Docstoc

Tips and trik computer

Document Sample
Tips and trik computer Powered By Docstoc
					Tips and trik computer http://www.docstoc.com RapidShare Crack Time Download File, Untuk mengakalinya klik Start --> Run, ketik cmd Selanjutnya ketik : @echo off echo ipconfig /flushdns ipconfig /flushdns echo ipconfig /release ipconfig /release echo ipconfig /renew ipconfig /renew exit +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ kadang kala di warnet semua akses di tutup, mulai dari Run, find/search, Control Panel, dll. gimana ya caranya menjebolnya…?.. mode side 2 layer 2 aktif. let’s go!!! buka notepad, (bener2 keterlaluan kalo notepad aja di blok!!!) cut n paste script berikut: –start– On error resume next Dim Reg Set Reg = CreateObject(‖WScript.Shell‖) if msgbox(‖Kembalikan menu Run ?‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl orer\NoRun‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Enable Registry Tool ?‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Syst em\DisableRegistryTools‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Perlihatkan file hidden‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl orer\Advanced\Hidden‖, ―1″, ―REG_DWORD‖ end if

if msgbox(‖Kembalikan menu Find‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl orer\NoFind‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Kembalikan menu Option‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl orer\NoFolderOptions‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Enable Taskmanager‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Syst em\DisableTaskMgr‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Disable File Extensi‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\explorer\advanc ed\HideFileExt‖, ―0″, ―REG_DWORD‖ end if if msgbox(‖Perlihatkan Log Off‖ , VbOkCancel) = VbOK then Reg.RegWrite ―HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\explorer\advanc ed\StartMenuLogoff‖, ―1″, ―REG_DWORD‖ end if MsgBox‖Registry kamu berhasil di optimasi, silakan logOff‖, vbinformation,‖Selamat‖ MsgBox‖creat3d bY channells1edp.blogspot.com‖, vbinformation,‖Selamat‖ —end– nah nih untuk membuka/enable run, hide file ext, dll. simpan dengan .vbs dan klik untuk mengeksekusi. welcome to your imagine!!! +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Buat para pecinta Mozilla Firefox ada secuil tips ne,.. tips berikut bisa meningkatkan kecepatan Mozzila FireFox kamu hingga 20% sampai 35% . Buktikan sekarang dan

lumayan ampuh untuk meningkatkan kecepatan browser Mozzila ikuti petunjuknya ya, Langkah Pertama : Buka Mozilla Firefox kamu dan ketik "about:config" (tanpa tanda petik) pada address bar kemudian tekan enter. Scrolling kebawah dan kamu cari sampe ketemu entries seperti : network.http.pipelining network.http.proxy.pipelining network.http.pipelining.maxrequests Udah ketemu ya,.. Langkah Kedua : Ubah setting entries di atas caranya dg klik 2 kali pada entries atau klik-kiri terus pilih Modify / Toggle pada entries: Set "network.http.pipelining" menjadi "true" (defaultnya false). Set "network.http.proxy.pipelining" menjadi true (defaultnya false). set "network.http.pipelining.maxrequests" menjadi nilai "32". Artinya akan membuat 32 request dalam sekali. Kalo sudah,... Langkah Ketiga : klik-kanan (dimana saja) -> Select New-> Integer. Ketik nglayout.initialpaint.delay pada preference name, kemudian kamu set nilainya menjadi "0" (nol). Nah Kemudian,.... Langkah Keempat : Selesai. Boleh juga kamu restart komputernya biar lebih fresh...!!! Secara default browser Mozilla Firefox akan membuat satu request untuk satu halaman web dalam satu kali . ketika enable pipelining, itu akan membuat beberapa halaman dalam sekali. Dan yang paling penting ne,.. akan mempercepat page loading Mozilla Firefox Kamu. +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Sebagian komputer yang disediakan untuk publik hanya dapat digunakan untuk suatu keperluan tertentu. Sebagai contoh, komputer-komputer di warnet yang hanya menyediakan akses internet. Contoh lain: komputer di-rental komputer yang disediakan khusus untuk apilikasi pengetikan atau komputer di warung game yang cuma menyediakan game tertentu saja. pada komputer yang digunakan untuk hal spesifik seperti itu, ada beberapa aplikasi yang tidak diperlukan. Supaya tidak menyimpang dari fitrahnya, aplikasi yang tidak berkaitan bisa di blok sehingga tidak bisa dijalankan. Misalnya di warnet, aplikasi game diblog. Dirental komputer, aplikasi multi media diblog. Nah, untuk melakukan itu ada pengaturan yang harus dilakukan di Group Policy Editor (Klik gambar untuk memperbesar). Anda harus mengatur agar beberapa aplikasi tertentu tidak dapat jalan di komputer anda. mau tau caranya? baiklah caranya adalah sebagai berikut :

