Docstoc

Perawatan pada ibu hamil

Document Sample
Perawatan pada ibu hamil Powered By Docstoc
					                                 ASUHAN KEBIDANAN

           PADA Ny. “L” GI P0000 Ab000 Uk 22-24 minggu

                 Dengan Kehamilan resiko Tinggi, skor 6

                            Di Puskesmas Arjuno Malang




                                                      Oleh:

                                               Dina Rifan Dina

                                           Nim. 0914315401070




  SEKOLAH TINGGI KESEHATAN “MAHARANI” MALANG

                       PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN

                                                      2010

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                  LEMBAR PENGESAHAN



                                        ASUHAN KEBIDANAN

                        PADA Ny. “L” GI P0000 Ab000 Uk 22-24 minggu

                             Dengan Kehamilan resiko Tinggi, skor 6

                                     Di Puskesmas Arjuno Malang




                                                  Mahasiswa




                                               Dina Rifan Dina

                                           Nim. 0914315401070




                                                  Mengetahui




Kaprodi DIII Kebidanan                                                               Pembimbing Klinik




Sumiatun Amd.Keb,SST                                                                 Sutati
Nip.                                                                                 Nip. 470035040




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                       KATA PENGANTAR



                Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmat-Nya sehingga Asuhan Kebidanan pada Ny. “L” GI P0000 Ab000Uk 22-24
minggu di Puskesmas Arjuno Malang dapat terselesaikan. Tugas ini dibuat dalam
memenuhi tugas Ospek 2009.

                Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini tidak lepas dari
pihak-pihak yang membimbing dan mengarahkan. Untuk itu, pada kesempatan ini
penulis mengucapkan terima kasih kepada:

     1. Dr. dr. Saifullah M., Sp.OG selaku ketua STIKES Maharani Malang

     2. Sumiatun, Amd.Keb,SST selaku Ketua Program Studi DIII Kebidanan
          Stikes “Maharani” Malang

     3. Lasri, Amk S.ps selaku Kepala Puskesmas Arjuno

     4. Nanik Susanti Amd.Keb selaku Pembimbing Akademik

     5. Semua pihak yang telah ikut membantu terselesaikannya Asuhan
          Kebidanan ini baik secara langsung maupun tidak langsung serta teman-
          teman semua.

                Penulis menyadari bahwa Asuhan Kebidanan ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat
membangun dari semua pihak guna perbaikan Asuhan Kebidanan ini.




                                                                          Malang, 10 April 2010




                                                                                     Penulis

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                                     BAB I

                                          PENDAHULUAN

     A. Latar Belakang

                     Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin Intrauteri
          mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan.
          Kehamilan merupakan keadaan yang alamiah bagi seorang wanita. Nmaun
          bukan berarti keadaan ini tidak memerlukan suatu perhatian dan perawatan
          khusus, karena pada masa ini banyak sekali perubahan-perubahan yang
          terjadi, baik fisik maupun psikologis sebagaimana yang dikatakan Reva
          Rubin 1967, bahwa kehamilan krisis maternitas yang dapat menimbulkan
          stes, tapi berharga karena wanita itu menyiapkan diri untuk memberi
          perawatan dan mengemban tanggung jawab yang besar.

                     Berdasarkan penelitian WHO, ditemukan angka kematian ibu di
          Indonesia masih berkisar 390/100.000 persalinan hidup. Sedangkan
          kematian bayi sekitar 56/10.000 persalinan hidup. Dalam upaya
          menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal,
          pengawasan antenatal sangat diperlukan, guna tercipta pendeteksian secara
          dini kelainan atau komplikasi yang menyertai kehamilan, sehingga dapat
          diperhitungkan dan dipersiapkan langkah-langkah dalam pertolongan
          persalinannya(Manuaba,1998)

                     Telah diketahui bahwa janin dalam rahim dan ibunya merupakan
          satu kesatuan yang saling mempengaruhi, sehingga kesehatan ibu yang
          optimal akan meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan
          janin ibu hamil dengan diabetes mellitus. Selain itu perubahan-perubahan
          fisik dan psikologis akan menimbulkan keluhan-keluhan bagi ibu. Oleh
          karena itu, disini pengawasan antenatal sangat diperlukan untuk deteksi
          dini komplikasi kehamilan dan mengatasi keluhan ibu.

                     Atas dasar itulah penulis tertarik untuk melaksanakan asuhan
          kebidanan pada Ny. “L” GI P0000 Ab000 Uk 22-24 minggu dengan

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          Kehamilan resiko Tinggi, skor 6 di Puskesmas Arjuno Malang dengan
          harapan penulis dapat memberikan asuhan yang tepat untuk mengatasi
          masalah-masalah yang timbul pada Ny. “L” sehingga kehamilannya dapat
          berjalan normal.

     B. Tujuan

          1. Tujuan Umum

                                Mahasiswa dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada
                     Ny.”L” GI P0000 Ab000Uk 22-24 minggu dengan Kehamilan resiko
                     Tinggi, skor 6 di Puskesmas Arjuno Malang melalui pendekatan
                     managemen kebidanan.

          2. Tujuan Khusus

                     Mahasiswa diharapkan mampu:

                a. Mengkaji data tentang klien

                b. Menganalisa data dan membuat diagnosa masalah

                c. Membuat rencana asuhan kebidanan

                d. Mengimplementasikan asuhan kebidanan

                e. Melakukan evaluasi terhadap asuhan yang telah diberikan

     C. Metode Penulisan

          1. Wawancara

               Melakukan tanya jawab langsung pada klien

          2. Studi Kasus Klien

               Mencari data klien melalui statusnya

          3. Observasi

               Melaksanakan pengamatan langsung pada klien

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          4. Praktek

               Melaksanakan asuhan kebidanan secara langsung pada Ny. “L” sesuai
               masalah yang dihadapi klien.

