Contoh Laporan Magang by mlutfis

VIEWS: 92,672 PAGES: 24

									          LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

 DI PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk.



         Disusun sebagai salah satu syarat mengikuti UN dan US di

                           SMK PGRI 1 CIBINONG




                                 Disusun Oleh :


           Nama                        : ____________________
           NIS                         : ____________________
           Kompetensi Keahlian         : ____________________
           Program Studi Keahlian : ____________________




PERKUMPULAN PEMBINA LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PGRI
                 (PPLP DIKDASMEN PGRI) KABUPATEN BOGOR

                      SMK PGRI 1 CIBINONG
                    KELOMPOK BISNIS DAN MANAJEMEN
Jl. Cikaret Komplek Puri Nirwana 1 Telp. (021) 8753628, Fax. (021) 87910979   Bogor
                                      2010
LEMBAR PENGESAHAN DARI PERUSAHAAN



     Laporan ini telah diperiksa dan disahkan pada

  Tanggal _____ Bulan _______________ Tahun 2010




             Pembimbing Praktik DU/DI,




          ____________________________




                     Mengetahui :

           Pimpinan Instansi / Perusahaan,




          ____________________________




                           i
            LEMBAR PENGESAHAN DARI SEKOLAH




                 Laporan ini telah diperiksa dan disahkan pada

             Tanggal _____ Bulan _______________ Tahun 2010




 Ketua Program Keahlian                                Pembimbing,
Administrasi Perkantoran,




Hety Putri Sukesie, A.Md.                         Ir. Yani Adnawiyani




                            Mengetahui / Menyetujui,
                                Kepala Sekolah,




                             Drs. Ali Gozali, M.Pd.
                            NIP. 196301301986021002




                                       ii
                              KATA PENGANTAR

     Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Praktik
Kerja Industri di PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk.

     Tujuan dari penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri ini adalah untuk
memenuhi     salah satu syarat mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMK PGRI 1
Cibinong Tahun Pelajaran 2010/2011. Laporan ini disusun berdasarkan data yang
sesungguhnya yang penulis dapatkan selama melaksanakan Praktik Kerja Industri di
PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk.

     Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri ini
tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis
menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Bambang Sidukusumo, selaku Manager CHRD PT. Indocement Tunggal
   Prakarsa, Tbk.

2. Bapak Drs. Ali Gozali, M.Pd. selaku Kepala SMK PGRI 1 Cibinong.

3. Bapak Yayat Herdiyatna Yazid selaku Ketua Pelaksana Prakerin.

4. Ibu Heti Putri Sukesie, A.Md. Selaku Ketua Program Administrasi Perkantoran.

5. Bapak Ary Prihantoro, selaku pembimbing dari PT. Indocement Tunggal
   Prakarsa, Tbk.

6. Ibu Ir. Yani Adnawiyani, selaku pembimbing dari SMK PGRI 1 Cibinong.

7. Seluruh staf dan karyawan yang telah menerima, membantu dan memberikan
   bimbingan selama kegiatan Praktek Kerja Industri berlangsung yang tidak dapat
   disebutkan satu persatu.

8. Kedua orang tua dan saudara saya yang telah mendukung dan memberikan doa
   restu.

9. Pihak-pihak yang tidak.dapat saya sebutkan satu persatu, atas dukungan dan doa
   restu yang berhubungan dengan kegiatan Praktek Kerja Industri.



                                         iii
     Penulis menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari
kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Harapan
dari penulis semoga laporan yang memuat pengalaman dan pengetahuan yang
didapatkan selama melaksanakan Praktek Kerja Industri ini dapat bermanfaat bagi
siswa-siswi SMK PGRI 1 Cibinong.

                                                         Cibinong, 15 Mei 2010



                                                                Penyusun




                                      iv
                                                    DAFTAR ISI



LEMBAR PENGESAHAN PERUSAHAAN ......................................................                                         i

LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH ...............................................................                                  ii

KATA PENGANTAR ..........................................................................................                  iii

DAFTAR ISI .........................................................................................................        v

BAB I            PENDAHULUAN

                 A.      Latar Belakang ..........................................................................          1
                 B.      Tujuan Praktik Kerja Industri ..................................................                   1
                 C.      Sasaran pokok Praktik Kerja Industri ......................................                        2
                 D.      Tujuan pembuatan laporan Praktik Kerja Industri ...................                                3
                 E.      Metode pengumpulan Data .......................................................                    3
                 F.      Sistematika Penulisan Laporan Praktek Kerja Industri ............                                  4

