Docstoc

Konsep, Sistem, dan Metode Monitoring & Evaluasi

Document Sample
Konsep, Sistem, dan Metode Monitoring & Evaluasi Powered By Docstoc
					                                                      www.dadangsolihin.com   2




                         Materi
•   Menggabungkan M&E ke dalam Siklus Manajemen
    Pembangunan
    P b
•   Perencanaan Pembangunan Daerah
•   Kegagalan Perencanaan
•   Sistem Perencanaan yang Berhasil dan Ideal
•   M&E
•             Ex ante
    Evaluasi Ex-ante RPJMD
•   Sistem Informasi Manajemen Pemantauan
•   Indikator Kinerja




                        www.dadangsolihin.com     3   www.dadangsolihin.com   4
                                                                                                          Proses Perencanaan
                                                                                                                 Pendekatan Politik:
                                                                                                                 Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana
                                                                                                                 pembangunan hasil proses politik (public choice theory of
                                                                                                                 planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D.

                                                                                                                 Proses Teknokratik:
                                                                                                                 Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh
                                                                                                                 lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional
                                                                                                                 bertugas untuk itu.

                                                                                                                 Partisipatif:
                                                                                                                 Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders,
                                                                                                                 antara lain melalui Musrenbang.

                                                                                                                 Proses top-down dan bottom-up:
                                                                                                                 Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.


                                www.dadangsolihin.com                                        5                              www.dadangsolihin.com                              6




Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)                                                             Syarat Dokumen Perencanaan
                NASIONAL                                       DAERAH                                      S.M.A.R.T
                                                                                                           SMART
        Dokumen             Penetapan                Dokumen                Penetapan
 Rencana Pembangunan
 R       P b                     UU          R
                                             Rencana Pembangunan
                                                     P b                       Perda
                                                                               P d               1 Specific:
                                                                                                 1. Specific:      Sifat dan tingkat kinerja dapat diidentifikasi dengan
 Jangka Panjang Nasional   (Ps. 13 Ayat 1)   Jangka Panjang Daerah        (Ps. 13 Ayat 2)                          jelas;
 (RPJP-Nasional)                             (RPJP-Daerah)
                                                                                                    Measurable:
                                                                                                 2. Measurable: Target kinerja dinyatakan dengan jelas dan terukur
 Rencana Pembangunan          Per Pres       Rencana Pembangunan          Peraturan KDH
 Jangka Menengah                             Jangka Menengah Daerah                                             b ik b i i dik t k      titif        kualitatif;
                                                                                                                baik bagi indikator kuantitif maupun k lit tif
                           (Ps. 19 Ayat 1)                                (Ps. 19 Ayat 3)
 Nasional                                    (RPJM-Daerah)                                          Achievable:
                                                                                                 3. Achievable: Target kinerja dapat dicapai terkait dengan
 (RPJM-Nasional)                                                                                                kapasitas dan sumber daya yang ada;
 Renstra K    t i
 R t Kementerian /           Peraturan
                             P t             Renstra S t
                                             R t Satuan Kerja
                                                           K j               Peraturan
                                                                             P t
 Lembaga (Renstra KL)       Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renstra    Pimpinan SKPD
                                                                                                    Relevant:
                                                                                                 4. Relevant:      Mencerminkan keterkaitan (relevansi) antara target
                           (Ps. 19 Ayat 2)   SKPD)                         (Ps. 19 Ayat 4)
                                                                                                                   output dalam rangka mencapai target outcome yang
                                                                                                                   ditetapkan; serta antara target outcome dalam
 Rencana Kerja                Per Pres       Rencana Kerja Pemerintah     Peraturan KDH
 Pemerintah (RKP)          (Ps. 26 Ayat 1)   Daerah (RKPD)                (Ps. 26 Ayat 2)
                                                                                                                   rangka mencapai target impact yang ditetapkan;
 Rencana Kerja               Peraturan       Rencana Kerja Satuan Kerja      Peraturan                   Bond:
                                                                                                 5. Time Bond:     Waktu/periode pencapaian kinerja ditetapkan.
 Kementerian / Lembaga      Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renja      Pimpinan SKPD
 (Renja KL)                (Ps. 21 Ayat 1)   SKPD)                        ( Ps. 21 Ayat 3)
                                www.dadangsolihin.com                                        7                              www.dadangsolihin.com                              8
            y
           Syarat Perencanaan                                            g
                                                                      Fungsi/Manfaat Perencanaan
Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:
                                                                  •   Sebagai penuntun arah
1 T j an akhir yang dikehendaki
1. Tujuan       ang dikehendaki.
                                                                  •   Minimalisasi ketidakpastian
2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang        •   Minimalisasi inefisiensi
   mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).                  sumberdayay
3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.                •   Penetapan standar dan
4. Masalah-masalah yang dihadapi.                                     pengawasan kualitas
5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta
   pengalokasiannya.
6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.
8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan
   pelaksanaannya.
   pelaksanaannya
                         www.dadangsolihin.com               9                                www.dadangsolihin.com             10




                                                                                                (1/4)
                                                                          Kegagalan Perencanaan (1/4)

                                                                          y
                                                                      Penyusunan perencanaan
                                                                      tidak tepat, mungkin karena:
                                                                        informasinya kurang
                                                                           g p
                                                                        lengkap,
                                                                        metodologinya belum
                                                                        dikuasai,
                                                                        perencanaannya tidak
                                                                        realistis sehingga tidak
                                                                        mungkin pernah bisa
                                                                        terlaksana
                                                                        pengaruh politis terlalu besar sehingga pertimbangan-
                                                                        pertimbangan teknis perencanaan diabaikan.


