Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK by yudiwbs

VIEWS: 3,200 PAGES: 4

									 Kumpulan Skripsi Pendidikan Ilkom UPI (Sidang Juli 2010)




   Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams
      Games Tournament Berbasis Multimedia dalam
   Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran
           Teknologi Informasi dan Komunikasi
              Nopiyanti                                      Dr. Dedi Rohendi, M.T                   Drs.Heri Sutarno, M.T.
    Pendidikan Ilmu Komputer                                 Pendidikan Ilmu Komputer                Pendidikan Ilmu Komputer
          FPMIPA UPI                                               FPMIPA UPI                              FPMIPA UPI
mojang_sukapura@yahoo.co.id                                 dedir@bdg.centrin.net.id                  heriupi@yahoo.co.id




 ABSTRAK                                                                  pendidik untuk mengembangkan teknik pembelajaran
 Teams Games Tournament (TGT) [2] adalah salah satu tipe                  sehingga menghasilkan hasil yang maksimal. Demikian juga
 pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam                     bagi pelajar, dengan multimedia diharapkan mereka akan
 kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6                  lebih mudah untuk menentukan dengan apa dan bagaimana
 siswa sehingga bekerja dalam kelompok. Pembelajaran                      siswa dapat menyerap informasi secara cepat dan efisien.
 disertai dengan adanya permainan akademik untuk                          Kemampuan teknologi multimedia yang telah terhubung
 memastikan setiap anggota kelompok menguasai pelajaran                   internet akan semakin menambah kemudahan dalam
 yang diberikan. Metode penelitian yang digunakan dalam                   mendapatkan informasi yang diharapkan.
 penelitian ini adalah penelitian eksperimental-semu atau
 quasi-experimental research. Data dikumpulkan melalui                    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah
 instrumen tes yang berbentuk pilihan ganda. Pengujian                    hasil belajar peserta didik menggunakan model
 hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T. Penelitian                 pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis multimedia lebih
 ini dilakukan pada sampel yang terdiri dari dua kelas                    baik   dibandingkan       dengan    model    pembelajaran
 masing-masing berjumlah 38 orang, yaitu kelas VIII-E                     konvensional berbasis multimedia.
 sebagai kelas eksperimen yang diberi pembelajaran dengan
 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams
 Games Tournament (TGT) berbasis multimedia dan kelas                     2. TGT (Teams Games Tournament)
 VIII-G sebagai kelas kontrol yang diberi pembelajaran                    Menurut Slavin [3] TGT terdiri dari 5 langkah tahapan yaitu:
 konvensional berbasis multimedia. Dari hasil eksperimen,                 tahap penyajian kelas (class precentation), belajar dalam
 dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik dalam                kelompok         (teams),        permainan         (games),
 mata pelajaran TIK dengan menggunakan model                              pertandingan (tournament), dan perhargaan kelompok
 pembelajaran kooperatif TGT berbasis multimedia lebih                    ( team recognition).
 baik secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan
 model pembelajaran konvensional berbasis multimedia.                     TGT [2] adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang
                                                                          menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar yang
 Kata Kunci                                                               beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang memiliki
 multimedia, cooperative learning, teams games tournament,                kemampuan, jenis kelamin dan suku kata atau ras yang
 matapelajaran teknologi informasi dan komunikasi                         berbeda. Dengan adanya heterogenitas anggota kelompok,
                                                                          diharapkan dapat memotifasi siswa untuk saling membantu
 1. PENDAHULUAN                                                           antar siswa yang berkemampuan lebih dengan siswa yang
 Sistem pendidikan dewasa ini telah mengalami kemajuan                    berkemampuan kurang dalam menguasai materi pelajaran.
 yang sangat pesat. Berbagai cara telah dikenalkan serta
 digunakan dalam proses belajar mengajar dengan harapan                   Guru menyajikan materi, dan siswa bekerja dalam kelompok
 pengajaran guru akan lebih berkesan dan pembelajaran bagi                mereka masing-masing. Dalam kerja kelompok guru
 murid akan lebih bermakna. Sejak beberapa tahun                          memberikan LKS kepada setiap kelompok. Tugas yang
 belakangan ini teknologi informasi dan komunikasi telah                  diberikan dikerjakan bersama-sama dengan anggota
 banyak digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan                   kelompoknya. Apabila ada dari anggota kelompok yang tidak
 harapan mutu pendidikan akan selangkah lebih maju seiring                mengerti dengan tugas yang diberikan, maka anggota
 dengan kemajuan teknologi.                                               kelompok yang lain bertanggungjawab untuk memberikan
                                                                          jawaban atau menjelaskannya, sebelum mengajukan
 Perkembangan teknologi multimedia telah menjanjikan                      pertanyaan tersebut kepada guru. Hal ini akan menyebabkan
 potensi besar dalam mengubah cara seseorang untuk belajar,               tumbuhnya rasa kesadaran pada diri siswa bahwa belajar
 untuk memperoleh informasi, menyesuaikan informasi dan                   secara kooperatif itu menyenangkan.
 sebagainya. Multimedia juga menyediakan peluang bagi

