Docstoc

Silabus_Bahasa_Indonesia_I

Document Sample
Silabus_Bahasa_Indonesia_I Powered By Docstoc
					                                                                SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                         :   SMA …
Mata Pelajaran                       :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                       :   X
Semester                             :   1

Standar Kompetensi                   : 1. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui
                                          mendengarkan Informasi (siaran berita dan nonberita) melalui media elektronik dan cerita yang disampaikan
                                          secara langsung atau rekaman dan menanggapinya.

  Kompetensi          Materi Pokok                                                                                      Penilaian               Alokasi   Sumber/
    Dasar              dan Uraian                   Pengalaman Belajar                     Indikator         Jenis      Bentuk        Contoh     waktu    Bahan/
                      Materi Pokok                                                                          Tagihan   Instrumen     Instrumen   (menit)     Alat
 1.1Mendengar-     Siaran Radio/           •   Menemukan isi atau pesan pokok       •   Mencatat isi atau
    kan siaran     televisi:                   yang terdapat dalam siaran radio/        pesan pokok yang
    atau           nonberita                   televisi yang didengar .                 terdapat dalam
    informasi                                   (kecakapan hidup:                       siaran radio dan
    dari media                                  mengidentifikasi variabel).             atau televisi.
    elektronika,                                                                    •   Menyampaikan
    tuturan                                •    Menyampaikan secara lisan isi           secara lisan isi
    langsung,                                   atau pesan yang didengarkan             atau pesan yang
    atau                                        melalui siaran radio dengan lafal       didengarkan
    pembacaan                                   yang tepat. (kecakapan hidup:           melalui siaran
    teks , dan                                  kecakapan komunikasi lisan).            radio/ televisi
    memberikan                                                                          dengan lafal yang
    tanggapan.                             •    Menyusun isi siaran televisi            tepat.
                                                dalam beberapa kalimat dengan       •    Menuliskan isi
                                                menggunakan ejaan secara                siaran radio/
                                                benar. (kecakapan hidup:                televisi dalam
                                                kecakapan menghubungkan                 beberapa kalimat
                                                variabel).                              dengan
                                                                                        menggunakan eja -
                                                                                        an secara benar.




                                                                                                                                                                1
Sumber:
A. Disesuaikan dengan siaran radio/ televisi nonberita di masing-masing sekolah

Lampiran contoh instrumen

1. Disajikan siaran radio/ televisi nonberita secara langsung atau rekaman, siswa mendengarkan siaran tersebut!
2. Catatlah isi atau pesan pokok dari siaran radio/ televis tersebut!
3. Sampaikan secara lisan isi atau pesan tersebut dengan lafal dan intonasi yang tepat!
4. Tulislah isi siaran radio/ televisi yang Anda dengar dalam beberapa kalimat dengan menggunakan bahasa yang efektif
   dan EYD secara benar



Model Penskoran Portofolio

 No.      Menulis Laporan Siaran Radio/ Televisi yang          Bobot                      Skor
          didengar                                            Maksimal
 1.       Ditulis dengan tulisan rapi, cukup, kurang             2
 2.       Isi yang diungkapkan lengkap, cukup lengkap,
          kurang lengkap                                         4
 3.       Bahasa yang digunakan efektif, cukup efektif ,
          kurang efektif (sesuai dengan EYD)
                                                                 4
 Jumlah                                                          10




                                                                                                                        2
                                                          CONTOH SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                       :   SMA …
Mata Pelajaran                     :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     :   X
Semester                           :   1

Standar Kompetensi                 : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                        nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita , memberikan
                                        tanggapan mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu
                                        gagasan.

   Kompetensi       Materi Pokok                                                                                    Penilaian               Alokasi   Sumber/
     Dasar           dan Uraian               Pengalaman Belajar                 Indikator         Jenis Tagihan     Bentuk       Contoh     waktu    Bahan/
                    Materi Pokok                                                                                   Instrumen    Instrumen   (menit)     Alat
 2.1 Memperke-     • Kalimat baku           • Secara bergiliran siswa   •     Menggunakan
     nalkan diri     untuk                    bertindak sebagai               kalimat baku untuk
     dan orang       perkenalan               moderator dalam                 memperkenalkan
     lain di da-     diri                     diskusi. (kecakapan             pembicara dalam
     lam forum                                hidup: Kesadaran akan           diskusi atau acara
     resmi..       • Lafal dan                potensi diri)                   resmi yang lain,
                     Intonasi           .                                     misalnya sebagai
                     kalimat                • Moderator                       moderator dan
                     untuk                    memperkenalkan                  atau pembawa
                     perkenalan               pembicara dengan                acara.
                                              menggunakan kalimat
                                              baku. (kecakapan hidup:       • Memilih kosakata
                                              komunikasi lisan).              yang sesuai
                                                                              dengan konteks
                                            • Memilih kosakata yang           dan situasi.
                                              sesuai dengan konteks
                                              dan situasi. (kecakapan   •      Menggunakan
                                              hidup: mengidentifikasi          jeda/ tanda
                                              variabel).                       perhentian.
                                            • Menggunakan jeda/                kalimat dengan




                                                                                                                                                          3
Kompetensi   Materi Pokok                                                          Penilaian               Alokasi   Sumber/
  Dasar       dan Uraian    Pengalaman Belajar        Indikator   Jenis Tagihan     Bentuk       Contoh     waktu    Bahan/
             Materi Pokok                                                         Instrumen    Instrumen   (menit)     Alat
                            tanda perhentian        tepat
                            kalimat dengan tepat.
                            (kecakapan hidup:
                            komunikasi lisan).




                                                                                                                         4
                                                         SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                  :   SMA …
Mata Pelajaran                :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                :   X
Semester                      :   1

Standar Kompetensi            : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                   nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita , memberikan tanggapan
                                   mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.

   Kompetensi    Materi Pokok dan                                                                    Penilaian                Alokasi   Sumber/
     Dasar         Uraian Materi        Pengalaman Belajar            Indikator           Jenis      Bentuk        Contoh      waktu    Bahan/
                        Pokok                                                            Tagihan   Instrumen     Instrumen    (menit)     Alat
 2.2 Menceri-    Cerita             •   Secara bergiliran       •   Menyampaikan
     takan       pengalaman             siswa bercerita             secara lisan
     berbagai    (yang lucu,            pengalaman pribadi          pengalaman
     penga-      menggembirakan,        (yang lucu,                 pribadi yang lucu,
     laman..     mengharukan,           menyenangkan, atau          menyenangkan,
                 dsb.).                 mengharukan) dengan         mengharukan,
                                        menggunakan:                dsb. dengan
                                                                    pilihan kata dan
                                        - pilihan kata dan          ekspresi secara
                                          ekspresi secara           tepat.
                                          tepat.
                                                                •   Menggunakan
                                        - Menggunakan               kosakata sesuai
                                          kosakata sesuai           dengan situasi
                                          dengan situasi dan        dan konteks.
                                          konteks.
                                          (kecakapan hidup:
                                          berkomunikasi
                                          lisan).




                                                                                                                                                 5
                                                               SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :   SMA …
Mata Pelajaran                    :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    :   X
Semester                          :   1

Standar Kompetensi                : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                       nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita , memberikan tanggapan
                                       mendiskusikan masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.

  Kompetensi      Materi Pokok            Pengalaman Belajar             Indikator                    Penilaian               Alokasi   Sumber/
    Dasar          dan Uraian                                                                Jenis      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
                  Materi Pokok                                                              Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
 2.3 Mendisku-    Teks berita         • Mencari artikel, atau      •   Menyampaikan
     sikan        yang berisi           buku. (kecakapan               ringkasan berita,
     masalah      informasi             hidup: kesadaran akan          artikel, atau buku
     yang         aktual                potensi diri).                 dalam forum
     ditemukan    (Misalnya:                                           diskusi.
     dari         AIDS/ HIP,          • Membaca berita, artikel
     berbagai     SARS).                atau buku. (kecakapan      •   Menanggapi
     berita,                            hidup: Menggali                ringkasan isi
     artikel,     Makna kata            informasi).                    berita, artikel,
 atau             sulit dalam                                          atau buku yang
     buku,        teks/ bacaan.       • Membuat ringkasan.             disampaikan oleh
                                        (kecakapan hidup:              peserta diskus.
 menemukan                              komunikasi lisan).
    makna                                                          •   Menyampaikan
 kata-                                • Menyampaikan                   sikap setuju dan
    kata sulit,                         ringkasan berita,              ketidaksetujuan
                                        artikel, atau buku             dalam beberapa
 memberikan                             dalam forum diskusi            kalimat secara
   tanggapan.                           kelompok. (kecakapan           lisan.
                                        hidup: komunikasi
                                        lisan).
                                                                   • Memberikan bukti-
                                      •   Menangpapi                 bukti, fakta,




                                                                                                                                                     6
Kompetensi   Materi Pokok    Pengalaman Belajar             Indikator                   Penilaian               Alokasi   Sumber/
  Dasar       dan Uraian                                                       Jenis      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
             Materi Pokok                                                     Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
                              (setuju/ tidak setuju)     argumen-argumen,
                              ringkasan tersebut         dsb. yang
                              dengan memberikan          mendukung untuk
                              argumen yang kuat.         memperkuat
                              (kecakapan hidup:          tanggapan.
                              menghubungkan
                              variabel).               • Mengajukan saran
                                                         dan pemecahan
                            • Membahas makna             masalah terhadap
                              kata-kata sulit dengan     ringkasan isi yang
                              menggunakan kamus.         disampaikan
                              (kecakapan hidup:          tersebut.
                              menggali informasi).
                                                       • Menyelaraskan
                            • Menyimpulkan hasil         perbedaan
                              diskusi secara lisan.      pendapat yang
                              (kecakapan hidup:          muncul dalam
                              mengambil                  diskusi.
                              keputusan).
                                                       • Membahas
                                                        makna kata-kata
                                                        yang sulit dalam
                                                        teks/ bacaan
                                                        yang
                                                       didiskusikan.




                                                                                                                                    7
Buku Sumber:
   A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
   B. Kompas

Lampiran contoh instrumen

1. Sampaikan ringkasan berita di bawah ini dalam forum diskusi untuk ditanggapi!

                                                                Isu Bom di Bandara

        Salah satu pesawat dari suatu bandara menuju bandara lain batal diberangkatkan. Gagal diberangkatkan karena petugas bandara mendapat
berita adanya ancaman bom.
        Petugas penerima informasi mengatakan bahwa pada salah satu barang kargo di pesawat tersebut terdapat bom. Mendengar berita ini,
suasana yang tadinya tenang menjadi gelisah. Wajah petugas tampak cemas dan hampir semua orang yang berada di bandara terlihat was-was.
Akibatnya, tim Jihandak Polri harus didatangkan ke lokasi.
        Massa yang ada di sekitar bandara dijauhkan dari lokasi bom untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini dilakukan untuk
mengurangi kepanikan petugas dalam melakukan tugasnya, dan memberikan ketenangan kepada mereka dalam mencari pemecahan masalah.
        Ternyata, kabar itu tidak benar. Wajah petugas yang kusut menerima berita tersebut langsung menjadi cerah. Secara spontan mereka
bersalaman. Ruangan yang tadinya mereka rasakan sempit, sekarang menjadi lega. Betapa tidak, andaikata benar berita itu, mereka akan menghadapi
dua hal, yaitu berhasil berarti hidup, sedangkan gagal berarti mati.
                                                                                                                                             Kompas
2. Tanggapilah (setuju/ tidak setuju ringkasan di atas! dengan memberikan argumen yang kuat!
3. Berilah saran untuk memperbaiki ringkasan tersebut!
4. Bahaslah makna kata-kata sulit di bawah ini yang terdapat dalam berita di atas!
        a. Tim Jihandak Polri harus didatangkan ke lokasi
        b. Sebagai peringatan, mereka diberi sanksi.
        c. Penskoran untuk beberapa waktu dapat diberikan kepada petugas yang tidak menjalankan tugasnya.




                                                                                                                                                  8
                                                              SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                       :   SMA …
Mata Pelajaran                     :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     :   X
Semester                           :   1

Standar Kompetensi                 : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                                        membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu untuk
                                        berbagai tujuan

  Kompetensi      Materi Pokok dan             Pengalaman Belajar                   Indikator               Penilaian               Alokasi   Sumber/
    Dasar          Uraian Materi                                                                   Jenis      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
                       Pokok                                                                      Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
 3.1 Membaca      Teks nonsastra         •   Membaca teks yang terdiri          •   Membaca
     cepat                                   atas 250 kata dalam waktu              cepat teks
     berbagai     Teknik membaca             satu menit. (kecakapan hidup:          dengan
     teks         cepat                      Kesadaran akan potensi diri).          kecepatan
     nonsastra                                                                      250 kata/
     (250 kata/                          •   Menemukan ide pokok                    menit.
     menit).                                 paragraf dalam teks.
                                             (kecakapan hidup: Mengolah         •    Menemukan
                                             Informasi).                            ide pokok
                                                                                    paragraf
                                         •   Menjawab pertanyaan tentang            dalam teks.
                                             isi teks dengan kalimat efektif.
                                             ( kecakapan hidup: menggali        •   Menjawab
                                             informasi).                            pertanyaan
                                                                                    tentang isi
                                         •   Membuat ringkasan isi teks             teks dengan
                                             dalam beberapa kalimat.                kalimat
                                             (kecakapan hidup: komunikasi           efektif.
                                             tertulis).

