Docstoc

Reproduksi bagi wanita

Document Sample
Reproduksi bagi wanita Powered By Docstoc
					                             KATA PENGANTAR


       Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat Nya
sehingga tugas wawancara pada remaja menarch dapat terselesaikan. Tugas ini dibuat
dalam rangka memenuhi tugas psikologi .

       Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini tidak lepas dari pihak-
pihak yang membimbing dan mengarahkan. Untuk itu, pada kesempatan ini penuliis
mengucapakan terima kasih kepada :

      1. Herawati M., S. ST., M. PD. selaku dosen pengajar dan penguji mata kuliah
         psikologi.

      2. Dra.Fabiola selaku dosen pengajar dan penguji mata kuliah psikologi .

      3. Sdri Ornelia sebagai narasumber remaja menarch .

      4.    Semua pihak yang telah ikut membantu menyelesaikan tugas wawancara
           psikologi ini baik secara langsung maupun tidak langsung dan yang tidak
           dapat saya sebutkan satu persatu.

        Penulis menyadari bahwa tugas psikologi ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua
pihak guna perbaikkan tugas psikologi ini .




                                                                Malang, Mei 2010




                                                                     Penulis
                                       BAB 1

                                PENDAHULUAN
Latar belakang

        Masa reproduksi adalah masa yang penting bagi seluruh organisme di permukaan
bumi untuk meneruskan keturunannya. Seperti halnya makhluk lain, manusia juga
menjalankan perannya dalam meneruskan keturunan dan wanita memiliki peran yang
cukup besar, sebelum seorang wanita siap menjalani masa reproduksi, terdapat masa
peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa kedewasaan yang lebih dikenal dengan
masa pubertas. Ada berbagai perubahan yang terjadi selama masa ini berlangsung, antara
lain pertumbuhan badan yang cepat, munculnya ciri-ciri sekunder, perubahan sekunder,
perubahan emosi dan menarche. Pria mengalami masa pubertas sekitar usia 13-16 thn
dan wanita mengalaminya pada usia 12-15 thn. Selanjutnya masa ini akan berakhir pada
saat tercapainya kematangan seksual .

       Menarche sebenarnya hanya sebuah istilah medis untuk menjelaskan peristiwa
menstruasi yang pertama kali dialami oleh seorang wanita. Menarche menjadi hal penting
bagi seorang wanita dan perlu mendapatkan perhatian khusus, karena hal ini menandai
awal kedewasaan biologis seorang wanita. Usia ketika mengalami menarche sangat
beragam ada yang mengalaminya pada usia 11 tahun bahkan ada yang lebih muda lagi.
Namun, ada yang mengalami pada usia 18 tahun .

        Konstitusional psikologi merupakan pengaruh perubahan morfologi dan fisiologi
terhadap psikologi. Hal ini menjadi penting karena di masa menarche, ataupun secara
keseluruhan pubertas, terjadi serangkaian perubahan baik secara fisik maupun mental
yang saling mempengaruhi dan hal ini semakin kompleks setelah seorang remaja putri
yang baru mengalami perubahan ciri seks sekunder, akan terjadi perubahan lain secara
psikis yang saling mempengaruhi masalah konstusional psikologis, apalagi pada wanita
yang telah menarche, tidak dapat begitu saja dilupakan. Mengingat hal ini akan
mempengaruhi kehidupan secara keseluruhan remaja itu sendiri misalnya saja pada
remaja putri yang mengalami pengalaman psikis yang traumatik pada masa setelah
menarche dan juga hal ini dapat berdampak besar pada kehidupan di massa yang akan
datang , baik secara langsung maupun tidak langsung.
                                        BAB II

                                TINJAUAN TEORI


2.1 Perubahan-perubahan yang Terjadi pada Anak Remaja Putri Selama Masa
Pubertas

        Istilah pubertas berasal dari kata pubercere yang berarti menjadi matang. Masa
pubertas adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa kedewasaan dimana
terdapat berbagai perubahan yang cepat pada masa kehidupan manusia yang dimulai pada
usia 13-16 tahun pada pria, dan 12-15 tahun pada wanita. Masa ini berakhir pada saat
terjadinya kematangan seksual. Tidak ada batas yang tajam antara akhir masa kanak -
kanak dan awal masa pubertas. Tetapi dapat dikatakan bahwa pubertas pada wanita
dimulai dengan berfungsinya ovarium dan timbulnya tanda seks sekunder. Pubertas pada
wanita berakhir saat ovarium sudah berfungsi dengan mantap dan teratur, serta sudah ada
kemampuan bereproduksi. Pubertas pada wanita berlangsung kurang lebih selama 4
tahun. Perubahan-perubahan tersebut kira-kira terjadi pada umur:

       9-10 : Tulang pinggul mulai tumbuh ke arah bentuk yang khas wanita dewasa,
              lemak mulai tertimbun, membentuk garis-garis yang khas, puting susu
              mulai timbul

       10-11 : Puting susu mulai semakin besar, rambut pubis mulai tumbuh.

