Mencermati Proses, Hasil dan Program Pembangunan by DadangSolihin

VIEWS: 235 PAGES: 12

More Info
									                                                     www.dadangsolihin.com   2




                           Materi
Prioritas Pembangunan Nasional
Siklus Manajemen Pembangunan Daerah
Planning
Budgeting
Implementation
M&E
  Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
  Kegunaan Evaluasi
  Kriteria Evaluasi
  Pengertian Indikator Kinerja
  Persyaratan Indikator Kinerja: SMART




                         www.dadangsolihin.com   3   www.dadangsolihin.com   4
                                                                      1/2                                                                                         2/2
     Arah Kebijakan Pembangunan                                                    Arah Kebijakan Pembangunan
•    Dalam era desentralisasi dan otonomi daerah, keberhasilan                •    6 (enam) kebijakan dan strategi dasar dalam pembangunan untuk
     pembangunan nasional ditentukan 60% daerah dan 40% pusat,                     semua (development for all), yaitu :
     diperlukan sinergi, koordinasi dan kerjasama Pusat-Daerah melalui        1. Pembangunan harus bersifat inklusif.
     koordinasi, komunikasi, konsultasi dan sinergi yang perlu dibangun
                                                                              2. Pembangunan harus berdimensi wilayah.
              f ktif
     secara efektif.
                                                                              3. Mengintegrasikan dan menyatukan potensi-potensi ekonomi yang
•    Pembangunan (development) ditujukan untuk menghasilkan
                                                                                 ada di daerah menjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasional.
     kesejahteraan (prosperity), demokrasi (democracy) dan keadilan
     (justice).                                                               4.             ekonomi-ekonomi lokal.
                                                                              4 Pengembangan ekonomi ekonomi lokal
                                                                              5. Keserasian antara pertumbuhan dan pemerataan (pro growth, pro
                                                                                 job, pro poor).
                                                                              6. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia.




                            www.dadangsolihin.com                         5                                  www.dadangsolihin.com                                  6




                                                                                                   Prioritas Nasional
                        2010-
             VISI RPJMN 2010-2014                                                                             1    Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola
                                                                                                              2    Pendidikan
                                                                                                              3    Kesehatan

                               VISI                                                                           4

                                                                                                              5
                                                                                                                   Penanggulangan Kemiskinan
                                                                                                                   Ketahanan Pangan
                                                                                  11 Prioritas Nasional
                            ,           ,
    INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN                                 Kabinet Indonesia Bersatu II    6    Infrastruktur
                                                                                       2009 2014
                                                                                       2009-2014              7    Iklim Investasi dan Iklim Usaha
                   BERKEADILAN
                                                                                                              8    Energi
                                                                                                              9    Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana
        Sejahtera              Demokratis              Berkeadilan
                                                                                                              10   Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik
                                                                                                              11   Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi
                                                    Memperkuat penegakan
    Memperkuat triple
                                                    hukum
    tracks strategy           Memantapkan
                                                    Pemberantasan korupsi
    Pembangunan inklusif   konsolidasi demokrasi                                                              12   Bidang Politik, Hukum dan Keamanan
                                                    Pengurangan
    dan berkeadilan                                                                 Prioritas Lainnya         13   Bidang Perekonomian
                                                    kesenjangan
                                                         j g
                                                                                                              14   Bidang Kesejahteraan Rakyat

                            www.dadangsolihin.com                         7                                  www.dadangsolihin.com                                  8
             www.dadangsolihin.com                              9                                    www.dadangsolihin.com                                        10




Proses Perencanaan                                                   Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)
  Pendekatan Politik:                                                                NASIONAL                                       DAERAH
  Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana                      Dokumen             Penetapan                Dokumen                Penetapan
  pembangunan hasil proses politik (public choice theory of           Rencana Pembangunan
                                                                      R       P b                     UU          Rencana Pembangunan
                                                                                                                  R       P b                       Perda
                                                                                                                                                    P d
  planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D.         Jangka Panjang Nasional                     Jangka Panjang Daerah
                                                                                                (Ps. 13 Ayat 1)                                (Ps. 13 Ayat 2)
                                                                      (RPJP-Nasional)                             (RPJP-Daerah)
  Proses Teknokratik:
                                                                      Rencana Pembangunan          Per Pres       Rencana Pembangunan          Peraturan KDH
  Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh                Jangka Menengah           (Ps. 19 Ayat 1)   Jangka Menengah Daerah       (Ps. 19 Ayat 3)
  lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional                    Nasional                                    (RPJM-Daerah)
  bertugas untuk itu.                                                 (RPJM-Nasional)

