Manajemen Pembangunan Daerah

Document Sample
Manajemen Pembangunan Daerah Powered By Docstoc
					                                                     www.dadangsolihin.com   2




                           Materi
Siklus Manajemen Pembangunan Daerah
Planning
Budgeting
Implementation
M&E
  Jenis-jenis Evaluasi
  Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi?
  Mengapa Evaluasi Jarang Dilakukan?
  Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
  Pengertian Indikator Kinerja
     g                      j
  Persyaratan Indikator Kinerja: SMART




                         www.dadangsolihin.com   3   www.dadangsolihin.com   4
                                                                                                           Proses Perencanaan
                                                                                                                Pendekatan Politik:
                                                                                                                Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana
                                                                                                                pembangunan hasil proses politik (public choice theory of
                                                                                                                planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D.

                                                                                                                Proses Teknokratik:
                                                                                                                Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh
                                                                                                                lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional
                                                                                                                bertugas untuk itu.

                                                                                                                Partisipatif:
                                                                                                                Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders,
                                                                                                                antara lain melalui Musrenbang.

                                                                                                                Proses top-down dan bottom-up:
                                                                                                                Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.


                                www.dadangsolihin.com                                        5                             www.dadangsolihin.com                              6




Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)                                                                        y
                                                                                                            Syarat Perencanaan
                NASIONAL                                       DAERAH
        Dokumen             Penetapan                Dokumen                Penetapan            Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:
 Rencana Pembangunan
 R       P b                     UU          R
                                             Rencana Pembangunan
                                                     P b                       P d
                                                                               Perda             1. Tujuan       ang dikehendaki.
                                                                                                 1 T j an akhir yang dikehendaki
 Jangka Panjang Nasional   (Ps. 13 Ayat 1)   Jangka Panjang Daerah        (Ps. 13 Ayat 2)
 (RPJP-Nasional)                             (RPJP-Daerah)                                       2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang
 Rencana Pembangunan          Per Pres       Rencana Pembangunan          Peraturan KDH
                                                                                                    mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).
 Jangka Menengah           (Ps. 19 Ayat 1)   Jangka Menengah Daerah       (Ps. 19 Ayat 3)        3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.
 Nasional                                    (RPJM-Daerah)
 (RPJM-Nasional)                                                                                 4. Masalah-masalah yang dihadapi.
 Renstra K    t i
 R t Kementerian /           Peraturan
                             P t             R t Satuan Kerja
                                             Renstra S t   K j               P t
                                                                             Peraturan           5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta
 Lembaga (Renstra KL)       Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renstra    Pimpinan SKPD
                                                                                                    pengalokasiannya.
                           (Ps. 19 Ayat 2)   SKPD)                         (Ps. 19 Ayat 4)
 Rencana Kerja                Per Pres       Rencana Kerja Pemerintah     Peraturan KDH          6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
 Pemerintah (RKP)          (Ps. 26 Ayat 1)   Daerah (RKPD)                (Ps. 26 Ayat 2)        7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.
 Rencana Kerja               Peraturan       Rencana Kerja Satuan Kerja      Peraturan
 Kementerian / Lembaga      Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renja      Pimpinan SKPD
                                                                                                 8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan
 (Renja KL)                (Ps. 21 Ayat 1)   SKPD)                        ( Ps. 21 Ayat 3)
                                                                                                    pelaksanaannya
                                                                                                    pelaksanaannya.
                                www.dadangsolihin.com                                        7                             www.dadangsolihin.com                              8
                                                                                                 (1/4)
                                                                           Kegagalan Perencanaan (1/4)

                                                                            y
                                                                        Penyusunan perencanaan
                                                                        tidak tepat, mungkin karena:
                                                                          informasinya kurang
                                                                             g p
                                                                          lengkap,
                                                                          metodologinya belum
                                                                          dikuasai,
                                                                          perencanaannya tidak
                                                                          realistis sehingga tidak
                                                                          mungkin pernah bisa
                                                                          terlaksana
                                                                          pengaruh politis terlalu besar sehingga pertimbangan-
                                                                          pertimbangan teknis perencanaan diabaikan.