                         www.dadangsolihin.com               11                               www.dadangsolihin.com             12
                         (2/4)
   Kegagalan Perencanaan (2/4)                                                                       (3/4)
                                                                               Kegagalan Perencanaan (3/4)
Perencanaannya mungkin baik, tetapi pelaksanaannya tidak seperti
seharusnya.
                                                                            Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai
  kegagalan terjadi karena tidak berkaitnya perencanaan                     dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat
  dengan pelaksanaannya.                                                    mengatasi masalah mendasar negara berkembang.
  aparat pelaksana tidak siap atau tidak kompeten,                           Misalnya, orientasi
  masyarakat tidak punya kesempatan berpartisipasi sehingga                  semata-mata pada
  tidak mendukungnya.                                                        pertumbuhan yang
                                                                             menyebabkan makin
                                                                                l b
                                                                             melebarnya k       j
                                                                                         kesenjangan.
                                                                             Dengan demikian, yang
                                                                             keliru bukan semata-mata
                                                                                               tetapi
                                                                             perencanaannya, t t i
                                                                             falsafah atau konsep di
                                                                             balik perencanaan itu.


                      www.dadangsolihin.com                        13                            www.dadangsolihin.com                   14




                         (4/4)
   Kegagalan Perencanaan (4/4)                                                                   y g
                                                                              Sistem Perencanaan yang Berhasil

Karena perencanaan diartikan sebagai pengaturan total                   •   Sistem perencanaan yang
k hid           i        i       li   k il k li
kehidupan manusia sampai yang paling kecil sekalipun.                       mendorong berkembangnya
                                                                            mekanisme pasar dan peran
   Perencanaan di sini tidak memberikan                                     serta masyarakat.
   kesempatan berkembangnya prakarsa
                                                                        •   Dalam sistem ini perencanaan
   individu dan pengembangan kapasitas
                                                                            dilakukan dengan menentukan
   serta potensi masyarakat secara penuh.
                                                                            sasaran-sasaran secara garis
   Sistem ini bertentangan dengan hukum                                     besar.
   penawaran dan permintaan karena
                                                                        •   Pelaku utamanya adalah
   pemerintah mengatur semuanya.
                                                                            masyarakat dan usaha swasta.
   Perencanaan seperti inilah yang disebut
   sebagai sistem perencanaan terpusat
   (centrally planned system).


                      www.dadangsolihin.com                        15                            www.dadangsolihin.com                   16
                 Perencanaan yang Ideal
•   Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat
                                             prosesnya.
    dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya
•   Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti
    pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin
      d
    adanya k     j
            kemajuan tterus-menerus d l
                                      dalam k     j ht      dan
                                             kesejahteraan, d
    jangan sampai terjadi kemunduran.
•   Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan
      l k             tidak dapat h
    pelaksanaannya tid k d                dilihat dari t i i (atau
                                  t hanya dilih t d i satu sisi ( t
    sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam
    keutuhan konsep secara keseluruhan.
•   M       d     i t
    Mengandung sistem yang d
                           dapat b k b
                               t berkembang ( learning and
                                            (a l   i     d
    adaptive system).
•   Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting).

                           www.dadangsolihin.com                      17                              www.dadangsolihin.com                      18




                Pengertian M& E
                   g                                                                                         Monitoring
                                                                                                                Pasal 4-10 PP39/2006
           •   Pengendalian: Rangkaian kegiatan manajemen untuk
               menjamin agar suatu program/kegiatan yang dilaksanakan      •    Monitoring pelaksanaan program dan kegiatan dilakukan terhadap:
               sesuai dengan rencana yang ditetapkan.                            – Perkembangan realisasi penyerapan dana,
           •   Monitoring: Kegiatan mengamati perkembangan                       – Realisasi pencapaian target keluaran (output), dan
                                     pembangunan, mengidentifikasi,
               pelaksanaan rencana pembangunan mengidentifikasi                    Kendala       dih d i
                                                                                 – K d l yang dihadapi.
               serta mengantisipasi permasalahan akan timbul untuk         •    Hasil pemantauan disusun dalam bentuk laporan triwulanan.
               dapat diambil tindakan sedini mungkin.
                                                                           No         Pejabat Pelaksana                 Obyek Monitoring
           •   Evaluasi: Rangkaian kegiatan membandingkan realisasi
                                                                               1. Pimpinan K/L                   Pelaksanaan Renja-K/L
               masukan (input), keluaran (output), dan hasil (outcome)
               terhadap rencana dan standar.                                   2. Gubernur                         Pelaksanaan Dekonsentrasi
                                                                                                                   PelaksanaanTugas Pembantuan
           •   Perencanaan: Proses untuk menentukan tindakan masa              3. Bupati/Walikota                Pelaksanaan Tugas Pembantuan
               depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan                4. Kepala SKPD Provinsi           Pelaksanaan Dekonsentrasi
               memperhitungkan sumber daya yang tersedia.                      5. Kepala SKPD Kabupaten/Kota     Pelaksanaan Tugas Pembantuan

