Docstoc

kelas selamat

Document Sample
kelas selamat Powered By Docstoc
					                     KESELAMATAN
                                                                             Saat Teduh : Keselamatan
A. TUJUAN
  1. Supaya jemaat mengerti bahwa keselamatan hanya dapat diperoleh          Senin ( Roma 3 : 21 – 31 )
     melalui anugrah.
  2. Supaya menerima anugrah keselamatan di dalam Kristus.                   Selasa ( Roma 5 : 12 – 21 )

B. KEADAAN MANUSIA                                                           Rabu ( Roma 6 : 15 – 23 )
  1. Semua manusia telah berbuat dosa ( Roma 3 : 23 )
  2. Kenyataan dosa tidak dapat disangkal                                    Kamis ( Efesus 2 : 8 – 10 )
     - Dosa di hati = dosa perbuatan ( Markus 7 : 21 – 23 )
     - Suara hati manusia ( Roma 2 : 15 )                                    Jumat ( Lukas 5 : 27 – 32 )

                                                                             Sabtu ( Yohanes 3 : 1 – 21 )
C. AKIBAT DOSA
   Dosa memisahkan manusia dengan Allah                                      Minggu ( Roma 10 : 4 – 10 )
  Akibatnya :
  1. Hidup yang sia-sia ( I Pet 1 : 18 )
  2. Hukuman Kekal = neraka ( Roma 6 : 23 )                                  TUGAS :
                                                                                1.   Bagimana keadaan manusia sekarang ini ?
D. USAHA MANUSIA SIA-SIA
                                                                                2.   Apakah akibat dari dosa ?
   Manusia berusaha memperoleh keselamatan dengan : 1. Perbuatan baik, 2.
                                                                                3.   Apakah manusia biasa diselamatkan dengan usaha sendiri ? mengapa ?
   agama, 3. kesalehan, dll
                                                                                4.   Jadi keselamatan itu dari mana ?
    Tetapi usaha manusia sia-sia dan gagal. Mengapa ?
                                                                                5.   Bagaimana kita dapat memperoleh keselamatan ?
    1. Manusia tidak berdaya mengatasi dosa
    2. tuntutan dosa terlalu besar ( Mat 5 : 22 )

       “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman : itu bukan
             hasil usahamu, tetapi pemberian Allah …. Efesus 2 : 8-9

    KESELAMATAN adalah ANUGRAH / PEMBERIAN ALLAH
           bukan hasil dari perbuatan / usaha kita

E. JALAN KESELAMATAN
  1. Kasih Allah atas manusia memberikan AnakNya Yesus sebagai jalan
     menuju keselamatan ( Yoh 3 : 16 )
  2. Yesus satu-satunya jalan keselamatan ( Yoh 14 : 6 )
  3. Percaya Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat ( Roma 10 : 9-10 )
                                                                             Mengapa Yesus harus menjadi manusia ?
   MENGENAL PRIBADI YESUS                                                    1. Diperlukan korban “manusia yang tidak berdosa” untuk menggantikan
                                                                                posisi orang berdosa, supaya keadilan Allah dan kasih Allah dapat
A. TUJUAN                                                                       dinyatakan. Korban manusia yang tidak berdosa adalah “korban dari
  1. Supaya jemaat mengerti bahwa Yesus Kristus adalah Allah dan                Allah yang menjadi manusia.” Dan itu hanya ada di dalam Tuhan
     manusia sejati.                                                            Yesus Kristus.
  2. Supaya jemaat meyakini bahwa Yesus Kristus benar-benar Tuhan            2. Makna penebusan akan semakin nyata karena Yesus juga merasakan
     dan Juruselamat.                                                           kelemahan-kelemahan kita ( Ibrani 4 : 15 )