                      www.dadangsolihin.com                        9                            www.dadangsolihin.com                10




                         (2/4)
   Kegagalan Perencanaan (2/4)                                                                   (3/4)
                                                                           Kegagalan Perencanaan (3/4)
Perencanaannya mungkin baik, tetapi pelaksanaannya tidak seperti
seharusnya.
                                                                        Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai
  kegagalan terjadi karena tidak berkaitnya perencanaan                 dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat
  dengan pelaksanaannya.                                                mengatasi masalah mendasar negara berkembang.
  aparat pelaksana tidak siap atau tidak kompeten,                       Misalnya, orientasi
  masyarakat tidak punya kesempatan berpartisipasi sehingga              semata-mata pada
  tidak mendukungnya.                                                    pertumbuhan yang
                                                                         menyebabkan makin
                                                                            l b
                                                                         melebarnya k       j
                                                                                     kesenjangan.
                                                                         Dengan demikian, yang
                                                                         keliru bukan semata-mata
                                                                                           tetapi
                                                                         perencanaannya, t t i
                                                                         falsafah atau konsep di
                                                                         balik perencanaan itu.


                      www.dadangsolihin.com                        11                           www.dadangsolihin.com                12
                            (4/4)
      Kegagalan Perencanaan (4/4)                                                                   y g
                                                                                 Sistem Perencanaan yang Berhasil

    Karena perencanaan diartikan sebagai pengaturan total                  •   Sistem perencanaan yang
    kehidupan manusia sampai yang paling kecil sekalipun.
    k hid           i        i       li   k il k li                            mendorong berkembangnya
                                                                               mekanisme pasar dan peran
       Perencanaan di sini tidak memberikan                                    serta masyarakat.
       kesempatan berkembangnya prakarsa
                                                                           •   Dalam sistem ini perencanaan
       individu dan pengembangan kapasitas
                                                                               dilakukan dengan menentukan
       serta potensi masyarakat secara penuh.
                                                                               sasaran-sasaran secara garis
       Sistem ini bertentangan dengan hukum                                    besar.
       penawaran dan permintaan karena
                                                                           •   Pelaku utamanya adalah
       pemerintah mengatur semuanya.
                                                                               masyarakat dan usaha swasta.
       Perencanaan seperti inilah yang disebut
       sebagai sistem perencanaan terpusat
       (centrally planned system).


                           www.dadangsolihin.com                      13                            www.dadangsolihin.com   14




                 Perencanaan yang Ideal
•   Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat
                                             prosesnya.
    dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya
•   Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti
    pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin
      d
    adanya k     j
            kemajuan tterus-menerus d l
                                      dalam k     j ht      dan
                                             kesejahteraan, d
    jangan sampai terjadi kemunduran.
•   Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan
      l k             tidak dapat h
    pelaksanaannya tid k d                dilihat dari t i i (atau
                                  t hanya dilih t d i satu sisi ( t
    sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam
    keutuhan konsep secara keseluruhan.
•   M       d     i t
    Mengandung sistem yang d
                           dapat b k b
                               t berkembang ( learning and
                                            (a l   i     d
    adaptive system).
•   Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting).