                           www.dadangsolihin.com                      19                              www.dadangsolihin.com                      20
                                                                                                                                        1/4
                                Evaluasi                                               Tahapan Evaluasi
                                                                                           p
                                 Pasal 12 PP39/2006                                                                       PP39/2006

4. Evaluasi pelaksanaan RPJMN/D dilakukan paling sedikit satu kali
   dan dilaksanakan paling lambat satu tahun sebelum berakhirnya                         Tahap Perencanaan (ex-ante)
   periode rencana.
5. Evaluasi tersebut dilaksanakan berdasarkan:
      sumberdaya yang digunakan;
      indikator dan sasaran kinerja output untuk kegiatan pokok;
      indikator dan sasaran kinerja outcome untuk program
                                                   program.                              p             (   g g)
                                                                                     Tahap Pelaksanaan (on-going)
6. Evaluasi dilaksanakan secara sistematis, obyektif, dan transparan.



                                                                                      Tahap Pasca-Pelaksanaan (ex-post)


                          www.dadangsolihin.com                    21                             www.dadangsolihin.com                  22




                                                                   2/4                                                                  3/4
                  p
              Tahapan Evaluasi                                                             p
                                                                                       Tahapan Evaluasi
•   Tahap Perencanaan (ex-ante)                                          •   Tahap Pelaksanaan (on-going)
    – dilakukan sebelum ditetapkannya rencana pembangunan                    – dilakukan pada saat pelaksanaan rencana pembangunan
    – untuk memilih dan menentukan:                                          – untuk menentukan tingkat kemajuan pelaksanaan rencana
        • skala prioritas dari berbagai alternatif                             dibandingkan dengan rencana y g telah ditentukan sebelumnya
                                                                                       g        g           yang                        y
        • cara mencapai tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya




                          www.dadangsolihin.com                    23                             www.dadangsolihin.com                  24
                                                                      4/4
                  p
              Tahapan Evaluasi                                                          Kegunaan Evaluasi
•   Tahap Pasca-Pelaksanaan (ex-post)
                                                                            •   Memberikan umpan balik terhadap
    – dilaksanakan setelah pelaksanaan rencana berakhir                         kebijakan, program dan kegiatan
    – untuk melihat apakah pencapaian (keluaran/ hasil/ dampak)             •   Menjadikan kebijakan, program dan
      program mampu mengatasi masalah p
      p g              p        g                     g     yang g
                                              pembangunan y g ingin             kegiatan mampu
      dipecahkan                                                                mempertanggungjawabkan penggunaan
    – untuk menilai program dari sisi:                                          dana publik
         • efisiensi (keluaran dan hasil dibandingkan masukan)
                                                      masukan),             •   Membantu stakeholders belajar lebih
         • efektivitas (hasil dan dampak terhadap sasaran),                     banyak mengenai kebijakan, program dan
         • manfaat (dampak terhadap kebutuhan)                                  kegiatan




                           www.dadangsolihin.com                      25                              www.dadangsolihin.com                  26




                                                                                         Jenis-
                                                                                         Jenis-jenis Evaluasi
Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:                                                   menurut waktu pelaksanaan

                          g
                    Strategi                                                             •   Evaluasi formatif:
                    Apakah yang dilakukan sudah benar?                                       – Dilaksanakan pada waktu pelaksanaan program
                                                                                             – Bertujuan memperbaiki pelaksanaan program
                    Operasi
                    O     i                                                                                        masalah-masalah
                                                                                             – Temuan utama berupa masalah masalah dalam
                                                                                               pelaksanaan program
                    Apakah cara yang ditempuh sudah benar?

                                                                                         •   Evaluasi summatif:
                    Pembelajaran                                                             – Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program
                    Apakah ada cara yang lebih baik?                                           sudah selesai
                                                                                             – Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan
                                                                                               program
                                                                                             – Temuan utama berupa capaian-capaian dari
                                                                                               pelaksanaan program
                           www.dadangsolihin.com                      27                              www.dadangsolihin.com                  28
            Jenis-
            Jenis-jenis Evaluasi                                                                            (1/2)
                                                                          Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (1/2)
                           t tujuan
                     menurut t j
        •            p
            Evaluasi proses:                                              •   Setiap tahun dilaksanakan berbagai program, sebagian
            Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus                  memakan biaya yang besar, tetapi hasil yang sebenarnya
            pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).            seringkali tidak diketahui.
                                                                          •   Muncul pertanyaan-pertanyaan:
        •   Evaluasi biaya-manfaat:                                            – Apakah desain program-program tersebut sudah tepat?
                                                                                 pembelajaran
            Mengkaji biaya program relatif terhadap alternatif
            penggunaan sumberdaya & manfaat d i program.
                             b d             f t dari                          – Apakah sumberdaya yang tersedia telah digunakan secara
                                                                                 efisien? akuntabilitas
                                                                               – Apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan yang
        •   Evaluasi dampak:                                                     diharapkan?    pengambilan keputusan
            Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg
            diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat,
            & kelembagaan.
                       g

                         www.dadangsolihin.com                       29                            www.dadangsolihin.com                     30




Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (2/2)
                                  (2/2)                                       Mengapa Evaluasi Jarang Dilakukan?