B. PENDAHULUAN                                                            D. BUKTI-BUKTI KEILAHIAN YESUS KRISTUS
  Semua manusia telah jatuh ke dalam dosa. Tuntutan keadilan Allah           1. Berkuasa atas alam semesta (Mrk. 4:35-37).
  menghendaki semua orang berdosa dihukum di neraka. Tetapi, sifat              Yesus meneduhkan angin dan badai di danau Galilea.
  Allah yang penuh kasih menghendaki orang berdosa diampuni dosa-            2. Berkuasa atas penyakit.
  dosanya dan dibebaskan dari hukuman neraka. Bagaimana Allah                   Yesus menyembuhkan menyembuhkan mertua Petrus yang sakit
  menanggapi dilema ini. Disatu sisi Allah harus menghukum, disisi yang         demam(Mrk. 1:29-34), penderita kusta (Mrk. 1:40-45), penderita
  lain Allah ingin mengampuni dosa manusia.                                     lumpuh (Mrk. 2:1-12), penderita pendarahan (Mrk. 5:25-34)
  Firman Allah Mazmur 85 : 11  Kasih dan keadilannya bertemu dan            3. Berkuasa atas kematian .
  bercium-ciuman. Bagaimana hal ini dapat terjadi ? Firman Tuhan ini            Membangkitkan anak Yairus (Mrk. 5:35-43), anak janda Nain, Lazarus
  tergenapi dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Ketika Yesus disalib, murka         (Yoh. 11:1-44).
  Allah terpuaskan dan kasih Allah dinyatakan.                                  Bahkan Yesus sendiri bangkit dari kematian (Mat. 28:1-10; Mrk. 16:1-
  Kita semua percaya bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus                 8; Luk. 24:1-11; Yoh. 20:1-29)
  Kristus. Siapakah sebenarnya Yesus itu, mengapa Ia dapat                   4. Berkuasa atas setan-setan
  menyelamatkan?                                                                Yesus mengusir roh jahat yang mengganggu ibadah di Kapernaum
                                                                                (Mrk. 1:21-28), roh jahat dari orang Gerasa (Mrk. 5:1-20), roh jahat
C. MENGENAL PRIBADI YESUS                                                       anak perempuan Siro Fenisia (Mrk. 7:24-30)
  Dalam misi keselamatan ini Allah membutuhkan Pribadi yang dapat            5. Berkuasa mengampuni dosa (Mrk. 2:1-12).
  mewakili Allah dan manusia, supaya kedua belah pihak dapat                    Di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu
  diperdamaikan. Dosa membuat manusia dan Allah terpisah bahkan                 pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karuniaNya (Ef. 1:7)
  bermusuhan. Pribadi itu adalah Yesus Kristus ? Yesus adalah Allah          6. Berkuasa atas surga dan bumi (Mat. 28:18).
  sejati dan sekaligus adalah Manusia sejati.
  Sebagai Allah Yesus dapat mengampuni manusia karena hanya Allah         E. BUKTI-BUKTI KEMANUSIAAN YESUS KRISTUS
  yang dapat mengampuni dosa manusia.                                        1. Dikandung dan dilahirkan sebagai manusia melalui            seorang
                                                                                perempuan.(Mat. 1:18-25; Luk. 1:4-7)
                                                                             2. Memiliki tubuh manusia.
                                                                             3. Hidup dan dikenal sebagai manusia. ( Tukang kayu )
                                                                             4. Mati dan dikuburkan sebagai manusia.
SAAT TEDUH ( MENGENAL PRIBADI YESUS )

SENIN        : Mrk. 4:35-37
SELASA       : Mrk. 1:29-34
RABU         : Mrk. 5:35-43
KAMIS        : Mrk. 5:1-20
JUMAT        : Mat. 28: 16 - 18
SABTU        : Yoh. 20:1-29
MINGGGU      : Mrk. 2:1-12

TUGAS ( MENGENAL PRIBADI YESUS )
1. Allah mengasihi semua manusia dan Dia ingin semua orang
   diselamatkan, tetapi manusia telah jatuh dalam dosa dan harus
   dihukum mati ? bagimana Allah menyelesaikan delema ini ?
2. Mengapa Yesus harus menjadi manusia ?
3. Apa buktinya kalau Yesus adalah manusia ?
4. Apa buktinya kalau Yesus adalah Tuhan?
5. Menurit saudara siapakah Yesus itu ?
          KEPASTIAN KESELAMATAN                                                 SAAT TEDUH
                                                                                Senin ( Yohanes 5 : 21 - 29 )
A. TUJUAN
   1. Supaya jemaat mengerti bahwa keselamatan di dalam                         Selasa ( Yohanes 6 : 35 – 40 )
      Kristus adalah sesuatu yang pasti.
   2. Supaya jemaat meyakini kepastian keselamatan di dalam                     Rabu ( Roma 5 : 1 -11)
      Kristus.
                                                                                Kamis ( Roma 8 : 1 – 17 )
B.   JANJI FIRMAN ALLAH                                                         Jumat ( Roma 8 : 31 - 39 )
     -   Percaya kepada Anak Allah ( Yesus ) beroleh hidup kekal
          ( I Yoh 5 : 12-13 )                                                   Sabtu ( Yohanes 10 : 22 - 29 )
     -   Orang yang percaya kepada Yesus sudah pindah dari dalam maut ke
         dalam hidup ( Yoh 5 : 24 )  Terjadi seketika                          Minggu ( I Yohanes 1 : 5 - 10 )
C.   ALLAH JAMINAN KESELAMATAN
     -   Penjagaan Allah Bapa ( Yoh 10 : 28 – 29 )
     -   Pembelaan Yesus ( Yoh 6 : 37, 39-40 )
     -   Meterai Roh Kudus ( Efesus 1 : 13 –14)
                                                                                TUGAS
D.       STATUS KITA DI HADAPAN ALLAH                                            1. Mengapa kepastian akan keselamatan itu sangat penting ?
     -   Sebagai anak Allah ( Yoh 1 : 12 )                                       2. Apa janji Allah tentang kepastian akan keselamatan ?
     -   Bila kita jatuh ke dalam dosa, status sebagai anak Allah tetap untuk    3. Apa jaminan kalau kita memiliki kepastian akan keselamatan ?
         selamanya, namun persekutuan kita dengan Allah rusak.                   4. Apa yang terjadi ketika orang percaya jatuh dalam dosa ?
     -   Persekutuan kita dengan Allah dapat dipulihkan kembali jika kita mau    5. Menurut saudara apakah keselamatan kita dapat hilang ?
         mengaku dosa ( I Yoh 1 : 9 )

