Penyusunan Program dan Kegiatan RPJM 2010-2014
Arum Atmawikarta Dit. Kesehatan dan Gizi Masyarakat BAPPENAS
Jakarta, 10 November 2008
HP : 0811-946354 Email : arum@bappenas.go.id Atau : hadiat@bappenas.go.id
Sistematika
Permasalahan saat ini Tujuan dan sasaran Ruang lingkup Landasan hukum Restrukturisasi program dan kegiatan Penyusunan program dan kegiatan Rencana kerja
Permasalahan saat ini
Program disusun berdasarkan input based Program digunakan oleh beberapa K/L Program dan kegiatan dengan alokasi dana bervariasi Program dan kegiatan mempunyai level yang sama Program tidak terkait langsung dengan kegiatan Program “generik” untuk menampung biaya overhead
Tujuan dan Sasaran
Tujuan
• Mempersiapkan program dan kegiatan RPJM 2010-2014 • Meletakan prinsip dasar anggaran berbasis kinerja • Meningkatkan akuntabilitas kinerja organisasi • Mendukung transparansi dalam proses perencanaan dan penganggaran
Sasaran
• Memperbaiki sistem perencanaan dan penganggaran • Menjamin kesinambungan • Disiplin agregat, efisiensi dan efektivitas sumberdaya, akuntabilitas
Ruang lingkup
Mekanisme penyusunan program dan anggaran Mekanisme penyusunan indikator kinerja
Landasan hukum
UU No. 25/2004: SPPN UU No. 17/2003: Keu Negara PP No. 21/2004: RKA-K/L PP No. 39/2006: Pengendalian dan evaluasi Permen PAN No.9/2007: Penetapan indikator
Restrukturisasi Program dan Kegiatan
Prinsip
• Prinsip Kesejajaran: ProgramSasaran pemerintah • Prinsip Kesesuaian:Akuntabilitas organisasi Capaian indikator kinerja
Arsitektur Program
• Struktur organisasi • Struktur Anggaran • Strutur Perencanaan Kebijakan • Struktur Manajemen Kinerja
BAGAN ARSITEKTUR PROGRAM
Indikator Kinerja
• Input • Kegiatan • Output • Outcomes • Impacts
Bagan Informasi Kinerja
DAMPAK Hasil pembangunan yg diperoleh dari pencapaian outcome Apa yg ingin dirubah
OUTCOME
Metode Penyusunan
Manfaat yg diperoleh dlm jangka Menengah utk beneficieries tertentu Sbg hasil dari output
Apa yg ingin dicapai
OUTPUT
Produk/barang/jasa akhir yg dihasilkan
Apa yg dihasilkan (barang) Atau dilayani (jasa)
KEGIATAN
Metode Pelaksanaan
Proses/kegiatan menggunakan input Menghasilkan output yg diinginkan
Apa yg dikerjakan
INPUT
Sumberdaya yg memberikan Kontribusi dlm menghasilkan output
Apa yg digunakan dlm bekerja
Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007
Contoh Informasi Kinerja Dalam Arsitektur Program
Meningkatkan Kesehatan Masyarakat SASARAN POKOK DAMPAK Hasil Pemb. yg diperoleh dr pencapaian outcome
Menurunnya AKI dan AKB
Sasaran Strategis Sasaran Program
OUTCOME
Manfaat yg diperloleh dlm Jk menengah utk beneficieries ttt sbg hasil dr output
Cakupan Yankesmas bagi XX juta jiwa penddk miskin Pelayanan kesehatan bagi Penddk miskin di Puskesmas
Sasaran Kegiatan
OUTPUT
Produk/barang/jasa akhir Yg dihasilkan
KEGIATAN
KEGIATAN
Proses/kegiatan menggunakan Input menghasilkan output Yg diinginkan
Jml pengadaan obat Tenaga medis dan Peralatan kesehatan
SUB-KEGIATAN
INPUT
Sumberdaya yg memberikan Kontribusi dlm menghasilkan output
Contoh Informasi Kinerja Dlm Arsitektur Program pada Ditjen Binkesmas
Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
DAMPAK
KESEHATAN MASYARAKAT (??)