       11-13 : Lingkaran di sekitar puting susu mulai terbentuk, alat-alat reproduksi serta
              genitalia mulai berkembang, dinding vagina makin tebal, dan cairan
              vagina mulai disekresikan.

       12-14 : Mamae berkembang lebih lanjut dan putingnya makin menghitam.

       13-15 :Rambut pubis semakin banyak, bulu ketiak mulai tumbuh. Menarche
             terjadi pada usia ini tetapi masih belum teratur.

       15-17 : Lemak sekitar pinggul dan mamae semakin tebal, haid semakin teratur.

       16-18 : Pertumbuhan tinggi badan terhenti, tinggi badan maksimum tercapai

2.2 Menarche

       Menarche adalah haid atau menstruasi yang pertama kali dialami oleh seorang
wanita dan terjadi di tengah masa pubertas sebelum memasuki masa reproduksi.
Menstruasi atau haid adalah perdarahan periodik dan siklik dari uterus disertai
pengelupasan (deskuamasi) endometrium.
       Menarche merupakan suatu tanda yang penting bagi seorang wanita yang
menunjukkan adanya produksi hormon yang normal yang dibuat oleh hipothalamus dan
kemudian diteruskan pada ovarium dan uterus. Selama sekitar dua tahun hormon-hormon
ini akan merangsang pertumbuhan tanda-tanda sex sekunder seperti pertumbuhan
payudara, perubahan-perubahan kulit, perubahan siklus, pertumbuhan rambut ketiak dan
ramut pubis serta bentuk tubuh menjadi bentuk tubuh wanita yang ideal.

        Usia untuk mencapai fase terjadinya menarch dipengaruhi oleh banyak faktor,
antara lain faktor suku, genetik, gizi, sosial, ekonomi, dan sebagainya. Di Inggris, usia
rata-rata untuk mencapai menarche adalah 13 tahun, sedangkan suku Bundi di Papua
Nugini menarche dicapai pada usia 18 tahun. Anak wanita yang menderita kelainan
tertentu selama dalam kandungan mendapatkan menarche pada usia lebih muda dari usia
rata-rata. Sebaliknya anak wanita yang menderita cacat mental dan mongolisme akan
mendapat menarche pada usia yang lebih lambat. Terjadinya penurunan usia dalam
mendapatkan menarche sebagian besar dipengaruhi oleh adanya perbaikan gizi.

         Menarche biasanya terjadi antara tiga sampai delapan hari, rata-rata lima setengah
hari. Dalam satu tahun setelah terjadinya menarche, ketidak teraturan haid masih sering
dijumpai. Ketidak teraturan terjadinya haid adalah kejadian yang biasa dialami oleh para
remaja putri, namun demikian hal ini dapat menimbulkan keresahan pada diri remaja itu
sendiri.

        Sekitar dua tahun setelah menarche akan terjadi ovulasi. Ovulasi ini tidak harus
terjadi stiap bulan tetapi dapat terjadi setiap dua atau tiga bulan dan secara berangsur
siklusnya akan menjadi lebih teratur.Dengan terjadinya ovulasi, spasmodic dismenorhoea
dapat timbul.

2.3 Menstruasi

Siklus endometrium :

       1. Proliferasi dari endometrium uterus (fase estrogen)=11 hari

              Fase ini terjadi sebelum ovulasi. Di bawah pengaruh estrogen yang
               disekresikan dalam jumlah lebih banyak oleh ovarium. Selama bagian
               pertama siklus ovarium, sel-sel stroma dan sel epitel berproliferasi cepat.
               Permukaan endometrium akan mengalami epitelisasi kembali dalam
               waktu 4-7 hari sesudah terjadinya menstruasi. Kemudian selama satu
               setengah minggu berikutnya yaitu sebelum terjadinya ovulasi, ketebalan
               endometrium meningkat cepat. Pada saat ovulasi endometrium
               mempunyai ketebalan 3-4 mm.
       2. Perubahan Sekretoris pada Endometrium (fase progestasional)=12 hari

              Setelah ovulasi terjadi, progesteron dan estrogen disekresikan dalam
               jumlah yang besar oleh korpus luteum. Estrogen menyebabkan sedikit
               proliferasi sel pada endometrium selama fase siklus endometrium,
               sedangkan progesteron menyebabkan pembengkakan yang nyata dan
               perkembangan sekretorik dari endometrium. Pada puncak fase
               sekretorik, sekitar 1 minggu setelah ovulasi ketebalan endometrium
               sudah menjadi 5-6 mm.