     D. Sistematika Penulisan

          Bab I.         Pendahuluan;           meliputi        latar     belakang,         tujuan,   metode,
                         sistematika penulisan.

          Bab II.        Tinjauan teori; meliputi Kehamilan dengan Diabetes Mellitus

          Bab III.       Tinjauan Kasus; meliputi data subyektif, data obyektif,
                         assesment, planning

          Bab IV. Pembahasan

          Bab V.         Penutup, meliputi kesimpulan dan saran

          Daftar Pustaka




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                                    BAB II

                                        TINJAUAN TEORI

     A. Pengertian

                     Pengertian diabetes mellitus menurut Kapita Selekta, jilid II, 2006
          dan catatan kuliah pemenuhan kebutuhan gizi reproduksi, 2006 yaitu
          sebagai berikut: diabetes mellitus merupakan kelainan metabolisme yang
          kronis terjadi defisiensi insulin atau retensi insulin, ditandai dengan
          tingginya keadaan glukosa darah (hiperglikemia) dan glukosa dalam urine
          (glukosuria) atau merupakan sindroma klinis yang ditandai dengan
          hiperglikemia kronik dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan
          protein sehubungan dengan kurangnya sekresi insulin secara absolute atau
          relative dan atau adanya gangguan fungsi insulin.

                     Dalam kehamilan terjadi perubahan metabolisme endokrin dan
          karbohidrat yang menunjang pemasukan makanan bagi janin serta
          persiapan menyusui. Glukosa dapat difusi secara tetap melalui plasenta
          pada janin sehingga kadarnya dalam darah janin hampir menyerupai kadar
          dalam darah ibu. Insulin ibu tidak dapat mencapai janin sehingga kadar
          gula ibu yang mempengaruhi kadar dalam janin. Pengendalian yang utama
          dipengaruhi oleh insulin, disamping beberapa hormon lain yaitu estrogen,
          steroid, plasenta laktogen. Akibat lambatnya resorpsi makanan maka
          terjadi hiperglikemia yang relative lama dan menurut kebutuhan insulin.
          Menjelang aterm kebutuhan insulin meningkat mencapai 3 kali dari
          keadaan normal yang disebut tekanan diabetogenik dalam kehamilan.
          Secara fisiologis telah terjadi retensi insulin yaitu bila ditambah dengan
          estrogen eksogenia tidak mudah menjadi hipoglikemia. Yang menjadi
          masalah bila seorang ibu tidak mampu meningkatkan produksi insulin
          sehingga relatif            hipoinsulin yang mengakibatkan hiperglikemia atau
          diabetes kehamilan. Retensi insulin juga disebabkan oleh adanya hormone
          estrogen, Progesteron, kortisol, prolaktin dan plasenta laktogen yang



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          mempengaruhi reseptor insulin pada sel sehingga mengurangi afinitas
          insulin.

     B. Klasifikasi

                    Menurut Kpita Selekta, Jilid II, 2006 Diabetes mellitus dapat
          dibedakan menjadi:

              1. DM Tipe 1 (IDDM) Insulin dependent diabetes mellitus atau
                    tergantung insulin (T1) yaitu kasus yang memerlukan insulin dalam
                    pengendalian kadar gula darah.

              2. DM Tipe II (NIDDM) Non Insulin dependent diabetes mellitus atau
                    tidak tergantung insulin (TT1) yaitu kasus yang tidak memerlukan
                    insulin dalam pengendalian kadar gula darah.

              3. Diabetes Tipe lain.

              4. Diabetes mellitus gestasional (DMG) yaitu diabetes yang hanya
                    timbul dalam kehamilan.

     C. Etiologi

                    Etiologi Diabetes mellitus menurut Kapita Selekta Jilid III, 2006,
          Yaitu:

              a. Genetik

              b. Faktor autoimun setelah infeksi mumps, rubella dan coxsakie B4.

              c. Meningkatnya hormon antiinsulin seperti GH, glukogen, ACTH,
                    kortisol, dan epineprin.

              d. Obat-obatan

     D. Patogenesis

                    Patogenesis Diabetes mellitus menurut Kapita Selekta, Jilid III,
          2006, Yaitu:


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
              a. Pada penyakit DM 1 didapat kerusakan (dekstruksi) sel beta
                    pankreas penggunaan glukosa sebagai akibat menurunnya produksi
                    insulin tubuh menggunakan lemak dan protein sebagai sumber
                    energi terganggu ketosis dan ketoasidosis. Sehingga fungsi dari
                    metabolisme insulin tidak sempurna.

              b. Pada penyakit DM 11 didapat retensi insulin menurun. Retensi
                    insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang
                    pengambilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat
                    produksi glukosa oleh hati. Sel beta tidak mampu mengimbangi
                    resistensi ini sepenuhnya sehingga terjadi defisiensi relatif insulin.

                    Dalam kehamilan terjadi perubahan metabolisme endokrin dan
          karbohidrat sehingga terjadi inadekuatnya pembentukan dan penggunaan
          insulin yang berfungsi memudahkan glukosa berpindah ke dalam sel-sel
          jaringan. Tanpa insulin yang adekuat, glukosa tidak dapat memasuki sel-
          sel untuk digunakan sebagai sumber energi dan tetap berada dalam darah
          sehingga kadar glukosa darah meningkat di atas batas normal yang
          menyebabkan air tertarik dari sel-sel ke dalam jaringan atau darah
          sehingga terjadi dehidrasi seluler. Tingginya kadar glukosa darah
          menyebabkan ginjal harus mengsekresikannya melalui urine dan bekerja
          keras sehingga ginjal tidak dapat menanggulanginya sebab peningkatan
          laju filter glomerulus dan penurunan kemampuan tubulus renalis untuk
          mereabsorbsi glukosa. Hal ini meningkatkan tekanan osmotik dan
          mencegah reabsorbsi air oleh tubulus ginjal yang menyebabkan dehidrasi
          ekstreaoseluler.