                                                                                                                                   22
 (c) 2010 Pendidikan Ilmu Komputer UPI (cs.upi.edu) / CSE 082010-004
Kumpulan Skripsi Pendidikan Ilkom UPI (Sidang Juli 2010)



Untuk memastikan bahwa seluruh anggota kelompok telah             untuk memberikan penghargaan tim berupa sertifikat dengan
menguasai pelajaran, maka seluruh siswa akan diberikan            mencantumkan predikat tertentu.
permainan akademik. Dalam permainan akademik siswa
akan dibagi dalam meja-meja turnamen, dimana setiap
meja turnamen terdiri dari 5 sampai 6 orang yang                  c. Penghargaan Kelompok
merupakan wakil dari kelompoknya masing-masing.                   Langkah pertama sebelum memberikan penghargaan
                                                                  kelompok adalah menghitung rerata skor kelompok
Dalam setiap meja permainan diusahakan agar tidak ada             Pemberian penghargaan didasarkan atas rata-rata poin yang
peserta yang berasal dari kelompok yang sama. Siswa               didapat oleh kelompok tersebut.
dikelompokkan dalam satu meja turnamen secara homogen
dari segi kemampuan akademik, artinya dalam satu meja             Lembar penghargaan dicetak dalam kertas HVS, dimana
turnamen kemampuan setiap peserta diusahakan agar setara.         penghargaan ini akan diberikan kepada tim yang memenuhi
                                                                  kategori rerata poin sebagai berikut
Permainan ini diawali dengan memberitahukan aturan
permainan. Setelah itu permainan dimulai dengan                            Tabel Kriteria Penghargaan Kelompok
membagikan kartu-kartu soal untuk bermain (kartu soal dan
kunci ditaruh terbalik di atas meja sehingga soal dan kunci                 Rerata Kelompok             Predikat
tidak terbaca). Permainan pada tiap meja turnamen                            30 sampai 39          Tim Kurang baik
dilakukan dengan aturan sebagai berikut. Pertama, setiap
pemain dalam tiap meja menentukan dulu pembaca soal dan
                                                                               40 sampai44         Tim Baik
pemain yang pertama dengan cara undian. Kemudian pemain
yang menang undian mengambil kartu undian yang berisi
nomor soal dan diberikan kepada pembaca soal. Pembaca                         45 sampai 49         Tik Baik Sekali
soal akan membacakan soal sesuai dengan nomor undian
yang diambil oleh pemain. Selanjutnya soal dikerjakan                           50 ke atas         Tim Istimewa
secara mandiri oleh pemain dan penantang sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan dalam soal. Setelah waktu
untuk mengerjakan soal selesai, maka pemain akan
membacakan hasil pekerjaannya yang akan ditangapi oleh
penantang searah jarum jam.
                                                                  3. EKSPERIMEN
Setelah itu pembaca soal akan membuka kunci jawaban dan           3.1 Perancangan
skor hanya diberikan kepada pemain yang menjawab benar            Pada tahap ini dipilih bahasan pokok materi untuk media
atau penantang yang pertama kali memberikan jawaban               pembelajaran. Pokok materi yang digunakan dalam
benar. Jika semua pemain menjawab salah maka kartu                penelitian ini adalah membuat dokumen pengolah angka