                           www.dadangsolihin.com                      15                            www.dadangsolihin.com   16
          Reformasi Sistem Penganggaran                                     1/2                                                                                2/2
                                                                                         Reformasi Sistem Penganggaran
          PARADIGMA LAMA                           PARADIGMA BARU
Visi:                                 Visi:
  Melaksanakan rencana                   Melaksanakan program kerja                    Paradigma Lama                                Paradigma Baru
  pembangunan lima tahunan               Presiden/KDH terpilih
  berdasarkan GBHN                                                                                                              Penganggaran dengan
Misi:                                 Misi:                                         Penganggaran Berbasis:
                                                                                                                                Pendekatan:
  Penyelenggaraan pemerintahan           Pelaksanaan kerangka regulasi,                                                         1. Penganggaran Berbasis
                                                                                          g
                                                                                    1. Pengeluaran Rutin                           Kinerja
        dan    b
  umum d pembangunan                     kerangka i
                                         k             t i dan
                                               k investasi, d
                                         pelayanan publik yang di                   2. Pengeluaran                              2. Kerangka Penganggaran
  Penganggaran berdasarkan                                                             Pembangunan
                                         tuangkan dalam RKP/D                                                                      Jangka Menengah
  pendekatan menurut pengeluaran
  rutin dan pengeluaran                  Anggaran disusun berdasarkan                                                           3.
                                                                                                                                3 Anggaran Terpadu
  pembangunan                            RKP/D dengan mempertimbang-
                                         kan kemampuan keuangan
                                         negara
                           www.dadangsolihin.com                            17                               www.dadangsolihin.com                             18




    Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK)                                           Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM)

  Tujuan         1. Menunjukan keterkaitan antara pendanaan dan
                                                                                   Tujuan         1. Pengalokasian sumber daya anggaran yang lebih
                    prestasi kinerja yang akan dicapai (directly linkages
                                                                                                     efisien (allocative efficiency)
                    between performance and budget);
                                                                                                  2. Meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran (to
                 2. Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam                                    improve quality of planning)
        Tujuan
                    penganggaran (operational efficiency);
                                                                                     Tujuan       3. Lebih fokus terhadap pilihan kebijakan prioritas (best
                 3.
                 3 Meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas unit kerja                           policy option)
                    dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan anggaran                             4. Meningkatkan disiplin fiskal (fiscal dicipline)
                    (more flexibility and accountability).
                                                                                                  5. Menjamin adanya kesinambungan fiskal (fiscal
   Landasan                   gg                  pada kinerja (output
                 1. Alokasi anggaran berorientasi p         j ( p                                    sustainability)
   Konseptual       and outcome oriented);
                                                                                    Landasan     1.   Penerapan sistem rolling budget
                 2. Fleksibilitas pengelolaan anggaran dengan tetap                 Konseptual   2.   Mempunyai baseline (angka dasar)
    Landasan        menjaga prinsip akuntabilitas (let the manager                  Landasan     3
                                                                                                 3.   Adanya mekanisme penyesuaian angka dasar
   Konseptual       manages);
                                                                                   Konseptual    4.   Penetapan Parameter
                 3. Alokasi anggaran program/kegiatan didasarkan pada
                                                                                                 5.   Adanya mekanisme usulan tambahan anggaran bagi
                    tugas-fungsi unit kerja yang dilekatkan pada stuktur
                                                                                                          j          (              g                      )
                                                                                                      kebijakan baru (additional budget for new initiatives)
                                              function).
                    organisasi (Money follow function)

                           www.dadangsolihin.com                            19                               www.dadangsolihin.com                             20
              KPJM : Ilustrasi dan Cara Kerja                                      Rolling
                                                                                   Budget
                                                                                                  Penghitungan Prakiraan Maju dalam KPJM
                                                        Implikasi anggaran
                                                                                                                                                Angka Prakiraan Maju untuk tahun-
                            2011
                                                                                                                                              tahun berikutnya dihitung berdasarkan:
                                            2012               2013               2014
            Kebijakan ditetapkan                                                                                                                 l k i              d tahun berjalan
                                                                                                                                             • alokasi anggaran pada t h b j l
                                                                                                                            Kegiatan
               sbg baseline                                   Prakiraan         Prakiraan                                                    • disesuaikan dengan tingkat inflasi
                                           (R)APBN                                                                          On-going            yang digunakan dalam APBN
                                                                Maju              Maju