  Partisipatif:                                                       R t Kementerian /
                                                                      Renstra K    t i            P t
                                                                                                  Peraturan       R t Satuan Kerja
                                                                                                                  Renstra S t   K j               P t
                                                                                                                                                  Peraturan
                                                                      Lembaga (Renstra KL)       Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renstra    Pimpinan SKPD
  Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders,                                          (Ps. 19 Ayat 2)   SKPD)                         (Ps. 19 Ayat 4)
  antara lain melalui Musrenbang.
                                                                      Rencana Kerja                Per Pres       Rencana Kerja Pemerintah     Peraturan KDH
                                                                      Pemerintah (RKP)          (Ps. 26 Ayat 1)   Daerah (RKPD)                (Ps. 26 Ayat 2)
  Proses top-down dan bottom-up:
                                                                      Rencana Kerja               Peraturan       Rencana Kerja Satuan Kerja      Peraturan
  Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.                          Kementerian / Lembaga      Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renja      Pimpinan SKPD
                                                                      (Renja KL)                (Ps. 21 Ayat 1)   SKPD)                        ( Ps. 21 Ayat 3)
             www.dadangsolihin.com                              11                                   www.dadangsolihin.com                                        12
            y
           Syarat Perencanaan
Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:
1. Tujuan       ang dikehendaki.
1 T j an akhir yang dikehendaki
2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang
   mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).
3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.
4. Masalah-masalah yang dihadapi.
5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta
   pengalokasiannya.
6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.
8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan
   pelaksanaannya.
   pelaksanaannya
                           www.dadangsolihin.com             13                         www.dadangsolihin.com                        14




      Kegagalan Perencanaan (1/4)
                            (1/4)                                                          (2/4)
                                                                     Kegagalan Perencanaan (2/4)
                                                                  Perencanaannya mungkin baik, tetapi pelaksanaannya tidak seperti
                                                                  seharusnya.
       y
   Penyusunan perencanaan
   tidak tepat, mungkin karena:                                     kegagalan terjadi karena tidak berkaitnya perencanaan
                                                                    dengan pelaksanaannya.
     informasinya kurang
        g p
     lengkap,                                                       aparat pelaksana tidak siap atau tidak kompeten,
     metodologinya belum                                            masyarakat tidak punya kesempatan berpartisipasi sehingga
     dikuasai,                                                      tidak mendukungnya.
     perencanaannya tidak
     realistis sehingga tidak
     mungkin pernah bisa
     terlaksana
     pengaruh politis terlalu besar sehingga pertimbangan-
     pertimbangan teknis perencanaan diabaikan.


                           www.dadangsolihin.com             15                         www.dadangsolihin.com                        16
                             (3/4)
       Kegagalan Perencanaan (3/4)                                                                (4/4)
                                                                            Kegagalan Perencanaan (4/4)
    Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai            Karena perencanaan diartikan sebagai pengaturan total
    dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat                     k hid           i        i       li k il k li
                                                                          kehidupan manusia sampai yang paling kecil sekalipun.
    mengatasi masalah mendasar negara berkembang.

     Misalnya, orientasi                                                     Perencanaan di sini tidak memberikan
     semata-mata pada                                                        kesempatan berkembangnya prakarsa
     pertumbuhan yang                                                        individu dan pengembangan kapasitas
     menyebabkan makin                                                       serta potensi masyarakat secara penuh.
     melebarnya k
        l b      kesenjangan.
                        j                                                    Sistem ini bertentangan dengan hukum
     Dengan demikian, yang                                                   penawaran dan permintaan karena
     keliru bukan semata-mata                                                pemerintah mengatur semuanya.
     perencanaannya, t t i
                       tetapi                                                Perencanaan seperti inilah yang disebut
     falsafah atau konsep di                                                 sebagai sistem perencanaan terpusat
     balik perencanaan itu.                                                  (centrally planned system).


