LAPORAN PRAKTIKUM FEEDLOT by Yanuar_Tribs

VIEWS: 1,706 PAGES: 9

									       LAPORAN PRAKTIKUM

   TEKNOLOGI FEEDLOT




JURUSAN/PROGRAM STUDI PETERNAKAN
       FAKULTAS PERTANIAN
    UNIVERSITAS SEBELAS MARET
           SURAKARTA
              2007
  LAPORAN PRAKTIKUM

TEKNOLOGI FEEDLOT




        TELAH DISETUJUI
  oleh Dosen Pembimbing Praktikum




 Hari        : .................................
 Tanggal     : .................................




                                              Mengetahui,
                                        Dosen Pembimbing




                                       Ir. Eka Handayanta
                                         NIP. 131 863 780
                             KATA PENGANTAR




       Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
Laporan Praktikum Teknologi Feedlot ini dengan baik. Laporan Praktikum
Teknologi Feedlot ini ditulis guna melengkapi tugas mata kuliah Teknologi
Feedlot.
       Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan Laporan Praktikum Teknologi Feedlot baik secara
langsung maupun tidak langsung, yaitu :
1. Prof. Dr. Ir. H. Suntoro, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian UNS.
2. IR. YBP. Subagyo, MS selaku Ketua Jurusan Produksi Ternak Fakultas
   Pertanian UNS.
3. Ir. Eka Handayanta, M.P dan Ir. Susi Dwi Widyawati, M.S selaku dosen
   pengampu mata kuliah Teknologi Feedlot.
4. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu hingga terselesainya
   Laporan Praktikum Teknologi Feedlot ini.


       Penulis menyadari bahwa laporan Praktikum Teknologi Feedlot ini masih
banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis mengharapkan adanya kritik dan
saran dari berbagai pihak demi perbaikan selanjutnya.
       Akhirnya penulis mengharapkan semoga Laporan Praktikum Teknologi
Feedlot ini dapat bermanfaat bagi kita semua.




                                                   Surakarta,   Januari 2007


                                                           Penulis
                                                  DAFTAR ISI




HALAMAN JUDUL .......................................................................................
HALAMAN PENGESAHAN ..........................................................................
KATA PENGANTAR .....................................................................................
DAFTAR ISI ....................................................................................................
I.      PENDAHULUAN ..................................................................................
        A. Latar Belakang .................................................................................
        B. Tujuan ...............................................................................................


II.     TINJAUAN PUSTAKA .........................................................................
        A. Sapi Potong .......................................................................................
        B. Feedlot Sapi Potong ..........................................................................
              1. Lokasi feedlot .............................................................................
              2. Design feedlot ............................................................................
              3. Bakalan .......................................................................................
              4. Pakan ..........................................................................................
              5. Penyakit ......................................................................................
              6. Penanganan Limbah ...................................................................
              7. Pemasaran ...................................................................................


III.    CARA PELAKSANAAN .......................................................................
        A. Waktu dan Tempat Praktikum .........................................................
        B. Metode Pengumpulan Data...............................................................


IV.     HASIL DAN PEMBAHASAN ..............................................................
        A. Kondisi Umum Peternakan ...............................................................
              1. Lokadi feedlot ............................................................................
              2. Design feedlot ............................................................................
              3. Bakalan .......................................................................................
            4. Pakan ..........................................................................................
            5. Penyakit ......................................................................................
            6. Penanganan limbah ....................................................................
            7. Pemasan ......................................................................................
       B. Kegiatan Praktikum ..........................................................................
       C. Pembahasan Hasil Praktikum ...........................................................


IV.    KESIMPULAN DAN SARAN ..............................................................


DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................
LAMPIRAN-LAMPIRAN...............................................................................
                             I. PENDAHULUAN