                                    Allah

         STATUS :
         PEMBENARAN                                  PERSEKUTAN :
                                                     PENYUCIAN




                            Anak-anak Allah
                                                                               2. Bertobat :
            PERTOBATAN SEJATI                                                     - Berbalik yaitu melalui perubahan pikiran (Metanoia )
                                                                                    Roma 12 : 2
A. TUJUAN
                                                                                  - Berbalik melalui perubahan tindakan (Metamorfose)
  1. Jemaat mengerti bahwa Yesus adalah Tuhan.
                                                                                    Efesus 4 : 28
  2. Jemaat mengerti pentingnya menjadikan Yesus sebagai Tuhan.
  3. Jemaat menjadikan Yesus sebagai penguasa tunggal atas hidup
                                                                                      PERTOBATAN adalah tindakan meninggalkan dosa dan
     mereka.
                                                                                    berbalik kepada ALLAH untuk melakukan KEBENARAN
B. KEADAAN DUNIA                                                            F. PENTINGNYA PERTOBATAN
  1. Dunia ada dalam pemerintahan iblis (I Yoh 5 : 19; Efesus 2 : 1-2)
                                                                               1. Aspek Kekekalan
     Akibat pemerintahan Iblis :
                                                                                  a. Tanpa pertobatan kita akan binasa ( Luk 13 : 5 )
          a. Dosa
                                                                                  b. Pertobatan membawa pengampunan dosa ( luk 3 : 3 )
          b. Penderitaan
                                                                               2. Aspek masa kini
          c. Kematian
                                                                                    - Tanpa pertobatan kita akan tertuduh
  2. Manusia dikuasai oleh ego/keinginan diri sendiri ( II Tim 3 : 1-5)
                                                                                    - Tanpa pertobatan tidak ada damai
C. GAMBARAN DOSA ( Lukas 15 : 11 – 16 )                                             - Tanpa pertobatan mudah diserang iblis.
   1. Keinginan diri sendiri              Berikan kepadaku bagian
                                            warisanku
                                                                            G. MENGAPA KITA              HARUS        MENJADIKAN           YESUS
   2.   Perpisahan                        Pergi ke negeri yang jauh           SEBAGAI TUHAN
   3.   Pemborosan / menyia-nyiakan       Memboroskan harta miliknya           1. Semua manusia adalah budak dosa ( Yohanes 8 : 34 )
   4.   Jatuh Miskin                      Ia pun mulai melarat                 2. Yesus menebus kita untuk menjadi milikNya ( Yesaya 43 : 1; 2
   5.   Tenggelam begitu dalam            makan makanan babi                      Korintus 5 : 15 )
                                                                                3. Yesus adalah Tuhan atas hidup kita ( KIS 10 : 36 )
D. GAMBARAN PERTOBATAN ( Lukas 15 : 17 – 24 )                               H. MENJADIKAN YESUS SEBAGAI TUHAN
   1.   Sadar                           Menyadari keadaannya                   1. Menerima Yesus sebagai Tuhan, Raja dan penguasa Tunggal
   2.   Keputusan                       Aku akan bangkit                       2. Mengakhiri hidup yang berpusat pada diri sendiri
   3.   menjalankan keputusan           Maka bangkitlah ia                        ( II Kor 5 : 15 )
   4.   Kembali                         dan pergi kepada bapanya
                                                                                3. Hidup dalam ketaatan ( Luk 6 : 46 )
   5.   Pengakuan                       Bapa, aku telah berdosa

E. ARTI PERTOBATAN                                                              Menjadikan Yesus sebagai RAJA / TUHAN artinya
   1. Pertobatan bukanlah :                                               Yesus menjadi PENGUASA TUNGGAL yang memerintah dalam
      - Sedih                                                                         hidup kita dan menjadi PUSAT dalam
      - Menyesal
                                                                                             seluruh kehidupan kita
      - Menyiksa diri
Saat Teduh : Pertobatan Sejati

Senin ( II Korintus 5 : 11 - 17 )

Selasa ( Efesus 2 : 1 – 6 )