                                                                          •    Alasan yg sering diajukan adalah bahwa evaluasi:
•   Alasan Ekonomi
                                                                               – biayanya mahal
    – Memperbaiki desain & keefektifan program
                                                                               – menghabiskan banyak waktu
    – Realokasi sumberdaya dari program yang kurang ke yang
      lebih efektif                                                            – secara teknis sulit dilakukan
                                                                               – temuannya sering bersifat politis
•   Alasan Sosial                                                              – laporannya sering terlambat
    – Meningkatkan transparansi & akuntabilitas                           •    Tetapi alasan yang lebih penting adalah banyak pelaksana
                                                                               program yang takut bahwa program mereka akan dinilai gagal.

•   Alasan Politik
    – Meningkatkan kredibilitas pengambilan keputusan




                         www.dadangsolihin.com                       31                            www.dadangsolihin.com                     32
 Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
            Monitoring                                Evaluasi
                                                                                   Kerangka Konseptual Evaluasi
menilai kemajuan dalam pelaksanaan     memberikan gambaran pada suatu
program y g sedang berjalan
p g      yang      g    j                                g
                                       waktu tertentu mengenai suatu
                                       program
                                                                                   •   Menjadi bagian dari desain program
• Akuntabilitas penyampaian input      – Akuntabilitas penggunaan
  program                                sumberdaya                                •   Perencanaan yg baik sejak awal
• Dasar untuk aksi perbaikan                                                       •   Dukungan dari pemangku kepentingan
• Penilaian keberlanjutan program      – Pembelajaran tentang hal-hal yg
                                         dapat dilakukan lebih baik di masa        •   Menjadi bagian dari tanggung jawab pemimpin program
                                         yad
                                                                                   •   Alokasi sumber daya yg memadai
                                                                                                        y
• Apakah pelaksanaan sesuai dengan     –   Relevansi
  rencana?                             –   Keberhasilan
• Apakah terdapat penyimpangan?        –   Keefekifan biaya
• Apakah penyimpangan tsb dapat
  dibenarkan?                          –   Pembelajaran

Dilaksanakan terus-menerus atau        Umumnya dilaksanakan pada
secara berkala selama program          pertengahan dan akhir program
berjalan
                            www.dadangsolihin.com                         33                               www.dadangsolihin.com                34




                  Kriteria Evaluasi                                            Apa implikasi jika tidak ada M&E?
    Relevansi       Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas
                    dan kebijakan                                              •   Berbaha a karena
                                                                                   Berbahaya, karena:
    Efektifitas                                                                     – penilaian kinerja pembangunan dan pengambilan keputusan
                    Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan
                                                                                       terbatas pada ketersedian informasi parsial,
                    mencapai tujuan
                          p    j
                                                                                    – mekanisme cross-check dan balance (dari masyarakat) tidak
    Efisiensi       Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif,
                                                                                       optimal
                    dalam hubungan dengan masukan.
                                                                               •   Ide dasar sistem M&E tidak semata-mata berangkat dari tindakan
    Dampak          Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan                  melakukan atau menyediakan informasi M&E, NAMUN lebih
                    oleh sebuah intervensi pembangunan, secara                     difokuskan pada bagaimana penggunaan informasi M&E tersebut.
                    langsung maupun tidak, disengaja maupun tidak
    Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat
                    terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan
                    lagi.


                            www.dadangsolihin.com                         35                               www.dadangsolihin.com                36
        Kenapa M&E diperlukan?
1. Mendukung pembuatan kebijakan (khususnya keputusan anggaran)
   yaitu penyusunan anggaran berbasis kinerja & perencanaan
   nasional.
2. Membantu pemerintah dalam:
      pengembangan & analisis kebijakan serta dalam pengembangan
      program;
                                               sektor,
      mengelola berbagai kegiatan pada tingkat sektor program &
      kegiatan;
3. Meningkatkan transparansi & akuntabilitas      apakah telah
            sasaran
   mencapai sasaran.




                          www.dadangsolihin.com                   37                             www.dadangsolihin.com                      38




                                                                  1/2                                                                   2/2
                 Apa itu RPJMD                                                          Apa itu RPJMD
•   RPJMD merupakan satu dokumen rencana resmi daerah untuk             RPJMD menjawab tiga pertanyaan dasar:
    mengarahkan pembangunan daerah dalam jangka waktu lima tahun        1. Kemana daerah akan diarahkan pengembangannya dan apa yang
    ke depan masa pimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah           hendak dicapai dalam lima tahun mendatang;
    Terpilih.                                                           2. Bagaimana mencapainya, dan;
                                                                              g              p y ,      ;
•   Sebagai suatu dokumen rencana yang penting sudah sepatutnya         3. Langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan
    Pemerintah Daerah, DPRD, dan masyarakat memberikan perhatian           tercapai.
    penting pada:
    1. Kualitas proses penyusunan dokumen RPJMD, dan
    2. Pemantauan, evaluasi, dan review berkala atas
        implementasinya.