                                         • Menyimpulkan kecepatan               Membuat




                                                                                                                                                    9
  Kompetensi     Materi Pokok dan           Pengalaman Belajar               Indikator                  Penilaian                   Alokasi    Sumber/
    Dasar         Uraian Materi                                                                Jenis      Bentuk         Contoh      waktu     Bahan/
                      Pokok                                                                   Tagihan   Instrumen      Instrumen    (menit)      Alat
                                        membaca siswa. (kecakapan        ringkasan isi teks
                                        hidup: mengambil keputusan)      dalam beberapa
                                        .                                kalimat yang
                                                                         benar.




Sumber:
   A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
   B. Angkasa


Lampiran contoh instrumen

1. Bacalah teks di bawah ini selama satu menit!

                                                                 Terbang Solo Berkursi Roda

        Menjadi seorang pilot harus memiliki fisik dan kesehatan prima. Akan tetapi, cacat atau kemudian mengalami kecacatan, apa masih
menerbangkan pesawat terbang? Tentu, asal punya tekad dan semangat baja. Contohnya, Antonio de Souse Faria e Mello.
        Siapakah dia? Antonio ialah pilot pertama dan satu-satunya pilot dari Portugal yang memakai kursi roda. Di dunia ada sekitar 80 pilot berkursi
roda, 75 persennya penerbang berkewarganegaraan A.S. Mereka, termasuk Antonio, tergabung dalam IWA (International Wheelchair Aviators) yang
berpusat di A.S.
        Antonio pantas diacungi jempol. Cacat kaki akibat operasi penyakit kanker malah membulatkan tekadnya untuk terbang keliling dunia. “Saya
ingin memecahkan rekor dan masuk Guinness Book of Record,” ujarnya, usai mendarat mulus di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, pukul 16.40,
17 Agustus 1995. Jika berhasil, ia menjadi pilot cacat pertama yang terbang Solo keliling dunia dengan pesawat kecil Beechcraft Bonanza F 33A.
        Memang tidak sejak lahir Antonio mengalami cacat kaki. Awalnya lelaki Portugal kelahiran 4 Mei 1942 ini berprofesi sebagai pewira penerbang
di Angkatan Udara Portugal. Pesawat pertama yang diterbangkannya Chipmunk dan T- 6 Harvard. “ Sebelum kaki saya dioperasi, saya juga
menerbangkan Fokker Friendship dan Boeing 737 sebagai penerbang sipil,” ceritanya usai dijamu di restoran Beverly Hill 90210, yang juga dihadiri
Lovez da Cruz.




                                                                                                                                                    10
        Banyak juga jenis pesawat yang pernah diterbangkannya, antara lain Beechcraft, Dakota, Expeditor, dan Domier. “ Saya telah mengantongi
kurang lebih 5000 jam terbang,” aku Antonio. Musibah pun datang. Tahun 1977 ia mulai memakai kursi roda.
        Selama tujuh tahun, ia pernah bekerja di Mozambique Airlines. Duda dengan empat anak ini menjadi instruktur untuk jenis pesawat F 27
Friendship dan B 737 di salah satu negara Afrika. Tahun 1984, Antonio kembali ke Portugal dan sampai sekarang bekerja di CAA (Civil Avation
Authority) di bagian keselamatan penerbangan dan investigasi kecelakaan.

                                                                                                                            Angkasa
Tutuplah teks yang sudah Anda baca, kemudian jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!

2. Jelaskan ide pokok tiap paragraf teks di atas!

3. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
         a.   Siapa nama pilot yang diceritakan dalam bacaan di atas?
         b.   Apa yang menyebabkan kaki pilot itu cacat?
         c.   Dari negara mana pilot itu berasal?
         d.   Apa jenis pesawat yang diterbangkannya saat ini?
         e.   Dalam rangka apa ia berkunjung ke Indonesia?
         f.   Sejak kapan ia memulai terbang Solo keliling dunia?
         g.   Sudah berapa banyak jam terbang yang ia kantongi?
         h.   Apa jenis pesawat pertama yang diterbangkannya sebelum kakinya cacat?

4. Buatlah ringkasan isi teks di atas ke dalam beberapa kalimat!




                                                                                                                                                 11
Nama Sekolah                        :   SMA …
Mata Pelajaran                      :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                      :   X
Semester                            :   1
Standar Kompetensi                  :   3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                                           membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu untuk
                                           berbagai tujuan.
   Kompetensi    Materi Pokok dan                 Pengalaman Belajar                      Indikator                    Penilaian               Alokasi   Sumber/
     Dasar        Uraian Materi                                                                               Jenis      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
                      Pokok                                                                                  Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat

 3.2 Membaca     Teks nonsastra           •   Mencari beberapa teks yang           • Mengidentifikasi
     ekstensif                                bertema sama. (kecakapan hidup:        ide
     teks        Variasi bentuk               kesadaran akan eksistensi diri).         pokok dari teks
     nonsastra   kalimat dalam            •   Membaca teks secara ekstensif.           dengan
     dan men-    teks                         (kecakapan hidup: menggali           mengguna-
     jelaskan                                 informasi).                              kan kalimat
     persama-                                                                      tunggal
     an dan                               •   Mengidentifikasi ide pokok dari          secara benar.
     perbedaan                                tiap teks dengan menggunakan
     tema/                                    kalimat tunggal. (kecakapan hidup:   •    Menentukan
     topiknya.                                mengidentifikasi variabel.).              persamaan dan
                                          •   Menentukan persamaan dan                  perbedaan tema/
                                              perbedaan tema/ topik dari                topok yang
                                              beberapa teks tsb. (kecakapan             terdapat dalam
                                              hidup: mengolah informasi).               berbagai teks
                                                                                        bacaan.
                                          •   Menulis isi ringkas teks dalam
                                              beberapa kalimat.                    •     Menuliskan
                                              (kecakapan hidup: komunikasi             kembali
                                              tertulis).                                isi ringkas bacaan
                                                                                        dalam beberapa
                                                                                        kalimat.

                                                                                   • Mengelompokkan
                                                                                     kalimat tunggal
                                                                                     dalam teks.




                                                                                                                                                              12
                                       •   Mengelompokkan kalimat
                                           tunggal dalam teks.
                                           (kecakapan hidup:
                                           mengidentifikasi variabel).
                                   •       Mengelompokkan kalimat luas
                                           dalam teks. (kecakapan hidup:
                                           mengidentifikasi variabel).

                                       •   Mengidentivikasi fungsi
                                           gramatikal. (kecakapan hidup:
                                           mengidentivikasi variabel).

Sumber :
  A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
  B. Kompas

Lampiran contoh instrumen

Bacalah secara ekstensif kedua teks di bawah ini!

Teks 1

                                                   Kesehatan Perlu Dijadikan Tujuan Utama Pembangunan

         Di sejumlah negara ASEAN , kesehatan belum menjadi arus utama dalam pembangunan. Karena itu, setiap pemerintahan di ASEAN harus
diyakinkan untuk menjadikan kesehatan sebagai tujuan utama dalam pembangunan. Introduksi Indeks Pembangunan Manusia (Human Development
Index) sebagai salah satu ukuran kemajuan suatu negara, menegaskan pentingnya kesehatan dalam rencana pembangunan nasional.
         Demikian penekanan menteri Koordinator Kesejahtraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Basri Hasnuddin, pada pembukaan Pertemuan
Menteri Kesehatan ASEAN ke-5, Jumat (28/4) di Yogyakarta.
         Kerja sama regional diyakini sebagai kunci kesiapan untuk memasuki era globalisasi dan liberalisasi perdagangan. Untuk menindaklanjuti “Visi
ASEAN 2020´yang diadopsi para kepala negara ASEAN dan memperkuat kerja sama untuk mencapai ”ASEAN Sehat 2020”, sepuluh menteri
kesehatan ASEAN mengadakan pertemuan pada 28-29 April 2000 di Yogyakarta. Pertemuan didahului oleh pertemuan para pejabat senior.
         Basri Hasanuddin menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan pentingnya bertukar pengalaman. “ Dengan bertukar pengalaman kita bisa
belajar dari kebijakan tiap-tiap negara, pendekatan, pengetahuan, teknis, dan pengalaman. Saat ini tak ada satu pun negara yang benar-benar




                                                                                                                                                    13
independen. Dalam banyak hal, kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah dalam berbagai aspek dan dimensi, termasuk kesehatan, gizi, dan
farmasi untuk menghadapi milenium mendatang,” ujarnya.
        Sementara itu, Achmad Sujudi menjelaskan, meskipun antara tahun 1991– 2000 tidak ada Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN, ada
pertemuan periodik subkomite Kesehatan dan Gizi. Gugus Tugas tentang HIV / AIIDS, kelompok kerja teknis bidang farmasi serta pertemuan
mengenai berbagai masalah kesehatan lain. Pertemuan-pertemuan telah dilakukan, namun hasil pertemuan belum optimal.

Teks 2
                                                                                                                                        Kompas
                                                 Kesehatan Harus Jadi Arus Utama Pembangunan

         Kesehatan harus dipandang sebagai midstream pembangunan bersama pendidikan dan ekonomi. Kesehatan perlu dipandang sebagai
investasi, bukan lagi sebagai cost atau baiaya seperti yang dipahami saat ini. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pengurus Yayasan Indonesia Sehat
2010 (YIS 2010) Prof. Dr. Farid Anfasa Moeloek pada peresmian yayasan itu, Rabu (8/11), di Jakarta.
         Moeloek yang baru terpilih sebagai President Elect Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Muktamar IDI XXIV di Malang mengungkapkan,
berdasarkan laporan Unided Nation Development Program (UNDP) tahun 1999, Indonesia menempati peringkat ke –105 dari 180 negara dalam
penilaian Indeks Pembangunan Indonesia (Human Development Index/ HDI).
         Indeks itu sesungguhnya merupakan etalase yang mencerminkan tingkat kemakmuran, kesejahtraan, dan kesehatan suatu negara. Ada tiga
domain yang dinilai HDI, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau pendapatan masyarakat. Ketiga domain itu saling terkait erat. Jika melihat
gambaran tersebut artinya sebagian besar orang-orang Indonesia saat ini dalam kondisi tidak sehat (sakit-sakitan), tidak berpendidikan (bodoh), dan
tidak kaya (miskin).
         “ Sulit dibayangkan bagaimana bangsa Indonesia mampu berkopetensi dalam era globalisasi dengan kondisi itu. Bagaimana bisa berkopetensi
dengan Kanada, A.S, dan Jepang yang masing-masing menduduki ranking satu, dua, dan tiga. Bahkan dengan negara-negara di ASEAN yang berada
di peringkat antara 10 sampai 30-an,” ujar Moeloek.
         “Jika otak adalah cip komputer, gizi kurang dan kesehatan rendah sksn membuatnya menjadi cip dengan memori rendah. Dalam kondisi itu,
sulit memasukkan ilmu dan teknologi. Selain itu, tingginya polusi timah hitam dari gas buangan mobil ikut menurunkan kapasitas intelegensia anak-
anak Indonesia, ditambah ancaman penyakit akibat asap rokok,” paparnya.
                                                                                                                           Kompas

1.   Identifikasilah ide pokok dari kedua teks di atas dengan menmggunakan kalimat tunggal secara benar!
2.    Tentukan persamaan dan perbedaan tema/ topik yang terdapat dalam kedua teks tersebut!
3.    Tulislah isi ringkas masing-masing teks tersebut dalam beberapa kalimat !
4.    Kelompokkan kalimat tunggal dalam kedua teks tersebut!
5.    Kelompokkan kalimat luas dalam kedua teks di atas
6.    Identifikasilah fungsi kalimat tunggal dalam kedua teks tersebut!




