UBUN 1 by verrikuswanto

VIEWS: 177 PAGES: 3

									UBUN-UBUN, Celah PERKEMBANGAN OTAK
Waspadai jika ubun-ubun menutup terlalu cepat atau lambat.


                                Rabalah puncak kepala bayi Anda. Rasanya
                              lembut sekali. Saking lembutnya, banyak orangtua
                              yang tidak berani menyentuhnya. Apalagi ubun-
                              ubun juga tampak berdenyut turun naik. Tapi,
                              betulkah ubun-ubun itu sedemikian rapuhnya?
                              Mengapa bagian ini terasa tak bertulang? Simaklah
                              jawaban dari 10 pertanyaan yang sering diajukan
                              mengenai ubun-ubun bayi. Disampaikan tuntas
                              oleh Dr. Najib Advani, Sp.A(K) M.med Paed.,
                              dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, pengasuh rubrik
"Tanya Jawab Kesehatan Anak" nakita.

1. APA SIH SEBENARNYA UBUN-UBUN ITU?

Ubun-ubun atau istilah kedokterannya fontanel adalah bagian kecil dari kepala bayi
yang lunak. Ubun-ubun muncul karena setelah beberapa bulan dilahirkan, tulang-
tulang kepala bayi belum menyambung satu sama lain. Meski begitu, posisinya
sudah terbentuk berdampingan dan rapi. Walaupun terlihat sangat rapuh, ubun-ubun
sebenarnya cukup kuat karena dilindungi membran, yaitu lapisan tipis jaringan yang
menutupi permukaan. Bahkan, sekalipun jari mungil balita menusuknya, ubun-ubun
itu tidak akan mengalami cidera.

2. APA KEGUNAAN UBUN-UBUN YANG LUNAK?

Selain untuk mempermudah proses kelahiran, juga agar otak dapat berkembang
maksimal. Seperti diketahui perkembangan otak paling pesat terjadi selama tahun
pertama kehidupan. Nah, ruang di antara ruang kepala yang ada akan
mempermudah jaringan otak berkembang.

3. BENARKAH UBUN-UBUN DAPAT DIJADIKAN INDIKASI KESEHATAN BAYI?

Perlu diketahui, ada dua jenis ubun-ubun, yaitu anterior fontanel dan posterior
fontanel. Anterior Fontanel merupakan ubun-ubun yang terdapat di puncak kepala
bayi. Lebarnya mencapai kurang lebih 5 cm. Letaknya yang mudah terlihat membuat
ubun-ubun ini biasa dijadikan acuan kondisi bayi. Misal, bayi yang mengalami ke-
kurangan cairan terlihat dari kondisi anterior fontanel yang melesak ke bawah. Jika
ini terjadi, tak perlu menunggu lagi, bawa segera si kecil ke dokter. Selain itu,
fontanel yang menonjol terus dapat menunjukkan adanya peningkatan tekanan di
dalam kepala. Bantuan dan pertolongan dokter sangat diperlukan.

Adapun posterior fontanel terletak di belakang kepala. Bentuknya menyerupai
segitiga dengan diameter kurang dari 1,25 cm. Tak seperti anterior fontanel,
posterior fontanel tidak gampang terlihat oleh awam, dan biasanya sudah menutup
di usia 40 hari.
4. BAGAIMANA JIKA UBUN-UBUN MENUTUP TERLALU CEPAT?

Banyak yang beranggapan, semakin cepat ubun-ubun menutup maka semakin baik.
Padahal, itu berbahaya. Normalnya, ubun-ubun menutup di usia 6-20 bulan. Jika di
bawah usia itu sudah menutup, maka tulang-tulang yang bersambungan akan
menutup juga. Craniosynostosis, istilahnya. Cranio artinya tulang tengkorak
sedangkan syn berarti bergabung, dan ostosis yang artinya tulang.

Ubun-ubun yang terlalu cepat menutup bisa dideteksi lewat bentuk kepala yang
tidak normal. Ini terjadi karena pertumbuhan kepala cenderung mengarah ke tulang
ubun-ubun yang menutup belakangan. Keanehan bentuk kepala bisa berbeda-beda,
tergantung ubun-ubun mana yang menutup duluan dan belakangan. Jika di depan
lebih dulu maka kepala menjadi panjul.

