KALAU ANDA MAU MEMBUAT SAYA

Document Sample
KALAU ANDA MAU MEMBUAT SAYA Powered By Docstoc
					                       KALAU ANDA MAU MEMBUAT SAYA.
                                Oleh: Jum’an

Begini cara-cara dan urutannya. Pertama buatlah sebuah tubuh berbentuk saya.
Karena untuk hidup saya membutuhkan tenaga, pasanglah sebuah kotak tenaga
didalam perut atau dadanya. Nah sekarang saya hidup karena bertenaga, tetapi
saya tidak menyadari bahwa saya hidup. Percuma. Masukkan kekepala sebuah
pusat kesadaran supaya saya merasakan bahwa saya hidup. Selanjutnya seperti
kita tahu, tenaga itu berasal dari bahan bakar, dan bahan bakar sewaktu-waktu
bisa habis. Saya perlu bahan bakar untuk dirubah menjadi tenaga. Buatkan saya
sejenis moncong untuk menyedot bahan bakar kedalam kotak tenaga dan
lengkapi dengan alat penggerus untuk merubah bahan bakar menjadi tenaga
sekalian membuang sisanya. Dengan organ-organ tadi anda boleh berharap saya
sudah bisa hidup secara sederhana. Tetapi saya belum bisa bergerak.

Kaki saya perlu lutut, pergelangan, telapak serta jari-jari. Tapi kenapa jalan saya
masih terseok-seok sempoyongan? Moncong tidak mau menelan, kaki tidak mau
melangkah sementara persediaan tenaga sudah hampir habis. Apa lagi yang
kurang? Informasi! Ya saya butuh informasi seberapa cepat tenaga saya bisa
habis. Pasangkan sebuah jarum penunjuk dikotak tenaga saya dan sambungkan
dengan pusat kesadaran, supaya saya tahu saat membutuhkan bahan bakar
untuk menambah tenaga. Aneh! Jarum sudah menunjukkan tanda bahan bakar
kosong, tetapi saya tetap saja loyo. Rupanya informasi saja tidak memberikan
motifasi kepada moncong untuk berinisiatif mencari dan menyedot bahan bakar.

Coba buatkan saya sebuah alat pembangkit dan pendorong. Caranya? Pasanglah
dua saklar emosi masing-masing dihubungkan ke pusat kesadaran. Kalau jarum
menunjukkan bahan bakar menipis, saklar akan mengirimkan rasa sakit kepusat
kesadaran sedangkan kalau penuh saklar yang lain akan mengirimkan rasa
senang. Tadi informasi kekurangan tenaga tidak menyadarka apapun. Sekarang
saya merasa sakit kalau kekurangan tenaga dan segera bangkit mencari sumber
bahan bakar. Saya punya motifasi untuk bisa terus hidup kalau begini, berkat
adanya saklar emosi. Saya akan mengerjakan apa yang menyenangkan dan tidak
mengerjakannya kalau menyakitkan.
Intinya kalau anda berniat membuat seorang saya, jangan lupa, lengkapi dengan
saklar emosi atau perasaan. Karena perasaan adalah sarinya hidup. Para ahli
jiwa memandang emosi sebagai hal yang penting untuk memahami perilaku
manusia. Kata mereka emosi itu vital untuk kelangsungan hidup, merupakan
 sumber motifasi, sarana untuk menilai peristiwa serta mengambil keputusan.
Kata mereka pula, emosi merupakan bantalan dasar untuk manusia belajar dan
membangun memori.

Tapi stop sampai disini saja. Untuk membuat seorang saya yang ber-akhlak
mulia, bijaksana dan rendah hati atau sebaliknya anda tidak akan mampu.
Apalagi seorang saya yang beriman. Sebab iman membutuhkan hidayah. Dan
hidayah hanya datang dari Alloh.

Inspired: Kuliah Instrumentasi dan Michael Fordyce’s “Happiness”.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:9
posted:6/4/2010
language:Indonesian
pages:2
Description: TENTANG PENTINGNYA EMOSI DALAM HIDUP