3G adalah

Document Sample
3G adalah Powered By Docstoc
					3G (dibaca: triji) adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: third-generation
technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi
telepon nirkabel [[(wireless)]]. 3G juga berguna untuk menelepon, tetapi dengan 3G,
penelepon dan penerima bisa saling bertatap muka.

Daftar isi
[sembunyikan]

      1 Sejarah
      2 Definisi
      3 Teknologi 3G
      4 Perkembangan 3G
           o 4.1 Secara evolusioner
           o 4.2 Secara revolusioner
      5 Kemajuan 3G
           o 5.1 3G ke 3,5G
           o 5.2 3G ke 4G
      6 Salah paham tentang 3G
      7 Referensi
      8 Pranala luar



[sunting] Sejarah
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk
selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi
sebelumnya. Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:

   1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara.
      Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone
      System)
   2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan
      CDMA2000 1xRTT
   3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar
      (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan
      CDMA2000 1xEV-DO.

[sunting] Definisi
International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 1999 telah mengeluarkan
standar yang dikenal sebagai IMT-2000 (International Mobile Telecommunications-
2000) yang meliputi GSM, EDGE, UMTS, CDMA, DECT dan WiMAX, dimana 3G
berada di bawah standar IMT-2000 tersebut. Secara umum, ITU, sebagaimana dikutip
oleh FCC mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan
kecepatan akses:

      Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat.
      Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak.
      Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner.

[sunting] Teknologi 3G
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan
[[Mobile broadband]] karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat
dibawa ke mana saja.

Keberhasilan layanan 3 G di Eropa dan Jepang ini disebabkan oleh faktor:

   1. Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka
      (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di
      Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan
      pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan
      insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan
      adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di
      dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
   2. Kultur masyarakatnya. Layanan [[video call]], yang diramal menjadi killer
      application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun,
      layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator
      seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download
      music. Sedangkan di Korea, layanan [[web presence]] seperti Cyworld yang
      diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa
      mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di
      Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.
   3. Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP
      standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser
      yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.

[sunting] Perkembangan 3G
[sunting] Secara evolusioner

Standar IMT-2000 menerapkan 2 macam evolusi ke 3G, yaitu: 1. dari 2G CDMA
standard IS-95 (cdmaOne) ke IMT-SC (cdma2000). 2. dari 2G TDMA standars
(GSM/IS-136) ke IMT-SC (EDGE).

[sunting] Secara revolusioner
Ini adalah standar IMT-2000 yang memerlukan alokasi spktrum yang baru, sebagai
contoh IMT-DS (W-CDMA) karena saluran yang diperlukan cukup luas (5MHz), dan
TMT-TC (TD-SCDMA/UTRA TDD) ditambah dengan IMT-FT (DECT) karena
memerlukan frekuensi TDD.

[sunting] Kemajuan 3G
[sunting] 3G ke 3,5G

Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan
kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink
Packet Access).

[sunting] 3G ke 4G

Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun
sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan
evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2,
sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu
teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan
pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G.
International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile
broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).

[sunting] Salah paham tentang 3G
Ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G di dalam masyarakat umum:

   1. Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya
      membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati.
      Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak
      menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan
      menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G,
      maka layanan video call akan putus.
   2. Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan
      layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60
      Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan
      spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS
      (Personal Communication System).

[sunting] Referensi
      Kadir, Abdul & Terra Ch, Triwahyuni. 2003. Pengenalan Teknologi Informasi.
       Yogyakarta: Penerbit Andi.
     Turban E, Rainer Jr EK, Potter RE. 2006. Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3.
      Jakarta: Penerbit Salemba Infotek.

[sunting] Pranala luar
     3GPP
     3GPP 2
     FCC 3G
     Cyworld
     iMode

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:868
posted:6/9/2010
language:Indonesian
pages:4
tien rosalina tien rosalina islamic school
About i'm a teacher in an islamic school. have a family with one boy.