STRUKTUR
Document Sample


STRUKTUR
ORGANISASI
Muh Azis Muslim
STRUKTUR ORGANISASI
Bagaimana tugas pekerjaan
dibagi,dikelompokkan, dan dikoordinasi
secara formal
4 Komponen Dasar dlm definisi
Struktur Organisasi
Gambaran pembagian tugas serta
tanggung jawab kepada individu maupun
bagian dalam suatu organisasi
Gambaran mengenai hubungan pelaporan
yang ditetapkan secara resmi dalam suatu
organisasi
4 Komponen Dasar dlm definisi
Struktur Organisasi
Struktur menetapkan pengelompokan individu
menjadi bagian dari organisasi dan
pengelompokan bagian-bagian yang ada menjadi
suatu bagian yang utuh
Menetapkan sistem hubungan dalam organisasi
yang memungkinkan tercapainya komunikasi,
koordinasi dan pengintegrasian segenap kegiatan
organisasi baik secara vertikal maupun horisontal
Mekanisme Hubungan
Hubungan Vertikal
Mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan dari
berbagai tingkatan hierarkhi
Alat Hubungan Vertikal
- Hirarkhi
- Peraturan & Prosedur
- Rencana & Jadual
- Penambahan posisi pd hirarkhi
- Sistem Informasi vertikal
Faktor yang mempengaruhi :
- Ukuran organisasi
- Tingkat Ketidakpastian
Hubungan Horizontal
Mengkoordinasikan kegiatan pada level yang sama
Alat Hubungan Horizontal
- Dokumen tertulis
- Kontak langsung
- Liason (Penghubung)
- Satuan tugas
- Tim
- Integrator Permanen
Faktor yang mempengaruhi :
- Tingkat ketidakpastian
- Derajat ketergantungan
- Jenis sasaran
Komponen Perancangan Struktur
Spesialisasi Kerja
Sampai tingkat manakah tugas dalam
organisasi dibagi-bagi menjadi pekerjaan-
pekerjaan yang terpisah
Departementalisasi
Dasar yang dipakai untuk
mengelompokkan bersama sejumlah
pekerjaan
Lanjutan…
Rantai Komando
Garis tidak putus dari wewenang yang menjulur
dari puncak organisasi ke eselon terbawah dan
memperjelas siapa melapor kepada siapa
Wewenang : hak-hak yang inheren dalam suatu posisi
manajerial utk memberikan perintah dan
mengharapkan dipatuhinya perintah itu.
Kesatuan Komando : seorang bawahan hanya mempunyai satu
atasan kepada siapa ia bertanggungjawab
Lanjutan….
Rentang Kendali :
Jumlah bawahan yang dapat diarahkan
secara efisien dan efektif oleh seorang
manajer
Sentralisasi
sampai tingkat mana pengambilan
keputusan dipusatkan pada suatu titik
tunggal dalam organisasi
Desentralisasi
keleluasaan keputusan dialihkan ke bawah
ke karyawan tingkat lebih rendah
Formalisasi
sampai tingkat mana pekerjaan-pekerjaan
dalam organisasi itu dibakukan
Desain Organisasi
Struktur sederhana
Suatu struktur yang bercirikan tingkat
departementalisasi sederhana, rentang
kendali yang luas, wewenang yang
dipusatkan pada tangan satu orang, dan
formalisasi kecil
Lanjutan
Birokrasi
suatu struktur dengan tugas-tugas operasi yang
sangat rutin yang dicapai lewat spesialisasi,
aturan dan pengaturan yang sangat formal, tugas-
tugas yang dikelompokkan ke dalam departemen-
departemen fungsional, wewenang terpusat,
rentang kendali yang sempit, dan pengambilan
keputusan yang mengikuti rantai komando
Lanjutan…
Struktur matriks
suatu struktur yang menciptakan lini
rangkap dari wewenang ; menggabungkan
departementalisasi fungsional dan produk
Pilihan Desain Baru
Struktur Tim
Penggunaan tim sebagai piranti pusat
untuk mengkoordinasi kegiatan kerja
Organisasi Virtual
suatu organisasi inti yang kecil, yang
menggunakan sumber luar untuk fungsi-
fungsi bisnis utama
Organisasi Tanpa Tapal Batas
suatu organisasi yang mengusahakan penghapusan rantai
komando, mempunyai rentang kendali yang tidak terbatas,
dan menggantikan departemen dengan tim yang diberi kuasa
Organisasi Feminin
Suatu organisasi yang dicirikan oleh perlakuan humanistik
terhadap individu, non oportunisme, karir yang didefinisikan
lewat layanan kepada orang lain, komitmen pada
perkembangan karyawan, penciptaan suatu komunitas yang
peduli, dan berbagi kekuasaan.
