UTANG LUAR NEGERI DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN INDONESIA

					UTANG LUAR NEGERI DAN
     PEMBIAYAAN
    PEMBANGUNAN



         Lecture Note
  Ekonomika Pembangunan
    Dr. Mudrajad Kuncoro
Modal asing dalam
pembangunan
 Yang tidak dibayar kembali

 Harus dibayar kembali
Aliran Modal ke Sektor Pemerintah
 Pinjaman menurut jangka waktu
  – Jangka pendek
  – Jangka panjang
  – Kredit IMF
 Menurut kreditur
  – Sumber resmi
  – Swasta
      Posisi pinjaman luar negeri menurut jangka waktu
No     Jangka                                             April 2001
       Waktu


                   Pemerin                                     Swasta                                   Jumlah
                     tah


                               Bank                                 Non Bank



                                          PMA        LKBB           PMDN          BUMN      BUMS




1.   Jk. Pendek        10.9     122.7       2,337     227.0             1,840.0    282.0      2,814.0     7,674
2.   Remaining
     Maturity       4,427.0    1,780.5    4,433.0     149.0             2,832.0    546.0      1,269.0    15,437
     Total          4,437.9    1,903.2    6,810.0     376.0             4,672.0    828.0      4,083.0    23,110
3.   Jk.pendek
     Jk.Menengah   67,759.1   5,904..3   23,,069.6    706.9             9,335.1   4,160.6     5,097.5   116,033
     & Panjang




        Total      72,197.0   7,807.5    29,879.6    1,082.9       14,007.1       4,988.6   9,180.5     139,143
Aliran Modal ke Sektor Swasta
 Investasi langsung (PMA)
 Investasi Portfolio
 Pinjaman dari bank komersial
 (commercial bank lending)
 Kredit ekspor
                      Posisi Pinjaman Luar Negeri Pemerintah
                                  (dalam Juta USD)


         KETERANGAN                                                                         April
                                        1996      1997      1998       1999       2000

                                                                                            2001


TTotal pinjaman LN Pemerintah           110,169   136,088   150,,886    148,097   141,685   138,176
MMenurut jenis pinjaman(by types of      55,302    53,865    67,328      75,862    74,916    72,197
loan)
        •Bilateral                       55,303    53,865    67,328      75,862    74,916    72,197
        •Multilateral
                                         21,360    19,517    22,373      26,160    24,645    23,350
        •FKE/ Eksport Credit Facility
        •LeasingKomersial/
                                         17,528     1,866    26,048      30,294    31,507    30,391
        •SBI                             14,284    13,892    15,645      16,106    15,741    15,317
                                          1,083       920       874         775       602       539
                                          1,048       890     2,375       2,387     2,397     2,589
                                                                 13         142        26        11
                         Posisi Pinjaman Luar Negeri Indonesia
                           menurut sektor (dalam juta USD)



             1993     1994     1995       1996      1997     1998      1999      2000      2001




Pemerintah   52,61    58,616   59,588    55,303    53,865    6,.328   75,862    74,916     7,197
Swasta       28,131   37,884   48,244    54,868    82,223    83,558   72,235    66,777     6,946




   Total     80,592   96,500   10,.832   110,171   136,088   150886   148,097   141,693   139,143
    FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
        TIMBULNYA UTANG
                   NEGARA
MOTIVASI NEGARA    PENGUTANG
DONOR:             – SAVING
– kepentingan        INVESTMENT GAP
  ekonomi dan      – FOREIGN
  strategis          EXCHANGE GAP
– tanggung jawab   – TRADE GAP
  moral
Sumber-sumber Pembiayaan
Indonesia
 Ekpor
 Bantuan Luar Negeri
 Investasi Asing atau PMA
 Tabungan Domestik
                    Perkembangan Ekspor Indonesia
                     Semester I Tahun 1998-1999

            Ekpor       Semester I 1998      Semester II 1999       Pangsa Ekspor



                                                                  1998         1999



Total Ekspor                      24.589.2             21.668.0     100%            100%


MMigas                             4.055.2              3.745.6      17%            18%
v Minyak Tanah
v Hasil Minyak                     1.700.0              1.844.3
v Gas                                400.9                343.6
                                   1.954.3                1.557



Non Migas                           20.514             17.922.4      83%            82%
            Investasi, Tabungan dan Saving Investment
                1994-1997 (persentasi terhadap PDB)