BAB II           PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

                 A.      Gambaran Umum Perusahaan/Instansi .....................................                            5
                 B.      Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktik Kerja Industri ...........                                   11
                 C.      Kompetensi yang diajarkan ......................................................                  12
                 D.      Pembahasan Prakerin ................................................................              12
                 E.      Masalah yang dihadapi dan penanganan masalah ....................                                 15

BAB III          PENUTUP

                 A.      Kesimpulan ...............................................................................        16
                 B.      Saran .........................................................................................   16

LAMPIRAN-LAMPIRAN




                                                               v
                                        BAB I

                                PENDAHULUAN



A.   Latar Belakang Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)

          Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan
     siap kerja karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/
     industri. Oleh karena itu diadakan suatu program Pendidikan Sistem Ganda
     (PSG) yaitu dengan melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) agar
     setiap siswa lulusan SMK mempunyai pengalaman dalam dunia usaha sebelum
     memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.

          Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan
     Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat
     menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat
     dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga
     kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-
     mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi
     harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. Ada dua
     pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/perusahaan atau
     instansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program
     keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan
     bertangguang    jawab   mulai      dari   tahap   perencanaan   program,   tahap
     penyelenggaraan, sampai penilaian dan penentuan kelulusan siswa.


B.   Tujuan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)

          Praktek    Kerja   Industri    (PRAKERIN)       merupakan    suatu    sistem
     pemelajaran yang dilakukan di luar Proses Belajar Mengajar dan dilaksanakan
     pada perusahaan/industri atau instansi yang relevan.




                                           1
          Secara umum pelaksanaan program Praktek Kerja Industri ditujukan
     untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa di bidang teknologi,
     penyesuaian diri dengan situasi yang sebenarnya, mengumpulkan informasi dan
     menulis laporan yang berkaitan langsung dengan tujuan khusus. Setelah siswa
     melaksanakan program Praktek Kerja Industri secara khusus siswa diharapkan
     memperoleh pengalaman yang mencakup tinjauan tentang perusahaan, dan
     kegiatan-kegiatan praktek yang berhubungan langsung dengan teknologi. Dan
     mempersiapkan para siswa/siswi untuk belajar bekerja secara mandiri, bekerja
     dalam suatu tim dan mengembangkan potensi dan keahlian sesuai dengan minat
     dan bakat masing-masing.

          Penyelenggaraan praktik kerja industri (PRAKERIN) pada SMK
     bertujuan untuk:

     a. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang
        memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan
        tuntutan lapangan pekerjaan.

     b. Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja.

     c. Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan
        kerja berkualitas.

     d. memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai
        bagian dari proses pendidikan.

C.   Sasaran pokok Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)
          Melihat kenyataan di atas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional
     yang berdasarkan pada kebijakan “Link and Match” (kesesuaian dan
     kesepadanan)   Departemen    Pendidikan   dan   kebudayaan   dalam    model
     penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai dengan
     ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989
     tentang sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang
     Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat


                                         2
     dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud Nomor080/U/1992 tentang Seklah
     Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum
     SMK.


D.   Tujuan pembuatan laporan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)

          Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah agar para siswa dapat melatih
     jiwa mandiri, berani, tanggung jawab serta disiplin. Selain itu juga dapat
     mengkaji ilmu terapan di lapangan dengan sekolah. Adapun isi laporan yang
     harus disusun para siswa adalah hasil kegiatan selama PRAKERIN. Tujuan dari
     pembuatan laporan tersebut antara lain adalah :

     1. Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti Praktek Kerja
        Industri.
     2. Sebagai pertanggung jawaban atas tugas yang diberikan Sekolah kepada
        para siswa sehubungan dengan pelaksanaan PRAKERIN.
     3. Menambah perbendaharaan perpustakaan Sekolah dan sebagai pengetahuan
        bagi siswa angkatan selanjutnya.
     4. Sebagai latihan bagi siswa dalam membuat sebuah laporan kegiatan.
     5. Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang di lakukan di
        DUDI (Dunia Industri).
     6. Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional. Untuk mengetahui perkembangan
        siswa selama mngikuti praktek di dunia usaha/industri.


E.   Metode pengumpulan Data

            Metode untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dalam menyusun
     laporan kami mengambil metode wawancara.

