Indosurya Daily Review 22 Juni 2010 by spartaxslyman

VIEWS: 22 PAGES: 4

									     C


                                                  INDOSURYA Morning Call                                                                                                                                         22-Jun-10

                   World Equity Index                 ∆%                Currencies                      ∆%                      Commodities                                      ∆%
                   JCI          2,941.90             0.42               USD        9,015.00            -1.31                    Crude Oil (US$/barel)     78.65                 1.90
                   DJIA        10,442.41             -0.08              EUR        11,180.88           -1.24                    Gold (US$/Troy Oz)       1,247.50               -0.86
                   S&P 500      1,113.20             -0.39              GBP        13,374.76           -1.19                    Natural Gas                5.10                 2.06
                   Nasdaq       2,289.09             -0.90              AUD        7,912.09            -0.30                    Silver (US$/Troy Oz)      18.77                 1.84
                   FTSE 100     5,299.11             0.92               CAD        8,839.66            -0.55                    Tins (US$/Metric Ton    17,450.00               0.87
                   Nikkei 225 10,238.01              2.43               JPY/100     9,926.81           -1.22                    Nickel (US$/Metric Ton) 19,305.00               -1.93
                   Hang Seng 20,912.18               3.08               SGD         6,539.66           -0.35
                   KOSPI        1,739.68             1.62
                                                                                                                    JCI Sectoral Index
                                      Close           ∆%                                              Close           ∆%                                                       Close         ∆%
                   Agri              1,720.42        0.65               Property                      166.92         0.96                                     LQ-45             572.34       0.46
                   Mining            2,315.61        2.15               Infrastructure                692.08         -0.60                                    JII               470.87       0.36
                   Basic-Ind          320.33         0.98               Finance                       371.52         0.21                                     MBX               851.70       0.29
                   Misc-Ind           812.95         -0.43              Trade                         326.08         0.98                                     DBX               387.93       1.62
                   Consumer           956.73         0.21               Manufacture                   700.01         0.20

                   Total Transaksi Bursa                     ∆%                       Transaksi Asing                                            ∆%           Reksa Dana                               NAB/Unit
                   Market Cap (Rp. Tr)             2,428.25 0.73                      Beli      Vol. (M. Shares)                    854.39      54.48         Indosurya Balanced Fund                   1,275.65
                   Volume (M. Shares)              5,813.61 -13.96                              Value (Rp. B)                     1,576.27      27.83         Indosurya Equity Fund                     1,226.83
                   Value (Rp. B)                   4,736.83 19.46                     Jual      Vol. (M. Shares)                    464.12      37.90
                                                                                                Value (Rp. B)                     1,139.29      45.60
                 Indosurya Global Analysis
                   Yuan China berikan angin positif ke pasar finansial
                   IHSG sempat menguat tajam hingga 2.981,28 meski ditutup hanya menguat terbatas. Rupiah pun naik hingga 90 poin menjadi 9.010/9.020. Fleksibilitas yuan China jadi pemicunya. Pasar
                   finansial kemarin mendapat dukungan kuat dari positifnya berita yang datang dari China yang akhirnya melepas sistem nilai tukarnya, dari sistem nilai tukar tetap menjadi mengambang
                   terkendali. Hal ini memicu ekspektasi penguatan yuan China terhadap mata uang negara lain. Akibatnya, nilai impor China dari luar negeri semakin murah. Karena itu, negara-negara yang
                   selama ini mengekspor ke China, akan mengalami apresiasi yang sangat kencang baik dari sisi ekspor dan maupun mata uangnya.
                    Pasar saham AS melemah setelah indeks gagal menyentuh level ekspektasi
                   Pasar saham AS mengalami pelemahan setelah indeks Standard & Poor's 500 gagal untuk menyentuh level yang diekspektasikan oleh para trader dan memudarnya optimisme mengenai
                   rencana China untuk menjaga fix rate nya terhadap dollar. Indeks Standard & Poor's ke 1,113.20 dan indeks Dow Jones Industrial Average ke 10,442.41. Sementara itu, berita Yuan justru
                   membawa angin segar pada kenaikan harga minyak. Pada perdagangan Asia, harga minyak mentah menguat ke level US$ 79 di tengah ekspektasi permintaan yang lebih tinggi dari RRT.
                   Hal ini terjadi setelah bank sentral RRT mengizinkan Yuan lebih fleksibel.
                    BP Plc menyiapkan US$ 50 miliar & ajukan tuntutan hukum
                   BP Plc saat ini sedang berupaya untuk mendapatkan dana US$ 50 miliar untuk menutup biaya tumpahan minyak di Teluk Meksiko dan sedang bersiap-siap mengajukan tuntutan hukum
                   kepada para mitranya di ladang minyak tersebut. Tuntutan hukum ini ditujukan kepada mitranya dengan tujuan untuk ikut ambil bagian dalam penyelesaian biaya penanggulangan
                   pembersihan tumpahan minyak tersebut.

