Docstoc

Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Daya Saing dalam Menghadapi ACFTA

Document Sample
Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Daya Saing dalam Menghadapi ACFTA Powered By Docstoc
					                                                                                     www.dadangsolihin.com                     2




                         Materi                                          g     g
                                                                Perkembangan Negara China

Perkembangan Negara China                                   Perekonomian China pada 30 tahun terakhir (sejak di terapkan
                                                            “Liberalization Market”) bertumbuh sangat cepat dengan rata rata
                                                             Liberalization Market )
                                                                        2                                          rata-rata
Asean China Free Trade Agreement (ACFTA)                    pertumbuhan ekonomi 8 % per tahun dan ekonomi bertumbuh 10
Latar Belakang Kerjasama ACFTA                              kali lipat pada periode tsb.
Neraca Perdagangan Indonesia-China                                                             3 42
                                                            GDP China pada tahun 2007 mencapai 3.42 Triliun USD
Profile Negara China dan Asean Tahun 2008                   menempatkan China menjadi negara dengan ekonomi terbesar
Nilai Exports dan Imports China dan ASEAN                   setelah Amerika Serikat.
Daya Saing UKM di Negara-negara APEC (2006)                 Banyak pengamat Ekonomi memproyeksikan China akan menjadi
                                                            negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada abad ini.
Kesiapan Menghadapi ACFTA
              2005 2025
Kerangka RPJP 2005-2025 Pemberdayaan Koperasi dan UKM
                                                                              Economy Watch http://www.economywatch.com/
Tiga Program Prioritas
Pemberdayaan Koperasi dan UMKM dalam RPJMN 2010-2014


                         www.dadangsolihin.com          3                            www.dadangsolihin.com                     4
           Asean China Free Trade                                     1/2              Asean China Free Trade                                     2/2
            Agreement (ACFTA)
            A                                                                           A
                                                                                        Agreement (ACFTA)
    ASEAN China FTA mulai berlaku 1 Januari tahun 2010.
    Tujuan ACFTA:                                                             5. Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi melalui:
    1. Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi,                              Penghapusan tariff dan hambatan non tariff dalam perdagangan
       perdagangan d i
          d        dan investasi di t
                            t i diantara negara anggota ASEAN
                                                     t                             barang
       dengan China                                                                Liberalisasi secara progresif perdagangan jasa;
    2. Liberalisasi perdagangan barang, jasa dan investasi                         Membangun regim investasi yang kompetitif dan terbuka dalam
                                                                                            ASEAN-China
                                                                                   kerangka ASEAN China FTA
    3. Mencari area baru dan mengembangkan kerjasama ekonomi
       yang saling menguntungkan bagi para anggota
    4. Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif dengan negara
       anggota baru ASEAN dan menjembatani gap yang ada di kedua
       belah pihak.



                             www.dadangsolihin.com                        5                               www.dadangsolihin.com                   6




       Latar Belakang Kerjasama ACFTA
                                                                                                    Indonesia-
                                                                                 Neraca Perdagangan Indonesia-China
1 China adalah mitra dagang penting ASEAN dan merupakan pasar
1.
   ekspor terbesar keempat ASEAN.
2. Pada tahun 2009 (Januari-September) ASEAN ekspor ke China
                  85.6               US.
   adalah sekitar 85 6 milyard dolar US
3. China adalah sumber import ASEAN terbesar ketiga. Impor dari China
   dinilai hampir 107,0 milyard dolar US.
4. China adalah investor terbesar ke-8 di ASEAN, dengan akumulasi
   investasi pada 2008 senilai 6.1 milyard dolar AS, sementara
   akumulasi investasi ASEAN di China pada 2008 adalah senilai 5.6
     il d U.S. dollars
   milyard U S d ll
5. China menandatangani FTA dengan ASEAN pada tahun 2004 sejak
   bergabung sebagai mitra dagang terbesar negara-negara Asia
   Tenggara.
6. Perdagangan antara China dan ASEAN melompat dari $ 59.6 milyar
   pada tahun 2003 menjadi $ 202.6 milyar pada tahun 2007.
                                                     Business-in-Asia.com

                             www.dadangsolihin.com                        7                               www.dadangsolihin.com                   8
        Profile Negara China dan Asean                                                                                   Nilai Exports dan Imports
                                             Tahun 2008                                                                      China d
                                                                                                                             Chi dan ASEAN
                Land             Jumlah              GDP per
 Negara                                                                   Export               Import                Value – Yr. 2008 :                                $
                                                                                                                                                                  In US$ million
                Area            Penduduk              capita
                 2
                 Km                Ribu               US $               Juta US $          Juta US $
ASEAN        4.435.830 583.518
             4 435 830 583 518                    2.576
                                                  2 576              879.251,9
                                                                     879 251 9           831 169 9
                                                                                         831.169,9               Exports China ke ASEAN                             106 976 6
                                                                                                                                                                    106.976,6
                                                                     (Total export       (Total Export
                                                                     ASEAN) – (*)        ASEAN) – (*)
China        9.640.011         1.325.639          2.774              1.317,16            1.061,21
                                                                                                                Imports China dari ASEAN                            85.556,5
                                                                     (Total Export       (Total Import
                                                                     China) - (**)       China) – (**)                                                             192.533,1
                                                                                                                    Total Perdagangan
                                                                                                                                                             (192,53 Milyard US $)
Sumber:
(*). Business-in-Asia.com                                                                                     Perdagangan antara China dan ASEAN melompat dari $ 59.6 milyar pada
(**). English Site of Department of General Economic Affairs.                                                 tahun 2003 menjadi $ 202.6 milyar pada tahun 2007