                           1994    1997   1996   1997




Investasi bruto            30.3    31,3   33.0   34.5
Tabungan nasional bruto    28.4    28.2   29.1   30.2
Saving investment gap      -1.9    -3.1   -3.8   -4.3



Pemerintaah pusat
Invstasi bruto             9.7     9.5    9.5    9.4
Tabungan pemerintah        9.9     10.6   11.0   11.9
Saving investment gap      0.3     0.5    1.5    2.5



Sektor swasta &BUMN
Investasi bruto            20.6    21.8   23.5   25.1
Tabungan                   18.5    18.2   18.2   18.3
Saving investment gap      -2.2    -3.6   -5.3   -6.8
                            Kebutuhan Modal Asing dan Sumber-sumbernya
                                  (rata pertahun dalam milyar USD)



                                     Realisasi


                                                         1993/1994   1995/1996   1993/1994s/d   1996/197s/d
                                                                                 1995/1996      2000/2001



Kebutuhan                            6,7         12,0    11,0        15,8        13,1           16,6
       Defisit transaksi berjalan   2,4         3,9     2,9         3,3         3,0            3,7
(diantaranya pembayaran bunga)       (2,9)       (3,6)   (4,0)       (4,50)      (4,3)          (4,60
    Angsuran pokok utang            4,7         6,3     8,9         10,1        8,7            9,6
    Kraniakn aktiva LN bersih
                                     -0,5        2,2     -0,8        2,4         1,4            3,3
Sumber:
    Investasi asing langsung
     Pinjaman multilateral(MLT)
swasta                               6,6         12,4    11,0        15,8        13,1           16,6
    Modal lainnya(bersih)           0,5         1,5     1.9         2,4         2,0            2,2
                Pinjaman MLT
pememrintah, yaitu:                  1,1         4,9     2,5                     2,8            4,7
    IGGI/CGI
     Lainnya                        -1,1        0,5     0,0         6           1,1            1,6

                                     6,1         5,5     6,6         7,4         7,3            8,1
                                     (3,5)       (3,8)   (3,8)       3,7         (4,0)          (4,0)
                                     (2,6)       (1,7)   (2,8)       3,7         (3,30)         (4,1)
    FUNGSI BANTUAN LUAR NEGERI
         BAGI INDONESIA?

Bantuan luar negeri telah berfungsi
sebagai:
  injeksi:     pertumbuhan  ekonomi
Indonesia dengan cara menutup defisit
APBN dan neraca pembayaran.
  infus: kebutuhan yang tak dapat
dihindari (adiktif)
   Memelihara Momentum
   Pembangunan

Konsekuensi logis dari komitmen membayar bunga
dan cicilan utang adalah semakin rampingnya
konsumsi domestik dan pengeluaran pemerintah.
Kebijakan yang termasuk:
  expenditure reducing berupa kebijakan uang
ketat, penurunan pengeluaran pemerintah, dan
penangguhan proyek-proyek mega sebagai bagian
integral dari penyesuaian struktural.
  expenditure switching: devaluasi, kampanye ACI
Sudahkah Indikator Utang LN
mencapai Over Borrowing?
 DSR (Debt Service Ratio) yaitu rasio antara
 pembayaran bunga dan cicilan utang
 terhadap penerimaan ekspor. Batas yang
 dianggap aman sebesar 20%.
 DER (Debt Export ratio ) yaitu rasio antara
 total utang LN dengan penerimaan ekspor
 dengan batas aman sebesar 200%
 DGNP (Debt GNP ratio) yaitu rasio antara
 utang LN total terhadap produk nasional
 bruto dengan batas aman 40%
           Posisi Pinjaman Luar Negeri Pemerintah
                     (dalam Jutaan USD)
KREDITOR               1996     1997    1998    1999    2000    2001

