STRUKTUR PASAR - PDF

					                   Judul
     STRUKTUR PASAR




       Mata Pelajaran : Ekonomi
       Kelas          : I (Satu)
       Nomor Modul : Eko.I.05




           Penulis: Nurmawan, S.Pd
   Penyunting Materi: Dra. Endang Sri Rahayu
Penyunting Media: Bachtiar E. Marpaung, SE. M.Si




                                                   1
                                                      DAFTAR ISI

IDENTITAS .....................................................................................................................         1

DAFTAR ISI ...................................................................................................................          2

PENDAHULUAN ............................................................................................................                3

Kegiatan Belajar 1:            BENTUK PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
                               DAN PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Tujuan ............................................................................................................................. 5
Uraian Materi .................................................................................................................. 5
1. Pengertian Pasar pada umumnya ............................................................................ 5
2. Struktur Pasar .......................................................................................................... 6
3. Pasar Persaingan Sempurna ................................................................................... 6
4. Pasar Persaingan tidak Sempurna ........................................................................... 7
5. Campur tangan Pemerintah dalam Pembentukan Harga ....................................... 11
Tugas Kegiatan 1 ............................................................................................................ 13

Kegiatan Belajar 2:            PASAR FAKTOR PRODUKSI
Tujuan .............................................................................................................................   15
Uraian Materi ..................................................................................................................       15
1. Pengertian Pasar Faktor Produksi ...........................................................................                        15
2. Jenis-jenis Pasar Faktor Produksi ...........................................................................                       16
Tugas Kegiatan 2 ............................................................................................................          26

Kegiatan Belajar 3:            BERBAGAI MACAM BURSA ATAU PASAR ABSTRAK
Tujuan .............................................................................................................................   27
Uraian Materi ..................................................................................................................       27
1. Pasar Uang ..............................................................................................................           27
2. Pasar Modal ............................................................................................................            28
3. Pasar tenaga Kerja ..................................................................................................               30
4. Pasar Komoditi .........................................................................................................            30
Tugas Kegiatan 3 ............................................................................................................          33


PENUTUP ......................................................................................................................         35
- Kunci Tugas Mandiri .................................................................................................                37
- Daftar Kata-kata Penting ..........................................................................................                  37
- Kunci Tugas ..............................................................................................................           38

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 42




2
                                PENDAHULUAN



Selamat, sekarang Anda telah dapat menyelesaikan modul sebelumnya dengan baik.
Persiapkan diri Anda untuk mempelajari modul ini yang akan membahas 3 kegiatan belajar
terdiri dari:
1. Kegiatan Belajar 1: membahas bentuk Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar
                         Persaingan tidak Sempurna.
2. Kegiatan Belajar 2: membahas materi Pasar Faktor Produksi.
3. Kegiatan Belajar 3: membahas materi Berbagai Macam Bursa atau Pasar Abstrak.

Perlu Anda perhatikan bahwa dalam modul ini setiap kegiatan belajar mempunyai kaitan
dengan kegiatan belajar lainnya. Jadi Anda harus benar-benar memahami setiap materi
pelajaran yang terdapat pada setiap kegiatan belajar.

Modul kelima ini mempunyai tujuan yang harus dicapai berupa pemahaman tentang bentuk
pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna, pasar faktor produksi
dan berbagai macam bursa atau pasar abstrak. Agar tujuan di atas dapat dicapai dengan
baik maka Anda harus memperhatikan langkah-langkah berikut:
1. Bacalah modul ini dengan baik sampai Anda mendapatkan pemahaman dari setiap materi
    yang Anda baca.
2. Jika mendapatkan permasalahan yang sulit untuk dipahami maka Anda harus membaca
    secara berulang-ulang dan cobalah diskusikan dengan teman belajar atau dengan orang
    yang Anda anggap memiliki kemampuan. Tambah bahan bacaan yang ada hubungan
    dengan materi kegiatan belajar ini.
3. Biasakan memberi tanda garis atau tanda lain pada istilah atau rumus yang menurut
    Anda penting.
4. Untuk mengukur pemahaman materi yang Anda baca, coba kerjakan tugas mandiri atau
    tes yang telah disediakan, kemudian cocokkan dengan jawaban yang ada pada kunci
    jawaban.
5. Lakukanlah pengukuran mengenai kemampuan pemahaman setiap kegiatan belajar dan
    ulangi jika Anda merasa belum mencapai hasil yang memuaskan.
6. Anda memiliki waktu 2 jam untuk setiap kegiatan, maka pergunakanlah waktu Anda
    dengan baik dan pelajari modul ini dengan cermat, teliti dan penuh kesabaran. Anda
    harus yakin pasti Anda bisa.
7. Modul ini merupakan modul terakhir di jenjang kelas I dan akan memasuki kelas II,
    maka belajarlah lebih giat agar Anda dapat naik ke jenjang kelas yang lebih tinggi. Semoga
    Tuhan memudahkan Anda menyelesaikan kegiatan belajar ini.

Kami ucapkan selamat mempelajari modul ini, dan mendapatkan hasil yang memuaskan.




