JAWABAN doc janvanhoess com

Document Sample
JAWABAN doc janvanhoess com Powered By Docstoc
					                              NAMA                  : CUT ELLA ROVINA
                              NIM                   : 080207074
                              SMT/UNIT              : IV/B
                              PRODI                 : GEOGRAFI




                                     JAWABAN


1. Tantangan yang paling mutakhir, yakni krisis keuangan global yang telah
   mengguncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Meskipun kita tetap berhasil
   menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di sekitar 4%, namun kegiatan investasi dan
   perdagangan ekspor dan impor mengalami penurunan tajam. Saya meminta seluruh
   kepala daerah provinsi, kabupaten dan kota, untuk terus mengantisipasi dan
   mewaspadai dampak krisis global ini terhadap perekonomian di masing-masing
   daerah. Arah kebijakan ekonomi di masing-masing daerah adalah tetap melakukan
   pemulihan ekonomi akibat krisis global, seraya menjaga kesejahteraan rakyat dengan
   terus melaksanakan program-program pro-rakyat, utamanya di bidang pendidikan,
   kesehatan, dan penyediaan infrastruktur dasar.




2. konsep dasar dan ide pokok-pokok dari pembangunanPembangunan hakikatnya
   adalah upaya mewujudkan tujuan nasional bangsa Indonesia yang maju, mandiri,
   sejahtera, berkeadilan, berdasarkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha
   Kuasa. Sesuai tujuan yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945
   disebutkan bahwa hakikat pembangunan nasional adalah: mencerdaskan kehidupan
   bangsa, menciptakan kesejahteraan umum, melindungi seluruh tumpah darah
   Indonesia, dan membantu melaksanakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi.
   Sebagai suatu bangsa yang mengikatkan diri dalam bentuk negara kesatuan Republik
   Indonesia, maka tujuan nasional perlu diwujudkan oleh seluruh lapisan bangsa tanpa
   kecuali. Pemerintah sebagai penyelenggara negara adalah penggerak (fasilitator dan
   dinamisator) perwujudan tujuan nasional itu. Dalam penyelenggaraan pembangunan,
   pemerintah bertindak mewakili kepentingan seluruh lapisan bangsa. Pembangunan
   dilaksanakan sendiri oleh masyarakat terdiri dari: tingkat mikro individu atau pribadi
   rakyat; tingkat agregat-nasional dimulai di tingkat kelompok masyarakat, desa-
   kalurahan, kecamatan, kabupaten-kota, propinsi


3. Tujuan utama dari perencanaan wilayah adalah untuk menentukan rencana aksi dalam
   pengembangan wilayah. Meskipun kebijakan pengembangan wilayah ini merupakan
   bagian terintegrasi dalam perencanaan, namun proposal rencana pengembangan ini
   selalu menjadi hal yang kontroversial bagi satu atau banyak pihak dalam komunitas
   masyarakat yang wilayahnya akan dikembangkan. Pada akhirnya, kebijakan
   perencanaan ini akan menjadi bagian dari keputusan pemerintah, yang tentunya harus
   tetap berpihak pada kepentingan masyarakatnya.Pengembangan wilayah yang terjadi
   secara pesat secara tidak langsung mengakibatkan ekspansi ke wilayah secara makro.
   Hal ini jika tidak segera diantisipasi dapat menyebabkan alih fungsi lahan kosong
   atau ruang terbuka hijau menjadi bangunan. Dipihak lain mempengaruhi kehidupan
   sosial-ekonomi masyarakat pedesaan sekitar pinggiran perkotaan. Masyarakat yang
   berasal dari kelompok tani akan terpinggirkan akibat tuntutan pekerjaan yang tidak
   memenuhi kualifikasi masyarakat urban.


4. Metode PPW


         Indefikasi silayah
         College/ mengumpulkan data
         Menganalisa data
         Verifasi data
         Mengolah data
         Menyajikan data
         Action/ pelaksanaan
5. Dalam melakakukan perencanaan pengembangan wilayah kendala Permasalahan
    yang terkait dengan pembangunan wilayah. Adapun pokok-pokok potensi
    permasalahan tersebut adalah sebagai berikut:
 Keterisolasian wilayah

Sebagian besar wilayah sangat terisolir, baik secara internal maupun eksternal. Kondisi
medan yang sangat berat menyebabkan hubungan antar distrik dan antara kabupaten
dengan kabupaten-kabupaten tetangga dan Ibukota Provinsi hanya mengandalkan
transportasi udara/pesawat dengan biaya yang cukup tinggi. Hampir seluruh jaringan
jalan masih berupa jalan tanah yang seringkali terutup oleh hutan dan semak belukar.
Belum terbangunnya sistem transportasi wilayah yang utuh dan terintegrasi dan
minimnya jaringan jalan, merupakan salah satu akar permasalahan di Kabupaten yang
menyebabkan tidak optimalnya pemanfaatan sumberdaya alam, belum berkembangnya
sektor-sektor perekonomian, dan tidak meratanya pelayanan fasilitas umum (listrik, air
bersih, sanitasi, dsb.)

 Belum berkembangnya perekonomian wilayah

Mengingat lebih dari 80% pendapatan regional berasal dari sektor pertanian,
perkembangan perekonomian Kabupaten sangat terkait dengan pembangunan pertanian
dalam arti luas. Hingga saat ini kegiatan pertanian di Kabupaten Pegunungan Bintang
masih bersifat subsisten, berskala kecil, dan terbilang rendah produktivitasnya. Sebagian
besar hasil pertanian tidak berorientasi pasar , melainkan hanya untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga. Belum berkembangnya sektor pertanian di atas terutama
disebabkan oleh:

       Keterbatasan kapasitas masyarakat
       Sulitnya mengakses sumber-sumber daya produktif
       Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pertanian

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:46
posted:7/26/2010
language:Malay
pages:3