Docstoc

LAPORAN HASIL SURVEI NYAMUK MALAM

Document Sample
LAPORAN HASIL SURVEI NYAMUK MALAM Powered By Docstoc
					      LAPORAN HASIL SURVEI NYAMUK MALAM HARI (ANOPHELES)
                   DI WILAYAH KERJA KKP SEI DUKU XXXXX
                            PERIODE NOVEMBER 2009

I.     PENDAHULUAN.
       Sesuai dengan surat tugas dari Kepala Kantor kesehatan Pelabuhan kelas II Xxxxx
       tanggal 05 November Nomor: PM. 04.13/VIII.38/2005/2009 tentang pelaksanaan
       survei nyamuk malam hari (Anopheles) tanggal 09 November 2009 di Wilayah Kerja
       Sei duku Xxxxx.
       Di seluruh dunia diketahui terdapat sekitar 4.500 spesies nyamuk dalam 34 genus
       dari famili culicidae. Menurut data dari Loka Penelitian dan pengembangan
       Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (Loka litbang P2B2), Indonesia
       memiliki jumlah spesies nyamuk yangterbanyak di dunia. Namun hanya sekitar 80
       spesies saja yang diketahui bisa menjadi penular penyakit, misalnya anopheles,
       filaria dan Aedes aegypti. Penyakit-penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk
       antara lain : malaria dengan berbagai tipe, demam berdarah, chikungunya, filariasis,
       ensephalitis dan lain-lain. Perkembangan kehidupan serangga khususnya nyamuk
       harus mendapat perhatian yang serius karena selain sebagai vektor yang dapat
       mneularkan penyakit, nyamuk juga sampai saat ini diketahui masih sukit diberantas.
       Pemberantasan dapat dilakukan pada setiap fase setiap fase siklus hidup nyamuk.
       Pengetahuan pentingnya kita mengetahui bagaimana mengenai siklus kehidupan
       nyamuk, ekologinya, sifat-sifatnya dan cara penularan penyakit dapat kita ketahui
       salah satunya dari survey nyamuk malam hari.

II.    PELAKSANAAN KEGIATAN
       Kegiatan survey nyamuk malam dilakukan di KKP Sei Duku dengan rincian sebagai
       berikut :
           1. Peralatan dan bahan
                   a) Peralatan meliputi gelas plastik, kain kasa, kapas, karet pengikat,
                      pinset, kaca pembesar, gunting, lampu senter, aspirator, termometer,
                      higrometer, formulir isian, jam dan alat tulis.
                   b) Bahan : kloroform
2. Proses pelaksanaan kegiatan
       a) Pelaksanaan kegiatan :
          i. Staff KKP xxxxx : Albert Jefferson SKM dan Afrijon.
         ii. Dokter muda FK UR IKM_IKK : Edi susanto, Febry fahmi, Lista
                Liani, dan Wenda sari.
       b) Kegiatan dilakukan pada tangga 09 November 2009 pada pukul 19.00
               – 22.00 WIB.
       c) Lokasi pelaksanaan kegiatan adalah wilayah kerja KKP Sei Duku.
       d) Metode yang digunakan adalah :
          i.      Di dalam dan di luar Ruangan (masing-masing oleh dua orang
                  dokter muda dan didampingi oleh staff KKP Xxxxx)
         ii.      Tiap jam dibagi menjadi dua bagian, yaitu masing-masing 45
                  menit pertama umpan badan dan 15 menit selanjutnya umpan
                  dinding. Masing-masing waktu untuk tiap jam dibedakan dalam
                  gelas plastuik terpisah yang telah diberikan etiket atau label.
        iii.      Penangkapan nyamuk dilakukan dengan memakai aspirator dan
                  dimasukkan ke dalam gelas plastik yang telah ditutup kain kasa
                  dan disumbat kapas kering.
        iv.       Setelah kegiatan penangkapan nyamuk selesai, nyamuk yang ada
                  kemudian diidentifikasi. Sebelumnya nyamuk dimatikan/ dibuat
                  pingsang dengan menggunakan kloroform. Kapas yang dijepit
                  dengan pinset dan mengandung kloroform diletakkan pada kain
                  kasa penutup masing-masing gelas plastik hingga semua nyamuk
                  pingsan atau mati. Kemudian nyamuk pada tiap gelas plastik
                  dihitung dan diidentifikasi dengan kaca pembesar, hasilnya
                  dicantumkan dalam formulir yang telah disediakan.
3. Hasil kegiatan
       a) Berdasarkan hasil identifikasi pada survey nyamuk malam, jenis
               nyamuk yang ada di daerah ini adalah Culex Sp.
       b) Tidak ditemukan nyamuk anopheles yang menjadi vektor malaria
               dengan keadaan KKP Sei Duku bukan tempat rawa-rawa.
       c) Kerja sama yang baik antara pihak KKO Sei Duku dengan dokter
             muda IKM-IKK.
       d) Pemilihan lokasi kegiatan kurang tepat karena tidak dilakukan di
             rumah warga setempat tetapi dilakukan di wilayah kerja Sei duku
             yang keadaannya cukup bersih.
       e) Hasil kegiatan didapatkan bahwa
            i.   Pada penangkapan di luar rumah nyamuk yang terperangkap hanya
                 sedikit ditemukan yaitu pada 15 menit yang kedua dengan umpan
                 dinding yaitu jenis Culex Sp.
           ii.   Pada penangkapan di dalam rumah, nyamuk yang terperangkap
                 banyak ditemui yaitu pada 15 menit kedua dengan umpan dinding
                 dan dengan jenis nyamuk yang sama dengan penangkapan di luar
                 rumah yaitu jenis Culex Sp.
4. Kesimpulan
   a) Kegiatan survey nyamuk malam telah dilakukan setiap bulan.
   b) Nyamuk Anopheles yang menjadi vektor malaria tidak ditemukan pada
      wilayah kerja KKP Sei duku.
   c) Jenis nyamuk yang ditemukan di wilayah kerja KKP Sei duku adalah
      Culex Sp.
   d) Jumlah nyamuk yang terperangkap di dalam rumah lebih banyak
      dibanding di luar rumah.
5. Saran
   Kepada masyarakat hendaknya melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk
   dengan cara 3M Plus yaitu :
   1. Mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air sebagai
      tempat perindukan nyamuk .
   2. Menguras tempat penampung air, sekurang-kurangnya 1 kali seminggu.
   3. Menutup tempat penampungan air.
   4. Plus :
            a. Memelihara ikan pemakan jentik
            b. Tidak menggantung pakaian
                c. Kelambunisasi
                d. Menggunakan lotion anti nyamuk atau obat anti nyamuk
                e. Memantau pot atau vas bunga agar tidak ada air yang tergenang di
                     dalamnya.
                f. Menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar tempat
                     pemukiman, termasuk saluran air dan got.
                g. Abatesasi
                h. Fogging


   Demikian laporan ini kami buat atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.




Mengetahui :                                     Xxxxx, 09 November 2009
Kepala Seksi PRL
KKP Kelas II Xxxxx

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1162
posted:6/3/2010
language:Indonesian
pages:4