                                                              KPJM                                  Prakiraan
                                                                                                      Maju                                                        Angka Prakiraan Maju
                                                                                                                                                    Multi-          untuk tahun-tahun
 APBN           RAPBN
                            Prakiraan       Prakiraan                                                                                               years           berikutnya dihitung
                              Maju            Maju                                                                                                 Project        berdasarkan formula/
 2011            2012
                              2013            2014
                                                                               TA 2011 dan                                  Kegiatan
                                                                             KPJM 2012 - 2014                                                                        model yang telah
                                                                                                                             Ad-hoc                                  ditetapkan sesuai
   T0            T+1          T+2             T+3
                                                                                                                                                                   dengan karakteristik
                                                                                                 Catatan :                                         Target
                                                                                                                                                                      masing-masing
                                            Prakiraan      Prakiraan                             Hasil penghitungan prakiraan maju akan           Tahunan
REALISASI      APBN          RAPBN                                             TA 2012 dan
                                                                                                                                                                          kegiatan
  2011         2012           2013
                                              Maju           Maju                                menjadi baseline pada tahun ybs.                yg berbeda
                                              2014           2015            KPJM 2013 - 2015
   T-1          T0            T+1             T+2             T+3
                                                                                                                                   www.dadangsolihin.com                               22
                                   www.dadangsolihin.com                                    21




                                                                                                      Successful Policy Implementation
                                                                                                                                        III,     )
                                                                                                                                (Edward III, 1980)

                                                                                                               1.   Communication:
                                                                                                                              g
                                                                                                                       berfungsi untuk mensosialisasikan dan memandu p   para
                                                                                                                       pelaksana dalam menjabarkan kebijakan menjadi kegiatan-
                                                                                                                       kegiatan spesifik.
                                                                                                               2.   Resources:
                                                                                                                       SDM (staff),
                                                                                                                       Informasi (information on how to implement policies),
                                                                                                                       Sarana dan prasarana (buildings, equipment).
                                                                                                               3.   Disposition or attitudes:
                                                                                                                       apa yang dikerjakan,
                                                                                                                       bagaimana kemampuan untuk mengerjakannya,
                                                                                                                       keinginan untuk mencapai hasil yang berkualitas.
                                                                                                               4.   Bureaucratic structure:
                                                                                                                       diperlukan koordinasi dan kerjasama para pihak yang secara
                                                                                                                       fungsional terkait dalam proses.
                                   www.dadangsolihin.com                                    23                                     www.dadangsolihin.com                               24
                                                       Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
                                                                  Monitoring                                Evaluasi
                                                      menilai kemajuan dalam pelaksanaan     memberikan gambaran pada suatu
                                                      program y g sedang berjalan
                                                      p g      yang      g    j                                g
                                                                                             waktu tertentu mengenai suatu
                                                                                             program
                                                      • Akuntabilitas penyampaian input      – Akuntabilitas penggunaan
                                                        program                                sumberdaya
                                                      • Dasar untuk aksi perbaikan
                                                      • Penilaian keberlanjutan program      – Pembelajaran tentang hal-hal yg
                                                                                               dapat dilakukan lebih baik di masa
                                                                                               yad
                                                      • Apakah pelaksanaan sesuai dengan     –   Relevansi
                                                        rencana?                             –   Keberhasilan
                                                      • Apakah terdapat penyimpangan?        –   Keefekifan biaya
                                                      • Apakah penyimpangan tsb dapat
                                                        dibenarkan?                          –   Pembelajaran

                                                      Dilaksanakan terus-menerus atau        Umumnya dilaksanakan pada
                                                      secara berkala selama program          pertengahan dan akhir program
                                                      berjalan
                         www.dadangsolihin.com   25                               www.dadangsolihin.com                         26




            Kegunaan Evaluasi                         Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:

•   Memberikan umpan balik terhadap                                              g
                                                                           Strategi
    kebijakan, program dan kegiatan                                        Apakah yang dilakukan sudah benar?
•   Menjadikan kebijakan, program dan
    kegiatan mampu                                                         O     i
                                                                           Operasi
    mempertanggungjawabkan penggunaan
    dana publik                                                            Apakah cara yang ditempuh sudah benar?
•   Membantu stakeholders belajar lebih
    banyak mengenai kebijakan, program dan                                 Pembelajaran
    kegiatan                                                               Apakah ada cara yang lebih baik?