dibiarkan saja. Permainan dilanjutkan pada kartu soal             sederhana. Pokok materi ini terdapat pada mata pelajaran
berikutnya sampai semua kartu soal habis dibacakan,               Teknologi Informasi dan Komunikasi SMP kelas VIII
dimana posisi pemain diputar searah jarum jam agar setiap         dengan Standar Kompetensi yaitu “menggunakan perangkat
peserta dalam satu meja turnamen dapat berperan sebagai           lunak pengolah angka untuk menyajikan informasi” dan
pembaca soal, pemain, dan penantang.                              kompetensi dasar “membuat dokumen pengolah angka
                                                                  sederhana.”
Disini permainan dapat dilakukan berkali-kali dengan syarat
bahwa setiap peserta harus mempunyai kesempatan yang              3.2 Metode Penelitian
sama sebagai pemain, penantang dan pembaca soal. Dalam            Penelitian   yang   dilakukan    merupakan    penelitian
permainan ini pembaca soal hanya bertugas untuk membaca           eksperimental-semu atau quasi-experimental research [3].
soal dan membuka kunci jawaban, tidak boleh ikut                  Tujuan penelitian eksperimental-semu ini adalah untuk
menjawab atau memberikan jawaban pada peserta lain.               memperoleh informasi yang merupakan perkiraan bagi
Setelah semua kartu selesai terjawab, setiap pemain dalam         informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen yang
satu meja menghitung jumlah kartu yang diperoleh dan              sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk
menentukan berapa poin yang diperoleh berdasarkan tabel           mengontrol dan/atau memanipulasi yang variabel yang
yang telah disediakan. Selanjutnya setiap pemain kembali          relevan.
kepada kelompok asalnya dan melaporkan poin yang
diperoleh.    Ketua kelompok memasukkan poin yang                 3.3 Populasi dan Sampel
diperoleh anggota kelompoknya pada tabel yang telah               Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah siswa
disediakan, kemudian menentukan kriteria penghargaan              kelas VIII SMP Negeri 3 Tasikmalaya dan sampel yang
yang diterima oleh kelompoknya.                                   digunakan adalah siswa kelas VIII-E dan siswa kelas VIII-G,
                                                                  dimana kelas VIII-E diberikan pengajaran dengan
Skor yang diperoleh setiap peserta dalam permainan                menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe
akademik dicatat pada lembar pencatat skor. Skor kelompok         Teams Games Tournaments [2] berbasis multimedia dan
diperoleh dengan menjumlahkan skor-skor yang diperoleh            kelas VIII-G dengan menggunakan model pembelajaran
anggota suatu kelompok, kemudian dibagi banyaknya                 konvensional     berbasis    multimedia.   Untuk teknik
anggota kelompok tersebut. Skor kelompok ini digunakan            pengambilan sampel digunakan teknik Simple Random
                                                                  Sampling [3] yaitu suatu teknik pengambilan anggota sampel
                                                                                                                          23
(c) 2010 Pendidikan Ilmu Komputer UPI (cs.upi.edu) / CSE 082010-004
Kumpulan Skripsi Pendidikan Ilkom UPI (Sidang Juli 2010)



dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa                    diberikan berhubungan dengan materi              yang   telah
memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut.            didiskusikan dalam kegiatan kelompok.

3.4 Pelaksanaan Pembelajaran                                      Untuk permainan akademik, guru memanggil perwakilan
Penelitian ini terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok            masing-masing anggota kelompok kemudian guru
eksperimen dan kelompok kontrol. Kegiatan penelitian ini          membacakan soal. Masing-masing anggota kelompok
dilaksanakan bulan April 2010 pada peserta didik kelas VIII-      menuliskan jawaban di sebuah kertas yang telah disediakan
E sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-G sebagai            sebelumnya. Begitu seterusnya untuk anggota kelompok
kelompok      kontrol.   Sebelum    kegiatan      penelitian      selanjutnya. Setelah permainan selesai guru memberikan
dilaksanakan, materi pelajaran ditentukan dan rencana             penghargaan kepada kelompok yang memiliki nilai tertinggi
pembelajaran disusun. Pembelajaran yang digunakan pada            berupa penambahan nilai tugas.
kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran
Teams Games Tournament (TGT) [2] berbasis multimedia,             Masalah yang terjadi sewaktu eskperimen adalah (1)
sedangkan kelompok kontrol dengan model pembelajaran              kurangnya waktu untuk memahami materi yang
konvensional berbasis multimedia.                                 disampaikan; (2) Peserta didik terkadang mengalami
                                                                  kesulitan dalam menerangkan materi kepada peserta didik
                                                                  yang lain. (3) Mengatur peserta didik untuk lebih tertib saat
3.5 Uji Reliabilitas Instrumen                                    pembelajaran berlangsung, hal ini dikarenakan ada peserta
Reliabilitas digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu              didik yang membuat kegaduhan dalam kelas (4) Pembagian
instrument cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai
                                                                  kelompok karena ada peserta didik yang menolak pembagian
alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik
                                                                  kelompok yang ditentukan oleh guru. Ini menyebabkan
[1].
                                                                  motivasi belajar beberapa siswa kurang pada saat
Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus                   pembelajaran berlangsung.
Flanagan [1], diperoleh data sebagai berikut :
                                                                  5. HASIL ANALISIS DATA
                 Tabel Reliabilitas Instrumen                     PENELITIAN
                                                                  Data pokok yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data
  Varians belahan pertama
                                                                  nilai hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Teknologi
           (awal)                               1.9
                                                                  Informasi dan Komunikasi (TIK).
   Varians belahan kedua                                          Dari hasil analisis data penelitian diperoleh data sebagai
          (akhir)                                2.5
                                                                  berikut:
        Varians total                             5                                   Tabel Perbandingan Nilai
         Reliabilitas                          0.24                          Kelas           Rata - rata        Nilai terbesar
                        Kesimpulan: reliabel                                  TGT                78.7                90
                                                                          konvensional           66.8                83
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa instrument yang
digunakan dalam penelitian ini reliabel.
                                                                              Kelas            Nilai terkecil        StdDev
4. TGT DI MATA PELAJARAN TIK
Dalam eksperimen TGT pada matapelajaran TIK, pertama-                          TGT                   68                2.76
tama guru menyajikan materi, menyampaikan tujuan, tugas                   konvensional               50                4.13
atau kegiatan yang harus dilakukan siswa, dan memberikan
motivasi. Guru kemudian membagi siswa bekerja dalam
kelompok yang terdiri atas 7 orang dengan kemampuan               Berdasarkan tabel diatas diperoleh bahwa baik rata-rata
akademik, jenis kelamin yang berbeda-beda. Setelah guru           nilai, nilai terbesar, dan nilai terkecil kelas dengan
menginformasikan materi, dan tujuan pembelajaran,                 perlakukan TGT lebih tinggi daripada kelas konvensional.
kelompok berdiskusi dengan menggunakan LKS.
                                                                  5.1 Uji Normalitas
Dalam kelompok terjadi diskusi untuk mengerjakan tugas            Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data
yang diberikan oleh guru, peserta didik saling memberikan         terdistribusi normal atau tidak. Pada penelitian ini pengujian
jawaban dan mengoreksi jika ada anggota kelompok yang             dilakukan dengan menggunakan daftar chi - kuadrat.
salah dalam menjawab. Peserta didik terlihat melakukan
                                                                  Berdasarkan hasil perhitungan didapat χ2 hitung untuk kelas
interaksi dan bekerjasama dengan baik dalam mengerjakan
                                                                  TGT sebesar 8.67 sedangkan untuk kelas konvensional
tugas yang diberikan.
                                                                  sebesar 5.46. Untuk χ2 tabel diperoleh nilai 11.3.
Selain itu dalam proses pembelajaran dilakukan permainan          Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa
yang diikuti oleh anggota kelompok dari masing-masing             χ2hitung < χ2tabel ,karena itu dapat disimpulkan bahwa data
kelompok yang berbeda. Tujuan dari permainan ini adalah           tersebut berdistribusi normal.
untuk mengetahui apakah semua anggota kelompok telah
menguasai materi, dimana pertanyaan-pertanyaan yang

                                                                                                                              24
(c) 2010 Pendidikan Ilmu Komputer UPI (cs.upi.edu) / CSE 082010-004
Kumpulan Skripsi Pendidikan Ilkom UPI (Sidang Juli 2010)