Rabu ( I Petrus 1 : 13 - 21 )

Kamis ( Galatia 2 : 19 - 21)

Jumat ( Galatia 5 : 16 - 26)

Sabtu ( Kolose 3 : 1 - 10 )

Minggu ( Efesus 5 : 1 –11 )


TUGAS
 1.   Bagaimana keadaan dunia ini ?
 2.   Sebutkan gambarn dari dosa ?
 3.   sebutkan gambaran dari pertobatan ?
 4.   Apa Arti dari Pertobatan dan apa pentingnya pertobatan ?
 5.   Bagimana kita menjadikan Yesus sebagai Tuhan ?
                                                                           PRINSIP BAPTIS AIR :
                         BAPTIS AIR                                        Baptis air adalah tindakan iman sebagai gambaran KUASA penebusan Kristus
                                                                           untuk memisahkan oknum benar dari oknum berdosa
A. TUJUAN                                                                  ( menguburkan manusia lama dan membangkitkan manusia baru ).
  1. Jemaat mengerti arti baptis air.                                      Oleh karena itu orang yang memiliki iman yang sejati rindu untuk dibaptis.
  2. Jemaat mengerti pentingnya baptis air.
  3. Jemaat melaksanakan baptis air.
                                                                           SAAT TEDUH
B. MENGAP A KITA HARUS DIBAPTIS
  1. Baptisan adalah perintah Tuhan ( Yoh 14 : 15 ; Mar 16 : 15-16 )       Senin ( Kisah Para Rasul 8 : 43 –40 )
  2. Tuhan Yesus telah memberi teladan ( Mat 3 : 13 – 17 )
                                                                           Selasa ( Kisah Para Rasul 2 : 36 - 41 )
C. MAKNA BAPTISAN
  1. Pengumuman ( Proklamasi Keselamatan ) Kepada dunia bahwa kita         Rabu ( Roma 6 : 1 - 14 )
     menjadi sama dengan Kirstus ( Roma 6 : 3-7 )                          Kamis ( Kolose 2 : 6 - 15 )
  2. Pengalaman kematian, Penguburan dan Kebangkitan bersama Kristus
     menjadi lebih nyata / dirhemakan ( Roma 6 : 4 – 7 )                   Jumat ( Matius 3 : 13 - 17 )
  4. Pemutusan hubungan secara “Resmi” dengan kehidupan lama dan kuasa
     kegelapan                                                             Sabtu ( I Petrus 3 : 18 - 22 )
  5. Penerimaan pelunasan “Surat Hutang Dosa” ( Kol 2 : 12 – 14 )
                                                                           Minggu ( Yesaya 53 : 1 - 12 )
D. BAPTIS YANG ALKITABIAH
     Baptisan yang alkitabiah adalah dengan “diselam” alasan :
     1. Kata “BAPTIZO” artinya “ mencelupkan sesuatu ke dalam zat cair
        dan mengangkatnya kembali”                                         TUGAS
     2. Gambaran Allah tentang baptisan dalam Alkitab :                    1. Mengaapa kita harus dibaptis ?
        a. Peristiwa Air bah ( I Pet 3 : 20 – 21 )                         2. Apa makna dari Baptisan air itu ?
        b. Peristiwa laut merah ( I Kor 10 : 1-2 )
                                                                           3. Bagaimanakah baptisa yang Alkitabiah itu ?
E. SIAPA YANG BOLEH DIBAPTIS                                               4. Siapa yang boleh dibaptis ?
  1. Semua orang yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru          5. Prinsip baptis air itu apa ?
     Selamat
  2. orang Percaya yang sudah dewasa atau yang sudah mengerti makna dari
     Baptisan jadi bukan anak kecil ( bayi )
  3. memiliki Komitmen untuk bertobat dari segala dosa.
                                                                                         Ketepatan dan kebenaran
   ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH                                                            - Walaupun Alkitab bukan buku Ilmu Pengetahuan tetapi alkitab
                                                                                             tidak bertentangan dengan Ilmu pengetahuan, bahkan ilmu
A. TUJUAN                                                                                    pengetahuan meneguhkan isi dari Alkitab.
   1. Jemaat mengerti bahwa Alkitab adalah firman Allah.
   2. Jemaat meyakini bahwa Alkitab adalah firman Allah.                       D. APA ALKITAB TENTANG ALKITAB
                                                                                  1. Alkitab adalah tulisan yang diilhamkan oleh Allah ( II Tim 3:16 )
B. PENDAHULUAN                                                                       Dilihamkan artinya dalam penulisan Alitab Allah tidak menghilangkan
   Kita menerima iman keselamatan berdasarkan berita yang kita terima dari           kepribadian si penulis ( Bukan didekte ), tetapi Roh Kudus menjamin si
   Alkitab. Namun benarkah Alkitab adalah Firman Allah ? Dapatkah alkitab            Penulis akan menulis tanpa bias dari sumbernya.
   dipercaya ? Atau Alkitab hanyalah buku karangan manusia biasa yang tidak
   beda dengan banyak buku-buku lainnya? Keyakinan bahwa Alkitab adalah           2. Alkitab adalah otoritas tertinggi ( II Tim 3 : 16 )
   Firman Allah sangatlah penting, sebab Alkitab adalah pondasi dari seluruh         Alkitab memiliki kemampuan untuk mengajar orang dalam kebenaran,
   iman Kristiani.                                                                   Menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam
                                                                                     kebenaran.
C. BUKTI ALKITAB BUKAN BUKU BIASA
   1. Alkitab masih bertahan sampai sekarang                                      3. Alkitab tepat dan tidak bersalah ( Mat 5 : 18 )
       Usaha manusia unuk menghancurkan Alkitab gagal terbukti Alkitab              Ketepatan Alkitab adalah sampai bagian-bagian yang terkecil (iota atau
         masih ada sampai saat ini                                                   titik).
   2. Alkitab sanggup mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia.
       Tidak ada buku yang berisi begitu lengkap menganai segi-segi           E. APA RESPON KITA TERHADAP ALKITAB
         kehidupan manusia.                                                       1. Menghormati Alkitab
       Kebenaran Alkitab sanggup menolong manusia keluar dari kesesatan              Tidak menambah / mengurangi isi Alkitab ( Wah 22 : 1 )
         / kesalahan.                                                                 Tidak menafsirkan sesuai dengan kehendak diri sendiri (II Pet 1:20 )
   3. Alkitab begitu Benar dan Tepat
       Kesatuan isinya                                                           2. Bersandar kepada kebenaran Alkitab
         - Alkitab dikarang oleh + 40 orang dalam waktu + 11600 th                    Memahaminya
             dengan berbagai latar belakang dan waktu yang berbeda, namun             Merenungkannya
             menghasilkan sebuah buku yang sangat harmonis.
                                                                                      Menghafalkannya
                                                                                      Mengucapkannya
          Ramalan/Nubuatannya
                                                                                      Mempraktekkannya/Mentaatinya
           - Alkitab sanggup bernubuat jauh ke depan ratusan sampai ribuan
              tahun kedepan dengan sangat tepat.
           - Yesus sendiri menggenapi 300 nubuatan dari Alkitab Perjanjian                KETAATAN MENDATANGKAN
              lama.
                                                                                               KUASA ALLAH
Saat Teduh Alkitab adalah Firman Allah

