Docstoc

6 Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Matematika March 31 2009 by admin Filed under Belajar matematika tidak sama dengan belajar pelajaran sejarah metode menghafal tidak cukup karen

Document Sample
6 Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Matematika March 31 2009 by admin Filed under Belajar matematika tidak sama dengan belajar pelajaran sejarah metode menghafal tidak cukup karen Powered By Docstoc
					6 Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal
Matematika.
March 31, 2009 by admin
Filed under




Belajar matematika tidak sama dengan belajar pelajaran sejarah, metode menghafal tidak cukup
karena matemtika bukanlah ilmu hafalan.

Jika anda ingin berhasil mengerjakan soal-soal matematika kuncinya, anda harus banyak berlatih
dan memahami rumusnya.

Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan para siswa dalam mengerjakan soal
matematika:

1. Tidak Belajar dan Terlalu Percaya Diri:
Beberapa siswa sering merasa yakin dan sudah puas dengan latihan-latihan yang dilakukan
sebelumnya, sehingga pada waktu mendekati ujian mereka tidak belajar sama sekali. Ini
merupakan kesalahan yang sangat fatal yang sering dilakukan para siswa. Meskipun anda cerdas
dan pandai, sebaiknya persiapkanlah diri anda sebaik mungkin.

2. Belajar Matematika dengan Menghafal dan Tanpa Latihan:
Salah jika anda belajar matematika tanpa latihan, karena sebenarnya banyak yang anda bisa
temukan saat latihan. Jangan terlalu banyak membaca konsep karena tidak akan membuat anda
mahir dalam mengerjakan soal-soal matematika. Porsi yang tepat adalah 20% untuk membaca
konsep dan 80% untuk latihan. Ingat soal matematika bukanlah konsep semata, tetapi lebih
banyak soal yang menggunakan rumus, logika, dan menyimpulkan sesuatu,

3. Terburu-buru:
Biasanya kesalahan ini dilakukan karena siswa ingin segera menyelesaikan soal matematika dan
mendapatkan nilai yang maksimal. Namun karena terburu-buru banyak kesalahan-kesalahan
sepele yang dilakukan. Misalnya ketika mengerjakan soal urain, ada yang salah, kemudian
dihapus/di tipex, sambil menunggu kemudian mengerjakan soal yang lain. Karena terburu-buru,
maka jawaban yang ingin diperbaiki menjadi kosong dan tidak jadi diperbaiki. Fatal bukan ?

4. Tidak Teliti:
Sayang benar jika anda bisa mengerjakan sebuah soal matematika dengan lengkap, tetapi anda
merasa kecewa karena setelah anda keluar dari ruang ujian anda baru menyadari bahwa jawaban
Anda salah pada baris terakhir saja. Anda sudah mengerjakan dengan susah payah, tetapi karena
ketidaktelitian membuat jawaban anda salah. Misalnya: 1+(-10) menjadi 9, padahal hanya
kurang tanda (-) saja, betapa itu sangat mengecewakan jika itu terjadi pada anda.

5. Tidak Memperhatikan Petunjuk Soal dan Lupa Menulis Identitas Diri:
Ketika anda mau mengerjakan soal-soal matematika, sebaiknya anda membaca terlebih dahulu
petunjuk soalnya. Siapa tahu ada aturan atau petunjuk-petunjuk yang baru atau tidak seperti
petunjuk sebelumnya. Misalnya skor setiap nomor, skornya 1 atau 4, jika salah -1 dan lain-
lainnya.

6. Mengerjakan Tidak dengan Prioritas dan Tanpa Strategi:
Dalam mengerjakan soal matematika biasanya siswa cenderung mengerjakan dari nomor 1 dan
tidak memperhatikan soal-soal yang lain. Akibatnya jika nomor 1 kebetulan soal yang sulit,
maka pada bagian awal anda sudah membuat kesalahan. Selain itu anda akan cenderung emosi
semisal anda tidak memperoleh jawabannya. Ada tipe pembuat soal yang seperti ini, yang
digunakan untuk menguji psikologis siswa. Sebaiknya Anda hati-hati dalam menghadapi tipe-
tipe soal yang sulit dan ditaruh di bagian awal soal.

Sebaiknya, anda lihat terlebih dahulu semua soal, jumlah halaman, lengkap atau tidak,
prioritaskan soal-soal yang mudah menurut anda, baru kemudian mengerjakan soal-soal yang
sulit. Setelah itu Anda hitung kemungkinan anda bisa mengerjakan berapa soal. Sudah tuntas
belum ?

Saran kami dalam mengerjakan soal matematika sebaiknya, anda harus:
1. Percaya Diri
2. Mengerjakan dengan Strategi
3. Persiapkan diri dengan Banyak Berlatih

Selamat Belajar Matematika…
Tips Supaya Anak Gemar Belajar
Matematika
March 18, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar




                                             Alangkah bahagianya orang tua bisa melihat
anaknya ahli dalam setiap pelajaran. Yang menjadi masalah bagi anak-anak Indonesia biasanya,
tidak menyukai pelajaran-pelajaran yang dianggapnya sulit, misalnya matematika.

Biasanya, orang tua akan mengkursuskan anaknya, untuk orang tua yang mampu. Akan tetapi,
Anda sendiri sebenarnya bisa memaksimalkan kemampuan matematika anak-anak Anda.
Bagaimana caranya? Berikut ini tips bagi Anda yang dirangkai dari berbagai sumber.