                                                                                                              Sumber : Business-in-Asia.com
                                             www.dadangsolihin.com                                       9                                www.dadangsolihin.com                        10




                     Daya Saing UKM                                                                               Kesiapan Menghadapi ACFTA                                           1/3
                 Negara- g
                   g                (    )
              di Negara-negara APEC (2006)
          Indonesia
             China                                                                                           Apakah Indonesia bisa mengambil keuntungan dari
             Korea                                                                                           pemberlakuan FTA ASEAN China?
            Filipina
                                                                                                               Sejumlah kalangan industri menilai Indonesia belum siap,
           Thailand
                                                                                                               terutama dalam menghadapi liberalisasi dengan Cina
            Jepang
           Malaysia                                                                                            Ada tujuh sektor industri y g sudah meminta kepada Departemen
                                                                                                                      j                  yang                  p      p
          Singapura                                                                                            Perindustrian untuk meninjau ulang pelaksanaan ACFTA, yakni
            Kanada                                                                                             baja, tekstil, makanan minuman, alas kaki, mainan anak-anak,
          Australia                                                                                            petrokemikal, dan elektronik
            Taiw an
                AS
                                                                                                               Mereka pesimistis siap bersaing jika diberlakukan tariff nol persen,
    Hongkong-China
                                                                                                               terutama melawan produk Cina.
                       0       1       2         3        4          5      6        7     8       9           Sejak diberlakukannya ACFTA p
                                                                                                                 j                 y         perJanuari 2010, p
                                                                                                                                                            , pelabuhan
                       Sumber: APEC (2006)                                                                     Tanjung Priok telah didatangi sebanyak 24 kapal China. Serbuan
        – Daya saing UKM Indonesia = 3,5 (skor 1‐10; APEC, 2006)                                               kapal China diperkirakan akan meningkat pada triwulan ketiga
        – Indeks teknologi produk unggulan Indonesia = 0,34 (lebih rendah
          Indeks teknologi produk unggulan Indonesia  0,34 (lebih rendah                                       2010
          dari Thailand, Filipina, Taiwan, Malaysia & Singapura)  R&D                                                                                                    Sugiharto, 2010
          Indonesia rendah (0,05% PDB)
                                             www.dadangsolihin.com                                      11                                www.dadangsolihin.com                        12
           Kesiapan Menghadapi ACFTA                                                 2/3                                                                        3/3
                                                                                                 Kesiapan Menghadapi ACFTA
     Munculnya ancaman PHK terhadap lima industri prioritas karena
     kelima sektor industri prioritas berpotensi mengalami pertumbuhan
                                                                                             Implementasi perjanjian perdagangan bebas ACFTA akan berimbas
     negatif pada tahun ini akibat daya saing yang rendah sehingga sulit
                                                                                             negatif pada permintaan kendaraan komersial, khususnya segmen
     berkompetisi di pasar terutama dengan produk impor asal China.
                                                                                             pick-up. Ini akibat menurunnya daya beli dari sektor UKMK
     Kelima sektor industri prioritas yang memiliki pangsa pasar besar
                                                                                             Langkah pemerintah untuk membenahi daya saing industri domestik
     didalam negeri tersebut adalah
                                                                                             sudah terlambat. Program revitalisasi dan restrukturisasi industri
     1. pertekstilan sebesar Rp 78 triliun pertahun,                                         manufaktur serta pemberian insentif fiskal bagi sektor hilir
     2. besi dan baja sebesar Rp 40 triliun pertahun,                                        seharusnya dilakukan sejak lima tahun lalu.
     3. alas kaki sebesar Rp 27 triliun pertahun,                                            Produk Indonesia yang siap mengikuti kesepakatan ACFTA
     4. kimia hilir sebesar Rp 23 triliun pertahun dan                                       diantaranya pada industri-industri yang berbasis sumber daya alam
                                                                                             antara lain seperti industri CPO (Crude Palm Oil/minyak sawit
     5 elektronik sebesar Rp 20 triliun pertahun
     5.                                 pertahun.
                                                                                             mentah), dan industri pertambangan.
     Pangsa pasar kelima sektor industri tersebut setiap tahun terus
     terkikis secara konsisten akibat serbuan produk China.
                                                                                                                                                    Sugiharto, 2010
                                                                                                                                                      g      ,
                                                                      Sugiharto,
                                                                      S ih t 2010

                                    www.dadangsolihin.com                             13                              www.dadangsolihin.com                      14




