PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA by oem57078

VIEWS: 2,072 PAGES: 36

									                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                                          NERACA KONSOLIDASI
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                            Catatan               2008                        2007

AKTIVA

AKTIVA LANCAR
Kas dan setara kas                                          2c,2q,3            13.418.685.040             25.498.443.270
Investasi jangka pendek                                      2d,4                           -             10.004.007.907
Piutang
    Usaha - setelah dikurangi
        penyisihan piutang ragu-ragu
        sebesar Rp4.633.369.560
        pada tahun 2008 dan
        Rp3.740.882.660
        pada tahun 2007                                     2f,5,12          202.512.074.972             125.363.559.244
    Lain-lain                                                                    602.678.213                 725.969.166
Persediaan                                                  2g,7,12          323.636.037.466             404.534.080.708
Pajak dibayar di muka                                        2r,11               138.993.978                  97.673.698
Uang muka pembelian film dan lain-lain                                         8.619.085.551              17.852.497.401
Biaya dibayar di muka                                          2h              9.569.149.247               2.860.098.677
Jumlah Aktiva Lancar                                                         558.496.704.467             586.936.330.071

AKTIVA TIDAK LANCAR
Aktiva pajak tangguhan - bersih                              2r,11           211.038.275.187             191.319.019.626
Aktiva tetap - setelah dikurangi
    akumulasi penyusutan sebesar
    Rp609.015.275.624 pada tahun
    2008 dan Rp537.490.090.945
    pada tahun 2007                                         2j,8,9,12        379.537.214.280             546.793.585.424
Uang muka pembelian aktiva tetap                                               8.040.519.728              24.145.960.030
Tagihan pajak penghasilan                                    2r,11             8.441.527.171               9.648.838.827
Beban tangguhan hak atas tanah -
    setelah dikurangi akumulasi amortisasi
    sebesar Rp1.335.562.116 pada
    tahun 2008 dan Rp969.491.159
    pada tahun 2007                                          2k                 7.058.921.041              7.424.991.998
Aktiva tidak lancar lainnya                              2e,2h,6,19d           42.098.139.634             26.988.342.226
Jumlah Aktiva Tidak Lancar                                                   656.214.597.041             806.320.738.131

JUMLAH AKTIVA                                                              1.214.711.301.509           1.393.257.068.202




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

                                                              1
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                                     NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                            Catatan               2008                        2007


KEWAJIBAN DAN EKUITAS

KEWAJIBAN

KEWAJIBAN LANCAR
Hutang bank jangka pendek                                      9               23.080.917.817             20.166.568.422
Hutang                                                         2q
   Usaha                                                       10            119.894.803.594             253.501.682.245
   Lain-lain                                                                  21.601.856.236              24.511.281.183
Hutang pajak                                                 2r,11            20.366.075.771               7.902.264.374
Beban masih harus dibayar                                                     18.467.363.647              18.102.677.755
Pendapatan diterima di muka                                    2n                          -               7.736.560.922
Hutang bank jangka panjang yang
   jatuh tempo dalam waktu satu tahun                             9                             -         22.762.614.380
Jumlah Kewajiban Lancar                                                      203.411.017.065             354.683.649.281

KEWAJIBAN TIDAK LANCAR
Hutang obligasi - bersih                                     2m,12           682.923.711.991             649.796.676.833
Hutang bank jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun                                      9                            -             56.906.535.946
Hutang tidak lancar-lain-lain                               2o,10,20           49.561.907.796                          -
Jumlah Kewajiban Tidak Lancar                                                732.485.619.787             706.703.212.779
Jumlah Kewajiban                                                             935.896.636.852           1.061.386.862.060

HAK MINORITAS ATAS AKTIVA
BERSIH ANAK PERUSAHAAN
YANG DIKONSOLIDASI                                             2b                   27.244.183                  33.026.434

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp250 per saham
    Modal dasar - 7.956.652.412 saham
    Modal ditempatkan dan disetor penuh -
         2.025.613.651 saham pada tahun
         2008 dan 2.016.739.103 saham
         pada tahun 2007                                       13            506.403.412.750             504.184.775.750
Tambahan modal disetor - bersih                               2l,14          201.252.647.784             197.734.777.984
Selisih nilai transaksi restrukturisasi
    entitas sepengendali                                     2i,15             67.387.705.202             67.387.705.202
Opsi pemilikan saham karyawan                                2p,21              8.496.265.438              9.795.492.238
Saldo laba (defisit)
    Ditentukan untuk dana cadangan                                             5.000.000.000               5.000.000.000
    Belum ditentukan penggunaannya                                          (509.752.610.700)           (452.265.571.466)
Ekuitas - Bersih                                                             278.787.420.474             331.837.179.708

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS                                               1.214.711.301.509           1.393.257.068.202




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

                                                              2
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                                   LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI
                             Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                            Catatan               2008                        2007

PENDAPATAN BERSIH                                           2n,17,23         187.527.945.746             131.182.352.642

BEBAN USAHA                                                 2n,2o,18
Program dan penyiaran                                         19c              75.453.974.495            117.717.287.709
Umum dan administrasi                                       8,19d,20           57.860.484.272             55.669.095.074
Jumlah Beban Usaha                                                           133.314.458.767             173.386.382.783

LABA (RUGI) USAHA                                                              54.213.486.979             (42.204.030.141)

BEBAN (PENGHASILAN) LAIN-LAIN
Beban bunga                                                   9,12             31.431.154.731             32.630.131.759
Rugi (laba) selisih kurs - bersih                              2q                (557.027.629)               547.173.027
Penghasilan bunga                                                                (137.349.944)              (197.846.378)
Lain-lain - bersih                                        2m,4,8,11            (1.387.285.200)             1.712.949.492
Beban Lain-lain - Bersih                                                       29.349.491.958             34.692.407.900

LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT
(BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                                                      24.863.995.021             (76.896.438.041)

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                            2r,11
Tangguhan                                                                      (8.356.929.551)            21.599.397.557

LABA (RUGI) SEBELUM HAK MINORITAS ATAS
RUGI (LABA) BERSIH ANAK PERUSAHAAN
YANG DIKONSOLIDASI                                                             16.507.065.470             (55.297.040.484)

HAK MINORITAS ATAS RUGI (LABA) BERSIH
ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI                             2b                   (1.408.529)                  5.185.849

LABA (RUGI) BERSIH                                                             16.505.656.941             (55.291.854.635)


LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM DASAR                           2s,22                          8,15                     (27,42)




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

                                                              3
                                                               PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                                                                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI
                                                                    Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                                                         31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                                                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                            Selisih Nilai
                                                                                                             Transaksi                                        Saldo Laba (Defisit)
                                                               Modal Saham           Tambahan             Restrukturisasi
                                                              Ditempatkan dan       Modal Disetor -           Entitas             Opsi Pemilikan       Ditentukan untuk       Belum Ditentukan       Ekuitas -
                                                 Catatan       Disetor Penuh           Bersih              Sepengendali         Saham Karyawan         Dana Cadangan           Penggunaannya          Bersih

Saldo 1 Januari 2007                                              504.184.775.750      197.734.777.984        67.387.705.202          9.795.492.238         5.000.000.000        (396.973.716.831)   387.129.034.343

Rugi bersih periode 2007 (tiga bulan)                                           -                     -                     -                      -                      -       (55.291.854.635)   (55.291.854.635 )

Saldo 31 Maret 2007                                               504.184.775.750      197.734.777.984        67.387.705.202          9.795.492.238         5.000.000.000        (452.265.571.466)   331.837.179.708

Pelaksanaan waran seri I                                                  12.000               18.000                       -                      -                      -                     -             30.000

Pelaksanaan opsi pemilikan saham karyawan                           2.218.625.000        3.517.851.800                      -        (1.299.226.800)                      -                     -      4.437.250.000

Rugi bersih periode 2007 (sembilan bulan)                                       -                     -                     -                      -                      -       (73.992.696.175)   (73.992.696.175 )

Saldo 31 Desember 2007                                            506.403.412.750      201.252.647.784        67.387.705.202          8.496.265.438         5.000.000.000        (526.258.267.641)   262.281.763.533

Laba bersih periode 2008 (tiga Bulan)                                           -                     -                     -                      -                      -       16.505.656.941      16.505.656.941

Saldo 31 Maret 2008                                               506.403.412.750      201.252.647.784        67.387.705.202          8.496.265.438         5.000.000.000        (509.752.610.700)   278.787.420.474




                                            Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

                                                                                                          4
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                                    LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI
                             Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                            Catatan               2008                        2007

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari:
   Pelanggan                                                                 169.506.204.968             156.911.999.769
   Penghasilan bunga                                                             139.293.295                 198.157.105
   Lain-lain                                                                  12.555.131.788              46.237.806.561

Pembayaran kas untuk:
   Pembelian film dan swa produksi                                            (96.117.395.809)            (69.985.483.917)
   Gaji, kesejahteraan karyawan
       dan beban usaha lainnya                                                (76.764.520.115)            (50.318.250.492)
   Beban bunga                                                                (22.975.311.824)            (25.729.946.327)
   Pajak penghasilan dan pajak lainnya                                        (18.318.264.659)            (15.351.682.970)

Kas Bersih Diperoleh dari
   (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                                        (31.974.862.356)            41.962.599.729

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aktiva tetap                                      8            59.420.000.000                           -
Pembelian aktiva tetap                                                         (4.420.240.201)             (7.909.806.581)
Penambahan investasi jangka pendek                                                          -             (10.000.000.000)
Kas Bersih Diperoleh dari
   (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi                                       54.999.759.799             (17.909.806.581)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penggunaan dana:
   Pembayaran hutang bank jangka panjang                                                    -              (5.690.653.595)
   Penurunan saldo pinjaman rekening koran                                     (2.235.322.330)             (2.783.878.106)
   Lain-lain                                                                  (42.607.000.000)                          -

Jumlah Penggunaan Dana                                                        (44.842.322.330)             (8.474.531.701)

Kas Bersih Digunakan untuk
   Aktivitas Pendanaan                                                        (44.842.322.330)             (8.474.531.701)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
   KAS DAN SETARA KAS                                                         (21.817.424.887)            15.578.261.447

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                35.236.109.927               9.920.181.823

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                  3            13.418.685.040             25.498.443.270



Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas:

Reklasifikasi dari akun uang muka
   pembelian aktiva tetap ke akun aktiva tetap                    8             1.092.490.107               1.180.923.615




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

                                                              5
                  PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                       Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                            31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum

     PT Indosiar Karya Media Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia dengan nama
     PT Indovisual Citra Persada pada tanggal 19 Juli 1991 berdasarkan akta Notaris Benny Kristianto,
     S.H., No. 166. Akta pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
     Manusia dalam Surat Keputusan No. C-20522 HT.01.01.TH.2003 tanggal 29 Agustus 2003 serta
     diumumkan dalam Tambahan No. 233 dari Berita Negara Republik Indonesia No. 2 tanggal 6
     Januari 2004. Berdasarkan akta Notaris Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., No. 61
     tanggal 26 April 2003, nama Perusahaan PT Indovisual Citra Persada diubah menjadi PT Indosiar
     Karya Media. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
     dengan akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 18 tanggal 17 Maret 2008 mengenai peningkatan
     modal ditempatkan dan disetor penuh sehubungan dengan pelaksanaan Employee Stock Option
     Plan (ESOP) dan Waran Seri I Perusahaan.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
     berusaha dalam bidang jasa kecuali jasa dalam bidang hukum dan pajak, termasuk tetapi tidak
     terbatas pada kegiatan di bidang jasa penyediaan dan pemanfaatan multimedia serta kegiatan
     usaha terkait, jasa di bidang media massa serta kegiatan usaha terkait, jasa konsultasi,
     manajemen dan administrasi. Perusahaan juga menjalankan kegiatan usaha di bidang
     perdagangan umum termasuk tetapi tidak terbatas pada perdagangan alat teknik, mesin-mesin
     dan suku cadang/alat elektronik atau alat elektrikal atau alat-alat penyiaran serta perdagangan
     ekspor    impor     internasional    dan   lokal,    baik     hasil  produksi   sendiri   maupun
     hasil produksi pihak lain yang dipasarkan oleh Perusahaan, bertindak sebagai leverensir/ supplier
     serta kegiatan usaha terkait, bertindak sebagai distributor, agen dan sebagai perwakilan dari pada
     perusahaan lain baik dalam maupun luar negeri. Saat ini, Perusahaan berusaha dalam bidang jasa
     manajemen.

     Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jalan Damai No. 11, Daan Mogot, Jakarta.

     Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1997.

     Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan tanggal 30 Juni 2003,
     para pemegang saham PT Indosiar Visual Mandiri, Anak perusahaan, telah menyetujui usulan
     rencana restrukturisasi Anak perusahaan, dimana Anak perusahaan bermaksud untuk mendirikan
     induk perusahaan, yaitu PT Indosiar Karya Media (Perusahaan). Anak perusahaan akan
     melakukan restrukturisasi dengan cara shares swap antara para pemegang saham Anak
     perusahaan dengan Perusahaan dengan rasio shares swap 1:1, pemegang saham Anak
     perusahaan akan menjadi pemegang saham Perusahaan, kemudian Perusahaan akan
     mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek dan menjadi perusahaan terbuka, dan Anak
     perusahaan akan menarik pencatatan sahamnya (delisting) di Bursa Efek. Pada tanggal 23
     Januari 2004, Perusahaan telah membeli saham Anak perusahaan yang dimiliki oleh PT Prima
     Visualindo, pemegang saham, sejumlah 551.708.684 saham dengan persentase kepemilikan
     sebesar 27,74%.




                                                 6
                     PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                          Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                               31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum (lanjutan)

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 29 Juli 2004, pemegang saham
      Anak perusahaan menyetujui, antara lain:

      1) Penghapusan pencatatan saham (delisting) Anak perusahaan dan menjadi perusahaan
         tertutup (go private).

      2) Penukaran (inbreng) saham yang dimiliki oleh pemegang saham Anak perusahaan dengan
         saham baru yang akan dikeluarkan oleh Perusahaan melalui prosedur penawaran umum
         hanya kepada pemegang saham Anak perusahaan.

      3) Pengalihan program Opsi Pemilikan Saham Karyawan (ESOP) Anak perusahaan ke
         Perusahaan sebagai bagian dari restrukturisasi (Catatan 21).

      4) Terminasi waran seri II Anak perusahaan dan penukaran waran seri II Anak perusahaan
         dengan waran seri I yang akan dikeluarkan oleh Perusahaan (Catatan 12).

      5) Menyetujui perubahan anggaran dasar Anak perusahaan menjadi anggaran dasar perusahaan
         tertutup dalam rangka restrukturisasi tersebut, apabila jumlah pemegang saham Anak
         perusahaan (termasuk akibat konversi Waran Seri II) kurang dari 50 pemegang saham.

      6) Pengesahan atas penunjukan penilai independen yang melakukan penilaian harga wajar
         saham dan pendapat kewajaran transaksi.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 10 Agustus 2004, pemegang
      saham Perusahaan menyetujui, antara lain:

      1) Perubahan status Perusahaan dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka.

      2) Penawaran umum sebanyak 1.437.454.419 saham hanya kepada para pemegang saham
         Anak perusahaan dan kepada PT Prima Visualindo (PV) selaku pembeli siaga. Penyetoran
         saham tersebut dilakukan dengan cara penukaran dengan saham Anak perusahaan (inbreng)
         dan/atau dengan uang tunai oleh PV dengan harga Rp551 per saham.

      3) Penerbitan Waran Seri I Perusahaan sebanyak-banyaknya 521.160.706 waran untuk
         menggantikan Waran Seri II Anak perusahaan yang diterbitkan kepada pemegang Waran Seri
         II Anak perusahaan dengan harga, syarat dan kondisi yang sama dengan Waran Seri II Anak
         perusahaan (Catatan 12).

      4) Penerbitan Employee Stock Option Plan (ESOP) sebanyak-banyaknya 99.458.000 saham
         kepada karyawan Perusahaan yang berasal dari karyawan Anak perusahaan yang berhak atas
         opsi dan kepada karyawan Anak perusahaan yang berhak, dengan harga, syarat dan kondisi
         yang sama dengan ESOP yang dikeluarkan oleh Anak perusahaan (Catatan 21).

      5) Perubahan seluruh anggaran dasar Perusahaan, antara lain, meningkatkan modal dasar
         Perusahaan dari Rp500.000.000.000 menjadi Rp551.712.684.000 yang terbagi atas
         2.206.850.736 saham dengan nilai nominal Rp250 per saham.




                                               7
                         PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                              Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                   31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum (lanjutan)

      Pada tanggal 13 Agustus 2004, Perusahaan mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada Ketua
      Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM), sekarang Badan Pengawas Pasar Modal - Lembaga
      Keuangan (BAPEPAM-LK), dalam rangka penawaran umum hanya kepada pemegang saham
      Anak perusahaan. Berdasarkan Surat BAPEPAM No. S-3017/PM/2004 tanggal 24 September
      2004, pernyataan pendaftaran penawaran umum menjadi efektif. Perusahaan menawarkan hanya
      kepada pemegang saham Anak perusahaan sejumlah 1.437.454.419 Saham Biasa Atas Nama
      yang terdiri dari 1.437.450.419 saham baru yang dikeluarkan dari portepel serta 4.000 saham lama
      milik Handoko dengan nilai nominal Rp250 setiap saham. Pembayaran dilakukan dengan
      pertukaran (inbreng) 1.437.454.419 saham Anak perusahaan dengan rasio 1:1 dan/atau dengan
      uang tunai oleh Pembeli Siaga dengan harga Rp551 per saham atas sisa saham dalam
      penawaran umum.

      Jumlah saham Perusahaan yang ditukarkan oleh pemegang saham Anak perusahaan sebanyak
      1.423.031.919 saham, sisanya sejumlah 14.418.500 saham dibeli oleh pembeli siaga.

      Sehubungan dengan transaksi pertukaran (inbreng) saham, selisih lebih nilai buku atas biaya
      perolehan ketika Perusahaan mengakuisisi Anak perusahaan melalui pertukaran saham dan
      pembelian saham dari pihak ketiga sebesar Rp47.543.120.835 dialokasi secara proporsional untuk
      mengurangi aktiva non-moneter Anak perusahaan.

      Pada tanggal 4 Oktober 2004, Perusahaan telah melakukan pencatatan saham, waran seri I
      Perusahaan dan prelisting saham dari ESOP di Bursa Efek Jakarta (BEJ), sekarang Bursa Efek
      Indonesia, dan Bursa Efek Surabaya (BES), sekarang Bursa Efek Indonesia, dan pada tanggal
      yang sama, Anak perusahaan telah melakukan penghapusan pencatatan saham dan waran seri II
      Anak perusahaan di BEJ dan BES.

   b. Karyawan, Dewan Komisaris dan Direksi

      Susunan anggota dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal-tanggal 31 Maret 2008
      dan 2007 adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                 :   Benny Setiawan Santoso
      Komisaris (Independen)          :   Amir Effendi Siregar
      Komisaris (Independen)          :   Teuku Iskandar
      Komisaris                       :   Mohamad Jusuf Hamka
      Komisaris                       :   Andru B. Subowo

      Direksi
      Direktur Utama                  :   Handoko
      Direktur                        :   Phiong P. Darma
      Direktur                        :   Harry Pramono
      Direktur                        :   Santoso Tandio
      Direktur Tidak Terafiliasi      :   Soejatna Soenoesoebrata

      Jumlah kompensasi yang diterima dewan komisaris dan direksi Perusahaan dan Anak perusahaan
      berjumlah Rp2.873.840.000 pada periode 2008 dan Rp2.895.840.000 pada periode 2007.

      Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, Anak perusahaan memiliki masing-masing 1.560 karyawan
      dan pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, Perusahaan tidak memiliki karyawan (tidak diaudit).




                                                      8
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

   Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku
   umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan serta Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
   Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh BAPEPAM untuk perusahaan publik.
   Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan konsolidasi untuk
   tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, yaitu sebagai berikut:

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

      Laporan keuangan konsolidasi, dinyatakan dalam Rupiah kecuali dinyatakan lain, disusun
      berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas, dan diukur dengan konsep biaya historis,
      kecuali untuk persediaan yang dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan
      nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value) dan investasi tertentu yang
      dinyatakan berdasarkan nilai wajar.

      Laporan arus kas konsolidasi disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method)
      dengan menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas
      operasi, investasi dan pendanaan.

   b. Prinsip-prinsip Konsolidasi

      Laporan keuangan konsolidasi, yang disusun sejak Perusahaan memperoleh pengendalian atas
      Anak perusahaan, meliputi laporan keuangan Perusahaan dan PT Indosiar Visual Mandiri, Anak
      perusahaan yang dimiliki dengan persentase kepemilikan sebesar 99,99%. Anak perusahaan
      berusaha dalam bidang jasa penyiaran televisi sebagai Lembaga Penyiaran Swasta (Catatan 1a).

      Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, jumlah aktiva Anak perusahaan masing-masing sebesar
      Rp1.247 miliar dan Rp1.436 miliar. Kantor pusat Anak perusahaan berlokasi di Jalan Damai No.
      11, Daan Mogot, Jakarta. Anak perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada bulan
      Januari 1995.

      Selisih lebih nilai buku atas biaya perolehan ketika Perusahaan mengakuisisi Anak perusahaan
      melalui pertukaran saham dan pembelian saham dari pihak ketiga dialokasi secara proporsional
      untuk mengurangi aktiva non-moneter Anak perusahaan. Efek pajak tangguhan yang timbul dari
      akuisisi tersebut disajikan sebagai bagian dari akun “Aktiva Pajak Tangguhan” pada neraca
      konsolidasi.

      Proporsi bagian pemilikan pemegang saham minoritas atas ekuitas Anak perusahaan yang
      dikonsolidasi disajikan dalam akun “Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak perusahaan yang
      Dikonsolidasi” pada neraca konsolidasi, sedangkan proporsi bagian pemilikan pemegang saham
      minoritas atas rugi (laba) bersih Anak perusahaan yang dikonsolidasi disajikan dalam akun “Hak
      Minoritas atas Rugi (Laba) Bersih Anak perusahaan yang Dikonsolidasi” pada laporan laba rugi
      konsolidasi.

      Seluruh saldo akun dan transaksi yang material antar perusahaan yang dikonsolidasi telah
      dieliminasi.

   c. Setara Kas

      Setara kas meliputi semua investasi yang sangat likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau
      kurang sejak tanggal penempatan hingga jatuh tempo serta tidak digunakan sebagai jaminan.




                                                 9
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                             Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  d.    Investasi Jangka Pendek

        Investasi jangka pendek       merupakan investasi dalam         reksadana   dengan tujuan untuk
        diperdagangkan.

        Investasi pada unit reksadana disajikan sebesar nilai aktiva bersih.

        Sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 50 tentang “Akuntansi
        Investasi Efek Tertentu”, efek yang dimiliki dengan tujuan untuk diperdagangkan dicatat sebesar
        nilai wajarnya. Laba atau rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca dikreditkan atau
        dibebankan pada operasi periode berjalan.

  e. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa

        Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai
        hubungan istimewa sebagaimana dimaksud dalam PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak yang
        Mempunyai Hubungan Istimewa”.

        Seluruh transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan
        dengan atau tidak dengan tingkat harga dan persyaratan normal sebagaimana dilakukan dengan
        pihak ketiga, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi.

  f.    Penyisihan Piutang Ragu-ragu

        Perusahaan dan Anak perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan hasil
        penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun.

  g. Persediaan

        Persediaan dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.
        Biaya perolehan persediaan program ditentukan dengan metode identifikasi khusus (specific
        identification method), sedangkan biaya perolehan persediaan lainnya ditentukan dengan metode
        rata-rata tertimbang bulanan (monthly weighted-average method).

        Persediaan program diamortisasi sebanyak-banyaknya dua kali dengan komposisi 75% dan 25%
        dari biaya perolehan, masing-masing untuk penayangan pertama dan kedua atau dibebankan
        seluruhnya pada penayangan pertama.

