Docstoc

Tips+and+trik+computer

Document Sample
Tips+and+trik+computer Powered By Docstoc
					Tips and trik computer
http://www.docstoc.com

RapidShare Crack Time Download File, Untuk mengakalinya klik Start --> Run, ketik
cmd
Selanjutnya ketik :
@echo off
echo ipconfig /flushdns
ipconfig /flushdns
echo ipconfig /release
ipconfig /release
echo ipconfig /renew
ipconfig /renew
exit
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
kadang kala di warnet semua akses di tutup,
mulai dari Run, find/search, Control Panel, dll. gimana ya caranya menjebolnya…?..
mode side 2 layer 2 aktif. let’s go!!!
buka notepad,
(bener2 keterlaluan kalo notepad aja di blok!!!)

cut n paste script berikut:

–start–

On error resume next
Dim Reg
Set Reg = CreateObject(‖WScript.Shell‖)

if msgbox(‖Kembalikan menu Run ?‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer\NoRun‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Enable Registry Tool ?‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Syst
em\DisableRegistryTools‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Perlihatkan file hidden‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer\Advanced\Hidden‖, ―1″, ―REG_DWORD‖
end if
if msgbox(‖Kembalikan menu Find‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer\NoFind‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Kembalikan menu Option‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer\NoFolderOptions‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Enable Taskmanager‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Syst
em\DisableTaskMgr‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Disable File Extensi‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\explorer\advanc
ed\HideFileExt‖, ―0″, ―REG_DWORD‖
end if

if msgbox(‖Perlihatkan Log Off‖ , VbOkCancel) = VbOK then
Reg.RegWrite
―HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\explorer\advanc
ed\StartMenuLogoff‖, ―1″, ―REG_DWORD‖
end if

MsgBox‖Registry kamu berhasil di optimasi, silakan logOff‖, vbinformation,‖Selamat‖
MsgBox‖creat3d bY channells1edp.blogspot.com‖,
vbinformation,‖Selamat‖

—end–

nah nih untuk membuka/enable
run, hide file ext, dll.
simpan dengan .vbs
dan klik untuk mengeksekusi.
welcome to your imagine!!!
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Buat para pecinta Mozilla Firefox ada secuil tips ne,.. tips berikut bisa meningkatkan
kecepatan Mozzila FireFox kamu hingga 20% sampai 35%              . Buktikan sekarang dan
lumayan ampuh untuk meningkatkan kecepatan browser Mozzila
ikuti petunjuknya ya,
Langkah Pertama : Buka Mozilla Firefox kamu dan ketik "about:config" (tanpa tanda
petik) pada address bar kemudian tekan enter. Scrolling kebawah dan kamu cari sampe
ketemu entries seperti :
network.http.pipelining
network.http.proxy.pipelining
network.http.pipelining.maxrequests

Udah ketemu ya,..
Langkah Kedua : Ubah setting entries di atas caranya dg klik 2 kali pada entries atau
klik-kiri terus pilih Modify / Toggle pada entries:

Set "network.http.pipelining" menjadi "true" (defaultnya false).
Set "network.http.proxy.pipelining" menjadi true (defaultnya false).
set "network.http.pipelining.maxrequests" menjadi nilai "32". Artinya akan membuat 32
request dalam sekali.

Kalo sudah,...
Langkah Ketiga : klik-kanan (dimana saja) -> Select New-> Integer. Ketik
nglayout.initialpaint.delay pada preference name, kemudian kamu set nilainya menjadi
"0" (nol).
Nah Kemudian,....
Langkah Keempat : Selesai.          Boleh juga kamu restart komputernya biar lebih
fresh...!!!
Secara default browser Mozilla Firefox akan membuat satu request untuk satu halaman
web dalam satu kali . ketika enable pipelining, itu akan membuat beberapa halaman
dalam sekali. Dan yang paling penting ne,.. akan mempercepat page loading Mozilla
Firefox Kamu.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sebagian komputer yang disediakan untuk publik hanya dapat digunakan untuk suatu
keperluan tertentu. Sebagai contoh, komputer-komputer di warnet yang hanya
menyediakan akses internet. Contoh lain: komputer di-rental komputer yang disediakan
khusus untuk apilikasi pengetikan atau komputer di warung game yang cuma
menyediakan game tertentu saja.