Senin ( Yohanes 1 : 1 )

Selasa ( II Petrus 1 : 20 -21 )

Rabu ( Yohanes 15 : 1 - 8 )

Kamis ( II Timotius 3 : 15 - 16 )

Jumat ( Mazmur 1 : 1 - 6 )

Sabtu ( Yohanes 17 : 17 )

Minggu ( Mazmur 119 : 105 )



TUGAS
1.   Mengapa kita harus percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah?
2.   Apa buktinya Kalau Alkitab adalah Firman Allah?
3.   Apa kata Alkitab tentang Alkitab?
4.   Apa respon kita yang benar kepada Alkitab?
                        PRINSIP DASAR                                              Orang yang mendirikan rumahnya diatas batu Firman Tuhan menjelaskan jika
                                                                                   terjadi hujan, banjir dan angin maka rumah itu tetap kokoh. Tetapi orang yang
                                                                                   mendirikan rumahnya diatas pasir jika terjadi angin, hujan dan banjir
A. TUJUAN
                                                                                   rumahnya roboh daan hebatlah kerusakannya.
   1. Jemaat mengetahui pentingnya membangun kehidupannya diatas dasar
                                                                                   Angin, hujan dan banjir menggambarkan rintangan, pencobaan dan
      yang benar.
                                                                                   penderitaan didalam hidup kita.
   2. Jemaat mengambil keputusan dan hidup dengan dasar yang benar.
                                                                                   Mengapa Tuhan ijinkan semua itu datang dalam hidup kita?
                                                                                   Ibrani 12 : 25 – 27  Goncangan terjadi supaya tinggal tetap apa yang tidak
B. PENDAHULUAN ( Mat 7 : 24 – 27 )
                                                                                   tergoncangkan.
   Dari perumpamaan diatas Tuhan Yesus mengatakan ada dua macam
   manusia yaitu orang yang bijaksana dan orang yang bodoh. Orang yang
                                                                                D. BAGAIMANA MEMBAGUN DIATAS BATU
   bijaksana adalah orang yang membangun rumahnya diatas batu karang dan
                                                                                   Orang yang mendirikan rumahnya diatas batu, Tuhan berkata dia adalah orang
   orang yang bodoh membangun rumahnya diatas pasir. Tuhan Yesus
                                                                                   yang bijaksana. Siapa orang yang bijaksana itu? Orang yang bijaksana adalah
   mengatakan bahwa setiap orang membangun hidupnya didunia ini.
                                                                                   orang yang MENDENGAR dan MELAKUKAN Firman Tuhan.
   “Rumah” disini menggambarkan kehidupan kita. Amatlah penting untuk
                                                                                   Yakobus 1 : 22  Kita harus menjadi pelaku Firman bukan hanya pendengar
   mengetahui dimana kita membangun kehidupan kita diatas pasir atau batu
                                                                                   saja.
   karang.
                                                                                E. PENERAPAN
C. DUA MACAM DASAR
                                                                                   Bagaimana kita tahu kalau kita sudah mendirikan hidup kita diatas batu?
   Dalam perumpamaan diatas disebutkan ada 2 macam dasar yaitu pasir dan
                                                                                   Serahkan seluruh bagian hidup kita kepada Tuhan. Apapun yang belum kita
   batu.
                                                                                   serahkan kepada Tuhan itu akan menjadi “pasir” dalam hidup kita.
   1. Pasir
       Apakah Pasir itu ? Pasir menggambarkan segala sesuatu yang mudah
                                                                                SAAT TEDUH
       berubah. Banyak orang yang membangun dirinya diatas bisnis, politik,
                                                                                SENIN    : Yakobus 1 : 1 - 18
       uang, kecantikan, jabatan dll. Semua itu bersifat fana dan hal-hal
                                                                                SELASA   : Yakobus 1 : 19 - 27
       tersebut adalah sesuatu yang mudah berubah, dan jika kita hidup
                                                                                RABU     : Yakobus 2 : 1 - 13