        Penghapusan persediaan program dilakukan berdasarkan penelaahan atas kondisi persediaan
        pada akhir tahun dan dibebankan pada operasi tahun berjalan.

  h. Biaya Dibayar di Muka

        Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya.

   i.   Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali

        Pada tahun 2004, Perusahaan membeli saham PT Indosiar Visual Mandiri (Anak perusahaan) dari
        PT Prima Visualindo (PV) dengan persentase kepemilikan sebesar 27,74% yang merupakan
        transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali yang perlakuan akuntansinya diatur dalam
        PSAK No. 38, “Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali”. Berdasarkan PSAK tersebut,
        penyertaan pada saham Anak perusahaan dicatat sesuai dengan nilai buku seperti penggabungan
        usaha berdasarkan metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest) dan selisih antara biaya
        perolehan dengan nilai buku dicatat pada akun “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
        Sepengendali” yang disajikan sebagai bagian dari Ekuitas pada neraca konsolidasi.


                                                     10
                         PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                              Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                   31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   j.   Aktiva Tetap

        Aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan
        dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran
        masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:
                                                                                              Tahun

        Bangunan kantor, studio dan transmisi                                                   20
        Peralatan bangunan dan studio                                                                5 - 20
        Peralatan kantor dan perlengkapan                                                                 5
        Kendaraan                                                                                         5

        Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.

        Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
        aktiva tetap. Akumulasi biaya perolehan ini akan dipindahkan ke masing-masing akun aktiva tetap
        yang bersangkutan pada saat aktiva tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Biaya
        pinjaman yang secara langsung dapat diatribusikan dengan aktiva dalam penyelesaian
        dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aktiva sesuai dengan PSAK No. 26 (Revisi
        1997).

        Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya;
        pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan yang memenuhi kriteria sebagaimana diatur
        dalam PSAK No. 16, “Aktiva Tetap“, dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi
        atau yang dijual, nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aktiva
        tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi periode
        yang bersangkutan.

        Nilai aktiva ditelaah kembali atas kemungkinan penurunan nilai wajarnya yang disebabkan oleh
        peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan nilai tercatatnya mungkin tidak dapat
        dipulihkan. Penurunan nilai ini diakui sebagai beban pada tahun berjalan.

   k. Beban Tangguhan Hak atas Tanah

        Biaya-biaya pengurusan legal hak atas tanah, sehubungan dengan perolehan hak atas tanah,
        ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang umur hukum
        hak atau umur ekonomis aktiva tanah, yang mana lebih pendek.

   l.   Beban Emisi Saham

        Sesuai dengan Keputusan Ketua BAPEPAM No. Kep-06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000
        mengenai Perubahan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan,
        seluruh beban yang terjadi sehubungan dengan penawaran saham Perusahaan kepada
        masyarakat dicatat sebagai pengurang “Tambahan Modal Disetor - Bersih” yang merupakan
        komponen Ekuitas.

   m. Beban Emisi Obligasi dan Diskonto Obligasi

        Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan obligasi ditangguhkan dan diamortisasi
        dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu obligasi, yaitu 5 tahun. Diskonto
        obligasi diamortisasi dengan menggunakan metode tarif bunga efektif selama jangka waktu
        obligasi, yaitu 5 tahun. Saldo biaya emisi obligasi ditangguhkan dan diskonto obligasi dikurangkan
        langsung dengan nilai nominal obligasi dan jumlah bersihnya disajikan dalam hutang obligasi.




                                                   11
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

      Pendapatan iklan diakui pada saat iklan ditayangkan. Pembayaran iklan di muka yang diterima
      Perusahaan dicatat dalam akun “Pendapatan Diterima di Muka”. Beban diakui pada saat terjadinya
      (accrual basis).

   o. Imbalan Kerja
      Anak perusahaan menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), “Imbalan Kerja” (“PSAK 24 Revisi”)
      untuk mengakui penyisihan imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang Tenaga Kerja
      No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003 mengenai “Ketenagakerjaan” (“Undang-Undang”). Sesuai
      PSAK 24 Revisi, beban imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-undang ditentukan dengan
      menggunakan metode aktuarial “Projected Unit Credit”. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui
      sebagai pendapatan atau beban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial bersih
      yang belum diakui pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi jumlah yang lebih besar
      diantara 10% dari nilai kini imbalan pasti dan 10% dari nilai wajar aktiva program pada tanggal
      neraca. Keuntungan atau kerugian diakui atas dasar metode garis lurus selama rata-rata sisa
      masa kerja karyawan yang diharapkan. Lebih lanjut, biaya jasa lalu yang terjadi ketika
      memperkenalkan program imbalan pasti atau mengubah imbalan terhutang pada program imbalan
      pasti yang ada, diamortisasi selama periode sampai imbalan tersebut menjadi hak.
      Anak perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap
      yang memenuhi syarat dan memiliki kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai menurut Undang-
      undang. Iuran pensiun ditanggung oleh Anak perusahaan dan karyawan masing-masing sebesar
      5% dan 3% dari gaji pokok karyawan. Penyisihan menurut Undang-undang dihitung dengan
      membandingkan imbalan yang akan diterima oleh karyawan pada usia pensiun normal melalui
      program pensiun dengan imbalan yang dihitung berdasarkan Undang-undang setelah dikurangi
      akumulasi iuran karyawan dan hasil pengembangannya. Jika bagian iuran yang didanai Anak
      perusahaan melalui program pensiun kurang dari imbalan yang diwajibkan menurut Undang-
      undang, Anak perusahaan akan melakukan penyisihan atas kekurangannya.

   p. Kompensasi Berbasis Saham

      Perusahaan dan Anak perusahaan menerapkan PSAK No. 53, “Akuntansi Kompensasi Berbasis
      Saham” yang mengatur perlakuan akuntansi untuk nilai wajar opsi pemilikan saham yang diberikan
      kepada karyawan dan instrumen ekuitas sejenis lainnya. Beban kompensasi diakui selama periode
      pengakuan hak kompensasi (vesting period) berdasarkan nilai wajar seluruh opsi saham pada
      tanggal pemberian kompensasi (grant date). Nilai wajar opsi yang diberikan ditentukan dengan
      menggunakan metode penentuan harga opsi “Black-Scholes”.

   q. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

      Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
      transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing
      dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah yang berlaku pada tanggal
      tersebut seperti ditetapkan oleh Bank Indonesia. Laba atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau
      dibebankan pada operasi periode berjalan.




                                                  12
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                             Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   q. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing (lanjutan)

        Kurs yang digunakan masing-masing adalah:

                                                                  31 Maret 2008          31 Maret 2007
        Poundsterling                                                       18.391                 15.820
        Euro                                                                14.559                 12.154
        Dolar Amerika Serikat                                                9.217                  9.118
        Dolar Singapura                                                      6.683                  6.012
        Dolar Hong Kong                                                      1.184                  1.167
        Baht Thailand                                                          292                    260

   r.   Pajak Penghasilan
        Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak periode berjalan. Aktiva
        dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas beda temporer antara aktiva dan kewajiban untuk
        tujuan komersial dan perpajakan pada setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa
        mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan
        manfaat pajak tersebut dapat direalisasi.
        Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan
        pada periode ketika aktiva direalisasi atau ketika kewajiban diselesaikan berdasarkan tarif pajak
        (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal
        neraca.

        Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
        diterima atau, jika Perusahaan atau Anak perusahaan mengajukan keberatan, pada saat
        keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

   s. Laba (Rugi) Bersih per Saham

        Laba (rugi) bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih periode berjalan
        dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar selama periode berjalan. Laba
        (rugi) bersih per saham dilusian dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih periode berjalan yang
        telah disesuaikan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
        berjalan setelah melakukan penyesuaian atas pengaruh dari efek berpotensi saham biasa yang
        bersifat dilutif.
        Pengaruh dari konversi waran pada periode 2008 dan 2007 dan opsi saham pada periode 2007
        berpotensi saham biasa bersifat anti-dilutif, oleh karena itu laba (rugi) bersih per saham dilusian
        tidak diperhitungkan dan disajikan pada laporan laba rugi konsolidasi.

   t.   Informasi Segmen
        Sesuai PSAK No. 5 (Revisi 2000), “Pelaporan Segmen”, segmen usaha menyajikan informasi
        produk atau jasa yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan
        segmen usaha lain. Segmen geografis menyajikan informasi produk atau jasa pada wilayah
        ekonomi tertentu yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada
        komponen yang beroperasi pada wilayah ekonomi lain.




                                                    13
                            PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                                 Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                      31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   u. Penggunaan Estimasi
         Penyajian laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan
         manajemen membuat estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah
         yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam
         membuat estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa yang akan datang mungkin
         berdasarkan jumlah yang berbeda dengan estimasi tersebut.


3. KAS DAN SETARA KAS
   Akun ini terdiri dari:
                                                                        2008           2007
   Kas                                                               1.802.874.654    2.063.580.122
   Bank
   Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk                                       4.271.619.626    5.878.795.400
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  2.414.516.797      209.161.364
   Dolar Amerika Serikat
       PT Bank Central Asia Tbk
          (US$2.107 pada tahun 2008 dan
          US$2.156 pada tahun 2007)                                     19.421.141      19.658.226
   Jumlah bank                                                       6.705.557.564    6.107.614.990
   Setara kas
   Deposito berjangka
   Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                      2.576.524.260   15.083.555.273

   Dolar Amerika Serikat
       PT Bank Central Asia Tbk
          (US$253.198 pada tahun 2008 dan
          US$246.073 pada tahun 2007)                                2.333.728.562    2.243.692.885
   Jumlah setara kas                                                 4.910.252.822   17.327.248.158
   Jumlah                                                           13.418.685.040   25.498.443.270

   Suku bunga tahunan untuk deposito berjangka dalam Rupiah berkisar antara 6% sampai dengan
   6,25% pada periode 2008 dan berkisar antara 7,5% sampai dengan 8% pada periode 2007. Suku
   bunga tahunan untuk deposito berjangka dalam dolar Amerika Serikat sebesar 3,5% pada periode
   2008 dan 2007.


4. INVESTASI JANGKA PENDEK

   Pada tanggal 31 Maret 2007, investasi jangka pendek sebesar Rp10.004.007.907 merupakan investasi
   Anak Perusahaan dalam reksadana “Nikko Uang Likuid”, pihak ketiga. Laba yang belum direalisasi
   dari pemilikan investasi jangka pendek Anak perusahaan untuk periode 2007 adalah sebesar
   Rp4.007.907.




                                                     14
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. PIUTANG USAHA

  Akun ini merupakan piutang usaha dari pihak ketiga sebagai berikut:

                                                                    2008              2007
  PT Wira Pamungkas Pariwara                                    30.674.198.687     22.251.783.192
  PT Dwi Sapta Pratama Advertising                              24.540.406.129      7.483.137.200
  PT Dentsu Indonesia Inter Admark                              19.038.319.520      6.870.300.800
  PT Bintang Mediathama Indonesia                               16.194.642.750     13.838.924.000
  PT International Matari Advertising                           15.578.099.776      5.933.554.400
  PT Asia Media Network                                         10.033.623.200                  -
  PT Star Reachers Indonesia                                     8.748.056.400      3.025.915.200
  PT Armananta Eka Putra                                         8.323.352.858      4.319.656.000
  PT Indonesia Media Exchange                                    7.749.467.000        996.776.000
  PT Tempo Promosi                                               7.416.017.166      4.181.777.600
  PT Optima Media Dinamika                                       6.213.438.200      3.876.048.000
  PT Dian Mentari Pratama                                        4.146.937.300      6.879.109.600
  PT Komunika Cergas Ilhami                                      3.828.653.712      1.019.744.000
  PT Perada Swara Production                                     3.401.235.076      3.584.014.131
  PT Inter Pariwara Global                                       3.263.480.000                  -
  PT Advatama Niaga                                              3.184.720.000      1.629.760.000
  PT Inti Media Konsepindo                                       2.831.840.000      4.620.528.000
  PT Initiatif Media Indonesia                                     189.372.000      3.914.405.818
  PT Activate Media Nusantara                                                -      6.234.808.000
  Lain-lain (masing-masing di bawah Rp3 miliar)                 31.789.584.758     28.444.199.963
  Jumlah                                                       207.145.444.532    129.104.441.904
  Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu                        (4.633.369.560)    (3.740.882.660)

  Bersih                                                       202.512.074.972    125.363.559.244

  Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                    2008              2007
  Belum jatuh tempo                                            125.278.892.064     80.291.803.003
  Telah jatuh tempo:
      1 - 30 hari                                               45.935.643.939     21.555.355.111
      31 - 60 hari                                              17.895.036.551     15.044.992.130
      61 - 180 hari                                             12.125.591.798      6.658.639.200
      > 180 hari                                                 5.910.280.180      5.553.652.460
  Jumlah                                                       207.145.444.532    129.104.441.904


  Manajemen Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu adalah cukup.

  Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas hutang obligasi (Catatan 12).

  Seluruh saldo piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007 adalah dalam mata uang Rupiah.




                                                  15
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA
  Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi dengan
  beberapa pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Sifat hubungan Perusahaan dengan pihak-pihak
  yang mempunyai hubungan istimewa adalah pemegang saham, perusahaan afiliasi dan karyawan
  kunci.

  a. Anak perusahaan memberikan pinjaman tanpa bunga kepada karyawan Anak perusahaan yang
     akan dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan dengan jangka waktu maksimal 60 bulan. Pada
     tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, saldo piutang karyawan tersebut masing-masing sebesar
     Rp4.628.941.012 atau 0,38% dan Rp9.257.181.004 atau 0,66% dari jumlah aktiva, disajikan
     sebagai bagian dari “Aktiva Tidak Lancar Lainnya” pada neraca konsolidasi.

  b. Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, saldo uang muka investasi Anak perusahaan pada PT
     Studio Cafe Internasional masing-masing sebesar Rp3.869.527.874 atau 0,32% dan
     Rp3.919.490.474 atau 0,28% dari jumlah aktiva. Uang muka ini disajikan sebagai bagian dari
     “Aktiva Tidak Lancar Lainnya” pada neraca konsolidasi.


7. PERSEDIAAN

  Persediaan terdiri dari:


                                                                   2008                2007
  Program
      Pembelian film                                          245.784.432.900      321.271.500.542
      Swa produksi                                             60.048.289.592       60.866.764.273
  Lain-lain                                                    17.803.314.974       22.395.815.893
  Jumlah                                                      323.636.037.466      404.534.080.708


  Persediaan digunakan sebagai jaminan atas hutang obligasi (Catatan 12).

  Pembelian persediaan program dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pembelian adalah
  pembelian dari PT Gentabuana Paramita dan PT Soraya Intercine Films, masing-masing sebesar
  53,23% dan 11,21% dari jumlah pembelian pada periode 2008, serta dari PT Gentabuana Paramita,
  Sportfive International Sarl dan PT MD Media masing-masing sebesar 35,51%, 16,17% dan 7,89% dari
  jumlah pembelian pada periode 2007.

  Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran atau pencurian karena bila
  terjadi kebakaran atau pencurian atas persediaan program dalam bentuk hak siar dan persediaan
  program yang dibeli, Anak perusahaan dapat meminta copy film yang baru dari distributor yang
  bersangkutan. Namun demikian, manajemen Anak perusahaan telah melakukan beberapa tindakan
  untuk mengurangi risiko kerugian atas persediaan, antara lain dengan menempatkan persediaan
  program pada lokasi yang berbeda dengan sistem keamanan yang baik.




                                                16
                            PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                                 Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                      31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. AKTIVA TETAP

  Aktiva tetap terdiri dari:

                                                                                 2008

                                                                Penambahan/             Pengurangan/
                                              Saldo Awal        Reklasifikasi           Reklasifikasi         Saldo Akhir

    Nilai Tercatat
    Tanah                                     69.602.116.741                 -                        -       69.602.116.741
    Bangunan kantor, studio dan transmisi     82.781.364.024                 -                        -       82.781.364.024
    Peralatan bangunan dan studio            789.023.282.933     5.543.955.877           66.395.161.514      728.172.077.296
    Peralatan kantor dan perlengkapan         71.415.224.201       643.034.111                        -       72.058.258.312
    Kendaraan                                 31.219.081.199       121.200.000                        -       31.340.281.199
    Sub-jumlah                              1.044.041.069.098    6.308.189.988           66.395.161.514      983.954.097.572

    Aktiva dalam penyelesaian                  4.598.392.332                    -                       -      4.598.392.332

    Jumlah Nilai Tercatat                   1.048.639.461.430    6.308.189.988           66.395.161.514      988.552.489.904


    Akumulasi Penyusutan
    Bangunan kantor, studio dan transmisi     44.696.688.988       938.638.811                        -       45.635.327.799
    Peralatan bangunan dan studio            458.098.382.161    16.072.386.191            4.402.492.760      469.768.275.592
    Peralatan kantor dan perlengkapan         63.863.900.642     1.157.655.023                        -       65.021.555.665
    Kendaraan                                 28.077.833.614       512.282.954                        -       28.590.116.568

    Jumlah Akumulasi Penyusutan              594.736.805.405    18.680.962.979            4.402.492.760      609.015.275.624

    Nilai Buku                               453.902.656.025                                                 379.537.214.280




                                                                                 2007

                                                                Penambahan/             Pengurangan/
                                              Saldo Awal        Reklasifikasi           Reklasifikasi         Saldo Akhir

    Nilai Tercatat
    Tanah                                     96.650.582.470                 -                          -     96.650.582.470
    Bangunan kantor, studio dan transmisi     94.217.345.135     1.831.320.800                          -     96.048.665.935
    Peralatan bangunan dan studio            765.904.320.446     3.644.909.101                          -    769.549.229.547
    Peralatan kantor dan perlengkapan         70.862.134.909       384.901.133                          -     71.247.036.042
    Kendaraan                                 31.747.118.610       403.106.066                          -     32.150.224.676
    Sub-jumlah                              1.059.381.501.570    6.264.237.100                          -   1.065.645.738.670

    Aktiva dalam penyelesaian                 18.637.937.699                    -                       -     18.637.937.699

    Jumlah Nilai Tercatat                   1.078.019.439.269    6.264.237.100                          -   1.084.283.676.369


    Akumulasi Penyusutan
    Bangunan kantor, studio dan transmisi     41.648.739.298     1.011.725.526                          -     42.660.464.824
    Peralatan bangunan dan studio            390.352.123.182    17.256.612.811                          -    407.608.735.993
    Peralatan kantor dan perlengkapan         58.063.134.801     1.612.632.374                          -     59.675.767.175
    Kendaraan                                 26.978.511.715       566.611.238                          -     27.545.122.953

    Jumlah Akumulasi Penyusutan              517.042.508.996    20.447.581.949                          -    537.490.090.945

    Nilai Buku                               560.976.930.273                                                 546.793.585.424



  Penambahan nilai tercatat aktiva tetap termasuk reklasifikasi dari uang muka pembelian aktiva tetap
  masing-masing sebesar Rp1.092.490.107 dan Rp1.180.923.615 pada tahun 2008 dan 2007.




                                                         17
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. AKTIVA TETAP (lanjutan)

   Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut:

                                                                    2008                  2007
   Beban program dan penyiaran                                   3.139.572.964          3.945.136.493
   Beban usaha - umum dan administrasi (Catatan 18)             15.541.390.015         16.502.445.456
   Jumlah                                                       18.680.962.979         20.447.581.949


   Aktiva tetap Anak perusahaan digunakan sebagai jaminan atas hutang obligasi (Catatan 12) dan
   fasilitas pinjaman yang diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk (Catatan 9).

   Tanah, yang terletak di beberapa kota di Indonesia, seluas sekitar 274.670 dan 285.553 meter persegi
   berupa Hak Guna Bangunan (HGB) masing-masing pada tahun 2008 dan 2007. HGB tersebut akan
   berakhir pada berbagai tanggal antara tahun 2010 sampai dengan 2034. Manajemen Anak
   perusahaan berkeyakinan bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak
   tersebut.

   Rugi penjualan aktiva tetap adalah sebagai berikut:

                                                                    2008                  2007
   Hasil penjualan                                              59.420.000.000                        -
   Nilai buku                                                   61.992.668.754                        -
   Rugi penjualan aktiva tetap                                   (2.572.668.754)                      -


   Rincian aktiva dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:

                                                                    2008                  2007
   Peralatan bangunan dan studio                                  4.115.834.196        18.155.379.563
   Bangunan kantor, studio dan transmisi                            482.558.136           482.558.136
   Jumlah                                                         4.598.392.332        18.637.937.699


   Pada tanggal 31 Maret 2008, estimasi persentase penyelesaian aktiva dalam penyelesaian sebesar
   5% dari jumlah biaya yang dianggarkan.

   Nilai yang dapat diperoleh kembali dari aktiva tetap Anak perusahaan, kecuali peralatan kantor dan
   perlengkapan,    kendaraan    tertentu    dan     aktiva  dalam   penyelesaian,    pada    tanggal
   31 Desember 2007, yang dinyatakan dalam laporan penilaian dari penilai independen,
   PT Ujatek Baru, pada tanggal 15 Februari 2008 sebesar Rp750.579.597.000, yang dinilai dengan
   menggunakan metode kalkulasi biaya (cost approach), kecuali tanah yang menggunakan metode
   perbandingan data pasar (market data approach).

   Manajemen Anak perusahaan berpendapat bahwa nilai tercatat dari seluruh aktiva tetap Anak
   perusahaan dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan penurunan nilai atas aktiva tetap tersebut.

   Aktiva tetap, kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko kerugian karena kebakaran dan lainnya
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp87.854.485.050 dan US$107.872.206 pada tanggal 31 Maret
   2008. Manajemen Anak perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
   menutup kemungkinan kerugian dari risiko kebakaran dan lainnya. Manajemen Anak perusahaan
   menelaah nilai pertanggungan tersebut setiap tahun.




                                                   18
                        PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                             Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                  31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. HUTANG BANK

  Anak perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
  dengan jumlah maksimum sebesar Rp20.000.000.000 pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007.
  Fasilitas ini dijamin dengan tanah dan bangunan (Catatan 8). Pinjaman rekening koran dikenakan suku
  bunga tahunan sebesar 3% di atas suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) jangka waktu satu
  bulan. Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, saldo pinjaman ini masing-masing adalah sebesar
  Rp3.080.917.817 dan Rp166.568.422 dan disajikan sebagai bagian dari “Hutang Bank Jangka
  Pendek” pada neraca konsolidasi. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 3 Agustus 2008.

  Pada tanggal 11 Oktober 2006, Anak perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit Time Loan
  Revolving dari BCA dengan jumlah maksimum sebesar Rp20.000.000.000 yang dipergunakan untuk
  tambahan modal kerja Anak perusahaan dalam rangka penyiaran kembali program acara sehubungan
  dengan selesainya pembangunan menara pemancar di Jakarta. Fasilitas ini dijamin dengan tanah dan
  bangunan (Catatan 8). Fasilitas Time Loan Revolving dikenakan suku bunga tahunan sebesar 3% di
  atas suku bunga SBI jangka waktu satu bulan. Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, saldo pinjaman
  ini masing-masing adalah sebesar Rp20.000.000.000 dan disajikan sebagai bagian dari “Hutang Bank
  Jangka Pendek” pada neraca konsolidasi. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 3 Agustus 2008.

  Pada tanggal 5 September 2005, Anak perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari BCA
  dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000.000.000 yang dipergunakan untuk membiayai
  pembangunan menara pemancar siaran. Pinjaman tersebut dijamin dengan tanah dan bangunan serta
  peralatan (Catatan 8).

  Fasilitas kredit investasi terdiri atas:

                                                                   2008                 2007
  PT Bank Central Asia Tbk                                                       -   79.669.150.326
  Dikurangi: bagian yang jatuh tempo
      dalam waktu satu tahun                                                     -   (22.762.614.380)
  Hutang bank jangka panjang                                                     -   56.906.535.946


  Fasilitas kredit investasi dikenakan suku bunga tahunan sebesar suku bunga SBI untuk jangka waktu 3
  (tiga) bulan ditambah 3%. Pembayaran pokok dan bunga dilakukan setiap tiga bulan. Fasilitas kredit
  investasi ini akan jatuh tempo pada tanggal 5 September 2010, dengan jadwal pembayaran sebagai
  berikut:

  Tahun                                                             2008                2007
  2007                                                                           -   17.071.960.784
  2008                                                                           -   22.762.614.379
  2009                                                                           -   22.762.614.379
  2010                                                                           -   17.071.960.784

  Pada bulan Oktober 2007 Anak perusahaan telah melakukan pembayaran kembali dipercepat atas
  fasilitas kredit investasi tersebut.