    A.Negara Pemberi
        Pinjaman
1. Australia             729     825     896     881     860     1.1
2 .Austria               964     972    1,196   1,192   1,137    1.5
3. Belgia                290     270     344     297     274     0.4
4. Brunei                 92      88      86      86     86      0.1
5. Bulgaria               0       0        0       0      0       0
6 .Kanada                457     487     487     507     512     0.7
7. Gabungan beberapa    1,048    890    2,388   2,528   2,024    2.7
negara
8. Denmark               127     107     101      97     94      0.1
9. Eygpt                    0     0        0       0      0       0
Jerman                  3,265   3,048   3,480   3,144   3,036     4
11.    Finland           217     213      21      19     34      0.0
12.    France           2,514   2,191   2,352           1,987    2.6
                                                2,138
13.    Hongkong           0       0       0       0       0       0
11. hungary             3         2        1        0       0       0
12. India               0         0        0        0       0       0
13. Italy              189      179      177      170      201     0.3
14. Japan            21,246   19,135   22,898   27,561   26,526   35.3
15. Kuwait             48        41       41       41      41      0.1
16. Malayssia           0         0        0        0      111     0.1
17.    Netherlands    1,275    1,137    1,231    1,131    1,106    1.5
18. New Zealand         0         0        0        0       0      0.0
19. Norway             35        53      105      124      130     0.2
20. Other
International
organization           0         4        8        8       8       0
21. Pakistan           1         1        0        0       0      0,0
22. People of         41        35       32       29      29      0,0
china
                      16        11        0        0       0       0
23. Poland
                       2         2        0        0       0       0
24. Rumania
                      47        38       51       46      46      0.1
25. Saudi Arabia
                      11         0        0        4       7      0,0
26. Sinapore
                      11         8        7        5       4      0,0
27. lovakia
                      77        90       95      120      123     0.2
28. Korea
Selatan               292      367      374      404      404     0.5
29. Spain             70         5      54       52       52      0.1
30. Sweden
11.  Switzerland        495       459      499      432      408      0.5
12.  Taiwan republic     21        20       23       23      23       0,0
     of China
13.   Thailand             0       0         0        0        0       0
14.   USSR               169       3         0        0        0       0
15. united Arab            0       0         0        0        0       0
     Emirat             1,275    1,597     1,462    1,676    1,641    2.2
16. United Kingdom      2,728    2,878     2,874    2,863    3,688    4.9
17. USA                   19      13         6        0        0       0
18. Yugoslavia
B.organisasi Pemberi
     Pinjaman
1.   IDB
                          18        27      32       51       135      0.2
2.   ADB
                        4,722     4,557   5,694    7,517     7,481    10,0
3.   IDA
                         741       720     702      682       700      0.9
4.   IMF
                          0       2,973    9,73    10,255   10,236    13.6
5.   IBRD
                       11,980    10,307   10,307   11,494   11,674    15.5
6.   IFAD
                          67        57      57       72        69      0.1
7.   NIB
                          0         0       0       214       208     0.3

TOTAL                  55.303   53.865    67.328   75.862   75.095   100
                 Posisi Pinjaman Luar Negeri Pemerintah per Jenis Valuta
                                         Asing
                                   (dalam jutaan USD)
 Jenis Valuta/               1996                    1997                    1998                    1999                    2000
   Currency


                    Posisi          Pangs   Posisi          Pangs   Posisi          Pangs   Posisi          Pangs   Posisi          Pangs
                                      a                       a                       a                       a                       a
                                     (%)                     (%)                     (%)                     (%)                     (%)


1.     US           24,069          43.5    23,066          42.8    25,329          37.6    28,428          37.5    28,741          38.3
2.      JPY         21,093          38.1    18,581          34.5    22,251          33.1    27,428          36.2    26,6547         35.4
3.      DEM          2,951           5.3    2,653            4.9    3,104            4.6    2,425            3.2     2,320           3.1
4.      GBP           718            1.3    1,022            1.9    1,048            1.6    1,206            1.6     1,212           1.6
5.      NLG          1,732           3.1    1,520            2.8    1,597            2.4    1,382            1.8     1,316           1.8
6.      SDR
                       89            0.2    3,053            5.7    9,187           13.6    10,352          13.7    10,478          14.0
7.      FRF
8.      Lainny
                     2,219           4.0    1,847            3.4    2,046            3.0    1,752            2.3     1,667           2.2
a                    2,433            4     2,122            3.9    2,755            4.1    2,747            3.6     2,756           3.7




