Docstoc

PKP MATEMATIKA KELAS V

Document Sample
PKP MATEMATIKA KELAS V Powered By Docstoc
					    UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA DALAM
  PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG SIFAT-SIFAT BANGUN
DALAM DAN BANGUN RUANG MELALUI METODE DEMONSTRASI
DAN EKSPERIMEN DI SD NEGERI 51 SUNGAI JARING KECAMATAN
            LUBUK BASUNG KABUPATEN AGAM


              PERBAIKAN PEMBELAJARAN
                    SIKLUS 1, 2, & 3


                      EKSAKTA
                     MATEMATIKA
                    KELAS V (LIMA)




                    MATA KULIAH
         PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL
                      PDGK 4501
                        LEMBAR PENGESAHAN
                     LAPORAN HASIL PERBAIKAN


      Nama Mahasiswa                       : RAHMAT
      NIM                                  :   813406652
      Program Studi                        :   S.1 PGSD-UT
      Tempat Mengajar                      :   SD Negeri 51 Sungai Jaring
                                           :   Kecamatan Lubuk Basung
                                           :   Kabupaten Agam
      Jumlah Pembelajaran                  :   1 (satu) Eksakta
      Tempat dan Tanggal Pelaksanaan       :   SD Negeri 51 Sungai Jaring
                                           :   08 s.d. 17 April 2010


Masalah Yang Menjadi Fokus Penelitian :
 Mata Pelajaran Matematika
    Untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam pelajaran matematika, tentang
     sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang, semua bangun dan simetri
     melalui metode demontrasi dan eksperimen di SD Negeri 51 Sungai Jaring
      Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam




                                                 Lubuk Basung, 29 April 2010
      Mengetahui :
      Supervisor,                                Mahasiswa,



      A R N E L, S.Pd. MM                        RAHMAT
      NIP 131929350                              NIM 813406652




                                       i
                             KATA PENGANTAR


        Puji Syukur saya ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan
Rahmat dan Karunia-Nya kepada saya sehingga dengan keizinan-Nya saya dapat
menyelesaikan penulisan laporan tentang salah satu matakuliah pada program S1
PGSD yaitu “PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL” di Universitas
Terbuka.
        Laporan ini merupakan hasil penelitian Tindakan Kelas yang diusulkan
untuk memenuhi persyaratan memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu
(S1) pada jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas
Terbuka.
        Untuk selesainya penulisan laporan ini banyak sekali mendapat bantuan
dan saran serta dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini
izinkanlah penulis mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tak terhingga
kepada :
1.   Bapak Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Lubuk Basung.
2.   Bapak / Ibu Dosen UPBJJ Universitas Terbuka Padang.
3.   Bapak / Ibu Supervisor UPBJJ Universitas Terbuka Padang
4.   Rekan-rekan sesame mahasiswa UPBJJ Universitas Terbuka Padang
5.   Kepala Sekolah/Majelis guru ditempat saya bertugas
6.   Semua pihak yang telah ikut serta berpartisipasi dalam penyelesaian laporan
     ini.
        Penulis berharap sepenuhnya kepada Bapak, semoga apa yang disajikan
dalam laporan ini dapat diterima oleh tim penilai mata kuliah, yang akhirnya dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan dan memberikan
penilaian mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) PDGK 4501.

                                                                 Penyusun,
                                                                 Mahasiswa



                                                                RAHMAT
                                                              NIM 813406652


                                        ii
                             DAFTAR ISI


                                                    Halaman
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN HASIL PERBAIKAN ..…………...       i
KATA PENGANTAR ………………………………………….....…………                 ii
DAFTAR ISI …………………………………………………………..…….. iii
SISTIMATIKA LAPORAN …………………………………………………..                 v


LAPORAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
BAB I    PENDAHULUAN …………….…………………………..………..              1
         A. Latar Belakang ………….……………………………….…….          1
         B. Rumusan Masalah ……………..………………………………           2
         C. Tujuan Perbaikan …………….……………..…………………         2
         D. Manfaat Perbaikan ……..……..……………………………….       2
BAB II   KAJIAN PUSTAKA ……………………………………………….               4
         A. Pengertian Matematika   …………….….…………………..…    4
BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN …………………………………..             6
         A. Subjek Penelitian ………………………………………..…….        6
         B. Deskripsi per-Siklus …………..……………………………….      6
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PERBAIKAN      ……………………... 10
         A. Deskripsi per-Siklus …………………………………………. 10
         B. Pembahsan    ………………………………………………….. 16
BAB V    KESIMPULAN DAN SARAN …………………………………… 18
         A. Kesimpulan   ………………………………………………….. 18
         B. Saran   ………………………………………………………… 18
DAFTAR PUSTAKA       ………………………………………………………. 20


LAMPIRAN-LAMPIRAN :
     FORMAT KESEDIAN SEBAGAI TEMAN SEJAWAT DALAM
         PENYELENGGARAAN PKP
     SURAT PERNYATAAN
     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Siklus 1


                                    iii
 RENCANA PERBAIKAN PEMBALAJARAN Siklus 2
 RENCANA PERBAIKAN PEMBALAJARAN Siklus 3
 LEMBAR OBSERVASI
 ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU - PKP 1 (APKG - PKP 1)
 ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU - PKP 2 (APKG - PKP 2)
 ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN – PKP3 (APKG – PKP 3)
                          SISTEMATIKA LAPORAN


                  Mata Pelajaran    : MATEMATIKA
                  Kelas             : V (lima)
                  Waktu             : 2 X 35 menit (1 X pertemuan)


Masalah yang akan diatasi
   1.   Meberikan peningkatan kreatifitas siswa dalam pelajaran matematika dan
        minat siswa dalampengerjaan tentang sifat-sifat bangun datar, ruang.
   2.   Memberikan contoh dan cara menentukan bangun datar dan bangun ruant
        serta simetri


A. Cara Mengatasi
       Melakukan diskusi dengan teman sejawat dan memohon bimbingan
        kepada supervisor dalam mengatasi masalah, serta mencari solusi
        pemecahannya.
       Membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajarn
        dan membuat suasana belajar menjadi menarik.


B. Hasil
   1.   Membuat siswa mampu dalam mengerjakan soal-soal.
   2.   Memberikan motivasi dan rangsangan kepada siswa untuk meningkatan
        kemampuan dalam pembelajaran
   3.   Memudahkan siswa dalam menjawab pertanyaan yang diberikan guru di
        kelas.

C. Hal-hal Yang Unik
   Siklus 1 :
   1.   Siswa terlihat tegang karena situasi kelas yang berbeda seperti biasanya.
   2.   Perhatian siswa tertuju kedepan kelas
   3.   Pada saat kerja kelompok kelihatannya siswa agak bingung.


                                        v
Siklus 2 :
1.   Kelas agak ribut karena diskusi kelompok sudah mulai agak hidup.
2.   Ada beberapa siswa yang tidak aktif dalam diskusi.