                                                 19
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. HUTANG BANK (lanjutan)

   Tanpa persetujuan tertulis dari BCA, Anak perusahaan (IVM) tidak diperbolehkan, antara lain:
   a. Bertindak sebagai penanggung/penjamin dan/ atau menggunakan kekayaan IVM kecuali untuk
      menjamin hutang anak perusahaan atau untuk penerbitan obligasi yang tidak menyebabkan rasio
      hutang terhadap ekuitas lebih besar atau sama dengan 2:1.

   b. Meminjamkan uang lebih dari Rp5 miliar atau setara dengan mata uang lainnya dalam satu tahun
      buku, termasuk kepada perusahaan afiliasi, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari
      atau kepada koperasi atau karyawan atau anak perusahaan yang dimiliki tidak kurang dari 51%.

   c.   Menjual atau melepaskan harta tidak bergerak atau harta kekayaan utama dalam menjalankan
        usahanya, dalam jumlah yang melebihi Rp50 miliar per transaksi atau setara mata uang lainnya,
        kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari.

   d. Menjaga pembiayaan barang modal per tahun tidak lebih dari US$12 juta (kecuali untuk
      pembiayaan yang dibiayai oleh BCA).

  Selain itu, Anak perusahaan diharuskan, antara lain menjaga, memelihara dan mempertahankan rasio
  keuangan Anak perusahaan setiap saat yang akan ditinjau setiap satu tahun, sebagai berikut:
  - perbandingan antara pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi atau sama dengan 200%;
  - perbandingan antara laba usaha ditambah depresiasi dan amortisasi terhadap beban bunga tidak
      kurang atau sama dengan 150%, amortisasi termasuk amortisasi program yang ditayangkan
      namun tidak mempengaruhi arus kas di tahun berjalan;
  -   perbandingan jumlah aktiva lancar terhadap kewajiban lancar tidak kurang atau sama dengan
      150%.

   Pada tanggal 31 Maret 2008, Anak perusahaan memiliki rasio perbandingan antara pinjaman terhadap
   ekuitas sebesar 223% serta perbandingan antara laba usaha ditambah depresiasi dan amortisasi
   (termasuk amortisasi program yang ditayangkan namun tidak mempengaruhi arus kas di tahun
   berjalan) terhadap beban bunga adalah sebesar 261%.

   Beban bunga atas hutang bank masing-masing sejumlah Rp691.936.224 dan Rp3.305.310.454 untuk
   periode 2008 dan 2007 dan disajikan sebagai bagian dari ”Beban (Penghasilan) Lain-lain - Beban
   Bunga” pada laporan laba rugi konsolidasi.


10. HUTANG USAHA

   Akun ini merupakan hutang usaha kepada pihak ketiga dengan rincian sebagai berikut:
                                                                    2008                   2007
   PT Tripar Multivision Plus                                   109.557.688.560        152.217.697.925
   PT Soraya Intercine Film                                      16.910.100.000         32.028.300.000
   PT MD Media                                                   11.676.576.800         25.414.000.000
   PT Rapi Film                                                   9.125.000.000          6.108.000.016
   Warner Bros International, Amerika Serikat
      (US$386.716 pada tahun 2008 dan
      US$ 105.619 dan Rp1.958.550.000
      pada tahun 2007)                                             3.564.363.676          2.921.581.763
   Buena Vista International Inc., Amerika
      Serikat (US$376.643 pada tahun 2008
      dan US$463.356 pada tahun 2007)                              3.471.516.227          4.224.877.729




                                                  20
                          PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                               Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                    31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




10. HUTANG USAHA (lanjutan)

                                                                     2008                  2007
   PT Teguh Bakti Mandiri                                          2.179.003.599         4.613.970.513
   PT Gentabuana Paramita                                          2.055.000.000         5.492.500.000
   PT Parkit Film                                                    787.500.000         3.412.500.353
   Sportfive International Sarl., Swiss
       (US$491.101 pada tahun 2007)                                                -     4.477.855.271
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp3 miliar)
       (US$522.431 dan Rp3.268.339.428
       pada tahun 2008 dan US$1.042.004
       dan Rp3.089.403.924 pada tahun 2007)                        8.083.586.692        12.590.398.675
   Jumlah                                                        167.410.335.554       253.501.682.245

   Dikurangi: bagian yang jatuh tempo
       lebih dari satu tahun                                     (47.515.531.960)                      -

   Bersih                                                        119.894.803.594       253.501.682.245



11. PERPAJAKAN

   Hutang pajak terdiri dari:
                                                                     2008                  2007
   Pajak penghasilan
       Pasal 21                                                    1.517.801.237         1.382.523.146
       Pasal 23                                                       72.982.983            89.288.891
       Pasal 26                                                      442.817.568           386.905.677
       Pasal 4 ayat 2                                              2.770.080.488            83.045.311
   Pajak pertambahan nilai                                        15.562.393.495         5.960.501.349
   Jumlah                                                         20.366.075.771         7.902.264.374


   Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan sesuai dengan laporan
   laba rugi konsolidasi dan taksiran rugi fiskal untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
   Maret 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut:

                                                                     2008                  2007
   Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
       menurut laporan laba rugi konsolidasi                      24.863.995.021       (76.896.438.041)
   Rugi (laba) Anak perusahaan sebelum
       manfaat (beban) pajak penghasilan                         (23.255.167.068)       78.901.698.777
   Transaksi eliminasi                                            16.066.387.196       (57.450.134.329)
   Laba (rugi) Perusahaan sebelum
      manfaat (beban) pajak penghasilan                           17.675.215.149       (55.444.873.593)
   Koreksi fiskal
      Bagian atas rugi (laba) bersih Anak perusahaan             (18.310.795.377)       54.860.970.230
      Penghasilan bunga                                              (34.608.672)           (6.059.737)
      Gaji dan kesejahteraan karyawan                                 79.899.900            79.899.900
   Taksiran rugi fiskal                                             (590.289.000)         (510.063.200)



                                                   21
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




11. PERPAJAKAN (lanjutan)
                                                                   2008                   2007
   Pajak penghasilan dibayar di muka -
       Perusahaan                                                             -               880.700
       Anak perusahaan                                            2.036.701.674            23.056.213
   Jumlah pajak penghasilan dibayar
      di muka periode berjalan                                    2.036.701.674            23.936.913
   Tagihan pajak penghasilan -
      Perusahaan                                                              -               880.700
      Anak perusahaan                                             2.036.701.674            23.056.213
   Jumlah                                                         2.036.701.674            23.936.913


   Tagihan pajak penghasilan tersebut di atas masing-masing sejumlah Rp2.036.701.674 dan
   Rp23.936.913 pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, disajikan sebagai bagian dari “Tagihan Pajak
   Penghasilan” pada neraca konsolidasi.

   Menurut peraturan perpajakan di Indonesia, rugi fiskal dapat dikompensasi maksimum selama lima
   tahun.

   Pada tanggal 8 Mei 2007, Perusahaan menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak mengenai
   Pembetulan atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) Pajak Penghasilan pasal 21 untuk tahun
   pajak 2005 sejumlah Rp3.843.180, yang diterbitkan sebelumnya pada tanggal 16 April 2007 sejumlah
   Rp60.041.407.

   Pada tanggal 19 Maret 2008, Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang
   Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan pasal 23 untuk tahun pajak 2006 sejumlah Rp25.328.892 dan
   SKPLB Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2006 sejumlah Rp7.830.000 kepada Perusahaan.

   Pada tanggal 23 Januari 2007, Direktur Jenderal Pajak menerbitkan SKPLB untuk Pajak Penghasilan
   Badan tahun pajak 2005 sejumlah Rp46.237.806.561 kepada Anak perusahaan.

   Pada tanggal 23 Januari 2007, Direktur Jenderal Pajak juga menerbitkan SKPKB untuk Pajak
   Penghasilan (PPh) pasal 21, 23, 26 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta Surat Tagihan Pajak
   (STP) PPN untuk tahun pajak 2005 sejumlah Rp1.325.956.147 kepada Anak perusahaan, yang
   disajikan sebagai bagian dari “Beban (Penghasilan) Lain-lain - Lain-lain - Bersih” pada laporan laba
   rugi konsolidasi periode 2007. Pada tanggal 17 April 2007 Anak perusahaan mengajukan keberatan
   atas SKPKB PPh pasal 26, PPN Barang dan Jasa serta PPN atas Pemanfaatan Barang Kena Pajak
   (BKP) Tidak Berwujud dari Luar Daerah Pabean serta STP PPN terkait yang diterbitkan untuk tahun
   pajak 2005.

   Pada tanggal 4 Oktober 2007 Anak perusahaan telah menerima surat Penolakan atas Keberatan
   SKPKB beserta STP PPN Barang & Jasa untuk tahun pajak 2005 sejumlah Rp36.451.017.

   Pada tanggal 14 Desember 2007, keberatan STP PPN atas Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari
   Luar Daerah Pabean untuk tahun pajak 2005 Anak perusahaan sebesar Rp68.563.736 telah diterima.

   Pada tanggal 18 Desember 2007 Anak perusahaan telah menerima surat Penolakan atas Keberatan
   SKPKB PPN atas Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari Luar Daerah Pabean untuk tahun pajak 2005
   sejumlah Rp430.750.255, dan pada tanggal 11 Maret 2008, Anak perusahaan mengajukan banding ke
   Pengadilan Pajak.




                                                 22
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   Pada tanggal 14 Maret 2008, Anak perusahaan menerima surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak
   yang menetapkan menerima sebagian dari keberatan SKPKB PPh pasal 26 untuk tahun pajak 2005
   sejumlah Rp185.403.780.

   Pada tahun 2005, Anak perusahaan mengajukan keberatan atas SKPKB dan STP tahun pajak 2002
   dan 2003, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                    Pajak
                                                                                Pertambahan
                                          PPh pasal 23    PPh pasal 26              Nilai              Jumlah

  Tahun Fiskal

  2003                                      393.156.014    3.552.725.126         2.497.951.972        6.443.833.112
  2002                                      146.258.573    1.234.377.058           800.746.788        2.181.382.419

  Jumlah                                    539.414.587    4.787.102.184         3.298.698.760        8.625.215.531



   Jumlah yang diajukan keberatan sebesar Rp8.625.215.531 telah dibayar oleh Anak perusahaan pada
   tahun 2005. Pada tahun 2006 keberatan tersebut ditolak dan Anak perusahaan telah mengajukan
   banding ke Pengadilan Pajak sejumlah Rp8.483.229.587 dan berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak
   pada tanggal 14 Desember 2007 permohonan banding diterima seluruhnya.

   Perusahaan dan Anak perusahaan telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak
   Penghasilan Badan untuk tahun buku 2007 ke Kantor Pajak.