                    Karena glukosa dan energi dikeluarkan dari tubuh bersama urine,
          tubuh mulai menggunakan lemak dan protein untuk sumber energi yang
          dalam prosesnya menghasilkan keton dalam darah. Pemecahan lemak dan
          protein juga menyebabkan lelah, lemah, gelisah yang dilanjutkan dengan
          penurunan berat badan mendadak ditambah terbentuknya keton akan cepat
          berkembang keadaan koma dan kematian.



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
     E. Tanda dan Gejala Klinis

                     Tanda dan gejala klinis patogenesis diabetes Mellitus menurut
          Kapita Selekta, Jilid III, 2006, yaitu sebagai berikut:

                     1. Polifagia

                     2. Poliuria

                     3. Polidipsi

                     4. Lemas

                     5. Nafsu makan meningkat, tetapi BB cenderung turun

                     6. Kesemutan

                     7. Gatal

                     8. Mata kabur

                     9. Prurirus vulva

                     10. Ketonemia

                     11. Glikosuria

                     12. Gula darah 2 jam pp > 200 mg/dl

                     13. Gula darah sewaktu > 200 mg/dl

                     14. Gula darah puasa > 126 mg/dl

          Cara pemeriksaan Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

          1. Tiga hari sebelum pemeriksaan pasien makan seperti biasa.

          2. Kegiatan jasmani sementara cukup, tidak telalu banyak.

          3. Pasien puasa semalam selama 10-12 jam.

          4. Periksa glukosa darah puasa.


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          5. Berikan glukosa 75 gram yang dilarutkan dalam air 250 ml, lalu
               minum dalam 5 menit.

          6. Periksa glukosa darah 1 jam dan 2 jam sesudah beban glukosa.

          7. Selama pemeriksaan, pasien yang diperiksa tetap istirahat dan tidak
               merokok.

     F. Pengaruh Diabetes Gestasional

                     Pengaruh diabetes gestasional diabetes Mellitus menurut Ilmu
          Kebidanan, Prawirohardjo, S., 1992. Meskipun tanpa gejala, bila tidak
          diadakan pengendalian kadar gula maka diabetes mellitus gestasional akan
          menimbulkan dampak bagi ibu maupun pada janin.

              1. Pengaruh DM terhadap kehamilan

                    a. Abortus dan partus prematurus

                    b. Pre-eklamsia

                    c. Hidroamnion

                    d. Insufisiensi plasenta

              2. Pengaruh DM terhadap janin atau bayi

                    a. Kematian hasil konsepsi dalam kehamilan muda mengakibatkan
                         abortus

                    b. Cacat bawaan

                    c. Dismaturitas

                    d. Janin besar (makrosomia)

                    e. Kematian dalam kandungan

                    f. Kematian neonatal

                    g. Kelainan neurologik dan psikologik

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
     G. Penatalaksanaan

                     Penatalaksanaan             Diabetes          Mellitus         menurut         Pemenuhan
          Kebutuhan Gizi Reproduksi, 2006, yaitu:

          1. Mengatur Diet

                          Diet yang dianjurkan pada bumil DMG adalah 30-35 kal/kg
               BB, 150-200 gr karbohidrat, 125 gr protein, 60-80 gr lemak dan
               pembatasan konsumsi natrium. Penambahan berat badan bumil DMG
               tidak lebih 1,3-1,6 kg/bln. Dan konsumsi kalsium dan vitamin D secara
               adekuat.

                          Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam diet diabetes mellitus
               sebagai berikut;

                     a. Diet        DM       harus       mengarahkan            BB      ke     berat     normal,
                          mempertahankan               glukosa       darah       sekitar       normal,     dapat
                          memberikan modifikasi diet sesuai keadaan penderita misalnya
                          penderita DMG, makanan disajikan menarik dan mudah
                          diterima.

                     b. Diet diberikan dengan cara tiga kali makan utama dan tiga kali
                          makanan ringan (snack) dengan interval 3 jam.

                     c. Buah yang dianjurkan adalah buah yang kurang manis,
                          misalnya papaya, pisang, apel, tomat, semangka, dan
                          kedondong.

                     d. Dalam melaksanakan diet sehari-hari hendaknya mengikuti
                          pedoman 3J yaitu;

                          J1; Jumlah kalori yang diberikan harus habis.

                          J2; Jadwal diet harus diikuti sesuai dengan interval.

                          J3; Jenis makanan yang manis harus dihindari.



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                     e. Penentuan jumlah kalori

                          Untuk menentukan jumlah kalori penderita DM yang hamil
                          atau menyusui secara empirik dapat digunakan rumus sebagai
                          berikut;

                          (TB-100) x 30T1 + 100T3 + 300

                          T2 + 200L + 400

                          Ket:

                          TB: Tinggi badan                   T3: Trimester III

                          T1: Trimester I                    L: Laktasi atau menyusui

                          T2: Trimester II

          2. Penatalaksanaan Diabetes mellitus terhadap ibu hamil menurut Kapita
               Selekta, Jilid II, 2006, yaitu sebagai berikut:

                          Daya tahan terhadap insulin meningkat dengan makin tuanya
               kehamilan yang dibebaskan oleh kegiatan antiinsulin plasenta.
               Penderita yang sebelum kehamilan sudah memerlukan insulin diberi
               insulin dosis yang sama dengan dosis diluar kehamilan sampai ada
               tanda-tanda bahwa dosis perlu ditambah atau dikurangi.

