Budaya Organisasi - Materi Kuliah Presentasi Pascasarjana STIAMI

Document Sample
Budaya Organisasi - Materi Kuliah Presentasi Pascasarjana STIAMI
Shared by: Jon slyman
Stats
views:
1299
posted:
7/21/2010
language:
Indonesian
pages:
40
Oleh;

( Dr. Cdt ) Hasyim Abdullah, MM

081584226144

• Hasil survey Litbang Media Indonesia di 6 kota

besar : Yogya, Surabaya, Makasar, Medan,

Jakarta, Badung, dgn 480 responden.

( 16 Maret 2007 ].

• Bangga sebagai bangsa Ind 90 %

• Gambaran orang Indonesia:

Tangguh 30%

Lemah karena tdk mampu keluar dari krisis 64%

• Dalam berfikir cenderung rasional 36 % ;

Tdk rasional 58%

• Pemalas 63% ; Rajin 31 %

• Korup 83 %

• Jujur 12 %

Dalam pekembangannya, pertama kali BO dikenal di

Amerika dan Eropa pada era 1970-an. Salah satu

tokohnya : Edward H. Shein seorang Profesor

Manajemen dari Sloan School of Management,

Massachusetts Institute of Technology dan juga seorang Ketua

kelompok Studi Organisasi 1972-1981, serta Konsultan BO

pada berbagai perusahaan di Amerika dan Eropa. Salah satu

karya ilmiahnya : Organizational Culture and Leadership.



Di Indonesia BO mulai dikenal pada tahun 80 - 90-an, saat

banyak dibicarakan tentang konflik budaya, bagaimana

mempertahankan Budaya Indonesia serta pembudayaan

nilai-nilai baru.



Bersamaan dengan itu para akademisi mulai mengkajinya dan

memasukkannya ke dalam kurikulum berbagai pendidikan

formal dan infomal. Salah satu pakar yang cukup gigih

mengembangkan BO adalah Prof Dr. Taliziduhu Ndraha,

seorang pakar Ilmu Pemerintahan.

Budaya

Kroeber dan Kluchon tahun 1952 menemukan 164

definisi Budaya. Akan tetapi pengertian yang penulis

kemukakan di sini hanya yang terkait dengan BO.



Taliziduhu Ndraha dalam bukunya Budaya Organisasi

mengemukakan pendapat Edward Burnett dan Vijay

Sathe, sebagai berikut :

Edward Burnett

Culture or civilization, take in its wide technografhic

sense, is that complex whole which includes

knowledge, bilief, art, morals, law, custom and any

other capabilities and habits acquired by men as a

member of society.



Budaya mempunyai pengertian teknografis yang luas

meliputi ilmu pengetahuan, keyakinan/percaya, seni,

moral, hukum, adapt istiadat, dan berbagai

kemampuan dan kebiasaan lainnya yang didapat

sebagai anggoa masyarakat.



Vijay Sathe

Culture is the set of important assumption (opten

unstated) that members of a community share in

common. Budaya adalah seperangkat asumsi penting

yang dimiliki bersama anggota masyarakat.

Edgar H. Schein :

Budaya adalah suatu pola asumsi dasar yang

diciptakan, ditemukan atau dikembangkan oleh

kelompok tertentu sebagai pembelajaran untuk

mengatasi masalah adaptasi ekstrenal dan

integrasi internal yang resmi dan terlaksana

dengan baik dan oleh karena itu

diajarkan/diwariskan kepada angota-anggota

baru sebagai cara yang tepat memahami,

memikirkan dan merasakan terkait degan

masalah-masalah tersebut.

Graves, 1986



Budaya merupakan produk konteks pasar di tempat

organisasi beroperasi, peraturan yang menekan,

dsb.

Budaya merupakan produk struktur dan fungsi yang

ada dalam organisasi, misalnya organisasi yang

tersentralisasi berbeda dengan organisasi yang

terdesentralisasi.

Budaya merupakan produk sikap orang orang

dalam pekerjaan mereka, hal ini berarti produk

perjanjian psikologis antara individu dengan

organisasi.

J.R. Schermerhorn

Organization is a collection of people working

together in a division of labor to achieve a common

purpose. Organisasi merupakan kumpulan orang yang

bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.



Philiph Selznick

Organisasi adalah pengaturan personil guna memudahkan

pencapaian beberapa tujuan yang telah ditetapkan melalui

alokasi fungsi dan tanggung jawab.



Hasim, 2004 dalam modul : Azas Manajemen,

menyatakan bahwa Organisasi merupakan wadah atau

alat (tools) dimana orang-orang bekerjasama secara

efisien dalam memanfaatkan sumber daya organisasi

untuk mencapai tujuan individu dan atau kelompok dalam

suatu organisasi.

