Pengungkapan LAporan Keuangan by Nurdiansyah_DeeCyah

VIEWS: 1,969 PAGES: 33

									        PELAPORAN DAN
    PENGUNGKAPAN KEUANGAN

                            Dalam Presentasi
                            Mata Kuliah
                            Akuntansi Internasional


      by: Anis Sholichah
    ‘n Progustina Dinatri
1
    PENGUKURAN VS PENGUNGKAPAN

    Konseptualisasi Proses laporan keuangan menurut Bedford terdiri dari 4
    langkah prosedural:
    1. Persepsi aktivitas penting dari entitas akuntansi
          Transaksi-transaksi keuangan mewakili entitas penting dalam proses
            pelaporan
    2. Simbolisasi Aktivitas
          Dibuat database (akun-akun) Dengan tujuan mempermudah identifikasi
            yang kemudian membentuk suatu kumpulan data dan informasi akhir
            mengenai asset dan kewajiban perusahaan yang akan dianalisa.
    3. Analisis terhadap model aktivitas
          Mengungkapkan apa yang tersaji dalam pelaporan sehingga dapat
            menyediakan pemahaman mengenai sifat dari aktifitas-aktifitas entitas.
    4 Komunikasi (transmisi) analisis kepada Pengguna
          Dengan tujuan menuntun pembuat keputusan dalam mengarahkan

2           aktivitas-aktivitas entitas di masa yang akan datang.
    Langkah 1 dan 2 pada point diatas merupakan proses
    pengukuran, yaitu suatu proses penyajian data yang
    berisi informasi mengenai kondisi keuangan
    perusahaan.
                 Sedangkan point 3 dan 4 merupakan tahap
          pengungkapan atas informasi yang dihasilkan dari
          pelaporan dimana tanpa pengungkapan informasi
     yang diperoleh dari pelaporan dengan sendirinya tidak
                                                 berguna.


3
    EVOLUSI PENGUNGKAPAN
    KORPORASI

    Kewajiban dan praktik-praktik pengungkapan korporasi
    dipengaruhi oleh sejumlah hal, antara lain sebagai
    berikut:
                                    Pengaruh Pasar Modal
             Dalam ekonomi yang kompetitif, pengungkapan
          koorperasi merupakan sarana untuk menyalurkan
       akuntabilitas koorperasi kepada para penyedia modal
     (investor) dan untuk mepermudah alokasi sumberdaya
                    untuk pemanfaatan yang paling produktif.

4
    Suatu koorperasi perlu menarik modal dalam jumlah
    yang sangat besar untuk pembiayaan aktivitas
    produksi dan distribusi yang ekstensif. Oleh karena itu
    pembiyaan internal ini sangat bergantung pada modal
    eksternal yang diinvestasikan oleh para investor pada
    sebuah koorperasi, Sebagai timbal balik, seorang
    investor memerlukan pengungkapan (tansparansi
    koorperasi) dimana para investor tersebut dapat
    menilai kualitas saham yang mereka tanamkan.

5
    Kaitan konseptual antara pengungkapan yang meingkat dan
    biaya modal perusahaan dari teori perilaku investasi dalam
    kondisi ketidakpastian, yaitu:


    1.   Dalam dunia ketidakpastian, para investor memandang
         pengembalian dari investasi sekuritas sebagai uang yang
         diterima sebagai konsekwensi kepemilikan.
    2.   Karena adanya ketidakpastian pengembalian ini dipandang
         dalam pengertian probabilistik.
    3.   Para investor menggunakan sejumlah ukuran berbeda untuk
         mengukur hasil yang diharapkan dari suatu sekuritas.
    4.   Para investor menyukai tingkat pengembalian yang tinggi untuk
         tingkat resiko tertentu atau sebaliknya.
    5.   Nilai sebuah sekuritas berhubungan positif dengan aliran hasil
         yang diharapkan dan berhubungan terbalik dengan resiko yang
         berkaitan dengan pengembalian tersebut.

6
       Jadi, Pengungkapan perusahaan akan meningkatkan
        distribusi probabilitas dari hasil yang diharapkan oleh
            investor dengan mengurangi ketidakpastian yang
     berhubungan dengan pengembalian tersebut. Sehingga
    akan meningkatkan performance (kinerja perusahaan) di
    mata para investor sehingga memikat para investor untuk
     menginvestasikan yang lebih besar pada sekuritas yang
               sama sehingga dapat mengurangi biaya modal.



