Docstoc

TRIK MENGHADAPI VIRUS

Document Sample
TRIK MENGHADAPI VIRUS Powered By Docstoc
					                                        TRIK MENGHADAPI VIRUS.

Virus adalah salah satu jenis malware yaitu program komputer yang dapat memperbanyak dirinya
serta ada yang mempunyai kemampuan untuk menginfeksi file lain atau menguasai komputer. Virus
bisa dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti visual basic, C atau C++. Biasanya,
virus menyamarkan dirinya dengan menggunakan ikon-ikon file yang tidak bersalah seperti ikon ms-
word, ms-excel atau file lain yang sepertinya aman. Bahkan ada juga virus yang menyerupai ikon
folder seperti virus brontok.

Hampir semua virus memiliki ekstensi *.exe. (sedikit yang selain .exe misalnya .htt atau .scr) Jadi,
untuk mengenali virus cukup dimunculkan ekstensinya. Bila ikon file tersebut seperti file yang aman
atau ikon folder namun berekstensi .exe dapat dipastikan itu virus. (kecuali yang ada di C:\Program
Files\Microsoft office\office...\). Di lokasi ini, ada file-file yang berikon office (winword, excel,
powerpnt dan lain-lain namun berextensi .exe . File-file ini adalah PROGRAM OFFICE ITU
SENDIRI dan bukan virus)
Folder yang asli (bukan virus) tidak memiliki ekstensi.

HATI2 DENGAN VIRUS YANG MEMBUAT AUTORUN
Ada beberapa virus yang menyebar melalui USBFlashdisk atau cd (seseorang secara tidak sengaja
memburn data-data yang mengandung virus ke dalam cd) yang mampu membuat file autorun.inf1 .
Ketika kita memasukkan flashdisk atau cd bervirus tersebut ke komputer maka komputer akan
menjalankan script autorun nya yang langsung mengeksekusi virus untuk diaktifkan. Dengan
kemampuan autorun ini, maka ketika alat-alat itu dipasang di komputer, virus langsung menyebar
tanpa si pengguna tahu komputernya telah terjangkit. Dengan cara seperti ini, virus akan
menginfeksi komputer dan menduplikasi dirinya untuk penyebaran selanjutnya, hal ini terjadi bila
komputer tadi tidak dibekali antivirus yang mengenali virus ber-autorun ini.
Sebelum terkena virus model ini, ada baiknya kita menghentikan fasilitas autorun ketika cd atau
flashdisk dimasukkan yaitu dengan menekan tombol shift ketika memasukkan cd atau flashdisk
beberapa saat lamanya (kurang lebih 10 detik) sampai dirasa autorun tidak dijalankan oleh komputer.


Berikut tips-tips menghindari virus :
1. Gunakan antivirus yang selalu uptodate, anti virus apapun yang penting uptodate insyaAlloh
mengenali virus-virus baru yang ganas, apalagi virus lama. Namun, bila tidak ada antivirus uptodate,
trik kedua dapat dijalankan.
2. a). Pada windows explorer, munculkan ekstensi setiap file.
Caranya, buka menu tools>folder options>view lalu cari pilihan "Hide extensions for known file
types. Pilihan ini JANGAN diceklis. Apply>OK
Lihatlah file-file yang ada, bila filenya "aman" namun berekstensi .exe jangan didoubleklick tetapi
hapus segera. Memang ada beberapa virus yang tidak bisa dihapus (write protected), untuk virus
jenis ini, antivirus dapat menghilangkannya. Bila antivirus tidak mengenalinya maka copy data
penting ke harddisk (jangan virusnya) lalu disket atau flashdisknya diformat, cara ini pasti
membunuh virus tersebut. Jika di windows explorer tidak ada folder options dapat dicari di control
panel.
   b.) selalu gunakan pilihan menu view>details, lalu view>arrange icons by>type
   lihatlah file anda. Bila ikonnya tidak bersalah atau ikon folder namun typenya application maka
itulah virus. hapuslah segera.




1
    (sebenarnya autorun ini digunakan untuk memudahkan pengguna ketika cd/ flashdisk dimasukkan ke komp)


                                                          1
   Penting:
   Untuk menghindari brontok (karena virus ini mirip folder), selalu gunakan folder tree pada windows
   explorer untuk menjelajahi folder-folder dan jangan gunakan jendela kanan. Hal ini untuk mencegah
   secara tak sengaja yang didoubleklick adalah brontok.




                                                              klik tab "type"




folder tree

                                                   tampilan details



   3. cara ini sangat ampuh namun butuh program total commander (windows explorer juga bisa namun
      hati2 saat menyorot/ memilih file virus yang mau dihapus).
      Untuk menghindari virus, gunakan file manager total commander dan jangan gunakan dulu file
      manager windows explorer ketika flashdisk atau disket dimasukkan. Di sini tidak dibahas
      penggunaan total commander secara detail, namun hanya dibahas trik menghapus virus
      menggunakan program ini.
   - Instal total commander lalu jalankan program ini.