1. Jalankan Group Police Editor dengan cara mengklik [start] lalu ketik gpedit.msc pada menu Run.. 2. Pada folder Local Komputer Police\User Configuration\Administrative Templates\System\ carilah "Don't run specified Windows Applications". 3. Klik ganda [Don't run specified Windows Applications], kemudian pilih [Enabled]. 4. Di bagian bawahnya akan aktif sebuah opsi "List of disallowed applications" dengan tombol [Show] di belakangnya. 5. Klik pada tombol [Add...] untuk menambahkan nama aplikasi yang akan diblog. Klik tombol [Remove] untuk membuka proteksi. 6. Masukkan nama aplikasi pada kolom yang telah disediakan, misalnya "winword.exe" atau powerpnt.exe". Setelak itu klik [OK]. 7. Jika anda ingin menambahkan aplikasi lain ulangi langkah 6 dan 7, setelah itu klik [OK] dan [OK] sekali lagi.

Langkah barusan adalah untuk memblok aplikasi tertentu. Masih ada satu cara lagi untuk memperketat sistem agar tidak "kebobolan". Caranya yaitu dengan memanfaatkan salah satu opsi pada Group Policy, yaitu "Run only allowed Windows Applications". Pengguna hanya dapat menjalankan program tertentu yang telah anda tentukan pada daftar list of Allowed Applications di Group Policy. Cara mengaplikasikan trik ini tidak jauh berbeda dengan trik yang baru saja anda lakukan. Simak juga Langkah-langkah Lengkapnya : 1. Pada editor Group Policy, masukan ke folder yang sama dengan langkah 1 yang sudah dilakukan. 2. Klik ganda [Run only allowed Windows Applications] yang terdapat dibagian kanan jendela. 3. Klik [Enabled], kemudian klik tombol [Show] di "List of allowed applications". 4. Klik tombol [Add...] lalu masukkan nama aplikasi yang ingin anda perbolehkan untuk diakses. Langkah ini dapat anda ulangi sebanyak program yang ingin anda beri izin akses. 5. Terakhir, klik [OK]> [OK] lalu tutup jendela Group Policy. +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Windows XP menyediakan help khusus berisi perintah-perintah baris DOS, tetapi tempatnya tersembunyi. Agar mudah memanggil help untuk DOS, caranya sebagai berikut: 1. Klik kanan pada desktop, pilih New> Shortcut. 2. Ketik hh.exe ms-its:C:\WINDOWS\Help\ntcmds.chm::/ntcm... pada wizard create shortcut. Klik Next. 3. Ketik nama shortcut yang Anda inginkan. Misalnya, Help Perintah DOS. 4. Klik Finish. +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Menghilangkan "virus" di flashdisk secara manual Yang pertama harus diketahui adalah, biasanya, yang masuk ke dalam flash disk bukanlah virus melainkan worm (80%) Virus atau worm di flash disk sudah jadi hal paling populer di kalangan Belia saat ini. ―Flash disk saya kena virus, tolong dihapusin dong.‖ Kalimat tersebut sering saya dengar di wilayah sekolahku. Banyak orang meminta bantuan menghapuskan virus/worm kepada saya. Tapi, yang bikin malas adalah, biasanya, orang tersebut nggak mau tahu bagaimana caranya. Yup, karena itu, saya ingin memberikan ―tips dan trik menghapus virus dari flash disk secara manual atau dengan bantuan virus scan engine ala T4rum4 ‖. Yang pertama harus diketahui adalah, biasanya, yang masuk ke dalam flash disk bukanlah virus melainkan worm (80%). Flash disk terinfeksi virus/worm disebabkan komputer yang Belia pakai sudah terinfeksi oleh virus/worm (untuk seterusnya menggunakan kata virus). Oleh karena itu, jika Belia mau menghilangkan virus tersebut dari flash disk wajib cari yang clean alias bebas virus. Setelah mencari komputer yang safe dan clean buka Windows Explorer. Pastikan bahwa file hidden/system terlihat. Kalau belum, caranya, pilih Tools > Folder options > View. Pilih ―Show hidden files and folders‖ dan uncheck (hilangkan tanda centang) ―Hide extensions for known file system‖ dan ―Hide protected operating system files‖. Dengan begitu semua file akan terlihat. Pilih View > ―Details‖. Sekarang kita perlukan kejelian Belia untuk membedakan mana file bohongan dengan yang asli (cukup sulit). Kalau ragu-ragu jangan lah mencoba karena kesalahan sedikit dapat menghilangkan data penting Belia kecuali kalau sudah dibackup. Sekarang cek file satu persatu. Maksudnya, lihat type masing-masing file jika ada yang janggal delete atau simpan di tempat yang aman atau di-enkripsi. Kejanggalan tersebut seperti file tersebut berikon folder tetapi type-nya application. Bisa diasumsikan bahwa file tersebut 100% virus/worm, tapi biasanya sih ini kerjaan worm. Kalau udah yakin langsung aja delete. Contoh lain, filenya bernama ―[namafile].doc.exe‖ atau sejenisnya itu juga sudah pasti virus/worm. Intinya ikon yang seharusnya bukan bertipe application malah bertipe application berarti itu virus! Karena biasanya terdapat virus dalam bentuk makro oleh karena itu kita butuhkan juga antivirus. Yang paling saya sering pake adalah McAfee shell-nya. Tapi kalau udah ada antivirus nggak usah teknik manual, tinggal scan saja tuh flash disk. Teknik manual berlaku kalau komputer tersebut udah lama nggak update dan nggak ada antivirus di komputer tersebut. Teknik untuk memunculkan file/folders yang sudah disembunyikan dengan cara manual sebagai berikut. Pada Taskbar pilih Start > Run > ketikkan ―cmd― > ketikkan drive flash disk tersebut berada misal pada drive E maka