                                                                                                                                                 14
                                                           SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                       :SMA…
Mata Pelajaran                     : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     : X
Semester                           : 1

Standar Kompetensi                 :4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                       nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas
                                       teks, menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                                                                                                          Penilaian                   Alokasi     Sumber/
  Kompetensi     Materi/ Pokok dan                Pengalaman Belajar             Indikator      Jenis      Bentuk         Contoh      Waktu       Bahan/
     Dasar       Uraian MateriI Pokok                                                          Tagihan   Instrumen      Iinstrumen    (menit)     Alat
4.1 Menulis      * Teks paragraf narasi       •   Mencari beberapa           • Menunjukka
    ragam        * Menceritakan                   contoh paragraf.             n
    paragraf.      peristiwa, kejadian            (kecakapan hidup:            karakteristik
                 ~ terlihat adanya            berpikir                         paragraf
                   urutan peristiwa /             rasional ,menggali           naratif.
                   kejadian                      informasi).
                 ~ ada peristiwa awal                                        • Mengidentifi
                 dan                          •   Memilih paragraf narasi.             -
                   ada peristiwa akhir            ( kecakapan hidup            kasi struktur
                 ~ ada pelaku peristiwa       berpikir                         paragraf
                   /kejadian.                     rasional: mengambil          naratif.
                                                 keputusan).
                 * Struktur paragraf                                         •     Mengem-
                 narasi                       •     Mencermati bagian-           bangkan
                 ~ pembuka nara si                  bagian narasi.               kerangka
                 (awal                              (kecakapan hidup             dari sebuah
                   peristiwa/ awal cerita           keterampilan akademik:       topik
                 )                                  mengidentifikasi             menjadi
                 ~ isi narasi (peristiwa            variabel .                   paragraf
                   yang diceritakan                                              naratif
                 ~ akhir narasi               •     Menandai penggunaan          (dengan
                   (menceritakan                    kata yang                    memperhati
                   peristiwa dalam                  menggambarkan cerita.        - kan




                                                                                                                                                            15
                                                                                                  Penilaian                Alokasi   Sumber/
Kompetensi   Materi/ Pokok dan           Pengalaman Belajar              Indikator      Jenis      Bentuk       Contoh     Waktu     Bahan/
  Dasar      Uraian MateriI Pokok                                                      Tagihan   Instrumen    Iinstrumen   (menit)   Alat
             akhir                         (kecakapan hidup              kronologi
               narasi )                    akademik skill:               dan
                                           mengidentifikasi              peristiwa).
                                           variabel.)
                                                                       • Menulis
             * Penyusunan                                                paragraf
             paragraf narasi         •     Mendiskusikan paragraf        naratif
             ~memenuhi                     narasi dan                    dengan
             persyaratan yang              menyimpulkan ciri-ciri        mengurutka
             sesuai dengan isi dan         paragraf naratif yang         n waktu dan
             struktur narasi.              baik. (kecakapan hidup        peristiwa
                                           kecakapan sosial:             sesuai
                                           mampu bekerja sama            kerangka.
                                           dan berkomunikasi ).
                                                                       • Menyunting
                                     •     Membuat kerangka              paragraf
                                           paragraf naratif.             narasi yang
                                           (kecakapan hidup:             ditulis
                                           kecakapan komunikasi          teman
                                           tertulis).                    dengan
                                                                         memperhati
                                     •     Menulis paragraf naratif.     -kan
                                           (kecakapan hidup:             penggunaa
                                           Kecakapan komunikasi          n EYD dan
                                           tertulis).                    bahasa.

                                     •     Menyunting paragraf
                                           narasi yang ditulis
                                           teman. (kecakapan
                                           hidup: Memecahkan
                                           masalah).




                                                                                                                                               16
                                                                                          Penilaian                Alokasi   Sumber/
 Kompetensi    Materi/ Pokok dan              Pengalaman Belajar   Indikator    Jenis      Bentuk       Contoh     Waktu     Bahan/
   Dasar       Uraian MateriI Pokok                                            Tagihan   Instrumen    Iinstrumen   (menit)   Alat




Buku Sumber
A. Buku Berbahasa dan Sastra Indonesia 1
B. Komposisi Gorys Keraf

Lampiran contoh instrumen

Bacalah dengan cermat paragraf di bawah ini




                                                                                                                                       17
        Pagi itu Tomo seperti biasanya bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Setiap pukul 04.30 dia sudah terbiasa bangun. Sambil mengucek-ucek
mata dan melawan udara dingin yang akrab di kampungnya Bayat, Klaten, Tomo mengisi kegiatan paginya dengan berbagai acara, di antaranya
melaksanakan sholat sunah , kemudian membaca kembali pelajaran dan tugas-tugas PR dari guru. Setelah sholat subuh dan membereskan semua
peralatan sekolahnya, kira-kira pukul 05.30 Tomo berangkat sekolah dengan naik sepeda bersama teman-temannya. Jarak yang ditempuh dari rumah
ke sekolah sekitar 18 Km yang ditempuh dalam waktu satu jam. Demikian kegiatan rutin itu dilakukannya setiap pagi dan siang dengan penuh
semangat. Ketika lulus , Tomo melanjutkan kuliahnya di salah satu universitas negeri di kota Solo. Kegiatan rutinnya itu dilakukan lagi , namun
hanya setiap Senin pagi dan Sabtu pagi . Maklum jarak tempuh desa kelahirannya dengan kota Solo sekitar 48 Km. Selebihnya Tomo tinggal di
asrama masjid “ Batikan ‘ kini Tomo telah berkeluarga dan tinggal di ibukota dengan tenteram.

1. Paragraf di atas termasuk paragraf … .
   Kata – kata yang menunjukkan paragraf … pada wacana di atas adalah … .
   Apa yang diceritakan dalam paragraf tersebit ?
2. Siapakah Tomo itu ?
   Mengapa Tomo selalu bangun pagi ?
   Siapakah yang bercerita dalam wacana di atas.

3. Sebutkan unsur-unsur cerita yang terkandung di dalam wacana tersebut!
4. Jelaskan struktur paragraf di atas!
5. Buatlah kerangka paragraf narasi dari salah satu topik di bawah ini!
       • Mengisi kegiatan liburan semester.
       • Cerita menarik ketika pertama kali menjadi siswa SMA.

 6. Kembangkanlah kerangka yang telah Anda buat di atas menjadi paragraf narasi!
 7. Suntinglah paragraf yang dibuat teman Anda dengan memperhatikan penggunaan EYD dan bahasa!




                                                                                                                                              18
                                                          PENILAIAN     AFEKTIF

 NO.    Aspek yang Dinilai                                                 Penilaian
                                                       Bagus             Cukup                 Kurang
                                                                                                                   Keterangan
 01.    Ide Cerita
 02.    Alur Cerita
 03.    Penokohan
 04.    Pilihan kata
 05.    Pesan penulis




Keterangan:

Berikan tanda √ pada keterangan penilaian.
        ( A ) Bagus apabila hal-hal yang ditampilkan dalam paragraf tersebut utuh dan mewakili keseluruhan unsur
              paragraf narasi.
        ( B ) Cukup apabila separuh dari keseluruhan aspek paragraf/ narasi dapat dimunculkan.
        ( C ) Kurang apabila baru hanya satu unsur aspek yang dinilai muncul dalam paragraf




                                                                                                                                19
                                                          SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                    :SMA…
Mata Pelajaran                  : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                  : X
Semester                        : 1

Standar Kompetensi              :4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                    nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas
                                    teks, menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.


                 Materi Pokok                                                                            Penilaian                   Alokasi   Sumber/
  Kompetensi      dan Uraian           Pengalaman Belajar                  Indikator          Jenis        Bentuk         Contoh      waktu    Bahan/
    Dasar        Materi Pokok                                                                Tagihan     Instrumen      Instrumen    (menit)     Alat
  4.2 Menulis    Surat izin       •   Mencari contoh surat          •   Mengidentifikasi
      surat                           resmi. (kecakapan hidup:          struktur surat
      resmi.                          kesadaan potensi diri).           resmi.

                                  •    Mengidentifikasi struktur    •   Menentukan
                                      surat resmi. (kecakapan           komponen-
                                      hidup: mengidentifikasi           komponen surat
                                      variabel).                        izin.

                                  •   Menentukan komponen-          •   Menulis surat izin
                                      komponen surat resmi.             tidak masuk
                                      (kecakapan hidup:                 sekolah dan tidak
                                      mengidentifikasi variabel).       masuk kerja.

                                  •   Menyunting surat              •   Penerapan ejaan
                                      berdasarkan bahasa dan            dan tanda baca
                                      EYD. ( kecakapan hidup:           pada penulisan
                                      memecahkan masalah).              surat izin tidak
                                                                        masuk sekolah/
                                  •   Menulis surat izin tidak          kerja.
                                      masuk sekolah/ tidak
                                      masuk kerja dengan.




                                                                                                                                                    20
                   Materi Pokok                                                            Penilaian               Alokasi   Sumber/
   Kompetensi       dan Uraian          Pengalaman Belajar           Indikator    Jenis      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
     Dasar         Materi Pokok                                                  Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
                                       menerapkan ejaan dan
                                       tanda baca. (kecakapan
                                       hidup: komunikasi tertulis)

                                   •   Menukarkan dengan
                                       teman sebangku untuk
                                       saling mengoreksi.
                                       ( kecakapan hidup:
                                        memecahkan masalah)




Sumber:
A. Berbahasa dan Sastra Indonesai Kelas I




                                                                                                                                  21
Lampiran contoh instrumen

Cermatilah contoh surat permohonan izin resmi di bawah ini!


                                                           P.P. ELEKTRINDO UTAMA
                                                            Mal Pontianak Blok B-32
                                                       Jalan Teku Umar, Pontianak 78117
                                                  Telepon (561) 768927, Faksimile (561) 732442


        Hal : Permohonan izin

        Yth. Pimpinan Hotel Mahkota
        Jln. Sidas No. 10
        Pontianak

        Dengan hormat,
               Bersama ini mengajukan permohonan kepada Bapak untuk mengadakan demo alarm produk P.T. Elektrindo Utama. Pada 15
        Februari 2003 di Hotel Mahkota.
               Kami harap Bapak memberi izin untuk kegiatan demo tersebut. Kami menunggu jawaban Bapak. Atas perhatiannya, kami
        ucapkan beribu-ribu terima kasih.

                                                                                                                      Hormat kami,

                                                                                                                           Ttd

                                                                                                                       Indra Jaya A.


   1.   Identifikasilah struktur surat izin resmi di atas!
   2.   Tentukan komponen-komponen surat izin resmi tersebut!
   3.   Analisislah ketepatan penulisan surat tersebut! Sudah tepatkah penulisan komponen-komponen surat izin tersebut? Coba Anda perbaiki!
   4.   Tulislah surat izin tidak masuk sekolah/ tidak masuk kerja dengan memperhatikan EYD dan bahasa




                                                                                                                                              22
                                                        SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                     :SMA…
Mata Pelajaran                   : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                   : X
Semester                         : 1

Standar Kompetensi               :4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                     nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas
                                     teks, menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                  Materi Pokok                                                                            Penilaian                   Alokasi   Sumber/
  Kompetensi       dan Uraian           Pengalaman Belajar               Indikator           Jenis          Bentuk         Contoh      waktu    Bahan/
    Dasar         Materi Pokok                                                              Tagihan       Instrumen      Instrumen    (menit)     Alat
 4.3 Meringkas   Bacaan             • Mencari teks/ bacaan.       •   Mendaftar hal-hal
     teks /                           (kecakapan hidup:               pokok dalam
     bacaan.                          kesadaran akan potensi          bacaan.
                                      diri).

                                    •   Membaca dan               •   Menulis isi ringkas
                                        mendaftar hal-hal pokok       bacaan dalam
                                        dalam bacaan.                 beberapa kalimat.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengidentifkasi
                                        variable).

                                    •   Menulis isi ringkas
                                        bacaan dalam beberapa
                                        kalimat. (kecakapan
                                        hidup: komunikasi
                                        tertulis).

                                    •   Mendiskusikan
                                        ringkasan teks/ bacaan
                                        (kecakapan hidup:
                                        komunikasi lisan).




                                                                                                                                                     23
Sumber:
   A. Berbahasa dan sastra Indonesia Kelas I
   B. Kompas


Lampiran contoh instrumen

Bacalah teks di bawah ini!

                                                 PT Jamsostek Naikkan Klaim JPK Sebesar 40 %

        PT Jamsostek akan meningkatkan manfaat (klaim) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) sebesar 40 % dari yang diberlakukan saat ini.
Peningkatan manfaat dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta.
        Direktur Utama PT Jamsostek pekan lalu mengatakan kenaikan manfaat salah satu dari empat program yang dilaksanakan BUMN yang
dipimpinnya itu kini sedang dalam pembahasan tim.
        Peningkatan manfaat program JPK juga dilakukan menyusul program Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan (JKK) yang sudah
lebih dulu naik rata-rata sebesar 60 % katanya.
        Kenaikan besaran klaim dan kualitas pelayanan JPK selama ini memang dikeluhkan oleh pekerja dan perusahaan. Ketua Forum Komunikasi
Manajer Karawang mengungkapkan pekerja di Karawang sering mengeluhkan kualitas pelayanan klinik kesehatan yang menjadi provider
(penyelenggara) yang kurang memuaskan dan standarnya berbeda-beda.
        JPK adalah program alternatif yang baru dilaksanakan PT Jamsostek pada 1992 artinya perusahaan boleh tidak mengikutsertakan pekerjanya
dalam program ini jika memiliki program kesehatan yang lebih baik, program ini diselenggarakan karena konvensi ILO mensyaratkan setiap pekerja
berhak mendapat pelayanan kesehatan.
        Kenaikan manfaat JKm dan JKK yang sudah lebih dulu dilakukan PT Jamsostek dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 83
Tahun 2000 yang ditandatangani Sekretaris Negara Djohan Efendi pada 22 September 2000 melalui keputusan itu santunan kematian pada program
JKm yang semula hanya Rp 2 juta misalnya kini naik menjadi Rp 3 juta, sedangkan biaya pemakaman yang semula hanya Rp 400.000,00 naik menjadi
Rp 600.000,00.
                                                                                                      Kompas

    1. Daftarlah hal-hal pokok dalam bacaan di atas!
    2. Buatlah ringkasan isi bacaan di atas dalam beberapa kalimat




                                                                                                                                            24
                                                             SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                       :SMA…
Mata Pelajaran                     : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     : X
Semester                           : 1

Standar Kompetensi                 :4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                       nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas
                                       teks, menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                 Materi Pokok dan                                                                             Penilaian                 Alokasi   Sumber/
  Kompetensi      Uraian Materi            Pengalaman Belajar                    Indikator           Jenis      Bentuk       Contoh      waktu    Bahan/
    Dasar             Pokok                                                                         Tagihan   Instrumen    Instrumen    (menit)     Alat
 4.3 Menyusun    Kamus kecil           •   Mendaftar istilah-istilah   •     Mendaftar istilah-
     kamus       bidang tertentu           bidang tertentu.                  istilah bidang
     kecil.      (glosarium).              (kecakapan hidup:                 tertentu secara
                                           mengidentifikasi                  alfabetis.
                                           variabel).
                                                                           • Menyusun istilah
                                       •   Menyusun istilah - stilah         bidang tertentu
                                           tersebut secara                   menjadi kamus kecil.
                                           alfabetis. (kecakapan
                                           hidup: menghubungkan
                                           variabel).