                          www.dadangsolihin.com                   39                             www.dadangsolihin.com                      40
                    Evaluasi Outline RPJMD                                                    1/3                          Evaluasi Outline RPJMD                                                2/3
                                               Bab I   Pendahuluan                                    2.9    Pariwisata dan Budaya                     Bab V Tujuan, Strategi, dan Arah Kebijakan
                                               1.1.    Latar Belakang Penyusunan RPJMD                2.10   Pendidikan                                      Pembangunan Daerah
       Rencana Pembangunan                     1.2.    Landasan Hukum                                 2.11   Perlindungan sosial                             Berdasarkan visi, misi dan agenda Kepala
      Jangka Menengah Daerah                   1.3.    Maksud, Tujuan, dan Ruang Lingkup              2.12   Keuangan Daerah                                 Daerah Terpilih dirumuskan tujuan
                                               1.4.    Kedudukan RPJMD dengan Dokumen                 2.13
                                                                                                      2 13   Rumusan Issue Strategis Pembangunan             (SMART) strategi pencapaian tujuan dan
                                                                                                                                                             (SMART),
                                                       Perencanaan lainnya                                   Daerah                                          kebijakan yang akan ditempuh untuk
                                               1.5.    Sistematika Penulisan                                                                                 masing-masing strategi pembangunan
                                                                                                      Bab III Tinjauan Terhadap Dokumen                      daerah.
                                               Bab II Tinjauan Umum Kondisi dan                               Perencanaan Terkait                      5.1   Tujuan
                                                      Permasalahan Pembangunan Daerah                 3.1
                                                                                                      31            N i
                                                                                                              RPJM Nasional l                          5.2
                                                                                                                                                       52    St t i
                                                                                                                                                             Strategi
                                                      Menggambarkan profil daerah, status,            3.2     RTRW Nasional dan RTRW Provinsi (untuk   5.3   Arah Kebijakan Umum (untuk setiap fungsi
                                                      kondisi, situasi, pengkajian kinerja capaian,           RPJM Provinsi)                                 pemerintahan daerah)
                                                      serta rumusan isu dan permasalahan              3.3     RPJM Provinsi                            5.4   Arah Kebijakan Keuangan Daerah dan
                                                      strategis dalam penyelenggaraan fungsi-         3.4     RTRW Provinsi dan RTRW                         Kerangka Pendanaan
                                                                                                                                                                   g
                                                      fungsi pemerintahan daerah secara                       Kabupaten/Kota (untuk RPJM Kabupaten/
                                                      menyeluruh                                              Kota)                                    Bab VI Program Pembangunan Daerah
                                               2.1    Kondisi Geografis Daerah                                                                                Untuk masing-masing program perlu
                                               2.2    Pelayanan Umum                                  Bab IV Visi, Misi dan Agenda Pembangunan                dicantumkan nama program, tolok ukur dan
                                               2.3    Ketertiban dan Ketentraman                             Daerah                                           target kinerja capaian program dan pagu
                                               2.4    Ekonomi                                         4.1    Visi                                             indikatif
                                               2.5    Lingkungan Hidup                                4.2    Misi                                      6.1    Program Pembangunan
                                               2.6    Perumahan dan Fasilitas Umum                    4.3    Agenda (apabila ada)                            6.1.1 Program SKPD
      Provinsi/Kabupaten/Kota                  2.7    Kesehatan                                                                                              6.1.2 Program Lintas SKPD
                                               28
                                               2.8    Pendidikan                                                                                             6.1.3 Program Lintas Kewilayahan

                                   www.dadangsolihin.com                                      41                                           www.dadangsolihin.com                                  42




                    Evaluasi Outline RPJMD                                                    3/3                                                                                                1/3
62
6.2   Program Pengembangan Kelembagaan         Lampiran                                                                   Evaluasi Kualitas RPJMD
      dan Legislasi Daerah                     Tabel-Tabel Penting (dalam Lampiran) sekurang-
                                               kurangnya mencakup:
Bab VII Kaidah Pelaksanaan
        Mengemukakan tentang program dan       1. Fungsi, Tolok Ukur Capaian Pelaksanaan,                1. Ada kejelasan rumusan status dan kedudukan pencapaian                                 .
                                                  I     d Permasalahan masing-masing
                                                  Issue dan P        l h      i      i
        kegiatan pendukung yang diperlukan
                                                  fungsi pemerintahan daerah
                                                                                                            pembangunan daerah saat ini dalam berbagai fungsi
        untuk dapat mengimplementasikan
        RPJMD secara efektif                   2. Dokumentasi Kesepakatan Konsultasi Publik
                                                                                                            pemerintahan daerah
7.1     Konsistensi penyusunan Renstra SKPD,      dan Musrenbang RPJMD
        RKPD,
        RKPD dan Renja SKPD dengan RPJMD
                                                                                                         2. Ada rumusan isu dan permasalahan strategis pembangunan                                .
                                               3. Program, Tolok Ukur dan Target Kinerja
7.2     Pemantauan dan evaluasi kinerja
                                                  Capaian Program, dan Pagu Indikatif menurut
                                                                                                            daerah
        pencapaian program RPJMD
                                                  fungsi-fungsi pemerintahan daerah                      3. Visi, misi, dan agenda KDH terpilih sesuai dengan:
7.3     Penguatan kemampuan dan kapasitas                                                                                                                                                         .
        DPRD untuk memantau dan mengevaluasi   4. Kondisi dan Situasi Keuangan Daerah 5 Tahun
        RPJMD                                     lalu (Penerimaan dan Belanja)                                  Dinamika internal pembangunan daerah: Usaha
7.4     Penguatan kemampuan dan kapasitas      5. Proyeksi Fiskal Daerah                                         mengoptimalkan kekuatan (strengths) dan mengatasi
        Non Government Stakeholders untuk
        memantau dan mengevaluasi
                                               6. Kerangka Pendanaan Jangka Menengah                             kelemahan (weaknesses)
        implementasi RPJMD
                                                                                                                 Dinamika eksternal pembangunan daerah : Usaha
                                                                                                                 mengoptimalkan peluang (opportunities) dan mengatasi
                                                                                                                 ancaman (threats)