Faktor Pembeda Struktur
Strategi
Strategi Inovasi : suatu strategi yang
menekankan diperkenalkannya produk dan jasa
baru yang utama
Strategi Minimisasi Biaya : suatu strategi yang
menekankan kontrol biaya yang
ketat,penghindaran pengeluaran inovasi atau
pemasaran yang tidak perlu, dan penekanan
harga
Strategi Imitasi : suatu strategi yang berupaya
untuk pindah ke produk baru atau pasar baru
hanya setelah terbukti kelangsungan hidupnya.
Ukuran Organisasi
Teknologi
bagaimana suatu organisasi mentransfer
masukannya menjadi keluarannya
Lingkungan
lembaga-lembaga atau kekuatan diluar
organisasi yang secara potensial
mempengaruhi kinerja organisasi
Tesis Strategi-Struktur
Strategi Pilihan Struktural Karakteristik
Inovasi Organik Struktur longgar, spesialisasi
rendah, terdesentralisasi
Minimisasi Biaya Mekanistik Kontrol ketat, spesialisasi
kerja ekstensif, formalisasi
tinggi, sentralisasi tinggi
Imitasi Mekanistik dan Organik Campuran dari sifat longgar
dan ketat, pengendalian ketat
terhadap kegiatan yang ada
dan pengendalian longgar
untuk usaha baru
Model Organisasi
Model Mekanistik
suatu struktur yang dicirikan oleh
departementalisasi yang ekstensif, formalisasi
yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas dan
sentralisasi
Model Organik
suatu struktur yang datar, menggunakan tim
silang-hirarkhis dan tim silang fungsional,
mempunyaiformalisasi rendah, memiliki suatu
jaringan informasi yang menyeluruh, dan
mengandalkan pengambilan keputusan
partisipatif
PEMILIHAN DESAIN
ORGANISASI
The Five Basic Parts of The Organization
Strategic Apex
Technostructure Support Staff
Midle Line
Operating Core
Definisi Elemen-Elemen Organisasi
The Operating Core : para pegawai yang
melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan
dengan produksi dari produk atau layanan
The strategic apex: pimpinan tingkat puncak yang
diberi tanggungjawab keseluruhan untuk organisasi
The middle line : para pimpinan yang menjadi
penghubung antara operating core dengan strategic
apex
The technostructure: para analis yang mempunyai
tanggungjawab untuk melaksanakan bentuk
standarisasi tertentu dalam organisasi
The support staff : pegawai yang mengisi unit staf,
yang memberi jasa pendukung tidak langsung kepada
organisasi
Lima Konfigurasi Desain
Kontrol berada pada operating core : keputusan
disentralisasi sehingga menciptakan birokrasi
profesional
Strategic apex dominan: kontrol disentralisasi dan
organisasi memiliki struktur sederhana
Kontrol berada pada middle management : terdapat
kelompok dari unit otonomi yang bekerja
dalamsebuah struktur dividional
Technostructure yang dominan : kontrol dilakukan
melalui standarisasi, dan struktur berbentuk birokrasi
mesin
Kontrol berada pada support staff:kontrol dilakukan
melalui penyesuaian bersama (mutual adjustment)
dan menimbulkan adhocracy
STRUKTUR SEDERHANA
KEKUATAN
Sederhana, fleksibel, kurang membutuhkan
biaya untuk pemeliharaannya
Tidak terdapat lapisan dari struktur yang rumit
Pertanggungjawabannya jelas
Ketidakpastian tujuan rendah karena anggota
dengan mudah mengidentifikasikan diri dengan
cepat dengan misi organisasi
Cukup mudah melihat bagaimana tindakan