            Metode    ini   merupakan      metode   yang   paling   efektif   dalalam
     mengumpulkan data-data yang diperlukan. Dengan metode ini penulis secara




                                           3
     langsung melakukan wawancara dengan pembimbing di lapangan dan
     karyawan. Data-data yang diperoleh dengan metode ini antara lain ;

     1. Gambaran Umum Perusahaan
     2. Struktur Organisasi Perusahaan
     2. Bidang Usaha
     3. Inventarisasi tentang alat-alat dan benda-benda yang di kerjakan di tempat
        Prakerin.


F.   Sistematika Penulisan Laporan Praktek Kerja Industri

          Penulisan Laporan Praktek Kerja Industri terdiri atas 3 (tiga) bab dengan
     perincian sebagai berikut :

     BAB I       : PENDAHULUAN

                    Bab ini akan membahas Latar Belakang Pelaksanaan Laporan
                    Kerja Praktek, Tujuan Kerja Praktek, Sasaran pokok Praktik
                    Kerja Industri, Tujuan pembuatan laporan Praktik Kerja Industri,
                    Metode pengumpulan Data, dan Sistematika Penulisan Laporan
                    Praktek Kerja Industri

     BAB II      : PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

                    Pada Bab ini membahas Gambaran umum PT. Indocement
                    Tunggal Prakarsa Tbk., Waktu Pelaksanaan Praktik Kerja
                    Industri, Tempat Pelaksanaan Praktik Kerja Industri, Kompetensi
                    yang diajarkan, Pembahasan Prakerin, dan Masalah yang
                    dihadapi dan penanganan masalah.

     BAB III     : PENUTUP

                    Berisikan kesimpulan dan saran selama pelaksanaan Kerja
                    Praktek ini.




                                         4
                                    BAB II

              PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI


A.   Gambaran Umum Perusahaan/Instansi

     1.   Sejarah singkat PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
               PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement” atau
          “Perseroan”) adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang
          memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen
          khusus. Perseroan didirikan pada tahun 1985 dan dioperasikan secara
          terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton
          semen per tahun. Perseroan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan
          di antaranya berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan,
          Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru,Kalimantan Selatan.

               Sejak tahun 2005, Perseroan telah melakukan diversifikasi produk
          dengan meluncurkan Semen Komposit Portland (Portland Composite
          Cement/PCC). Perseroan juga memproduksi berbagai jenis semen
          lainnya, yaitu Semen Ordinary Portland Tipe I, Tipe II dan Tipe V, serta
          Semen Sumur Minyak (Oil Well Cement) dan Semen Putih. Sampai saat
          ini, Indocement merupakan satu-satunya produsen Semen Putih di
          Indonesia. Produk-produk Perseroan tersebut dipasarkan dengan merek
          dagang „Tiga Roda‟.

               Pada tahun 2001, HeidelbergCement Group, salah satu produsen
          semen terkemuka di dunia yang berpusat di Jerman dan beroperasi di 50
          negara, menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan. Sejak itu,
          Perseroan bertekad untuk memulihkan kondisi keuangan yang sehat
          seperti sebelum terjadinya krisis keuangan di Asia. Untuk mencapai hal
          tersebut, dan dengan dukungan HeidelbergCement Group, Indocement
          kembali memfokuskan kegiatannya pada bisnis inti sebagai produsen



                                        5
semen, beton siap-pakai dan agregat. Sejak 2006 hingga saat ini,
Perseroan telah berhasil mencapai kondisi keuangan yang sehat.

       Pada tahun 2007, Indocement menyelesaikan proyek modifikasi
Pabrik ke-8 di Citeureup, yang memberikan tambahan kapasitas produksi
terpasang sebesar 600.000 ton semen per tahun. Hal ini memungkinkan
Indocement meningkatkan volume penjualan secara signifikan pada 2008
untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat.

1985

       PT Indocement Tunggal Prakarsa didirikan melalui penggabungan
       usaha enam perusahaan yang memiliki delapan pabrik semen.

1989

       Indocement    menjadi       perusahaan   publik   dan   mencatatkan
       sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu disebut Bursa Efek
       Jakarta dan Bursa Efek Surabaya).

1991

       Perseroan mengakuisisi Pabrik ke-9 di Palimanan, Cirebon, Jawa
       Barat, yang memiliki kapasitas terpasang 1,3 juta ton semen per
       tahun.

       Penyelesaian pembangunan Terminal Semen Surabaya.

       Memulai usaha Beton Siap-Pakai.