Siklus 3 :
1.   Semangat belajar anak semakin tinggi, suasana kelas menjadi tambah
     menyenangkan.
2.   Ada siswa yang bertanya yang tidak ada kaitannya dengan pelajaran.
3.   Suasana kelas kedengaran agak ribut karena banyak untuk bertanya.
                                     BAB I
                               PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
        Selain suatu hasil keberhasilan dalam proses pembelajaran yang
dilakukan guru di dalam kelas ialah menggunakan media pembelajaran sebab
kegiatan beajar mengajar pada hakekatnya adalah komunikasi, dalam proses
komunikasi ini guru berperan sebagai komunikator yang akan menyampaikan
pesan kepada siswa, agar pesan itu dapat diterima dengan baik oleh siswa, maka
perlu suatu alat yaitu media pembelajaran.
        Pengetahuan dan pemahaman tentang media pendidikan harus dimiliki
oleh seorang guru. Dr. Oemar Hamalk (1989), mengemukakan bahwa media
pendidikan adalah alat, metode dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih
mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses
pendidikan dan pengajaran di sekolah.
        Berdasarkan paparan di atas, penulis merasa perlu untuk membuat suatu
proses perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam
hal ini tentang sifat-sifat bangun datar pada mata pelajaran Matematika bagi siswa
Kelas V SD Negeri 51 Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten
Agam. Pada pembelajaran Matematika tentang sifat-sifat bangun datar melalui
metode demonstrasi dan eksperimen menunjukkan hasil belajar siswa masih
rendah dan tingkat penguasaan materi bangun datar di bawah 50%.
        Berdasarkan latar belakang tersebut penulis merasa perlu untuk
mengadakan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
tentang sifat-sifat bangun datar dalam pemecahan masalah sehari-hari yang
berkaitan dengan bangun datar dan bangun ruang pada mata pelajaran Matematika
di Kelas V SD Negeri 51 Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten
Agam.
B. Rumusan Masalah
         Pada mata pelajaran Matematika yang menjadi fokus perbaikan
pembelajaran tentang “Sifat – sifat bangun datar dalam pemecahan masalah
sehari-hari yang berkaitan bangun ruang”, pada mata pelajaran Matematika
dengan menggunakan sifat-sifat ruang. Dari fokus perbaikan pembelajaran
tersebut dapat dijabarkan dalam pertanyaan penulisan sebagai berikut :
    a.   Bagaimana hasil belajar siswa dalam materi pengerjaan sifat-sifat bangun
         datar dalam pemecahan masalah pada mata pelajaran Matematika ?
    b.   Bagaimana hubungan pengerjaan sifat-sifat bangun datar dan bangun
         ruang pemecahan masalah dengan.
    c.   Apakah kemampuan siswa untuk menyebutkan bangun datar dan bangun
         ruang sudah mendapatkan hasil yang memuaskan.


C. Tujuan Perbaikan
         Tujuan penulis mengenai sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang
dalam pemecahan masalah pada mata pelajaran Matematika ini adalah :
    1.   Untuk mengetahui bagaimana siswa mengerjakan sifat-sifat datar.
    2.   Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam mengetahui
         sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang dalam lingkungan sekolah.
    3.   Untuk memotivasi belajar siswa kearah yang lebih aktif, kreatif, dan
         lebih kearah peningkatan mutu hasil belajar.


D. Manfaat Perbaikan
         Adapun tindakan proses perbaikan pembelajaran ini diharapkan akan
dapat memberikan manfaat yang sangat berguna bagi :
    1.   Bagi Siswa
         Dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga dapat dicapai hasil
         belajar yang lebih baik dari sebelumnya dengan perubahan nilai yang
         signifikan.
2.   Bagi Guru
     Dapat   mengembangkan     wawasan     keilmuan   serta   meningkatkan
     keterampilan dan motivasi guru dalam proses pembelajaran hingga dapat
     menghasilkan peserta didik yang memiliki hasil belajar yang lebih dari
     sebelumnya.
3.   Bagi Sekolah
     Dapat menambah wahana pembelajaran menjadi lebih variatif sehingga
     mampu memajukan proses pendidikan di masa mendatang.
                                    BAB II
                               KAJIAN PUSTAKA