       berdasar sesuatu yang mudah berubah maka hidup kita akan hancur.
                                                                                KAMIS    : Yakobus 2 : 14 - 26
       Orang yang mendirikan rumah diatas pasir Tuhan katakan sebagai orang
                                                                                JUMAT    : Yakobus 3 : 1 - 18
       bodoh. Orang yang bodoh adalah orang yang mendengar tetapi tidak
                                                                                SABTU    : Yakobus 4 : 1 - 17
       melakukan.
                                                                                MINGGU   : Yakobus 5 : 1 - 20
   2. Batu karang
                                                                                TUGAS
       Segala sesuatu dimuka bumi ini berfifat fana, oleh sebab itu fondasi
                                                                                1. Siapakah orang yang bodoh itu?
      hidup kita tidak boleh berasal dari dunia ini. Tuhan berkata kita harus
                                                                                2. Siapakah orang yang bijaksana itu?
      membangun hidup kita diatas batu karang yang bersifat kekal. Siapakah
                                                                                3. Apakah yang dimaksud dengan pasir?
      batu karang itu?
                                                                                4. Siapakah batu karang itu?
      I Kor 10 : 4  Batu karang itu adalah Yesus sendiri.
                                                                                5. Bagaimana membangun rumah diatas batu karang?
                                                                                 masuk dalam hadirat Tuhan kita akan merasa sukacita, damai daan tenang.
                        SAAT TEDUH                                               Karena dalam hadirat Tuhan semua yang kita butuhkan tersedia.
                                                                                 Bagaimana kita masuk dalam hadirat Tuhan?
A. TUJUAN                                                                        a. Masuk dengan Darah Yesus ( Ibrani 10 : 19 – 22 )
   1. Jemaat mengerti tentang bagaimana bersaat teduh.                               Darah Yesus adalah JAMINAN untuk kita dengan penuh
   2. Jemaat melakukan saat teduh dengan konsisten.                                    keberanian masuk dalam hadirat Tuhan ( Ayat 19 )
   3. Jemaat mengalami perubahan hidup melalui bersaat teduh.                        Darah Yesus adalah Jalan yang baru dan yang hidup ( ayat 20 )
                                                                                       Jalan yang baru  kita tidak perlu lagi membersembahkan korban
B. PENDAHULUAN                                                                         sembelihan untuk datang kepada Tuhan darah Yesus adalah korban
   Dalam pelajaran Prinsip Dasar dijelaskan bahwa orang yang bijaksana                 sekali untuk selamanya.
   adalah orang yang mendengar dan melakukan printah Tuhan. Pada                       Jalan yang hidup  Darah Yesus sendiri yang akan membawa kita
   pelaajaran saat ini kita akan belajar bagaimana mendengar suara Tuhan               kepada Hadirat Tuhan ( Ilustrasi : Eskalator )
   melalui bersaat teduh.                                                            KUNCI masuk dalam hadirat Tuhan ( Ayat 22 )
                                                                                       - Hati yang tulus ikhlas  Kerinduan untuk datang kepada
C. PENGERTIAN                                                                              Tuhan
   Saat Teduh adalah saat dimana kita memiliki waktu yang                              - Iman yang teguh  Percaya akan karya Pengorbanan Yesus
   tenang dan khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.                                     - Hati nurani yang murni  Pengakuan Dosa / minta
                                                                                           pengampunan. ( Yesaya 59 : 1-2 )
   Waktu bersaat teduh tidak dibatasi, bisa pagi, siang ataupun malam.           b. Masuk dengan puji-pujian ( Maz 100 : 4 )
   Prinsipnya adalah ada waktu yang Khusus untuk bersekutu dengan                   Kita masuk dalam hadirat Tuhan denga pujian dan korban Syukur kita
   Tuhan.Tetapi disarankan kita bersaat teduh pada waktu pagi hari.                 kepada Tuhan.