       3. Deskuamasi dari Endometrium/menstruasi = 5 hari

              Kira-kira 2 minggu sebelum akhir siklus bulanan, korpus luteum tiba-
               tiba berinvolusi dan hormon-hormon ovarium menurun tajam sampai
               kadar sekresi rendah, kemudian terjadi menstruasi. Selama menstruasi
               normal, 40 ml darah dan 35 ml cairan serus dikeluarkan. Pengeluaran
               darah akan berhenti 4-7 hari sesudah dimulainya menstruasi, karena
               pada saat ini endometrium sudah mengalami epitelisasi kembali.

2.4. Psikologis

       Menurut psikiater Dadang Hawari, masa remaja merupakan tahapan siklus
kehidupan manusia. Mulai dari bayi, kanak-kanak, remaja, dewasa muda, dewasa, tua,
dan lanjut usia. Setiap tahapan dalam siklus kehidupan manusia itu akan mengalami
perubahan-perubahan, baik secara biologi, psikologik, sosial dan spiritual.

       Masa remaja merupakan masa transisi dari anak ke dewasa. Masa remaja adalah
waktu yang optimal dengan kecepatan perubahan fisik, intelektual, kemampuan sosial,
dan juga periode kemurungan, pemberontakan atau masa sedih kehilangan masa kecil,
tidak peduli, dan bersenang-senang. Pada remaja putri, awal perubahan ditandai dengan
menarche (menstruasi pertama), serta pertumbuhan ciri-ciri seks sekunder. Misalnya
payudara, bokong dan bagian tubuh lainnya, dan mulai tertarik pada lawan jenis.

Derek Miller 4 (1974) mengajukan tiga tahap masa remaja, yaitu:

       1) Masa Remaja Awal (11-15 tahun)

           Dikarakterkan turmoil, pada saat ini terjadi perubahan dasar tubuh, kehilangan
           kontrol tubuh dan hormonal terhadap emosi. Menurutnya remaja pada masa
           ini mulai sadar akan kegelisahan dan ketegangan, anak perempuan pun akan
           menjadi pemalu terhadap hal-hal tertentu dan membentuk sikap pertahanan
           diri. Miller menekankan pentingnya reaksi ayah terhadap perkembangan anak
           perempuannya serta berbesar hati untuk mengekspresikan secara verbal
           penghargaannya terhadap perubahan anak mereka.
       2) Masa Remaja Menengah (14-18 tahun)

           Mengidentifikasikan diri “siapakah saya?” dan menyadari diri sendiri. Remaja
           pada masa ini membentuk keuletan, ide, kegunaan, dan perasaan tentang
           moral serta hasrat seksual yang mengutamakan kepentingan orang lain
           daripada keluarga.

       3) Masa Remaja Akhir (17-20 tahun)

           Dideskripsikan sebagai masa penanggulangan dimana remaja pada masa ini
           berusaha mencoba aturannya sendiri.

       Menarche merupakan tanda awal kedewasaan seorang wanita. Dengan
meningkatnya kedewasaan maka seorang wanita akan mulai tertarik pada lawan jenis,
manghargai sifat-sifat kewanitaan dan keindahan. Akibatnya mereka lebih banyak
menyisihkan waktunya untuk merawat wajah dan tubuhnya serta lebih memperhatikan
penampilan diri. Setelah remaja putri mengalami menarche akan terjadi perubahan
morfologis dan fisiologis pada dirinya yang berpengaruh terhadap psikologis remaja putri
tersebut. Perubahan psikologis yang paling menonjol adalah perubahan emosional
dimana pada masa ini emosional menjadi tidak stabil, mudah marah, lamban dalam
bereaksi, mudah putus asa, banyak melakukan kesalahan dan perubahan kegairahan.