pada komputer yang digunakan untuk hal spesifik seperti itu, ada beberapa aplikasi yang
tidak diperlukan. Supaya tidak menyimpang dari fitrahnya, aplikasi yang tidak berkaitan
bisa di blok sehingga tidak bisa dijalankan. Misalnya di warnet, aplikasi game diblog. Di-
rental komputer, aplikasi multi media diblog.
Nah, untuk melakukan itu ada pengaturan yang harus dilakukan di Group Policy Editor
(Klik gambar untuk memperbesar). Anda harus mengatur agar beberapa aplikasi tertentu
tidak dapat jalan di komputer anda. mau tau caranya? baiklah caranya adalah sebagai
berikut :
   1. Jalankan Group Police Editor dengan cara mengklik [start] lalu ketik gpedit.msc
      pada menu Run..
   2. Pada folder Local Komputer Police\User Configuration\Administrative
      Templates\System\ carilah "Don't run specified Windows Applications".
   3. Klik ganda [Don't run specified Windows Applications], kemudian pilih
      [Enabled].
   4. Di bagian bawahnya akan aktif sebuah opsi "List of disallowed applications"
      dengan tombol [Show] di belakangnya.
   5. Klik pada tombol [Add...] untuk menambahkan nama aplikasi yang akan diblog.
      Klik tombol [Remove] untuk membuka proteksi.
   6. Masukkan nama aplikasi pada kolom yang telah disediakan, misalnya
      "winword.exe" atau powerpnt.exe". Setelak itu klik [OK].
   7. Jika anda ingin menambahkan aplikasi lain ulangi langkah 6 dan 7, setelah itu klik
      [OK] dan [OK] sekali lagi.


Langkah barusan adalah untuk memblok aplikasi tertentu. Masih ada satu cara lagi untuk
memperketat sistem agar tidak "kebobolan". Caranya yaitu dengan memanfaatkan salah
satu opsi pada Group Policy, yaitu "Run only allowed Windows Applications". Pengguna
hanya dapat menjalankan program tertentu yang telah anda tentukan pada daftar list of
Allowed Applications di Group Policy.

Cara mengaplikasikan trik ini tidak jauh berbeda dengan trik yang baru saja anda
lakukan. Simak juga Langkah-langkah Lengkapnya :

   1. Pada editor Group Policy, masukan ke folder yang sama dengan langkah 1 yang
      sudah dilakukan.
   2. Klik ganda [Run only allowed Windows Applications] yang terdapat dibagian
      kanan jendela.
   3. Klik [Enabled], kemudian klik tombol [Show] di "List of allowed applications".
   4. Klik tombol [Add...] lalu masukkan nama aplikasi yang ingin anda perbolehkan
      untuk diakses. Langkah ini dapat anda ulangi sebanyak program yang ingin anda
      beri izin akses.
   5. Terakhir, klik [OK]> [OK] lalu tutup jendela Group Policy.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Windows XP menyediakan help khusus berisi perintah-perintah baris DOS, tetapi
tempatnya tersembunyi. Agar mudah memanggil help untuk DOS, caranya sebagai
berikut:
1. Klik kanan pada desktop, pilih New> Shortcut.
2. Ketik hh.exe ms-its:C:\WINDOWS\Help\ntcmds.chm::/ntcm... pada wizard create
shortcut. Klik Next.
3. Ketik nama shortcut yang Anda inginkan. Misalnya, Help Perintah DOS.
4. Klik Finish.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Menghilangkan "virus" di flashdisk secara manual

Yang pertama harus diketahui adalah, biasanya, yang masuk ke dalam flash disk
bukanlah virus melainkan worm (80%)

 Virus atau worm di flash disk sudah jadi hal paling populer di kalangan Belia saat ini.
―Flash disk saya kena virus, tolong dihapusin dong.‖ Kalimat tersebut sering saya dengar
di wilayah sekolahku. Banyak orang meminta bantuan menghapuskan virus/worm kepada
saya. Tapi, yang bikin malas adalah, biasanya, orang tersebut nggak mau tahu bagaimana
caranya. Yup, karena itu, saya ingin memberikan ―tips dan trik menghapus virus dari
flash disk secara manual atau dengan bantuan virus scan engine ala T4rum4 ‖.

Yang pertama harus diketahui adalah, biasanya, yang masuk ke dalam flash disk
bukanlah virus melainkan worm (80%). Flash disk terinfeksi virus/worm disebabkan
komputer yang Belia pakai sudah terinfeksi oleh virus/worm (untuk seterusnya
menggunakan kata virus). Oleh karena itu, jika Belia mau menghilangkan virus tersebut
dari flash disk wajib cari yang clean alias bebas virus.