                  Kerangka RPJP 2005‐
                  Kerangka RPJP 2005‐2025
               Pemberdayaan Koperasi dan UKM
               Pemberdayaan Koperasi d
                       y       p                                                                  Tiga Program Prioritas
                                          MISI
                    Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur  
             VISI                             ARAH                       KEBIJAKAN                 1. Program pro-rakyat
• Masyarakat berakhlak 
  berdasarkan falsafah            Pengembangan usaha kecil        Peningkatan kompetensi           2. Keadilan untuk semua (justice for all)
  Pancasila                       dan menengah (UKM) yang         perkuatan kewirausahaan 
• Bangsa yang berdaya saing       berbasis iptek dan berdaya      dan peningkatan 
• Demokratis berlandaskan         saing                           produktivitas                    3. Pencapaian tujuan pembangunan milenium
  hukum                                                                                               (Millenium D
                                                                                                      (Mill i        l     t Goals-MDGs)
                                                                                                                 Development G l MDG )
• Aman, damai, dan bersatu
• Pemerataan pembangunan          • Koperasi : meningkatkan       Peningkatan kapasitas 
  dan berkeadilan                   posisi tawar dan efisiensi    usaha dan ketrampilan 
• Asri dan lestari                  k l ktif           t
                                    kolektif para anggotanya      pengelolaan usaha serta 
                                                                         l l     h
                                  • Pemberdayaan usaha            sekaligus mendorong                                                 Inpres 3/2010 tentang Program
• Negara kepulauan berbasis 
  kepentingan nasional              mikro : meningkatkan          adanya kepastian,                                                  Pembangunan yang Berkeadilan
  Berperan penting dalam 
• Berperan penting dalam            pendapatan masyarakat 
                                    p      p         y            p          g ,
                                                                  perlindungan, dan 
  pergaulan dunia internasional     berpendapatan rendah          pembinaan usaha

                                    www.dadangsolihin.com                             15                              www.dadangsolihin.com                      16
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             (justice     all)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                     2. Keadilan untuk semua (justice for all)
1.Program pro-
1. Program pro-rakyat                                                                                                                                                                                                                                                                                   Perlindungan kepada kelompok rentan

         Program pengentasan kemiskinan                                                                                                                                                                                                                                                              3. Pencapaian tujuan pembangunan
         Fokus pada 3 klaster program:                                                                                                                                                                                                                                                                  milenium (MDGs)
         1. Program berbasis keluarga
         2. Program pemberdayaan masyarakat                                                                                                                                                                                                                                                             MDGs adalah 8 sasaran pembangunan yang harus dicapai oleh
         3. Program pemberdayaan usaha mikro dan kecil                                                                                                                                                                                                                                                  semua negara pada tahun 2015, yaitu:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       d t h 2015       it
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        1.   Melawan kemiskinan akut dan kelaparan
         Membutuhkan:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        2.   Pendidikan dasar menyeluruh
         1 Target yang jelas
         1.                                                                                                                                                                                                                                                                                             3
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        3.   M
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Memajukan k     t
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  j k kesetaraan gender d
         2. Dukungan anggaran Pemerintah Daerah                                                                                                                                                                                                                                                         4.   Mengurangi kematian anak
         3. Kerja keras Pemerintah Daerah agar program sinergis                                                                                                                                                                                                                                         5.   Meningkatkan kesehatan ibu
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        6.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        6               HIV/AIDS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        7.   Memastikan keberlanjutan lingkungan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        8.   Mengembangkan kerjasama global bagi pembangunan


                                                                                                                    www.dadangsolihin.com                                                                                                                                                    17                              www.dadangsolihin.com                  18




                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Pemberdayaan Koperasi dan UMKM
    Persentase Penduduk Miskin                                                                                                                                                                                                                                                                                          2010-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                           dalam RPJMN 2010-2014
Berdasarkan Kriteria BPS Menurut Propinsi Tahun 2009
    40
                                                                                                                                                                                                                                                                                     35.7
                                                                                                                                                                                                                                                                                             37.5               1. Tataran Makro
    35

    30                                                                                                                                                                                                                                                              28.2
                                                                                                                                                                                                                                               25.0                                                             2. Tataran Meso
%   25                                                                                                                                                     22 8 23 3
                                                                                                                                                           22.8 23.3
         21.8
                                                                    20.2
    20                                                   18.6                                                                                                                                                       19.0               18.9
                                                                                                                    17.7 17.2
                                                16.3                                                                               16.7
                                                                                                                                                                           14.15                                                                           15.3                                                 3. Tataran Mikro
    15
                11.5                                                                                        12.0                                                                                                              12.3
                        9.5 9.5
                        9 5 9 5 8.8                                                                                                                                                                         9.8
                                                                                                                                                                                                            98                                                               10.4
                                                                                                                                                                       9.3
                                                                                                                                                                       93
    10                                                                        7.5 8.3                                                      7.6                                                     7.7
                                                                                                                                                                                7.0

     5                                                                                        3.6
                                                                                                                                                    5.1                                   5.1                                                                                                                   4. Pemberdayaan Koperasi
     0
            D
          NAD



                                    U
                                 RIAU


                                                     L
                                                SUMSEL




                                                                                                                R
                                                                                                            JABAR


                                                                                                                             DIY
                                                                                                                               Y