                                                                                            3
4
                                                                   Kegiatan Belajar 1

     BENTUK PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN
        PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA

            Setelah mempelajari kegiatan ini diharapkan Anda dapat:
            1. menjelaskan pengertian struktur pasar;
            2. menyebutkan pasar menurut segi fisik dan jenis barang yang dijual;
            3. menyebutkan ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna;
4.   membedakan pasar persaingan sempurna dengan pasar persaingan tidak sempurna;
5.   menyebutkan jenis pasar yang termasuk pasar persaingan tidak sempurna;
6.   menyebutkan beberapa ciri dari pasar persaingan tidak sempurna; dan
7.   menjelaskan peranan pemerintah dalam mekanisme harga.


            Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk memulai mempelajari kegiatan belajar
            pertama? Baiklah, mari kita mulai dengan memperhatikan gambar yang ada di
            bawah ini, yang menggambarkan suatu keadaan pasar.




                               Gambar 1: Pasar Induk Jakarta

1. Pengertian Pasar pada Umumnya
     Setelah Anda perhatikan gambar di atas, berarti Anda mendapat gambaran tentang
     keadaan pasar dalam kehidupan sehari-hari. Agar Anda lebih mengerti tentang pengertian
     pasar silahkan Anda perhatikan pasar yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Pasar
     secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk
     melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Adapun pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi
     memiliki pengertian; pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan
     (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya
     dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.
     Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan
     membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.

                                                                                          5
    Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar
    barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:

    a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
       1) pasar tradisional
       2) pasar raya
       3) pasar abstrak
       4) pasar konkrit
       5) toko swalayan
       6) toko serba ada

    b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa
       macam di antaranya:
       1) pasar ikan
       2) pasar sayuran
       3) pasar buah-buahan
       4) pasar barang elektronik
       5) pasar barang perhiasan
       6) pasar bahan bangunan
       7) bursa efek dan saham.

    Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek
    pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing
    mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

    Coba Anda perhatikan di lingkungan tempat tinggal Anda, adakah macam-macam pasar
    yang disebutkan di atas. Pasar manakah yang sering Anda kunjungi?


2. Struktur Pasar
    Struktur Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk
    pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya
    perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan
    peranan iklan dalam kegiatan industri.

    Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar
    persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan
    monopsoni).


3. Pasar Persaingan Sempurna
    Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
    dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/
    tidak terbatas.

    Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
    a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
    b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
    c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
    d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.

6
  e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
  f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).


4. Pasar Persaingan tidak Sempurna

                                 BANK RAKYAT INDONESIA
                                   UNIT: PURBALINGGA




                                 Gambar 2. BUMN

  Gambar di atas menunjukkan salah satu aktivitas/kegiatan usaha yang dilakukan BUMN
  yang termasuk produsen monopoli.

  Bagaimana, apakah di daerah Anda ada perusahaan yang seperti gambar di atas?
  Kita telah membicarakan pasar persaingan sempurna, semoga Anda dapat memahami
  dengan baik. Apakah masih ada yang perlu Anda pahami lebih mendalam dari bahasan
  di atas? Jika tidak, mari kita lanjutkan pembahasan yang berhubungan dengan pasar
  persaingan tidak sempurna, di mana pada pasar persaingan tidak sempurna akan kita
  bagi pembahasannya ke dalam bahasan pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar duopoli,
  pasar monopolistik dan monopsoni.

  Sudah siapkah Anda untuk memulai membahas pasar di atas satu persatu? Bagus!

  a. Pasar Monopoli
     Arti dari pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan
     penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan
     banyak pembeli atau konsumen.

     Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
     1) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
     2) tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);
     3) produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
     4) tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada
          hambatan berupa keunggulan perusahaan.

     Anda tentu bertanya mengapa terjadi pasar monopoli. Ada beberapa penyebab
     terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
     1) Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan
          pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan
          seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.

                                                                                   7
    2) Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain,
       sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu
       menggunakan produk tersebut.
    3) Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk
       diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
    4) Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk
       hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.
    5) Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih
       mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.

    “Coba Anda perhatikan apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang memiliki
    keadaan seperti yang disebutkan di atas?”

    Baiklah, sebelum membahas masalah ini, coba Anda ingat kembali mengenai
    pembahasan keuntungan/laba-rugi di modul keempat.

    Penjual monopoli belum tentu mendapatkan keuntungan yang besar, karena mungkin
    saja struktur biaya produksinya berada di atas harga pasar yang terbentuk. Seperti
    kita ketahui pada pasar ini, penjual monopoli memiliki kemampuan untuk menentukan/
    merubah harga. Namun demikian tetap saja memiliki keterbatasan dalam penetapan
    harga, karena kalau terlalu mahal maka orang akan mencari alternatif barang lain.
    Untuk lebih jelasnya mengenai seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh
    monopolis, perhatikan kurva di bawah ini.
     P



                           MC
     D           C                     AC


     A            B
                              AR = D
                      MR

     O          Q1                          Q

    Penjelasan:
    - Seperti dijelaskan di modul keempat, maka kurva permintaan sama dengan kurva
       AR (penerimaan rata-rata).
    - Kurva penerimaan marginal (MR) selalu berada di bawah kurva AR.
    - Dengan pendekatan MC = MR, maka keuntungan maksimum akan dicapai saat
       kurva MC berpotongan pada kurva MR. Anda bisa perhatikan terbentuknya Q1
       yang merupakan jumlah produk yang akan menghasilkan laba terbesar.
    - Karena pada monopoli AR = D, maka harga terbentuk pada titik C sehingga TC
       sama luasnya dengan daerah OQ1BA dan TR sama luasnya dengan daerah
       OQ1CD, sehingga ada selisih luas yaitu ABCD yang menunjukkan luas laba
       terbesar (TR - TC).