        Menurut survei, anak wanita dalam fase haid selalu mengantuk dan ingin tidur
saja sehingga mengakibatkan kerapian mereka berkurang, selain itu pada fase ini mereka
lebih nakal daripada yang diperkirakan. Banyak dari hukuman-hukuman yang mereka
terima selama masa haid berkisar pada suatu kejadian yang disebabkan karena kelelahan
seperti pelupa dan tidak menepati waktu yang telah ditentukan. Pada masa ini juga terjadi
perubahan kegairahan seperti prestasi akademis yang menurun, menjadi anak yang
pemalas, lekas marah, mementingkan diri sendiri dan tingkah lakunya menjadi buruk.
                                          BAB III

                                       Pembahasan



3.1. Waktu wawancara
       Wawancara dilakukan pada tanggal 30 mei 2010. Dilakukan dikediaman saudari
       Ornelia jl. Danau Sentani Timur H1C20 Malang .

3.2. Definisi

       3.2.1. Psikologi

                Adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari pikiran dan berbagai
                proses kejiwaan, khususnya sehubungan dengan perilaku manusia dan
                binatang.

       3.2.2. Remaja putri

                Adalah individu dengan jenis kelamin perempuan berusia 11 s.d 15 tahun
                yang sudah mengalami menarche.

       3.2.3. Menarche

                Adalah haid atau menstruasi yang pertama kali dialami oleh seorang remaja
                putri dan terjadi di tengah masa pubertas sebelum memasuki masa
                reproduksi.

       3.2.4. Usia menarche

                Adalah usia remaja putri pada saat pertama kali mendapatkan haid.

       3.2.5. Pengetahuan tentang menarche

                Adalah segala sesuatu yang diketahui, baik diperoleh secara formal maupun
                informal oleh remaja putri tentang menarche.

       3.2.6. Metode Pengumpulan Data

                Data diperoleh dengan cara, sebagai berikut:

                 - kuesioner

                  - Depth interview
                                         Bab 4

                                   Tinjauan kasus
 Tgl                 : 29 Mei 2010

 Jam                 : 15.00

 Tempat              : jl. Danau Sentani Timur H1C20 MALANG

 Kerangka pertanyaan wawancara :

        >> Pada usia berapa kamu pertama kali mulai menstruasi ?

        >> Kapan hal itu terjadi ? (pada tahun,bulan,tanggal berapa tepatnya)?

        >> Apakah sebelum nya , kamu mengetahui kalu itu adalah menstruasi?

        >> Apa reaksi mu pertama kali ketika kamu mengetahui kalau kamu menstruasi ?

        >> Apakah kamu mengeluh saat menstruasi?

        >> Apakah kamu dapat mengatasi keluhan-keluhan mu?

        >> Perubahan fisik yang terjadi pada kamu apa saja ?

        >> Kamu merasa perubahan sifat yang terjadi pada kamu apa saja ?

        >> Pada saat kamu menstruasi, kamu ganti pembalut berapa kali ?

        >> Biasanya kan kalau mentruasi sedang banyak-banyaknya, akan mengalami
           tembus atau bocor. Apakah kamu pernah mengalami? Seandainya belum,
           apakah ada di bayangan mu apa yang akan kamu lakukan dan bagaimana
           perasaan mu?

3.4. Konseling yang diberikan

        1. Memberikan konseling tentang vulva hygiene.

        2. Memberikan konseling agar narasumber lebih bisa mengontrol emosi.

        3. Memberikan konseling agar narasumber rajin merawat wajah dan tubuhnya.
          Karena hal tersebut sangat sensitif dan mempengaruhi kepercayaan diri.

        4. Memberikan konseling agar narasumber lebih menjaga diri. Hal ini terkait
          dengan kematangan organ reproduksi dan perubahan fisik yang terjadi.

				
DOCUMENT INFO
Description: Kehamilan adalah keadaan fisiologis pada suaktu waktu tapi hal ini memerlukan perhatian khusus karena pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis.Proses kehamilan merupakan mata rantai yang berkesinambungan, pada manusia terdapat 46 kromosom dengan rincian 44 dalam bentuk “autosom “ sedangkan yang lain sebagai pembawa tanda seks. Wanita selalu resesip dengan tanda “kromosom X”, sedangkan laki-laki dengan dua bentuk kromosom yaitu “kromosom X dan Y”. Bila spermatozoa kromosom X bertemu maka terjadi kehamilan wanita, sedang bila kromosom Y maka terjadi kehamilan laki-laki.