                                       •   Menentukan makna
                                           istilah-istilah tersebut
                                           (kecakapan hidup:
                                           kesadaran akan potensi
                                           diri).

                                       •    Menyusun istilah-istilah
                                            itu menjadi kamus kecil
                                            (glosarium).
                                            (kecakapan hidup:
                                            komunikasi tertulis).




                                                                                                                                                       25
                                                           SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :SMA…
Mata Pelajaran                    : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    : X
Semester                          : 1

Standar Kompetensi                :4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasandan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                      nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas
                                      teks, menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                            Penilaian                   Alokasi   Sumber/
  Kompetensi        dan Uraian           Pengalaman Belajar                Indikator           Jenis         Bentuk         Contoh      waktu    Bahan/
    Dasar          Materi Pokok                                                               Tagihan      Instrumen      Instrumen    (menit)     Alat
 4.5 menulis     Informasi dari        Menentukan topik.              Menentukan topik.
     hasil       nara sumber           (kecakapan hidup:
    wawancara.                         kesadaran akan eksistensi       Memilih narasumber
                                       diri).                         untuk diwawancarai.

                                       Memilih narasumber untuk        Menyusun daftar
                                       diwawancarai. (kecapan         pertanyaan dengan
                                       hidup: kesadaran sebagai       memperhatikan
                                       makhluk Tuhan).                kelengkapan isi (apa,
                                       Menyusun daftar                siapa, di mana,
                                       pertanyaan. (kecakapan         kapan, mengapa, dan
                                       hidup: komunikasi tertulis).   bagaimana).

                                       Mencatat pokok-pokok            Mencatat pokok-
                                       informasi yang diperoleh       pokok informasi yang
                                       dari wawancara.                diperoleh dari
                                       (kecakapan hidup:              wawancara.
                                       mengidentifikasi variabel).     Menuliskan hasil
                                                                      wawancara ke dalam
                                       Menulis hasil wawancara        beberapa paragraf
                                       ke dalam beberapa              dengan ejaan dan
                                       paragraf. (kecakapan           tanda baca yang
                                       hidup: komunikasi tertulis).   benar.




                                                                                                                                                      26
Sumber:
A. Metode Research S. Nasution

Lampiran contoh instrumen

1. Tentukan topik untuk bahan wawancara dengan narasumber!
2. Susunlah daftar pertanyaan dengan memperhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana)
3. Catatlah pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara di atas
4. Tulislah hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar!




                                                                                                                          27
                                                        SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :SMA…
Mata Pelajaran                    : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    : X
Semester                          : 1

Standar Kompetensi                : 1. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui
                                       mendengarkan puisi dan cerita rakyat serta mendiskusikannya.

                  Materi Pokok dan                                                                   Penilaian                 Alokasi   Sumber/
  Kompetensi        Uraian Materi         Pengalaman Belajar             Indikator          Jenis       Bentuk       Contoh     waktu    Bahan/
      Dasar              Pokok                                                             Tagihan    Instrumen    Instrumen   (menit)     Alat
 1.1Mendengar-    Puisi :                 •   Menentukan tema        •   Menentukan
    kan puisi     - Tema puisi                puisi yang didengar.       tema puisi yang
    dan cerita                                (kecakapan hidup:          dibacakan.
    rakyat yang   - Makna puisi               mengolah informasi).
    disampai-                                                        •   Mengungkap-
    kan secara    - Pesan dalam           •   Mengungkapkan              kan makna
    langsung        puisi                     makna puisi yang           yang
    ataupun                                   didengar.                  terkandung
    melalui                                   (kecakapan hidup:          dalam puisi
    rekaman                                   menghubungkan              yang
    dan                                       variabel).                 dibacakan.
    mengung-
    kapkan                                •    Mengungkapkan         •   Mengungkap-
    unsur-unsur                               pesan dalam puisi          kan pesan
    di dalam                                  yang                       dalam puisi
    nya.                                      didengar.(kecakapan        yang
                                              hidup: menggali            dibacakan.
                                              informasi).




                                                                                                                                          28
                                                          SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :SMA…
Mata Pelajaran                    : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    : X
Semester                          : 1

Standar Kompetensi                : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi,
                                       membaca, mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen.




                   Materi Pokok                                                                     Penilaian               Alokasi   Sumbe
  Kompetensi        dan Uraian         Pengalaman Belajar              Indikator           Jenis      Bentuk      Contoh     waktu      r/
    Dasar          Materi Pokok                                                           Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                       Alat
 3.1 Membaca-     Puisi:               •   Mebacakan puisi         •    Membaca puisi
     kan puisi.   - lafal                  secara bergiliran            dengan
                                           dengan                       memperhatian
                  - tekanan                memperhatikan lafal,         lafal, tekanan,
                                           tekanan, dan intonasi        dan intonasi
                  - ntonasi                sesuai dengan isi            yang sesuai
                                           puisi. (kecakapan            dengan isi
                                           hidup: komunikasi            puisi.
                                           lisan).

                                       •    Membahas
                                           pembacaan puisi
                                           berdasarkan lafal,
                                           tekanan, dan
                                           intonasi.
                                           ( kecakapan hidup:
                                           mengambil
                                           keputusan).




                                                                                                                                               29
                                                        SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                     :SMA…
Mata Pelajaran                   : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                   : X
Semester                         : 1

Standar Kompetensi               : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi, membaca,
                                      mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen

                  Materi Pokok                                                                     Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi       dan Uraian          Pengalaman Belajar              Indikator          Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar         Materi Pokok                                                           Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                       Alat
 3.3 Membaca     Naskah cerpen      • Membaca cerpen.            • Menceritakan
     dan          - latar             (kecakapan hidup:            kembali isi cerpen
 menga-                               kesadaran akan potensi       yang dibaca.
     nalisis      - penokohan         diri).
    cerpen.                                                      • Mengungkap-kan
                  - kaitannya       • Menceritakan kembali isi     latar dan
                    dengan            cerpen. (kecakapan           penokohan dalam
                    kehidupan         hidup: menggali              cerpen dengan
                    sekarang          informasi).                  menunjukkan
                                                                   kutipan yang
                                    • Mengungkapkan latar          mendukung.
                                      cerpen. (kecakapan
                                      hidup: mengambil           •   Mengaitkan cerpen
                                      keputusan).                    dengan kehidupan
                                                                     sehari-hari.
                                    • Mengungkapkan
                                      penokohan cerpen
                                      dengan menunjukkan




                                                                                                                                               30
                  Materi Pokok                                                                    Penilaian                  Alokasi   Sumber
  Kompetensi       dan Uraian        Pengalaman Belajar            Indikator          Jenis          Bentuk       Contoh      waktu      /
    Dasar         Materi Pokok                                                       Tagihan       Instrumen    Instrumen    (menit)   Bahan/
                                                                                                                                        Alat
                                    kutipan yang mendukung.
                                    (kecakapan hidup:
                                    mengambil keputusan).

                                  • Mengaitkan cerpen
                                    dengan kehidupan
                                    sehari-hari. (kecakapan
                                    hidup: menghubungkan
                                    variabel)

Lampiran contoh instrumen

                                                              Robohnya Surau Kami

        Kalau beberpa tahun yang lalu Tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis, Tuan akan berhenti di dekat pasar. Melangkahlah
menyusuri jalan raya arah ke barat. Maka kira-kira sekilo meter dari pasar akan sampailah Tuan di jalan kampungku. Pada simpang kecil ke kanan,
simpang yang kelima, membeloklah ke jalan yang sempit itu. Dan di ujung jalan itu nanti akan Tuan temui sebuah surau tua.
        Di depannya ada kolam ikan, yang airnya mengalir melalui empat buah pancuran mandi. Dan di pelataran kiri surau itu akan Tuan temui
seorang tua yang biasanya duduk di sana dengan segala tingkah ketuaannya dan ketaatannya beribadah. Sudah bertahun-tahun ia menjadi garin,
penjaga surau itu. Orang-orang memanggilnya Kakek.
        Sebagai penjaga surau, Kakek tidak mendapat apa-apa. Ia hidup dari sedekah yang dipungutnya sekali sejumat. Sekali dalam enam bulan ia
mendapat seperempat hasil pemunggahan ikan mas dari kolam itu, dan sekali setahun orang-orang mengantarkan fitrah Id kepadanya. Tapi sebagai
garin ia tak begitu dikenal. Ia lebih dikenal sebagai pengasah pisau. Ia begitu mahir dengan pekerjaannya itu. Orang-orang suka minta tolong
kepadanya, sedangkan ia tak pernah meminta imbalan apa-apa. Perempuan yang yang minta tolong mengasah pisau atau gunting, memberinya
sambal sebagai imbalan. Laki-laki yang minta tolong, memberinya imbalan rokok, kadang-kadang uang. Tapi yang paling sering diterimanya ialah
ucapan terima kasih dan sedikit senyum.
        Tapi Kakek ini sudah tidak ada lagi sekarang. Ia sudah meninggal. Tinggallah surau itu tanpa penjaganya. Hingga anak-anak menggunakannya
sebagai tempat berbain, memainkan segala apa yang disukai mereka. Perempuan yang kehabisan kayu bakar sering suka mencopoti papan dinding
atau lantai di malam hari.




                                                                                                                                                31
             Jika Tuan datang sekarang, hanya akan menjumpai gambaran yang mengesankan suatu kesucian yang bakal roboh. Kerobohan itu kian hari
kian cepat berlangsungnya. Secepat anak-anak berlari di dalamnya, secepat perempuan mencopoti pekayuannya. Dan yang terutama ialah sifat masa
bodoh manusia sekarang yang tak hendak memelihara apa yang tidak dijaga lagi.
             Biang keladi kerobohan ini ialah sebuah dongeng yang tak dapat disangkal kebenarannya. Beginilah kisahnya.
             Sekali hari aku datang pula mengupah kepada Kakek. Biasanya Kakek gembira menerimaku, karena aku suka memberinya uang. Tapi sekali
ini Kakek begitu muram. Di sudut benar ia duduk dengan lututnya menegak menopang tangan dan dagunya. Pandangannya sayu ke depan, seolah-
olah ada sesuatu yang mengamuk pikirannya. Sebuah belek susu yang berisi minyak kelapa, sebuah asahan halus, kulit sol panjang, dan pisau cukur
tua berserakan di sekitar kaki Kakek. Tidak pernah aku melihat Kakek begitu durja dan belum pernah salamku tak disahutinya seperti saat itu.
Kemudian aku duduk di sampingnya dan aku jamah pisau itu. Aku tanya Kakek:" Pisau siapa ini Kek?
             "Ajo Sidi."
             "Ajo Sidi?"
             Kakek tak menyahut. Maka aku ingat Ajo Sidi, si pembual itu. Sudah lama aku tak ketemu dia, dan aku ingin ketemu dia lagi. Aku senang
mendengar bualannya. Ajo Sidi bisa mengikat orang-orang dengan bualannya yang aneh-aneh sepanjang hari. Tapi hal ini jarang terjadi karena ia
begitu sibuk dengan pekerjaannya. Sebagai pembual, sukses terbesar baginya adalah karena semua pelaku-pelaku yang diceritakannya menjadi
model untuk diejek dan akhirnya ceritanya menjadi pameo. Ada-ada saja orang-orang di sekitar kampungku yang cocok dengan watak pelaku-pelaku
ceritanya. Ketika sekali ia menceritakan bagaimana sifat seekor katak , dan kebetulan ada pula seorang yang ketagihan jadi pemimpin berkelakuan
seperti katak, maka untuk selanjutnya pemimpin tersebut kami sebutkan pemimpin katak.
             Tiba-tiba aku ingat lagi pada Kakek dan kedatangan Ajo Sidi kepadanya. Apakah Ajo Sidi telah membuat bualan tentang Kakek dan bualan
itukah yang mendurjakan Kakek? Aku ingin tahu. Lalu aku tanyai Kakek lagi:" Apa ceritanya, Kek?"
             "Siapa?"
             "Ajo Sidi."
             " Kurang ajar dia." Kakek menjawab.
             " Kenapa?""
             " Mudah-mudahan pisau cukur yang kuasah tajam-tajam ini, menggoroh tenggorokannya."
             " Kakek marah?"
             " Marah? Ya. kalau aku masih muda, tapi aku sudah tua. Orang tua menahan ragam. Sudah lama aku tak marah-marah lagi. Takut kalau
imanku rusak karenanya, ibadahku rusak karenanya. Sudah begitu lama aku berbuat baik, beribadat, bertawakal kepada Tuhan. Sudah begitu lama
aku menyerahkan diriku kepadan-Nya dan Tuhan akan mengasihi orang yang sabar dan tawakal. "
...........................................................................................................................................
                                                                                                                                            A.A. Navis
1. Ceritakan kembali isi penggalan cerpen di atas!
2. Jelaskan latar yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut!
3. Jelaskan penokohan dalam penggalan cerpen di atas dengan memberikan kutipan yang mendukung!
4. Jelaskan kaitan isi penggalan cerpen di atas dengan kehidupan sehari-hari!