    Apakah Anda sudah memahami penjelasan perolehan laba maksimum di pasar
    monopoli? Jika belum coba Anda diskusikan dengan Guru Bina dan jika telah
    memahami, Anda bisa melanjutkan pada bahasan berikutnya.

8
b. Pasar Oligopoli
   Arti dari pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran,
   di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan
   pasar.

   Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
   1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
   2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak
        (differentiated product), seperti air minuman aqua.
   3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
        masuk ke dalam pasar.
   4) Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang
        memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar
        untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.
        Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.

   Apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang termasuk dalam kategori pasar
   oligopoli? Berikan contohnya!

c. Pasar Duopoli
   Arti pasar duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai
   oleh dua perusahaan.
   Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.

d. Monopolistik
   Arti dari pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan
   penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang
   sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada
   spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang
   menjual produk yang sejenis.
   Contoh: produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,
   kesehatan dan lain-lain.

   Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
   1) Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
   2) Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
   3) Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
   4) Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
   5) Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.

e. Pasar Monopsoni
   Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau
   pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga.
   Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara
   permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu
   perusahaan.
   Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan
   satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.



                                                                                     9
      Anda dapat memberikan contoh lain yang ada di daerah Anda. Bagaimana, apakah
     jenis pasar sudah Anda pahami? Untuk lebih memahami materi yang telah Anda
     pelajari, coba kerjakanlah latihan di bawah ini!


                   1.     Lengkapi tabel di bawah ini!

                              Ciri-ciri                                                                          Harga
                                                     Jumlah            Jumlah              Sifat
                      Bentuk                                                                                  ditentukan
                                                     Penjual           Pembeli            Barang
                      Pasar                                                                                      Oleh
                      Pasar Persaingan
                      Sempurna                        Banyak           ......... (1)     ......... (2)       ............. (3)
                      ............... (4)             Satu             ......... (5)     Heterogen Penjual
                      Oligopoli                       Banyak           ......... (6)     ......... (7)
                      Monopolistik                    Beberapa         Banyak            ......... (9)       ........... (10)
                      ............... (8)             Banyak           Satu              Spesifik            ........... (11)




     2. Lengkapi tabel di bawah ini!

      No.                 Bentuk Pasar                                Contoh produk/barang

      1.    Pasar Persaingan Sempurna                        Beras, Gula
      2.    .........................................(1)     Listrik, Telpon
      3.    Oligopoli                                        ..........................................(2)
      4.    Monopolistik                                     ..........................................(3)
      5.    ..........................................(4)    Oli buatan Mesran dan Pertamina
      6.    ..........................................(5)    Alat-alat kereta api bagi PT. KA


     Bagaimana, apakah Anda telah selesai mengerjakan latihan di atas?, bagus! Apakah
     jawaban Anda benar atau tidak, maka perhatikan jawaban di bawah ini!


                   1. (1) Banyak                     (7) Price Leader
                      (2) Homogen                    (8) Monopsoni
                      (3) Pasar                      (9) Differentiated Product
                      (4) Monopsoni                  (10) Produsen/penjual
                      (5) Banyak                     (11) Pembeli
                      (6) Differentiated Product (berbeda corak)

     2. (1) Monopoli                                                       (4) Duopoli
        (2) Semen, aqua                                                    (5) Monopsoni
        (3) Sabun, obat-obatan.


10
5. Campur tangan Pemerintah dalam Pembentukan Harga
  Dalam kegiatan ekonomi suatu negara, tidak ada satupun pemerintah yang tidak campur
  tangan terhadap kegiatan ekonomi, salah satunya seperti yang ada di Indonesia. Dalam
  UUD 1945 pasal 33 ayat 2 dinyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang penting
  bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.

  Secara umum dalam kegiatan penentuan harga di Indonesia sepenuhnya diserahkan
  kepada mekanisme permintaan dan penawaran, akan tetapi pada situasi dan kondisi
  tertentu terkadang pemerintah melakukan campur tangan dalam pengendalian harga.
  Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan konsumen/masyarakat
  dan produsen agar tidak merasa dirugikan.
  Adapun bentuk campur tangan dalam pengendalian harga dilakukan dengan cara:
  a. Secara langsung, artinya pemerintah menentukan atau mengubah terhadap harga-
      harga tarif secara langsung atau dalam bentuk kebijakan pemerintah. Cara yang
      dilakukan di antaranya dengan cara sebagai berikut:
      1) Menetapkan tarif seperti listrik, air minum, BBM.
      2) Menetapkan harga minimum dan harga maksimum.
          - Harga minimum atau harga dasar yang bertujuan untuk melindungi produsen
               agar tidak rugi, seperti harga dasar gabah.
          - Harga maksimum atau harga patokan yang bertujuan untuk melindungi
               konsumen supaya harga tetap terjangkau masyarakat. Hal ini bisa kita ambil
               contoh harga patokan semen.
      3) Operasi pasar artinya melakukan penambahan penawaran langsung terhadap
          produk yang tidak stabil, contoh harga beras terganggu maka pemerintah melalui
          lembaga yang ditunjuk melakukan droping beras ke pasar-pasar.