Setelah mencari komputer yang safe dan clean buka Windows Explorer. Pastikan bahwa
file hidden/system terlihat. Kalau belum, caranya, pilih Tools > Folder options > View.
Pilih ―Show hidden files and folders‖ dan uncheck (hilangkan tanda centang) ―Hide
extensions for known file system‖ dan ―Hide protected operating system files‖. Dengan
begitu semua file akan terlihat.

Pilih View > ―Details‖. Sekarang kita perlukan kejelian Belia untuk membedakan mana
file bohongan dengan yang asli (cukup sulit). Kalau ragu-ragu jangan lah mencoba
karena kesalahan sedikit dapat menghilangkan data penting Belia kecuali kalau sudah di-
backup.

Sekarang cek file satu persatu. Maksudnya, lihat type masing-masing file jika ada yang
janggal delete atau simpan di tempat yang aman atau di-enkripsi. Kejanggalan tersebut
seperti file tersebut berikon folder tetapi type-nya application. Bisa diasumsikan bahwa
file tersebut 100% virus/worm, tapi biasanya sih ini kerjaan worm. Kalau udah yakin
langsung aja delete.

Contoh lain, filenya bernama ―[namafile].doc.exe‖ atau sejenisnya itu juga sudah pasti
virus/worm. Intinya ikon yang seharusnya bukan bertipe application malah bertipe
application berarti itu virus! Karena biasanya terdapat virus dalam bentuk makro oleh
karena itu kita butuhkan juga antivirus. Yang paling saya sering pake adalah McAfee
shell-nya. Tapi kalau udah ada antivirus nggak usah teknik manual, tinggal scan saja tuh
flash disk.

Teknik manual berlaku kalau komputer tersebut udah lama nggak update dan nggak ada
antivirus di komputer tersebut. Teknik untuk memunculkan file/folders yang sudah
disembunyikan dengan cara manual sebagai berikut. Pada Taskbar pilih Start > Run >
ketikkan ―cmd― > ketikkan drive flash disk tersebut berada misal pada drive E maka
ketikkan ― e: ― > setelah itu ketikkan jurus terakhir ―attrib –s –h /s /d― lalu enter deh,
maka semua file/folder di flash disk kamu akan terlihat secara normal. Itulah teknik
manual pembersihan virus ala t4rum4.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Beberapa Fungsi dari Operating system (DOS) adalah:
1. Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan computer
2. Mengatur Memori
3. Mengatur proses input dan output data
4. Menegement file
5. Management directory
DOS yang akan kita bahas disini adalah MSDOS Versi 6.22 Dan Tidak Menutup
kemungkinan untuk Dos Versi yang lainnya. Semua pelajaran ini cuma dasar-dasarnya
saja.

Pengolahan File dan Directory
Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan
dalam 2 kelompok yaitu:
1. Internal Command
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi
internal sudah ditampung dalam file command.com
2. External Command
Untuk mempermudah mampelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file
Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:
A:\>Copy/?
Atau
A:\>help copy

Copy
Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini
adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory tugas di
disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.

DEL
Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}

DIR
Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)
Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.


        /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
        /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
        /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h
        (Hidden).
        /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:

o n berdasarkan nama file (alphabet).
o e berdasarkan tipe file (extension).
o S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
o D berdasarkan tanggal dan waktu
o – untuk mengembalikan instruksi.


        /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
        /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
        /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
        /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.

Contoh:
C:\>dir
Menampilkan file-file dalam root directory

REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak
akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc

VOL
Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah
disk.
Contoh:
A:\>Vol
TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file
saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}

XCOPY
Bentuk Umum:
XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
Keterangan :

DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
/Y : Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/-Y : Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/A : Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
/M : Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A
karena Switch /M merubah attribute file asal.
/D : date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah
dispesifikasikan.
/P : digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
/S : Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya .
Kecuali direktori kosong.
/E : Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori
berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
/V : untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
/W : Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan
menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.
Contoh:
A:\>xcopy a: c: /s/e
Untuk menyalin file-file dari A: ke C: termasuk termasuk subdirektori kosong.