seseorang memberi sumbangan bagi tujuan
organisasi
KELEMAHAN
Penggunaannya yang terbatas, karena
jika dihadapkan pada besaran yang
bertambah ia tidak dapat memenuhi
kebutuhan
Mengkonsentrasikan kekuasaan di
tangan satu orang
Jarang memberi kekuatan tandingan
sehingga mudah sekali mengalah pada
penyalahgunaan kekuasaan yang
berkuasa
Sangat tergantung kepada satu orang
individu/pimpinan
PENGGUNAANNYA
Bila organisasi kecil atau masih dalam
tahap awal pengembangan
Jika lingkungan sederhana dan dinamik
Jika organisasi menghadapi krisis
Jika pimpinan adalah pemilik
Pimpinan diserahi kekuasaan oleh
bawahannya
BIROKRASI MESIN
KEKUATAN
Kemampuannya melakukan aktivitas yang terstandarisasi
dengan cara yang sangat efisien
Meminimalkan duplikasi dari personalia dan peralatan,
serta pegawai puas dan senang karena berpluang
berbicara dengan bahasa yang sama.
Dapat dijalankan oleh pimpinan ditingkat menengah dan
bawah yang kurang berbakat, sehingga lebih murah
Penyerapan dari aturan menggantikan kebijaksanaan dari
pimpinan.
Kegiatan yang terstandarisasi serta formalitas yang tinggi
memberi kesempatan kepada pengambilan keputusan
yang tersentralisasi. Karenanya tidak dibutuhkan
pengambilan keputusan yang inovatif dan yang
berpengalaman di bawah tingkat pimpinan paling atas
KELEMAHAN
Spesialisasi menciptakan konflik pada sub-sub
unit
Tujuan sub unit dapat mengalahkan tujuan
keseluruhan organisasi
Jika timbul masalah yang tidak secara tepat
sesuai dengan peraturan, tidak ada tempat
untuk melakukan modifikasi
Ia hanya efisien selama pegawai menghadapi
masalah yang pernah mereka jumpai
sebelumnya dan keputusan yang terprogram
telah ditentukan
PENGGUNAANNYA
Efisien untuk organisasi dengan ukuran
besar, lingkungan yang stabil dan sederhana,
dan teknologi yang terdiri dari pekerjaan rutin
yang dapat distandarisasi
STRUKTUR PROFESIONAL
Persputakaan
Universitas
Administrasi Asisten perpustakaan
Kepegawaian untuk pelayanan
administrasi
Asisten perpustakaan Asisten perpustakaan
universitas bagi akses universitas bagi
pelayanan otomatisasi layanan publik
KEKUATANNYA
Dapat mengerjakan tugas yang terspesialisasi
(membutuhkan keterampilan profesional yang sangat
terlatih) dengan efisiensi yangrelatif sama seperti yang
terdapat di dalam birokrasi mesin
KELEMAHAN
Ada kecenderungan berkembang konflik antara sub unit
Fungsi-fungsi profesional mencoba mengejar tujuan
sempit mereka, sering membuat kepentingan fungsi lain
dan organisasi tampak menjadi tidak penting
Spesialis pada birokrasi profesional bersifat tertekan oleh
tekadnya untuk mengikuti peraturan. Hanya saja
peraturan tersebut dibuat oleh para profesional itu sendiri
dan ini merupakan hambatan terhadap efektivitas
organisasi bila standar tersebut sangat kaku dan tidak
dapat disesuaikan dengan kondisi yang unik atau berubah
PENGGUNAANYA
Cocok bagi organisasi dengan ukuran yang
besar, lingkungan stabil dan kompleks, serta
teknologi rutin yang dinternalkan melalui
profesionalisasi
Oparting core organisasi didominasi oleh
profesional yang terampil dan telah menghayati
prosedur yang sukar utuk dipelajari namun
didefinisikan dengan baik.