                         www.dadangsolihin.com   27                               www.dadangsolihin.com                         28
            Jenis-
            Jenis-jenis Evaluasi                                                 Jenis-
                                                                                 Jenis-jenis Evaluasi
             menurut waktu pelaksanaan                                                          t tujuan
                                                                                          menurut t j
            •   Evaluasi formatif:                                           •            p
                                                                                 Evaluasi proses:
                – Dilaksanakan pada waktu pelaksanaan program                    Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus
                – Bertujuan memperbaiki pelaksanaan program                      pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).
                                      masalah masalah
                – Temuan utama berupa masalah-masalah dalam
                  pelaksanaan program                                        •   Evaluasi biaya-manfaat:
                                                                                 Mengkaji biaya program relatif terhadap alternatif
            •   Evaluasi summatif:                                                                b d             f t dari
                                                                                 penggunaan sumberdaya & manfaat d i program.
                – Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program
                  sudah selesai                                              •   Evaluasi dampak:
                – Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan                      Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg
                  program                                                        diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat,
                – Temuan utama berupa capaian-capaian dari                       & kelembagaan.
                                                                                            g
                  pelaksanaan program
                         www.dadangsolihin.com                  29                            www.dadangsolihin.com                       30




Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (1/2)
                                  (1/2)                                                                (2/2)
                                                                     Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (2/2)

•   Setiap tahun dilaksanakan berbagai program, sebagian             •   Alasan Ekonomi
    memakan biaya yang besar, tetapi hasil yang sebenarnya               – Memperbaiki desain & keefektifan program
    seringkali tidak diketahui.                                          – Realokasi sumberdaya dari program yang kurang ke yang
•   Muncul pertanyaan-pertanyaan:                                          lebih efektif
    – Apakah desain program-program tersebut sudah tepat?
      pembelajaran                                                   •   Alasan Sosial
    – Apakah sumberdaya yang tersedia telah digunakan secara             – Meningkatkan transparansi & akuntabilitas
      efisien? akuntabilitas
    – Apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan yang
                                                                     •   Alasan Politik
      diharapkan?    pengambilan keputusan
                                                                         – Meningkatkan kredibilitas pengambilan keputusan




                         www.dadangsolihin.com                  31                            www.dadangsolihin.com                       32
Mengapa Evaluasi Jarang Dilakukan?
                                                                               Kerangka Konseptual Evaluasi
•     Alasan yg sering diajukan adalah bahwa evaluasi:
       – biayanya mahal
       – menghabiskan banyak waktu                                             •   Menjadi bagian dari desain program
       – secara teknis sulit dilakukan                                         •   Perencanaan yg baik sejak awal
       – temuannya sering bersifat politis                                     •   Dukungan dari pemangku kepentingan
       – laporannya sering terlambat                                           •   Menjadi bagian dari tanggung jawab pemimpin program
•     Tetapi alasan yang lebih penting adalah banyak pelaksana                 •   Alokasi sumber daya yg memadai
                                                                                                    y
      program yang takut bahwa program mereka akan dinilai gagal.




                           www.dadangsolihin.com                      33                               www.dadangsolihin.com                34




                  Kriteria Evaluasi                                        Apa implikasi jika tidak ada M&E?
    Relevansi      Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas
                   dan kebijakan                                           •   Berbaha a karena
                                                                               Berbahaya, karena:
    Efektifitas                                                                 – penilaian kinerja pembangunan dan pengambilan keputusan
                   Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan
                                                                                   terbatas pada ketersedian informasi parsial,
                   mencapai tujuan
                         p    j
                                                                                – mekanisme cross-check dan balance (dari masyarakat) tidak
    Efisiensi      Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif,
                                                                                   optimal
                   dalam hubungan dengan masukan.
                                                                           •   Ide dasar sistem M&E tidak semata-mata berangkat dari tindakan
    Dampak         Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan               melakukan atau menyediakan informasi M&E, NAMUN lebih
                   oleh sebuah intervensi pembangunan, secara                  difokuskan pada bagaimana penggunaan informasi M&E tersebut.
                   langsung maupun tidak, disengaja maupun tidak
    Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat
                   terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan
                   lagi.