  b. Secara tidak langsung, artinya mengubah hubungan permintaan dan penawaran.
     Perubahan penawaran dilakukan melalui perubahan-perubahan produksi dan import.
     Dengan mengatur keseimbangan permintaan dan penawaran akan menjamin
     stabilitas harga dan mencegah inflasi. Cara yang dilakukan pemerintah diwujudkan
     dalam bentuk kebijakan di antaranya:
     1) Kebijakan Produksi yang bertujuan mengendalikan jumlah produk yang
         ditawarkan. Apabila produk dalam negeri tidak mencukupi, maka pemerintah
         akan mendatangkan barang/produk dari negara lain yang disebut impor.
     2) Kebijakan Moneter yang bertujuan mengendalikan jumlah peredaran uang.
         Karena kalau jumlah uang melebihi kebutuhan, maka akan berpengaruh terhadap
         perubahan harga.
     3) Kebijakan Subsidi
         Subsidi pada hakekatnya merupakan bantuan pemerintah kepada pengusaha
         baik berupa modal maupun peralatan. Diharapkan dengan pemberian subsidi
         setiap produsen dalam penentuan harga akan lebih bersaing dan terjangkau
         oleh masyarakat.

  Untuk lebih memahami perkembangan berbagai kebijakan pemerintah, coba Anda
  mencari artikel yang ada di koran dan majalah dan simak berita di TV atau radio yang
  sering disampaikan oleh pemerintah.




                                                                                      11
     Untuk lebih memahami pembahasan campur tangan pemerintah dalam
     pembentukan harga, cobalah kerjakan latihan di bawah ini!


                Berilah tanda cek list (3) pada kolom yang masih kosong!



                                                                    Secara tidak
       No. Cara Pengendalian Harga            Secara langsung
                                                                     langsung

       1.   Kebijakan moneter.                       ...                 ...
       2.   Menentukan harga maksimum.               ...                 ...
       3.   Pemberian subsidi.                       ...                 ...
       4.   Operasi pasar.                           ...                 ...
       5.   Kebijakan pajak.                         ...                 ...
       6.   Menentukan harga minimum.                ...                 ...
       7.   Kebijakan produksi.                      ...                 ...
       8.   Menetapkan tarif/harga                   ...                 ...


     Setelah Anda menyelesaikan soal latihan di atas Anda bisa mencocokkan
     jawabannya dengan jawaban di bawah ini. Apakah jawaban Anda benar semua
     atau masih ada yang salah? Jika jawaban Anda benar semua, selamat dan jika
     masih ada yang salah, silahkan untuk mempelajari kembali dengan lebih baik
     lagi.


                 Kolom yang diberikan tanda cek list (3)
                 1. secara tidak langsung       5. secara tidak langsung
                 2. secara langsung             6. secara langsung
                 3. secara tidak langsung       7. secara tidak langsung
                 4. secara langsung             8. secara langsung

     Dengan selesainya Anda mengerjakan latihan di atas, berarti Anda telah
     menyelesaikan seluruh pembahasan yang terdapat dalam kegiatan belajar 1.
     Oleh sebab itu selamat atas keberhasilan Anda dan semoga Anda dapat
     memahami semua materi dengan sebaik-baiknya. Sebelum Anda melanjutkan
     ke kegiatan 2, maka terlebih dahulu kerjakanlah tugas berikut ini dengan teliti
     dan sungguh-sungguh.




12
             KEGIATAN 1


Jawablah soal-soal berikut ini dengan jelas dan tepat!

1. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur pasar!
2. Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna dan sebutkan ciri-cirinya!
3. Jelaskan pengertian pasar monopoli dan sebutkan faktor penyebab terbentuknya pasar
   monopoli!
4. Jelaskan pengertian dari:
   a. Prices taker
   b. Prices setter
   c. Differentiated Product
   d. Prices leader
5. Sebutkan ciri-ciri yang terdapat pada:
   a. Pasar Oligopoli
   b. Pasar Monopolistik
6. Sebutkan dan jelaskan campur tangan pemerintah dalam pengendalian harga!

Apabila Anda telah menyelesaikan tugas mandiri 1, selanjutnya silahkan Anda mencocokkan
dengan kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir modul ini.
Jika masih banyak jawaban yang tidak benar, berarti Anda harus mengulang kembali untuk
membahas/membaca kegiatan belajar 1. Selamat kepada Anda yang telah berhasil menjawab
dengan baik dan silahkan untuk melanjutkan pada pembahasan kegiatan belajar 2. Untuk
menilai kemampuan Anda, dapat mempergunakan tabel penilaian pemahaman yang ada di
bawah ini.