7
    Pengaruh Non-Keuangan

             Yang terjadi saat ini terdapat kecenderungan yang
           semakin meningkat dimana koorperasi bertanggung
           jawab terhadap public atas kebijakan-kebijakan dan
     tindakan-tindakannya. Hal ini disebabkan negara-negara
             kecil cenderung melihat perusahaan multinasional
    sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negara,
       dimana perusahaan multinasional mampu menciptakan
    standar kehidupan umum suatu negara dengan aktivitas-
         aktivitas bisnis multinasional, seperti strategi investasi
        langsung yang mempengaruhi nilai tukar valuta di luar
                                                            negeri.
8
    Selain itu kesejahteraan masayarakat bisa dipengaruhi
        oleh pembayaran pajak secara arbiter (sewenang-
                 wenang) antar negara, ataupun serentetan
                manipulasi yang dilakukan oleh perusahaan
         multinasional, sehingga “Pemegang saham non –
        keuangan, seperti serikat pekerja, pemerintah, dan
               masyarakat umum memerlukan transparansi
     (pengungkapan) Koorporasi, baik keuangan maupun
                                            non-keuangan.


9
     Upaya PBB untuk menggerakkan ketaatan aktivitas
     investasi langsung luar negeri, sebagai berikut:

        Nilai batas Investasi langsung adalah dimana investor asing tunggal
         mengendalikan lebih dari 10 % saham biasa atau hak suara yang
         efektif dalam manajemen.
        Komposisi laba investasi langsung, adalah deviden, laba ditahan , dan
         hutang bunga.
        Eliminasi capital gains/losess : dimana laba tidak boleh mengandung
         capital gain maupun losess yang sudah/belum realisasi.
        Penagihan piutang dagang antar perusahaan harus memasukkan
         transaksi dalam saham, ataupun hutang jangka panjang maupun
         pendek.
        Prosedur konversi dimana bunga, deviden, laba yang didistribusikan
         dan ditahan dalam valas harus dikonversikan dalam kurs spot pada
         tanggal penerimaan.
        Pengukuran investasi langsung harus diukur menggunakan nilai buku
         dari modal saham dan cadangan.
        Estimasi -ulang saham investasi langsung, dimana kepemilikan saham
         harus diestimasi-ulang memakai replacement cost bukan nilai buku.
10
     Tangaapan Koorperasi

              Sejumlah perusahaan memandang permintaan
                 diperluasnya transparansi pelaporan sebagai
              sesuatu yang positif, namun terdapat beberapa
         perusahaan yang menentang transparansi tersebut
                                              dengan alasan:
     1. Bersifat diskriminatif, membedakan perusahaan
        multinasional dengan perusahaan domestik murni.
     2. Prematur, karena tidak ada kebutuhan yang nyata
        bagi pengungkapan yang disarankan.
     3. Mumbutuhkan biaya.

11
     Namun, peningkatan permintaan transparansi informasi koorperasi
            tidak dapat diabaikan begitu saja dari berbagai pihak yang
          berkepentingan. Terutama para investor yang menanamkan
                                                                modal.

           Sejumlah koorperasi sering mengalami keterlambatan dalam
      pegungkapan yang disebabkan cengkraman peraturan mengenai
        standar pengungkapan yang diterbitkan oleh organisasi seperti:
       UNCTC, OECD, EC, IASC, ICFTU, dan IOSCO. Oleh karena itu,
     koorperasi modern harus mengantisipasi peningkatan permintaan
     bagi transparansi koorperasi dengan tujuan memikat para investor
                      untuk menanamkan modalnya dalam koorperasi.


12
     PERATURAN KEWAJIBAN-
     KEWAJIBAN PENGUNGKAPAN

       Sebagai landasan perlindungan investor, SEC AS,
            Menkeu Jepang dan COSOB Italia, bersama
           dengan badan pembuat peraturan pemerintah
        membebankan kewajiban pengungkapan kepada
              perusahaan domestic maupun asing yang
      mengupayakan meraih akses ke dalam pasar bursa,
             dengan tujuan menjamin para investor agar
             memperoleh pengungkapan minimum yang
          memungkinkan untuk menilai kinerja masa lalu
                         ataupun prospek perusahaan.