                           www.dadangsolihin.com                      35                               www.dadangsolihin.com                36
        Kenapa M&E diperlukan?                                                 Pengertian Indikator Kinerja
1. Mendukung pembuatan kebijakan (khususnya keputusan anggaran)              Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan
   yaitu penyusunan anggaran berbasis kinerja & perencanaan                  ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian
   nasional.                                                                 suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan
2. Membantu pemerintah dalam:
      pengembangan & analisis kebijakan serta dalam pengembangan         KEGUNAAN
      program;                                                             dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante),
                                                                           pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post)
                                               sektor,
      mengelola berbagai kegiatan pada tingkat sektor program &
                                                                           petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran
      kegiatan;
3. Meningkatkan transparansi & akuntabilitas      apakah telah
            sasaran
   mencapai sasaran.




                          www.dadangsolihin.com                     37                               www.dadangsolihin.com                        38




             Pengertian Kinerja                                                  Fungsi Indikator Kinerja
  Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu                 •   Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan
  kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran,                   dilaksanakan
  tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3)
                                                                         •   Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders
  Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan
  stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta         •   Membangun d
                                                                             M b                   k         li i dan    l   i kinerja
                                                                                        dasar pengukuran, analisis, d evaluasi ki j
  kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane               program pembangunan
  dan Johnson, 1995)
  Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu
  kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional,
  sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada
  banyak faktor (Bates dan Holton 1995).




                          www.dadangsolihin.com                     39                               www.dadangsolihin.com                        40
     Kedudukan Indikator Kinerja                                                                                Logic Model Theory
                                                                                                                                               Hasil pembangunan yang 
                                                                                                                                                                                                    Apa yang ingin 
                                                                                                             DAMPAK                            diperoleh dari  pencapaian 
                                                     Pemantauan                                                                                         outcome                                        diubah
      Perencanaan          Pelaksanaan
                                                     d E l      i
                                                     dan Evaluasi
                                                                                                                                             Manfaat yang diperoleh dalam 
                                                                                                                                               jangka menengah untuk                                Apa yang ingin 
                                                                                                           OUTCOME




                                                                         Metode Penyusunan
                                                                                                                                             beneficieries tertentu sebagai                            dicapai
                             Indikator                                                                                                             hasil dari output

                              Kinerja                                                                                                                                                               Apa yang dihasilkan 
                                                                                                                                             Produk/barang/jasa akhir yang 
                                                                                                             OUTPUT                                                                                   (barang) atau 
                                                                                                                                                      dihasilkan
                                                                                                                                                                                                      dilayani (jasa)
           Kualitatif                              Kuantitatif
                                                                                                                                                   Proses/kegiatan  
                                                                                                                                                 menggunakan input                                       Apa yang 
                                                                                                           KEGIATAN                            menghasilkan output yang 
                                                                                                                                                  g                   g                                 dikerjakan
                                                                                                                                                     diinginkan
                                                                                                                            Metode
                        Sasaran dan Tujuan                                                                                Pelaksanaan
                                                                                                                                             Sumberdaya yang memberikan                                 Apa yang 
                                                                                                               INPUT                              kontribusi dalam                                  digunakan dalam 
                                                                                                                                                menghasilkan output                                      bekerja
                           www.dadangsolihin.com                    41                                                                     www.dadangsolihin.com
                                                                                             Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007   42