                                                                                                                                                           NTB
                                                                                                                                                             B




                                                                                                                                                                                                                                                                                 T
                                                                                                                                                                                                                                                                             MALUT
                                            I
                                        JAMBI
                    T
                SUMUT
                             R
                        SUMBAR




                                                                U
                                                         BENGKULU



                                                                                          I
                                                                                      KEPRI




                                                                                                                                       M
                                                                                                                                   JATIM


                                                                                                                                                    BALI
                                                                                                                                                       I




                                                                                                                                                                                                   KALTIM
                                                                                                                                                                                                        M


                                                                                                                                                                                                                          G
                                                                                                                                                                                                                    SULTENG



                                                                                                                                                                                                                                                       O
                                                                                                                                                                                                                                               GORONTALO
                                                                                  L
                                                                              BABEL


                                                                                              DKI Jakarta
                                                                                                        a




                                                                                                                                                N
                                                                                                                                           BANTEN



                                                                                                                                                                   T
                                                                                                                                                                 NTT
                                                                                                                                                                       KALBAR
                                                                                                                                                                            R


                                                                                                                                                                                               L
                                                                                                                                                                                          KALSEL


                                                                                                                                                                                                            SULUT
                                                                                                                                                                                                                T


                                                                                                                                                                                                                              SULSEL
                                                                                                                                                                                                                                   L
                                                                                                                                                                                                                                           A
                                                                                                                                                                                                                                       SULRA


                                                                                                                                                                                                                                                                R
                                                                                                                                                                                                                                                           SULBAR
                                                                                                                                                                                                                                                                    MALUKU
                                                                                                                                                                                                                                                                         U


                                                                                                                                                                                                                                                                                     PABAR
                                                                                                                                                                                                                                                                                         R
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 A
                                                                                                                                                                                                                                                                                             PAPUA
                                                                    LAMPUNG
                                                                          G




                                                                                                                    JATENG
                                                                                                                         G




                                                                                                                                                                                      G
                                                                                                                                                                                KALTENG




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                5. Pemberdayaan Usaha Mikro

                                                                                                               PersentaseKemiskinan Nasional
Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (BPS) 2009.


                                                                                                                    www.dadangsolihin.com                                                                                                                                                                                    www.dadangsolihin.com                  20
                                                                                                                                                                                                                                                                                             19
          Pada Tataran Makro                                                       Permasalahan
Permasalahan     Sasaran           Arah Kebijakan     Kegiatan        M1    Masih ada gap antara ketersediaan sumber daya dan
                                                                            kebutuhan pertumbuhan UMKM tinggi,
                                                                                                           tinggi
    M1                                                                M2    Kapasitas aparatur dalam perencanaan, pelaksanaan dan
                                            AK1             K1
                                                                            evaluasi kebijakan dan program pemberdayaan koperasi
                    S1
                                                                            dan UMKM di lingkungan Pemda masih terbatas.
    M2                                       AK2            K2              Koordinasi kebijakan dan program yang belum berjalan
                                                                      M3
                    S2                                                      efektif.
    M3                                       AK3            K3        M4                                              tinggi.
                                                                            Adanya prosedur dan administrasi berbiaya tinggi
                    S3
    M4                                       AK4            K4
                                                                      M5
                                                                            Keterbatasan dukungan sarana dan prasarana untuk
                                                                            pemberdayaan koperasi dan UMKM.
                    S4
    M5                                       AK5            K5        M6    Kurangnya partisipasi seluruh pemangku
                                                                            kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi non
                    S5                                                      pemerintah dan masyarakat dalam pemberdayaan
    M6                                       AK6            K6
                                                                                         UMKM.
                                                                            koperasi dan UMKM

                         www.dadangsolihin.com                   21                         www.dadangsolihin.com                   22