ketikkan ― e: ― > setelah itu ketikkan jurus terakhir ―attrib –s –h /s /d― lalu enter deh, maka semua file/folder di flash disk kamu akan terlihat secara normal. Itulah teknik manual pembersihan virus ala t4rum4. +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Beberapa Fungsi dari Operating system (DOS) adalah: 1. Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan computer 2. Mengatur Memori 3. Mengatur proses input dan output data 4. Menegement file 5. Management directory DOS yang akan kita bahas disini adalah MSDOS Versi 6.22 Dan Tidak Menutup kemungkinan untuk Dos Versi yang lainnya. Semua pelajaran ini cuma dasar-dasarnya saja.

Pengolahan File dan Directory
Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu: 1. Internal Command Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com 2. External Command Untuk mempermudah mampelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut: A:\>Copy/? Atau A:\>help copy Copy Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]

Contoh : A:\>copy a:\tugas c:\latdos Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory tugas di disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos Contoh lainnya: A:\>copy a:*.* c:\latdos Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos A:\>copy ??g*.* c:\latdos Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos. DEL

Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]

Contoh: C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi doc} DIR Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)

Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
    

/p :untuk menampilkan nama file per halaman(page). /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide). /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h (Hidden). /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:

o n berdasarkan nama file (alphabet). o e berdasarkan tipe file (extension). o S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar o D berdasarkan tanggal dan waktu o – untuk mengembalikan instruksi.
   

/s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory. /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris. /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil. /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.

Contoh: C:\>dir Menampilkan file-file dalam root directory REN Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN

Contoh: C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc VOL Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk. Contoh: A:\>Vol

TYPE Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text. Contoh: A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket} XCOPY Bentuk Umum:
XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]

Keterangan : DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap. /Y : Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file. /-Y : Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file. /A : Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip). /M : Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M merubah attribute file asal. /D : date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan. /P : digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY. /S : Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya . Kecuali direktori kosong. /E : Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong. /V : untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal. /W : Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut. Contoh: A:\>xcopy a: c: /s/e Untuk menyalin file-file dari A: ke C: termasuk termasuk subdirektori kosong. MOVE Perintah ini digunakan untuk memindahkan satu atau beberapa file pada tempat yang kita inginkan.Instruksi Move selain untuk memindahkan file,juga bisa mengganti nama direktori dan nama file yang dipindahkan. Bentuk Umum:
MOVE [drive:] [path] [filename], [drive] [filename[…]] destination

Parameter: [drive:]][path]filename : menspesifikasikan lokasi dan nama dari file-file yang kita pindahkan. Contoh: A:\>MOVE A:\tugas tugasm~1.doc C:\latdos Artinya memindahkan file command.com ke dalam sub direktori latdos di drive C: Catatan: Instruksi diatas hanya dapat berjalan jika file move.exe ada pada dos anda dan berada di root direktori atau berada didirectori lain dengan catatan direktori tersebut telah diberi path.