Lingkungan yang kompleks dan stabil berarti
organisasi membutuhkan penggunaan
keterampilan yang sukar tetapi harus ada
kestabilan sehingga keterampilan tersebut
dapat didefinisikan dengan baik dan
STRUKTUR DIVISIONAL
KEKUATAN
Menempatkan tanggungjawab penuh bagi
sebuah produk atau layanan di tangan seorang
pimpina divisi
Membebaskan staf kantor pusat dari
perhatinnya mengenai rincian kegiatan sehari-
hari sehingga mereka dapat lebih memberi
perhatian kepada masalah jangka panjang
Divisi yang otonom dapat menjadi alat
pelatihan dan pengembangan yang baik bagi
pimpinan
Unit otonomnya dapat dipotong dengan
dampak minimal terhadap seluruh organisasi
KELEMAHAN
Duplikasi kegiatan dan sumberdaya
Kecenderungan dari bentuk dividional
tersebut yang dapat mendorong
terjadinya konflik. Desain struktural
hanya memberi sedikit insentif bagi
terbentuknya kerjasama diantara dividi
Menimbulkan masalah koordinasi
PENGGUNAANNYA
Tergantung keanekaragaman produk atau
layanan yang diberikan
Karena faktor kontigensi yaitu besaran,
teknologi, dan lingkungan
Cocok untuk lingkungan yang lebih
sederhana ketimbang kompleks dan lebih
stabil ketimbang dinamis
ADHOCRACY
KARAKTERISTIK
Tidak mempunyai hirarkhi yang mantap
Tidak ada departemen yang permanen
Tidak mempunyai peraturan yang diformalisasi
Tidak terdapat prosedur standar untuk menghadapi masalah
rutin
Dicirikan oleh deferensiasi horisontal yang tinggi karena diisi
oleh profesional dengan tingkat kehalian yang tingi
Diferensiasi vertikal yang rendah karena tingkatan administrasi
yang banyak akan membatasi kemampuan organisasi untuk
melakukan penyesuaian.
Pengawasna yang rendah karena profesional telah menghayati
prilaku yang diinginkan manajemen.
Formalisasi yang rendah, desentralisasi, fleksibilitas dan daya
tanggap yang tinggi
Teknostrulturnya hampir tidak ada,karena pimpinan tingkat
menengah, staf pendukung, serta operating corenya semuanya
profesional
KEKUATAN
Tidak ada jangka waktu yang ketat bagi keberadaannya
Peran yang dilaksanakan dalam tim dapat dipertukarkan,
dan bergantung pada sifat dan kompleksitas dari tugas
tersebut
Kelompok tersebut dapat dibagi ke dalam unit-unit, dan
masing-masing bertanggungjawab atas berbagai segi dari
pekerjaan yang harus dilaksanakan
Kemampuannya cepat menanggapi perubahan serta
inovasi dan memungkinkan koordinasi dari berbagai
spesialis.
Adhokrasi lebaih tepat digunakan bila ingin beradaptasi
dan kreatif, spesialis berbagai disiplin dibutuhkan untuk
bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, jika tugas-
tugasnya bersifat teknis, tidak terprogram, terlalu
kompleks untuk ditangani oleh satu orang
Related docs
Get documents about "