                         Sasaran                                                 Arah Kebijakan
                                                                      AK1   Mobilisasi ketersediaan sumberdaya produktif bagi koperasi
         Meningkatnya akses dan posisi tawar koperasi dan                   dan UMKM
   S1
         UMKM terhadap sumber daya produktif.                         AK2   Capacity building dan fasilitasi pengembangan
   S2
                                                                            kelembagaan untuk perkuatan posisi tawar koperasi dan
         Berkembangnya UMKM yang berbasis usaha lokal.                      UMKM.
         Terwujudnya paradigma pemberdayaan koperasi dan              AK3
                                                                            Perbaikan koordinasi lintas lembaga sejalan dengan
   S3
         UMKM yang lebih koordinatif, business oriented, dan                capacity building, dan fokus kebijakan pada pemenuhan
         partisipatif.                                                      kebutuhan pengembangan koperasi dan UMKM secara
   S4    Bi k i yang l bih efisien did
         Birokrasi                               d
                       lebih fi i didasarkan pada pemenuhan
                                           k                 h              mandiri
                                                                            mandiri.
         kebutuhan dari, oleh, dan untuk masyarakat lokal.            AK4   Pengembangan sistem insentif yang dapat mendorong
   S5    Meningkatnya peran lembaga-lembaga masyarakat                      kemandirian usaha.
         pendukung koperasi dan UMKM
                                  UMKM.                               AK5   Partisipasi pemerintah daerah dan lembaga-lembaga
                                                                            masyarakat, sesuai dengan perannya, dalam
                                                                            pemberdayaan koperasi dan UMKM.
                                                                      AK6   Pengembangan sistem perlindungan usaha bagi koperasi
                                                                                g        g           p         g          g   p
                                                                            dan UMKM.
                         www.dadangsolihin.com                   23                         www.dadangsolihin.com                   24
                 Kegiatan                                                    Pada Tataran Meso
     Perluasan penerapan penilaian dampak regulasi/ kebijakan
K1   nasional dan daerah terhadap perkembangan dan kinerja        Permasalahan     Sasaran           Arah Kebijakan       Kegiatan
     koperasi dan UMKM, serta pemantauan pelaksanaan
                 regulasi.
     kebijakan/ regulasi
     Penyempurnaan peraturan perundang-undangan terkait                              S1                                       K1
K2                                                                                                            AK1
     perkoperasian, LKM, pendaftaran dan perijinan usaha,             M1
     lokasi usaha, penggunaan produksi dalam negeri, dan                             S2                                       K2
                                    guna,
     penyebarluasan teknologi tepat guna beserta ketentuan
     pelaksanaannya.                                                                                          AK2
                                                                      M2             S3                                       K3
K3   Peninjauan dan penghapusan berbagai pungutan biaya
     yang merugikan koperasi dan UMKM, baik yang sektoral
     maupun spesifik daerah
                       daerah,                                                       S4                       AK3             K4
     Penyebarluasan dan peningkatan kualitas informasi                M3
K4
     koperasi dan UMKM, termasuk pengembangan sistem dan                             S5                       AK4             K5
     jaringan informasinya.
     Peningkatan kemampuan dan kualitas aparat dalam                  M4
K5                                                                                   S6                       AK5             K6
     melakukan perencanaan, penilaian, dan koordinasi
     kebijakan dan program koperasi dan UMKM.
     Pengembangan sistem jaring pengaman bagi koperasi dan            M5
K6                                                                                   S7                       AK6              K7
     UMKM,
     UMKM termasuk advokasi hukum terkait praktek usaha
     curang dan HAKI.
                    www.dadangsolihin.com                    25                              www.dadangsolihin.com                      26




           Permasalahan                                                                   Sasaran
                                                                      S1    Tersedianya teknologi dan hasil-hasil litbang yang sesuai
M1             y           p                      p
     Terbatasnya akses koperasi dan UMKM kepada teknologig                  dengan kebutuhan dan skala usaha koperasi dan UMKMUMKM.
     dan lembaga Litbang.                                                   Meningkatnya kemampuan technopreneurship koperasi dan
                                                                      S2
     Kurangnya kepedulian koperasi dan UMKM mengenai                        UMKM.
M2
     prasyarat mutu, desain produk dan kebutuhan konsumen.                  Meningkatnya jumlah, kapasitas dan jangkauan lembaga
                                                                      S3
M3   Kurangnya insentif untuk berkembanganya lembaga                               di jasa pengembangan d pembiayaan usaha.
                                                                            penyedia j               b      dan      bi         h
     pendukung koperasi dan UMKM.                                     S4    Berkembangnya jaringan usaha yang berbasis kemitraan yang
     Belum terbangunnya prinsip kemitraan dalam satu                        kuat.
M4
     kesatuan struktur/strategi pengembangan usaha bersama            S5    Meningkatnya jangkauan dan jenis sumber pembiayaan yang
     yang bersinergi sesuai rantai nilai (value chain).                     sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usaha koperasi
     Keterbatasan akses kepada pembiayaan dan informasi                     dan UMKM.
M5
     pasar.                                                                 Meningkatnya jangkauan pemasaran produk dan jasa koperasi
                                                                      S6
                                                                                          ang didukung kelembagaan,
                                                                            dan UMKM yang did k ng kelembagaan SDM dan informasi
                                                                            pasar.
                                                                            Berkembangnya produk koperasi dan UMKM yang berkualitas,
                                                                      S7
                                                                                                              g pasar domestik dan
                                                                            inovatif dan kreatif untuk bersaing di p
                                                                            mancanegara.