           Indikator Kinerja INPUT                                                                      Indikator Kinerja OUTPUT
                                                                             •                Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu
                                                                                              kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang
•   Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana),                         terdefinisi dengan baik dan terukur.
    SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan          •                Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan
    untuk melaksanakan kegiatan.                                                              instansi.
•   Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah            Co to
                                                                             Contoh:
    alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana             •                Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan
    stratejik yang ditetapkan
                                                                                                –    Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi
                                                                                                –           p            yang
                                                                                                     Jumlah permohonan y g diselesaikan
Contoh:                                                                                         –    Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan
                                                                                                –    Jumlah jam latihan dalam sebulan
•   Jumlah dana yang dibutuhkan
                                                                             •                Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan
•   Tenaga yang terlibat
                                                                                                –    Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli
•   Peralatan yang digunakan                                                                    –    Jumlah komputer yang dibeli
•   Jumlah bahan yang digunakan                                                                 –    Jumlah gedung/jembatan yg dibangun
                                                                                                –    meter panjang jalanyang dibangun/rehab

                           www.dadangsolihin.com                    43                                                                      www.dadangsolihin.com                                                       44
                                                                                                   Contoh:
       Indikator Kinerja OUTCOME                                                       Ukuran Ki
                                                                                       Uk          j Indikator O t
                                                                                              Kinerja I dik t Outcome
•   Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran               •   Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan
    indikator Keluaran.                                                              – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan
•   Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun                  – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer)
    produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara                    – kemenangan tim dlm setiap pertandingan
    outcome kegiatan telah tercapai.
•   Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi            •   Peningkatan langsung hal-hal yg positif
    y g     g       y g
    yang mungkin menyangkut kepentingan banyak p
                              p     g      y pihak.                                             p
                                                                                     – kenaikan prestasi kelulusan siswa
•   Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil                  – peningkatan daya tahan bangunan
    yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat                            – Penambahan daya tampung siswa
    dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan
      p g              g              y                   g
    yang besar bagi masyarakat.                                                 •   Penurunan langsung hal-hal yang negatif
                                                                                     – Penurunan Tingkat Kemacetan
                                                                                     – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas

                               www.dadangsolihin.com                       45                              www.dadangsolihin.com             46




          Indikator Kinerja IMPACT                                              Persyaratan Indikator Kinerja: SMART
•   Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang
    diperoleh dari hasil kegiatan.                                                         j               g     g            p
                                                                                • SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi
•   Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat          • MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured
    diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.
                                                                                  gets managed”)
•   Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan
    dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan        • ATTAINABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and
    kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.                              appropriate collection method)
Contoh:
                                                                                • RELEVANT (information needs of the people who will
•   Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang
                                                                                  use the data)
     – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat
     – Peningkatan cadangan pangan                                              • TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right
     – Peningkatan PDRB sektor tertentu                                           time to influence many manage decision)
•   Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang
     – Penurunan Tingkat kemiskinan
     – Penurunan Tingkat Kematian
                               www.dadangsolihin.com                       47                              www.dadangsolihin.com             48
                               Nama                 : Dadang Solihin
                               Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961
                               Pekerjaan            : Direktur Evaluasi Kinerja
                                                      Pembangunan Daerah
                                                      Bappenas
                               Alamat Kantor        : Jl. Taman Suropati No. 2
                                                      Jakarta
                                                      J k t 10310
Terima Kasih                   Telp/Fak Kantor      : (021) 392 6248
                               HP                   : 0812 932 2202
                               Email                : dadangsol@yahoo.com


                               Websites             :
                                www.dadangsolihin.com
                                www.flickr.com/photos/dadangsolihin
                                www slideshare net/dadangsolihin
                                www.slideshare.net/dadangsolihin
                                www.docstoc.com/profile/DadangSolihin
  www.dadangsolihin.com   49     www.dadangsolihin.com                            50

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1002
posted:6/7/2010
language:Indonesian
pages:13
Description: Capacity Building DPRD Kabupaten Lampung Tengah di Golden Boutique Hotel, Jakarta, 5 Juni 2010