13
     Kewajiban-Kewajiban SEC

     Perdagangan sekuritas pada bursa terkelola diatur oleh Securities
     Exchange Act (SEC).
     Perusahaan non-AS terkena peraturan dan pengungkapan SEC
     bila terjadi kondisi:
        Perusahaan menerbitkan sekuritas untuk penjualan perdana kepada
         public AS
        Perusahaan ingin memperdagangkan sekuritas yang masih beredar
         pada suatu bursa terkelola di AS
        Saham perusahaan diperdagangkan diluar pasar terkelola AS tetapi
         perusahaan memiliki asset lebih dari $ 1 juta, lebih dari 500
         pemegang saham di seluruh dunia, dan dari jumlah tersebut 300
         atau lebih berdiam di AS.


14
     Pengecualian utama bagi koorperasi asing
     berhubungan dengan hal sebagai berikut:

        Laporan keuangan koorperasi non-AS harus memiliki kandungan
         informasi yang sama dengan laporan keuangan koorperasi domestik
         kecuali mengandung rekonsiliasi terhadap berbagai variasi yang
         signifikan dari GAAP AS dan Regulation S-X.
        Kecuali kalau rekonsiliasi penuh dengan GAAP AS diwajibkan,
         hanya informasi pendapatan per lini bisnis atau segmen geografis
         perlu diungkapkan.
        Pemberian gaji kepada direktur perusahaan non-AS tidak perlu
         diungkapkan.
        Pengungkapan transaksi material perusahaan diperlukan hanya jika
         diwajibkan oleh hokum negara asal atau telah diinformasikan
         sebelumnya.
        Pengungkapan yang diwajibkan oleh GAAP AS tetapi tidak
         diwajibkan oleh GAAP Luar negeri tidak perlu diberikan, kecuali
         informasi tersebut signifikan.


15
     Perusahaan non-AS yang telah terdaftar dalam bursa nasional
     harus menyampaikan laporan periodeik pada SEC dalam 6 bulan
     dari tahun fiskalnya.
     Bagi koorperasi yang memiliki asset lebih dari $ 5 juta dan lebih
     dari 500 pemegang saham di seluruh dunia dengan pengecualian
     kurang dari 300 orang yang berdiam di AS, maka material laporan
     diwajibkan untuk:

        disebarluaskan pada public negara asalnya
        disampaikan pada bursa tempat dimana sekuritasnya diperdagangkan
        didistribusikan kepada pemegang sahamnya

16
     PENGUNGKAPAN SUKARELA
         Perusahaan akan melakukan pengungkapan melebihi kewajiban
            pengungkapan minimal jikga mereka merasa pengungkapan
          semacam itu akan menurukan biaya modalnya atau jika mereka
              tidak ingin ketinggalan praktik –praktik pengungkapan yang
                      kompetitif. Sebaliknya, perusahaa-perusahaan akan
      mengungkapkan lebih sedikit apabila meraka merasa pengungkapan
             keuangan akan menampakkan rahasia kepada pesaing atau
           menampakkan sisi buruk perusahaan di depan berbagai pihak.

     Upaya untuk berkomunikasi secara efektif dengan pembaca-pembaca
        asing, karena tidak adanya standar akuntansi dan pelaporan yang
            diterima secara internasional. Perusahaan multinasional telah
       mengujicobakan berbagi model pelaporan. Empat pendekatan yang
                                                menonjol antara lain sbb:

17
     Translasi Apabila Tidak Menyulitkan

     Perusahaan mentranslasikan bahasa dari laporan keuangan kedalam idiom-idiom nasional dari
     kelompok pengguna utama, selain bahasa jumlah moneter juga ditranslasikan (biasanya memakai kurs
     akhir tahun).

     Kelebihan
     Memberikan penampilan internasioanl kepada laporan-laporan primer
     Memberikan keuntungan dari sisi hubungan masyarakat


     Kekurangan
     Translasi tersebut menyesatkan, seolah-olah memberi kesan kepada pembaca asing seolah-olah
       prinsip akuntansi yang mendasari laporan keuangan yang terkait juga telah ditranslasikan, sehingga
       kesimpulan yang salah bisa timbul.
     Analis keuangan cenderung menginterprestasikanlaporan keuangan semacam itu sebagai laporan
      keuangan yang memiliki substansi yang sebanding dengan laporan keuangan domestic, sehingga
      potensi penyalahgunaan akan timbul.