Pedoman penilaian kemampuan dalam memahami dari setiap kegiatan belajar berdasarkan
tugas mandiri sebagai berikut.

 No.   Skor Nilai    Nilai        Kriteria            Saran/Tindak lanjut

 1.    100             A        Baik sekali    Melanjutkan ke kegiatan belajar
                                               selanjutnya.
 2.    99 -80          B        Baik           Mengulangi bahasan yang masih salah.
 3.    84 - 75         B        Cukup Baik     Perlu mengkaji sekali lagi.
 4.    74 - 65         D        Cukup          Harus lebih banyak membaca modul.


Sekarang Anda dapat menentukan kriteria dari hasil jawaban tugas mandiri. Semoga Anda
memiliki kriteria baik sekali.




                                                                                    13
14
                                                               Kegiatan Belajar 2


                   PASAR FAKTOR PRODUKSI

         Setelah mempelajari kegiatan belajar 2 ini, diharapkan siswa dapat:
         1. menjelaskan pengertian Pasar Faktor Produksi;
         2. menjelaskan pasar faktor produksi tanah/SDA, tenaga kerja, modal dan
            kewirausahaan; dan
         3. menjelaskan teori-teori yang berhubungan dengan sewa, upah, bunga dan
            keuntungan.


         Apakah Anda sudah siap untuk mempelajari kegiatan belajar kedua? Baiklah,
         kegiatan belajar kedua ini akan membahas mengenai Pasar Faktor Produksi.


1. Pengertian Pasar Faktor Produksi
  Seperti kita ketahui bahwa untuk dapat melakukan kegiatan produksi, diperlukan faktor-
  faktor produksi, karena faktor produksi tidak dimiliki oleh rumah tangga perusahaan,
  berarti untuk penyediaan faktor produksi harus melalui jual-beli faktor produksi. Dari
  kebutuhan tersebut terbentuklah pasar faktor produksi.

  Pasar faktor produksi dalam Ilmu Ekonomi diartikan keseluruhan penawaran dan
  permintaan faktor-faktor produksi yang terdapat dalam suatu daerah/wilayah tertentu.

  Anda masih ingat dengan pengertian pasar secara umum? Dalam pasar faktor produksi
  ada beberapa hal yang membedakan dengan pasar barang. Perbedaan tersebut di
  antaranya:
  a. Pihak yang melakukan penawaran adalah pihak rumah tangga konsumen.
  b. Pihak yang melakukan permintaan adalah pihak rumah tangga produsen.
  c. Bagi rumah tangga konsumen (pemilik faktor produksi), harga faktor produksi adalah
      merupakan pendapatan yang disebut dengan istilah sewa, upah, bunga dan
      keuntungan.
  d. Bagi rumah tangga produsen pengeluaran untuk mendapatkan faktor produksi disebut
      biaya.
  e. Barang atau komoditi yang duperjualbelikan adalah faktor produksi. Jadi dengan
      demikian pasar ini memiliki ciri yang berbeda dengan pasar barang secara umum.

  Sampai di sini apakah Anda masih memiliki pengertian yang sulit untuk Anda pahami?
  Cobalah Anda baca kembali materi tadi dengan teliti dan sungguh-sungguh.




                                                                                     15
2. Jenis-jenis Pasar Faktor Produksi
     Pasar faktor produksi yang akan diuraikan di bawah ini meliputi:

     a. Pasar Faktor Produksi Tanah
        Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki peranan yang penting,
        karena tanah merupakan asal dan tempat sumber daya alam yang lain. Oleh sebab
        itu dalam pembahasan pasar faktor produksi, sumber daya alam lebih ditekankan
        pada istilah pasar faktor produksi tanah.

        Sehubungan dengan semakin meningkatnya kegiatan produksi tentunya akan
        mengakibatkan kebutuhan akan tanah semakin meningkat. Sementara di sisi yang
        lain jumlah tanah yang tersedia jumlahnya tidak dapat dirubah, karena keadaan seperti
        itu maka penawarannya tidak elastis sempurna; artinya apabila harga tanah naik
        sebesar 100% maka jumlah penawaran tidak akan berubah karena jumlah tanah
        relatif tetap.

        Sebagai akibat dari penawaran tanah yang memiliki keadaan seperti itu, maka untuk
        tanah dalam transaksinya lebih dominan permintaannya.

        Balas jasa atau pendapatan yang diterima oleh pemilik faktor produksi tanah disebut
        sewa tanah. Pengertian sewa ini berbeda dengan pengertian sewa secara umum.

        Tentu Anda bertanya mengapa pemakaian faktor produksi tanah mengakibatkan
        sewa? Untuk menjelaskan hal tersebut kita akan menyimak dari beberapa teori yang
        berkenaan dengan sewa tanah.

        1) Teori sewa tanah Kaum Physiokrat
           Menurut kaum Physiokrat adanya sewa tanah disebabkan kesuburan tanah yang
           asli, karena dengan kesuburan tanah yang asli itu dapat menghasilkan product
           net (hasil bersih).
           Sebagian dari product net itu diberikan kepada pemilik tanah sebagai sewa tanah.