                          Perubahan-perubahan                  dalam         kehamilan              memudahkan
               terjadinya hiperglikemia dan asidosis tapi juga menimbulkan reaksi
               hipoglikemik. Maka dosis insulin perlu ditambah atau dirubah menurut
               keperluan secara hati-hati dengan pedoman pada 140 mg/dl.
               Pemeriksaan darah yaitu kadar post pandrial < 140 mg/dl. Terutama
               pada trimester I mudah terjadi hipoglikemia apabila dosis insulin tidak
               dikurangi karena wanita kurang makan akibat emisis dan hiperemisis
               gravidarum. Sebaliknya dosis insulin perlu ditambah dalam trimester II
               apabila sudah mulai suka makan, lebih-lebih trimester III.




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                          Selama berlangsungnya persalinan dan dalam hari-hari
               berikutnya cadangan hidrat arang berkurang dan kebutuhan terhadap
               insulin        berkurang          yang        mengakibatkan             mudah        mengalami
               hipoglikemia bila diet tidak disesuaikan atau dosis insulin tidak
               dikurangi. Pemberian insulin yang kurang hati-hati dapat menjadi
               bahaya besar karena reaksi hipoglikemik dapat disalah tafsirkan
               sebagai koma diabetikum. Dosis insulin perlu dikurangi selama wanita
               dalam persalinan dan nifas dini. Dianjurkan pula supaya dalam masa
               persalinan diberi infus glukosa dan insulin pada hiperglikemia berat
               dan keto asidosis diberi insulin secara insulin secara infus intravena
               dengan kecepatan 2-4 satuan/ jam untuk mengatasi komplikasi yang
               berbahaya.

          3. Penanggulangan Obstetri

                          Pada penderita yang penyakitnya tidak berat dan cukup
               dikuasai dengan diet saja dan tidak mempunyai riwayat obstetri yang
               buruk, dapat diharapkan partus spontan sampai kehamilan 40 minggu.
               Lebih dari itu sebaiknya dilakukan induksi persalinan karena prognosis
               menjadi lebih buruk. Apabila diabetesnya lebih berat dan memerlukan
               pengobatan insulin, sebaiknya kehamilan diakhiri lebih dini sebaiknya
               kehamilan 36-37 minggu. Lebih-lebih bila kehamilan disertai
               komplikasi, maka dipertimbangkan untuk menghindari kehamilan
               lebih dini lagi baik dengan induksi atau seksio sesarea dengan terlebih
               dahulu        melakukan           amniosentesis.           Dalam        pelaksanaan      partus
               pervaginam, baik yang tanpa dengan induksi, keadaan janin harus
               lebih diawasi jika mungkin dengan pencatatan denyut jantung janin
               terus-menerus.

     H. Skor menurut Poedji Rochjati




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                                   BAB III

                                        TINJAUAN KASUS

A. Pengkajian

          Pengkajian tanggal 10 April 2010 pukul 09.30 WIB di Puskesmas Arjuno
     Malang.

         Data subyektif
          a. Biodata
               Nama Istri             : Ny “L”                           Nama Suami : Tn. “H”

               Umur                   : 27 Tahun                         Umur                 : 40 Tahun

               Agama                  : Islam                            Agama                : Islam

               Pendidikan             : SD                               Pendidikan           : SD

               Pekerjaan              : -                                Pekerjaan            : Pedagang

               Suku/Bangsa            : Jawa/Indonesia                   Suku                 : Jawa/Indonesia

               Alamat                 : Malang                          Alamat                : Malang

          b. Alasan Datang
               Ibu mengatakan ini adalah kehamilannya yang pertama dan ingin
               memeriksakan kehamilannya.
          c. Keluhan Utama
               Ibu mengatakan adanya gangguan penglihatan karena katarak,
               kesemutan pada tungkai serta kelemahan otot (neuropatiperifer), luka
               pada tungkai yang sukar sembuh dengan pengobatan lazim, cepat
               merasa lelah dan rasa gatal (pruritus) pada daerah vulva.

          d. Riwayat Kesehatan dahulu

               Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit kronis seperti
               jantung, paru-paru, ginjal, dll. Tidak pernah menderita penyakit


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
               menular seperti Hepatitis, HIV/AIDS, TBC, dsb. Pernah menderita
               penyakit menurun yaitu kencing manis.

          e. Riwayat Kesehatan Sekarang

               Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit kronis seperti
               jantung, paru-paru, ginjal, dll. Tidak pernah menderita penyakit
               menular seperti Hepatitis, HIV/AIDS, TBC, dsb. Namun sedang
               menderita penyakit kencing manis sejak ± 7 bulan yang lalu.

          f. Riwayat Kesehatan Keluarga

               Ibu mengatakan bahwa dalam keluarga ada yang menderita Kencing
               manis, tepatnya Ayah dari ibu tersebut. Penyakit kencing manis
               tersebut diakui telah dideritanya sejak ± 8 tahun yang lalu.

          g. Riwayat Haid

               Menarche               : 14 Tahun

               Lama                   : 4 hari

               Banyaknya              : ± 2 Pembalut/hari

               Keteraturan            : Teratur

               Siklus                 : 28 hari

               Dismenorea             : Tidak

               Fluor Albus            : Tidak

               HPHT                   : 03-11-2009

          h. Riwayat Perkawinan

               Menikah                            : 1 kali

               Usia pertama menikah : 20 tahun

               Lama menikah                       : 1 tahun

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          i. Riwayat KB

               Ibu mengatakan tidak pernah menggunakan KB apapun.