MOVE
Perintah ini digunakan untuk memindahkan satu atau beberapa file pada tempat yang kita
inginkan.Instruksi Move selain untuk memindahkan file,juga bisa mengganti nama
direktori dan nama file yang dipindahkan. Bentuk Umum:
MOVE [drive:] [path] [filename], [drive] [filename[…]] destination
Parameter:
[drive:]][path]filename : menspesifikasikan lokasi dan nama dari file-file yang kita
pindahkan.
Contoh:
A:\>MOVE A:\tugas tugasm~1.doc C:\latdos
Artinya memindahkan file command.com ke dalam sub direktori latdos di drive C:
Catatan:
Instruksi diatas hanya dapat berjalan jika file move.exe ada pada dos anda dan berada di
root direktori atau berada didirectori lain dengan catatan direktori tersebut telah diberi
path.
ATTRIB
Bentuk umumnya :
ATTRIBUT(+R|-R) (+A|-A) (+S|-S)( +H|-H) ((drive:)(path) filename) (/S)
Digunakan untuk mengubah file permission,misalnya membuat file berattribut read
only,Hidden dan sebagainya
Parameter :
(drive:)(path)filename menentukan letak dan nama dari file yang akan diubah.
+ :Mengadakan suatu attribute.
- :menghilangkan attribute.
R :Mengubah attribute file menjadi Read Only.File yang telah diubah menjadi
readonly tidak dapat diubah diganti ataupun dihapus.
A :mengubah attribute file menjadi Archieve (file yang telah memiliki arsip).
S :Mengubah attribute menjadi system.
H :mengubah attribute menjadi hidden.
/s :memproses file pada direktori maupun seluruh sub direktori.
Contoh:
C:\>attrib+h+r C:\latdos\*.*
Artinya:membuat seluruh file pada subdirektori data manjadi hidden(tersembunyi) dan
read only(tidak dapat diubah).

MD|MKDIR (Make directory)
Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir

CD /CHDIR
Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd dos622


RD (Remove Directory)
Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]

Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory. Syarat agar bisa menghapus sebuah
directory adalah:


       Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari
        subdirektori tersebut.
       Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan
        insstruksi del*.*

Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.

DELTREE
Bentuk Umum:
DELTREE (/Y)(drive:)path



       Drive path menentukan letak dan nama direktori yang akan dihapus.
       Switch /y agar perintah deltree tidak menampilkan konfirmasi penghapusan

Contoh:
a:\>deltree c:\data

PERINTAH PADA LAYAR

DATE
Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah
mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.

CLS
Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.

TIME
Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos:

PROMPT
Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]

Parameter yang ada:



       $g :menempilkan karakter>
       $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
       $n :menampilkan default disk yang digunakan.
       $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
       $q :menampikan karakter ―=‖
       $t :menampilkan jam yang aktif
       $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
       $$ :menampilkan karakter ―$‖.
       $_.:pindah baris (line feed).
       $1 :menampilkan karakter <.
       $b :menampilkan karakter !.
      $d :menampilkan tanggal yang aktif.
      $e :berfungsi sebagai tombol ESC.

Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default
bentuk prompt adalah :
C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G

Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita
bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT

VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver

VERIFY
Bentuk Umum:
Verify ON/OFF
Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan proses freifikasi system.

CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan
pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang
masih
tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika
CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error
tersebut.PENANGANAN DISK


PENANGANAN DISK

CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan
pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang
masih
tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika
CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error
tersebut.PENANGANAN DISK

CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan
pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk, menampilkan total memory yang
masih
tersedia, melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika
CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F : digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V : digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error
tersebut.

DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket. Dalam DOS Versi 6.X perintah ini bisa
digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya
Bentuk Umum:
DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)
Switches
/1 : menyaliln hanya pada satu bagian saja.
/V : menguji file yang telah disalin.

Contoh:
A:diskcopy A: A:
Mengkopy dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy A: B:
Mengkopi sumber A: ke B:
Note:
Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. Diskcopy tidak bisa
digunakan untuk mengkopy dari dan ke harddisk.

FDISK
Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta
dapat juga melakukan:
• Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
• Mengatur partisi yang aktif.
• Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum:
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
/status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistem komputer kita.
/mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat
hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi
backuplah terlebih dahulu

Terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK Pada Umumnya:
1. Create DOS Partition or Logical drive, berfungsi untuk membuat partisi DOS atau
drive Logical DOS.
2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan.
3. Delete partition or Logical drive, berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical
Drive.
4. Display partition information, berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi.
Bersambung.... Membuat Partisi DOS atau Logical Drive

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:162
posted:5/31/2010
language:Indonesian
pages:13