Docstoc

IMF doc jinoe (DOC)

Document Sample
IMF doc jinoe (DOC) Powered By Docstoc
					                                        BAB I
                                  PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

      Inte rnational Monetary Fund (IMF)

Terbentuk I.M.F merupakan hasil Bretton Woods Agreement secara resmi pada tgl. 27
Desember 1947 dan operasional keuangan dimulai pada 01 Maret 1947

IMF menitik beratkan masalah moneter dan Bank Dunia menitik beratkan masalah
pembangunan ekonomi

Tujuan IMF :

      Meningkatkan kerjasama moneter internasional
      Meningkatkan kegiatan perdagangan dan penanaman modal dunia
      Memelihara stabilitas nilai tukar mata uang
      Memperkecil hambatan dan batasan-batasan yang ditetapkan pemerintah berbagai
       negara atas pembayaran internasional
      Menyediakan dana pinjaman untuk membantu pemeliharaan nilai tukar yang
       mantap pada masa ketidak seimbangan neraca pembayaran yang sifatnya
       sementara
      Mengurangi tingkat dan masa defisit serta surplus neraca pembayaran

Fasilitas Pinjaman IMF :

1.Pinjaman Siaga (Stand-By Arrangements) membentuk inti kebijakan

pinjaman IMF. Pengaturan Siaga memberikan kepastian kepada

negara anggota bahwa pengaturan itu bisa menggunakan sampai

sejumlah tertentu, biasanya selama 12–18 bulan, untuk mengatasai



                                           1
masalah neraca pembayaran jangka pendek.

2.Fasilitas Pendanaan yang Lebih Panjang. Dukungan IMF bagianggotanya
berdasarkan Fasilitas Pendanaan Diperpanjang memberikan kepastian bahwa sebuah
negara anggota bisa menarik sampai sejumlah tertentu, biasanya selama tiga sampai
empat tahun, untuk membantu negara itu mengatasi masalah ekonomi structural yang
menyebabkan kelemahan serius dalam neraca pembayarannya.

3Fasilitas Pertumbuhan dan Pe ngurangan Kemiskinan (yang menggan- tikan
Fasilitas Penyesuaian Struktural yang Disempurnakan di bulan Nopember 1999). Fasilitas
berbunga rendah untuk membantu Negara anggota termiskin menghadapi masalah neraca
pembayaran yang terlalu lama (lihat halaman 46, “Pendekatan Baru terhadap
Pengurangan Kemiskinan”). Biaya bagi para peminjam disubsidi melalui hasil dari
penjualan emas milik IMF di masa lalu, bersama dengan pinjaman dan dana bantuan
yang disediakan kepada IMF untuk tujuan tersebut oleh anggota-anggotanya.

4.Fasilitas Cadangan Tambahan. Menyediakan pembiayaan jangka pendek tambahan
kepada negara anggota yang mengalami kesulitan neraca pembayaran yang terkecuali
karena hilangnya kepercayaan pasar yang mendadak dan mengganggu yang tercermin
dalam arus modal keluar.

5.Kredit Kontinjen (Contingent Credit Lines—CCL). Pagu pertahanan untuk
mencegah lebih awal memudahkan anggota melaksanakan kebijakan ekonomi kuat untuk
memperoleh pembiayaan IMF jangka pendek ketika menghadapi hilangnya kepercayaan
pasar yang mendadak dan mengganggu yang diakibatkan dari penularan kesulitan di
negara lain.

Keanggotaan :

Untuk menjadi anggota IMF setelah memenuhi beberapa persyaratan a.l membayar
deposit atau Kuota Kuota ini menentukan besarnya hak pilih/suara dalam pengambilan
berbagai keputusan di IMF. USA bersama negara Jepang, Jerman Perancis dan Inggris
menguasai sebesar 50% dari seluruh hak pilih (USA sendiri mencapai 20%) Jumlah kuota



                                           2
per 2001 mencapai SDR 212.4 billion (USD 272 billion) Anggota IMF yang pada awal
pendiriannnya hanya 29 negara, saat ini telah mencapai 183 negara. Dari negara- negara
anggota PBB, yang tidak menjadi anggota IMF adalah Korea Utara, Kuba, Liechtenstein,
Andorra, Monako, Tuvalu dan Nauru.

