Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

analisis peta regional dan peta nodal

VIEWS: 530 PAGES: 5

									ANALISIS PETA REGIONAL DAN PETA NODAL KAWASAN WISATA
                  DI KOTA PURWAKARTA
           Lokasi yang menjadi objek kajian saya dalam memngerjakan tugas ini, merupakan
   kawasan wisata situ wanayasa yang terletak di desa wanayasa kecamatan wanayasa, sekitar
   233km dari kota purwarta dan 83km dari kota bandung situ. Wanayasa, merupakan sebuah
   danau (situ) dengan luas sekitar 7 hektar, dikelilingi pohon-pohon, bukit-bukit hijau, air
   danaunya bersih dan alami. Memiliki ketinggian sekitar 600 meter dari permukaan laut dengan
   temperatur udara rata-rata berkisar antara 17 sampai dengan 20 derajat Celsius.yang tampak
   gambar di atas adalah sebuah bukit kecil yang di tumbuhi oleh pohon pinus, dan bukit ini
   terletak di tengah tengah situ wanayasa.
           prasarana yang sudah tersedia, listrik, telepon dan kendaraan umum. Untuk
   meningkatkan akses dan kenyamanan bagi pengunjung, jalan menuju Situ Wanayasa telah
   dihotmix, penataan Gedung Kewedanaan menjadi sarana aktifitas kebudayaaan dan
   pembangunasarana wisata berupa Guest House.

             Pada tahun 2007 Badan Pariwisata Kabupaten Purwakarta telah melakukan upaya
   penataan kawasan Situ Wanayasa, antara lain pembuatan gazebo, yang dapat dimanfaatkan
   pengunjung untuk tempat beristirahat sambil menikmati keindahan panorama Situ Wanayasa,
   selain itu pula telah dibuat juga jembatan semi permanen yang menghubungkan dari sisi ke
   pulau kecil yang terletak ditengah situ, sehingga kini pulau kecil yang berada ditengah situ dapat
   dicapai pengunjung dengan mudah, dimana dalam tahun yang sama telah dilakukan pula
   penataan taman ditengah Situ tersebut, antara lain penyediaan beberapa tempat duduk yang
   dapat dipakai pengunjung untuk bersantai. Untuk sarana wisata air yang ada pada saat ini ( 7
   unit sepeda air) belum dapat dioperasikan, pada saat ini sedang disusun regulasi/juknis untuk
   pengoperasian dan pengamanan sarana wisata iar tersebut.

            Curug Cijalu dibuka sejak 1 September 1984 berlokasi dihutan produksi blWanayasa Kab
   Purwakarta dan Desa Cipancar Kab Subang. Dengan luas 8ha daerah ini diproyeksikan sebagai
   obyek wisata.
   Dulu sebelum dikelola air terjun itu sudah sering dikunjungi orang-orang keturunan Tionghoa.
   Mereka menganggap air terjun itu tempat mandi para bidadari, tutur seorang penduduk Desa
   Cipancar yang sudah tinggal disana lebih dari enam puluh tahun . Kepercayaan ini timbul
   lantaran saat matahari pagi memancar, akan bermunculan pelangi-pelangi kecil memantul dari
   air terjun.

   Fasilitas
   Fasilitas yang tersedia dilokasi wana wisata ini adalah loket karcis, pos jaga, tempat parkir,
   shelter, tempat sampah, jalan setapak, tempat duduk, mushola dan instalasi air.

   Aksesbilitas
Wana wisata ini dapat dicapai dari Kecamatan Wanayasa (18km), Sagala Herang (20km) dan dari
KAbupaten Subang (37km) Purwakarta (40km) Bandung (63km). Kondisi jalan umumnya
beraspal dan hanya sebagian kecil yang masih berupa jalan batu, dapat dilalui kendaraan roda
dua dan empat, sarana transportasi umum yang ada ojek atau colt carteran dari Wanayasa.

         Wisata Waduk Juanda, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, bisa dijadikan alternatif untuk
liburan. Hamparan air sejauh mata memandang dengan mudah bisa dinikmati di kawasan itu.
Kawasan ini memang sudah lama jadi salah satu objek wisata favorit. Ada berbagai jenis wisata
air di Waduk Juanda. Mulai dari berdayung sampan di arena waduk hingga bersuka ria di water
boom.

Mereka yang tertarik untuk berwisata ke tempat ini bukan hanya dari kawasan Purwakarta saja.
Biasanya pengunjung tertarik datang ke kawasan ini untuk menikmati suasana alam yang
terkesan masih alami dan dengan fasilitas lengkap juga aksesbilitas yang sangat mudah namun
sebulum memasuki kawasan ini harus membayar karcis terlebih dahulu.

         Setelah diamati, diteliti, dan di analisis. Ternyata kawasan wisata jatiluhur lah yang lebih
unggul dan banyak di kunjungi wisatawan, karna selain bias berwisata air kita pun biasa
berwisata sambil menambah pengetahuan tentang bendungan juanda. Meskipun untuk
memasuki kawasan ini di pungut biaya berbeda dengan kawasan situ wanayasa dan curug cijalu
meskipun tidak di pungut biaya akses dan jarak tempuh yang lumayan jauh, wisatawan lebih
tertarik mengunjungi kawasan wisata jatiluhur.

       Akhirnya, kita dapat menyimpulkan bahwa untuk mengunjungi kawasan wisata
masyarakat perlu akses, fasilitas dan dan jarak yang mudah dijangkau meskipun harus
membayar.
ANALISIS PETA REGIONAL DAN PETA NODAL KAWASAN WISATA
                  DI KOTA PURWAKARTA
                                        Tugas

   Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pengantar geografi regional




                                        Oleh

                                   Gilang permana

                                      (0901696)




                   JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI
     FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
                UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
                                        2010

								
To top