Docstoc

bab03 perilaku organisasi,saepudin

Document Sample
bab03 perilaku organisasi,saepudin Powered By Docstoc
					                                                               == Diktat Perilaku Organisasi ==



                                             BAB III
                          LINGKUNGAN DAN TUJUAN ORGANISASI

Definisi :

     Definisi    lingkungan organisasi menurut Ulbert Silalahi : lingkungan organisasi
(manajemen) adalah sesuatu atau keseluruhan elemen-elemen yg. terdapat di dalam
atau di luar suatu organisasi yg. mempengaruhi operasi organisasi. Lingkungan
organisasi memiliki 2 dimensi, yaitu :

1. Lingkungan eksternal (general environment/macro environment).

2. Lingkungan internal organisasi.

     Organisasi    yang     memiliki   aktivitas     kompleks,   dengan     sendirinya    memiliki
lingkungan yang kompleks dan cepat berubah di mana hal tersebut akan mempengaruhi
organisasi dan strategi manajemen. Kepekatanggapan (responsiveness) organisasi
terhadap lingkungannya sangat penting dan menentukan bagi kelangsungan hidup
organisasi. Salah satu indikator efektivitas organisasi antara lain ditentukan oleh
kemampuan       adaptabilitas eksternal    (external    adaptability)      dari organisasi   yang
bersangkutan.

Lingkungan Eksternal

o   Terdiri dari : lingkungan umum (general/societal environment) dan lingkungan tugas
    (task environment).

o   Lingkungan umum adalah lingkungan yang mempengaruhi operasi organisasi secara
    tidak/kurang langsung. Misalnya : sosio kultural ekonomi, politik dan hukum, sumber
    alam, demografi (karakteristik masyarakat) , dll.

o   Lingkungan tugas adalah lingkungan yg. mempengaruhi operasi organisasi lebih
    langsung. Misalnya : pelanggan, pemasok, tenaga kerja, pesaing, pasar, investor,
    lembaga pemerintah, bahan baku, serikat pekerja, asosiasi organisasi usaha dan
    perdagangan, mass media/pers.

Sifat/Karakteristik Lingkungan Eksternal
     Salah satu sifatnya adalah ketidakpastian (uncertainty) ; yaitu keadaan di mana
pimpinan     organisasi    tidak   mempunyai       informasi   yang     cukup   tentang   keadaan
lingkungannya. Hal ini akan menyebabkan                 kesulitan bagi para manajer dalam
memperkirakan kecenderungan perubahan-perubahan lingkungan yang akan terjadi.
Ketidakpastian lingkungan dapat diklasifikasikan menjadi 4 kategori :

1. Ketidakpastian rendah (Low uncertainty) , memiliki karakteristik sbb :

Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                                  Hal : 13
                                                          == Diktat Perilaku Organisasi ==



    a.   Derajat kompleksitas elemen-elemen eksternal berjumlah sedikit,
    b.   Derajat perubahan elemen-elemen eksternal hampir tidak ada (kecil). Misalnya :
         lingkungan perusahaan container box, perusahaan bir, dll.

2. Ketidakpastian agak rendah (Low moderate uncertainty ) dengan karakteristik sbb :

    b. Derajat kompleksitas elemen-elemen eksternal berjumlah besar,
    c. Derajat perubahan elemen-elemen eksternal hampir tidak ada (kecil).
         Misalnya : Universitas/sekolah tinggi, konsultan akuntansi, dll.

3. Ketidakpastian agak tinggi (High moderate uncertainty), memiliki ciri sbb :

    a. Derajat kompleksitas elemen-elemen eksternal berjumlah sedikit,
    b. Derajat perubahan elemen-elemen eksternal        berlangsung    secara kontinu atau
         dinamik. Misalnya : fashion, pakaian, dll.

4. Ketidakpastian tinggi (High uncertainty), memiliki ciri sbb :

    a.   Derajat kompleksitas elemen-elemen eksternal berjumlah sedikit,

    b.   Derajat perubahan elemen-elemen eksternal berlangsung secara kontinyu atau
         dinamik. Misalnya : fashion, pakaian, dll.

         Mengapa memahami lingkungan eksternal itu penting ? Ingat analisis SWOT !
Pemahaman lingkungan eksternal dapat digunakan          untuk memahami hal-hal sebagai
berikut :

 Opportunities (peluang)

    Misalnya krisis energi tahun 1970-an memberikan peluang untuk mengembangkan
    sumber energi dari bahan yg. lain.

 Threats (ancaman)

    Misalnya : resesi ekonomi menjadi penyebab pemerintah mengurangi bantuan-
    bantuan sosial.

