Docstoc

Histologi

Document Sample
Histologi Powered By Docstoc
					PENGANTAR HISTOLOGI


     Sony Sugiharto
             Histologi
Histos: jaringan dan logos: ilmu
Ilmu yang mempelajari tentang struktur
jaringan
Anatomi mikroskopik
Mikroskop cahaya
 Cara penggunaan mikroskop
Atur cermin untuk mendapatkan cahaya
Buka diafragma supaya cahaya terang
Taruh slaid di meja sediaan,gerakkan
slaid dengan memutar tombol meja
sediaan
Sediaan kering (Histologi, PA,PK):
kondensor di naikkan sampai di bawah
meja sediaan
Sediaan basah (parasit,PK): kondensor
di turunkan
Lihat dengan obyektif kecil (4x, 10 x)
perjelas fokus dengan makrometer
Untuk melihat sel putar revolver ke
obyektif 40 x, perjelas fokus dengan
mikrometer
Untuk melihat sel darah/protozoa putar
revolver ke obyektif 10 x, beri minyak
imersi ke titik yang sudah dilihat dgn
obyektif 40 x, lalu putar ke obyektif
100 X. Perjelas fokus dengan
mikrometer
 Pembuatan sediaan histologi
FIKSASI: mempertahankan struktur jaringan
seperti keadaan pada saat masih hidup.
Contoh: Formalin buffer netral 10%
Dehidrasi: mengeluarkan air dari jaringan.
Menggunakan serangkaian alkohol yang
naik bertahap dari konsentrasi 50%-100%
Clearing: membuat jaringan menjadi
transparan dan menghilangkan sisa alkohol.
Menggunakan Xylol.
Embedding: jaringan dibenamkan dalam
parafin cair suhu 58-600C. Xylol akan
menguap dan parafin masuk ke celah-celah
jaringan.
Pembuatan blok parafin
Sectioning:Blok parafin di potong tipis
dengan mikrotom setebal 5-10µpita
Water bath
Mounting: pita dilekatkan di obyek glass
Staining: pewarnaan
           Pewarnaan
Jaringan tubuh bening pewarnaan
Komponen jaringan yang asam (asam
nukleat, glikosaminoglikan dan asam
glikoprotein) akan menarik zat warna
basabasofilik
Komponen jaringan yang bersifat basa
(sitoplasma, kolagen) akan menarik zat
warna asamasidofilik
Zat pewarna basa: Hematoxylin, toluidine
blue dan methylene blue
Zat pewarna asam: Eosin, orange G, acid
fuchsin
Dengan Hematoxylin Eosin (HE): Inti:biru,
sitoplasma: merah
Reagen              Hasil
Hematoxylin         Biru: inti, matriks tulang rawan
Eosin               Merah muda: sitoplasma,kolagen
Masson's trichrome Biru gelap: inti
                    Merah: otot keratin, sitoplasma
                    Biru muda: musin, kolagen
Orcein              Coklat: serat elastin
Weigert's           Biru: serat elastin
AgNo3               Hitam: serat retikulin
Periodic Acid-SchiffMagenta: glikogen, molekul
Wright's & Giemsa Merah muda:eritrosit,eosinofil
                    Biru: sitoplasma monosit & limfosit
        Unsur-unsur Jaringan
 Sel
    Komponen yang bersifat hidup
    Unit struktural & fungsional terkecil
 Substansi interseluler
    Komponen yang bersifat tidak hidup
    Hasil produksi dari sel: serat atau massa amorf
    Terdapat di antara sel
 Cairan jaringan
Komposisi ke 3 unsur ini berbeda pada tiap jaringan
Jaringan Epitel
Matriks
Ekstraseluler
              SEL
Inti sel (nukleus)‫‏‬
  Anak inti (nukleolus)‫‏‬
Sitoplasma
  Mitokondria
  Apparatus golgi
  Retikulum endoplasmik kasar dan
  halus
  Ribosom
Sel dengan mikroskop cahaya
Sel dengan mikroskop elektron
Macam-macam sayatan
   Terhadap sumbu panjang
Cross sectional : melintang
Longitudinal : memanjang
Oblique         : menyerong
Contoh sayatan pada sel saraf
           Jaringan dasar
Jaringan epitel
Jaringan pengikat
  Jaringan ikat
  Jaringan kartilago
  Jaringan tulang
  Jaringan darah
Jaringan otot
Jaringan saraf
Tulang rawan
Tulang
Sel Darah
Sel saraf
       Histologi SISTEM
Sistem Kardiovaskular
Sistem Limfoid
Sistem Endokrin
Integumentum
Sistem Respirasi
Sistem Pencernaan
Sistem Urinarius
Sistem Reproduksi Wanita
Sistem Reproduksi pria
Sistem Pengindra
Pembuluh darah
Limfonodus
Hipofise
Integumentum
Sistem
Respirasi
Sistem Pencernaan
Ginjal
Ovarium
Tubulus Seminiferus
Telinga/OrganCorti

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: Histologi
Stats:
views:2852
posted:7/1/2010
language:Indonesian
pages:39
Description: Histologi