PROGRAM
Menurunnya AKI
Menurunnya AKB ESELON I
OUTCOME
Prevalensi Kekurangan Gizi
KEGIATAN
Perbaikan Gizi
Pertolongan Persalinan o/ Nakes Peningkatan Kesehatan Ibu
Cakupan imunisasi dasar Peningkatan Kesehatan anak
Cakupan Yankes Di Puskesmas
Kesehatan komunitas
OUTPUT KEGIATAN
SUB KEGIATAN
• MP-ASI • kapsul Vit.A • dll
• Tenaga bidan • Psksmas Poned • dll
• Imunisasi • vaksin • dll
• Alat puskesmas • dokter • dll
INPUT
ESELON II
ESELON II
ESELON II
ESELON II
Penyusunan Program dan Kegiatan
Penyusunan Program Penyusunan Kegiatan Rekapitulasi Program dan Kegiatan
BAGAN TAHAPAN PENYUSUNAN PROGRAM
TAHAP PENYUSUNAN PROGRAM
TAHAP PENYUSUNAN KEGIATAN TAHAP REKAPITULASI
LANGKAH 1
LANGKAH 2
LANGKAH 3
LANGKAH 4
LANGKAH 5
LANGKAH 6
LANGKAH 7
IDENTIFIKASI VISI, MISI DAN SASARAN STRATEGIS K/L
PENYUSUNAN INDIKATOR SASARAN STRATEGIS (IMPACT)
PENYUSUNAN INDIKATOR PROGRAM (OUTCOME)
PENYUSUNAN PROGRAM
PENYUSUNAN INDIKATOR KEGIATAN (OUTPUT)
PENYUSUNAN KEGIATAN
REKAPITULASI PROGRAM, KEGIATAN DAN INDIKATOR K/L
TUPOKSI ESELON 1
TUPOKSI ESELON 2
Jenis Program
Program Prioritas: Pelayanan kepada kelompok masyarakat Program Manjemen dan Pengarahan: Mendukung pelayanan birokrasi dan administrasi
Jenis Kegiatan
Kegiatan Prioritas: Langsung pelayanan kepada masyarakat Kegiatan Dasar dan Penunjang:Pelayanan birokrasi dan administrasi/Internal
Nama Program vs Unit utama Depkes
No. 1 2 3 4 PROGRAM (2004-2009) Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara Pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur Penerapan Kepemerintahan Yang Baik Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan Lingkungan Sehat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Upaya Kesehatan Masyarakat Perbaikan Gizi Masyarakat Upaya Kesehatan Perorangan Obat dan Perbekalan Kesehatan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Sumber Daya Kesehatan Pendidikan Kedinasan
NO. 1 2 3 4 5 6 7 8
ESELON I DEPKES INSPEKTORAT JENDERAL SEKRETARIAT JENDERAL DITJEN PPM & PL DITJEN BINKESMAS DITJEN YANMEDIK DITJEN YANFAR BADAN LITBANGKES BADAN PPSDM KESEHATAN
5
6 7 8 9 10 11 12 13 14
Form 1. LEMBAR KERJA PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN
KEMENTERIAN/LEMBAGA UNIT ESELON 1 VISI MISI TUGAS POKOK (a) : : : : (diisi (diisi (diisi (diisi nama Kementerian/Lembaga) nama unit Eselon 1) visi unit Eselon 1) misi unit Eselon 1) INDIKATOR TUPOKSI (c) INDIKATOR PROGRAM (OUTCOME) (d) USULAN PROGRAM (e) USULAN KEGIATAN (f)
FUNGSI (b)
1.
2. 3. 4. 5. UNIT ESELON 2 TUGAS POKOK (g) 1. 2. 3. 4. 5. :
1.