          j. Riwayat Kehamilan Sekarang

               HPHT : 03-11-2009

               TP          : 10-08-2010

               Ibu mengatakan ini adalah kehamilannya yang pertama dengan umur
               kehamilan lima setengah bulan (5 ½ bulan). Dan pernah disuntik TT
               sebanyak 2x yaitu sebelum menikah dan kehamilan yang sekarang. Ibu
               merasakan pergerakan janin saat usia 4 bulan yang sering terjadi pada
               24 jam terakhir.

          k. Pola Kebiasaan Sehari-hari

                    Nutrisi
                     Sebelum hamil             : Ibu mengatakan biasanya makan 2x sehari
                                                 dengan nasi, sayur, dan lauk dengan porsi
                                                 sedikit, tetapi ibu selalu minum 8-9 gelas per
                                                 hari

                     Sesudah hamil             : Dalam 1 minggu terakhir, nafsu makan ibu
                                                 meningkat sehingga makan 3-4x sehari dengan
                                                 nasi, sayur, dan lauk dengan porsi cukup
                                                 banyak. Sedangkan konsumsi minum lebih
                                                 banyak yaitu 11-12 gelas per hari karena rasa
                                                 haus yang berlebihan.

                    Istirahat

                     Sebelum hamil             : Ibu tidur malam 7-8 jam/hari tidur siang 1 jam

                     Sesudah hamil             : Ibu tidak dapat tidur karena keluhan yang
                                                 dirasakannya. Ibu hanya dapat tidur 4-5
                                                 jam/hari, dengan keadaan terputus-putus

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                    Aktivitas
                     Sebelum hamil             : Ibu melakukan pekerjaan rumah tangga seperti
                                                 biasa tanpa ada keluhan.

                     Sesudah hamil             : Ibu hanya melakukan pekerjaan rumah tangga
                                                 yang ringan saja, karena ibu merasa cepat lelah
                                                 dan lemas.

                    Eliminasi
                     Sebelum hamil             : BAB: 1x sehari BAK: 3-4 x sehari

                     Sesudah hamil             : BAB: 1x sehari BAK: 9-10x sehari

                     Ibu mengatakan sering BAK terutama pada malam hari

                    Seksual
                     Sebelum hamil             : Ibu melakukan hubungan seksual 2x/minggu

                     Sesudah hamil             : Ibu mengatakan pada 1 minggu terakhir tidak
                                                 melakukan hubungan suami istri, karena ibu
                                                 mengalami ganguan rasa nyaman

                    Personal hygiene
                     Sebelum dan sesudah hamil ibu mandi 2x sehari, dan pencucian
                     vagina dilakukan setelah mandi, BAB dan BAK

           i. Data Psiko sosial spiritual dan Budaya

                    Keadaan Psikologi

                     Ibu mengatakan kehamilannya ini sangat diharapkan. Ibu dan
                     suami tidak mengharapkan jenis kelamin tertentu pada anaknya
                     yang penting anaknya bisa lahir selamat dan normal. Tetapi Ibu
                     merasa cemas dan gelisah karena takut penyakit kencing manis
                     yang dideritanya dapat berpengaruh pada bayi yang dikandungnya.

                    Keadaan Sosial


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                     Hubungan ibu antara suami dan keluarga harmonis dan selalu
                     mendukung kehamilan ibu. Ibu mengatakan suami selalu
                     mendorongnya rajin periksa hamil. Begitu juga hubungan ibu
                     dengan petugas kesehatan dan tetangga terjalin dengan baik. Ibu
                     berencana melahirkan di bidan. Pengambil keputusan dalam
                     keluarga ibu dan suami

                    Keadaan Spiritual

                     Ibu mengatakan selalu sholat 5 waktu dan selalu rutin mengikuti
                     pengajian

                    Keadaan Budaya

                     Ibu mengatakan dalam keluarganya mempunyai adat selamatan
                     pada waktu usia kehamilan 3 bulan dan 7 bulan, yaitu neloni dan
                     mitoni.

         Data Obyektif
          a. Pemeriksaan Umum
                    Keadaan umum                     : baik

                    Kesadaran                        : composmentis

                    Tanda-tanda vital
                               TD                   : 100/70 mmHg
                               Suhu                 : 36oC
                               Nadi                 : 85x / menit
                               Pernafasan           : 25x/ menit
                    Berat Badan
                         Saat ini                    : 56,5 Kg

                         Sebelum hamil               : 50 Kg

                    Kenaikan BB selama hamil : 6,5 Kg




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                     Tinggi badan                    : 157 cm
                     Ukuran LILA                     : 24 cm
          b. Pemeriksaan Fisik
                        a. Inspeksi
                                1.)     Rambut                    : lurus, tidak ada ketombe, dan
                                                                     tidak mudah rontok, keadaan
                                                                     bersih.
                                2.)     Muka                      : bentuk simetris, keadaan bersih
                                                                     tidak ada oedema.
                                3.)     Mata                      : simetris,                tidak           ada
                                                                     pembengkakan              pada     kelopak
                                                                     mata, konjungtiva merah muda,
                                                                     sklera       tidak      ikterik,     fungsi
                                                                     penglihatan kurang baik.
                                4.)     Hidung                    : bentuk simetris, keadaan bersih
                                                                     dan tidak ada pembesaran polip,
                                                                     fungsi penciuman baik.
                                5.)     Telinga                   : simetris, keadaan bersih, fungsi
                                                                     pendengaran baik.
                                6.)     Mulut                     : simetris, tidak terdapat stomatitis,
                                                                     bibir lembab, warnanya merah,
                                                                     keadaan gigi bersih, tidak ada
                                                                     pembengkakan toncil.
                                7.)     Leher                     : tidak          tampak           pembesaran
                                                                     kelenjar thyroid, kelenjar limfe,
                                                                     dan tidak tampak pembengkakan
                                                                     vena juguralis.
                                8.)     Dada                      : bentuk         buah       dada      simetris,
                                                                     pergerakan nafas teratur, tidak
                                                                     tampak benjolan abnormal.
                                9.)     Payudara                  : membasar, simetris, puting susu
                                                                     menonjol,                          terdapat