                    www.dadangsolihin.com                    27                              www.dadangsolihin.com                      28
                Arah Kebijakan                                                                 Kegiatan
                                                                                 Dukungan sistem insentif bagi penyedia jasa pengembangan dan
                                                                            K1   pendampingan usaha bagi koperasi dan UMKM, terkait as-pek-
    AK1   Fasilitasi penyebarluasan iptek dan hasil litbang melalui
          kerjasama lembaga litbang dan penyedian sistem insentif.               aspek teknologi, manajemen, pemasaran, informasi dan ke-
                                                                                                     pengembang an
                                                                                 uangan, termasuk pengembang-an kerja sama antar lembaga.
    AK2   Peningkatan kemampuan koperasi dan UMKM dalam penerapan                Revitalisasi unit penelitian dan pengembangan (litbang) teknis dan
          teknologi dan pengembangan produk inovatif melalui pelatihan      K2   informasi milik pemerintah pusat dan daerah sebagai penye-dia
          dan pendampingan.                                                      jasa pengembangan usaha bagi koperasi dan UMKM.
          Peningkatan peran lembaga penyedia jasa pengembangan usaha             Pengembangan sistem akreditasi dan sertifikasi serta perkuatan
    AK3                                                                     K3   l b       l b
                                                                                 lembaga-lembaga penyedia j                b          h bagi
                                                                                                            di jasa pengembangan usaha b i
          dalam meningkatkan akses sumber daya dan kapasitas koperasi            koperasi dan UMKM.
          dan UMKM.                                                              Dukungan kemitraan usaha koperasi dan UMKM melalui pengem-
                                                                            K4   bangan klaster dan produk unggulan.
          Memperkuat pola-pola kemitraan yang mendukung
    AK4                                                                          Perluasan pelayanan kredit/ pembiayaan bagi koperasi dan
          berkembangnya h b
          b k b                              li           t
                           hubungan yang saling menguntungkan,  k           K5   UMKM, melalui sinergi dan kerja sama pembiayaan bank dan
          meningkatnya posisi tawar koperasi dan UMKM dan terbentuknya           lembaga keuangan/ pembiayaan lainnya.
          struktur pasar yang sehat bagi koperasi dan UMKM.                      Peningkatan peran lembaga keuangan bukan bank, seperti
          Penyediaan kemudahan bagi koperasi dan UMKM kepada
              y                       g    p                      p         K6   KSP/KJKS, perusahaan modal ventura, anjak piutang, sewa guna
    AK5                                                                              h      i d              d i      t lembaga penjaminan k dit
                                                                                 usaha, resi gudang, pegadaian, serta l b            j i     kredit
          sumber-sumber pendanaan yang didukung oleh keberpihakan
                                                                                 dalam mendukung pembiayaan bagi koperasi dan UMKM, disertai
          bank dan perluasan jaringan sumber-sumber pembiayaan.                  dengan pengembangan jaringan informasinya.
          Pengembangan pemasaran produk dan jasa koperasi dan UMKM               Penguatan jaringan pasar bagi produk dan jasa koperasi dan
    AK6   melalui penyediaan dan p
                   p y            perbaikan kelembagaan, p
                                                       g    , peningkatan
                                                                    g       K7   UMKM,                      ekspor
                                                                                 UMKM termasuk pasar ekspor, melalui pengembangan lembagalembaga,
          kemampuan dan penyebarluasan informasi pasar.                          informasi, dan jaringan pemasaran.
                           www.dadangsolihin.com                       29                          www.dadangsolihin.com                         30




           Pada Tataran Mikro                                                           Permasalahan
Permasalahan     Sasaran           Arah Kebijakan          Kegiatan
                                                                            M1   M ih rendahnya d
                                                                                 Masih   d h           i   koperasi d UMKM
                                                                                                daya saing k      i dan UMKM.
                                                               K1
                                                                            M2   Sistem pengembangan kewirausahaan belum
                                                               K2
                                                                                 mempertimbangkan karakteristik wirausaha UMKM.
                    S1                      AK1
                                                               K3           M3   Rendahnya kapasitas pengusaha skala mikro, kecil dan
   M1                                                                            menengah serta pengelola koperasi.
                    S2                      AK2                K4
   M2
                                                               K5
                    S3                      AK3
   M3                                                          K6

                    S4                      AK4                K7

                                                               K8

                           www.dadangsolihin.com                       31                          www.dadangsolihin.com                         32
                    Sasaran                                                              Arah Kebijakan
S1   Meningkatnya kapasitas dan meningkatkan produktivitas                   AK1    Peningkatan nilai tambah produk koperasi dan UMKM
       p
     koperasi dan UMKM.                                                                     p          pendampingan dan kerja sama usaha.
                                                                                    melalui pelatihan, p     p g             j
S2   Berfungsinya sistem pengembangan budaya usaha dan                       AK2    Penguatan kualitas dan kapasitas pengusaha skala mikro,
     kompetensi wirausaha sesuai dengan karakteristik                               kecil dan menengah serta pengelola koperasi dalam
     koperasi dan UMKM.                                                             mengembangkan usaha, inovasi dan pasar.
S3
     Meningkatnya kompetensi teknis dan manajemen                            AK3
                                                                                    Pengembangan sistem penumbuhan wirausaha baru yang
     pengusaha skala mikro, kecil dan menengah serta                                berbasis kompetensi SDM, inovasi dan keunggulan
     pengelola koperasi, terutama dalam                                             komparatif sebagai upaya peningkatan kualitas dan
     1. menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif dan                                    SDM.
                                                                                    kapasitas SDM
        kreatif;                                                             AK4    Peningkatan kapasitas dan kualitas sistem dan lembaga
                                                                                    pendidikan dan pelatihan bagi koperasi dan UMKM.
     2. mengembangkan usaha dan pemasaran produknya.
S4   Meningkatnya kualitas sistem pengembangan
     kompetensi pengusaha skala mikro, kecil dan menengah
     serta pengelola koperasi.