        2) Teori sewa tanah dari David Ricardo
           David Ricardo mengatakan sewa tanah disebabkan terbatasnya tanah yang subur,
           sehingga karena perbedaan kesuburan menyebabkan adanya sewa tanah.

            Tanah yang subur akan mengurangi biaya pengolahan tanah sehingga
            berpengaruh terhadap perolehan keuntungan. Sebagian dari perbedaan
            keuntungan itu diberikan kepada pemilik tanah sebagai sewa tanah. Jadi sewa
            tanah itu merupakan sewa yang differensiil; artinya sewa yang disebabkan oleh
            perbedaan kesuburan dan letak tanah yang dipakai untuk produksi.

        3) Teori sewa tanah dari Von Thunen
           Von Thunen hanya menambah kekurangan teori sewa tanah David Ricardo yaitu
           mengenai jarak tanah dari pasar. Apakah tanah subur yang jaraknya dekat dengan
           pasar dan yang jauh dari pasar akan sama sewanya? Hal ini setelah dikaji ternyata
           beda karena semakin jauh dari pasar semakin mahal biaya transportasinya.

        Bagaimana? Apakah Anda telah memahami tentang permasalahan sewa tanah
        berdasarkan teori tersebut di atas!

16
   Ada beberapa hal yang mempengaruhi sewa tanah:
   1) Kualitas tanah yang disebabkan oleh kesuburan tanah, pengairan, adanya fasilitas
      listrik, jalan dan sarana lainnya.
   2) Letaknya strategis untuk perusahaan/industri.
   3) Banyaknya permintaan tanah yang ditujukan untuk pabrik, bangunan rumah,
      perkebunan.

b. Pasar Faktor Produksi Sumber Daya Manusia
   Faktor produksi sumber daya manusia tentunya memiliki karakteristik yang berbeda
   dengan faktor produksi lainnya. Tenaga kerja yang dihasilkan oleh sumber daya
   manusia merupakan faktor produksi primer. Di antara sifat khusus dari faktor produksi
   ini adalah karena faktor produksi ini terikat pada manusia.

   Pengertian pasar faktor produksi sumber daya manusia/tenaga kerja adalah jumlah
   permintaan dan penawaran terhadap tenaga kerja yang diperlukan untuk kepentingan
   kegiatan produksi.

   Dengan demikian dalam pasar tenaga kerja tergantung dari luas dan sempitnya
   kegiatan produksi. Sehingga pemakaian faktor produksi tenaga kerja akan ditentukan
   oleh tuntutan dunia usaha atau lapangan produksi. Menyangkut masalah kualifikasi
   ketenagakerjaan dapat dilihat dari beberapa segi di antaranya:

   1) Tenaga Kerja menurut Jenis Kelamin
      Terbagai atas tenaga kerja wanita dan tenaga kerja pria. Pengelompokan tenaga
      kerja berdasarkan jenis kelamin ini pada dasarnya agar kualitas produksi bisa
      terjamin karena adanya kesesuaian antara tenaga dengan jenis pekerjaannya.

   2) Tenaga Kerja menurut Kualitasnya
      Yang terbagi atas:
      a) Tenaga kerja terdidik/ahli yaitu tenaga kerja yang memiliki keahlian yang
         diperoleh dari jenjang pendidikan formal seperti dokter, notaris, arsitektur
         dan sebagainya.
      b) Tenaga kerja terampil/terlatih yaitu tenaga kerja yang memiliki keterampilan
         yang diperoleh dari pengalaman atau kursus-kursus seperti monitor, tukang
         las.
      c) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terampil yaitu tenaga kerja yang tidak
         memiliki kemampuan tertentu. Tenaga kerja tersebut hanya mengandalkan
         kemampuan kekuatan fisik seperti Kuli Panggul, Tukang Gali, Tukang Becak.

   3) Berdasarkan Lapangan Pekerjaan
      a) Tenaga kerja profesional adalah tenaga kerja yang umumnya mempunyai
         pendidikan tinggi yang menguasai suatu bidang Ilmu Pengetahuan Khusus,
         seperti arsitektur, dokter.
      b) Tenaga kerja terampil (terlatih) tenaga yang memiliki keterampilan khusus
         dalam bidang tertentu yang diperoleh dari pendidikan seperti pendidikan
         menengah plus sampai setara Diploma 3, seperti tenaga pembukuan.
      c) Tenaga kerja biasa adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan keterampilan
         khusus dalam melaksanakan pekerjaannya, seperti tukang gali sumur.

   Dari pengklasifikasian tersebut di atas coba Anda buat suatu perhitungan di tempat
   tinggal Anda, mana tenaga kerja yang paling banyak.
                                                                                     17
     Setelah Anda memahami tentang klasifikasi tenaga kerja, selanjutnya kita akan
     membahas mengenai upah tenaga kerja dan teori-teori upah tenaga kerja.

     1) Upah Tenaga Kerja
        Pemberian upah kepada tenaga kerja dalam suatu kegiatan produksi pada
        dasarnya merupakan imbalan/balas jasa dari para produsen kepada tenaga kerja
        atas prestasinya yang telah disumbangkan dalam kegiatan produksi. Upah tenaga
        kerja yang diberikan tergantung pada:
        a) Biaya keperluan hidup minimum pekerja dan keluarganya.
        b) Peraturan undang-undang yang mengikat tentang upah minimum pekerja
            (UMR).
        c) Produktivitas marginal tenaga kerja.
        d) Tekanan yang dapat diberikan oleh serikat buruh dan serikat pengusaha.
        e) Perbedaan jenis pekerjaan.

        Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga
        dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Sehubungan
        dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam
        yaitu:
        a) Upah Nominal, yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang
            yang diterima secara rutin oleh para pekerja.
        b) Upah Riil, adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja
            jika ditukarkan dengan barang dan jasa, yang diukur berdasarkan banyaknya
            barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.

     2) Teori Upah Tenaga Kerja
        Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan
        harga uapah tenaga kerja, berikut akan dikemukakan beberapa teori yang
        menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja.
        a) Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo
           Teori ini menerangkan:
           - Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup
               pekerja dengan keluarganya.
           - Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang
               terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Upah
               harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat.
           Oleh ahli-ahli ekonomi modern, upah kodrat dijadikan batas minimum dari
           upah kerja.

        b) Teori Upah Besi
           Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Penerapan sistem upah
           kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh, karena kita ketahui posisi
           kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang
           telah ditetapkan oleh para produsen. Berhubungan dengan kondisi tersebut
           maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Untuk itulah Lassalle
           menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah
           agar dibentuk serikat pekerja.

        c) Teori Dana Upah
           Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Menurut teori ini tinggi
           upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Sedangkan
18
       penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah
       modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah.

       Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung
       turun, karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran
       tenaga kerja.

   d) Teori Upah Etika
      Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal)
      tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk
      memenuhi kebutuhan minimum, merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”.
      Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain dapat memberikan upah
      yang layak kepada pekerja dan keluarganya, juga harus memberikan
      tunjangan keluarga.

Bagaimana? Apakah Anda telah memahami teori upah dengan baik? Untuk
meningkatkan pemahaman buatlah kegiatan diskusi kecil dengan teman atau Guru
Bina tentang upah tenaga kerja dan hubungkan dengan teori di atas, ada
kecenderungan ke arah teori yang mana dan buatlah kesimpulan.

3) Cara Pemberian Upah
   a) Upah menurut waktu, adalah upah yang jumlahnya dihitung berdasarkan
      lamanya pekerjaan. Dalam hal ini perhitungan waktu bisa jam, hari atau bulan.
      Cara pemberian upah ini keuntungannya secara pasti pekerja dapat
      menghitung besar upah yang diterima, sedang kekurangannya adalah kurang
      mendorong pekerja untuk meningkatkan prestasi kerja.
       Contoh: Seorang kuli bangunan bekerja selama satu minggu. Jika satu hari
               Rp. 20.000,00, maka upah yang akan diterima: Rp. 20.000,00 x 7
               hari = Rp. 140.000,00.

   b) Upah menurut hasil atau upah satuan/potongan
      Dalam cara pembayaran upah ini, besar upah akan ditentukan oleh banyaknya
      hasil produksi yang dicapai oleh pekerja tersebut dalam waktu tertentu.
      Keuntungan dari cara pembayaran upah ini pekerja akan berusaha bekerja
      segiat-giatnya mengejar penghasilan yang besar sehingga perusahaan
      produktif. Sedang kekurangannya hasil pekerjaan kurang baik dan kurang
      memperhatikan keselamatan dan kesehatan bekerja.
      Contoh: Seorang pemetik daun teh dalam satu hari berhasil memetik daun
                 teh sebanyak 20 kg. Jika perkilo akan dibayar Rp. 2.500,00 maka
                 pemetik daun teh tersebut akan menerima upah sebesar: 20 kg x
                 Rp. 2.500,00 = Rp. 50.000,00.

   c) Upah Borongan, yaitu cara pembayaran upah yang akan dibayarkan kepada
      pekerja ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pekerja dengan yang
      memberikan pekerjaan pada saat pekerjaan belum dimulai. Perhitungan upah
      borongan sering digunakan untuk pekerjaan yang sulit dihitung dengan
      satuan, seperti membangun rumah atau jalan raya.

   d) Cara Pembayaran dengan Sistem Bonus
      Pembayaran upah dengan sistem bonus adalah upah tambahan yang diterima
      oleh para pekerja di samping upah tetap, untuk merangsang pekerja supaya
                                                                                19
            lebih baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Besar bonus akan tergantung
            dari keuntungan yang diterima perusahaan.
             Contoh: Seorang salesman suatu perusahaan memperoleh gaji Rp.
                       250.000,00 per bulan dan akan menerima tambahan/bonus dari
                       hasil penjualan sebesar 20%. Jika penjualan Rp. 2.000.000,00
                       maka upah yang diterima: Rp. 250.000,00 + (20% x Rp.
                       2.000.000,00) = Rp. 600.000,00.

        e) Sistem Mitra Usaha
           Pada sistem mitra usaha para pekerja selain mendapat upah tetap, mereka
           juga secara bersama-sama melalui organisasi pekerjaannya mendapatkan
           bonus dari perusahaan dalam bentuk saham.
           Dengan keadaan tersebut berarti pekerja merupakan mitra usaha
           perusahaan.
           Contoh: Setiap pegawai diberikan sejumlah saham perusahaan yang akan
                     diterima berdasarkan prestasinya.