Lain-Lain

Pinjaman dana yang dapat diberikan kepada setiap negara anggota dalam keadaan biasa
sampai 125% dari posisi kuota negara yang bersangkutan.

Namun dalam keadaan tertentu negara anggota dapat meminjam melampaui ketentuan
tsb. diatas, dengan persyaratan harus dapat memenuhi ketentuan-ketentuan yang
ditetapkan oleh IMF (IMF conditionality) a.l negara anggota tersebut harus :

       Lembaga ini berawal ketika PBB memsponsori koperensi keuagan dan moneter di
bretton woods new, amerika serikat pada tanggal 22 juli, 1944. ARTIKEL TENTANG
perjanjian IMF berlaku mulai 27 Desember 1945, dan organisasi IMF berbentuk pada
tanggal 27 Sepetember 1945, sebagai bagian dari rencana rekontrksi pasca perang dunia
ke II dan memulai operasi finasial pada 1 maret 1947.


Lembaga ini bersama bank untuk penyelesaian internasional dan bank dunia, sering pula
di sebut sebagai institusi rulianacuhi. Ketiga institusi ini menentukan kebijakan moneter
yang di ikuti oleh hampir semua Negara yang memiliki ekonomi pasar. Sebuah Negara
yang mengiginkan pinjaman dari IMF, keistimewaan BIS serta pinjaman pembangunan
bank dunia, harus menyutujui syarat-syarat yang di tentukan oleh ketiga institusi ini.




                                             3
                                          BAB II
                                       PEMBAHSAN


A. Kritik
       Peran ketiga institusi bretton woods telah menjadi kontrovesi bagi banyak pihak
sejak periode perang Dingin. Para kritikus mengangap bahwa para pembuat kebijakan di
IMF secara sengaja mendukung diktator militer kapitalis yang bersikap sahabat dengan
perusahaan-perusahaan Amerika dan Eropa. Mereka juga menganggap IMF tidak peduli
terhadap demokrasi, hak asasi manusia dan hak-hak buruh. Kritik ini juga secara tidak
langsung mendorong timbulnya gerakan anti- globalisasi. Sebagian yang lain beragapan
IMF tidak mempuyai power yang cukup untuk mendomentrasikan Negara yang berdaulat
,dan juga tidak mempuyai power untuk medukung stabilitas finalisial. Mereka yang
mendukung IMF Berpendapat bahwa kestabilan ekonomi di perlukan sebelum adanya
demokrasi.


       Para pakar ekonomi megkritik pola pemberian bantuan financial yang selalu di
sertai “syarat-syarat” termasuk juga structural adjustment programmes. Syarat-syarat ini
menurunkan kestabilan social, yang juga berate menghambat tujuan-tujuan IMF . IMF
menbatasi perekonomian        Negara    dunia    berkembang    dengan     cara   menentang
pengembangan infastruktur dan meminta Negara yang bersangkutan untuk hidup dengan
standar yang rendah.


B. Krisis Moneter/ Finalisial
       Istilah krisis finalisial di gunakan untuk berbgai dengan institusi atau asset
keuagan kehilangan sebagai besar nilai mereka. Pada abad ke 19 dan ke-20, banyak krisis
finalisial berhubungan dengan kepanikan perbankan dan resesi. Situasi lain yang sering
sebagai krisis finalisial adalah runtuhnya bursa efek krisis mata uang.




                                             4
C. Krisis Ekonomi
       Banyak ekonomi menulis teori mengenai bagaimana krisis keuagan terjadi dapat
di cegah, namun hanya terdapat sedikit consensus.
Dalam ekonomi, krisis adalah istilah lama dalam teori siklus bisnis, merujuk pada
perubahan tajam menuju resesi. Sebagai contoh krisis ekonomi 1994 di meksiko, krisis
ekonomi argentina (1999-2002), ekonomi amerika selatan 2001, krisis eknomi kamerun.
Krisis finalisial bias berupa perbankan maupun krisis moneter.




                                            5
                                DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Dana_Moneter_Internasional

repository.binus.ac.id/content/F0552/F055273997.ppt

http://www.imf.org/external/pubs/ft/exrp/what/IND/whati.pdf.




                                          6

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:59
posted:8/21/2010
language:Indonesian
pages:6