1.Kumpulan orang



2. Kerjasama



3. Tujuan bersama



4. Sistem Koordinasi



5. Pembagian tugas dan Tanggung Jawab



6. Sumber Daya Organisasi (SDO)

Peter F. Drucker

BO adalah pokok penyelesaian masalah-masalah

ekternal dan internal yang pelaksanaannya dilakukan

secara konsisten oleh suatu kelompok yang

kemudian mewariskan kepada angota-anggota baru

sebagai cara yang tepat untuk memahami,

memikirkan, dan merasakan terhadap masalah-

masalah terkait sepeti di atas.



Phithi Sithi Amnuai

BO adalah seperangkat asumsi dasar dan keyakinan

yang dianut oleh anggota-angota organisasi, kemudian

dikembangkan dan diwariskan guna mengatasi

masalah-masalah adaptasi eksternal dan masalah-

masalah integrasi internal.

Edgar H. Schein

BO mengacu ke suatu system makna bersama,

dianut oleh anggota-anggota yang membedakan

organisasi itu terhadap organisasi lain



Daniel R. Denison

BO adalah nilai-nilai, keyakinan dan prinsip-prinsip dasar

yang merupakan landasan bagi system dan praktek-

praktek manajemen serta perilaku yang meningkatkan dan

menguatkan perinsip-perinsip tersebut.



Robbins,

BO dimaknai sebagai filosofi dasar yang memberikan

arahan bagi kebijakan organisasi dalam pengelolaan

karyawan dan nasabah. Lebih lanjut Robbins (2001)

menyatakan bahwa sebuah sistem makna bersama

dibentuk oleh para warganya yang sekaligus menjadi

pembeda dengan organisasi lain.

Robbins









1. Inovasi dan keberanian mengambil resiko

2. Perhatian terhadap detail

3. Berorientasi pada hasil

4. Berorientasi kepada manusia

5. Berorientasi pada tim

6. Agresivitas

7. Stabilitas

Ahob 1991

♥ Konformitas

♥ Tanggungjawab

♥ Penghargaan

♥ Kejelasan

♥ Kehangatan

♥ Kepemimpinan

♥ Bakuan Mutu

1. Asumsi dasar

2. Seperangkat nilai dan Keyakinan yang dianut

3. Pemimpin

4. Pedoman mengatasi masalah

5. Berbagai nilai

6. Pewarisan

7. Acuan prilaku

8. Citra dan Brand yang khas

9. Adaptasi

Menurut Susanto









1. Lingkungan

Usaha

2. Nilai-nilai

3. Kepahlawanan

4. Upacara/tata

cara

1. Sbg batas pembeda terhadap lingkungan

2. Sbg perekat

3. Sbg mekanisme control sikap/perilaku

4. Sbg integrator

5. Sbg pembentuk perilaku

6. Sbg sarana menyelesaikan masalah

7. Sbg Sbg acuan dalam menyususn program

kerja/perencanaan

8. Sbg alat komunikasi

9. Sbg pendorong atau penghambat berinovasi

Artifact ( Physical Characteristics; Behavior;

Public Dcocuments ).

ARTIFACT

Espoused Value ( Strategies; Goals;

Philosophies).

EPOUSED

VALUE

Basic Underlying Assumptions ( Biliefs;

Percption; Feeling; Aspects of behavior;

BASIC

Internal & external relationships ) UNDERLYING

ASSUMPTION

YANG LAIN



Assumsi dasar

Value

Norma Prilaku

Perilaku

Artefact

Maulana Diyah Addin Khalid Al-Baghdadi

mendefinisikan secara harfiyah, percaya (iman)

sebagai to know a person to be perfect and truthful

and to have faith in him. Iman atau percaya adalah

mengetahui seseorang sepenuh hati mempunyai

kepercayaan dengannya. Percaya atau iman

mengandung nilai-nilai kejujuran untuk menyakini

sesuatu subjek.



Sashkein dan Kisher dalam buku Jeny Eoh, 2001

mengemukakan bahwa BO terdiri dari : Nilai (apa

yang benar atau salah/asumsi dasar tentang apa yang

ideal diinginkan atau berharga/ Nilai subjective dan

nilai objective) dan keyakinan (sikap tentang cara

bagaimana seharusnya bekerja dalam suatu

organisasi).

Budaya perusahaan sering juga disebut budaya kerja, karena tidak bisa dipisahkan

dengan kinerja (performance) Sumber Daya Manusia (SDM); makin kuat budaya

perusahaan, makin kuat pula dorongan untuk berprestasi .





Budaya perusahaan (corporate culture) memang sulit didefinisikan secara tegas dan

sulit diukur, namun bisa dirasakan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) di dalam

perusahaan tersebut. Suatu perusahaan yang mempunyai budaya perusahaan yang

kuat bahkan dapat “terlihat” atau teramati oleh peninjau dari luar perusahaan, yang

mengamati. Pengamat tersebut akan merasakan suasana yang khas dan “lain dari

pada yang lain”, di dalam perusahaan tersebut, bila dibandingkan dengan perusahaan

lainnya.