2. 3. 4. 5. (diisi nama unit Eselon 2) INDIKATOR TUPOKSI (i) 1. 2. 3. 4. 5. INDIKATOR KEGIATAN (OUTPUT) (j) USULAN KEGIATAN (k)
FUNGSI (h)
contoh
KETERANGAN : 1. Kolom (a, b, g dan h) diisi sesuai dengan Perpres Tupoksi Eselon I dan Eselon II masing-masing K/L 2. Kolom c, diisi indikator tupoksi yang diturunkan dari tupoksi Eselon 1 (merupakan ukuran pencapaian tupoksi Eselon 1 dan juga terkait dengan akuntabilitas program) 3. Kolom d, diisi indikator program (merupakan indikator manfaat (outcome) yang terkait dengan pencapaian Sasaran Program). Indikator Outcome harus “SMART” 4. Kolom e, diisi nama program. Satu program hanya dapat dilaksanakan oleh satu eselon 1A 5. Kolom f, diisi usulan kegiatan dari pelaksanaan program. Bagian ini merupakan hasil rekap dari kegiatan-kegiatan pada kolom k (usulan kegiatan) tabel unit Eselon 2 6. Kolom i, diisi indikator tupoksi yang diturunkan dari tupoksi Eselon 2 (merupakan ukuran pencapaian tupoksi Eselon 2 dan juga terkait dengan akuntabilitas kegiatan) 7. Kolom j, diisi indikator kegiatan (merupakan indikator produk atau pelayanan yang langsung dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan). Indikator Output harus “SMART” 8. Kolom k, diisi nama kegiatan. Satu kegiatan hanya dapat dilaksanakan oleh satu Eselon 2
Form 2 REKAPITULASI PENYUSUNAN PROGRAM DAN KEGIATAN
KEMENTERIAN/LEMBAGA UNIT ESELON 1 TUGAS POKOK FUNGSI : : : : (diisi (diisi (diisi (diisi nama Kementerian/Lembaga) nama unit Eselon 1) tugas pokok Eselon 1) fungsi Eselon 1)
USULAN PROGRAM
(l) 1.
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)
(m) 1.
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (OUTPUTS)
(n) 1. 2. 1.
USULAN KEGIATAN
(o)
UNIT ESELON 2
(p)
2.
1. 2.
2.
3.
1. 2.
3.
KETERANGAN : 1. Kolom l, diisi nama Program 2. Kolom m, diisi indikator program (indikator outcomes) 3. Kolom n, diisi indikator kegiatan (indikator outputs). Penulisan indikator kegiatan (indikator outputs) dilakukan head-to head terhadap indikator outcomes-nya 4. Kolom o, diisi nama Kegiatan. Penulisan Kegiatan disesuaikan dengan indikator kegiatannya (indikator outputs) 5. Kolom p, diisi nama unit Eselon 2 yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Kegiatan pada kolom o
Form 3A. INFORMASI INDIKATOR KINERJA PROGRAM
No
1 2
INDIKATOR UTAMA
NAMA INDIKATOR Mengidentifikasi nama dan kategori indikator (indikator outcome, jika juga merupakan indikator mainstreaming diberi tanda ) DEFINISI SINGKAT Memberikan penjelasan singkat mengenai indikator, dengan rincian yang jelas untuk memberikan pemahaman umum mengenai indikator tersebut TUJUAN / KEPENTINGAN Menjelaskan apa yang ingin dicerminkan dari sebuah indikator dan mengapa itu penting SUMBER/PENGUMPULAN DATA Menggambarkan darimana informasi didapat dan bagaimana pengumpulannya METODE PENGHITUNGAN Menggambarkan cara penghitungan indikator
FORM ISIAN
3 4 5
6
7 8 9 10 11
HAMBATAN PENGUMPULAN DATA Mengidentifikasi hambatan pengumpulan data atau informasi, terkait dengan pengukuran kinerja