                                   www.dadangsolihin.com                                      43                                           www.dadangsolihin.com                                  44
            Evaluasi Kualitas RPJMD                             2/3                   Evaluasi Kualitas RPJMD                                 3/3

4. Rumusan tujuan, strategi, arah, dan kebijakan                .         7. Rumusan isu strategis dalam pengelolaan keuangan daerah           .
   pembangunan daerah sesuai dengan:
   p     g                          g                                        sesuai dengan rumusan tujuan, strategi, dan arah kebijakan
                                                                                       g               j  ,      g,               j
                                                                             keuangan daerah
      Dinamika internal pembangunan daerah: Usaha
      mengoptimalkan kekuatan (strengths) dan mengatasi                   8. Rumusan program pembangunan daerah sesuai dengan                  .
      kelemahan (weaknesses)                                                 kendala fiskal daerah
      Dinamika eksternal pembangunan daerah : Usaha                       9. Ada keterkaitan yang erat dan kontribusi program                  .
      mengoptimalkan peluang (opportunities) dan mengatasi                   pembangunan daerah terhadap pemecahan isu dan
      ancaman (threats)                                                      permasalahan strategis nasional
5. Ada penerjemahan yang baik dan sistematis dari visi, misi,   .         10. Ada proses perencanaan yang demokratis dan partisipatif          .
   dan agenda KDH terpilih ke dalam perumusan tujuan,                         dalam keseluruhan proses pengambilan keputusan
                                      daerah.
   strategi dan kebijakan pembangunan daerah                                  penyusunan RPJMD
6. Ada penerjemahan yang baik dan sistematis tentang tujuan,    .         11. Kualitas RPJMD sudah SMART                                       .
   strategi dan kebijakan ke dalam rumusan prioritas program
                  daerah.
   pembangunan daerah
                         www.dadangsolihin.com                  45                                 www.dadangsolihin.com                       46




                                                                           Sistem Informasi Manajemen (SIM)
                                                                      •    Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung
                                                                           operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan
                                                                           komputer, perangkat lunak, dan data.
                                                                      •    Sistem Informasi manajemen merupakan sistem informasi yang
                                                                           menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan
                                                                           masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk
                                                                           memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
                                                                      •    Pemantauan/Monitoring merupakan kegiatan mengamati
                                                                           perkembangan pelaksanaan rencana suatu kegiatan,
                                                                           mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul
                                                                           dan/atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin.




                         www.dadangsolihin.com                  47                                 www.dadangsolihin.com                       48
                                                                                                 Data Monitoring                                             1/2
                Kegunaan SIM MRP
                                                                              JENIS DATA
•   Belajar dari pengalaman masa lalu
                                                                              •   Data Kuantitatif bersifat numerik (berupa angka) dan dapat
•   Monitoring perubahan dan perkembangan pembangunan orang asli                  dijadikan indikasi terhadap suatu hal pada waktu tertentu
    Papua
                                                                              •   Data Kualitatif bersifat non-numerik dan lebih kepada hal-hal yang
•   Bahan evaluasi dan mengambil langkah perbaikan                                         mutu ciri-ciri
                                                                                  bersifat mutu, ciri ciri dan sifat
•   Melakukan Estimasi
•   Membuat Keputusan




                            www.dadangsolihin.com                       49                                    www.dadangsolihin.com                           50