A. Pengertian Matematika
        Matematika (dari bahasa Yunani : mathematika) secara umum ditentukan
sebagai kajian pola dari struktur, perubahan, dan ruang, tak resminya seorang
dapat mengidentifikasikan sifat-sifat bangun datar. Sedangkan di dalam
pandangan formalis, Matematika adalah pemeriksaan aksioma yang mengeaskan
struktur abstrak menggunakan logika simbolik dan notasi Matematika, pandangan
lain tergambar dalam filosofi Matematika.
        Struktur spesifik yang diselidiki oleh matematikus sering mempunyai
asal dari ilmu pengetahuan alam, sangat umum di fisika, tetapi mathematikus juga
mengeaskan dan menyelidiki struktur untuk sebab hanya dalam ilmu pasti, karena
struktur mungkin menyediakan, untuk kajian, generalisasi pemersatu bagi
beberapa sub-bidang, atau alat bantu untu penghitungan biasa.
        Dalam topik pembahasan Matematika, terdapat satu topik yang paling
mendasar, yaitu mengenai sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang seperti :
segitiga, persegi panjang, persegi trapezium, jajaran genjang, lingkaran, belah
ketupat, laying-layang. Sedangkan bangun ruang mempunyai rusuk dan
mempunyai rusuk dan mempunyai sisi.
        Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah
teknologi   pembawa    pesan    yang   dapat    dimanfaatkan    untuk    keperluan
pembelajaran. Sementara itu, Briggs (1977) berpendapat bahwa media
pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi
pembelajaran.    Sedangkan,      National      Education   Association     (1969)
mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam
bentuk cetak maupun pandang - dengan, termasuk teknologi perangkat keras.
        Dari pendapat-pendapat yang ada di atas dapatlah disimpulkan bahwa
media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat
merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik dalam mengikuti
pelajaran sehingga mendorong pencapaian proses belajar pada diri peserta didik.
Sebagai kelengkapannya maka dapat diketahui beberapa jenis media belajar,
diantaranya :
    a.   Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, postr, kartu, komik.
    b.   Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya.
    c.   Projekted Still Media : slide, proyektor, dan sejenisnya.
    d.   Projected Motion Media : film, televisi, vidio, (VCD, DVD, VTR),
         komputer dan sejenisnya.
                                     BAB III
                        PELAKSANAAN PERBAIKAN


A. Subjek Penelitian
         Lokasi pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas V
(lima) SD Negeri 51 Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Waktu pelaksanaan adalah dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 17 April 2010
dengan rincian sebagai berikut :
    1.   Hari Kamis, 08 April 2010, Matematika Siklus I (pertama).
    2.   Hari Selasa, 13 April 2010, Matematika Siklus II (kedua).
    3.   Hari Sabtu, 17 April 2010, Matematika Siklus III (ketiga)
         Karakteristik siswa Kelas V (lima) SD Negeri 51 Sungai Jaring adalah
sebagai berikut : jumlah siswa 19 orang, siswa laki-laki 8 orang dan jumlah siswa
perempuan 11 orang. Sedangkan latar belakang siswa berasal dari keluarga
dengan tingkat kehidupan yang beragam, 10% pekerjaan orang tua siswa pegawai
negeri, 60% pekerjaan orang tua siswa buruh dan tukang bangunan, 25%
pekerjaan orang tua siswa pedagang dan petani, dan 5% pekerjaan orang tua siswa
pegawai swasta.


B. Deskripsi Per-Siklus
         Kegiatan perbaikan pembelajaran matematika untuk konsep penggunaan
bermacam gambar berupa bangun datar, media langsung untuk meningkatkan
penguasaan konsep pengerjaan sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang dalam
pemecahan masalah dilaksanakan dalam tiga Siklus pembelajaran yang meliputi
kegiatan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pada setiap Siklus
perbaikan, penulis dibantu oleh teman sejawat dan supervisor. Berikut adalah
deskripsi dari setiap prosedur kegiatan :
    1.   Perencanaan
         Pada pelaksanaan Siklus I (pertama) yang didasarkan pada identifikasi
         penyebab masalah pada pembelajaran Siklus I (pertama) dimana guru,
     rekan sejawat dan supervisor yang selanjutnya disebut tim peneliti
     melakukan kegiatan sebagai berikut :
     a)   Mercancang strategi dan skenario kegiatan belajar mengajar dengan
          menerapkan pembelajarn yang disesuaikan dengan pendekatan
          belajar realistik berbasis materi dan media yang nyata dan dekat
          dengan siswa.
     b) Menetapkan indikator ketercapaian dan menyusun instrumen yang
          sesuai dengan indikator.
     Sedangkan pada rencana tindakan Siklus II yang dirumuskan berdasarkan
     refleksi dari Siklus I (pertama) tim peneliti melakukan kegiatan sebagai
     berikut :
     a)   Melakukan review dan re-planning rancangan pembelajaran dimana
          pada Siklus I (pertama) terfokus kegiatan belajarnya terletak pada
          teknik pengerjaan hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah
          yang diketahui.
     b) Menggembangkan Lembar Kerja Siswa.
     c)   Mengemabngkan instrumen observasi.