TIPE PENGHITUNGAN Evaluasi/pengukuran kinerja (kumulatif atau non-kumulatif) JADWAL PELAPORAN Mengidentifikasi apakah indikator dilaporkan per-tigabulan atau pertahun INDIKATOR BARU Mengidentifikasi indikator baru atau secara signifikan berubah, atau yang tidak berubah dibanding tahun lalu KINERJA YANG DIHARAPKAN Mengidentifikasikan tingkat dan arah kinerja yang diharapkan PENANGGUNGJAWAB INDIKATOR Mengidentifikasi tanggungjawab secara individu/organisasi mengenai definisi, analisis data, interpretasi dan pelaporan yang terkait dengan indikator PENGELOLA DATA INDIKATOR Mengidentifikasi tanggungjawab secara individu/organisasi untuk memastikan data indikator telah terkumpul dan tersedia sesuai jadwal. WAKTU PELAKSANAAN PENGUMPULAN DATA INDIKATOR Tanggal yang ditetapkan untuk memulai pengumpulan data indikator STANDAR INDIKATOR Mengidentifikasi kinerja yang dapat diterima
12
13 14
Form 3B. INFORMASI INDIKATOR KINERJA KEGIATAN
No
1 2
INDIKATOR UTAMA
NAMA INDIKATOR Mengidentifikasi nama dan kategori indikator (indikator output, jika juga merupakan indikator mainstreaming diberi tanda ) DEFINISI SINGKAT Memberikan penjelasan singkat mengenai indikator, dengan rincian yang jelas untuk memberikan pemahaman umum mengenai indikator tersebut
FORM ISIAN
3
4 5 6 7 8 9 10 11
TUJUAN / KEPENTINGAN Menjelaskan apa yang ingin dicerminkan dari sebuah indikator dan mengapa itu penting
SUMBER/PENGUMPULAN DATA Menggambarkan darimana informasi didapat dan bagaimana pengumpulannya METODE PENGHITUNGAN Menggambarkan cara penghitungan indikator HAMBATAN PENGUMPULAN DATA Mengidentifikasi hambatan pengumpulan data atau informasi, terkait dengan pengukuran kinerja TIPE PENGHITUNGAN Evaluasi/pengukuran kinerja (kumulatif atau non-kumulatif) JADWAL PELAPORAN Mengidentifikasi apakah indikator dilaporkan per-tigabulan atau pertahun INDIKATOR BARU Mengidentifikasi indikator baru atau secara signifikan berubah, atau yang tidak berubah dibanding tahun lalu KINERJA YANG DIHARAPKAN Mengidentifikasikan tingkat dan arah kinerja yang diharapkan PENANGGUNGJAWAB INDIKATOR Mengidentifikasi tanggungjawab secara individu/organisasi mengenai definisi, analisis data, interpretasi dan pelaporan yang terkait dengan indikator PENGELOLA DATA INDIKATOR Mengidentifikasi tanggungjawab secara individu/organisasi untuk memastikan data indikator telah terkumpul dan tersedia sesuai jadwal. WAKTU PELAKSANAAN PENGUMPULAN DATA INDIKATOR Tanggal yang ditetapkan untuk memulai pengumpulan data indikator STANDAR INDIKATOR Mengidentifikasi kinerja yang dapat diterima
12
13 14
Organisasi
Dit KGM, Bappenas Dit Alokasi Pendanaan Pembangunan, Bappenas Rorengar kes Puskabangkes Sek P2PL Sek Yanmedik Sek Binkesmas Sek Yanfar Sek Badan Litbang Sek Badan PPSDM Sek Itjen
ISU
Tingkat Eselon 1 (form 1)
• Menyusun indikator outcome • Usulan program dan kegiatan
Tingkat Eselon 2 (form 1)
• Menyusun indikator output • Usulan kegiatan
Indentifikasi prog./keg. yg bersifat lintas sektor/prioritas nasional Penanggungjawab masing-masing usulan
Rencana kerja
Mempelajari Petunjuk Penyusunan Program dan Kegiatan ( 9-23 Oktober 2008) Pertemuan Bappenas dengan Masing-Masing Unit Utama (27 Okt - 27 Nov 2008) Pertemuan Bappenas dengan Seluruh Unit Utama ( 9 Des dan 16 Des 2008) Perumusan Program dan Kegiatan RPJM 2010-2014 (22 Des- 30 Des 2008)
Rencana Pertemuan Pendalaman
NO. 1 2 3 4 ESELON I DEPKES SEKRETARIAT JENDERAL DITJEN PPM & PL DITJEN BINKESMAS DITJEN YANMEDIK Tanggal (Minggu ke= 27Okt-27 Nov ) Tempat
Minggu-4 Minggu-4 Minggu-3 10 November
Ruang rapat Dirjen Yanmedik
5
6 7 8 9
DITJEN YANFAR
BADAN LITBANGKES BADAN PPSDM KESEHATAN INSPEKTORAT JENDERAL PUSKABANGKES
Minggu-2
10 November Minggu-3 Minggu-2 28 Oktober
Ruang rapat Puskabangkes Aula Litbangkes