 Constraints (pembatas/kendala)

    Misalnya : aktivitas organisasi dibatasi oleh peraturan-peraturan pemerintah, norma-
    norma dan budaya, keberdaan teknologi, dll.

Kesimpulan Hasil Analisis Lingkungan Eksternal :

   Komponen lingkungan eksternal :
    1. Ekonomi
    2. Teknologi


Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                           Hal : 14
                                                          == Diktat Perilaku Organisasi ==



    3. Politik
    4. Budaya


   Hasil analisis diperoleh :
    1. Peluang
    2. Ancaman
    3. Kendala

   Kesimpulan : Apa yang mungkin organisasi lakukan ?
      Bagaimana caranya agar lingkungan eksternal yang mungkin menjadi peluang
dapat dimanfaatkan, yang menjadi ancaman dapat diredam atau sebagai kendala dapat
diatasi ?

   Organisasi dituntut untuk mengendalikannya dengan dua strategi :

1. Mengubah lingkungan internal sesuai tuntutan perubahan lingkungan eksternal,
    yang disebut dengan strategi adaptasi. Berbagai macam cara untuk beradaptasi
    terhadap lingkungan dapat dilakukan, antara lain mengubah struktur organisasi
    bagian pembatas (boundary) dan atau peredam (buffer), melakukan diferensiasi atau
    integrasi melalui perencanaan dan koordinasi, dll.


2. Menguasai dan mengendalikan lingkungan eksternal pada tingkat perubahan
    yang relatif kecil atau mengubah kearah yang menguntungkan organisasi, sehingga
    diperoleh kemungkinan performansi organisasi yang stabil atau bahkan tumbuh dan
    berkembang. Strategi ini dapat ditempuh melalui 2 cara, yaitu :

 Menciptakan hubungan baik dengan elemen lingkungan yang paling pentin melalui
    antara lain melakukan : merger, kontrak kerja sama (joint venture), dll.

 Membentuk lingkungan untuk mengubah ancaman dan hambatan menjadi peluang
    dengan melakukan tindakan mengubah bidang kegiatan, meningkatkan kegiatan
    politik dan memperluas      jaringan hubungan politik dengan pemerintah khususnya
    pembuat peraturan.

Lingkungan Internal

 Yaitu     lingkungan   yang   berada   di   dalam   perusahaan   berupa   sumber-sumber
    (resources) yang dimiliki organisasi.

 Lingkungan internal (sumber-sumber organisasi) menentukan apa yang dapat
    organisasi lakukan (what the organization can do ?), sedangkan lingkungan eksternal
    memberikan peluang, ancaman dan kendala bagi aktivitas dan tindakan organisasi.

Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                            Hal : 15
                                                        == Diktat Perilaku Organisasi ==



   Sumber-sumber organisasi :

    1. Sumber-sumber financial (financial resources),

    2. Sumber phisik (fhysical resources),



    3. Sumber daya manusia (human resources)

    4. Sumber-sumber sistem dan teknologi (system and technological resources).

Untuk lebih jelasnya sebagai berikut :

Sumber-sumber financial (financial resources)

Tiga aktivitas penting bagi manajer dihubungkan dengan sumber-sumber finansial :

   Acquisition of financial

    Secara kontinu perhatian manajer adalah pada sumber dana           untuk membiayai
    operasi dan aktivitas organisasi.

   Allocation of financial

    Hal ini umumnya berhubungan dengan proses penganggaran, pengalokasian sumber-
    sumber financial untuk tiap-tiap aktivitas unit khusus atau departemen berdasarkan
    kriteria tertentu.

   Controlling financial resources

    Organisasi harus tahu bagaimana secara efektif sumber daya financial menjadi
    berguna, baik untuk mencapai hasil jangka pendek ataupun jangka panjang.

Lingkungan Internal untuk Aspek Fisik (fhysical resources)

Terdapat tiga tipe dari sumber fisik :

1. Physycal plant

    Berhubungan dengan eksistensi dan ketepatgunaan        dari lingkungan fisik pabrik,
    fasilitas riset dan pengujian, gudang, bangunan kantor, dan perlengkapan lain.

2. Location of the phisical plant

    Mewujudkan ketepatgunaan dan kehasilgunaan lokasi dari lingkungan bangunan fisik
    pabrik. Hal ini akan menentukan kedekatan dengan pelanggan, pemasok, dsb.

3. Raw material reserve

    Yaitu akses terhadap kepemilikan sumber-sumber alam atau bahan-bahan mentah.


Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                         Hal : 16
                                                          == Diktat Perilaku Organisasi ==



Lingkungan Internal untuk Aspek Sumber Daya Manusia (human resources)

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa sumber daya manusialah yang membuat
sumber-sumber lain dari suatu organisasi bekerja. Dua kategori besar dari sumber daya
manusia dapat diidentifikasi : spesialized personnel (spesialisasi dalam melaksanakan
pekerjaan), dan managerial personnel (kualitas dari manajer).