1996

       Pabrik ke-10 di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, selesai dibangun
       dengan kapasitas terpasang 1,3 juta ton semen per tahun.

1999

       Pabrik ke-11 di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, selesai dibangun
       dengan kapasitas terpasang 2,6 juta ton semen per tahun.



                               6
2000

       Pengambilalihan PT Indo Kodeco Cement melalui penggabungan
       usaha (Pabrik ke-12) dengan kapasitas terpasang 2,6 juta ton
       semen per tahun.

       Restrukturisasi utang sebesar US$1,1 miliar berlaku efektif.

2001

       HeidelbergCement Group menjadi pemegang saham mayoritas
       melalui anak perusahaannya, Kimmeridge Enterprise Pte. Ltd.

2002

       Penyelesaian   instalasi     alat   Penangkap   Debu   Elektrostatik
       (Electrostatic Precipitator) di Pabrik Citeureup dan Cirebon.

       Menjadi pemegang saham pengendali di PT Pionirbeton Industri.

2003

       Kimmeridge Enterprise Pte. Ltd. mengalihkan kepemilikan
       sahamnya atas PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. kepada HC
       Indocement GmbH.

2004

       Menerima Penghargaan Superbrands 2003/2004 dari Superbrands
       Organization, Inggris.

       Kompleks Pabrik Citeureup meraih Peringkat Hijau dari
       Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia sebagai hasil
       Program    Penilaian     Peringkat    Kinerja   Perusahaan      dalam
       Pengelolaan Lingkungan (PROPER).

2005

       Meluncurkan     produk       Semen Portland Komposit      (Portland
       Composite Cement/PCC) ke pasaran Indonesia.


                                7
       Kompleks Pabrik Citeureup meraih Peringkat Hijau dan Kompleks
       Pabrik   Cirebon meraih Peringkat           Biru dari    Kementerian
       Lingkungan Hidup Republik Indonesia sebagai hasil PROPER.

       Penggabungan perusahaan HC Indocement GmbH dengan
       HeidelbergCement        South-East   Asia    GmbH,      dimana   yang
       disebutkan terakhir menjadi perusahaan yang dipertahankan dan
       pemegang saham langsung dari Indocement.

2006

       Melakukan pembiayaan kembali untuk menggantikan Master
       Facilities Agreement.

       Menerima penghargaan IMAC (Indonesian Most Admired
       Companies) 2006 untuk pengembangan citra perusahaan terbaik
       dalam kategori industri semen.

       HeidelbergCement South-East Asia GmbH, pemegang saham
       langsung Indocement bergabung dengan HeidelbergCement AG,
       yang menguasai 65,14% saham di Indocement.

       Indocement menerima Penghargaan AIDS kategori perak dari
       Komisi Nasional Peduli AIDS atas upaya dan prestasinya
       melaksanakan program penanggulangan HIV dan AIDS di tempat
       kerja.

       The United Nations Framework Convention on Climate Change
       (UNFCCC) telah melakukan registrasi Proyek Bahan Bakar
       Alternatif Indocement pada 29 September dan Proyek Blended
       Cement pada 27 Oktober dalam rangka penerbitan Pengurangan
       Emisi    Karbon   (Certified    Emission     Reduction/CER),     yang
       jumlahnya akan diverifikasi oleh pihak independen.




                                8
     2007

            Membeli 51% saham PT. Gunung Tua Mandiri, sebuah perusahaan
            tambang agregat yang terletak di Rumpin, Jawa Barat.

            Modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang menambah kapasitas
            produksi terpasang sebesar 600.000 ton semen per tahun.


2.   Visi dan Misi Perusahaan

        Misi Perseroan
        Kami berkecimpung dalam bisnis penyediaan papan, semen dan
        bahan bangunan yang terkait, serta jasa terkait yang bermutu dengan
        harga    kompetitif   dan       tetap   memperhatikan   pembangunan
        berkelanjutan.

        Visi Perseroan
        Pemimpin pasar semen dan agregat yang berkualitas di dalam negeri.

        Moto Perseroan
        Turut membangun kehidupan bermutu.


3.   Bidang Usaha

     Indocement memiliki operational semen terintegrasi dengan total
     kapasitas terpasang 17.1 juta ton semen. Saat ini Indocement
     mengoperasikan 12 pabrik, sembilan berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa
     Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; and satu di Tarjun,
     Kotabaru, Kalimantan Selatan.