                                                                                                                                                    32
                                                           SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                        :SMA…
Mata Pelajaran                      : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                      : X
Semester                            :1

Standar Kompetensi                  : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra melalui
                                         menulis puisi dan cerpen, dan menulis/ menciptakan karya sastra berdasarkan berbagai setting atau latar

                   Materi Pokok dan                                                                     Penilaian                 Alokasi   Sumber
  Kompetensi        Uraian Materi          Pengalaman Belajar            Indikator          Jenis          Bentuk       Contoh     waktu      /
    Dasar               Pokok                                                              Tagihan       Instrumen    Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                             Alat
 4. 1 Menulis      - Ide untuk             •   Menentukan tema       •    Menentukan
      berbagai       mengembang-               untuk menulis              tema puisi.
      karya          kan puisi.                puisi. (kecakapan
      sastra                                   hidup: kesadaran      •    Mengembang-
      (puisi dan   - Pilihan kata              akan potensi diri).        kan ide dalam
      cerpen).     dan                                                    bentuk puisi
                     majas.                •   Mengembangkan              dengan
                                               tema/ ide dalam            memperhatika
                                               bentuk puisi.              n pilihan kata
                                               (kecakapan hidup:          dan majas
                                               mengolah                   yang sesuai.
                                               informasi).

                                           •   Membacakan puisi
                                               karya sendiri.
                                               (kecakapan hidup:
                                               komunikasi lisan).

                                           •   Menanggapi puisi
                                               yang dibuat teman.
                                               (kecakapan hidup:
                                               komunikasi lisan).




                                                                                                                                                 33
                                                        SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                    :SMA…
Mata Pelajaran                  : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                  : X
Semester                        : 2

Standar Kompetensi              : 1. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui
                                    mendengarkan informasi (siaran berita dan nonberita) melalui media elektronik dan cerita yang disampaikan secara
                                    langsung atau rekaman dan menanggapinya

                  Materi Pokok dan                                                                        Penilaian                   Alokasi    Sumber/
   Kompetensi       Uraian Materi        Pengalaman Belajar              Indikator             Jenis        Bentuk         Contoh      waktu     Bahan/
       Dasar            Pokok                                                                 Tagihan     Instrumen      Instrumen    (menit)      Alat
 1.2 Mendengar-   Cerita lucu,       •   Mendengarkan cerita         •   Mencatat hal-hal
     kan berba-   mengharukan,           lucu, mengharukan,              yang lucu, haru,
     gai cerita   sedih, gembira,        sedih, gembira, atau            sedih, gembira,
     yang         bangga, dll.           bangga yang                     dll.
     diisampai-                          disampaikan teman atau
     kan secara                          rekaman. (kecakapan         •   Menceritakan
     langsung                            hidup: kesadaran akan           kembali isi cerita
    dan atau                             potensi diri).                  secara runtut.
    rekaman.
                                     •   Mencatat hal-hal yang
                                         lucu, mengharukan,
                                         sedih, gembira, atau
                                         bangga. (kecakapan
                                         hidup: mengidentivikasi
                                         variabel).

                                     •   Menceritakan kembali isi
                                         cerita tersebut secara
                                         runtut. (kecakapan hidup:
                                         komunikasi lisan).




                                                                                                                                                  34
Sumber:

A. Karya siswa

Lampiran contoh instrumen

Dengarkan cerita di bawah ini yang disampaikan temanmu

                                                                    Semoga Anda Kapok

        Peristiwa ini terjadi ketika aku baru lulus dari SLTPdi Palembang. Pada waktu itu, tepatnya hari Minggu sore, aku berjalan-jalan untuk membeli
sepatu. Sepatu yang kucari telah kudapatkan di suatu toko yang cukup sempit. Aku segera memutuskan untuk membayarnya. Namun, wajahku pucat
ketika sadar dompet tak ada di kantong. Kucari di tas, juga tidak ada. Keringat dingin dan asin mengalir dengan deras. Kucari kembali di tas, nihil!
"Uang 120 ribu hilang kemana?" Lalu aku memutuskan untuk mencari di sepanjang lorong toko. Kali saja jatuh, harapku. Bolak-balik tanpa hasil,
membuatku terpaksa menerima bahwa dompetku telah lenyap.
        Tiba-tiba aku baru sadar. Tadi memang ada seorang laki-laki berjaket kulit. Dengan wajah angker duduk bersebelahan dan senyum-senyum.
Aku mulai curiga bahwa dia yang mencopet harta terakhirku bulan ini.
        " Sial!" Tapi apa daya, duit toh sudah hilang. Mau lapor Satpam rasanya akan sia-sia. Dia pasti sudah kabur. " Huh, dasar maling!" Masih
untung ada seribu di kantong. Kalau nggak, bagaimana bisa sampai ke rumah? Matahari terik tak peduli dengan malapetakaku yang menimpaku.
Begitu juga orang-orang di sekeliling yang sok cuek. Harusnya aku lebih hati-hati lagi.
        Bus kota jurusan Perumnas kemudian kunaiki. Kuedarkan pandanganku ke sekeliling. Barangkakali ada bangku nganggur. Penuh semua.
Tiba-tiba mataku melihat seseorang yang mirip si pencopet duduk membelakangiku. Kucoba mendekat untuk memastikannya. Kini jarakku hanya
kurang lebih satu setengah meter di belakangnya. Ya, memang dia. Sementara degup jantungku mulai dahsyat. Bila ia tahu ada di dekatnya,
barangkali ia akan melakukan hal-hal yang mengerikan seseram wajahnya. Wajahnya dipenuhi jerawat. Alisnya naik dan tebal. Hidungnya pesek.
Rambutnya model tempo dulu belah samping.
        Kulihat ia tunduk terkantuk-kantuk. Kuputar otakku kencang-kencang. Seperti biasa, isengku kumat. Muncul ide gila-gilaan.
        Bus berhenti di halte. Penumpang yang turun lumayan banyak. Pria seram itu terbangun. Kepalanya melongok-longok. Kemudian tertidur lagi.
Bagus, dia belum turun. rencana harus terlaksana, tekadku. Meski setengah hidup ketakutan. Jiwa isengku membuat berani mati.
        Kudekati dia dan kuambil sumpit dari tasku. Karena bus makin sesak, aku bisa menempel di kursi pencopet itu. Kulihat pompetku tersayang
menyembul di kantong celananya.
        Keringat dingin mulai membanjiri punggungku sampai basah kuyup. Dengan tangan gemetar, pelan kudekatkan sumpit dan mulai menarik
dompet tersayang dari kantongnya. Laki-laki itu sempat bergerak resah, kepanasan. Untung tidak terbangun. Hal itu membuat napasku berhenti
sejenak. Fuih, akhirnya dapat juga kuambil dompet itu. Ternyata sumpit makan berguna juga untuk keadaan darurat seperti ini. Napas lega terhembus.




                                                                                                                                                    35
Eh, tunggu dulu. Baru separuh rencana terlaksana. Kulihat ada dompet satu lagi di kantongnya. Itu dompet butut. Ya, pastilah butut. Keberanian yang
makin kental membuatku mengambil keputusan untuk mengambilnya.
        "Wah, jadi pencopet juga nih!" bisikku di dalam hati. Kutarik dompetnya dengan lebih tenang dan mulai lebih berpengalaman. Gampang!. Aku
sadar resikonya lebih berat. Bila hal ini diketahui para penumpang lain, bisa-bisa aku babak belur oleh pencopet maupun para penumpang itu.
        Untuk menjaga segala kemungkinan aku ganti bus. Rumahku masih cukup jauh. Ongkosnya, ya jelas kuambil dari dompet pencopet itu.
dompetku kan minim uang kecil. Dua puluh menit kemudian aku sampai di rumah. Aku bergegas masuk dan mengunci kamar.
        Kulemparkan sepatu bututku entah ke mana. Inilah salah satu kebiasaanku. Kuambil dompet pencopet itu. Lalu kubuka. Setelah kuhitung
isinya hanya empat ribu perak plus KTP pencopet itu. Ya, tentu saja dengan foto muka seram berjerawat. Mulailah kusempurnakan rencana isengku.
Segera kuambil kertas dan mengetik.

Yth. Tn. Syamsuddin Mahmud M.
        Bagaimana rasanya dicopet, tidak enak bukan? Kalau Anda merasa tidak suka kecopetan, orang lain pun sama juga. Kali ini masih untung
pencopet dompet Anda masih mau mengembalikan hasil copetannya. Semoga Anda kapok!
                                                                                                                            ttd
                                                                                                                   Pelajar SLTP Palembang

       Kukirimkan surat beserta wesel hari itu juga. Lega aku. Sedangkan untuk menuntaskan kekesalanku, kukirimkan foto dan biodata pencopet itu
ke "Kontak Biro Jodoh Palembang"

1. Hal-hal apa yang lucu dalam cerita di atas?
2. Kata-kata atau kalimat manakah yang dianggap paling lucu dalam teks di atas?
3. Ceritakan kembali cerita teman yang didengar di atas secara runtut!




                                                                                                                                                 36
                                                              SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

Nama Sekolah                       :     SMA …
Mata Pelajaran                     :     Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     :     X
Semester                           :     2

Standar Kompetensi                 : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                        nonsastra melalui memeperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita , memberikan tanggapan
                                        mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.

                    Materi Pokok dan                                                                              Penilaian                Alokasi   Sumber/
  Kompetensi          Uraian Materi            Pengalaman Belajar              Indikator          Jenis Tagihan      Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
       Dasar              Pokok                                                                                    Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
 2.4 Menyam-       Informasi tentang       • Membaca teks (dari buku,      •    Mencatat
      paikan       topik tertentu dari       majalah, atau surat kabar).        pokok-pokok
      informasi    suatu sumber              (kecakapan hidup:                  isi informasi.
     dari berba-   tertulis (buku,           menggali informasi).
     gai sumber    majalah, atau                                           •    Menyampaika
    dan mendis-    surat kabar)            • Mencatat pokok-pokok isi           n ringkasan isi
     kusikannya.                             informasi. (kecakapan              teks yang
                                             hidup: mengidentivikasi            dibaca (dari
                                             variabel).                         buku, majalah,
                                                                                atau surat
                                           • Membuat ringkasan isi              kabar).
                                             teks. (kecakapan hidup:
                                             komunikasi tertulis).         •    Memberikan
                                                                                tanggapan
                                           • Menyampaikan ringkasan             terhadap
                                             teks. (kecakapan hidup:            penyampaian
                                             komunikasi lisan).                 ringkasan isi
                                           • Memberikan tanggapan               teks di atas.
                                             terhadap penyampaian
                                             ringkasan isi teks.
                                             (kecakapan hidup:
                                             memecahkan masalah).




                                                                                                                                                      37
Sumber:
A. Kompas
Lampiran contoh instrumen
Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!
Indonesia Lirik TurisAsal Timur Tengah
         Kementrian Negara Kebudayaan dan Pariwisata bersama industri wisata di Tanah Air berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan
mancanegara ke Indonesia. Salah satu kawasan yang menjadi sasaran adalah wisman asal Timur Tengah yang dikenal memiliki masa tinggal lama
hingga 19,4 malam dengan pengeluaran sampai 1.554 euro.
         Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pariwisata (Asita) DKI Jakarta Herna D, masa tinggal dan belanja wisman Tumteng itu lebih
lama dan paling tinggi dibandingkan wisman asal Eropa yang belanjanya rata-rata 448 euro.
         Indonesia yang kaya wisata pantai dan dikenal sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia diperkirakan akan menjadi daya pikat
tersendiri bagi warga di sana.
         Demikian antara lain terungkap dalam penjelasan dan evaluasi pemulihan kembali citra pariwisata Indonesia yang disampaikan Menteri Negara
Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar)) I Gede Ardika, Kamis(17/7). Hadir dalam acara itu para pelaku wisata dari Jakarta, Bali , dan kota lain. Mereka
dilibatkan dalam Kelompok Kerja Pendukung Penyelenggara PemulihanKepariwisataan Nasional.
         Kawasan lainyang akan digarap para pelaku bisnis wisata itu anatara lain Jepang, Australia, Malaysia, Thailand, dan Singapur. Mereka
menyiapkan konsep untuk meraih kembali hati warganya agar datang berwisata ke Indonesia.
         Mengenai pilihan mengapa Timteng menjadi salah satu sasaran promosi, Herna menyampaikan antara lain jumlah wisatawanasal wilayar
tersebut sejak tragedy 11 September 2002 tetap menempati urutan terbanyak dari jumlah wisman ke berbagai negara di dunia. Mereka menyukai
wisata pantai dan marina.
         “ Negara kita bisa menjadi tujuan wisata mereka sebab selain memenuhi keinginan mereka untuk berwisata laut, kita juga punya potensi
atraksi menarik dan dikenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia,” katanya. Mengenai cukup lamanya masa tinggal mereka di sebuah negara
tujuan wisata, karena wisman Timteng umumnya melakukan perjalanan wisata bersama keluarganya.
         Sementara tentang wisman asal Jepang, Makiko Radom Iskandar menyatakan potensinya cukup besar sebab dari 16 juta wisman asal Jepang
ke berbagai negara, tak hanya mencakup usia 20-40 tahun, tetapi juga 60 tahun ke atas. “Wisman lanjut usia ini bisa menjadi sasaran kita,” katanya.
         Promosi yang akan dilakukan ke berbagai negara mulai Agustus – terakhir 2003 itu, menurut Menneg Budpar, menelan biaya Rp 50 miliar dari
penggabungan dana proyek Kementerian Negara Budpar dan BP Budpar.