     Minimalisasi Permasalahan
     Melauli pengungkapan yang secara khusus menyebutkan prinsip-prinsip akuntansi nasional, tempat
     perusahaan berdomisili, dan standar-standar auditing yang mendasari laporan keuangan tersebut.

18
     Informasi Khusus

      Mengupayakan untuk menjelaskan kepada pembaca
      asing standar-standar dan praktik akuntansi tertentu
          yang mendasari pelaporan perusahaan. Contoh:
              booklet informasi dengan judul “Kunci untuk
             memahami Laporan Keuangan Swedia” yang
                disisipkan dalam setiap copy laporan yang
                  dikirimkan kepada pembaca non swedia.




19
     “Restatement” Terbatas

     Melakukan estimasi terhdadap berapa besar penyeuaian laba
     yang terjadi seandainya GAAP non-negara asal yang dipakai
     dengan hasil akhir angka laba EPS (Ebit per sucuritas) yang
     konsisten dengan praktik akuntansi local.

     Kelebihan
     Investor akan gampang mengerti angka laba dan dapat gigunakan
                                           untuk tujuan pembandingan.
     Kekurangan
         Pembandingan tingkat pengembalian (ratio) bisa menyesatkan
        ketika laba yang direstatement dengan GAAP AS dibandingkan
             dengan total aktiva dan kategori laporan keuangan lainnya.

20
     Laporan Primer-Sekunder
     2 macam laporan keuangan yang diakui sebagai bagian standar –standar
     dan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima, yaitu:
      Laporan primer : akan disiapkan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntasi
       keuangan yang diterima secara umum di negara asal perusahaan dan
       dalam bahasa dan valuta negara tersebut.
      Laporan Sekunder : akan disiapkan secara khusus bagi pembaca-
       pembaca yang berkepentingan di luar negeri,

                    Karakteristik Laporan Keuangan Sekunder:

          – Mematuhi standar-standar pelaporan negara asing yang dituju
          – Laporan keuangan ditranslasikan ke dalam valuta asing yang terkait.
          – Laporan keuangan akan diterjemahkan ke dalam bahasa negara yang
            bersangkutan.
          – Laporan auditor independent akan diberikan dalam bentuk yang tidak biasa
            digunakan di negara asal perusahaan.
21
         Jika laporan primermemuat informasi yang memadai untuk memenuhi
        kewajiban informasi dari pembaca yang berkepentingan di negara lain,
                           maka laporan keuangan sekunder tidak diperlukan.
     Kelebihan
      Memungkinkan pengakuan penuh atas titik pandang nasional parallel
        dengan titik pandang nasional lain atau mungkin titik pandang
        internasional.
      Bisa meningkatkan kandungan informasi (dan kualitas) dari kedua
        macam laporan keuangan tersebut.
      Semakin besar kemungkinan informasi yang relevan yang lebih
        berguna masuk ke dalam proses pengambilan keputusan.

     Kekurangan
         –   Biaya pembuatan yang mahal
         –   Memiliki titik pandang domisili tunggal

22
      Pengungkapan Operasi Luar Negeri

      Investor di seluruh dunia telah menjadi sangat tertarik dan berkepentingan dengan
             operasi-operasi luar negeri dengan alas an munculnya: kurs mengambang,
                     inflasi global, meningkatnya nasionalisme, dan ketidakpastian politik.

              Permintaan akan pengungkapan yang lebih luas mengenai operasi-operasi
              multinasional kepada public umum ditimbulkan karena adanya peningkatan
              perhatian pada dampak social dan ekonomi perusahaan multinasional atas
          negara investor. Sehingga para pengguna informasi dapat menilai dampak dari
           operasi di berbagai tempat utama dunia atas perusahaan secara keseluruhan.