     Produk utama perusahaan adalah Portland Composite Cement (PCC) dan
     Ordinary Portland Cement (OPC). Perusahaan juga memproduksi
     berbagai tipe semen lainnya seperti Portland Cement Type I and Type V,
     begitu juga dengan Oil Well Cement. Indocement adalah satu-satunya
     produsen Semen Putih di Indonesia.


                                    9
4.   Struktur Organisasi
     Struktur organisasi PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. yaitu :




                                  10
B.   Waktu Tempat Pelaksanaan Praktik Kerja Industri

          Waktu untuk melaksanakan Praktik kerja industri (PRAKERIN) adalah
     mulai dari tanggal 01 Februari s/d 31 Maret 2010. Praktik kerja industri di
     PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 WIB
     yang terdapat jam istirahat pukul 12.00 WIB – 13.00 WIB.

          Adapun tempat untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)
     adalah di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Lokasi tepatnya ada di Jl.
     Mayor Oking Jaya Atmaja Citeureup, Bogor. Selama Praktik Kerja Industri
     penulis ditempatkan pada bagian :

        HRD
        1. Recruitment
            Bertugas untuk menyusun permohonan penambahan pegawai baru,
            menyeleksi surat lamaran yang datang, menyusun jadwal wawancara,
            menyusun jadwal tes kesehatan, tes tulis termasuk mengoreksinya,
            sampai dengan psikotest.

        2. Competency Mapping and Judgment
            Bertugas menentukan peta kompetensi seorang pegawai termasuk alat
            ukurnya . Hal ini tentunya dimaksudkan agar diperoleh the right man on
            the right job.

        3. Kesejahteraan pegawai (Employee Welfare)
            Bertugas mengayomi kesejahteraan pegawai bukan hanya masalah
            penggajian namun juga jenjang karirnya. Masalah kenaikan pangkat
            baik regular maupun yang dikarenakan oleh hasil performance appraisal
            yang baik.




                                         11
C.   Kompetensi yang diajarkan

           Kompetensi yang diajarkan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
     antara lain:

     1. Berkomunikasi melalui telpon.
         Siswa ditugaskan untuk menerima telpon masuk dari perusahaan lain,
         dengan memperhatikan etika komunikasi telpon, sehingga tidak terjadi
         kesalahan yang akan merugikan perusahaan.
     2. Mengentri data

         Siswa ditugaskan untuk mengentri data peserta training, data hasil tes
         peserta training, data promosi jabatan, serta check print out

     3. Mengoperasikan mesin photo copy

         Siswa ditugaskan untuk memphotocopy arsip dokumen CHRD dan CPDD.

     4. Mengekspedisi Surat

         Siswa prakerin ditugaskan mengekspedisi surat undangan/reminder pada
         divisi CHRD dan CPDD


D.   Pembahasan Prakerin

     1. Obyek Pekerjaan Berkomunikasi Melalui Telpon
          Nama Perusahaan            PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
          Bagian                     CHRD - CPDD
          Nama Pekerjaan             Menerima Telpon

         a. Tujuan Kerja
                    Menjawab telpon masuk
                    Mencatat pesan




                                            12
   b. Prosedur Pekerjaan
         Angkat gagang telepon dengan tangan kiri, sementara itu tangan
         kanan siap dengan alat tulis.
         Siapkan buku catatan dan alat tulis untuk mencatat hal-hal yang
         penting
         Berilah salam sesuai dengan waktu kepada penelepon
         Katakan kepadanya untuk menunggu sebentar karena kita harus
         menstranfer hubungan tersebut ke telepon pimpinan.
         Hubungkan Segera Penelepon dengan pimpinan


2. Obyek Pekerjaan Mengentry data
    Nama Perusahaan          PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
    Bagian                   CHRD - CPDD
    Nama Pekerjaan           Mengentry Data

   a. Tujuan Kerja
         Menginput data peserta training
         Menginput hasil tes peserta training
         Menginput data promosi jabatan


   b. Prosedur Pekerjaan
         Mempersiapkan data-data yang akan diinput
         Mengaktifkan komputer
         Mengoperasikan Program aplikasi Ms-Excel
         Membuat tabel sesuai dengan pola yang ditugaskan pembimbing
         perusahaan.
         Menginput data peserta training, hasil tes training dan data promosi
         jabatan.
         Menyimpan (saving) data-data yang telah diinput
         Melaporkan hasil input data kepada pembimbing perusahaan.