A. Latar Belakang
             Lima tahun mendatang, tingkat konsumsi daging sapi masyarakat
   Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 1,8 kg/kapita/tahun menjadi 2,5
   kg/kapita/ tahun (Sarwono dan Arianto, 2006). Kekurangan daging sebesar itu
   sebenarnya dapat diatasi dengan memberdayakansapi lokal hasil peternakan
   rakyat. Permasalahannya, sapi lokal yang dipotong saat ini belum mencapai
   bobot maksimal. Apabila sapi lokal tersebut digemukkan terlebih dahulu
   sebelum dipotong maka diharapkan bobot badan sapi dapat meningkat.
             Pada dasarnya semua jenis sapi dapat digemukkan, tetapi untuk
   memperoleh      keuntungan   yang   tinggi   haruslah   dipilih   sapi   yang
   pertumbuhannya lebih cepat dan efisien dalam penggunaan makanan. Namun
   perlu diketahui bahwa hasil dan keuntungan dari usaha penggemukan (feedlot)
   sapi tersebut tidaklah selalu sama. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor,
   yaitu pemilihan bibit yang baik dan kecermatan selama pemeliharaan
   (manajemen), lokasi usaha, penanganan limbah ternak dan pemasaran hasil
   ternak.
             Ada tiga sistem yang dapat diterapkan dalam pemeliharaan sapi
   potong, yaitu sistem intensif, semi intensif dan ekstensif. Namun
   pemeliharaan sapi secara intensif biasanya dilakukan oleh peternak dalam
   skala besar dan dilakukan oleh peternak dalam skala besar dan dilakukan
   untuk tujuan tertentu, misalnya untuk penggemukan sapi (Gunawan, et. al.
   1998).
             Penggemukan sapi (feedlot) sebenarnya merupakan usaha mengubah
   bentuk protein makanan agar bisa dicerna menjadi protein hasil ternak yang
   dapat dimanfaatkan manusia (Muridjo, 1990). Ditinjau dari segi ekonomis
   usaha ini cukup menguntungkan bagi petani-peternak, sebab selain
   digemukkan, limbah ternak (feses dan urin) jika diolah dengan baik dapat
  mengurangi pencemaran lingkungan serta menambah keuntungan yang tidak
  sedikit.
             Dengan adanya praktikum Teknologi Feedlot ini, diharapkan dapat
  dijadikan sarana penetapan teori yang ada denganbaik dan benar sehingga
  dapat menambah wawasan dan ketrampilan mahasiswa di bidang peternakan.


B. Tujuan
             Tujuan dari praktikum Teknologi Feedlot adalah :
  1. Menambah pengetahuan dan ketrampilan yang mendalam mengenai usaha
      feedlot sapi potong.
  2. Mendorong mahasiswa agar dapat mengembangkan wawasan yang lebih
      luas dalam usaha feedlot sapi potong
                          III. CARA PELAKSANAAN




A. Waktu dan Tempat Praktikum
          Praktikum Teknologi Feedlot dilaksanakan pada tanggal 24 Desember
   2006 sampai dengan 29 Desember 2006 dan bertempat di kandang milik
   Program Studi Produksi Ternak Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret
   Surakarta yang terletak di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo,
   Kabupaten Karanganyar.


B. Metode Pengumpulan Data
          Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah :
   1. Praktek Lapang
      Kegiatan ini meliputi :
      a. Menimbang PBBH
                     BB akhir  BB awal
          PBBH =
                           Hari
      b. Konsumsi pakan
          Konsumsi pakan = pemberian – sisa pakan
      c. Konversi pakan
                                Konsumsi Pakan
          Konversi pakan =
                                    PBBH
      d. Menghitung kebutukan pakan
          Tabel 3.1 Bahan pakan dalam BK

           Bahan Pakan                    BK (%)
           Rumput Raja                     20%
           Konsentrat                       88
           Bkl. Kedelai                     88
           Bkl. Kelapa                      88
           Vitamin
           Mineral
      Kebutuhan bahan pakan diambil 3% dari bobot badan
      Hijauan = % hijauan x BK
                            100
      Hijauan (segar) =              x  hijauan dalam BK
                          BK hijauan


      Konsentrat dalam BK = % konsentrat x BK
                                 100
      Konsentrat (segar) =                 x  konsentrat dalam BK
                             BK konsentrat


      Mineral dalam BK = % mineral x BK
                             100
      Mineral (segar) =              x  mineral dalam BK
                          BK mineral


2. Wawancara (Interview)
          Wawancara dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara
   langsung dengan pengelola kandang, meliputi lokasi usaha, design feedlot,
   bakalan, pakan/ransum, penyakit, penanganan, limbah dan pemasaran.

								
To top