5. BAGAIMANA CARA MENDETEKSINYA?

Sebenarnya, kelainan ini bisa dideteksi sejak dini, tepatnya saat si kecil lahir.
Bersikaplah waspada jika kepala bayi terlihat lebih kecil dari badan. Sebab kepala
yang normal umumnya terlihat lebih besar, karena keliling lingkar luar kepalanya
sama dengan keliling dadanya. Di sinilah pentingnya pengukuran lingkar kepala bayi
yang dilakukan selama bulan per bulan. Lewat pemantauan secara berkala, maka
gangguan ukuran lingkar kepala dan proses pertumbuhannya bisa terdeteksi, baik
jika kepala terlalu besar (misal, karena hidrosefalus) atau terlalu kecil (lantaran
craniosynostosis). Dokter juga umumnya akan melakukan pemeriksaan diameter
ubun-ubun. Juga ada tidaknya denyutan sebagai tanda ada pembuluh darah di
bawahnya. Jika curiga ada masalah, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih
lanjut lewat CT Scan.

6. APAKAH PENYEBABNYA?

Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa karena faktor kelainan bawaan maupun
infeksi saat kehamilan. Selain juga bisa terjadi karena gangguan perkembangan otak
atau kelainan tulang seperti osteopetrosis, yaitu timbulnya pertumbuhan dan
kepadatan tulang yang berlebihan.

7. APA PULA DAMPAKNYA?

Tentu perkembangan otak bayi akan terganggu. Sel-sel otak tak bisa berkembang
karena tidak ada ruang. Gangguan yang muncul antara lain kelumpuhan otak seperti
cerebral palsy. Semakin dini ubun-ubun menutup, semakin berat dampak yang
terjadi. Selain apakah penutupan itu diikuti oleh penutupan tulang-tulang ubun-ubun
yang lain karena jika semua tulang ubun-ubun itu menutup dampaknya akan lebih
berat. Demikian pula jika ubun-ubun itu sudah menutup saat bayi berada dalam
kandungan, maka dampaknya akan lebih berat dan penanganannya pun lebih
kompleks.

8. APAKAH TINDAKAN UNTUK MENGATASINYA?

Operasi adalah tindakan terbaik untuk mengatasi ubun-ubun yang menutup kelewat
cepat. Dokter bedah saraf akan melepas sambungan ubun-ubun itu. Dengan
demikian, perkembangan otaknya menjadi tak terganggu. Cuma, operasi tidak
menjamin tulang ubun-ubun tak menutup kembali. Dalam beberapa kasus, tulang-
tulang yang sudah dioperasi akan menyambung kembali.

Selain itu, ada juga beberapa kasus craniosynostosis yang tidak memerlukan
tindakan operasi yaitu jika jaringan otak bayi terlihat tidak akan berkembang lagi.
Operasi atau tidak, tak terlalu berdampak banyak. Pada kasus itu sebenarnya ubun-
ubun menutup dengan cepat karena otaknya memang tidak akan berkembang
dengan baik. Jika itu yang terjadi, maka usaha yang bisa dilakukan adalah terapi
untuk meminimalkan gangguan perkembangan yang telah terjadi.

9. BAGAIMANA JIKA UBUN-UBUN TERLAMBAT MENUTUP?

Ini bisa terjadi di antaranya karena ada tekanan yang kuat dari isi tengkorak, seperti
pada kondisi dimana ditemukan cairan yang banyak dalam rongga otak yang dikenal
sebagai hidrosefalus. Pada kondisi ini kepala dapat tumbuh sebesar buah semangka
yang besar atau lebih, dan ubun-ubunnya tetap terbuka.

Penyebab hidrosefalus bisa karena bawaan seperti buntunya saluran cairan otak
besar. Bisa juga karena kelainan sindroma saraf yang membuat liang saluran utama
otak buntu sejak awal. Satu-satunya cara untuk mengatasi penimbunan cairan otak
adalah melalui operasi, yaitu dengan memasang saluran yang salah satu ujungnya
dimasukkan ke dalam ventrikel yang melebar, sedang ujung lainnya dapat diletakkan
pada bagian tubuh lain, misalnya ke dalam ruang yang terdapat dalam jantung, atau
ke dalam ruang perut. Sistem saluran ini harus dipergunakan oleh penderita seumur
hidup.

10. APAKAH PEMAKAIAN BANDO DI KEPALA BAYI DAPAT MEMBAHAYAKAN UBUN-
UBUN?

Membuat bayi bertambah cantik adalah keinginan setiap orangtua. Pernak-pernik
bayi pun diburu dan dibeli, ter- masuk bando yang merupakan identitas bayi
perempuan. Ini tidaklah salah, asalkan pemakaiannya aman, yaitu di ubun-ubun
bayi, melainkan di dahinya.

Saeful Imam. Foto: Ferdi/NAKITA

								
To top