                       www.dadangsolihin.com                       33                               www.dadangsolihin.com                 34




                   Kegiatan                                                       Pemberdayaan Koperasi
K1   Penyediaan sistem insentif dan pembinaan UMKM berbasis
     inovasi dan berorientasi ekspor.                                    Permasalahan     Sasaran          Arah Kebijakan      Kegiatan
     Peningkatan p
            g                                            p
                   posisi tawar UMKM melalui usaha kelompok dan
K2
     jaringan antar pelaku usaha.                                                                                                  K1
K3   Penyusunan blue print pengembangan kewirausahaan nasional
     yang didukung pembenahan pranata kelembagaan                                                                    AK1           K2
K4   Penyediaan dukungan dan kemudahan bagi wirausaha baru
     melalui inkubator teknologi dan bisnis                                  M1              S1                                    K3
     Pemasyarakatan budaya wirausaha, termasuk pengenalan                                                            AK2
K5
     kewirausahaan dan dukungan sistem insentif bagi wirausaha baru.                                                               K4
     Penerapan standarisasi pengembangan kompetensi pengusaha                M2              S2
K6                                                                                                                   AK3
     skala mikro, kecil dan menengah serta penge-lola koperasi melalui
                                                                                                                                   K5
     program dan kegiatan pengembangan kapasitas SDM.                        M3
     Pengembangan dan penerapan regulasi dan sistem insentif untuk                           S3                      AK4
K7                                                                                                                                 K6
     mendukung perbaikan kurikulum pendidikan dan pelatihan
     kewirausahaan.
K8   Revitalisasi dan pengembangan lembaga pendidikan dan                                                                          K7
        l tih koperasi d UMKM
     pelatihan k        i dan UMKM.

                       www.dadangsolihin.com                        35                              www.dadangsolihin.com                 36
            Permasalahan                                                              Sasaran
                                                                   S1   Berkembangnya praktek berkoperasi yang sesuai prinsip
M1    Kurangnya pemahaman anggota terhadap prinsip dan
                                                                        d asas k
                                                                        dan              i
                                                                                 koperasi.
      asas berkoperasi.
                                                                   S2   Meningkatnya peran koperasi dalam memfasilitasi
M2
      Belum optimalnya fungsi koperasi dalam
                                                                        perkembangan usaha anggota dan kesejahteraan
      mengembangkan potensi ekonomi dan meningkatkan
                                                                        anggota.
                                                                        anggota
      kesejahteraan anggotanya.
                                                                   S3   Meningkatnya efektivitas pembinaan dan penyuluhan
M3    Belum optimalnya peran pembina, penyuluh dan lembaga
                                                                        perkoperasian dalam perbaikan manajemen dan
      gerakan koperasi.
                                                                        kelembagaan koperasi.




                     www.dadangsolihin.com                    37                        www.dadangsolihin.com                    38




           Arah Kebijakan                                                            Kegiatan
                                                                   K1   Penyuluhan perkoperasian kepada masyarakat luas yang
                                                                        disertai dengan pemasyarakatan contoh-contoh koperasi
      Reorientasi pengembangan koperasi melalui peningkatan             sukses yang dikelola sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-
AK1
      kemampuan dan wawasan anggota serta perkuatan                             koperasi.
                                                                        prinsip koperasi
      solidaritas dalam mewujudkan tujuan berkoperasi.                  Peningkatan efektifitas sistem pendidikan, pelatihan dan
                                                                   K2
AK2   Peningkatan peran koperasi sebagai wahana yang                    penyuluhan perkoperasian bagi anggota dan pengelola
      menghasilkan efesiensi organisasi dan manajemen
                                            manajemen.                  koperasi, calon anggota dan kader koperasi.
                                                                   K3   Peningkatan kualitas administrasi dan pengawasan pembe-
AK3
      Mengembangkan koperasi yang mandiri dengan lingkup
                                                                        rian badan hukum koperasi.
      dan kapasitas usaha yang memadai dan luas serta                   Penyediaan insentif dan fasilitasi dalam rangka pengem-
      berorientasi pada kelangsungan usaha anggota
                   p         g   g            gg                   K4
                                                                                                                  koperasi.
                                                                        bangan jaringan kerja sama usaha antar koperasi
AK4   Peningkatan kapasitas dan kualitas SDM pembina,                   Peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi di bidang
                                                                   K5
      lembaga gerakan dan penyuluh perkoperasian.                       pendidikan dan pelatihan, penyuluhan, keuangan dan
                                                                        pembiayaan, produksi, penerapan teknologi, dan
                                                                        pemasaran.
                                                                   K6   Peningkatan kemampuan aparat di Pusat dan Daerah
                                                                        dalam pembinaan koperasi.
                                                                   K7   Penguatan gerakan koperasi untuk lebih berperan di dalam
                                                                        membangun kemandirian koperasi.
                     www.dadangsolihin.com                    39                        www.dadangsolihin.com                    40
   Pemberdayaan Usaha Mikro                                                         Permasalahan
Permasalahan    Sasaran          Arah Kebijakan      Kegiatan
                                                                        M1                  y                    y
                                                                              Masih rendahnya motivasi dan budaya wirausaha mikro
                                                         K1                   dalam membangun kepercayaan.
                                                                        M2
                                                                              Masih rendahnya tingkat ketrampilan dan kapasitas
                                           AK1           K2                   pengelolaan usaha.
    M1             S1                                                         Kebijakan pemberdayaan usaha mikro belum mendukung
                                                         K3             M3
                                                                              perbaikan pendapatan usaha mikro secara signifikan.
                                           AK2
    M2             S2                                    K4             M4    Kurangnya pemahaman aparatur pembina dalam
                                                                                                          mikro.
                                                                              menjawab kebutuhan usaha mikro
                                           AK3
                                                         K5
    M3             S3
                                           AK4           K6

