Docstoc

Hassan Al Banna

Document Sample
Hassan Al Banna Powered By Docstoc
					                        Syaikh Hasan Al-Banna



Ia dilahirkan di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir tahun 1906 M.
Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna adalah seorang ulama fiqh dan hadits. Sejak
masa kecilnya, Hasan al Banna sudah menunjukkan tanda-tanda kecemerlangan
otaknya. Pada usia 12 tahun, atas anugerah Allah, Hasan kecil telah menghafal
separuh isi Al-Qur'an. Mengenal sosok beliau akanlah terasa komplit apabila kita
mengetahui prinsip dan keyakinan beliau. Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang
senantiasa beliau pegang teguh dalam dakwahnya:


Saya meyakini: "Sesungguhnya segala urusan bagi Allah. Nabi Muhammad SAW
junjungan kita, penutup para Rasul yang diutus untuk seluruh umat manusia.
Sesungguhnya hari pembalasan itu haq (akan datang). Al-Qur’an itu Kitabullah.
Islam itu perundang-undangan yang lengkap untuk mengatur kehidupan dunia
akhirat."

Saya berjanji: "Akan mengarahkan diri saya sesuai dengan Al-Qur’an dan
berpegang teguh dengan sunah suci. Saya akan mempelajari Sirah Nabi dan para
sahabat                             yang                             mulia."

Saya meyakini: "Sesungguhnya istiqomah, kemuliaan dan ilmu bagian dari sendi
Islam."

Saya berjanji: "Akan menjadi orang yang istiqomah yang menunaikan ibadah
serta menjauhi segala kemunkaran. Menghiasi diri dengan akhlak-akhlak mulia
dan meninggalkan akhlak-akhlak yang buruk. Memilih dan membiasakan diri
dengan kebiasaan-kebiasaan islami semampu saya. Mengutamakan kekeluargaan
dan kasih sayang dalam berhukum dan di pengadilan. Tidak akan pergi ke
pengadilan kecuali jika terpaksa, akan selalu mengumandangkan syiar-syiar islam
dan bahasanya. Berusaha menyebarkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk
seluruh                             lapisan                          umatini."

Saya meyakini: "Seorang muslim dituntut untuk bekerja dan mencari nafkah, di
dalam hartanya yang diusahakan itu ada haq dan wajib dikeluarkan untuk orang
yang      membutuhkan       dan       orang     yang        tidak     punya.
Saya berjanji: "Akan berusaha untuk penghidupan saya dan berhemat untuk masa
depan saya. Akan menunaikan zakat harta dan menyisihkan sebagian dari usaha
itu Xuntuk kegiatan-kegiatan kebajikan. Akan menyokong semua proyek
ekonomi yang islami, dan bermanfaat serta mengutamakan hasil-hasil produksi
dalam negeri dan negara Islam lainnya. Tidak akan melakukan transaksi riba
dalam semua urusan dan tidak melibatkan diri dalam kemewahan yang diatas
kemampuan                                                             saya."

Saya meyakini: "Seorang muslim bertanggung jawab terhadap keluarganya,
diantara kewajibannya menjaga kesehatan, aqidah dan akhlak mereka."

Saya berjanji: "Akan bekerja untuk itu dengan segala upaya. Akan menyiarkan
ajaran-ajaran islam pada seluruh keluarga saya, dengan pelajaran-pelajaran
islami. Tidak akan memasukkan anak-anak saya ke sekolah yang tidak dapat
menjaga aqidah dan akhlak mereka. Akan menolak seluruh media massa, buletin-
buletin dan buku-buku serta tidak berhubungan dengan perkumpulan-
perkumpulan       yang   tidak     berorientasi    pada     ajaran  Islam."

Saya meyakini: "Di antara kewajiban seorang muslim menghidupkan kembali
kejayaan Islam dengan membangkitkan bangsanya dan mengembalikan
syariatnya, panji-panji islam harus menjadi panutan umat manusia. Tugas
seorang muslim mendidik masyarakat dunia menurut prinsip-prinsip Islam."

Saya berjanji: "Akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan risalah ini selama
hidupku dan mengorbankan segala yang saya miliki demi terlaksananya misi
(risalah)                                                          tersebut."

Saya meyakini: "Bahwa kaum muslim adalah umat yang satu, yang diikat dalam
satu aqidah islam, bahwa islam yang memerintahkan pemelukya untuk berbuat
baik            (ihsan)        kepada          seluruh          manusia."

Saya berjanji: "Akan mengerahkan segenap upaya untuk menguatkan ikatan
persaudaraan antara kaum muslimin dan mengikis perpecahan dan sengketa di
antara                    golongan-golongan                     mereka."

Saya meyakini: "Sesungguhnya rahasia kemunduran umat Islam, karena jauhnya
mereka dari "dien" (agama) mereka, dan hal yang mendasar dari perbaikan itu
adalah kembali kepada pengajaran Islam dan hukum-hukumnya, itu semua
mungkin     apabila   setiap  kaum     muslimin   bekerja    untuk    itu."

				
DOCUMENT INFO
Description: Maklumat tentang Syaikh Hassan Al Banna
Deen Yusof Deen Yusof Basic Worker
About Still researching and studying the whole aspect of "world" Together, we share. Living is about sharing. The more you share, the happier you are.. :-)