   Manfaat (beban) pajak penghasilan tangguhan adalah sebagai berikut:

                                                                         2008                       2007
   Pengaruh beda temporer pada tarif pajak
      maksimum (30%)
      Rugi fiskal                                                  (5.969.389.824)               21.159.122.432
      Penyusutan dan rugi atas penjualan aktiva tetap              (2.387.539.727)                  441.477.497
      Laba yang belum direalisasi atas pemilikan
          investasi jangka pendek                                                    -                (1.202.372)
   Manfaat (beban) pajak penghasilan tangguhan                     (8.356.929.551)               21.599.397.557


   Rekonsiliasi antara manfaat (beban) pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak
   yang berlaku dari laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, dengan jumlah manfaat
   (beban) pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi konsolidasi untuk tiga bulan
   yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut:

                                                                         2008                       2007
   Laba (rugi) Perusahaan sebelum
      manfaat (beban) pajak penghasilan                           17.675.215.149                 (55.444.873.593)
   Manfaat (beban) pajak penghasilan dengan
      tarif pajak yang berlaku                                     (5.302.564.545)               16.633.462.078
   Pengaruh pajak atas beda tetap:
      Penghasilan bunga                                                   10.382.602                  1.817.921




                                                    23
                         PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                              Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                   31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




11. PERPAJAKAN (lanjutan)

                                                                    2008                 2007
       Bagian atas laba (rugi) bersih Anak perusahaan             5.493.238.613       (16.458.291.069)
       Gaji dan kesejahteraan karyawan                              (23.969.970)          (23.969.970)
   Manfaat (beban) pajak penghasilan –
      Perusahaan                                                    177.086.700           153.018.960
      Anak perusahaan                                            (7.860.693.797)       22.223.127.826
   Beda temporer karena akuisisi                                   (673.322.454)         (776.749.229)
   Manfaat (beban) pajak penghasilan - bersih                    (8.356.929.551)       21.599.397.557


   Pengaruh pajak atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak adalah sebagai berikut:

                                                                    2008                 2007
   Aktiva pajak tangguhan
       Rugi fiskal                                              196.389.382.427       175.658.508.514
       Aktiva tetap                                              12.644.969.140        24.905.653.047
       Piutang usaha                                              1.390.010.869         1.122.264.799
       Imbalan kerja - aktuaria                                     613.912.751                     -
   Jumlah aktiva pajak tangguhan                                211.038.275.187       201.686.426.360

   Kewajiban pajak tangguhan
      Persediaan                                                                  -    10.366.204.362
      Laba yang belum direalisasi atas pemilikan
          investasi jangka pendek                                                 -         1.202.372
   Jumlah kewajiban pajak tangguhan                                               -    10.367.406.734

   Aktiva pajak tangguhan - bersih                              211.038.275.187       191.319.019.626


   Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa aktiva pajak tangguhan yang
   timbul dari rugi fiskal dan beda temporer dapat direalisasikan pada periode-periode mendatang.


12. HUTANG OBLIGASI

   Hutang obligasi terdiri dari:
                                                                    2008                 2007
   Nilai nominal                                                696.207.050.000       696.207.050.000
   Dikurangi:
   Diskonto obligasi - setelah dikurangi dengan akumulasi
       amortisasi sebesar Rp109.035.971.162 pada
       tahun 2008 dan Rp77.358.162.228 pada tahun 2007          (12.800.262.588)      (44.478.071.522)
   Biaya emisi obligasi ditangguhkan - setelah dikurangi
       dengan akumulasi amortisasi sebesar
       Rp6.763.055.711 pada tahun 2008 dan
       Rp5.313.829.487 pada tahun 2007                             (483.075.421)       (1.932.301.645)
   Bersih                                                       682.923.711.991       649.796.676.833




                                                   24
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




12. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)

   Pada tanggal 8 Agustus 2003, Anak perusahaan menerbitkan obligasi yang diberi nama Obligasi I
   Indosiar Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap (Obligasi) dengan nilai pokok sebesar
   Rp696.207.050.000 dan disertai pula dengan penerbitan waran seri II sebanyak 521.160.706 waran
   yang diberikan secara cuma-cuma. Satu satuan Obligasi yang bernilai nominal Rp175.000 ditawarkan
   sebesar 82,50% dari nilai pokoknya atau Rp144.375. Hasil penerbitan Obligasi adalah sebesar
   Rp574.370.816.250 dengan diskonto obligasi sebesar Rp121.836.233.750 dan biaya emisi Obligasi
   sebesar Rp7.246.131.132. Obligasi berjangka waktu 5 (lima) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal
   8 Agustus 2008. Obligasi dikenakan suku bunga tetap sebesar 12,80% per tahun, yang akan dibayar
   secara triwulanan.

   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 10 Agustus 2004, pemegang saham
   Perusahaan menyetujui, antara lain, penerbitan Waran Seri I Perusahaan sebanyak-banyaknya
   521.160.706 waran untuk menggantikan Waran Seri II Anak perusahaan yang diterbitkan kepada
   pemegang Waran Seri II Anak perusahaan dengan harga, syarat dan kondisi yang sama dengan
   Waran Seri II Anak perusahaan (Catatan 1a).

   Berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan No. 37 tanggal 29 September 2005, satuan
   pemindahbukuan obligasi berubah dari Rp175.000 menjadi Rp1,00 sehubungan dengan perubahan
   satuan pemindahbukuan obligasi di Bursa Efek Surabaya.

   Berdasarkan hasil penilaian PT Pemeringkat Efek Indonesia tanggal 11 Juni 2007, Obligasi mendapat
   peringkat idBB+ (Double B Plus; Stable Outlook).

   Penerbitan Obligasi dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 93 tanggal 26 Mei
   2003 antara Anak perusahaan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bertindak selaku wali
   amanat. Akta Perjanjian Perwaliamanatan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
   akta No. 11 tanggal 18 Oktober 2006, mengenai perubahan perbandingan antara pendapatan bersih
   sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi terhadap beban bunga dan perubahan nilai
   jaminan.

   Obligasi dijamin dengan piutang (Catatan 5), persediaan (Catatan 7), serta peralatan dan
   perlengkapan studio (Catatan 8) milik Anak perusahaan, dengan nilai jaminan tidak kurang dari 100%
   dari pokok obligasi yang terhutang pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007.

   Selama belum dilunasinya seluruh pokok hutang obligasi dan bunganya, tanpa persetujuan tertulis dari
   wali amanat, Anak perusahaan (IVM) tidak diperbolehkan, antara lain:

   a. Membayar dividen melebihi ketentuan dalam kebijakan dividen kas yang tercantum dalam
      prospektus IVM tanggal 12 Maret 2001, dimana dividen kas akan dibagikan berkisar antara 5%
      sampai dengan 10% dari laba bersih IVM apabila laba bersih IVM di bawah Rp100 miliar dan
      berkisar antara 11% sampai dengan 15% dari laba bersih IVM apabila laba bersih IVM sama atau
      di atas Rp100 miliar;
   b. Memberikan pinjaman, kecuali pinjaman yang diberikan kepada karyawan dan koperasi karyawan
      IVM, pinjaman yang sudah ada sebelum perjanjian perwaliamanatan ditandatangani, pinjaman
      dalam rangka kegiatan usaha, dan pinjaman kepada anak perusahaan yang kepemilikan saham
      IVM dalam anak perusahaan tersebut tidak kurang dari 51% dan anak perusahaan memiliki
      kegiatan usaha yang terkait dengan kegiatan usaha IVM, dan sepanjang pinjaman tersebut
      diberikan dengan syarat dan ketentuan yang tidak merugikan IVM dan dilakukan berdasarkan
      harga pasar yang wajar;
   c.   Bertindak sebagai penanggung atas kewajiban pihak lain kecuali kepada anak perusahaan;
   d. Menjual atau mengalihkan seluruh atau sebagian sebesar 50% atau lebih dari harta kekayaan IVM;




                                                 25
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



12. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)

   e. Melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan, kecuali dengan anak perusahaan atau
      afiliasinya atau dengan perusahaan lain sepanjang tidak mengurangi kemampuan IVM untuk
      memenuhi kewajibannya terhadap pemegang obligasi;
   f.   Melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar IVM pada saat
        ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan.

   Selain itu, Anak perusahaan diharuskan, antara lain pada setiap saat keadaan keuangan Anak
   perusahaan yang tercantum dalam laporan keuangan tahunan Anak perusahaan terakhir yang telah
   diaudit atau laporan keuangan semesteran yang terakhir yang diserahkan kepada wali amanat, harus
   memenuhi ketentuan-ketentuan antara lain, memelihara rasio jumlah pinjaman bersih terhadap ekuitas
   tidak lebih dari 200% dan perbandingan antara pendapatan bersih sebelum beban bunga, pajak,
   depresiasi dan amortisasi dengan beban bunga tidak kurang dari 200%.

   Pada tanggal 9 Agustus 2006, Anak perusahaan mengadakan RUPO dan para pemegang obligasi
   telah menyetujui, antara lain:
   a. mengesampingkan tidak tercapainya rasio keuangan perbandingan antara pendapatan bersih
      sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi dengan beban bunga tidak kurang dari
      200% sejak periode Desember 2005 sampai dengan 8 Agustus 2008, dengan kompensasi berupa
      denda;
   b. mengubah perbandingan antara pendapatan bersih sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan
      amortisasi dengan beban bunga tidak kurang dari 200% menjadi perbandingan antara laba usaha
      sebelum amortisasi dan depresiasi dengan beban bunga tidak kurang dari 150%. Amortisasi
      termasuk amortisasi program yang ditayangkan namun tidak mempengaruhi arus kas di tahun
      berjalan. Akibat perubahan rasio ini, nilai jaminan akan ditambah dari 75% menjadi 100% dari
      pokok obligasi yang terhutang.
   Pada bulan September 2006, Anak perusahaan telah membayarkan kompensasi denda sejumlah
   Rp4.873.449.351 atau 0,7% dari nilai nominal obligasi terhutang atas tidak tercapainya perbandingan
   antara pendapatan bersih sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi terhadap beban
   bunga untuk periode Desember 2005 sampai dengan Juni 2007 dan telah dibebankan pada laporan
   laba rugi konsolidasi tahun 2006. Apabila Anak perusahaan tidak dapat memenuhi rasio ini untuk
   periode Juli sampai dengan Desember 2007 dan Januari 2008 sampai dengan tanggal pelunasan
   obligasi, maka Anak perusahaan akan dikenakan tambahan kompensasi denda masing-masing
   sebesar 0,35% dari nilai nominal obligasi terhutang.

   Pada tanggal 31 Maret 2008, Anak perusahaan memiliki rasio jumlah pinjaman bersih terhadap ekuitas
   sebesar 223% dan perbandingan antara laba usaha ditambah depresiasi dan amortisasi (termasuk
   amortisasi program yang ditayangkan namun tidak mempengaruhi arus kas di tahun berjalan) terhadap
   beban bunga adalah sebesar 261%. Berdasarkan perjanjian perwaliamanatan, Anak perusahaan harus
   memperbaiki rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas dalam waktu 180 hari.

   Hasil penerbitan Obligasi tersebut setelah dikurangi biaya emisi obligasi, akan digunakan untuk
   melunasi fasilitas kredit investasi yang diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk sebesar
   Rp296.000.000.000 dan sisanya akan digunakan untuk membiayai rencana ekspansi dan
   pengembangan usaha dan modal kerja Anak perusahaan. Sedangkan dana yang akan diperoleh dari
   hasil konversi waran seri II, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja Anak perusahaan.

   Beban bunga obligasi masing-masing sejumlah Rp30.739.218.507 dan Rp29.324.821.305 untuk
   periode 2008 dan 2007, disajikan sebagai bagian dari ”Beban (Penghasilan) Lain-lain - Beban Bunga”
   pada laporan laba rugi konsolidasi.

   Anak perusahaan berencana melunasi hutang pokok obligasi melalui pembiayaan dari bank dan
   ekuitas.


                                                 26
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




13. MODAL SAHAM

   Para pemegang saham dan pemilikan sahamnya pada tanggal-tanggal 31 Maret 2008 dan 2007
   adalah sebagai berikut:


                                                                    2008

                                           Jumlah Saham
                                          Ditempatkan dan         Persentase
                                           Disetor Penuh          Pemilikan             Jumlah
     PT Prima Visualindo                        551.708.684               27,2366%    137.927.171.000
     Citibank Singapore                         172.165.871                8,4994%     43.041.467.750
     Masyarakat
         (masing-masing di bawah 5%)           1.301.739.096              64,2640%    325.434.774.000
     Jumlah                                    2.025.613.651             100,0000%    506.403.412.750




                                                                    2007

                                           Jumlah Saham
                                          Ditempatkan dan         Persentase
                                           Disetor Penuh          Pemilikan             Jumlah
     PT TDM Aset Manajemen                      577.165.871               28,6188%    144.291.467.750
     PT Prima Visualindo                        551.708.684               27,3565%    137.927.171.000
     Masyarakat
        (masing-masing di bawah 5%)             887.864.548               44,0247%    221.966.137.000
     Jumlah                                    2.016.739.103             100,0000%    504.184.775.750


   Selama tahun 2007, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh bertambah sejumlah 8.874.548
   saham yang merupakan hasil pelaksanaan waran seri I dan opsi saham oleh karyawan Anak
   perusahaan (Catatan 21) masing-masing sebesar 48 saham dan 8.874.500 saham.