                  Data Monitoring                                       2/2                  SIM Monitoring MRP                                              1/3
Contoh Data Monitoring MRP                                                                                 Rekomendasi
                                                                                                          & Pertimbangan
      Topik          Data Kualitatif                Data Kuantitatif
                                                                              Cagub dan         • Silsilah Keluarga
Bakal Calon        Silsilah Keluarga         Hasil Pemilu
                                                                              Cawagub           • Riwayat Hidup
Gubernur           Riwayat Hidup
Rancangan        Potensi Daerah                PDRB                           Rancangan                                                       Manajemen
Perdasus
                                                                                                • Potensi Daerah               MRP
                                               PAD                             Perdasus                                                       Pemantauan
   j j
Perjanjian                y
                   Hak Ulayat                Luas Areal Hutan
                                                                              P j ji
                                                                              Perjanjian        • Hak Ulayat
Kerjasama          Hak Persekutuan                                            Kerjasama         • Hak Persekutuan                      Data Periodik
Perlindungan       Aspirasi penduduk           Jumlah Konflik Antar Suku
                                                                                                • Konflik Antar
p
penduduk asli      Asli Papua
                          p                    Jumlah Konflik Antar Umat        p
                                                                              Aspirasi dan        Suku
Papua              Pengaduan                   Beragama                       Pengaduan         • Konflik Antar
                                                                                                                             BPS                       Organisasi/
                   masyarakat                  Indeks Pembangunan Jender       penduduk           Umat Beragama                           Dinas/
                                                                                                • Kekerasan                Provinsi/                    Lembaga
                                                                               Asli Papua                                                 Badan
                   Berita dari media           Indeks Pemberdayaan Jender                         terhadap wanita          Kab./Kota                      lain
                   massa
                            www.dadangsolihin.com                       51                                    www.dadangsolihin.com                           52
                                                                    2/3                                                                        3/3
              S    o to g
              SIM Monitoring MRP                                                        S    o to g
                                                                                        SIM Monitoring MRP
•   Secara singkat, kewenangan MRP yaitu memberikan rekomendasi
        p
    dan pertimbangan terhadap cagub dan cawagub, Rancangan
                  g           p g              g ,         g              •   Manajemen pemantauan merupakan suatu sistem database yang
    Perdasus, Perjanjian kerjasama serta aspirasi dan pengaduan               pada akhirnya dapat memberikan rangkaian informasi secara
    orang asli Papua.                                                         kontinu terhadap indikator-indikator yang dapat dijadikan sebagai
                                                                              pendekatan untuk mengukur kemajuan pembangunan masyarakat
•                                           hak hak
    Semua itu dilakukan untuk menjamin atas hak-hak yang dimiliki
                                                                               d t      tb          d kaum perempuan di P
                                                                              adat, umat beragama, dan k                      Papua.
    orang asli papua.
                                                                          •   MRP merupakan lembaga yang menjalankan pemantauan terhadap
•   Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem informasi pemantauan
                                                                              pembangunan penduduk asli Papua dan memberikan rekomendasi
    yang cepat tanggap merespon kebutuhan orang asli Papua.
                                                                              ataupun pertimbangan terhadap pembuatan kebijakan, perjanjian
•   Data monitoring dapat berupa data kualitatif maupun data                  kerjasama maupun perencanaan pembangunan selanjutnya.
    kuantitatif yang secara periodik dikumpulkan. Data kuantitatif
                                                                          •   End user merupakan DPRD, Gubernur, DPRD Kabupaten/Kota,
    biasanya tersedia pada dinas/ badan daerah seperti BPD
                                                                              bupati/walikota ataupun pihak-pihak lain terkait yang memiliki
    Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Dinas/Badan lain dan tersedia secara
                                                                              kepentingan terhadap hasil pemantauan MRP dalam rangka
    periodik. Sedangkan data kualitatif bisa bersumber dari berbagai
                                                                              perlindungan hak-hak penduduk asli Papua.
    p        p         y      ,             ,
    pihak seperti masyarakat, media massa, akademisi dan lain-lain.

                           www.dadangsolihin.com                    53                               www.dadangsolihin.com                     54




                                                                                       Pengertian Indikator




                                                                              Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi
                                                                              p     j     p               g                       ,      gg
                                                                              petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga
                                                                              dapat digunakan untuk mengukur perubahan (Green, 1992).




                           www.dadangsolihin.com                    55                               www.dadangsolihin.com                     56
              Pengertian Kinerja                                                Pengertian Indikator Kinerja
    Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu                   Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan
    kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran,                 ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian
    tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3)                          suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan
    Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan
    stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta         KEGUNAAN
    kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane             dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante),
    dan Johnson, 1995)                                                       pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post)
    Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu          petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran
    kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional,
    sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada
    banyak faktor (Bates dan Holton 1995).




                            www.dadangsolihin.com                     57                             www.dadangsolihin.com                        58




        Fungsi Indikator Kinerja                                               Kedudukan Indikator Kinerja

•   Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan                                                               Pemantauan
                                                                                Perencanaan          Pelaksanaan
    dilaksanakan                                                                                                               dan Evaluasi
                                                                                                                               d E l      i
•   Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders
•   Membangun d
    M b                   k         li i dan    l   i kinerja
               dasar pengukuran, analisis, d evaluasi ki j                                             Indikator
    program pembangunan                                                                                 Kinerja