2.   Pelaksanaan/Tindakan
     Pada kegiatan pelaksanaan Siklus I (pertama), rincian kegiatan yang
     dilakukan peneliti, rekan sejawat dan supervisor ialah :
     a)   Penelitian sehari sebelum melaksanakan perbaikan pembelajaran,
          terlebih dahulu melakukan seamcam micro teaching (simulasi
          tentang pembelajaran inkuiri dengan bimbingan supervisor.
     b) Melaksanakan perbaikan pembelajaran di kelas yang sesuai langkah-
          langkah pada perencanaan perbaikan pembelajaran. Secara garis
          besar prosedur pembelajaran yang dilaksanakan sebagai berikut :
           Mengajukan pertanyaan eksploratif/probing kepada siswa untuk
            menggali pemahaman mereka tentang sifat-sifat bangun datar.
           Mengenalkan terlebih dahulu konsep awal sifat bangun datar dan
            bangun ruang.
           Membagi siswa menjadi kelompok penyelidikan terpadu untuk
              menganalisis sifat-sifat bangun datar.
           Membimbing siswa untuk mengakurasi hasil penyelidikannya
              dengan konsep teori sifat bangun ruang.
     c)   Rekan sejawat dan supervisor di belakang kelas melakukan
          pengamatan.
     d) Mengantisipasi dengan melakukan solusi apabila menemui kendala
          saat melakukan tahap tindakan.
     Sedangkan pada Siklus II (kedua) garis besar prosedur pelaksanaan
     perbaikan pembelajaran adalah sebagai berikut :
     a)   Siswa berlomba-lomba untuk menyebutkan macam-macam bangun
          datar dan bangun ruang.
     b) Mendemontrasikan tentang perbedaan bangun datar dengan bangun
          ruang.


3.   Pengamatan
     Pada kegiatan pengamatan, rekan sejawat dan supervisor mengamati
     peneliti dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran dan mengamati
     prilaku siswa pada proses pembelajaran dengan menggunakan instrumen
     lembar observasi (terlampir).
     Selain intrumen observasi, tim peneliti akan menjadikan hasil penelitian
     siswa dalam soal dan pengamatan kerja kelompok sebagai bahan refleksi.