                                                                                                                            Kompas, 18 Juli 2003

1. Catat pokok-pokok isi informasi dalam teks di atas!
2. Ringkaslah isi informasi teks di atas, kemudian sampaikan di depan kelas!
3. Tanggapilah penyampaian ringkasan isi teks tersebut!




                                                                                                                                                 38
                                                               SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                        :   SMA …
Mata Pelajaran                      :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                      :   X
Semester                            :   2

Standar Kompetensi                  : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                         nonsastra melalui memeperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita , memberikan tanggapan
                                         mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.

                  Materi Pokok                                                                              Penilaian               Alokasi   Sumbe
  Kompetensi       dan Uraian                 Pengalaman Belajar               Indikator           Jenis      Bentuk      Contoh     waktu      r/
    Dasar         Materi Pokok                                                                    Tagihan   Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                               Alat
 2.5 Memberi-     •   Artikel            •   Membaca arikel.            •   Mendata judul
     kan kritik       dalam                  (kecakapan hidup:              artikel yang
     atau             media cetak            Menggali informasi).           memuat persoalan
     membe-           atau                                                  yang diperdebatkan
     rikan            internet           •   Mendata judul beserta          dengan
     dukungan.        yang                   sumbernya. ( kecakapan         mencantumkan
                      menjadi                hidup: mengidentifikasi        sumbernya (media
                      bahan                  variabel).                     dan internet).
                      perdebatan                                        cetak
                      umum               •   Merumuskan pokok           • Merumuskan pokok
                      (misalnya,             persoalan yang menjadi         persoalan yang
                      kenaikan               bahan perdebatan umum          menjadi bahan
                      harga BBM              di masyarakat.                 perdebatan umum
                      atau berita            ( kecakapan hidup:             di masyarakat (apa
                      terorisme.             merumuskan hipotesis).         isunya, siapa yang
                                                                            memunculkan,
                  •    Kata kunci        •   Memberikan kritik dengan       kapan
                      (saya                  memberikan alasan.             dimunculkan, apa
                      sependapat             (kecakapan hidup:              yang menjadi latar
                      …, saya                komunikasi lisan).             belakangnya, dsb.).
                      kurang
                      sependapat                                        •   Memberikan kritik




                                                                                                                                                       39
                  Materi Pokok                                                                        Penilaian                  Alokasi    Sumbe
  Kompetensi       dan Uraian          Pengalaman Belajar             Indikator           Jenis         Bentuk         Contoh     waktu       r/
    Dasar         Materi Pokok                                                           Tagihan      Instrumen      Instrumen   (menit)    Bahan/
                                                                                                                                             Alat
                     karena…, )                                    dengan
                     untuk                                         memberikan
                     menyampai-                                    alasan.
                     kan kritik                                  • Memberikan
                     atau                                          dukungan disertai
                     dukungan                                      dengan alasan.
                     terhadap
                     suatu
                     pendapat
                     atau
                     gagasan.
Sumber:
A. Kompas 1 September 2003

Lampiran contoh instrumen

Bacalah artikel di bawah ini secara cermat!

Pemberantasan KKN, Mungkinkah?
Masukan untuk Para Calon Presiden
     Oleh Djohan Efendi

        Tulisan ini terutama saya tujukan kepada para calon presiden, yang bila kelak terpilih, akan memimpin Negara kita yang kini masih bergumul
dengan keterpurukan akibat krisis multidimensi. Keingin ini muncul saat mengikuti paparan beberapa calon presiden dalam acara di televisi tentang apa
yang akan menjadi program utama mereka dalam usaha membawa bangsa ini ke luar dari situasi krisis.
        Hampir semua calon presiden berbicara tentang masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sebagai salah satu tantangan yang harus
diberantas. Mudah-mudahan, bila ada nilainya, bisa dijadikan bahan masukan dalam mengisi masa depan bangsa kita. Saya ingin mulai dengan
pengalaman yang sangat pribadi.
        Mulai satu Maret lalu saya memasuki masa pensiun dua tahun sebelum waktunya. Percepatan ini adalah atas permintaan saya sendiri. Saya
bekerja sebagai pegawai negeri sejak 43 tahun lalu, 1 April 1960. Dalam karier sebagai pegawai negeri, saya telah mencapai posisi puncak. Dalam




                                                                                                                                                     40
jabatan struktural, saya pernah berada di eselon satu sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Agama Departemen Agama, sedangkan
untuk jabatan fungsional, saya sebagai ahli peneliti utama.
         Pangkat dan golongan saya adalah IV/e. Karena itu, gaji pokok pensiun saya adalah jumlah yang tertinggi selaku pegawai negeri RI, yaitu Rp
1.125. 000, 00 (satu juta seratus dua puluh lima ribu rupiah). Jumlah ini akan akan ditambah tunjangan istri 10 persen dan tunjangan beras 20 kg.
         Saya masih beruntung karena memperoleh pensiun lain selaku bekas sekretaris negara, sebesar Rp 650.000, 00 (enam ratus lima puluh ribu
rupiah) ditambah tunjangan istri 10 persen.
         Alhasil, setelah 43 tahun bekerja sebagai pegawai negeri dan 13 bulan sebagai sekretaris negara, jumlah pensiun yang saya terima sekitar Rp
2.000.000,00 (dua juta rupiah) per bulan. Lumayan untuk sekedar menikmati sisa hidup suami istri di rumah sederhana tanpa mobil, telepon, mungkin
juga tanpa kultas untuk meghemat listrik dengan harapan badan tetap sehat sehingga tidak perlu ke dokter dan beli obat di apotek dan tidak
memperoleh undangan menghadiri pesta perkawinan.
         Melihat kenyataan itu, bisa ditarik kesimpulan, amat sulit dibayangkan seorang pejabat untuk tidak melakukan korupsi. Sebab, tanpa
melakukan korupsi, agaknya tidak mungkin seorang pegawai negeri yang mengandalkan hidupnya pada gaji semata mampu membangun atau
membeli rumah besar dan mobil pribadi, menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi, atau untuk menunaikan ibadah haji bagi yang Muslim atau
melaksanakan pesta perkawinan yang mewah dan meriah.
         Dengan mengemukan keberuntungan saya sebagai pensiunan pegawai negeri, saya ingin menarik perhatian para politisi kita yang berkaok-
kaok tentang pemberantasan KKN. Pemberantasan KKN di negeri kita adalah sebuah mission impossible, omong kosong. Maka, tidaklah terlalu
mengherankan bila semua usaha pemerintah untuk memberantas KKN akan berakhir dengan kesia-siaan.
         Itulah kondisi objektif yang amat besar perannya dalam kesemarakan KKN di negeri kita. Birokrasi yang korup tidak hanya merugikan negara,
tetapi juga amat mebebani rakyar yang seharusnya memperoleh pelayanan sewajarnya. Boleh dikata semua program, rutin atau proyek, tidak pernah
diwujudkan sesuai dengan anggaran riil, apa adanya.
         Praktik mark up anggaran dan /atau pemberian komisi adalah kenyataan sehari-hari yang terjadi di semua jenjang birokrasi. Rakyat terpaksa
mengeluarkan biaya sejak urusan kecil, seperti perolehan KTP, hingga urusan besar di pusat.
         Semua urusan yang berkaitan keharusan memperoleh izin adalah lahan untuk menambah penghasilan bagi pegawai negeri yang terkait
pemberian izin. Dari tukang agenda surat masuk hingga pejabat yang berwenang memberi izin. Lebih-lebih di lingkungan yang berkaitan dengan
pendapatan negara, seperti perpajakan dan bea cukai. Ini baru di lingkungan eksekutif.
         Lingkungan lain, seperti yudikatif dengan segala instansinya, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, sampai-sampai rumah pemasyarakatan, tidak
sunyi dari praktik korupsi. Demikian pula di lingkungan legislative. Pendek kata, nyaris tidak ada ruang dalam pemerintahan kita yang bersih dari KKN.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
                                                                                                     Kompas, 1 September 2003
1. Tulislah judul dan sumber artikel di atas!
2. Rumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat dalam artikel tersebut!
3. Berikan kritik terhadap pendapat dalam artikel tersebut dengan memberikan alas an yang kuat!
4. Berikan dukungan terhadap pendapat dalam artikel tersebut dengan memberikan alas an kuat!




                                                                                                                                                    41
                                                             SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :    SMA …
Mata Pelajaran                    :    Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    :    X
Semester                          :    2

Standar Kompetensi                : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                                      membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu untuk
                                      berbagai tujuan.

                    Materi Pokok dan                                                                         Penilaian                Alokasi   Sumber/
  Kompetensi          Uraian Materi          Pengalaman Belajar                  Indikator          Jenis       Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
      Dasar              Pokok                                                                     Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
 3.3 Membaca       Buku yang ada         • Mencari buku yang             •   Menentukan salah
     memindai      indeksnya               berindeks. (kecakapan             satu indeks dalam
     (scanning)                            hidup: kesadaran akan             daftar indeks yang
     dari indeks                           potensi diri).                    merujuk ke nomor
     ke teks                                                                 halaman (sekurang-
     buku dan                            • Menentukan indeks                 kurangnya lima
     membaca                               (sekurang-kurangnya lima          nomor halaman).
     tabel atau                            nomor) yang merujuk ke
     grafik.                               nomor halaman tertentu.       •   Membaca informasi
                                           (kecakapan hidup:                 yang terdapat pada
                                           mengidentifikasi variabel).       halaman sesuai
                                                                             dengan yang dirujuk
                                         • Membaca informasi yang            pada daftar indeks.
                                           terdapat pada halaman
                                           sesuai dengan yang            •   Mencatat isi
                                           dirujuk pada daftar indeks.       informasi pada tiap
                                           (kecakapan hidup:                 halaman yang
                                           menggali informasi).              dirujuk.




                                                                                                                                                 42
                    Materi Pokok dan                                                                           Penilaian                Alokasi   Sumber/
   Kompetensi        Uraian Materi          Pengalaman Belajar                  Indikator             Jenis       Bentuk      Contoh     waktu    Bahan/
     Dasar               Pokok                                                                       Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)     Alat
                                        •   Mencatat isi informasi       •   Merangkum seluruh
                                            pada tiap halaman yang           informasi (yang
                                            dirujuk. (kecakapan              diperoleh dari tiap-
                                            hidup: mengolah                  tiap halaman) ke
                                            informasi)                       dalam beberapa
                                                                             kalimat.
                                        •   Merangkum seluruh
                                            informasi (yang diperoleh
                                            dari tiap-tiap halaman) ke
                                            dalam beberapa kalimat.
                                            (kecakapan hidup:
                                            komunikasi tertulis)



Sumber:
A. Teori dan Praktek Kepemimpinan

Lampiran contoh instrumen

1. Bacalah buku yang memiliki daftar indeks! Kemudian tentukanlah lima indeks yang merujuk ke nomor halaman buku tersebut!
2. Bacalah informasi yang terdapat pada halaman buku sesuai dengan yang dirujuk pada daftar indeks!
3. Catatlah isi informasi pada tiap halaman yang dirujuk tersebut!
4. Rangkumlah seluruh informasi (yang diperoleh dari tiap-tiap halaman) ke dalam beberapa kalimat!




                                                                                                                                                   43
                                                               SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                       :    SMA …
Mata Pelajaran                     :    Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     :    X
Semester                           :    2

Standar Kompetensi                 : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                       Nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                                       menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                     Materi Pokok dan                                                                          Penilaian                     Alokasi      Sumber/
  Kompetensi            Uraian Materi          Pengalaman Belajar             Indikator           Jenis           Bentuk         Contoh       waktu       Bahan/
      Dasar                Pokok                                                                 Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)        Alat
 4.6 Menulis        Kalimat pembuka,      •   Mencari contoh teks         •   Menentukan
     teks pidato.   isi, penutup              pidato. (kecakapan hidup:       topik dan
                                              kesadaran akan potensi          tujuan.
                                              diri).
                                                                          •   Menyusun
                                          •   Mengidentifikasi struktur       kerangka ide.
                                              teks pidato. ( kecakapan
                                              hidup: mengidentivikasi     •   Menyusun teks
                                              variabel).                      pidato
                                                                              berdasarkan
                                          •   Menentukan topik dan            kerangka
                                              tujuan pidato. (kecakapan       dengan
                                              hidup: kesadaran                menggunakan
                                              eksistensi diri).               bahasa yang
                                                                              komunikatif.
                                          •   Menyusun kerangka
                                              pidato. (kecakapan hidup:   •   Menyunting
                                              menghubungkan                   teks pidato
                                              variabel).                      dengan
                                                                              memperhatikan
                                          •   Menyusun teks pidato            penggunaan
                                              berdasarkan kerangaka           diksi, EYD, dan
                                              tsb. (kecakapan hidup:          bahasa.