14. TAMBAHAN MODAL DISETOR - BERSIH

   Akun ini merupakan selisih antara jumlah harga jual dengan jumlah nilai nominal saham yang
   ditawarkan kepada masyarakat setelah dikurangi dengan seluruh beban yang berhubungan dengan
   penawaran umum saham Perusahaan, dan selisih antara jumlah harga pelaksanaan waran dengan
   jumlah nilai nominal saham serta selisih antara jumlah nilai wajar pelaksanaan opsi saham dengan
   jumlah nilai nominal saham. Rinciannya adalah sebagai berikut:

                                                                  2008                  2007
   Agio saham atas:
       Penawaran umum perdana                                  188.398.049.564       188.398.049.564
       Pelaksanaan waran seri I
           (Catatan 1a dan 13)                                           18.000                     -
   Pelaksanaan opsi pemilikan saham
       karyawan (Catatan 21)                                    14.448.978.200        10.931.126.400
   Beban emisi saham                                            (1.594.397.980)       (1.594.397.980)
   Bersih                                                      201.252.647.784       197.734.777.984


                                               27
PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
     Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
          31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                         28
                            PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                                 Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                      31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. SELISIH NILAI TRANSAKSI RESTRUKTURISASI ENTITAS SEPENGENDALI

   Pada tanggal 23 Januari 2004, Perusahaan membeli saham Anak perusahaan yang dimiliki oleh
   PT Prima Visualindo (PV), sejumlah Rp137.927.171.000 yang terdiri atas 551.708.684 saham dengan
   nilai nominal Rp250 dengan persentase kepemilikan sebesar 27,74%. Transaksi ini merupakan
   transaksi restrukturisasi entitas sepengendali dimana PV juga merupakan pemegang saham
   Perusahaan dengan kepemilikan sebesar 99,99%.

   Selisih antara biaya perolehan dan nilai buku Anak perusahaan pada saat perolehan sebesar
   Rp67.387.705.202 dan dicatat sebagai “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali”
   yang disajikan sebagai akun Ekuitas sesuai PSAK 38.

   Pada bulan Oktober 2004, sehubungan dengan transaksi pertukaran (inbreng) saham Anak
   perusahaan yang dimiliki oleh pemegang saham Anak perusahaan dengan saham baru yang
   dikeluarkan oleh Perusahaan melalui prosedur penawaran umum hanya kepada pemegang saham
   Anak perusahaan (Catatan 1a), kepemilikan saham PV di Perusahaan terdilusi dari 99,99% menjadi
   27,74%, sebagai akibat transaksi pertukaran saham Anak perusahaan seperti yang dijelaskan di atas,
   namun terdapat kondisi-kondisi yang menyebabkan Perusahaan dan PV masih merupakan entitas
   sepengendali.

   Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, persentase kepemilikan saham PV di Perusahaan masing-
   masing adalah sebesar 27,24% dan 27,36%.


16. DIVIDEN KAS
   Dalam rapat umum tahunan pemegang saham Perusahaan yang diselenggarakan pada tanggal
   29 Juni 2007, para pemegang saham menyetujui antara lain tidak ada pembagian dividen kas untuk
   tahun buku 2006 karena Perusahaan mengalami kerugian.


17. PENDAPATAN BERSIH
   Pendapatan bersih Perusahaan terutama merupakan pendapatan jasa manajemen dan pendapatan
   bersih Anak perusahaan terutama merupakan pendapatan iklan dari air time dan non air time (Catatan
   23).

   Pendapatan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan bersih adalah pendapatan yang diperoleh dari
   PT Wira Pamungkas Pariwara dan PT Dwi Sapta Pratama Advertising, pihak ketiga, masing-masing
   sebesar 20% dan 11% dari jumlah pendapatan bersih pada periode 2008 dan dari PT Wira
   Pamungkas Pariwara, pihak ketiga, sebesar 20% dari jumlah pendapatan bersih pada periode 2007.


18. BEBAN USAHA

   Akun ini terdiri dari:
                                                                       2008              2007
   Program dan penyiaran:
      Amortisasi dan beban langsung persediaan program              74.589.693.245   116.854.149.876
      Sewa transponder (Catatan 19c)                                   864.281.250       863.137.833
   Jumlah                                                           75.453.974.495   117.717.287.709




                                                     29
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. BEBAN USAHA (lanjutan)

                                                                   2008                   2007
   Umum dan administrasi:
     Gaji dan kesejahteraan karyawan (Catatan 20)               25.103.668.152         24.850.365.312
     Penyusutan (Catatan 8)                                     15.541.390.015         16.502.445.456
     Utilitas                                                    4.714.949.712          4.796.519.599
     Perbaikan dan pemeliharaan                                  3.091.069.229          1.136.207.753
     Promosi                                                     2.220.934.938          1.246.842.523
     Lain-lain                                                   7.188.472.226          7.136.714.431
   Jumlah                                                       57.860.484.272         55.669.095.074
   Jumlah Beban Usaha                                          133.314.458.767        173.386.382.783



19. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING

   Anak perusahaan mengadakan perjanjian-perjanjian penting dengan pihak-pihak sebagai berikut:
   a. Perjanjian dengan Condor Entertainment B.V., Belanda (CONDOR)

      Mulai 1 Januari 1995, CONDOR memberikan izin kepada Anak perusahaan untuk memasukkan
      dan menggunakan merek dagangnya sebagai bagian dari logo Anak perusahaan dan
      menggunakannya semata-mata untuk pemberian jasa dalam wilayah Indonesia (termasuk alat
      tulis, barang promosi dan material lainnya) sampai tanggal 28 Februari 2027. Sebagai imbalan,
      Anak perusahaan membayar sejumlah US$675.000 (Rp1.557,9 juta) yang dicatat dalam akun
      aktiva tidak berwujud. Sejak tahun 2002, aktiva tidak berwujud ini telah diamortisasi seluruhnya.

   b. Perjanjian dengan Yayasan Televisi Republik Indonesia
      Berdasarkan Perjanjian Penunjukan Pelaksana Siaran Televisi Swasta Umum antara Anak
      perusahaan dengan Yayasan Televisi Republik Indonesia (Yayasan TVRI) tanggal 7 Desember
      1994 (Perjanjian), Anak perusahaan menerima penunjukan untuk melaksanakan siaran televisi.
      Perjanjian tersebut berlaku untuk 20 tahun terhitung sejak tanggal Perjanjian sampai dengan
      6 Desember 2014 atau selama Yayasan TVRI tidak menyelenggarakan siaran niaga, yang mana
      yang tercapai lebih dahulu. Anak perusahaan bersedia memberikan penghasilan sebesar 12,5%
      atas penerimaan dari hasil siaran niaga, setelah dikurangi biaya komisi dan/atau diskon dan pajak
      serta penjualan materi siaran dan keuntungan penjualan buku-buku program setelah dikurangi
      pajak-pajak (Penghasilan) kepada Yayasan TVRI.

      Pada tanggal 19 Oktober 2001, Perusahaan Jawatan Televisi Republik Indonesia (Perjan TVRI)
      (yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 36 tahun 2000 (PP No. 36/2000) tanggal 7
      Juni 2000) mengadakan pertemuan dengan lima direksi stasiun televisi swasta (termasuk direksi
      Anak perusahaan). Hasil dari pertemuan tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Mengakhiri kesepakatan yang tertuang dalam Perjanjian beserta perubahannya antara TVRI
         dan Anak perusahaan serta Stasiun Penyiaran Televisi Swasta lainnya.
      2. Kesepakatan “cut off date” pembayaran dan pembagian penghasilan setelah Desember 1999
         akan dibicarakan lebih lanjut antara TVRI dengan masing-masing/bersama Stasiun Televisi
         Swasta.




                                                 30
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

   b. Perjanjian dengan Yayasan Televisi Republik Indonesia (lanjutan)

       Pada tahun 2002, Perjan TVRI yang diwakili penasehat hukumnya mengajukan dua somasi
       kepada Anak perusahaan. Somasi kedua tanggal 10 Januari 2002 antara lain menyatakan bahwa
       terhitung hingga tanggal 19 Oktober 2001, jumlah kewajiban Anak perusahaan adalah
       Rp98.844.099.017, yang berhubung dengan adanya cicilan pembayaran dari Anak perusahaan
       pada bulan Desember 2001 sebesar Rp2.620.128.736 menjadi Rp96.223.970.281. Karena tidak
       sependapat dengan somasi tersebut, manajemen Anak perusahaan tidak memenuhi kewajiban
       yang diajukan.
   .
       Pada tanggal 14 Februari 2002, Perjan TVRI menggugat Anak perusahaan ke Pengadilan Negeri
       Jakarta Selatan bahwa Anak perusahaan tidak melakukan kewajibannya sesuai dengan
       Perjanjian. Namun, pada tanggal 6 Maret 2002, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menetapkan
       perkara tersebut di atas dicabut berdasarkan surat pemohonan pencabutan gugatan oleh Perjan
       TVRI melalui penasehat hukumnya pada tanggal yang sama.
       Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 2002 tanggal 17 April 2002 menetapkan pengalihan bentuk
       Perjan TVRI menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
       Manajemen dan penasehat hukum Anak perusahaan berpendapat bahwa Anak perusahaan tidak
       mempunyai kewajiban hukum apapun terhadap Perjan TVRI/Persero karena Yayasan TVRI telah
       melakukan siaran niaga. Selain itu berdasarkan PP No. 36/2000 tentang Pendirian Perjan TVRI,
       Yayasan TVRI secara yuridis tidak mempunyai kewenangan lagi untuk menyelenggarakan
       kegiatan penyiaran TVRI, termasuk menerima pembayaran pembagian penghasilan hasil siaran
       niaga dari stasiun televisi swasta, khususnya Anak perusahaan. Lebih lanjut berdasarkan
       Perjanjian beserta perubahan-perubahannya terbukti secara yuridis Perjanjian tersebut disepakati
       dan ditandatangani oleh Anak perusahaan dengan Yayasan TVRI, bukan dengan Perjan
       TVRI/Persero. Dalam hal ini, pengalihan kepada pihak ketiga juga harus disetujui secara tertulis
       oleh Anak perusahaan dan Yayasan TVRI, sebagaimana yang disyaratkan dalam pasal 22
       Perjanjian. Anak perusahaan tidak pernah memberikan persetujuan dalam bentuk apapun kepada
       Yayasan TVRI untuk mengalihkan hak dan kewajiban yang dimiliki oleh Yayasan TVRI dalam
       Perjanjian beserta perubahan-perubahannya kepada pihak manapun, termasuk kepada Perjan
       TVRI/Persero.
       Pada tanggal 10 Juli 2002, Anak perusahaan melakukan pembayaran atas pembagian penghasilan
       untuk Yayasan TVRI sejumlah Rp21.450.333.387 untuk periode 1 Januari 2000 sampai dengan
       6 Juni 2000 (tanggal terakhir sebelum pendirian Perjan TVRI). Pada tahun 2003, Anak perusahaan
       juga telah melakukan pembayaran atas denda pembagian penghasilan untuk Yayasan TVRI
       sejumlah Rp14.369.933.754. Atas pembayaran denda tersebut, Perjan TVRI telah mengeluarkan
       surat yang menyatakan bahwa Anak perusahaan telah menyelesaikan kewajibannya sesuai
       dengan Perjanjian, oleh karena itu Anak perusahaan tidak mencatat beban masih harus dibayar
       atas pembagian penghasilan, selain yang sudah dibayarkan pada tahun 2003 dan 2002.

       Berdasarkan surat PT Televisi Republik Indonesia (Persero) (TVRI) No. TVRI/I.1/372/V/2004 yang
       bertanggal 12 Mei 2004, kepada Kepala Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara Jakarta V,
       manajemen TVRI telah mengalihkan penagihan piutangnya terhadap Anak perusahaan sejumlah
       Rp78.066.128.129, terdiri atas hutang pokok sejumlah Rp44.864.262.926 dan hutang denda
       sejumlah Rp33.201.865.203, kepada Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara Jakarta V.