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                                                     hiperpigmentasi                pada   areola
                                                                     mamae, tidak tampak benjolan
                                                                     abnormal.
                                10.) Perut                          : tampak linea nigra, tidak tampak
                                                                     strie gravidarum albican, tidak
                                                                     tampak strie livide.
                                11.) Genetalia: keadaan bersih,
                                12.) Ekstremitas:
                          b. Palpasi
                     a.                          Leopold I :              TFU 2 jari diatas pusat
                     b.                          Leopold II               :          perut teraba tegang,
                                                    teraba ballotement janin letak memanjang,
                                                    bagian-bagian janin sukar diraba
                     c.                          Leopold III              :          tidak dilakukan
                     d.                          Leopold IV               :          tidak dilakukan
                     e.                          Mc. Donal                :          26 cm
                     f.                          TBJ            :         (26-12) x 155 = 2170 gram
                          c. Auskultasi
                     a.                          Jantung : bunyi jantung normal, teratur, tidak
                                                    ada mur-mur
                     b.                          Paru-paru :              tidak       terdengar        wheezing
                                                    maupun ronchi
                     c.                          DJJ terdengar jauh dan halus di bawah pusat
                           sebelah kanan, frekuensi 126x/menit, teratur
                          d. Perkusi
                     Reflek patela : (+)




     c. Pemeriksaan laboratorium
          Hb                              : 10gr%

          Glukosa Urine                   : positif



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
a. INTERPRESTASI DATA DASAR, DIAGNOSA, MASALAH DAN
     KEBUTUHAN
     1. Diagnosa
          Ibu dengan GIP0A0 hamil 24 minggu, janin hidup, tunggal, intrauterin
          dengan diabetes mellitus.

          Dasar :

           S       : a. Ibu mengatakan hamil anak pertama. Ibu mengatakan perutnya
                           cepat membesar dan terus lebih berat dari biasanya, sesak
                           nafas disertai dengan keringat dingin dalam satu minggu
                           terakhir

                      b. HPHT: 03 November 2009

           O       : a. PP test positif

                      b. TFU dua jari di atas pusat                       : 26 cm

                      c. Pernafasan                                       : 25/menit

                      f. Suhu                                             : 36oC

                      g. DJJ 126x/ menit, perut teraba tegang janin letak memanjang
                           DJJ terdengar jauh dan halus

     2.    Masalah

           i. Ibu merasa cemas terhadap kehamilannya
                Dasar :

               S           : 1) Ibu mengatakan ibu khawatir dengan keadaan ini karena
                                 ibu merasa adanya gangguan penglihatan karena katarak,
                                 kesemutan           pada       tungkai         serta      kelemahan   otot
                                 (neuropatiperifer) dan luka pada tungkai yang sukar
                                 sembuh dengan pengobatan lazim.


www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                           2) Ibu sangat mengharapkan kehamilan berjalan normal dan
                                 janinnya selamat

                O       : 1) Ibu tampak gelisah

                           2) Ibu terlihat agak pucat

          ii. Gangguan pola istirahat dan tidur
                Dasar :

                S       : Ibu mengatakan hanya tidur 4-5 jam sehari dengan terputus
                           akibat dari kelelahan yang dirasakan

                O       : Konjungtiva ibu sangat pucat karena kurang istirahat

          c. Gangguan Penurunan Berat Badan

               S        : Ibu mengeluh dan khawatir karena penurunan berat badannya.

               O        : Terjadi penurunan berat badan sebanyak 2,5 Kg.

     2. Kebutuhan
          a. Penjelasan tentang keadaan ibu saat ini
          b. Penjelasan tentang diabetes mellitus
          c. Penjelasan mengenai Pemenuhan kebutuhan gizi reproduksi
          d. Pemberian dukungan dan motivasi pada ibu



b. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
     Potensial        terjadi      abortus,       cacat      bawaan,         dismaturitas,          janin   besar
     (makrosomia), kematian dalam kandungan, kematian neonatal dan kelainan
     neurologik dan psikologik.

c. IDENTIFIKASI                        KEBUTUHAN                       YANG               MEMERLUKAN
     PENANGANAN SEGERA DAM KOLABORASI
     Kolaborasi dengan dokter dan tenaga kesehatan lainnya bila terjadi
     komplikasi lebih lanjut.