   Bersaat teduh bukan hanya sekedar ritual keagamaan, tetapi merupakan        2. Berbicara dengan Tuhan
   sebuah gaya hidup sebagai wujud ketundukkan dan ketergantungan kita           Sekarang kita sudah ada dalam hadirat Tuhan Apa yang akan kita
   akan bimbingan Tuhan setiap waktu. Jadi saat teduh harus dilakukan secara     lakukan? Tentu saja kita berbicara dengan Tuhan. Bagimana caranya? kita
   kontinyu dan konsisten.                                                       mengungkapkan semua kerinduan dan kebutuhan kita kepada Tuhan.
                                                                                 Banyak orang setelah berbicara dengan Tuhan berhenti sampai disini dan
D. PRINSIP BERSAAT TEDUH                                                         berkata “Terimakasih Tuhan” Amin. Lalu selesai. Hal ini belumlah cukup
                                                                                 setelah kita bicara dengan Tuhan, Tuhan akan menjawab dan berbicara
   1. Masuk dalam Hadirat Tuhan
                                                                                 dengan kita. Jadi ada dialog antara kita dengan Tuhan, untuk itu kita juga
      Langkah pertama ketika kita bersekutu dengan Tuhan adalah masuk
                                                                                 belajar bagaimana kita mendengar suara Tuhan.
      dalam Hadirat Tuhan. Apa itu Hadirat Tuhan? Hadirat Tuhan adalah
      tempat Kudus dimana Allah berada. Allah adalah pribadi yang maha
      hadir, tetapi tidak disemua tempat Allah menyatakan kehadiranNya.        3. Mendengar suara Tuhan
      Masuk dalam hadirat Tuhan artinya kita merasakan akan kehadiran            Bayak orang percaya yang berkata apakah saya dapat mendengar suara
      Tuhan. Hadirat Tuhan bukan sekedar perasaan senang, merinding tetapi       Tuhan. Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup yang dapat
      kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Memang ketika kita        berbicara dan ingin berbicara dengan kita. Allah itu Roh maka Allah
                                                                                 berbicara melalui roh kita. Seperti Tubuh memiliki panca indra untuk
berkomunikasi      dengan dunia luar. Demikian roh kita diberi          E. LANGKAH PRAKTIS BERSAAT TEDUH
kemampuan untuk berkomunikasi dengan Tuhan.                               1.  Meliki kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan
Suara Tuhan dapat berupa :                                                2.  Sediakan waktu yang baik untuk bersaat Teduh
1. Suara audible ( suara yang dapat didengar )                            3.  Sediakan alat Tulis dan Alkitab
2. Berupa kata-kata hikmat                                                4.  Kalau ada bisa dengan Alat musik ( Gitar )
3. Penglihatan                                                            5.  Mulailah dengan memuji Tuhan beberapa lagu pujian.
4. Impresi ( Perasaan damai )                                             6.  Mulailah dengan menyembah Tuhan dengan meninggikan nama Tuhan
                                                                              Misal : Allah Baik, Allah Kudus dll, bisa dengan berbahasa Roh.
Bagimana mendengar suara Tuhan :                                          7. Mulailah berdialog dengan Tuhan.
1. Berdiam diri                                                           8. Catatlah pesan Tuhan dalam hidup saudara hari ini.
   Amsal 46 : 11  “Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah”.           9. Bacalah Alkitab sesuai dengan Petunjuk.
   Hanya ketika kita diam kita tahu bahwa Tuhan adalah Allah Saat         Ini hanya contoh bersaat teduh, setiap orang memiliki pengalaman pribadi
   kita berdiam maka kita akan peka terhadap suara Tuhan. Diam disini     dan cara tersendiri bagaimana bersaat teduh dengan Tuhan.
   bukan hanya sekedar sikap kita yang tenang dan tidak melakukan
   apa-apa. Berdian didalam Tuhan artinya kita menyerahkan seluruh        Cara mendengar suara Tuhan dengan membaca Alkitab :
   kekuatiran kita kepada Tuhan
   I Pet 5 : 7  Serahkan segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab ia         Bacalah sebuah bagian dari Alkitab
   akan memeliharamu. Sementara kita berdiam kita merenungkan                 Katakan dengan kata-katamu sendiri yang telah saudara baca
   segala kebaikan yang telah Tuhan kerjakan dalam hidup kita.                Renungkan Firman itu ( Yoh 16 : 8 – 15 )