4.   Refleksi
     Berdasrkan lembar observasi masih terjadi kelemahan-kelemahan
     mendasar pada saat perbaikan pembelajaran Siklus II (pertama), antara
     lain :
     a)   Contoh yang disajikan guru masih kurang.
     b) Sistematika penyajian perlu diperbaiki. Pada sat tahap pengenalan
          konsep mestinya peneliti menggunakan pengetahuan siswa yang
          dikuasai tentang konsep pengerjaan sifat-sifat bangun datar dan
     bangun ruang pemecahan masalah untuk dikaitkan dengan konsep
     faktorisasi prima.
c)   Sebagian siswa masih belum memahami penjelasan guru.
Sedangkan arah kekuatan perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan
pada Siklus II (keduga) yitu meliputi :
a)   Pembelajaran inkuiri berimbas positif terhadap perubahan aktifitas
     dalam kreatifitas siswa.
b) Alat peraga cukup komunikatif dalam menyampaikan pesan
     pembelajaran.
Selain hal tersebut agar kemampuan siswa individual dapat diukur, pada
penugasan kelompok ada perintah untuk pengerjaan secara individual
dalam naungan kelompok. Sedangkan pada Siklus II (kedua) berdasarkan
hasil observasi (terlampir) yang dilakukan rekan sejawat dan supervisor,
didapati kekuatan-kekuatan perbaikan pembelajaran Siklus II (kedua)
antara lain :
a)   Penjelasan guru menjadi lebih jelas dan mudah dipahami.
b) Contoh dan latihan disampaikan relevan dengan pendekatan
     pembelajaran yang digunakan.
c)   Sistematika penyajian terurut dengan baik.
Sebagai tindaklanjut dari Siklus I (pertama) dan Siklus II (kedua) apabila
masih kurang berhasil sebagai penyelesaian berikutnya akan tindaklanjuti
melalui Siklus III (ketiga). Dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan
pembelajaran pada Siklus III (ketiga) tentunya melalui konsultasi dengan
teman sejawat dan bimbingan supervisor
                                     BAB V
                           KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan
         Dari keseluruhan hasil perbaikan mengenai “sifat-sifat bangun datar dan
bangun ruang dalam pemecahan masalah bagi siswa Kelas V SD Negeri 51
Sungai Jaring, Kabupaten Agam” maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
terhadap peningkatan hasil belajar Matematika pada siswa Kelas V SD Negeri 51
Sungai Jaring Kabupaten Agam. Hal ini diketahui dari peningkatan rata-rata nilai
hasil belajar pada Siklus I (pertama) ke Siklus II (kedua) sebesar 29,16%, dan
pada Siklus II (kedua) ke Siklus III (ketiga) sebesar 63,15%. Peningkatan skor
siswa diasumsikan merupakan akibat dari perlakuan yang lebih diberikan
penekanan kepada siswa dengan menggunakan sifat-sifat bangun datar dan
bangun ruang pada silus III (ketiga) sebesar 89,47% dalam pemecahan masalah..
         Jawaban atas pertanyaan penulisan yang diajukan pada rumusan masalah
adalah sebagai berikut :
    a.   Hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri 51 Sungai Jaring dalam materi
         pengerjaan sifat-sifat bangun datar, dan bangun ruang dalam dalam
         pemecahan masalah pada mata pelajaran Matematika pada Siklus I
         (pertama) sangat tidak memuaskan, dengan rata-rata nilai, 48,94.
    b.   Hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri 51 Sungai Jaring dalam materi
         pengerjaan sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang dalam pemecahan
         masalah pada mata pelajaran Matematika pada Siklus II (kedua), dengan
         rata-rata nilai 61,05.
    c.   Perbedaan hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri 18 Sibau Hilir dalam
         materi pengerjaan hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah pada
         mata pelajaran Matematika sebelum perbaikan pembelajaran dan setelah
         perbaikan pembelajaran cukup signifikan, yaitu rata-rata sebesar 71,05.
B. Saran
           Berdasarkan kesimpulan yang didapat, maka dapat dinyatakan bahwa
penerapan penggunaan sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang dalam mata
pelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri
51 Sungai Jaring, maka penulis memiliki beberapa saran tindak lanjut, yaitu
berupa :
    a.     Pemilihan dan penggunaan alat peraga yang sesuai berkontribusi positif
           dalam perbaikan pembelajaran, karena itu disarankan kepada teman
           sejawat agar senantiasa untuk melakukan perbaikan setiap pembelajaran,
           misalnya :pemilihan alat dan media yang sesuai.
    b.     Disarankan teman sejawat berupaya untuk melakukan perbaikan dan
           peningkatan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas.
    c.     Untuk lebih meningkatkan penguasaan tuntutan guru yang profesional,
           perlu dilakukan penyegaran melalui Kelompok kerja Guru dalam upaya
           berbagi pendapat dan tukar pengalaman.
                            DAFTAR PUSTAKA