                                  13
3. Obyek Pekerjaan Mengoperasikan mesin photo copy
     Nama Perusahaan       PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
     Bagian                CHRD
     Nama Pekerjaan        Mengoperasikan mesin photo copy

   a. Tujuan Kerja
         …………………………………………………..
         …………………………………………………..
         …………………………………………………..


   b. Prosedur Pekerjaan
         ………………………………………………………………………
         ……………………………………………………………………….
         ………………………………………………………………………
         ……………………………………………………………………….
         ………………………………………………………………………
         ……………………………………………………………………….
         ………………………………………………………………………
         ……………………………………………………………………….
         ………………………………………………………………………
         ……………………………………………………………………….


4. Obyek Pekerjaan Mengekspedisi Surat
     Nama Perusahaan       PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
     Bagian                CHRD
     Nama Pekerjaan        Mengekspedisi Surat

   a. Tujuan Kerja
         …………………………………………………..
         …………………………………………………..
         …………………………………………………..


                              14
        b. Prosedur Pekerjaan
               ……………………………………………………………..…………
               ……………………………………………………………….……….
               ……………………………………………………………..…………
               ………………………………………………………….…………….
               ………………………………………………………………………..
               .……………………………………………………………………….
               ………………………………………………………………………..


E.   Masalah yang dihadapi dan penanganan masalah

     1. Masalah yang dihadapi

        Ada beberapa masalah yang penulis temukan pada saat penulis melakukan
        Praktik Kerja Industri adapun masalah yang dihadapi adalah sebagai
        berikut:

        a. Ketidaksamaan antara teori yang diajarkan di sekolahan dengan
           ditempat Prakatik Kerja Industri atau Dunia Usaha.
        b. Adanya Praktik atau Teori yang belum diberikan pada saat pelajaran di
           sekolah.
        c. Penggunaan sarana-sarana yang belum dikenal.


     2. Penanganan Masalah

        Dalam penanganan masalah yang penulis hadapi tidak lain yaitu meminta
        petunjuk kepada istruktur yang menanganinya, bagaimana supaya masalah
        yang ada dapat diselesaikan dengan benar. Selain itu penulis juga harus
        mempunyai kepercayaan diri atas solusi yang telah penulis dapatkan dari
        instruktur kerja. Semua tindakan tidak akan tercapai tanpa adanya
        keinginan, niat dan do‟a.




                                      15
                                     BAB III

                                     PENUTUP


A.   Kesimpulan
     1. Kegiatan prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya
        siswa-siswi SMK PGRI 1 Cibinong. Dengan adanya kegiatan prakerin
        siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi
        dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan
        serta wawasan yang tinggi.
     2. Prakerin merupakan kegiatan praktek di luar jam sekolah yang bekerja sama
        dengan masyarakat atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk
        mampu bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
     3. Prakerin dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah
        yang ahli dan professional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar
        nasional atau bahkan internasional. Dengan begitu siswa-siswi akan
        mempunyai sikap yang akan menjadi bekal dasar pengembangan diri secara
        berkelanjutan dan dapat mengamalkan apa yang telah di perolehnya, dalam
        kehidupan sehari-hari.
     4. Adapun kesimpulan mengenai tempat prakerin ini adalah:
        a. Perusahaan ini mempunyai banyak fasilitas yang memadai bagi para
             pegawai.
        b. Dalam ruang CHRD-CPDD terdapat computer yang telah tersambung
             dengan fasilitas internet sehingga dapat membantu para pegawai.


B.   Saran

          Beberapa hal yang kami temukan di lapangan saat pelaksanaan Prakerin
     yang sebagian kecil justru tidak kami temukan saat mengikuti pembelajaran di
     kelas. Terkait dengan ini kami ajukan beberapa saran antara lain:




                                        16
1. Sekolah perlu memberikan penekanan pada penguasaan keterampilan yang
   relevan dengan perkembangan teknologi di dunia kerja. Dengan demikian
   kami peserta Prakerin dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang
   diperoleh secara maksimal.
2. Sekolah perlu memberikan penekanan pada masalah budaya kerja yang
   berlaku pada instansi pemerintah maupun swasta. Dengan demikian apabila
   siswa melakukan Prakerim pada sehingga pada instansi     imaksud, para
   siswa akan dapat menyesuaikan diri dengan mudah.

     Demikian Laporan Prakerin ini kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi
pembaca, khususnya siswa-siswi SMK PGRI 1 Cibinong.




                                17
                  LAMPIRAN
( Berisi Jurnal Prakerin yang telah diketik dengan komputer)

								
To top