                 Indosurya Market Analysis
                   Moody's naikkan peringkat utang Indonesia
                   Krisis Eropa membawa berkah bagi perekonomian Indonesia. Di tengah upaya pemulihan krisis di Eropa, keyakinan pasar terhadap perekonomian Indonesia malah semakin membaik.
                   Moody's Investor Services kemarin telah menaikkan prospek atau outlooknya terhadap utang luar negeri Indonesia dari stabil menjadi positif. Perubahan peringkat ini mencerminkan
                   penguatan ekonomi Indonesia yang tumbuh berkelanjutan. Sampai dengan saat ini peringkat utang Indonesia masih di level Ba2. Namun, peningkatan outlook ini mencerminkan peluang
                   naiknya peringkat utang Indonesia ke level layak investasi.
                    Perkiraan pertumbuhan ekonomi Q2-2010 sebesar 5,9%
                   Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2010 dapat mencapai 5,9%. Adapun kontribusi peningkatan ini berasal dari kinerja investasi dan ekspor. Pemerintah juga
                   yakin bahwa kondisi ekonomi makro hingga saat ini masih positif dan aliran dana asing akan masuk terus. Hal ini terlihat pada net capital outflow di pasar saham pada bulan Mei sebesar
                   Rp 1,65 triliun. Sementara pada bulan Juni 2010 net capital inflow mencapai Rp 2,36 triliun. Hal yang sama juga terjadi pada kepemilikan SUN dimana selama Mei 2010 terjadi net capital
                   outflow sebesar Rp 2,04 triliun dan hingga pertengahan Juni terjadi net capital inflow sebesar Rp 5,23 triliun. Kinerja ekspor juga mengalami pertumbuhan. Pada bulan April telah mencapai
                   US$ 12,1 miliar atau naik 42,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.




                   Daily Our View Stock Action
                   Code           Open       High               Low Close                  S1           S2            S3           Pivot          R1               R2            R3           ∆%
                   PGAS           3,950      4,000             3,925 3,950               3,913        3,881         3,838         3,956         3,988            4,031         4,063         0.00
                   TINS           2,275      2,350             2,250 2,300               2,238        2,194         2,138         2,294         2,338            2,394         2,438         2.22
                   SMGR           9,000      9,050             8,800 8,850               8,800        8,675         8,550         8,925         9,050            9,175         9,300         -1.67
                   UNVR          17,200     18,100             16,350 16,950             16,200       15,400        14,450        17,150        17,950           18,900        19,700        0.89
                   ADRO           2,000      2,100             2,000 2,075               1,988        1,944         1,888         2,044         2,088            2,144         2,188         4.80
                   BMRI           5,950      6,000             5,750 5,850               5,775        5,638         5,525         5,888         6,025            6,138         6,275         -1.68
                   TLKM           8,100      8,100             7,800 7,900               7,850        7,675         7,550         7,975         8,150            8,275         8,450         -1.86
                   JSMR           2,150      2,175             2,100 2,125               2,100        2,063         2,025         2,138         2,175            2,213         2,250         0.00
                   ASII          49,000     50,250             47,350 48,250             47,175       45,813        44,275        48,713        50,075           51,613        52,975        -0.62
                   ANTM           2,025      2,100             2,025 2,025               1,988        1,969         1,913         2,044         2,063            2,119         2,138         1.25

                 Reza Priyambada
Investment       Marissa Rahmatwati
      &          manajerinvestasi@indosurya.net / indosurya_securities@yahoo.com


 Research
  Division     PT Asjaya Indosurya Securities does not give any warranty in relation to the accuracy, completeness and reliability of this report as it only expresses his/her personal views. This report is prepared for internal use and the
T 021-57905068 clients of PT Asjaya Indosurya Securities only. PT Asjaya Indosurya Securities does not responsible for any transaction with regard to any recommendation mentioned in this report. The final desicion in in your hands.
F 021-57905069 Please learned of risk & return first before making an investment.
               Your Investment Partner                                                                                                                                                                                                 1
                                                              INDOSURYA Morning Call
                                           IHSG