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
d. PERENCANAAN
     1. Jelaskan pada ibu dan keluarga, keadaan ibu dan janin saat ini
          ii. Jelaskan pada ibu dan keluarga, keadaan ibu dan janin saat ini dalam
               keadaan baik
         iii. Beritahu keluarga bahwa ibu membutuhkan perhatian yang intensif
     1. Anjurkan ibu untuk banyak istirahat dan mengurangi aktifitas / pekerjaan
          yang berat
          a. Anjurkan ibu untuk istirahat dan cukup tidur 8 jam sehari
          b. Anjurkan ibu untuk tidak melakukan perkerjaan rumah tangga yang
               biasa dilakukan sebelum hamil
          c. Anjurkan ibu untuk tetap rileks dan tenang menghadapi kehamilannya
               saat ini
          d. Anjurkan ibu untuk istirahat baring dalam keadaan setengah duduk
               atau miring ke kiri
     2. Anjurkan ibu untuk mengatur pola makan
          a. Anjurkan ibu untuk diet diabetes mellitus
          b. Anjurkan ibu untuk 3 kali makan utama dan 3 kali makan makanan
                ringan snack dengan selang interval 3 jam.
          c. Anjurkan ibu untuk makan buah yang dianjurkan adalah buah yang
                kurang manis, misalnya pepaya, pisang, apel, tomat, semangka, dan
                kedondong.
     3. Libatkan suami dan keluarga dalam kehamilan ibu saat ini
          a. Libatkan keluarga untuk selalu memberikan dukungan pada ibu
          b. Beritahu keluarga untuk dapat meyakinkan kondisi ibu dan janinnya
                baik-baik saja
          c. Persiapkan ibu dalam menghadapi semakin bertambahnya usia
                kehamilannya
     4. Observasi keadaan umum, pembesaran perut dan kenaikan berat badan ibu
          a. Waspadai adanya komplikasi dalam kehamilan diabetes mellitus
          b. Pantau keadaan ibu dan janin agar dapat dideteksi dini adanya
                komplikasi



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          c. Anjurkan ibu untuk datang kembali dan memeriksakan kehamilannya
                dalam 1 minggu mendatang atau bila ada keluhan
     5. Evaluasi perkembangan psikologis dan kejiwaan ibu
          a. Evaluasi perkembangan kecemasan dan kekhawatiran ibu terhadap
                janinnya
          b. Meyakinkan ibu bahwa ibu dan janin dalam keadaan sehat



e. PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI
     1. Menjelaskan pada ibu dan keluarga tentang kondisi ibu dan janin saat ini.
          Saat ini keadaan ibu kurang baik karena terjadi penurunan BB, sehingga
          perlu dilakukan suatu tindakan segera untuk meningkatkan BB pada
          keadaan yang normal sebelum berpengaruh terlalu jauh pada keadaan
          janin. Keadaan janin dalam keadaan baik-baik saja pembesaran perut ibu
          yang cepat dalam 1 minggu terakhir disebabkan karena adanya
          peningkatan produksi air seni janin yang berlebihan. Si jabang bayi minum
          air ketuban dalam jumlah seimbang dengan air seni yang dihasilkan.
     2. Melakukan pemeriksaan tes toleransi glukosa oral (TTGO)
     3. Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat dan mengurangi aktifitas /
          pekerjaan yang berat. Menganjurkan pada ibu untuk istirahat cukup 8 jam
          sehari. Menganjurkan ibu istirahat dalam keadaan setengah duduk. Untuk
          mengurangi gangguan rasa nyaman ibu terhadap pembesaran perut yang
          cepat yang menyebabkan tekanan pada organ deperti diaferagma sehingga
          mengakibatkan ibu sesak nafas.
          d. Menganjuran ibu untuk diet diabetes mellitus secara tepat. Makan
                utama secara teratur sebanyak 3 kali dan makan makanan ringan
                (snack) sebanyak 3 kali dengan selang interval 3 jam. Menkonsumsi
                buah yang kurang manis, misalnya pepaya, pisang, apel, tomat,
                semangka, dan kedondong.                    Menganjurkan ibu untuk minum 8-12
                gelas tiap hari untuk menghindari terjadinya konstipasi
     4. Melibatkan suami dan keluarga untuk selalu memberikan dukungan pada
          ibu. Karena ibu membutuhkan pengertian emosional, konseling, serta
          perhatian lebih. Dukungan dari suami dan keluarga sangat berpengaruh

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
          dalam proses mengembalikan kestabilan emosional ibu atas kecemasan
          dan kekhawatiran terhadap kehamiannya.
     5. Mengobservasi keadaan umum seperti tekanan darah, nadi, suhu,
          pernafasan dan peningkatan berat badan.
     6. Mengevaluasi perkembangan psikologis dan kejiwaan ibu dengan
          melakukan konseling kepada ibu, meyakinkan ibu bahwa ibu dan janin
          dalam keadaan baik dan sehat.



f.    EVALUASI
     1. Ibu sudah mengerti tentang kondisinya dan janin dalam kandungannya
          saat ini
     2. Suami dan keluarga akan memberikan dukungan psikologis pada ibu
     3. Ibu masih nampak cemas dengan kondisinya saat ini
     4. Ibu mengatakan akan melaksanakan anjuran yang telah dijelaskan
     5. Tanda-tanda vital:
          TD                    : 110/80 mmHg

          Suhu                  : 36oC

          RR                    : 23x/menit

          Nadi                  : 85x/menit




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
CATATAN PERKEMBANGAN

Tanggal 15 April 2010 pukul 09.30 WIB

S          : a. Ibu mengatakan mengerti keadaan ibu dan janinnya saat ini

             b. Ibu mengatakan berusaha istirahat total dan masih cemas dengan
                   kehamilannya

             c. Ibu mengatakan akan makan makanan rendah gula

             d. Ibu mengatakan perutnya agak nyeri

O          : a. Ibu terlihat tampak cemas

             b. Keadaan umum

                   TD                       : 100/70 mmHg

                   Pols                     : 80x/menit

                   RR                       : 22x/ menit

                   Temp                     : 36oC

                   BB                       : 57,5 kg

                   Terjadi peningkatan berat badan 1 Kg

             c. TFU 2 jari diatas pusat : 26 cm ( fundes uteri lebih tinggi dari tuanya
                   kehamilan)

             d. Perut ibu teraba tegang

             e. DJJ 130x / menit, terdengar halus dan jauh

             f. Bagian-bagian janin sukar diraba

             g. PP test positif HPHT 03-11-2009

A          : a. Ibu dengan diabetes mellitus



www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
             b.     Potensial terjadi abortus, cacat bawaan, dismaturitas, janin besar
                    (makrosomia), kematian dalam kandungan, kematian neonatal dan
                    kelainan neurologik dan psikologik.