     Penentang pengungkaan operasi luar negeri disebabkan:

        Mungkin membahayakan posisi kompetitif perusahaan.
        Terlalu mendetail bagi laporan keuangan yang bertujuan umum
        Membingungkan pengguna laporan keuangan



23
        Pengungkapan operasi luar negeri didapati tidak
        menimbulkan dampak-dampak signifikan kepada
     pasar. Namun diluar hal tersebut, terdapat semacam
             dorongan baik pada tingkat nasional maupun
             internasional untuk mewajibkan lebih banyak
             pengungkapan mengenai operasi luar negeri
            perusahaan, dimana pengungkapan dianggap
         sebagai suplemen yang berguna bagi informasi
                                             konsolidasi.


24
     Kewajiban Pelaporan
            FAS mewajibkan pengungkapan informasi secara terpisah mengenai
              operasi luar negeri sebuah perusahaan per area greografis. Namun
          pengungkapan tersebut hanya diwajibkan jika operasi luar negeri atau
                 asset operasi luat negeri memberikan kontribusi 10 % atau lebih
           tinggai bagi pendapatan konsolidasi atau asset konsolidasi. Informasi
                                                yang diminta oleh FAS meliputi:
     1. Pendapatan, dengan pengungkapan terpisah untuk :
      Penjualan kepada pelanggan diluar negeri
      Penjualan atau transfer antar area geografis
      Basis-basis transfer harga yang digunakan
     2. Laba operasi, laba bersih, atau berbagai ukuran profitabilita yang
        lainnya, sepanjang ukuran yang dipakai konsisten untuk seluruh area
        geografis.
     3. Aset-aset yang bisa diidentifikasi


25
     Kewajiban pelaporan informasi yang diminta oleh SEC, meliputi:
      Penjualan operasi lainnya per segmen
      Hasil-hasil operasi per segmen
      Aset yang digunakan, baik jumlah moneter ( sebagai prosentasi dari
       total asset konsolidaasi)
      Basis taransfer harga antar segmen


     Sedangakan OECD meminta sejumlah penggungkapan, meliputi:
      Area-area geografis tempat operasi dijalankan dan aktivitas utama
        yang dijalankan oleh perusahaan induk dan perusahaan afiliasinya.
      Hasil operasi dan penjualan per area geografis dan penjualan per lini
        bisnis utama bagi perusahaan secara keseluruhan
      Investasi modal baru yang signifikan per area geografis
      Jumlah karyawan rata-rata dalam masing-masing area geografis.


26
     Pengungkapan Operasi Luar Negeri dalam
     Politik Yang Dijalankan Dewasa Ini:

     Perusahaan multinasional yang berbasis di eropa umumnya blak-
      blakan dalam mengungkapkan pendapatan luar negeri per area
               geografis. Statistik pendapatan geografis sangat rendah
            menunjukkan bahwa pengungkapan terpisah semacam ini
         tidak cukup signifikan untuk dilakukan. Sea\lain di Eropa juga
                                          diterapkan di AS dan Kanada.

              Kebalikan dengan data-data pendapatan, pengungkapan
        profitabilita tidak lazim di eropa kecuali di inggris dan perancis.

        Segementasi hasil operasi secara geografis didasarkan pada
        kepercayaan bahwa operasi di berbagai dunia yang berlainan
          merupakan subyek tingkat resiko, tingkat pertumbuhan dan
                      kesempatan-kesempatan laba yang berbeda.

27
     Pengungkapan Tanggung Jawab
     Sosial

            Pengungkapan ini berkenaan dengan akuntansi yang berhubungan
               dengan kinerja seluruh negara. Mengacu pada pengukuran dan
                komunikasi informasi mengenai dampak perusahaan terhadap
               kesejahteraan pekerja, komunitas local dan lingkungan ataupun
                                       kinerja lain menyangkut non-keuangan.