Lingkungan      Internal     untuk   Aspek    sistem    dan    teknologi    (system       and
technological resources).

Sistem dan teknologi dimaksudkan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa.
Dua sumber yang saling berhubungan, yaitu ;

   System capabilities

    Berkaitan dengan proses aspek-aspek yang cenderung            mensuport fungsi-fungsi
    tertentu dari organisasi. misalnya : model kendali mutu, sistem distribusi, dll.

   Technological capabilities

    Secara khusus lebih berhubungan dengan output dari suatu perusahaan. misalnya;
    patent, pengakuan kualitas produk yang tinggi, dsb.

Kesimpulan :

    Analisis terhadap lingkungan eksternal menghasilkan (dapat mengetahui) :

     Peluang, ancaman dan hambatan organisasi sehingga pertanyaan yang muncul
     adalah : apa yang mungkin organisasi lakukan ?

    Analisis terhadap lingkungan internal menghasilkan (dapat mengetahui) :

     Kekuatan dan kelemahan organisasi sehingga pertanyaan yang muncul adalah : apa
     yang dapat organisasi lakukan ?

    Kesimpulan dari keduanya adalah : “Merumuskan, apa yang harus organisasi
     lakukan ?”

Kesimpulan secara visual :




Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                            Hal : 17
                                                            == Diktat Perilaku Organisasi ==




                                                 Apa yang
                       Peluang                    mungkin
  Analisis
                      Hambatan                   Organisasi
 Eksternal                                        lakukan
                                                                              Merumuskan
                                                                              Apa yg. harus
                                                                               organisasi
                                                                               lakukan ?
                                                   Apa yg
                       Kekuatan                    Dapat
  Analisis
                      Kelemahan                  Organisasi
  Internal
                                                  Lakukan


Gambar :
Kontribusi atas hasil     analisis        lingkungan    eksternal   dan      internal    terhadap
keputusan/tindakan organisasi.
Tujuan Organisasi
        Sebelumnya marilah kita perhatikan beberapa istilah pokok manajemen di bawah
ini :

1. Misi (mission) ; adalah maksud (purpose) alasan eksistensi/keberadaan perusahaan
    (Glueck dalam Stanton, 1996). Contoh misi : menjaga kesehatan dan berpenampilan
    menarik.

2. Sasaran/tujuan (objective/goal) ;            Adalah sesuatu yang harus dicapai (Glueck
    dalam Stanton, 1996) atau alasan suatu rencana (William           J . Stanton). Contoh :
    menurunkan berat badan sebanyak 5 kg./bulan.

3. Strategi     (strategy)   ;   Proses    penyusunan    rencana    jangka     panjang    dengan
    memperhitungkan peluang dan tantangan lingkungan (environment) serta kekuatan
    / keunggulan dan kelemahan perusahaan (Glueck dalam Stanton, 1996), atau suatu
    rencana dasar yang luas dari suatu tindakan organisasi untuk mencapai tujuannya
    (William J. Stanton, 1996). Contoh : diet dan olah raga.

4. Taktik ; Adalah sarana operasional bagi pelaksanaan suatu strategi (William                 J.
    Stanton, 1996). Contoh : mengurangi ngemil, jogging setiap pagi, dsb.

5. Kebijakan (policy) ; Pedoman yang luas untuk mengambil keputusan (Glueck dalam
    Stanton, 1996), atau rangkaian tindakan yang dipakai oleh manajemen untuk




Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                                 Hal : 18
                                                        == Diktat Perilaku Organisasi ==



   menuntun secara rutin pengambilan keputusan masa depan (William J. Stanton).
   Contoh : uang jajan dikurangi, bangun pagi, dsb.

6. Penilaian (control) ; Control tidak dapat dibatasi hanya sebagai salah satu proses
   manajemen, akan tetapi ada dalam seluruh fungsi. Contoh : menimbang berat badan
   setiap pagi, bila ada kemajuan yang menggembirakan, taktik dapat dilanjutkan, bila
   tidak pertimbangkan strategi dan taktik yang lain.

Visi
     Visi adalah sebuah filosofi yang merupakan tujuan utama dan dijabarkan dalam
sebuah pernyataan misi (mission statement).

 Untuk apa saudara hadir di sini ?

 Untuk apa manusia hadir di dunia ?

   Itu adalah pertanyaan visi !

  Visi dan misi memegang peranan penting dalam menggerakkan manusia.




Universitas Sangga Buana (USB YPKP)                                        Hal : 19

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:1112
posted:8/26/2010
language:Indonesian
pages:7
Description: perilaku organisasi