1. Calvint. Long. MATHEMATICAL Reasoning For Elementary Teaches,
   Duane W Detempe, 1993.
2. Depdiknas    2004.   Kurikulum    Berbasih   Kompetensi      Mata   Pelajaran
   Matematika Sekolah Dasar. Jakarta : Bali labang Puskur
3. Fredericks, L.M, Azas Matematik Jilid 1-6, 1989, longman Malaysia sdn.
   Bhd. Malaysia.
4. Hong, K.T dkk. Primary Mathematichs. Federal Publications (s) PTR. Ltd.
   Singapore.
5. Hollands, Roy Kamus Matematika, Jakarta : Penerbit Erlangga, 1984.
   Ilmu berhitung. Jakarta : PN Balai Pustaka – PN Gita Karya
6. Media Guru Mengajar Matematika SD. Jakarta P2SD, 1986
7. Oemar Hamalih, Prof. Dr. 2002. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan
   Kopetensi, Jakarta : Penerbit Bumi Aksara.
8. S. Balen. Apa, Mengapa dan Bagaimana kurikulum Berbasis Kompetensi,
   Bekasi Paper Seminar KBK, 2003.
        ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU - PKP 1
                     (APKG - PKP 1)
                  LEMBAR PENILAIAN
   KEMAMPUAN MELAKSANAKAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN



   1. NAMA GURU/MAHASISWA              : RAHMAT
   2. N I M                            : 813406652
   3. TEMPAT MENGAJAR                  : SD Negeri 51 Sungai Jaring
   4. KELAS                            : V (lima) / Semester II
   5. MATA PELAJARAN                   : Matematika
   6. WAKTU                            : 2 x 35 Menit …………………………
   7. TANGGAL                          :    ……….April 2010……………………


PETUNJUK
        Baca dengan cermat rencana perbaikan pembelajaran yang akan
digunakan oleh guru/mahasiswa ketika mengajar.kemudian, nilailah semua aspek
yang terdapat dalam rencana tersebut dengan menggunakan butir penilaian di
bawah ini :
1. Menentukan bahan perbaikan
   pembelajaran dan merumuskan
   tujuan/indikator perbaikan                1      2       3        4       5
   pembelajaran
   1.1 Menggunakan bahan perbaikan
        pembelajaran yang sesuai dengan
        kurikulum dan masalah yang
        diperbaiki
   1.2 Merumuskan tujuan khusus/indikator
        perbaikan pembelajaran
                                                          Rata-rata butir 1 = A
2. Mengembangkan dan mengorganisasi-
   kan materi, media (alat bantu
   pembelajaran), dan sumber belajar
   2.1 Mengembangkan dan mengorganisasi-
       kan materi pembelajaran
   2.2 Menentukan dan mengembangkan alat
       bantu perbaikan pembelajaran
   2.3 Memilh sumber belajar

                                                           Rata-rata butir 2 = B
3. Merencanakan skenario perbaikan
   pembelajaran
   3.1 Menentukan jenis kegiatan perbaikan
       pembelajaran
   3.2 Menyusun langkah-langkah perbaikan
       pembelajaran
   3.3 Menentukan alokasi waktu perbaikan
       pembelajaran
   3.4 Menentukan cara-cara memotivasi
       siswa
   3.5 Menyiapkan pertanyaan

                                               Rata-rata butir 3 = C
4. Merancang pengelolaan kelas perbaikan
   pembelajaran
   4.1 Menentukan penataan ruang dan
       fasilitas belajar
   4.2 Menentukan cara-cara perngorganisa-
       sian siswa agar siswa dapat
       berpartisipasi dalam perbaikan
       pembelajaran                            Rata-rata butir 4 = D
5. Merencakan prosedur, jenis, dan
   menyiapakan alat penilaian perbaikan
   pembelajaran
   5.1 Menentukan prosedur dan jenis
       penilaian
   5.2 Membuat alat-alat penilaian dan kunci
       jawaban
                                               Rata-rata butir 5 = E
6. Tampilan dokumen rencana perbaikan
   pembelajaran
   6.1 Kebersihan dan kerapian
   6.2 Penggunaan bahasa tulis

  Nilai APKG 1 = R
        A+B+C+D+E+F                            Rata-rata butir 6 = F
  R =               =
             6
        A+B+C+D+E+F
  R =               =
             6

                                                        Menyetujui
                                                        Supervisor



                                                  ARNEL, S.Pd. MM
                                                   NIP. 131929350

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:15236
posted:7/21/2010
language:Indonesian
pages:21