                         www.dadangsolihin.com                   17                              www.dadangsolihin.com                      18




                         y g
      Sistem Perencanaan yang Berhasil                                                 Perencanaan yang Ideal
•   Sistem perencanaan yang                                           •   Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat
    mendorong berkembangnya                                                                                        prosesnya.
                                                                          dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya
    mekanisme pasar dan peran                                         •   Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti
    serta masyarakat.                                                     pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin
•   Dalam sistem ini perencanaan                                            d
                                                                          adanya k     j
                                                                                  kemajuan t                dalam k
                                                                                            terus-menerus d l           j ht      dan
                                                                                                                   kesejahteraan, d
    dilakukan dengan menentukan                                           jangan sampai terjadi kemunduran.
    sasaran-sasaran secara garis                                      •   Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan
    besar.                                                                  l k             tidak dapat h
                                                                          pelaksanaannya tid k d                dilihat dari t i i (atau
                                                                                                        t hanya dilih t d i satu sisi ( t
•   Pelaku utamanya adalah                                                sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam
    masyarakat dan usaha swasta.                                          keutuhan konsep secara keseluruhan.
                                                                      •   Mengandung sistem yang d
                                                                          M       d     i t      dapat b k b
                                                                                                     t berkembang ( learning and
                                                                                                                  (a l   i     d
                                                                          adaptive system).
                                                                      •   Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting).

                         www.dadangsolihin.com                   19                              www.dadangsolihin.com                      20
                                                                                     Reformasi Sistem Penganggaran                                     1/2

                                                                                     PARADIGMA LAMA                           PARADIGMA BARU
                                                                           Visi:                                 Visi:
                                                                             Melaksanakan rencana                   Melaksanakan program kerja
                                                                             pembangunan lima tahunan               Presiden/KDH terpilih
                                                                             berdasarkan GBHN
                                                                           Misi:                                 Misi:
                                                                             Penyelenggaraan pemerintahan           Pelaksanaan kerangka regulasi,
                                                                                   dan    b
                                                                             umum d pembangunan                     k     k i     t i dan
                                                                                                                    kerangka investasi, d
                                                                             Penganggaran berdasarkan               pelayanan publik yang di
                                                                             pendekatan menurut pengeluaran         tuangkan dalam RKP/D
                                                                             rutin dan pengeluaran                  Anggaran disusun berdasarkan
                                                                             pembangunan                            RKP/D dengan mempertimbang-
                                                                                                                    kan kemampuan keuangan
                                                                                                                    negara
                       www.dadangsolihin.com                         21                               www.dadangsolihin.com                            22




                                                                     2/2       Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK)
    Reformasi Sistem Penganggaran
                                                                             Tujuan         1. Menunjukan keterkaitan antara pendanaan dan
                                                                                               prestasi kinerja yang akan dicapai (directly linkages
                                                                                               between performance and budget);
  Paradigma Lama                               Paradigma Baru                               2. Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam
                                                                                   Tujuan
                                                                                               penganggaran (operational efficiency);
                                                                                            3 Meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas unit kerja
                                                                                            3.
                                          Penganggaran dengan
                                                                                               dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan anggaran
                                          Pendekatan:
Penganggaran Berbasis:                                                                         (more flexibility and accountability).
                                          1. Penganggaran Berbasis
1. Pengeluaran Rutin
      g                                      Kinerja                          Landasan                   gg                  pada kinerja (output
                                                                                            1. Alokasi anggaran berorientasi p         j ( p
2. Pengeluaran                                                                Konseptual       and outcome oriented);
                                          2. Kerangka Penganggaran
   Pembangunan                               Jangka Menengah                                2. Fleksibilitas pengelolaan anggaran dengan tetap
                                                                               Landasan        menjaga prinsip akuntabilitas (let the manager
                                          3.
                                          3 Anggaran Terpadu                                   manages);
                                                                              Konseptual
                                                                                            3. Alokasi anggaran program/kegiatan didasarkan pada
                                                                                               tugas-fungsi unit kerja yang dilekatkan pada stuktur
                                                                                                                         function).
                                                                                               organisasi (Money follow function)