                                                                                                                                                           44
                 Materi Pokok dan                                                                     Penilaian                  Alokasi    Sumber/
  Kompetensi      Uraian Materi            Pengalaman Belajar         Indikator          Jenis           Bentuk       Contoh      waktu     Bahan/
    Dasar             Pokok                                                             Tagihan        Instrumen    Instrumen    (menit)      Alat
                                          komunikasi tertulis)
                                    •     Menyunting teks pidato
                                          dengan memperhatikan
                                          penggunaan diksi, EYD,
                                          dan bahasa. (kecakapan
                                          hidup: mengambil
                                          keputusan)

                                        • Membacakan teks pidato
                                          dengan lafal, Intonasi,
                                          jeda, dan ekspresi yang
                                          susuai dengan isi pidato.
                                          (kecakapan hidup:
                                          komunikasi lisan)

                                    •     Menanggapi pembacaan
                                          dan struktur isi pidato.
                                          (kecakapan hidup:
                                          komunikasi lisan)


Sumber :
A. Komposisi Gorys Keraf

Lampiran contoh instrumen

1. Tentukan topik dan tujuan pidato!
2. Susunlah kerangka pidato berdasarkan topic di atas!
3. Susunlah teks pidato berdasarkan kerangka pidato tersebut!
4. Suntinglah teks pidato Anda dengan memperhatikan diksi, EYD, dan bahasa!
5. Bacakan teks pidato Anda di depan kelas dengan mempergunakan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat sesuai dengan isi pidato!
6. Tanggapilah pembacaan teks pidato yang dilakukan teman Anda dengan memberikan penilaian terhadap hal-hal berikut pada kolom penilaian!
   Berilah skor maksimal 25 pada setiap bagian sehingga jumlah skor 100!




                                                                                                                                             45
                                       Aspek Penilaian
No   Nama   Struktur isi dan Bahasa   Lafal              Intonasi   Ekspresi   Jumlah
1.
2.
3.
4.
5.




                                                                                    46
                                                              SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                        :   SMA …
Mata Pelajaran                      :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Proram                       :   X
Semester                            :   2

Standar Kompetensi                  : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                         Nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                                         menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                 Materi Pokok dan                                                                            Penilaian                    Alokasi   Sumber
  Kompetensi      Uraian Materi              Pengalaman Belajar                  Indikator          Jenis       Bentuk        Contoh       waktu      /
    Dasar             Pokok                                                                        Tagihan    Instrumen     Instrumen     (menit)   Bahan/
                                                                                                                                                     Alat
 4.7 Menulis      Resensi Buku           • Mecari contoh resensi         •   Mencatat judul
     resensi.     (pilihan siswa)          buku nonfiksi. (kecakapan         buku, nama
                                           hidup: kesadaran akan             pengarang, tahun
                 unsur resensi             potensi diri).                    terbit, nama
                 antara lain:                                                penerbit, kota
                  1. identitas buku      • Mengidentifikasi unsur-           tempat terbit.
                  2. isi yang              unsur resensi.
                     penting/              (kecakapan hidup:             •   Mendaftar pokok-
                     menarik               mengidentifikasi                  pokok isi buku.
                  3. bahasa                variabel).
                     pengarang                                           •   Mencatat
                  4. keunggulan          • Membaca buku nonfiksi.            keunggulan dari isi
                  5. kelemahan             (kecakapan hidup:                 buku.
                  6. kesimpulan.           menggali informasi).
                                                                         •   Mencatat
                                         • Mencatat judul buku,              kekurangan dari isi
                                           nama pengarang, tahun             buku.
                                           terbit, nama penerbit, kota
                                           tempat terbit. (kecakapan     •   Memberi saran yang
                                           hidup: mengidentifikasi           dapat ditambahkan
                                           variabel).                        pada isi buku.




                                                                                                                                                            47
             Materi Pokok dan                                                                       Penilaian                Alokasi   Sumber
Kompetensi    Uraian Materi          Pengalaman Belajar               Indikator            Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
  Dasar           Pokok                                                                   Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                        Alat
                                • Mendaftar pokok-pokok       •    Menulis resensi
                                  isi buku. (kecakapan             buku dengan
                                  hidup: mengidentifikasi          memperhatikan
                                  variabel).                       kelengkapan
                                                                    unsur-unsur resensi
                                •    Mencatat keunggulan      antara lain:
                                    dan kekurangan dari isi    1. identitas buku
                                    buku (kecakapan hidup:     2. isi yang penting/
                                    mengambil keputusan).         menarik
                                                               3. bahasa pengarang
                                •    Menulis resensi buku      4. keunggulan
                                     dengan memperhatikan      5. kelemahan
                                     kelengkapan unsur-        6. kesimpulan.
                                     unsur resensi.
                                     (kecakapan hidup:        •   Menganalisis
                                     komunikasi tertulis).        kelengkapan unsur-
                                                                  unsur resensi.
                                •    Menganalisis
                                     kelengkapan unsur-
                                     unsur resensi.
                                     (kecakapan hidup:
                                     mengidentifikasi
                                     variabel).

                                • Membacakan resensi
                                  buku.
                                  (kecakapan hidup:
                                  komuniksi lisan).

                                •    Menanggapi resensi
                                    yang dibuat teman.
                                    (kecakapan hidup:
                                    kesadaran akan potensi
                                    diri).




                                                                                                                                           48
A. Komposisi Gorys Keraf

Lampiran contoh instrument
1. Bacalah sebuah buku nonfiksi! Kemudian catatlah:
  a. judul buku, nama pengarang, tahun terbit, nama penerbit, kota tempat terbit;
  b. pokok-pokok isi buku;
  c. keunggulan dari isi buku;
  d. kekurangan dari isi buku; dan
  e. saran Anda untuk perbaikan isi buku.

2. Tulislah resensi buku tersebut berdasarkan catatan di atas dengan memperhatikan unsur-unsur resensi:
   - judul resensi
   - identitas buku
   - kepengarangan (latar belakang buku dan latar belakang pengarang buku)
   - kelebihan buku
   - kekurangan buku
   - dsb.

3. Analisislah resensi yang Anda buat dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi!




                                                                                                          49
                                                              SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                       :   SMA …
Mata Pelajaran                     :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                     :   X
Semester                           :   2

Standar Kompetensi                 : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                        Nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                                        menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.
                 Materi Pokok dan                                                                           Penilaian                    Alokasi   Sumber
  Kompetensi      Uraian Materi              Pengalaman Belajar              Indikator          Jenis          Bentuk        Contoh       waktu      /
    Dasar             Pokok                                                                    Tagihan       Instrumen     Instrumen     (menit)   Bahan/
                                                                                                                                                    Alat
 4.8 Menulis     Rangkuman dari         • Membaca buku yang            •   Mencatat berbagai
     rangkuman   berbagai                 berisi beberapa pendapat         pendapat (dari
     pendapat.   pendapat dari            dari para tokoh atau             buku atau dari
                 para tokoh dan           mendengarkan diskusi             diskusi).
                 atau buku serta          para tokoh. (kecakapan
                 diskusi                  hidup: menggali              •    Menulis
                 kelompok.                informasi).                      rangkuman dari
                                                                           berbagai pendapat
                                        •   Mencatat berbagai              dalam beberapa
                                            pendapat yang                  kalimat.
                                            diungkapkan dalam buku
                                            atau diskusi. (kecakapan
                                            hidup:
                                            menggali informasi).

                                        • Menulis rangkuman dari
                                          berbagai pendapat
                                          tersebut dalam beberapa
                                          kalimat. (kecakapan
                                          hidup: komunikasi
                                          tertulis).




                                                                                                                                                           50
                 Materi Pokok dan                                                                     Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi      Uraian Materi         Pengalaman Belajar             Indikator             Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar             Pokok                                                                 Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                          Alat
                                    •   Membacakan
                                        rangkuman berbagai
                                        pendapat. (kecakapan
                                        hidup: komunikasi lisan).

                                    •   Menanggapi rangkuman
                                        yang dibuat teman.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengambil keputusan).


Sumber:
A. Kompas


Lampiran contoh instrumen

1. Bacalah teks di bawah ini, kemudian catatlah beberpa pendapat dari para ahli / tokoh !

                                                           Gejala El Nino Makin Menguat
         Indikator akan terjadinya penyimpangan cuaca El Nino pada musim kemarau ini terlihat semakin jelas pada Juni lalu, yaitu berdasarkan
terjadinya peningkatan indeks osilasi selatan (IOS) yang mencapai lebih dari minus 10 milibar. Indeks ini menunjukkan adanya perbedaan tekanan
udara di Tahiti dan Darwin.
         Sementara itu, suhu muka laut di Pasifik sudah sejak Mei lalu menunjukkan penyimpangan, yaitu sekitar 0,5 hingga satu derajat celsius.
Kedua nilai indikator ini sudah menunjukkan telah munculnya gejala El Nino.
         " Namun, untuk mengetahui perkembangan penyimpangan ini secara nyata, diperlukan pemantauan tiga hingga lima bulan ke depan," kata
koordinator Layanan Jasa Meteorologi Badan Meteorologi dan Geofisika, Achmad Zakir.
         Achmad Zakir menambahkan, peningkatan IOS pada bulan Juni tergolong tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Bulan Mei, misalnya
indeks masih menunjukkan minus 3 milibar. Hanya saja, meskipun telah menunjukkan penyimpangan, suhu muka laut belum meluas. Kolam panas
hanya terlihat di Pasifik Tengah.




                                                                                                                                             51
         "Ketika terjadi El Nino biasanya dari citra satelit akan tampak 'lidah panas' yang menjalar dari Pasifik Timur hingga ke utara Pulau Irian.
Sementara di perairan Indonesia suhu lautnya dingin," jelas Achmad Zakir seraya menambahkan, saat ini suhu muka laut di Indonesia masih relatif
hangat.
         Menurut dia, saat ini sebagian besar wilayah prakiraan musim telah memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca regional juga telah
memperlihatkan hal itu., yaitu ditandai oleh menguatnya angin timuran dan munculnya badai tropis di utara Indonesia.
         Sampai akhir Juni lalu, BMG mencatat curah hujan di bawah normal telah terjadi di sebagian besar Jawa - kecuali Jakarta dan Yogyakarta - di
sebagian besar Sumatera bagian tengah, kalimantan bagian timur, Sulawesi bagian tengah, dan sebagian Nusa Tenggara. Dengan adanya curah
hujan di bawah normal pada musim kemarau ini, ia menyarankan agar masyarakat mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan air dan
kebakaran lahan pada daerah yang memang rawan terhadap bencana ini.
         Secara terpisah, Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan (BRKP - DKP) Indroyono Soesilo
mengemukakan , data yang diperoleh badan ini dari NASA juga menunjukkan adanya gejalan El Nino.
         Pemantauan kondisi cuaca di Samudera Pasifik oleh satelit Topex-Poseidon, yang diterima BRKP pada 14 Juni lalu, menunjukkan bahwa di
atas samudera In-i donesia terbentuk anomali beda tinggi gelombang laut (wave height), yang mengindikasikan pola El Nino. Namun, anomali beda
tinggi gelombang ini tergolong rendah dibandingkan yang terjadi pada El Nino tahun 1997. Pada masa El Nino yang tergolong ekstrem itu perbedaan
gelombang laut antara Amerika latin dan Indonesia mencapai 30 sentimeter.

                                                                                                                                 Sumber: Kompas

2. Rangkumlah beberapa pendapat para ahli/ tokoh tersebut ke dalam beberapa kalimat!




                                                                                                                                                  52
                                                             SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :   SMA …
Mata Pelajaran                    :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    :   X
Semester                          :   2

Standar Kompetensi                : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan
                                       nonsastra melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                                       menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                           Penilaian                   Alokasi    Sumber
  Kompetensi        dan Uraian             Pengalaman Belajar                Indikator           Jenis       Bentuk        Contoh      waktu       /
    Dasar          Materi Pokok                                                                 Tagihan    Instrumen     Instrumen    (menit)    Bahan/
                                                                                                                                                  Alat
 4.9 Mengisi     Berbagai formulir     •   Mencari formulir           Mengisi formulir dengan
     formulir    (biodata,                 biodata atau               jelas dan benar.
                 keanggotaa, dll.)         keanggotaan.
                                           (kecakapan hidup:
                                           kesadaran akan
                                           eksistensi diri).

                                       •   Mencermati karakteristik
                                           formulir. (kecakapan
                                           hidup: mengidentifikasi
                                           variabel).

                                       •    Mengisi formulir
                                           dengan jelas dan benar.
                                           (kecakapan hidup:
                                           berkomunikasi tertulis)

                                       •   Menukarkan dengan
                                           teman sebangku untuk
                                           saling mengoreksi.
                                           (kecakapan hidup:
                                           bekerja sama).




