Docstoc

DAHSYATNYA SEDEKAH

Document Sample
DAHSYATNYA SEDEKAH Powered By Docstoc
					                                                     5/8/2010 11:50:00 PM


DAHSYATNYA SEDEKAH


“perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang
menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih
yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah
melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki dan Allah
Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al Baqarah : 261)


sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan melipatgandakan
rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir
itu terjurai seratus biji.


Suatu hari datanglah dua orang akhwat (wanita) yang mengaku baru
kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya
kemudian bercerita tentang sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya
ketika pulang kampung dengan naik bus antarkota, beberapa hari
sebelumnya. Di tengah perjalanan, bus yang ditumpanginya terkena
musibah, bertabrakan dengan dahsyatnya. Seluruh penumpang
mengalami luka berat. Bahkan para penumpang yang duduk di dekatnya
meninggal seketika dengan bersimbah darah. Dari seluruh penumpang
tersebut hanya dua orang akhwat itulah yang selamat dengan tidak
terluka sedikitpun.


Mengapa mereka ditakdirkan Allah selamat? Menurut pengakuan
keduanya, ada dua amalan yang dikerjakan keduanya waktu itu, yakni
ketika hendak berangkat mereka sempat bersedekah terlebih dahulu dan
selama dalam perjalanan selalu melafadzkan zikir.


Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, inilah sebagian dari keutamaan
bersedakah. Allah pasti menurunkan balasan-Nya pada saat dibutuhkan
dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka. Allah adalah Zat Yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan
kepada kita yang hampir setiap desah napas selalu membangkang
perintah-Nya, Dia tetap saja mengucurkan rahmat-Nya yang tak terkira.
Segala amalan yang kita perbuat, amal baik ataupun amal buruk, pasti
akan kembali kepada kita. Demikian juga jika berbicara soal harta yang
kini ada di genggaman kita.
Demi Allah, semuanya datang dari Allah yang Maha Kaya. Dititipkan-Nya
kepada kita tiada lain supayan kita bisa beramal dan bersedekah dengan
penuh keikhlasan. Kemudian kita akan mendapatkan balasan pahala dari
pada-Nya, baik ketika di dunia ini maupun saat menghadap-Nya kelak.
Dari pengalaman konkret dua akhwat di atas, dengan penuh keyakinan
kita dapat menangkap bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya,
bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya
akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya. Boleh jadi inilah yang
menyebabkan Rasulullah SAW memerintahkan para sahabatnya yang
tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk, agar mengeluarkan
sedekah. Saat itu Allah menurunkan ayat sedekah kepada Rasulullah
SAW. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang
menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih
yang menumbuhkan tujuh bulir yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai
seratus biji.


Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan
Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS Al
Baqarah:261). Seruan rasul itu disambut seketika oleh Abdurrahman bin
Auf dengan menyerahkan empat ribu dirham seraya berkata, “Ya
Rasulullah, harta milikku hanya delapan ribu dirham. Empat ribu dirham
aku tahan untuk diri dan keluargaku, sedangkan empat ribu dirham lagi
aku serahkan di jalan Allah”. ”Allah memberkahi apa yang engkau tahan
dan apa yang engkau berikan,” jawab Rasulullah SAW. Kemudian datang
sahabat lainnya, Usman bin Affan. “Ya Rasulullah, saya akan melengkapi
peralatan dan pakaian bagi mereka yang belum mempunyainya,” ujarnya.


Adapun Ali bin Abu Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun
segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, sat dirham saat siang
hari, satu dirhm secara terang-terangan dan satu dirham lagi secara
diam-diam. Kenapa para sahabat begitu antusias dan spontan
menyambut seruan untuk bersedekah? Tiada lain karena mereka yakin
akan balasan yang berlipat ganda sebagaimana telah dijanjikan Allah dan
Rasul-Nya. Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat
ganda rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh yang pada tiap-tiap butir
itu terjurai seratus biji. Artinya Allah Yang Maha Kaya akan membalasnya
hingga tujuh ratus kali lipat.
Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah
yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat
perbandingan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin
Malik, bersabda, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pu bergetar.
Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah
diberikan kepadanya, ternyata bumi bumi pun terdiam. Para malaikat pun
terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka
bertanya? „Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih
kuat dari pada gunung?‟.


Allah menjawab, „Ada, yaitu besi‟. Para malaikat pun kembali bertanya,
„Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada
besi?‟. Allah menjawab, Ada, yaitu api‟. Bertanya kembali
5/8/2010 11:50:00 PM
5/8/2010 11:50:00 PM

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:122
posted:8/14/2010
language:Malay
pages:5