                                                   2
- aturlah konfigurasinya (cukup sekali saja ketika pertama kali dijalankan) dengan menu
   configuration>options>display.
- CEKLISLAH pilihan show hidden/system files (for experts only) lalu apply>OK.
- Buka menu Commands>search.
- di kotak search for ketikkan (tanpa petik) “ *.exe or *.htt or *.scr or *.ini or *.inf or *.dll ”
- klik tombol drives lalu pilih drive yang ingin dibersihkan lalu OK.
- setelah itu tekan start search. Setelah searching selesai, klik tombol feed to list box.
- pilihlah file-file yang diduga kuat virus (seperti ciri-ciri di atas) dengan menggunakan klik kanan
   mouse.
- file yang telah terpilih akan berwarna merah.
- Tekan tombol delete. virus akan terhapus.




PENTING :
  - TIDAK SEMUA file *.exe or *.htt or *.scr or *.ini or *.inf or *.dll adalah virus .
exe adalah kepanjangan dari executable file, yaitu file yang bisa dieksekusi atau file aplikasi atau file
program. Program-program di windows hampir semuanya memiliki ekstensi .exe. Jadi, untuk
memutuskan apakah file tersebut virus atau bukan, kenalilah ciri-cirinya, JANGAN SAMPAI
YANG DIHAPUS JUSTRU PROGRAM PENTING YANG BERMANFAAT.
  - trik-trik di atas digunakan untuk komputer yang masih bersih dari virus dan yang ingin
dibersihkan adalah flashdisk atau disket meskipun trik tersebut bisa diterapkan pada harddisk yang
ada virusnya namun belum aktif (dengan ekstra hati2 sebab kalau2 salah menghapus dan yang
dihapus adalah file yang dibutuhkan system, bisa2 harus install ulang).
Bila virus telah masuk ke sistem dan aktif, maka caranya lain lagi (yang paling mudah dengan anti
virus).



tambahan:
Pemunculan ekstensi dapat dipakai sebagai trik untuk melihat virus dengan merubahnya menjadi file
.txt misal mydoom.exe diganti menjadi mydoom.txt. Virus yang dirubah dengan cara ini akan
lumpuh dan berubah menjadi file teks biasa yang dibuka lewat notepad (namun harus hati-hati,
jangan sampai virusnya aktif dengan dobleklik yang tidak sengaja).




                                                   3
catatan: ciri2 komputer yang telah terinfeksi virus:
Umumnya, sepanjang pengetahuan saya, komputer ber OS windows bila terkena virus menunjukkan
gejala berikut:
1. folder options hilang,
2. bila diketikkan kata msconfig atau regedit pada kotak RUN maka komputer shutdown atau restart.
hal ini karena msconfig/regedit dapat membuat virus tidak otomatis running ketika komputer hidup
atau melumpuhkan si virus. maka si pembuat virus mencegah pengguna komputer memakai
pengaturan msconfig ini. (regedit adalah utility untuk mengedit registri windows. Jangan mengutak-
atiknya jika tidak mengetahui ilmu tentang registri, kesalahan mengubah registri dapat membuat
windows lumpuh total dan harus diinstal ulang.)
3. virus2 yang menyerang file microsoft office akan membuat duplikasi dirinya dengan nama yang
sama dengan file office asli sedangkan file dokumen office aslinya sendiri disembunyikan oleh virus
dengan atribut system (show hidden file tidak akan mampu membuat file dgn atribut system untuk
tampil kecuali bila pilihan hide protected operating system file tidak diceklis). Yang paling parah,
file officenya akan dihapus oleh virus dan virus menduplikasi dirinya menggunakan nama yang
sama dengan file yang dihapus. Untuk kasus ini, gunakan software pengembali file yang telah
dihapus seperti RecoverMyFiles atau TuneUp Utilities Undelete.
4. bila file virus dihapus secara biasa (delete atau shift+delete untuk Harddisk) namun beberapa saat
file tersebut muncul lagi, dapat dipastikan komputer tersebut sudah terjangkiti virus.
5. komputer terasa lebih lambat dari yang seharusnya. Meskipun gejala ini bukan selalu menandakan
aktivitas virus.




ditulis
10:49 PM 2006
Added:
9:28 PM 2007
05.31 PM April 2008


Trik ini berlisensi GNU Free Documentation License. Anda dapat menyebarkan, menambah dan
memodifikasinya untuk kepentingan umum sesuai lisensi GNU FDL .


Copyleft (c) 2008 Abu Abdurrahman




  Semoga manfaat
  abdurr4hman@gmail.com

                                                 4

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:264
posted:6/7/2010
language:Indonesian
pages:4