     TOTAL          55,303          100     53,865          100     67,315          100     75,720          100     75,036          100
PARIS CLUB III
 Penjadwalan utang sebesar US$ 5,4 milyar yang
 jatuh tempo antara April 2002 hingga Desember
 2002.
 Syarat:
  – pinjaman lunak/Official Development
    Assistance (ODA) dijadwalkan kembali dengan
    masa pelunasan 20 tahun termasuk tenggang
    waktu 10 tahun
  – pinjaman non_ODA dijadwalkan kembali
    dengan masa pelunasan 18 tahun dengan
    tengggang waktu 5 tahun.
Perlukah Indonesia berhenti
Berutang?
 volume utang Pemerintah secara
 keseluruhan sudah sangat besar
 cicilan pokok dan bunga utang yang
 harus dibayar pemerintah setiap
 tahun sudah makin jauh melampaui
 kemampuan keuangan negara
 sudah menjadi rahasia umum bahwa
 sekitar 30% APBN menguap tak
 tentu rimbanya
 TINGKAT BEBAN UTANG
    SUATU NEGARA :

DEBT SERVICE
RATIO
DEBT TO GNP
RATIO
                      DSR beberapa negara Asia (dalam persen)


Negara       1980       1985     1995     1996    1997     1998    1999   2000



Indonesia      -        28,7      29,6    36,1     44,5     57,9   56,8   44,8



 Korsel      20,1       27,7      7,8      8,6     8,1      12,8    -      -


Malaysia      6,3       11,3      3,3      3,1     6,9      3,1     -      -



 Filipina    26,0       31,1      15,9    13,2     9,1      11,8    -      -



Thailand     18,9       31,9      11,6    12,6     15,5     19,2    -      -




source : World Bank
                                             Debt to GNP ratio
                                    Beberapa negara asia (dalam persen)




  Negara          1980       1985       1995        1996        1997      1998    1999    2000



Indonesia         28,0       44,4       64,6        58,3        62,2      146,3   103,3   99



 Korsel           48,5       51,6       17,6        22,3        28,9      44,0    42,7     -



Malaysia          28,0       69,9       41,3        42,0        49,8      65,3    55,0     -



 Filipina         53,7       89,1       49,7        46,5        53,3      70,1    64,4     -



Thailand          25,9       45,9       50,5        51,4        62,8      76,4    62,1     -




            Source : World Bank
PENYEBAB TIMBULNYA
   KRISIS UTANG
         SISTEM MONETER
         INTERNASIONAL
         SISTEM PERBANKAN
         SWASTA
         INTERNASIONAL
         FAKTOR DARI
         NEGARA PEMINJAM :
               HUBUNGAN ANTARA
           PEMINJAM DAN INVESTASI
                  CAPITAL FLIGHT
  DARI DEBT-LED GROWTH
HINGGA GROWTH-LED DEBT

            STRATEGI
            PEMBANGUNAN
            HARROD-DOMAR :
            CAPITAL
            FUNDAMENTALISM
MANAJEMEN KRISIS UTANG
Pendekatan Case
 by Case :
 Kebijakan yang
 diterapkan di suatu
 negara tidak selalu
 sama.
  Utang Pemerintah:
  Paris Club
Bentuk- bentuknya :
  v              Perpanjangan tenggang waktu
  pengembalian
  v     Pengurangan tingkat bunga
  v     Pengunduran waktu pengembalian
  v Keringanan utang termasuk diantaranya
  penghapusan utang itu sendiri
  Utang Komersial:
1.Bridging Ioan.
2.Paket Kebijakan IMF
3.Penundaan pembayaran
4.Pemberian pinjaman baru
                  Net Capital Outflows
Net Transfer
Cara mengatasi:
1. Devaluasi terhadap nilai tukar uang domestik
2. Pembatasan ekspansi kredit
3. Menurunkan defisit dalam anggaran pemerintah
4. Penghapusan subsidi harga

                                Net Tranfer (US$ milyar)

                        Tahun    Seluruh NSB      NSB Pengutang Besar



                        1982      17,8                       3,85
                        1983      7,1                      -7,5
                        1984-     7,3                      -17,5
                        1985     -20,8                      -26,1
                        1986     -30,7                      -24,9
  Source : World Bank   1987     -29,0                      -20,0
SOLUSI UTANG LUAR
     NEGERI

          RESTRUKTURISASI
          UTANG
          DEBT-RELIEF
          DEBT
          MORATORIUM
          KONVERSI UTANG

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:594
posted:5/31/2010
language:Indonesian
pages:31