     Pengungkapan ini didasarkan pada beberapa argumen antara lain:

        Masyarakat memberikan kebebasan kepada perusahaan perusahaan
         untuk mengelola sejumlah besar sumberdaya langka. Sebagai timbal
         balik perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mengungkapkan
         aktivitas, evektivitas dan efisiensi pengelolaan sumberdaya langka
         tersebut.
        Perusahaan harus menyadari pentingnya mengantisipasi opini
         masyarakat menyangkut masalah-masalah social. Sehingga akan
         menimbulkan minimnya konflik industri dan hubungan yang baik
         dengan pemerintah local, sehingga deviden-deviden ekonomi dimasa
28       depan memiliki nilai tambah.
     Pengungkapan Karyawan
      Informasi mengenai kesejahteraan karyawan meliputi,: kondisi kerja, jaminan kerja
             dan kesempatan yang sama yang merupakan kepentingan para pekerja dan
        wakil-wakilnya. Hal ini menjadi perhatian investor karena pengungkapan tersebut
                menyediakan pemahaman yang beguna mengenai hubungan, biaya dan
                                                                    produktivitas pekerja.
     Kesimpulan yang berkenaan dengan pengungkapan karyawan:
      Perusahaan multinasional secara keseluruhan harus menyediakan deskripsi
        mengenai kebijakan umum koorperasi yang berkaitan dengan pengakuan
        terhadap serikat-serikat pekerja, dan kewajiban-kewajiban menyangkut
        hubungan pekerja dengan pemberi kerja yang memperlihatkan:
      Jumlah pekerja total
      Pemisahan menurut area geografis
      Pemisahan menurut lini bisnis


         Perusahaan multinasional harus mengungkapkan :
        Jumlah karyawan pada akhir tahun dan rata-rata tahunan
        Deskripsi ringkas mengenai program-program pelatihan dan perkiraan
         pengeluaran untuk program-program semacam itu.
29
     Pengungkapan Nilai Tambah
             Nilai tambah didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai output
        perusahaan dan niliai inputnya (bahan baku dan jasa yang didapatkan
             dari perusahaan-perusahaan lain. Nilai tambah menyerupai laba
            bersih yang dimaksudkan sebagai ukuran kinerja untuk kelompok
                                                     stakeholder secara luas.

     Pegungkapan nilai tambah harus diturunkan dari:
      Pendapatan penjualan kurang biaya bahan baku dan jasa yang dibeli
        dari supplier eksternal dan pajak pembelian
      Bagian laba yang dihasilkan atau diterima dari perusahaan-
        perusahaan asosiasi.
      Laba investasi
      Surplus dari realisasi investasi
      Item-item luar biasa
      Keuntungan dan kerugian pertukaran


30
     Keprihatinan Terhadap Lingkungan

            Bencana-bencana saat ini menunjukkan bahwa perlindungan
       lingkungan merupakan prioritas global dewasa ini. Dampak atas
            laba dari masalah lingkungan cukup besar, sehingga investor
         memiliki kepentingan langsung dalam memonitor praktik-praktik
         lingkungan dari manajeman, ketaatan dengan regulasi-regulasi
     lingkungan, dan hal-hal lain seperti kontinjensi. Pengawasan yang
          memadai akan meminimalisir dampak-dampak buruk terhadap
          kejutan negative yang berdampak pada nilai saham. Sehingga
         manajer harus memasukkan factor lingkungan sebagai variable
                keputusan tambahan dalam masalah-masalah hubungan
                                                             eksternal.



31
     Tindakan-tindakan yang dilakukan berkaitan
     dengan pemberian informasi lingkungan:

     1.   Meminimalisasi, menghilangkan, mencegah atau membersihkan efek-
          efek membahayakan dari polusi dan emisi-emisi beracun
     2.   Mengembangkan dan menggunakan teknologi yang lebih bersih
     3.   Memelihara sumberdaya-sumberdaya yang tidak dapat diperbarui,
          seperti bahan bakar, fosil dan lapisan ozon
     4.   Menciptakan teknologi untuk menggantikan sumberdaya yang tidak
          dapat diperbarui.
     5.   Memelihara, memperbarui, menggantikan, atau mengkonversi
          sumberdaya yang dapat diperbarui seperti, air, hutan, dan udara
          bersih.
     6.   Mengurangi atau menghilangkan kemungkinan bencana lingkungan
     7.   Membersihkan atau meminimalisasi dampak membahayakan dari
          bencana jika terjadi.
     8.   Mendidik dan mendoroang manajemen, karyawan, supplier dan
          masyarakat mengenal sumber-sumber bahaya lingkungan yang
          potensial dan untuk mengambil langkah-langkah perlindungan
32   9.   Melakukan audit lingkungan dan penilaian resiko lingkungan,
     THANKS FOR YOUR ATTENTION


                         Penyaji


33

								
To top