segala kemungkinan yang dapat menambah besar
   kebakaran, korban dan bahaya.
 Pemadamman Api Dengan APAR Disertai Pada Perhitungan dan Kewaspadaan :
Jangan mempertaruhkan nyawa sia sia karna kecerobohan diri sendiri sehingga terjebak dalam
   kebakaran api.
  JENIS BAHAN YANG DIPAKAI PADA SAAT
  PEMADAMAN API
 AIR ( WATER )


 Karbon Dioksida ( CO2 )


 Serbuk kimia kering ( Dry Chemical Powder )


 Pengganti Halon ( Gas )
   API DIBAGI MUNURUT KELASNYA

 “A” = KEBAKARAN PADA MUDAH TERBAKAR YANG MENIMBULKAN
   ARANG/KARBON
( CONTOH : KAYU, KERTAS, KARTON/KARDUS, DLL)

 “B” = KEBAKARAN PADA BENDA CAIR MUDAH TERBAKAR
( CONTOH : BAHAN BAKAR, BENSIN, LILIN, GEMUK, DLL )

 “C” = KEBAKARAN PADA GAS
( CONTOH : LPG, LNG, METAL, DLL )

 “E” = KEBAKARAN PADA PERALATAN YANG MENGGUNAKAN TENAGA
  LISTRIK/ MENIMBULKAN TENAGA LISTRIK
( CONTOH : ARUS PENDEK PADA TEGANGAN )
  AKIBAT KEBAKARAN TERJADI


 KERUGIAN HARTA BENDA


 KORBAN JIWA ATAU CACAT


 KERUGIAN/KEHILANGAN USAHA


 EKONOMI SOSIAL
                         KEBAKARAN
                         ADALAH API
                     YANG TAK TERKENDALI
Kebakaran adalah musibah yang dapat menimpah siapa saja dan kapan
saja. Kerugian yang ditimbulkan oleh kebakaran makin tahun makin
besar dan kecendrung ini terjadi bukan di indonesia saja tetapi diseluruh
Dunia.
Kebakaran dapat mengubah jalan hidup dan kehidupan manusia dalam
waktu relatip singkat dan tampa dapat diduga kapan bias terjadi
kebakaran.
Kebakaran itu sendiri tidak pernah akan hilang dari muka bumi ini karna
api merupakan salah satu bagian dari kebutuhan manusia yang akan
berjalan seiring kehidupan manusia dan perkembangan teknologi.
 Namun demikian manusia sebenarnya bukan tidak berdaya dalam
menghadapi kebakaran. Kerugian besar dapat terjadikarna tidak ada atau
kurang persiapan terhadap kemungkinan kebakaran.
Teknoligi dalam pencegahan, pengawasan dan penanggulangan
kebakaran terus meningkat, tetapi yang penting tentu adalah apakah
teknologi ini dimamfaatkan atau tidak.
Tingkat pengamanan terhadap bahaya kebakaran tergantung
dari berbagai factor antara lain:
 Kesadaran akan bahaya kebakaran (Fire
  Consciousness)
 Pengetahuan tentang api dan pencegahan
  kebakaran (Knowledge)
 Ketrampilan mempergunakan alat pemadam api
  dan peralatan lainnya (Skill)
 Saran dan kualitas peralatan (Equipment)
 Perawatan peralatan alat pemadam api
  (Maintenance)
Fator lain yang perlu diperhatikan adalah :



 Terbatasnya pengetahuan kebakaran

 Kecerobohan

 Kesengajaan

 Alam
DASAR SISTEM PEMADAMAN API
ADALAH

 Cara penguraian          : Suatu cara pemadaman api
  dengan jalan memisahkan atau meyingkirkan bahan –
  bahan yang mudah terbakar.
 Cara pendinginan         : pemadaman api dengan
  jalan menurunkan panas, sehingga tempratur bahan
  yang terbakar turun sampai dibawah titiknya.
 Cara isolasi             : pemadaman api dengan jalan
  menurunkan kadar oksigen sampai dibawah 12%. Cara
  ini disebut juga lokalisasi, yaitu mencegah reaksi
  dengan oksigen.
 Kombinasi                : 1 – 2 – 3.
MANAGGULANGI
BAHAYA KEBAKARAN
1.   Pencegahan ( Fire Prevention )
2.   Pemadaman ( Fire Protection )


         1. PENCEGAHAN :              1. PENERANGAN
                                      2. PENDIDIKAN
                                      3. PERATURAN / DISIPLIN
                                      4. LATIHAN


         2. PEMADAMAN :               1. TRADISIONAL
                                      2. APAR
                                      3. HYDRANT HOSE REEL
                                      4. OTOMATIS : SPRINGKLER & FIXED SYST
JARAK PENEMPATAN ALAT PEMADAM API RINGAN
PANTANG PULANG SEBELUM PADAM
Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan ( A.P.A.R ) :
                                                       P.A.S.S
                                   Pull atau Tarik Pin hingga segel putus atau
                                                          terlepas.
                                             Pin berada diatas Tabung A.P.A.R
                                          Pin juga berfungsi sebagai pengaman
                                          handle atau pegangan dari penekanan
                                                   yang tidak disengaja.
                                   Aim atau Arahkan nozzle atau ujung hose
                                            yang kita pegang ke arah pusat api.
                                   Squeeze atau Tekan handle atau Pegangan
                                         Untuk mengeluarkan/menyemprotkan
                                         isi tabung. Pada beberapa merk handle
                                           penyemprot terletak Dibagian ujung
                                                            hose.
                                     Sweep atau Sapukan nozzle yang kita
                                            pegang ke arah Kiri dan Kanan api,
                                              agar media yang disemprotkan
                                      merata mengenai api yang sedang terbakar
Perlu diingat setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki kemampuan jangkauan yang berbeda, disamping
     itu perhatikan arah angin sebelum kita mulai menyemprotkan isi tabung pemadam api ringan. Jangan
   sampai posisi kita berdiri berlawanan dengan arah angin, karena angin akan meniup kembali media yg kita
     semprotkan kearah kita berdiri. Sebaiknya kita berdiri diposisi membelakangi arah angin selain untuk
    menghindari tiupan hawa panas juga menghindarkan kita dari media yg kita semprotkan kembali kearah
                                                          kita.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2272
posted:9/13/2010
language:Indonesian
pages:18
Description: Alat pemdam api, bahaya api, bahaya kebakaran