                       www.dadangsolihin.com                         23                               www.dadangsolihin.com                            24
                                                                                                          KPJM : Ilustrasi dan Cara Kerja                                      Rolling
Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM)                                                                                                                                    Budget
                                                                                                                                                    Implikasi anggaran
    Tujuan             1. Pengalokasian sumber daya anggaran yang lebih                                                 2011
                          efisien (allocative efficiency)                                                                               2012               2013               2014
                       2. Meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran (to                            Kebijakan ditetapkan
                          improve quality of planning)                                                     sbg baseline                                   Prakiraan         Prakiraan
                                                                                                                                       (R)APBN
                                                                                                                                                            Maju              Maju
       Tujuan          3. Lebih fokus terhadap pilihan kebijakan prioritas (best
                          policy option)
                       4. Meningkatkan disiplin fiskal (fiscal dicipline)                                                                                 KPJM
                       5. Menjamin adanya kesinambungan fiskal (fiscal
                          sustainability)
                                                                                                                        Prakiraan       Prakiraan
                                                                                             APBN           RAPBN
     Landasan          1.   Penerapan sistem rolling budget                                  2011            2012
                                                                                                                          Maju            Maju
                                                                                                                                                                           TA 2011 dan
     Konseptual                                                                                                           2013            2014
                       2.   Mempunyai baseline (angka dasar)                                                                                                             KPJM 2012 - 2014
     Landasan                                                                                  T0            T+1          T+2             T+3
                       3
                       3.   Adanya mekanisme penyesuaian angka dasar
    Konseptual         4.   Penetapan Parameter
                                                                                                                                        Prakiraan      Prakiraan
                       5.   Adanya mekanisme usulan tambahan anggaran bagi                  REALISASI      APBN          RAPBN
                                                                                                                                          Maju           Maju              TA 2012 dan
                            kebijakan baru (additional budget for new initiatives)
                                j          (              g                      )            2011         2012           2013                                           KPJM 2013 - 2015
                                                                                                                                          2014           2015
                                                                                               T-1          T0            T+1             T+2             T+3
                                   www.dadangsolihin.com                               25
                                                                                                                               www.dadangsolihin.com                                    26




 Penghitungan Prakiraan Maju dalam KPJM

                                                Angka Prakiraan Maju untuk tahun-
                                              tahun berikutnya dihitung berdasarkan:
                                                 l k i              d tahun berjalan
                                             • alokasi anggaran pada t h b j l
                            Kegiatan
                                             • disesuaikan dengan tingkat inflasi
                            On-going            yang digunakan dalam APBN


   Prakiraan
     Maju                                                         Angka Prakiraan Maju
                                                    Multi-          untuk tahun-tahun
                                                    years           berikutnya dihitung
                                                   Project        berdasarkan formula/
                            Kegiatan
                                                                     model yang telah
                             Ad-hoc                                  ditetapkan sesuai
                                                                   dengan karakteristik
Catatan :                                          Target
                                                                      masing-masing
Hasil penghitungan prakiraan maju akan            Tahunan
                                                                          kegiatan
menjadi baseline pada tahun ybs.                 yg berbeda


                                   www.dadangsolihin.com                               27                                      www.dadangsolihin.com                                    28
   Successful Policy Implementation
                                    III,     )
                            (Edward III, 1980)
                                                                                                                                 KALBAR
          1.    Communication:
                          g
                   berfungsi untuk mensosialisasikan dan memandu p   para
                   pelaksana dalam menjabarkan kebijakan menjadi kegiatan-
                   kegiatan spesifik.
          2.    Resources:
                   SDM (staff),
                   Informasi (information on how to implement policies),
                   Sarana dan prasarana (buildings, equipment).
          3.    Disposition or attitudes:
                   apa yang dikerjakan,
                   bagaimana kemampuan untuk mengerjakannya,
                   keinginan untuk mencapai hasil yang berkualitas.
          4.    Bureaucratic structure:
                   diperlukan koordinasi dan kerjasama para pihak yang secara
                   fungsional terkait dalam proses.
                             www.dadangsolihin.com                         29                            www.dadangsolihin.com            30




 Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
               Monitoring                              Evaluasi
                                                                                            Kegunaan Evaluasi
menilai kemajuan dalam pelaksanaan      memberikan gambaran pada suatu
program y g sedang berjalan
p g      yang      g    j                                 g
                                        waktu tertentu mengenai suatu
                                                                                •   Memberikan umpan balik terhadap
                                        program
                                                                                    kebijakan, program dan kegiatan
• Akuntabilitas penyampaian input       – Akuntabilitas penggunaan
  program                                 sumberdaya                            •   Menjadikan kebijakan, program dan
• Dasar untuk aksi perbaikan                                                        kegiatan mampu
• Penilaian keberlanjutan program       – Pembelajaran tentang hal-hal yg
                                          dapat dilakukan lebih baik di masa        mempertanggungjawabkan penggunaan
                                          yad                                       dana publik
• Apakah pelaksanaan sesuai dengan      –   Relevansi                           •   Membantu stakeholders belajar lebih
  rencana?                              –   Keberhasilan                            banyak mengenai kebijakan, program dan
• Apakah terdapat penyimpangan?         –   Keefekifan biaya                        kegiatan
• Apakah penyimpangan tsb dapat
  dibenarkan?                           –   Pembelajaran

Dilaksanakan terus-menerus atau         Umumnya dilaksanakan pada
secara berkala selama program           pertengahan dan akhir program
berjalan
                             www.dadangsolihin.com                         31                            www.dadangsolihin.com            32
Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:                                                    Kriteria Evaluasi
                         g
                   Strategi                                                 Relevansi       Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas
                                                                                            dan kebijakan
                   Apakah yang dilakukan sudah benar?
                                                                            Efektifitas     Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan
                                                                                                  p    j
                                                                                            mencapai tujuan
                   O     i
                   Operasi                                                  Efisiensi       Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif,
                   Apakah cara yang ditempuh sudah benar?                                   dalam hubungan dengan masukan.
                                                                            Dampak          Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan
                   Pembelajaran                                                             oleh sebuah intervensi pembangunan, secara
                                                                                            langsung maupun tidak, disengaja maupun tidak
                   Apakah ada cara yang lebih baik?
                                                                            Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat
                                                                                            terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan
                                                                                            lagi.


                          www.dadangsolihin.com                        33                           www.dadangsolihin.com                      34




     Pengertian Indikator Kinerja                                                         Pengertian Kinerja
  Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan                Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu
  ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian        kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran,
  suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan            tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3)
                                                                            Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan
KEGUNAAN                                                                    stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta
  dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante),          kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane
  pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post)                       dan Johnson, 1995)
  petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran               Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu
                                                                            kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional,
                                                                            sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada
                                                                            banyak faktor (Bates dan Holton 1995).




                          www.dadangsolihin.com                        35                           www.dadangsolihin.com                      36
                             Fungsi Indikator Kinerja                                                                                                    Kedudukan Indikator Kinerja

    •                Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan                                                                                                                        Pemantauan
                                                                                                                                                          Perencanaan          Pelaksanaan
                     dilaksanakan                                                                                                                                                                        d E l      i
                                                                                                                                                                                                         dan Evaluasi
    •                Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders
    •                Membangun d
                     M b                   k         li i dan    l   i kinerja
                                dasar pengukuran, analisis, d evaluasi ki j                                                                                                      Indikator
                     program pembangunan                                                                                                                                          Kinerja

                                                                                                                                                               Kualitatif                              Kuantitatif



                                                                                                                                                                            Sasaran dan Tujuan


                                                                   www.dadangsolihin.com                                                       37                              www.dadangsolihin.com                    38




                                       Logic Model Theory
                                                                                                                                                               Indikator Kinerja INPUT
                                                                      Hasil pembangunan yang 
                                                                                                                           Apa yang ingin 
                                    DAMPAK                            diperoleh dari  pencapaian 
                                                                               outcome                                        diubah
                                                                                                                                                    •   Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana),
                                                                                                                                                        SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan
                                                                    Manfaat yang diperoleh dalam 
                                                                      jangka menengah untuk                                Apa yang ingin               untuk melaksanakan kegiatan.
                                  OUTCOME
Metode Penyusunan