    M4             S4                                    K7
                                           AK5
                                                         K8

                          www.dadangsolihin.com                    41                        www.dadangsolihin.com                   42




                        Sasaran                                                    Arah Kebijakan
                                                                        AK1   Pengembangan budaya usaha dan kapasitas usaha mikro,
     S1
          Meningkatnya budaya wirausaha dan daya tahan usaha
          mikro
          mikro.                                                              yang didukung p g
                                                                              y g                        g            g
                                                                                            g pengembangan kelembagaannya. y
                                                                        AK2   Fasilitasi peningkatan akses kepada sumberdaya produktif
     S2   Berkembangnya lembaga pendukung usaha yang dapat
                                                                              bagi usaha mikro.
          menfasilitasi perkembangan kompetensi dan posisi tawar
          usaha mikro
                 mikro.                                                 AK3   Pengembangan skim pendanaan khusus bagi usaha mikro
                                                                              yang disertai perkuatan kelembagaannya.
     S3
          Tersedianya kepastian, kemudahan dan peluang usaha
          bagi usaha mikro yang difasilitasi oleh Pemda.                AK4   Pengembangan perspektif pembangunan usaha mikro
                                                                              termasuk peningkatan komitmen dan koordinasi lintas
     S4   Meningkatnya peran aparat p
                g     y p       p               ,
                                     pembina, terutama Pemda, ,
                                                                                 l k    t t i         b       berdasarkan k b t h
                                                                              pelaku, strategi pengembangan b d        k kebutuhan
          dalam menfasilitasi tumbuh dan berkembangnya usaha
          mikro.                                                              wilayah, dan penumbuhan industri keuangan mikro.
                                                                        AK5   Penyiapan aturan dan kebijakan terkait jaminan kepastian
                                                                                      (          p        g        )
                                                                              usaha (lokasi dan perlindungan usaha).




                          www.dadangsolihin.com                    43                        www.dadangsolihin.com                   44
                  Kegiatan
     Penyelenggaraan pelatihan budaya usaha dan
K1   kewirausahaan, dan bimbingan teknis manajemen usaha.
K2   Pemberian dukungan untuk pembentukan wadah organi-
                                     mikro,
     sasi bersama di antara usaha mikro baik dalam bentuk ko  ko-
     perasi maupun asosiasi usaha lainnya.
     Dukungan pemasaran dan pengenalan teknologi bagi
K3
     usaha mikro tidak terkecuali bagi sektor informal.
                  skim-skim
     Penyediaan skim skim khusus pembiayaan bagi usaha
K4   mikro, seperti dana bergulir, tanggung renteng, dan sistem
     penjaminan kredit.
                                                                                    Terima Kasih
K5
     Peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas layanan
     lembaga keuangan mikro (LKM) termasuk untuk sertifikasi
     LKM.
K6   Koordinasi dan sinkronisasi penyelenggaraan bantuan
     pendanaan bagi usaha mikro yang bersumber dari
     pemerintah pusat dan daerah serta BUMN BUMN.
     Penyediaan sistem insentif untuk memulai usaha, termasuk
K7   perizinan, lokasi usaha, dan perlindungan usaha.
K8   Penyediaan skim khusus pengembangan usaha mikro
                                       sentra-sentra
     melalui pendekatan pembinaan sentra sentra produksi/
     klaster, daerah tertinggal dan terisolir.
                       www.dadangsolihin.com                                  45      www.dadangsolihin.com   46




                  Nama                         : Dadang Solihin
                  Tempat/Tgl Lahir             : Bandung 6 November 1961
                  Pekerjaan                    : Direktur Evaluasi Kinerja 
                                                 Pembangunan Daerah Bappenas

                  Alamat Kantor                : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta
                                                 10310
                  Telp/Fak Kantor              : (021) 392 6248
                  HP                           : 0812 932 2202
                  Email                        : dadangsol@yahoo.com


                  Websites                     :
                   www.dadangsolihin.com
                   www.flickr.com/photos/dadangsolihin
                   www slideshare net/dadangsolihin
                   www.slideshare.net/dadangsolihin
                   www.docstoc.com/profile/DadangSolihin
                       www.dadangsolihin.com                                  47

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: ACFTA
Stats:
views:1427
posted:6/1/2010
language:Indonesian
pages:12
Description: Seminar Nasional Program Studi Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan di Kampus Unimed Medan, 29 Mei 2010