Walaupun sulit didefinisikan secara tegas,

untuk data memahami apa yang

dimaksudkandengan budaya perusahaan

ada beberapa “batasan” atau pernyataan

yang dapat membantu penyamaan

persepsi, atau setidaknya pemahaman

mengenai budaya perusahaan.

Budaya perusahaan yang terbntuk banyak ditentukan oleh

beberapa unsure, yaitu:



Lingkungan usaha; lingkungan di mana perusahaan itu

beroperasi akan menentukan apa yang harus dikerjakan

oleh perusahaan tersebut untuk menvapai keberhasilan.

Nilai-nilai (values); merupakan konsep dasar dan keyakinan

dari suatu organisasi.

Panutan/keteladanan; orang-orang yang menjadi panutan

atau teladan karyawan lainnya karena keberhasilannya.

Upacara-upacara (rites and ritual); acara-acara rutin yang

diselenggarakan oleh perusahaan dalam rangka

memberikan penghargaan pada karyawannya.

“Network”; jaringan komunikasi informal di dalam perusahaan

yang dapat menjadi sarana penyebaran nilai-nilai dari

budaya perusahaan.

1. Konformity ( Kepatuhan)

2. Reactance (Reaksi atau respon)

3. Responsibility (Tanggung jawab)

4. Risk Taking (Pengambilan Resiko)

5. Standards ( Standar atau Baku )

6. Rewards (Upah/ganjaran)

7. Clarity ( kejelasan)

8. Team Spirit (Semangat Tim)

9. Warmth (Kehangatan atau keakraban)

Fungsi BO : Perasaan Identitas dan

Menambah Komitmen

Organisasi



Alat Pengorganisasian Anggota



Menguatkan Nilai-Nilai dalam

Organisasi



Mekanisme Kontrol Prilaku (

Nelson dan Quick,1997)

Inisiatif Individual

Toleransi terhadap tindakan

beresiko

Pengarahan

Integrasi

Dukungan manajemen

Kontrol

Identitas

Sistem Imbalan

Toleransi terhadap konflik

Walaupun sulit didefinisikan secara tegas, untuk

data memahami apa yang dimaksudkandengan

budaya perusahaan ada beberapa “batasan” atau

pernyataan yang dapat membantu penyamaan

persepsi, atau setidaknya pemahaman mengenai

budaya perusahaan.

Schein,E.H. mencoba memberikan beberapa pengertian umum mengenai budaya

perusahaan:

“Observed behavioral regularities when people interact”. (Keteraturan-keteraturan

perilakuyang teramati apabila orang berinteraksi.)

“The norms that evolve in workin group”. (Norma-norma yang berkembang dalam

kelompok kerja.)

“The dominant values espoused by an organization”. (Nilai-nilai yang dominan

yang didukungoleh suatu organisasi.)

“The philosophy directing the organization policy”. (Filosofi yang mengarahkan

kebijaksanaan organisasi.)

“The rule of the game for getting along inthe organization”. (Aturan permainan

yang harus ditaatiuntuk dapat diterima sebagai anggota di dalam organisasi.)

“The feeling or climate in an organization”. (Perasaan atau iklim dalam suatu

organisasi.)

Di analisis dari tiga teori

Deal & Knnedi,









Ligkungan Usaha

Nilai-nilai

Pahlawan

Ritual

Jaringan budaya

Stoner,1978 ” KO-P adalah fungsi

dari motivasi, kecakapan (

konsep; human; teknik ), dan

persepsi peranan.

Bernarding dan Russel 1993, KO-P

sebagai pencatatan hasi-hasil

yang diperoeh dari fungsi-fungsi

pekerjaan atau kegiatan tertentu

selama kurun waktu tertentu.

Hasi-hasi dari fungsi pekerjaan



Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap

prestasi pegawai



Pencapaian tujuan



Periode waktu tetentu

Strategi

Pemasaran

Operasional

SDM

Keungan

Poduksi

Kemanan

Kesejahteraan

Teknologi

Lingkungan

Metode UCLA :

Sistem Assesment / Evaluasi



Program planning



Program Implementation



Program Improvement



Program Certivication

Perspektif keuangan



Perspektif Pelayanan Publik/

Pelanggan



Perspektif Proses bisnis internal



Perspektif Proses Belajar dan

berkembang

(Gibson 1987)







Produksi

Efisiensi

Kepuasan

Keadaptasian

Kelangsungan hidup.

Efektif = berhasil atau tingkat pencapaian organisasi atau

kemampuan untuk bertahan, menyesuaikan diri,

memelihara diri dan tumbuh.

Hubungan BO

dengan Effectiveness



Adaptability



Mission



Consistency



Involvement /

keterlibatan


Share This Document



Related docs
Other docs by Jon slyman
Technical Analysis 2 Februari 2012
Views: 55  |  Downloads: 0
Berita Forex 4 Januari 2012
Views: 45  |  Downloads: 0
Berita Saham Berita Forex 30 Desember 2011
Views: 17  |  Downloads: 1
Technical Analysis 28 Desember 2011
Views: 17  |  Downloads: 0
by registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!