2. Menanti-nantikan Tuhan ( Yesaya 40 : 31 )                               Apa yang firman Tuhan katakan
   Menanti-nantikan Tuhan artinya kita menyiapkan hati kita untuk           S ( SIN)  Dosa yang Tuhan Tegur
   berbicara dengan kita. Ketika kita menanti-nantikan Tuhan, Firman        I ( Instruction )  Perintah Tuhan dalam hidup kita
   Tuhan berkata kita akan diperbaharui kekuatan kita, berlari tidak        P ( Promise )  Janji Tuhan untuk hidup kita
   akan menjadi lesu dan berjalan tidak akan merasa lelah.
                                                                           Membangun di atas R.O.C.K  Batu karang
3. Merenungkan Firman Tuhan                                                 R ( Repent )  Bertobat jika terdapat dosa
   Tuhan sering berbicara kepada kita melalui FirmanNya. Jadi               O ( Obey )  Taati jika ada perintah
   membaca Alkitab setiap hari adalah sesuatu yang sangat penting.          C ( Claim )  Pegang janji Allah
   Bagaimana kita mebaca Alkitab?                                           K ( Know )  menghafal janji itu diluar kepala
   Biasakan membaca Alkitab habis dalam satu Tahun. Saat kita
   mmebaca Alkitab jangan sembarangan, tapi membaca bab per bab,        F. BERKAT BERSAAT TEDUH
   kitab per kitab dari awal sampai akhir atau membaca Alkitab sesuai     1. Hidup dalam ketenangan karena ada bimbingan Tuhan
   kesepakatan yang ada dalam jemaat.                                     2. Diberi kekuaan baru ( Yesaya 40 : 31 )
                                                                          3. Hidup kita akan berhasil ( Maz 1 : 1 – 6 )
PRAKTEK BERSAAT TEDUH                                      PRAKTEK BERSAAT TEDUH
Bacalah Mazmur 1 : 1 – 6                                   Bacalah Mazmur 1 : 1 – 6

Jawablah pertaanyaan dibawah ini :                         Jawablah pertaanyaan dibawah ini :
1. Berkat apa yang saudara terima dari Firman Tuhan yang   1. Berkat apa yang saudara terima dari Firman Tuhan yang
   saudara baca?                                              saudara baca?
2. Apa Teguran Tuhan buat hidup saudara ?                  2. Apa Teguran Tuhan buat hidup saudara ?
3. Apa Perintah Tuhan buat saudara ?                       3. Apa Perintah Tuhan buat saudara ?
4. Apa Janji Tuhan Buat saudara ?                          4. Apa Janji Tuhan Buat saudara ?

TUGAS                                                      TUGAS
1.   Apakah pengertian dari saat teduh itu ?               1.   Apakah pengertian dari saat teduh itu ?
2.   Sebutkan prinsip dalam bersaat teduh ?                2.   Sebutkan prinsip dalam bersaat teduh ?
3.   Bagaimana kita masuk dalam Hadirat Tuhan ?            3.   Bagaimana kita masuk dalam Hadirat Tuhan ?
4.   Bagaimana kita mendengar suara Tuhan ?                4.   Bagaimana kita mendengar suara Tuhan ?
5.   Apa berkat dari kita bersaat teduh ?                  5.   Apa berkat dari kita bersaat teduh ?

SAAT TEDUH                                                 SAAT TEDUH
SENIN   : Yohanes 1 : 1 - 18                               SENIN   : Yohanes 1 : 1 - 18
SELASA : Yohanes 1 : 19 - 34                               SELASA : Yohanes 1 : 19 - 34
RABU    : Yohanes 2 : 1 -- 25                              RABU    : Yohanes 2 : 1 -- 25
KAMIS   : Yohanes 3 : 1 - 21                               KAMIS   : Yohanes 3 : 1 - 21
JUMAT   : Yohanes 3 : 22 - 36                              JUMAT   : Yohanes 3 : 22 - 36
SABTU   : Yohanes 4 : 1 - 42                               SABTU   : Yohanes 4 : 1 - 42
MINGGU : Yohanes 5 : 1 - 18                                MINGGU : Yohanes 5 : 1 - 18
GPdI FAJAR PENGHARAPAN KLATEN
   DEPARTEMEN PENGAJARAN
                                 bERTUMBUH &
                                      BERBUAH
MATERI PENGAJARAN
 GPdI FAJAR PENGHARAPAN KLATEN

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:354
posted:7/15/2010
language:Indonesian
pages:15