                                                                                   IHSG pada perdagangan kemarin berhasil ditutup naik 12 poin setelah sempat naik tajam
                                                                                   menembus rekor tertingginya dalam sejarah. Ditengah-tengah sentimen positif bursa global,
                                                                                   IHSG mengawali terjadinya aksi profit taking. IHSG dibuka naik tipis ke level 2.929,985 dan
                                                                                   langsung naik tajam ke level 2.981,278. Penguatan tajam bursa-bursa regional Asia
                                                                                   mempengaruhi penguatan tajam IHSG. Selain itu juga dipicu oleh sentimen positif kebijakan
                                                                                   pemerintah China yang mengisyaratkan akan memberikan fleksibilitas atas nilai mata uang
                                                                                   Yuan. Pelaku pasar melihat kebijakan China ini akan meningkatkan likuiditas aliran dana
                                                                                   global. Bursa-bursa Eropa pun dibuka menguat tajam dengan rata-rata di atas 1% siang
                                                                                   tadi. Namun, menjelang penutupan pasar, pelaku pasar berbondong-bondong melakukan
                                                                                   aksi jual pada sebagian besar saham-saham unggulan, terutama dipicu oleh koreksi saham
                                                                                   ASII, TLKM, BMRI, dan ITMG. Diperkirakan hari ini IHSG akan berada pada support 2.894-2.920
                                                                                   dan resistance 2.973-2.995. MACD masih menunjukkan sinyal penguatan. Namun, RSI
                                                                                   berada di zona overbought . Williams %R = -14 dan Stochastic %K = 86%, %D = 94% mulai
                                                                                   mengindikasikan penurunan.



                                           PTBA

                                                                                   PTBA melalui anak usahanya PT. Bukit Asam Transpacific Railway sedang menjajaki pinjaman
                                                                                   dari lma bank asal China untuk mendanai proyek pembangunan angkutan kereta api dan
                                                                                   pelabuhan batubara di Tanjung Enim. Kontrak pembangunan tersebut bernilai US$1,5 miliar.
                                                                                   Beberapa bank yang telah memasukkan penawaran pinjaman antara lain, Industrial &
                                                                                   Commercial Bank of China Ltd (ICBC), The Ex-Im Bank of China, China Development Bank
                                                                                   (CDB, dan Bank of China. Pinjaman yang nantinya akan didapat senilai US$ 1,05 miliar atau
                                                                                   70% dari total investasi. Diperkirakan hari ini PTBA akan berada pada support 16.350-16.900
                                                                                   dan resistance 17.450-17.700. MACD mulai menunjukkan sinyal penguatan. Begitu pula
                                                                                   dengan Williams %R = -18 dan Stochastic %K = 82%, %D = 57% yang baru mulai menunjukkan
                                                                                   penguatan. Namun, candle yang bersentuhand dengan upper bollinger diperkirakan akan
                                                                                   menahan laju penguatan tersebut.
MORNING STOCKS NEWS & TECHNICAL REVIEW




                                           BKSL

                                                                                   Kabar positif datang dari BKSL. Dikabarkan saham ini akan diakuisisi oleh PT. Bakrieland
                                                                                   Development Tbk. (ELTY) yang dalam waktu dekat akan segera merealisasikan rencana ini.
                                                                                   ELTY akan menguasai minimal 45% saham perseroan. Tidak hanya itu, BKSL juga dikabarkan
                                                                                   akan mendapat dana segar dari investor asing yang siap mendanai anak usaha perseroan
                                                                                   dalam pengembangan lahan baru di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Diperkirakan
                                                                                   BKSL akan bergerak support 120-126 dan resistance pada 130-135. MACD belum
                                                                                   menunjukkan pola penguatan. Namun, Stocastic %K = 73% & %D = 47% dan William's %R = -
                                                                                   27, dan RSI baru mulai menunjukkan pola kenaikan.




                                           SIPD

                                                                                   Pada tahun ini SIPD telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 605 miliar untuk
                                                                                   menambah kapasitas pabrik hingga pembukaan gerai Belmart. Perseroan juga
                                                                                   mengalokasikan investasi sebesar Rp 350 miliar untuk meningkatkan kapasitas pabrik
                                                                                   pembibitan dan penetasan ayam di daerah Lebak, Banten. Selain itu, dana senilai Rp 150
                                                                                   miliar juga disiapkan untuk menambah kapasitas peternakan komersil di Jawa Barat, Jawa
                                                                                   Tengah, dan Jawa Timur. Diperkirakan SIPD akan diperdagangkan dengan support 1.050-
                                                                                   1.070 dan resistance 1.080-1.100. MACD yang baru bergerak naik belum didukung
                                                                                   sepenuhnya oleh RSI = 60%, Stochastic %K = 25% %D = 42%, dan William's %R = -75 yang
                                                                                   masih menunjukkan pola downtrend .