                                                                    beneficieries tertentu sebagai                            dicapai
                                                                          hasil dari output                                                         •   Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah
                                                                                                                                                        alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana
                                                                    Produk/barang/jasa akhir yang 
                                                                                                                           Apa yang dihasilkan          stratejik yang ditetapkan
                                    OUTPUT                                                                                   (barang) atau 
                                                                             dihasilkan
                                                                                                                             dilayani (jasa)
                                                                                                                                                    Contoh:
                                                                          Proses/kegiatan  
                                  KEGIATAN
                                                                        menggunakan input                                       Apa yang            •   Jumlah dana yang dibutuhkan
                                                                      menghasilkan output yang 
                                                                         g                   g                                 dikerjakan
                                                                            diinginkan                                                              •   Tenaga yang terlibat
                                                   Metode
                                                 Pelaksanaan                                                                                        •   Peralatan yang digunakan
                                                                    Sumberdaya yang memberikan                                 Apa yang 
                                      INPUT                              kontribusi dalam                                  digunakan dalam          •   Jumlah bahan yang digunakan
                                                                       menghasilkan output                                      bekerja
                                                                  www.dadangsolihin.com
                    Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007   39                              www.dadangsolihin.com                    40
          Indikator Kinerja OUTPUT                                                         Indikator Kinerja OUTCOME
•   Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu
    kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang
    terdefinisi dengan baik dan terukur.                                            •   Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran
•   Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan        indikator Keluaran.
    instansi.                                                                       •   Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun
Co to
Contoh:                                                                                 produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara
•   Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan                                              outcome kegiatan telah tercapai.
     –   Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi                                   •   Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi
     –          p
         Jumlah permohonan y g diselesaikan
                             yang                                                       yang mungkin menyangkut kepentingan banyak p
                                                                                        y g     g       y g       p     g      y pihak.
     –   Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan                                        •   Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil
     –   Jumlah jam latihan dalam sebulan                                               yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat
•   Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan                                           dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan
                                                                                          p g              g              y                   g
     –   Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli                                               yang besar bagi masyarakat.
     –   Jumlah komputer yang dibeli
     –   Jumlah gedung/jembatan yg dibangun
     –   meter panjang jalanyang dibangun/rehab

                               www.dadangsolihin.com                           41                                  www.dadangsolihin.com                       42




                     Contoh:
         Uk
         Ukuran Ki
                Kinerja I dik t Outcome
                     j Indikator O t
                                                                                              Indikator Kinerja IMPACT
                                                                                    •   Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang
•   Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan                                              diperoleh dari hasil kegiatan.
     – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan                          •   Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat
     – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer)                                  diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.
     – kemenangan tim dlm setiap pertandingan                                       •   Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan
                                                                                        dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan
•   Peningkatan langsung hal-hal yg positif                                             kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.
     – kenaikan prestasi kelulusan siswa
                p                                                                   Contoh:
     – peningkatan daya tahan bangunan                                              •   Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang
     – Penambahan daya tampung siswa                                                     – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat
                                                                                         – Peningkatan cadangan pangan
                                                                                         – Peningkatan PDRB sektor tertentu
•   Penurunan langsung hal-hal yang negatif
     – Penurunan Tingkat Kemacetan                                                  •   Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang
     – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas                                         – Penurunan Tingkat kemiskinan
                                                                                         – Penurunan Tingkat Kematian
                               www.dadangsolihin.com                           43                                  www.dadangsolihin.com                       44
Persyaratan Indikator Kinerja: SMART
           j               g     g            p
• SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi
• MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured
  gets managed”)
• ATTAINABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and
  appropriate collection method)
                                                                             Terima Kasih
• RELEVANT (information needs of the people who will
  use the data)
• TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right
  time to influence many manage decision)



                      www.dadangsolihin.com                            45      www.dadangsolihin.com   46




                    Nama                 : Dadang Solihin
                    Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961
                         j
                    Pekerjaan            :    Direktur Evaluasi Kinerja
                                              Pembangunan Daerah Bappenas
                                              Wakil Sekretaris Dewan Pakar
                                              ICMI Pusat
                    Al   t Kantor
                    Alamat K t             Jl. T
                                         : Jl Taman S      ti N
                                                     Suropati No. 2
                                           Jakarta 10310
                    Telp/Fak Kantor      : (021) 392 6248
                    HP                   : 0812 932 2202
                    Email                : dadangsol@yahoo.com


                    Websites             :
                     www.dadangsolihin.com
                     www.flickr.com/photos/dadangsolihin
                     www flickr com/photos/dadangsolihin
                     www.slideshare.net/dadangsolihin
                     www.docstoc.com/profile/DadangSolihin

								
To top