                                                                                     Kualitatif                              Kuantitatif



                                                                                                  Sasaran dan Tujuan


                            www.dadangsolihin.com                     59                             www.dadangsolihin.com                        60
                                       Logic Model Theory
                                                                                                                                                               Indikator Kinerja INPUT
                                                                      Hasil pembangunan yang 
                                                                                                                           Apa yang ingin 
                                    DAMPAK                            diperoleh dari  pencapaian 
                                                                               outcome                                        diubah
                                                                                                                                                    •   Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana),
                                                                                                                                                        SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan
                                                                    Manfaat yang diperoleh dalam 
                                                                      jangka menengah untuk                                Apa yang ingin               untuk melaksanakan kegiatan.
                                  OUTCOME
Metode Penyusunan




                                                                    beneficieries tertentu sebagai                            dicapai
                                                                          hasil dari output                                                         •   Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah
                                                                                                                                                        alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana
                                                                    Produk/barang/jasa akhir yang 
                                                                                                                           Apa yang dihasilkan          stratejik yang ditetapkan
                                    OUTPUT                                                                                   (barang) atau 
                                                                             dihasilkan
                                                                                                                             dilayani (jasa)
                                                                                                                                                    Contoh:
                                                                          Proses/kegiatan  
                                  KEGIATAN
                                                                        menggunakan input                                       Apa yang            •   Jumlah dana yang dibutuhkan
                                                                      menghasilkan output yang 
                                                                         g                   g                                 dikerjakan
                                                                            diinginkan                                                              •   Tenaga yang terlibat
                                                   Metode
                                                 Pelaksanaan                                                                                        •   Peralatan yang digunakan
                                                                    Sumberdaya yang memberikan                                 Apa yang 
                                      INPUT                              kontribusi dalam                                  digunakan dalam          •   Jumlah bahan yang digunakan
                                                                       menghasilkan output                                      bekerja
                                                                  www.dadangsolihin.com
                    Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007   61                              www.dadangsolihin.com                      62




                               Indikator Kinerja OUTPUT                                                                                                   Indikator Kinerja OUTCOME
    •                Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu
                     kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang
                     terdefinisi dengan baik dan terukur.                                                                                           •   Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran
    •                Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan                                                       indikator Keluaran.
                     instansi.                                                                                                                      •   Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun
    Co to
    Contoh:                                                                                                                                             produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara
    •                Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan                                                                                             outcome kegiatan telah tercapai.
                       –    Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi                                                                                •   Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi
                       –           p
                            Jumlah permohonan y g diselesaikan
                                                yang                                                                                                    yang mungkin menyangkut kepentingan banyak p
                                                                                                                                                        y g     g       y g       p     g      y pihak.
                       –    Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan                                                                                     •   Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil
                       –    Jumlah jam latihan dalam sebulan                                                                                            yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat
    •                Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan                                                                                          dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan
                                                                                                                                                          p g              g              y                   g
                       –    Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli                                                                                            yang besar bagi masyarakat.
                       –    Jumlah komputer yang dibeli
                       –    Jumlah gedung/jembatan yg dibangun
                       –    meter panjang jalanyang dibangun/rehab

                                                                   www.dadangsolihin.com                                                       63                              www.dadangsolihin.com                      64
                   Contoh:
       Ukuran Ki
       Uk     Kinerja I dik t Outcome
                   j Indikator O t
                                                                            Indikator Kinerja IMPACT
                                                                  •   Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang
•   Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan                            diperoleh dari hasil kegiatan.
     – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan        •   Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat
     – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer)                diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.
     – kemenangan tim dlm setiap pertandingan                     •   Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan
                                                                      dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan
•   Peningkatan langsung hal-hal yg positif                           kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.
     – kenaikan prestasi kelulusan siswa
                p                                                 Contoh:
     – peningkatan daya tahan bangunan                            •   Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang
     – Penambahan daya tampung siswa                                   – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat
                                                                       – Peningkatan cadangan pangan
                                                                       – Peningkatan PDRB sektor tertentu
•   Penurunan langsung hal-hal yang negatif
     – Penurunan Tingkat Kemacetan                                •   Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang
     – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas                       – Penurunan Tingkat kemiskinan
                                                                       – Penurunan Tingkat Kematian
                           www.dadangsolihin.com             65                                  www.dadangsolihin.com                            66




                                                                                              Nama                  : Dadang Solihin
                                                                                              Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961
                                                                                              Pekerjaan             : Direktur Evaluasi Kinerja
                                                                                                                      Pembangunan Daerah
                                                                                                                      Bappenas
                                                                                              Alamat Kantor         : Jl. Taman Suropati No. 2
                                                                                                                      J k t 10310
                                                                                                                      Jakarta
                    Terima Kasih                                                              Telp/Fak Kantor       : (021) 392 6248
                                                                                              HP                    : 0812 932 2202
                                                                                              Email                 : dadangsol@yahoo.com


                                                                                              Websites              :
                                                                                                www.dadangsolihin.com
                                                                                                www.flickr.com/photos/dadangsolihin
                                                                                                www.slideshare.net/dadangsolihin
                                                                                                www slideshare net/dadangsolihin
                                                                                                www.docstoc.com/profile/DadangSolihin
                           www.dadangsolihin.com             67                                  www.dadangsolihin.com                            68

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: evaluasi
Stats:
views:2062
posted:8/7/2010
language:Indonesian
pages:17
Description: Capacity Building Majelis Rakyat Papua di Blue Sky Hotel-Jakarta, 6 Agustus 2010