                                         Your Investment Partner                                                                                                      2
                                                                    INDOSURYA Morning Call
                                               KURVA YIELD OBLIGASI PEMERINTAH INDONESIA




                                               KURVA YIELD OBLIGASI KORPORASI INDONESIA
MORNING GOVERNMENT & CORPORATE BOND REVIEW




                                             Sumber: www.ibpa.co.id


                                               Harga Benchmark Obligasi Pemerintah        Harga Obligasi Korporasi Teraktif
                                               Seri       Kupon (%) Harga       ∆%                     Seri                 Harga Rating    Maturity    Kupon (%)
                                               FR0027       9.50       108.63 1.90        Perum Pegadaian XII Seri A 2007    101.00 idAA+   04-Sep-17     10.03
                                               FR0031       11.00      120.50 2.08        Indosat III Seri B 2003            101.75 idAA+   22-Oct-10     12.88
                                               FR0040       11.00      117.20 1.94        Bank BNI I 2003                    104.55 idAA-   10-Jul-11     13.13
                                               FR0052       10.50      109.25 2.56        Bakrieland Devp I Seri A 2008       99.00 idAAA   11-Mar-13     11.90
                                               FR0050       10.50      104.00 0.48        Bank Panin II Seri B 2007          100.00 idAA-   19-Jun-14     10.75



                                             Ulasan Pasar Obligasi
                                             Berita kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Moody's membuat pasar obligasi bergairah. Dengan adanya kenaikan ini maka pemasaran akan
                                             produk-produk investasi terutama utang akan semakin mudah. Pemerintah sendiri saat ini sedang mematangkan rencana penerbitan sukuk global
                                             senilai US$ 650 juta. Saat ini likuiditas di pasar obligasi sedang besar. Dengan demikian, Pemerintah optimis bahwa penerbitan sukuk global akan
                                             diserap pasar. Dengan adanya krisis di benua Eropa maka menjadi peluang bagi Indonesia untuk memasarkan sukuk global ini terutama kepada
                                             investor asal Timur Tengah yang kini sedang mencari alternatif tempat berinvestasi selain Eropa yang sedang dalam proses pemulihan ekonomi.




                                             Your Investment Partner                                                                                                                   3
                                   INDOSURYA Morning Call




                                                                            Head Office :

                                                                                 Grha Surya
                                                                    Komp. Taman Perkantoran Kuningan
                                                          Jl. Setiabudi Selatan I Kav. 9. Jakarta 12920. Indonesia
                                                                           Telp : 021 – 5790 5068
                                                                           Fax : 021 – 5790 4859
                                                                        Website: www.indosurya.net




                                                                                 Branch Office :
               Jakarta Branch :                                                           Medan Branch :
               Grha Kencana Lt. 2                                                         West Plaza Lt. 5
               Jl. Perjuangan No. 88 Kebon Jeruk.                                         Jl. Diponegoro No. 16 Medan 20152
               Jakarta Barat                                                              Telp : 061 – 455 8545
               Telp : 021 – 5365 0385                                                     Fax : 061 – 457 5548
               Fax : 021 – 5366 0695

               Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok J No. 5
                                                                                         Surabaya Branch :
               Jl. Letjend. Suprapto. Jakarta Pusat 10640
               Telp : 021 - 4288 3322                                                    Ruko Rich Palace. Blok R 16 & 18
                                                                                         Jl. Mayjend. Sungkono. Surabaya
               Fax : 021 - 4288 0268
                                                                                         Telp : 031 – 561 0335
                                                                                         Fax : 031 – 561 0480

                Padang Branch :                                                           Solo Branch :
                Jl. Belakang Olo No. 35A, Padang                                          Jl. Slamet Riyadi No. 401
                Telp : 0751 – 841 845                                                     Surakarta 57139
                Fax : 0751 – 841 894                                                      Telp : 0271 – 711 958
                                                                                          Fax : 0271 - 737 477
                Palembang Branch :
                Jl. Letkol. Iskandar No. 762. Palembang
                Telp : 0711 – 373 666
                Fax : 0711 - 367 149




kkkkkkkkkkk Your Investment Partner                                                                                           4

								
To top