ATTRIB Bentuk umumnya :
ATTRIBUT(+R|-R) (+A|-A) (+S|-S)( +H|-H) ((drive:)(path) filename) (/S)

Digunakan untuk mengubah file permission,misalnya membuat file berattribut read only,Hidden dan sebagainya Parameter : (drive:)(path)filename menentukan letak dan nama dari file yang akan diubah. + :Mengadakan suatu attribute. - :menghilangkan attribute. R :Mengubah attribute file menjadi Read Only.File yang telah diubah menjadi readonly tidak dapat diubah diganti ataupun dihapus. A :mengubah attribute file menjadi Archieve (file yang telah memiliki arsip). S :Mengubah attribute menjadi system. H :mengubah attribute menjadi hidden. /s :memproses file pada direktori maupun seluruh sub direktori. Contoh: C:\>attrib+h+r C:\latdos\*.*
Artinya:membuat seluruh file pada subdirektori data manjadi hidden(tersembunyi) dan read only(tidak dapat diubah).

MD|MKDIR (Make directory) Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]

Contoh: C:\>md dos622 C:\>md data Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir CD /CHDIR Change directory atau pindah directory. Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif. Contoh: C:\>cd dos622

RD (Remove Directory) Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]

Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory. Syarat agar bisa menghapus sebuah directory adalah:


Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.



Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan insstruksi del*.*

Kemudian Perintah RD Bisa digunakan. DELTREE Bentuk Umum:
DELTREE (/Y)(drive:)path

 

Drive path menentukan letak dan nama direktori yang akan dihapus. Switch /y agar perintah deltree tidak menampilkan konfirmasi penghapusan

Contoh: a:\>deltree c:\data

PERINTAH PADA LAYAR
DATE Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun. CLS Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer. TIME Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos: PROMPT Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter] Parameter yang ada:

          

$g :menempilkan karakter> $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace). $n :menampilkan default disk yang digunakan. $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default. $q :menampikan karakter ―=‖ $t :menampilkan jam yang aktif $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai. $$ :menampilkan karakter ―$‖. $_.:pindah baris (line feed). $1 :menampilkan karakter <. $b :menampilkan karakter !.

 

$d :menampilkan tanggal yang aktif. $e :berfungsi sebagai tombol ESC.

Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk prompt adalah : C:> Contoh penggunaan prompt: Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT VER Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan. Contoh: C:\>ver VERIFY Bentuk Umum: Verify ON/OFF Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan proses freifikasi system. CHKDSK Bentuk: CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V) Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang masih tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya. Parameter /F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk. /V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.PENANGANAN DISK

PENANGANAN DISK CHKDSK Bentuk: CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V) Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang masih

tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya. Parameter /F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk. /V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.PENANGANAN DISK CHKDSK Bentuk: CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V) Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang masih tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya. Parameter /F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk. /V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut. DISKCOPY Digunakan untuk membuat salinan disket. Dalam DOS Versi 6.X perintah ini bisa digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum: DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V) Switches /1 : menyaliln hanya pada satu bagian saja. /V : menguji file yang telah disalin. Contoh: A:diskcopy A: A: Mengkopy dari drive sumber A: ke A: A:diskcopy A: B: Mengkopi sumber A: ke B: Note: Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. Diskcopy tidak bisa digunakan untuk mengkopy dari dan ke harddisk. FDISK Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan: • Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).

• Mengatur partisi yang aktif. • Menghapus partisi dan logical drive. Bentuk Umum: FDISK/STATUS/MBR Keterangan : /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistem komputer kita. /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record. Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi backuplah terlebih dahulu Terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK Pada Umumnya: 1. Create DOS Partition or Logical drive, berfungsi untuk membuat partisi DOS atau drive Logical DOS. 2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan. 3. Delete partition or Logical drive, berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical Drive. 4. Display partition information, berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi. Bersambung.... Membuat Partisi DOS atau Logical Drive +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3071
posted:2/14/2009
language:English
pages:13