SQL Query DDL _ DML by hamudmzts

VIEWS: 2,349 PAGES: 23

									Belajar SQL Query dengan
SQL Server 2000 – DDL & DML



           Cahyo Adi Nugroho
          email: cahyo3@gmail.com
     http://cahyo-adi.blogspot.com
SQL DDL dan DML
CREATE DATABASE
   Perintah CREATE DATABASE
    digunakan untuk membuat suatu
    DATABASE pada suatu database
    engine tertentu.
   Syntax
       CREATE DATABASE <namadatabase>
           CREATE DATABASE inventory
CREATE TABLE
   Perintah CREATE TABLE digunakan untuk membuat
    suatu tabel pada suatu database
   Setiap kolom pada perintah CREATE TABLE didefinisikan
    dengan menentukan:
       Nama kolom
       Tipe data
       Constraint (jika ada)
   Contoh
        CREATE TABLE Barang
        ( KodeBrg varchar(5) NOT NULL,
          NamaBrg varchar(20) NOT NULL,
          SatuanBrg Varchar(10) NOT NULL,
          StokBrg INT NOT NULL,
          constraint PkBarang Primary key(KodeBrg)
        )
CREATE TABLE
   Bila menggunakan Database Engine SQL Server 2000
    terdapat data tipe :
       IDENTITY digunakan untuk membuat surrogate key
       Default untuk IDENTITY adalah IDENTITY(1,1)

   Contoh 1: Pada tabel WORK, WorkID Int IDENTITY(500,1)
    artinya kolom WorkID menjadi surrogate key bertipe data
    integer bernilai mulai dari 500 dan ditambah 1 (secara
    otomatis atau autonumber) pada setiap penambahan baris
    datanya.
   Contoh 2 : tabel TRANSAKSI, transID Int IDENTITY(1,1)
    artinya kolom transID menjadi surrogate key bertipe
    integer nilainya mulai dari satu dan diincrement atau
    ditambahkan dengan angka satu jadi setiap penambahan
    recordnya menjadi (1,2,3,4 dst)
CREATE TABLE (3): Constraint
   SQL mempunyai 5 tipe constraint :
       PRIMARY KEY
       UNIQUE
       NULL/NOT NULL
       FOREIGN KEY
       CHECK

   PRIMARY KEY digunakan untuk menentukan suatu kolom menjadi primary
    key

   UNIQUE digunakan untuk menentukan sifat unik suatu kolom. Constraint ini
    biasa digunakan pada kolom yang berfungsi sebagai alternate key

   NULL/NOT NULL digunakan untuk menentukan apakah suatu kolom dapat
    bernilai NULL atau tidak. Defaultnya sebuah kolom dapat bernilai NULL

   FOREIGN KEY digunakan untuk mendefinisikan referential integrity

   CHECK digunakan untuk menentukan data constraint
CREATE TABLE
   Membuat tabel ARTIST
    CREATE TABLE
    Pada tabel WORK terdapat ArtistID sebagai foreign key
    Referential integrity constraint-nya adalah:
     WORK.ArtistID must exist in ARTIST.ArtistID
CREATE TABLE : Default Value and
Data Constraint
ALTER TABLE
   Alter table
       Digunakan untuk merubah struktur table, kolom
        dan constraint
   Contoh :
       Mengubah struktur suatu kolom
        ALTER TABLE barang
          ALTER COLUMN kodebrg varchar(8) NOT NULL;
       Menghapus kolom
        ALTER TABLE CUSTOMER DROP COLUMN ColumnName;
       Menambahkan kolom baru
        ALTER TABLE CUSTOMER ADD ColumnName
          Varchar(15) NULL;
ALTER TABLE
   Menambahkan constraint
    ALTER TABLE ASSIGNMENT
      ADD CONSTRAINT fk_customer FOREIGN
        KEY (kd_customer)
            REFERENCES CUSTOMER
        (kd_customer)
   Menghilangkan constraint pada suatu tabel
    dapat dilakukan seperti berikut:
    ALTER TABLE CUSTOMER DROP CONSTRAINT
    fk_customer;
Contoh Kasus
   Mengubah panjang field
    suatu tabel yang sudah
    terbentuk relasi antara
    dua tabel.
   Mengubah
    kode_customer
    varchar(5) pada table
    CUSTOMER menjadi
    varchar(8)
   Antara Table CUSTOMER
    – TRANSAKSI_KELUAR
    telah terjadi relasi
    dengan nama constraint
    fkkd_customer dengan
    foreign key kd_customer
    dari tabel CUSTOMER.
Contoh Kasus
   Solusi :
   Hilangkan relasi antara CUSTOMER –
    TRANSAKSI_KELUAR dengan menghapus
    constraint fkk_customer pada tabel
    TRANSAKSI_KELUAR
   Ubah field kd_customer untuk table
    CUSTOMER dan tabel TRANSAKSI_KELUAR
   Buat kembali relasi constraint antara
    TABLE CUSTOMER – TRANSAKSI KELUAR.
Contoh Kasus
   Solusi :
DROP DATABASE & DROP TABLE
   DROP DATABASE
       Menghapus nama database yang diinginkan
       Contoh :
         DROP database inventory

   DROP TABLE
       Menghapus nama tabel yang kita inginkan
        beserta isi didalamnya.
       Contoh :
         DROP table barang
SQL DML
(Data Manipulation Language
   Perintah SQL untuk memanipulasi
    data adalah sbb :
       INSERT
       UPDATE
       DELETE
    INSERT TABLE
   Digunakan untuk menambahkan baris
    data pada suatu tabel.
   Contoh 1:
    INSERT INTO ARTIST ([Name], Nationality,
       Birthdate,DeceasedDate)
       VALUES ('Tamayo', 'Mexican', 1927, 1998);
   Contoh 2:
    INSERT INTO ARTIST
       VALUES ('Tamayo', 'Mexican', 1927, 1998);
Contoh INSERT
Mengisi Data
   Untuk mengisi data ke
    dalam suatu table
    anda dapat melakukan
    Import data dari tabel
    Excel atau database
    engine lainnya seperti
    Ms Access atau file
    text melalui fasilitas
    DTS import export
    wizard pada sql
    Server.
UPDATE TABLE
   Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah nilai suatu kolom

   UPDATE command:
    UPDATE       CUSTOMER
         SET     City = 'New York City'
         WHERE CustomerID = 1000;
    Satu baris data dengan CustomerID bernilai 1000 yang berubah
    nilai kolom City menjadi ‘New York City’

   Bulk UPDATE:
    UPDATE     CUSTOMER
        SET    AreaCode = '333'
        WHERE City = 'Denver';
    Semua data dengan City = ‘Denver’ berubah nilai AreaCode-nya
DELETE TABLE
   Perintah DELETE digunakan untuk
    menghapus data pada suatu tabel

   Contoh:
     DELETE FROM CUSTOMER
    WHERE CustomerID = 1000;

   Jika klausa WHERE dihilangkan maka kita
    akan menghapus semua data pada tabel
    CUSTOMER:
    DELETE FROM CUSTOMER
Menghapus Table
   Bila menghapus
    data pada table
    master (parent)
    yang ada relasinya
    dengan tabel lain,
    terlebih dahulu
    hapus data –data
    pada child yang
    ada kemudian
    hapus data
    masternya
    (parent).
Selesai

								
To top