P          : a. Lakukan pemeriksaan dan observasi keadaan ibu dan janin

                   1) Periksa tanda-tanda vital ibu seperti tekanan darah, nadi,
                        pernafasan, dan suhu, pantau kenaikan BB ibu.

                   2) Priksa DJJ

             b. Anjurkan pada ibu untuk tetap istirahat dan cukup tidur

             c. Beri ibu dukungan terhadap kehamilannya

                   1) Jelaskan pada ibu agar tidak terlalu khawatir terhadap kondisi
                        kehamilannya

                   2) Anjurkan pada ibu untuk selalu berserah diri kepada Allah swt

             d. Anjurkan pada ibu untuk melakukan Anc minimal 4x atau bila ada
                   keluhan




Tanggal 20 April 2010 pukul 09.30 WIB

S          : a. Ibu sangat mengerti keadaan ibu dan janinnya saat ini

             b. Ibu mengatakan sudah dapat tidur siang meskpun hanya 30 menit

             c. Ibu        mengatakan          sudah       makan        makanan          rendah     gula   dan
                  mengkonsumsi buah yang kurang manis

             d. Ibu mengatakan sudah tidak terlalu sesak nafas

             e. Ibu mengatakan perutnya masih terasa agak nyeri

O          : a. Ibu sudah terlihat lebih tenang dari sebelumnya

www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
             b. Keadan umum

                   TD                       : 120/70 mmHg

                   Pols                     : 85x/menit

                   RR                       : 20x/ menit

                   Temp                     : 37,5oC

                   BB                       : 58,5 kg

                   Terjadi peningkatan berat badan sebanyak 1 Kg

             c. TFU 2 jari diatas pusat : 26 cm (fundus uteri lebih tinggi dari tuanya
                   kehamilan)

             d. Perut ibu masih teraba tegang

             e. DJJ 128x / menit, terdengar halus dan jauh

             f. Bagian-bagian janin sudah bisa diraba, janin tegak memanjang

A          : a. Ibu dengan diabetes mellitus

             b.     Potensial terjadi abortus, cacat bawaan, dismaturitas, janin besar
                    (makrosomia), kematian dalam kandungan, kematian neonatal dan
                    kelainan neurologik dan psikologik.

P          : a. Lakukan pemeriksaan dan observasi keadaan ibu dan janin

             b. Anjurkan pada ibu untuk tetap istirahat dan cukup tidur serta
                  melakukan diet secara benar

             c. Beri ibu dukungan dan perhatian untuk kestabilan emosionalnya

             d. Anjurkan pada ibu untuk melakukan Anc minimal 4x atau bila ada
                   keluhan

             e. Mengingatkan ibu untuk melakukan imunisasi TT2

Tanggal 25 April 2010 pukul 09.30 WIB
www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
S          : a. Ibu dan keluarga mengerti keadaan ibu dan janinnya saat ini

             b. Ibu tidak cemas lagi dengan kehamilanya

             c. Ibu sudah dapat tidur dengan nyenyak dan tidak terputus-putus

             d. Ibu mengatakan rasa nyeri pada perutnya sudah agak berkurang

O          : a. Ibu sudah merasa lebih baik dan lebih tenang dari sebelumnya

             b. Keadan umum

                   TD                       : 120/70 mmHg

                   Pols                     : 80x/menit

                   RR                       : 22x/ menit

                   Temp                     : 36,5oC

                   BB                       : 59,5 kg

             c. TFU 3 jari diatas pusat : 27 cm (sama dengan tuany kehamilan)

             d. Perut ibu sudah tidak teraba tegang seperti sebelumnya

A          : a. Ibu dengan diabetes mellitus

             b.     Potensial terjadi abortus, cacat bawaan, dismaturitas, janin besar
                    (makrosomia), kematian dalam kandungan, kematian neonatal dan
                    kelainan neurologik dan psikologik.

P          : a. Lakukan pemeriksaan dan observasi keadaan ibu dan janin

             b. Anjurkan pada ibu untuk tetap istirahat dan cukup tidur serta
                  melakukan diet secara benar.

             c. Beri pada ibu untuk kestabilan emosionalnya

             d. Beri penyuluhan pada ibu tentang persiapan persalinan




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis
                                       DAFTAR PUSTAKA



Muchtar, Rustam. 1998. Sinopsis Obstetri Jilid I. EGC: Jakarta


Staf Pengajar LAB / UPF Obstetri dan Ginekologi. 1989. Osbetetri Patologi. Ekstar
       Offset: Bandung



Winknjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kebidanan. YBP-SP: Jakarta


http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0509/07/073621.ht




www.setitikpemikiran.blogspot.com

blog yang berisi kumpulan tutorial komputer, artikel umum, media pembelajaran dan software gratis

				
DOCUMENT INFO
Description: Kehamilan adalah keadaan fisiologis pada suaktu waktu tapi hal ini memerlukan perhatian khusus karena pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis.Proses kehamilan merupakan mata rantai yang berkesinambungan, pada manusia terdapat 46 kromosom dengan rincian 44 dalam bentuk “autosom “ sedangkan yang lain sebagai pembawa tanda seks. Wanita selalu resesip dengan tanda “kromosom X”, sedangkan laki-laki dengan dua bentuk kromosom yaitu “kromosom X dan Y”. Bila spermatozoa kromosom X bertemu maka terjadi kehamilan wanita, sedang bila kromosom Y maka terjadi kehamilan laki-laki.