                                                                                                                                                          53
Sumber:
A. Bermacam-macam formulir keanggotaan (PMR, Peramuka, KIR, dll.)


Lampiran contoh instrument

1. Isilah formulir keanggotaan di bawah ini dengan jelas dan benar!


                FORMULIR ANGGOTA PRAMUKA


Nama                    : ………………………………………….
Tempat Tgl. Lahir       : …………………………………………..
Agama                   : …………………………………………..
Kelas                   : …………………………………………..
No. Induk               : …………………………………………..
Alamat Rumah            : …………………………………………..
Telepon                 : …………………………………………..


                                          …….., …………2003

                                                  ttd.

                                          ………………………..




                                                                      54
                                                          SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :   SMA …
Mata Pelajaran                    :   Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    :   X
Semester                          :   2

Standar Kompetensi                : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra
                                       melalui membahas atau mendiskusikan isi cerita


                  Materi Pokok dan                                                                    Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi       Uraian Materi           Pengalaman Belajar           Indikator            Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar              Pokok                                                                Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                          Alat
 2.1 Membahas     Naskah cerita            •   Membaca cerpen       •    Menceritakan
     dan atau     pendek.                      remaja. (kecakapan        isi cerita
     mendisku -                                hidup: menggali           pendek yang
     sikan isi                                 informasi).               dibaca.
     cerita
     pendek                                •   Menceritakan isi     •    Mengungkap-
 dan                                           cerita pendek yang        kan hal-hal
     puisi                                     dibaca. (kecakapan        yang menarik
     remaja.                                   hidup: komunikasi         atau
                                               lisan).                   mengesankan
                                                                         dari karya
                                           •    Mendiskusikan            tersebut.
                                               nilai-nilai yang
                                               terdapat dalam       •    Mendiskusikan
                                               cerpen. (kecakapan        nilai-nilai yang
                                               hidup: mengambil          terdapat dalam
                                               keputusan).               cerpen.




                                                                                                                                                55
Sumber:

   A. “Konser Kematian” Wan Anwar ( Kakilangit, Horizon no. 4/ Februari 1997
Lampiran contoh instrument

Bacalah cerpen di bawah ini dengan cermat!

                                                                         Konser Kematian
                                                                         Moh. Wan Anwar

         Jakarta kutinggalkan. Aku duduk di pojok depan bis antarkota itu. Para penumpang tak sabar ingin segera meninggakan terminal bis terminal
bis Kampung Rambutan yang panas dan gerah. Lama menanti bis berangkat, aku kesal juga. Meski kemudian sadar, mereka kan cari uang, jadi bisnya
mesti penuh.
         Ada juga rasa sedih menyelusup ke dalam hatiku. Jakarta yang selama ini kuakrabi, yang selalu menjanjikan berbagai harapan, menelorkan
berbagai kenangan, sekarang harus ditinggalkan. Aku harus kembali ke desaku.
         Angin masuk lewat jendela ketika bis mulai melaju meninggalkan terminal. Jika sedang begini, Jakarta terkadang terkadang terasa indah dan
mengasyikkkan. Gedung-gedung mewag dan megah yangt mencakar langit seolah menawarkan kenangan. Pabrik-pabrik industri yang berasap seolah
melambaikan uang dan menjanjikan masa depan. Ingin rasanya aku menetap di situ. Tapi, aku segera sadar kembali, bagaimana Ibu dan Rin calon
istriku.
         Banakku terliputi bayangan Ibu dan Rin. Ibu tentu tengah menanti kedatangan anak tunggalnya, pikirku selanjutnya. Ibu juga sudah tak sabar
merindukan seorang cucu yang diharapkannya dari perkawinanku dan Rin nanti, pikirku selanjutnya. Ibu dan rin tentu merasa bangga atas
keberhasilannku menjadi seoorang sarjana.
         Sampai di rumah nanti, mula-mula akan kucium kedua tangan Ibu. Dan Ibu kubayangkan akan mengecup keningku. Lantas aku akan
bersimpuh di kaki Ibu, untuk kemudian kami sama-sama melepas kebahagiaan dan kerinduan yang nyaris selama enam tahun belakangan ini terpatah-
patah. Kebahagiaan itu semakin lengkap karena Rin pun turut menyambut kedatanganku. Kami, aku dan Rina, akan bersama-sama meniti kehidupan
baru. Sehidup semati.
         Sebelum tetangga dan kawan-kawan lamaku berdatangan ke rumah, aku sudah harus memasang potret terakhir perjuanganku. Ya, sebuah
potret yang mengenakan jubah dan toga kesarjanaan. Mereka harus tahu juga keberhasilanku, demikian aku berpikir. Tentu saja aku tak bermaksud
menyombongkan diri di hadapan mereka. Aku hanya ingin mereka tahu dan merasakan kebahagiaanku. Semoga mereka pun turut berbahagia. Dan
selanjutnya menjadikan aku sebagai teladan bagi anak-anak mereka di kemudian hari.
         “ Maaf jendelanya tolong ditutup. Anak saya sakit!” pinta seorang wanita yang duduk di sebelahku.
         Tak banyak cincong aku melakukannya. ……………………………………….
         Aku tiba-tiba mengangguk. Tapi bukan membenarkan dugaanku tentang anak kecil itu. Aku mengangguk mengiyakan kata-kata almarhum
Ayahku dulu. Hidup hanya menunda kekalahan, begitu sering dikatakan Ayah ketika kami sekeluarga bercengkrama di beranda atau di ruang tengah.




                                                                                                                                                 56
Belakangan aku tahu, ketika sudah di SMP, bahwa kata-kata ayah “ hidup hanya menunda kekalahan” itu dikutip dari salah satu larik sajak Chairil
Anwar. Rupanya Ayah seorang pembaca Sastra yang baik, pikirku.
…………………………………………………………………………………………………..
          “Jadi kalau begitu semua manusia akan mengalami kekalahan ,Ayah?” tanyaku suatu ketika.
          Ayahku mengangguk.
          “ Jadi untuk apa saya sekolah kalau akhirnya mengalami kekalahan juga? Tanyaku lagi.
          “Baiklah,” kata ayah sambil menarik napas panjang. “ Orang yang mampu memahami dengan baik ungkapan itu, tentulah ia termasuk orang
yang menang. Walau dalam kemenangannya itu sesungguhnya ia berada juga dalam kekalahannya. Tapi karena ia menyadari kekalahannya itu, ya
jadilah ia pemenangnya.”
          Aku jadi bingung apakah saat ini aku berada dalam kemenangan atau kekalahan. Memang aku telah mampu menyelesaikan studiku, meski
jelas ini bukan hal yang final. Lalu apakah aku telah mampu memahami dengan baik ungkapan yang sering dikemukakan Ayah itu. Kalau belum, berarti
aku bukan hanya sedang menunda kekalahan, melainkan justru kekalahan itu sedang berada dalam diri dan hidupku.
……………………………………………………………………………………………………….
          Entah kenapa sejenak aku menghentikan lamunan dan renunganku. Barangkali aku ingin menikmati keindahan Puncak Pass dengan
hamparan kehijauan the yang dicium kabut. Begitulah alam menyatukan mereka dalam sebuah persahabatan yang saling merelakan. Hamparan daun
the seolah tengah berbisik dengan gerimis, kabut, dan udara sore yang kian dingin. Sayang manusia kerap kali tidak mampu menangkap isyarat-isyarat
yang disampaikan alam.
          Ketika hujan mulai deras, bis menderit menghindari tabrakandengan bis lainyang tiba-tiba muncul di sebuah kelokan. Sempat kudengar jerit
para penumpang yang panic. Lalu benda-benda keras menghantam seluruh tubuhku. Sejak iotu aku tak merasakan apa-apa lagi selain bunyi hening
seheningnya.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

1. Ceritakan kembali isi cerpen di atas!
2. Ungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan dalam cerpen tersebut!
3. Diskusikanlah nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen tersebut!




                                                                                                                                                57
                                                           SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                      :SMA…
Mata Pelajaran                    : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                    : X
Semester                          : 2

Standar Kompetensi                : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi, membaca,
                                       mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen.

                 Materi Pokok dan                                                                         Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi      Uraian Materi          Pengalaman Belajar                  Indikator           Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar             Pokok                                                                     Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                              Alat
 3. 2 Membaca    Naskah sastra       •   Membaca karya sastra        •   Menentukan struktur
      naskah     Melayu Klasik.          Melayu klasik.                  karya sastra Melayu
      sastra                             (kecakapan hidup:               klasik..
      Melayu                             menggali informasi).
      Klasik.                                                        •   Menemukan nilai-
                                     •   Menemukan struktur              nilai dalam karya
                                         (unsur instrinsik) karya        sastra Melayu
                                         sastra Melayu klasik.           klasik.
                                         (kecakapan hidup:
                                         mengolah informasi).        •   Membanding-kan
                                                                         nilai-nilai dalam
                                     •   Menemukan nilai-nilai           karya sastra Melayu
                                         dalam karya sastra              klasik dengan nilai-
                                         Melayu klasik.                  nilai masa kini.
                                         (kecakapan hidup:
                                         menggali informasi).        •   Membuat sinopsis
                                                                         naskah karya sastra
                                     •   Membandingkan nilaii-           Melayu klasik
                                         nilai dalam karya Melayu        dengan bahasa
                                         klasik dengan nilai-nilai       sendiri ke dalam
                                         masa kini. (kecakapan           beberapa paragraf.




                                                                                                                                                 58
                  Materi Pokok dan                                                                         Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi       Uraian Materi          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar              Pokok                                                                     Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                               Alat
                                          hidup: mengolah
                                          informasi).

                                      •   Membuat sinopsis
                                          naskah karya sastra
                                          Melayu klasik dengan
                                          bahasa sendiri.
                                          (kecakapan hidup:
                                          komunikasi tertulis).


Sumber:
A. “Hikayat Bayan Budiman “ Kesuastraan Indonesia 2 oleh B. Simorangkir, Simanjuntak

Lampiran contoh instumen

Bacalah kutipan karya sastra Melayu klasik di bawah ini dengan cermat!
1. Tentukan struktur (unsur intrinsik) karya sastra Melayu klasik!
2. Temukan nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastraMelayu klasik!
3. Bandingkan nilai-nilai dalam karya sastra Melayu klasik dengan nilai-nilai masa kini!
4. Buatlah sinopsis naskah karya sastra Melayu klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf!




                                                                                                                                                  59
                                                            SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
Nama Sekolah                        :SMA…
Mata Pelajaran                      : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program                      : X
Semester                            :2

Standar Kompetensi                  : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra melalui
                                         menulis puisi dan cerpen, dan menulis/ menciptakan karya sastra berdasarkan berbagai setting atau latar

                     Materi Pokok                                                                            Penilaian                Alokasi   Sumber
  Kompetensi          dan Uraian            Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis       Bentuk      Contoh     waktu      /
    Dasar            Materi Pokok                                                                  Tagihan    Instrumen   Instrumen   (menit)   Bahan/
                                                                                                                                                 Alat
 4. 2 Menulis /    Menciptakan         • Membaca karya sastra           •   mengubah karya
       mencipta-   karya sastra          Melayu klasik/ karya               sastra Melayu klasik
       kan karya                         sastra modern.                     dengan bahasa
       sastra                            (kecakapan hidup:                  sastra.
       berdasar-                         menggali informasi).
       kan                                                              •   Mengubah karya
 berba-                                • Mengubah karya sastra              sastra modern
       gai                               Melayu klasik/ modern              dengan bahasa
 setting                                 dengan bahasa sendiri.             sendiri.
       (latar).                          (kecakapan hidup:
                                         mengolah informasi).       •       Membandingkan
                                                                            gubahan hasil karya
                                       •    Membandingkan hasil             sastra sendiri
                                           karya sastra sendiri             dengan milik teman.
                                           dengan karangan teman.
                                           (kecakapan hidup:
                                           bekerja sama).
Sumber:

A. Teknik Mengarang Mochtar Lubis
B. A. “Hikayat Bayan Budiman “ Kesuastraan Indonesia 2 oleh B. Simorangkir, Simanjuntak




                                                                                                                                                         60
Lampiran contoh instrumen

Bacalah kutipan karya sastra di bawah in!
1. Ubahlah kutipan karya sastra di atas dengan bahasa sendiri!
2. Bandingkalah hasil karya Anda dengan teman dengan mengisi kolom penilaian di bawah ini


                                                          PENILAIAN     AFEKTIF

 NO.    Aspek yang dinilai                                        Penilaian

                                        Bagus                 Cukup Bagus                   Cukup                      KETERANGAN

  1.    Ide Cerita
  2.    Alur Cerita
  3.    Penokohan
  4.    Pilihan kata
  5.    Pesan penulis



Keterangan

                        Berikan tanda √ pada keterangan penilaian.
                        ( A ) Bagus apabila hal-hal yang ditampilkan dalam paragraf tersebut utuh dan mewakili keseluruhan unsure paragraf
                              narasi.
                        ( B ) Cukup Bagus apabila separuh dari keseluruhan aspek paragraf/ narasi dapat dimunculkan.
                        ( C ) Cukup apabila baru hanya satu unsur aspek yang dinilai muncul dalam paragraf




                                                                                                                                             61

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1014
posted:5/29/2010
language:Indonesian
pages:61