5.2 Uji Homogenitas
Uji homogen dilakukan untuk memperoleh asumsi bahwa
sampel penelitian berangkat dari kondisi yang sama,               7. UCAPAN TERIMA KASIH
selanjutnya untuk menentukan statistik yang akan digunakan        Dalam pembuatan paper ini, melibatkan peran serta
dalam pengujian hipotesis. Uji homogenitas dilakukan              berbagai pihak, baik bantuan moril atau materil, serta kritik
dengan menyelidiki apakah kedua sampel mempunyai                  dan saran.
varians yang sama atau tidak.
                                                                  Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima
Berdasarkan hasil perhitungan didapat F hitung sebesar 2.23       kasih yang sebesar-besarnya kepada :
sedangkan F tabel sebesar 2.26.
                                                                      1.  Allah SWT, berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis
Berdasarkan hasil prhitungan dapat disimpulkan bahwa                      dapat menyelesaikan paper ini
Fhitung < F tabel, karena itu dapat disimpulkan bahwa data            2. Dosen Pembimbing I, yaitu Bapak Dr. Munir MIT
tersebut homogen.                                                         yang senantiasa membimbing penulis dan memberikan
                                                                          masukan-masukan yang positif untuk perkembangan
5.3 Uji Hipotesis                                                         paper ini.
Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah hasil           3. Dosen Pembimbing II, yaitu Bapak Drs. Heri Sutarno
belajar peserta didik dalam mata pelajaran TIK dengan                     yang selalu memberi masukan demi perkembangan
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams                      paper ini.
Games Tournament (TGT) [2] berbasis multimedia lebih                  4. Orang Tua dan teman-teman semuanya yang selalu
baik    dibandingkan    dengan     menggunakan      model                 memberikan dukungan untuk penulis.
pembelajaran konvensional berbasis multimedia.                        5. Ketua Prodi Pendidikan Ilmu Komputer, yaitu Bapak
Untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik dalam                 Yudi Wibisono MT.
mata pelajaran TIK dengan menggunakan model                           6. Para dosen Prodi Pendidikan Ilmu Komputer.
pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament                   7. Kepada Bapak Andri Mulyadi,sebagai staf tata usaha
(TGT) [2] berbasis multimedia lebih baik dibandingkan                     Prodi Pendidikan Ilmu Komputer atas informasi yang
menggunakan model pembelajaran konvensional berbasis                      diberikan kepada penulis.
multimedia dilakukan perhitungan uji T. Uji T dilakukan               8. Kepala sekolah SMPN 3 Tasikmalaya, beserta dewan
untuk mencari nilai thitung kemudian dibandingkan dengan                  guru. Terima kasih untuk bantuan yang sudah
ttabel untuk mengambil kesimpulan.                                        diberikan kepada penulis.
                                                                      9. Siswa SMPN 3 Tasikmalaya yang menjadi sampel
Pengujian     hipotesis dilakukan menggunakan taraf                       dalam penelitian ini, khususnya kelas VIII-E dan VIII-
signifikasi   α = 0.01, dengan kriteria pengujian sebagai                 G. Terima kasih untuk bantuannya selama penelitian
berikut :                                                                 berlangsung.
thitung < ttabel, maka H0 diterima dan H1 ditolak                     10. Seluruh pihak yang membantu dalam proses penulisan
                                                                          paper ini.
thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima
Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan uji t, pada            8.       DAFTAR PUSTAKA
kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung = 4.80       [1] Arikunto, Suharsimi. 2002. Dasar- Dasar Evaluasi
dan ttabel dengan taraf signifikasi α = 0.01 diperoleh ttabel =       Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
2.38.                                                             [2] Ibrahim, M. & Nur, M. 2000. Pembelajaran kooperatif.
Setelah dibandingan thitung dan ttabel diperoleh jika thitung >       Surabaya: University Press
ttabel sehingga bias disimpulkan bahwa hasil belajar peserta
didik dalam mata pelajaran TIK dengan menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis multimedia lebih
baik      dibandingkan     dengan    menggunakan        model
pembelajaran konvensional berbasis multimedia pada taraf
signifikasi α = 0.01.

6. KESIMPULAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada
tidaknya perbedaan antara hasil belajar peserta didik dengan
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams
Games Tournament (TGT) [2] berbasis multimedia dan
dengan menggunakan model konvensional berbasis
multimedia.
Berdasarkan hasil penelitian, prngolahan dan analisis data
serta pengujian hipotesis maka dapat disimpulkan bahwa
dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan
antara hasil belajar peserta didik dengan menggunakan
model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games
Tournament (TGT ) [2] berbasis multimedia dan dengan
menggunakan model konvensional berbasis multimedia.
                                                                                                                             25
(c) 2010 Pendidikan Ilmu Komputer UPI (cs.upi.edu) / CSE 082010-004

								
To top