1. Pastikan Anak anda mengetahui konsep matematika yang ia pelajari.
Jika anak Anda tidak mengetahui dasar dari matematika, maka anak Anda hanya akan
mempeelajari matematika dengan hafalan. Padahal, matematika yang dihafal itu tidaklah ada
artinya. Anda dapat memberitahukan dasar-dasar matematika pada mereka, sehingga mereka
akan mudah memahami soal-soal yang sulit apabila mereka mengetahui dasarnya.

2. Bantulah mereka dengan menyertakan fakta-fakta.
Penguasaan fakta dasar berarti bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kurang dari tiga detik.
Rumus praktis dapat Anda anjurkan pada anak Anda agar memperoleh respon yang cepat.
Apabila anak Anda belum juga bisa memahami berilah contoh yang nyata. Misalnya,
menghitung perkalian dengan memisalkan keramik yang ada pada lantai Anda.

3. Ajarkan pada anak Anda menulis angka-angka dengan teliti.
Duapuluh lima persen kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matematika ditemukan oleh
pengajar adalah kesalahan yang dikarenakan ketidaktelitian sang anak dalam menulis angka-
angka. Perbaiki ketelitian anak Anda dalam menulis dan mengolah angka-angka dengan cara
meneliti ulang apa latihan yang dia kerjakan.

4. Sediakan kebutuhan, yang digunakan anak Anda untuk belajar matematika, dengan cepat.
Matematika adalah sebuah subjek yang semuanya dibangun dari apa yang sebelumnya telah
dipelajari. Seabagai contoh, kegagalan dalam mengetahui dasar masalah perhitungan persen
biasanya disebabkan oleh sang anak tidak menguasai masalah desimal.

5. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah pekerjaan rumahnya
Mengerjakan tugas matematika mempertajam ilmu yang didapat dari sekolah untuk dipelajari di
rumah. Ajarkan pada mereka untuk memulai mengerjakan tugas tersebut, dengan membuka buku
atau mengulang pelajaran dan contoh-contoh yang telah diberikan oleh guru mereka lewat
pelajaran sebelumnya disekolah. Jika kurang jelas, jelaskan padanya sampai ia bisa mengerti.

6. Dorong mereka untuk mengerjakan soal lain.
Jika guru hanya memberikan soal-soal tertentu saja, berilah pada anak Anda contoh soal yang
lain. Ingat, semakin anak Anda banyak berlatih makin semakin cepat mereka membentuk
kemampuan dan kepercayaan diri mereka.

7. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah soal cerita.
Matematika mempunyai ekspresi, untuk belajar memecahkan masalah, Anda harus memecahkan
masalah. Ajarkan pada anak Anda membaca soal cerita berkali-kali. Juga, suruhlah dia untuk
menggambarkannya dalam bentuk soal matematika atau diagram.

8. Bantulah anak Anda mempelajari tata bahasa matematika.
Mereka tidak akan dapat matematika secara nyata, tidak pula mempelajari konsep yang lebih
menantang tanpa mengetahui tata bahasanya. Periksalah bahwa anak Anda dapat menemukan
dan mengikuti masalah yang baru atau bab baru. Jika tidak, ajarkan padanya untuk menggunakan
model atau contoh dan masalah yang sederhana terlebih dahulu.

9. Ajarkan pada mereka untuk mengerjakan metematika ?di luar kepala”
Anak-anak kecil harus banyak menyelesaikan masalah perhitungan dengan menggunakan pensil
dan kertas. Ketika membantu anak Anda menyelesaikan sebuah soal, bantulah mereka dengan
mendiktekannya tanpa harus menuliskannya, sehingga anak akan berlatih menulis matematika
sesuai apa yang dibayangkan.

10. Jadikanlah matematika bagian dalam hidup anak Anda.
Matematika akan lebih berarti ketika anak Anda melihat bagaimana pentingnya matematika
dalam kehidupan ini, dan dapat dilihat dimana-mana. Dorong mereka menggunakan matematika
dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, tanyakan pada mereka jarak suatu tumbuhan baru
ke suatu titik tertentu.
Sumber : Tempo Online
Tips Belajar Efektif
March 9, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar

Leave a Comment




                       Tips Belajar Efektif ala The Private — Belajar merupakan hal yang
wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah
ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga
dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan
secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan
diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani
oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap
didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak
berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin
belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah
membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang
sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang
dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan
tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada
baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah
kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target
pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika
saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata
pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya
seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika
waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi.
Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain
dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga
dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum
waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak
menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita
bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan
bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-
hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan
jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya
bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena
bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika
waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika
kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal.
Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang
salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas
yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam /
begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena
jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi
anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat
membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-
tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi
kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki
masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
10 Tips Bermanfaat Saat Ujian
March 4, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar

Leave a Comment




                               Sepuluh Tips Saat Ujian:
Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam
memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian
memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada
beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang
mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.

   Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator,
   kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan
   ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.

   Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan
   baik.

3. Bersantailah tapi waspada.

   Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda
   mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk
   tegak.

4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)

   Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara
   mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan
   untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang
   mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-
   ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.

   Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan
   soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda
   kerjakan adalah:
      soal paling sulit,
      yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya,
      memiliki nilai terkecil.

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus
dipilih/ditebak.

   Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan
   jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan
   jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika
   Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai
   digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan
   menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.

   Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang
   ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang
   hendak Anda diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.

   Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai
   overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan
   poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh,
   atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.

   Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera
   setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah
   menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan,
   struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada
   kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban
   matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisa hasil ujianmu.

   Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya.
   Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak
   berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian
   akhir.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: tips, private
Stats:
views:10303
posted:7/25/2010
language:Indonesian
pages:8
Description: jus Tips Private