Docstoc

PRESENTASI PROPOSAL KEUANGAN SANTIKA

Document Sample
PRESENTASI PROPOSAL KEUANGAN SANTIKA Powered By Docstoc
					         PROPOSAL SEMINAR KEUANGAN

ANALISA PENGENDALIAN KREDIT PADA PT. BANK
  PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA BARAT
            CABANG PARIAMAN

                         OLEH
                SANTIKA RAHMAWATI
                     04. 1. 1103
 Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas Akhir Untuk Mata Kuliah
              Seminar Manajemen Keuangan

             JURUSAN MANAJEMEN
         SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
               SUMATERA BARAT
                    2008
             DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL
            DAFTAR ISI
BAB I   PENDAHULUAN
        1.1 Latar Belakang Pemilihan judul
        1.2 Rumusan masalah
        1.3 Tujuan penelitian
        1.4 Landasan teori
        1.5 Metode pengumpulan data
        1.6 Metode analisa data
        1.7 Sistematika penulisan
                        BAB I
                     PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
    Lembaga keuangan baik bank maupun bukan bank,
    memiliki peran yang penting bagi aktifitas perekonomian.
    Peran strategis bank dan lembaga keuangan bukan bank
    sebagai wadah yang mampu menghimpun dan menyalurkan
    dana masyarakat secara efektif dan efisien kearah
    peningkatan taraf hidup rakyat. Bank dan lembaga
    keuangan sebagai sarana pendukung untuk menunjang
    kelancaran perekonomian.
Lembaga keuangan yang berupa bank dikelompokkan dalam
suatu jenis tersendiri karena mempunyai keunggulan yang tidak
dimiliki oleh lembaga keuangan bukan bank. Bank dapat
dibedakan dari lembaga keuangan bukan bank terutama karena
bank dapat atau boleh menghimpun dana dengan menerima
simpanan secara langsung dari masyarakat. Dengan ciri tersebut,
bank umum mempunyai kemampuan lebih dalam hal
penghimpunan dana, sehingga dana yang berhasil dihimpun juga
relatif cenderung lebih besar. Keunggulan tersebut hanya dapat
dijalankan apabila dasar dari beroperasinya bank telah dapat
terpenuhi dengan baik. Dasar dari beroperasinya bank adalah
kepercayaan. Tanpa adanya kepercayaan dari masyarakat
terhadap perbankan dan juga sebaliknya maka kegiatan
perbankan tidak akan berjalan dengan baik.
Pinjaman atau kredit adalah bentuk penyaluran dana bank
kepada masyarakat. Sebelum kredit diberikan, untuk
meyakinkan bank bahwa nasabah benar-benar dapat dipercaya
maka bank terlebih dahulu mengadakan analisa kredit. Analisa
kredit mencakup latar belakang nasabah atau perusahaannya,
prospek usahanya, jaminan yang diberikan serta faktor-faktor
lainnya.

Pemberian kredit tanpa dianalisis terlebih dahulu akan sangat
membahayakan bank. Nasabah dalam hal ini dengan mudah
memberikan data-data fiktif sehingga kredit tersebut tidak layak
untuk diberikan. Akibatnya jika salah menganalisis, maka kredit
yang disalurkan akan sulit ditagih atau macet. Sebelum
memberikan kredit, bank harus melakukan penilaian yang
seksama terhadap character (watak), capacity (kemampuan),
capital (modal), collateral (jaminan/agunan), dan condition
(kondisi)
 Adapun salah satu cakupan kegiatan bank yang mempunyai
resiko yang cukup tinggi adalah pemberian kredit yang lebih
dikenal dengan resiko kredit (credit risk).

Untuk itu PT. BPD Sumatera Barat Cabang Pariaman harus dapat
menjaga kredit dalam kondisi lancar, mulai saat kredit diberikan
sampai kredit tersebut dinyatakan lunas. Untuk tercapainya
pemberian kredit yang berkualitas, PT. BPD Sumatera Barat
Cabang Pariaman harus melakukan analisa kredit kepada calon
debitur sebelum pengambilan keputusan dalam pemberian kredit
harus mengacu kepada sistem pengendalian kredit yang efektif,
sehingga kolektibility kredit dapat ditekan.

Tertarik dari permasalahan diatas, penulis berkeinginan untuk
menulis dalam bentuk proposal yang berjudul : ANALISA
PENGENDALIAN KREDIT PADA           PT. BANK PEMBANGUNAN
DAERAH SUMATERA BARAT CABANG PARIAMAN.
1.2 Rumusan masalah
    Dari penjelasan diatas, maka rumusan masalah yang
    ditetapkan penulis adalah :
     “ sejauh mana kemampuan analisa pengendalian kredit
     yang diterapkan pada PT. Bank Pembangunan Daerah
     Sumatera Barat Cabang Pariaman”.

1.3 Tujuan Penelitian
    Adapun tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut :

    ” untuk mengetahui sejauh mana kemampuan analisa
    pengendalian kredit yang diterapkan pada PT. Bank
    Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Pariaman”.
1.4 Landasan teori
    Dalam dunia perbankan kredit merupakan bagian dari
    aktiva produktif. Semakin besar nilai dari aktiva produktif
    bank, maka semakin besar kepercayaan yang diberikan
    oleh bank kepada pihak ketiga.

    Pengertian pengendalian menurut Manullang adalah :
    Pengendalian merupakan suatu proses untuk menetapkan
    pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan menilainya dan
    mengoreksi jika perlu dengan maksud agar pelaksanaan
    kegiatan sesuai dengan rencana.

    Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari
    masyarakat dalam bentuk simpanan, dan menyalurkan
    kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf
    hidup rakyat banyak.
Menurut Thomas Suyatno :


Kredit  adalah hak untuk menerima pembayaran atau
kewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu
diminta atau pada waktu yang akan datang karena
penyerahan barang sekarang.

Nasabah debitur adalah nasabah yang memperoleh fasilitas
kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah atau
yang dipersamakan dengan itu berdasarkan perjanjian
nasabah yang bersangkutan
1. 5 Metode Pengumpulan Data
    Riset Pustaka (library research)
     metode pengumpulan data dengan mempelajari literature
     atau teori, buku-buku, majalah yang berkaitan dengan
     permasalahan yang dibahas dan dapat digunakan sebagai
     dasar dalam menyusun dan menganalisa data tentang
     penerapan pemberian dan pengendalian kredit.

1. 6 Metode Analisa Data
    Dalam pembahasan masalah ini, penulis menggunakan
    analisa kualitatif dan kuantitatif. Analisa kualitatif dilakukan
    berdasarkan      penilaian peneliti terhadap data           yang
    terkumpul, berdasarkan peraturan – peraturan, perundang –
    undangan, pandangan pakar, termasuk pengalaman peneliti.
    Dengan analisa data ini dapat diketahui perbedaan antar
    teori dengan pelaksanaanya. Sedangkan analisa kuantitatif
    dilakukan dengan menganalisa data yang berbentuk angka-
    angka yang diperoleh dari hasil             penelitian dengan
    menggunakan metode analisa kolektibility kredit.
Metode analisa kolektibility kredit yang digunakan adalah:

KDPKn = (BD. DPK X 25 % ) : TKn
KKLn     = (BD. KL X 50 % ) : TKn
KDGn = (BD. DG X 75 % ) : TKn
KMCn = (BD. MC X 100% ) : TKn
Total Kolektibility = (BD.DPK x 25% + BD.KL x 50% + BD.DG
x 75 % + BD.MC x 100% ) : TKn
Keterangan :
KDPKn = Kolektibility Dalam Perhatian Khusus dalam tahun
          bersangkutan.
KKLn    = Kolektibility Kurang Lancar dalam tahun bersangkutan
KDGn = Kolektibility Diragukan dalam tahun bersangkutan
KMCn = Kolektibility Macet dalam tahun bersangkutan
BD. DPK = Baki Debet Dalam Perhatian Khusus
BD.KL = Baki Debet Kurang Lancar
BD.DG = Baki Debet Diragukan
BD. MC = Baki Debet Macet
TKn     = Total Kredit dalam tahun bersangkutan
1. 7 Sistematika Penulisan
    Dalam pembahasan ini, penulis membagi sistematika
    penulisan dalam beberapa bab :
    Bab I : Pendahuluan berisi tentang latar belakang ,
             perumusan masalah, tujuan penelitian, metode
             penelitian, landasan teori, metode pengumpulan
             data, metode analisa data,       dan sistimatika
             penulisan..

    Bab II   : Landasan Teori Berisi perkreditan yang terdiri dari
               sub bab pengertian kredit, sasaran dan tujuan
               pemberian kredit dan jenis -jenis kredit, dan bab
               pengendalian kredit yang terdiri dari sub bab
               pengertian pengendalian, tujuan dan manfaat
               pengendalian,   jenis-jenis   pengendalian     dan
               pendekatan dalam pengendalian kredit serta analisa
               pemberian kredit.
Bab III   : gambaran umum PT. Bank Pembangunan Daerah
            Sumatera Barat , sejarah berdirinya Bank
            Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang
            Pariaman. serta struktur organisasi Bank Nagari
            BPD Sumatera Barat Cabang Pariaman serta uraian
            tugas masing – masing bagian.

Bab IV    : Sistem Pengendalian Kredit Pada Bank        Nagari
            BPD SUMATERA BARAT Cabang Pariaman Analisa
            dan pembahasan, menguraikan tentang inti
            masalah dengan pokok bahasan yang pertama
            adalah     pengendalian sebelum pemberian kredit
            yang meliputi tentang ketentuan pokok pemberian
            kredit , Analisa pemberian kredit, dan Persetujuan
            dan Pencairan Kredit, sedangkan pokok bahasan
            kedua adalah pengendalian setelah pemberian
            kredit yang meliputi tentang pengendalian kualitas
            kredit    dan    kebijaksanaan   terhadap    kredit
            bermasalah serta analisa pengendalian kredit.
Bab V   : Penutup, Bab ini merupakan bab penutup dari
          semua penulisan skripsi ini yang menyimpulkan
          hasil analisa yang telah dilakukan dan saran-
          saran yang diperlukan bagi Bank Pembangunan
          Daerah Sumatera Barat Cabang Pariaman.
                       DAFTAR PUSTAKA
1. Kasmir, SE.MM, Bank dan Lembaga keuangan lainnya edisi
   keenam, penerbit Pt. RajaGrafindo persada, Jakarta, 2002
2. Manulang,M, Dasar-Dasar Manajemen, Penerbit Ghalia Indonesia,
   Jakarta, 2000
3. Undang-undang Republik Indonesia No. 7 tahun 1992 tentang
   perbankan

4. Undang-undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1998 tentang
   perbankan

5. Suyatno, Thomas, dkk, Dasar-Dasar Perkreditan, Edisi Ketiga,
   Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1993

6. Sigit triandaru & Totok Budisantoso, Bank dan Lembaga Keuangan
   Lain edisi 2, Penerbit Salemba empat, Yogyakarta, 2006

7. Hasibuan S.P Malayu, H, Drs, Dasar-Dasar Perbankan, Cetakan
   ketiga, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2004

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1518
posted:6/23/2010
language:Indonesian
pages:17