                                                 31
                         PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                              Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                   31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

   b. Perjanjian dengan Yayasan Televisi Republik Indonesia (lanjutan)

       Pada tanggal 7 September 2006, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
       menggugat Anak Perusahaan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bahwa Anak perusahaan tidak
       memenuhi kewajibannya sesuai dengan Perjanjian sejumlah Rp78.066.128.128. Akan tetapi pada
       tanggal 23 April 2007, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam sidangnya yang terbuka
       untuk umum, telah memutuskan bahwa gugatan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik
       Indonesia terhadap Anak perusahaan ditolak seluruhnya oleh hakim.

       Terhadap putusan Pengadilan Negeri di atas, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik
       Indonesia telah mengajukan banding atas perkara tersebut.

       Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasi, belum ada putusan resmi
       atas banding tersebut.

   c. Perjanjian dengan PT Indosat Tbk (dahulu PT Satelit Palapa Indonesia)

       Pada tanggal 21 Agustus 1996, Anak perusahaan mengadakan perjanjian sewa seperempat
       transponder Satelit Palapa C No. 9 dengan PT Satelit Palapa Indonesia, sekarang PT Indosat Tbk
       (Indosat), yang kemudian diperbaharui dengan perjanjian tanggal 13 Desember 2005, mengenai
       perpanjangan sewa sampai dengan tanggal 17 Maret 2010. Biaya sewa tahunan yang dibebankan
       oleh Indosat adalah sebesar US$375.000. Sewa transponder yang dibebankan pada operasi
       adalah sebesar Rp864.281.250 untuk periode 2008 dan Rp 863.137.833 untuk periode 2007
       (Catatan 18).

   d. Perjanjian dengan PT Elshinta Jakarta Televisi

       Pada tanggal 6 Maret 2008, Anak perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan
       PT Elshinta Jakarta Televisi dengan jangka waktu sewa selama 4 tahun. Biaya sewa tahunan
       yang dibebankan adalah sebesar Rp7.000.000.000.


20. IMBALAN KERJA

   Anak perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya.
   Program dana pensiun Anak perusahaan dikelola secara terpisah oleh Dana Pensiun Lembaga
   Keuangan (DPLK) Indolife Pensiontama (IP), yang pendiriannya telah disetujui oleh Menteri Keuangan
   berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-083/KM.17/2000 tanggal 28 Februari 2000.

   Iuran pensiun kepada IP yang dibebankan pada “Beban Umum dan Administrasi - Gaji dan
   Kesejahteraan Karyawan” sebesar Rp794.861.284 dan Rp760.241.276 masing-masing pada periode
   2008 dan 2007.

   Pada tanggal 31 Desember 2007, Anak perusahaan menghitung penyisihan imbalan pasca-kerja
   sesuai dengan PSAK 24 Revisi. Perhitungan aktuaris dilakukan oleh PT Binaputera Jaga Hikmah,
   aktuaris independen, berdasarkan laporannya tanggal 15 Februari 2008 dengan menggunakan metode
   “Projected-Unit-Credit” dengan mempertimbangkan beberapa asumsi, antara lain sebagai berikut:

   31 Desember 2007

   Tingkat diskonto                :   10% per tahun
   Tingkat kenaikan gaji tahunan   :   7,0% per tahun
   Tingkat mortalitas              :   Tabel Mortalita Indonesia 1999 (TMI-II)-1999
   Usia pensiun                    :   55 tahun




                                                        32
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Komponen kewajiban dan aktiva program imbalan kerja karyawan serta beban imbalan kerja
   karyawan, adalah sebagai berikut:

   Kewajiban imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2007
   Nilai kini kewajiban imbalan kerja                                                (38.999.655.878)
   Nilai wajar aktiva program                                                         36.650.232.309
   Posisi pendanaan                                                                   (2.349.423.569)
   Biaya jasa lalu yang belum diakui - yang belum menjadi hak                          2.213.218.074
   Keuntungan aktuarial yang belum diakui                                             (1.910.170.341)
   Nilai bersih kewajiban imbalan kerja                                               (2.046.375.836)


   Mutasi kewajiban imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2007
   Saldo awal tahun                                                                       92.097.340
   Beban imbalan kerja                                                                (3.028.351.970)
   Pembayaran manfaat                                                                    889.878.794
   Saldo akhir tahun                                                                  (2.046.375.836)


   Jumlah beban imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2007
   Beban jasa kini                                                                     3.426.086.163
   Beban bunga                                                                         2.795.902.572
   Hasil aktiva program yang diharapkan                                               (3.174.726.717)
   Keuntungan aktuaria bersih yang diakui                                               (166.852.433)
   Amortisasi biaya jasa lalu - yang belum menjadi hak                                   147.942.385
   Jumlah beban imbalan kerja                                                          3.028.351.970


   Pada tanggal 31 Desember 2007, Anak perusahaan mencatat nilai bersih kewajiban imbalan kerja
   sebesar Rp2.046.375.836 yang disajikan sebagai bagian dari “ Hutang Tidak Lancar – Lain-lain” pada
   neraca konsolidasi tahun 2007.


21. OPSI PEMILIKAN SAHAM KARYAWAN

   Pada tanggal 12 Maret 2004, ESOP Anak perusahaan telah berlaku secara efektif. Jumlah hak opsi
   saham karyawan yang diberikan sejumlah 99.458.000 hak opsi dimana setiap 1 hak opsi memberikan
   hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Anak perusahaan dengan harga pelaksanaan
   Rp500. Karyawan dapat melaksanakan hak opsinya pada tanggal 1 Januari 2005 sampai dengan
   31 Desember 2006. Namun apabila ada hak opsi saham karyawan yang tidak dilaksanakan dan
   dikembalikan maka hak opsi tersebut akan ditampung dalam cadangan ESOP. Cadangan ESOP
   tersebut akan dibagikan pada bulan Januari 2007 dengan batas waktu pelaksanaan hak opsi sampai
   dengan tanggal 31 Desember 2007.




                                                  33
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. OPSI PEMILIKAN SAHAM KARYAWAN (lanjutan)

   Berdasarkan rapat umum pemegang saham luar biasa tanggal 29 Juli 2004, pemegang saham Anak
   perusahaan menyetujui, antara lain untuk mengalihkan program ESOP Anak perusahaan ke
   Perusahaan (Catatan 1a).
   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 10 Agustus 2004, pemegang saham
   Perusahaan menyetujui, antara lain untuk menerbitkan ESOP sebanyak-banyaknya 99.458.000 saham
   kepada karyawan Perusahaan yang berasal dari karyawan Anak perusahaan yang berhak atas opsi
   dan kepada karyawan Anak perusahaan yang berhak, dengan harga, syarat dan kondisi yang sama
   dengan ESOP yang dikeluarkan oleh Anak perusahaan (Catatan 1a).

   Beban kompensasi sebesar Rp13.832.618.638 ditentukan berdasarkan nilai wajar pada tanggal
   pemberian opsi. Beban kompensasi ini telah dibebankan seluruhnya pada tahun 2004. Nilai wajar
   setiap opsi yang diberikan ditentukan dengan menggunakan metode penentuan harga opsi “Black-
   Scholes” dengan asumsi sebagai berikut:

   Ketidakstabilan harga yang diharapkan          :   48,51%
   Suku bunga bebas risiko yang diharapkan        :   8,38%
   Periode pelaksanaan opsi yang diharapkan       :   2 tahun
   Dividen yang diharapkan                        :   3%

   Berdasarkan Surat Komite ESOP tanggal 2 Oktober 2006, cadangan ESOP telah dibagikan dengan
   masa pelaksanaan ESOP sampai dengan tanggal 31 Desember 2007.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2007, karyawan Anak perusahaan telah melaksanakan
   36.450.500 opsi saham. Pada tanggal 31 Desember 2007, sejumlah 63.007.500 opsi saham tidak
   berlaku lagi (kadaluarsa).


22. LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM

   Perhitungan laba (rugi) bersih per saham adalah sebagai berikut:

                                                                        2008              2007
   Laba (rugi) bersih untuk tujuan perhitungan
      laba (rugi) bersih per saham dasar dan
      laba (rugi) bersih per saham dilusian                      16.505.656.941       (55.291.854.635)
   Jumlah rata-rata tertimbang saham untuk
      tujuan perhitungan laba (rugi) bersih
      per saham dasar                                                 2.025.613.651    2.016.739.103

   Laba (rugi) bersih per saham dasar                                          8,15              (27,42)


   Harga pasar rata-rata saham Perusahaan lebih rendah atau sama dengan harga pelaksanaan waran
   pada periode 2008 dan 2007 dan opsi saham pada periode 2007, oleh karena itu efek berpotensi
   saham tersebut tidak diperhitungkan untuk tujuan perhitungan laba (rugi) bersih per saham dilusian
   (anti-dilutif).




                                                  34
                       PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                            Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                 31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. INFORMASI SEGMEN USAHA

  Anak perusahaan hanya mempunyai satu segmen usaha, yaitu jasa periklanan televisi yang berlokasi
  di Jakarta, yang dipertimbangkan sebagai segmen primer Anak perusahaan. Seluruh pendapatan
  tersebut berasal dari wilayah Jakarta sehingga tidak disajikan segmen geografis.

  Pendapatan iklan bersih terdiri dari:

                                                                   2008                2007
  Air time                                                    178.530.808.962     120.318.133.446
  Non air time                                                  8.997.136.784      10.864.219.196
  Jumlah                                                      187.527.945.746     131.182.352.642



24. AKTIVA DAN KEWAJIBAN MONETER DALAM MATA UANG ASING

  Pada tanggal 31 Maret 2008, aktiva dan kewajiban moneter Anak perusahaan dalam mata uang asing
  adalah sebagai berikut:

                                                               Mata Uang           Ekuivalen
                                                                 Asing              Rupiah
  Aktiva
      Dolar Amerika Serikat                               US$         286.398       2.639.733.684
      Euro                                                EUR           9.544         138.946.240
      Dolar Singapura                                     S$            1.050           7.019.867
      Dolar Hong Kong                                     HK$           2.501           2.961.484
      Baht Thailand                                       THB           5.372           1.570.612
  Jumlah Aktiva                                                                     2.790.231.887
  Kewajiban
     Dolar Amerika Serikat                                US$       2.945.136      27.145.316.023
     Euro                                                 EUR             373           5.425.161
     Dolar Singapura                                      S$              517           3.455.297
     Poundsterling                                        GBP             138           2.543.984
  Jumlah Kewajiban                                                                 27.156.740.465

  Kewajiban - Bersih                                                               24.366.508.578


  Jika posisi kewajiban bersih dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2008 disajikan dengan
  menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 14 April 2008 (Rp9.197 untuk US$1,
  Rp14.447 untuk EUR1, Rp18.118 untuk GBP1, Rp6.766 untuk S$1, Rp1.180 untuk HK$1 dan Rp291
  untuk THB1), kewajiban bersih tersebut akan turun sebesar Rp52 juta.




                                                35
                      PT INDOSIAR KARYA MEDIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                           Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal
                                31 Maret 2008 dan 2007 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25. KONDISI EKONOMI

   Operasi Perusahaan dan Anak perusahaan telah dan mungkin terus terkena dampak oleh kondisi
   ekonomi di Indonesia. Kondisi ini telah mempengaruhi usaha Perusahaan dan Anak perusahaan.
   Untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2008, Perusahaan dan Anak perusahaan
   mengalami laba usaha sebesar Rp54 miliar dan laba bersih sebesar Rp17 miliar. Untuk periode 2007,
   Perusahaan dan Anak perusahaan mencatat rugi usaha sebesar Rp42 miliar dan rugi bersih sebesar
   Rp55 miliar. Perbaikan dan pemulihan kondisi ekonomi tergantung pada beberapa faktor seperti
   kebijakan fiskal dan moneter yang diambil oleh Pemerintah dan faktor lainnya, suatu tindakan yang
   berada di luar kendali Perusahaan dan Anak perusahaan.


26. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

   Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan bertanggung jawab atas penyajian laporan keuangan
   konsolidasi ini yang diselesaikan pada tanggal 14 April 2008.




                                                36

								
To top