      Sampai pada bahasan ini apakah Anda memahami materi di atas? Agar pemahaman
     Anda lebih meningkat, silahkan Anda mengerjakan latihan soal di bawah ini! Jangan
     lupa untuk menyelesaikan soal latihan dengan sebaik-baiknya.

     Selamat mengerjakan!


                 1. Lengkapilah tabel di bawah ini!

                                                      Klasifikasi Tenaga Kerja
                         Jenis Pekerjaan
                                                        menurut kualitasnya

                    1)   Dokter                                  ....
                    2)   Penjahit                                ....
                    3)   Tukang pikul                            ....
                    4)   Pemain bola                             ....
                    5)   Guru Ekonomi                            ....
                    6)   Kuli bangunan                           ....
                    7)   Sopir angkutan                          ....
                    8)   Peneliti Ekonomi                        ....

     2. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara teori upah yang dikemukakan David
        Ricardo dan John Stuart Mill!

     Selamat kepada Anda yang telah menyelesaikan latihan soal dan setelah Anda
     menyelesaikan latihan soal cocokkan jawaban yang telah Anda buat dengan jawaban
     di bawah ini.

     Sukses kepada Anda yang berhasil dengan baik.


               No. 1.      1) Tenaga kerja terdidik.
                           2) Tenaga kerja terampil.
                           3) Tenaga kerja tidak terdidik dan terampil.
20
   4)   Tenaga kerja terampil.
   5)   Tenaga kerja terdidik.
   6)   Tenaga kerja tidak terdidik dan terampil.
   7)   Tenaga kerja terampil.
   8)   Tenaga kerja terdidik.

   No. 2. Persamaan:         Keduanya menyatakan harga upah ditentukan oleh
                             permintaan dan penawaran tenaga kerja.
            Perbedaan:       Dalam penentuan upah David Ricardo menggunakan upah
                             kodrat yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk
                             pemeliharaan hidup pekerja dan keluarganya, sedangkan J.S.
                             Mill menentukan upah berdasarkan dana yang tersedia di
                             perusahaan untuk membayar upah.

   Bagaimana jawaban yang Anda berikan? Apakah benar seluruhnya? Jika belum
   berhasil silahkan dicoba lagi, dan jika berhasil silahkan lanjutkan pada materi di
   bawah ini.

c. Pasar Faktor Produksi Sumber Daya Modal
    Seperti yang telah disampaikan dalam pengertian modal pada modul terdahulu,
   modal dalam pengertian sehari-hari adalah setiap barang yang memberikan suatu
   pendapatan bagi pemiliknya tanpa ia bekerja. Dalam Ilmu Ekonomi modal adalah
   tiap-tiap hasil (produk) yang digunakan untuk menghasilkan produk selanjutnya. Dari
   pengertian tersebut bahwa modal tidak selalu identik dengan uang, akan tetapi segala
   sesuatu yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang.

   Sumber daya modal dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

   1) Menurut Sifatnya
      a) Modal Lancar, yaitu modal yang hanya dapat digunakan satu kali dalam proses
         produksi seperti bahan baku dan bahan mentah.
      b) Modal Tetap, yaitu modal yang dapat digunakan lebih dari satu kali dalam
         proses produksi, seperti mesin-mesin atau peralatan.

   2) Menurut Fungsinya
      a) Modal Individu, yaitu modal yang digunakan oleh individu sebagai sumber
         pendapatan sekalipun pemiliknya tidak ikut dalam proses produksi, seperti
         pemilik taxi.
      b) Modal Masyarakat, yaitu modal yang digunakan oleh masyarakat dalam
         menghasilkan barang dan jasa, seperti kendaraan umum.

   3) Menurut Bentuknya
      a) Modal Abstrak, yaitu modal yang tidak berbentuk fisik (tidak berwujud) tapi
         sangat menentukan hasil produksi seperti keahlian seseorang.
      b) Modal Konkrit, yaitu modal yang wujud fisiknya dapat dilihat (berwujud) seperti
         mesin-mesin.

   Jika di rumah Anda ada kegiatan usaha, maka bentuk modal yang Anda miliki
   termasuk golongan modal yang mana? Coba Anda golongkan sendiri berdasarkan
   uraian di atas!

                                                                                     21
     1) Bunga Modal
        Penggunaan sumber daya modal akan berakibat timbulnya bunga modal. Dalam
        kegiatan ekonomi besarnya bunga modal biasanya dinyatakan dalam angka
        persentase dalam waktu satu tahun atau disebut tingkat suku bunga.

        Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan tingkat suku bunga,
        di antaranya:
        a) Perbedaan resiko
            Semakin tinggi resiko, semakin tinggi tingkat suku bunga, semakin rendah
            resiko semakin rendah pula tingkat suku bunganya.

        b) Jangka Waktu Pinjaman
           Semakin lama jangka waktu pinjaman, maka akan semakin tinggi tingkat
           suku bunganya.

        c) Biaya Administrasi Peminjam
           Pinjaman yang jumlahnya kecil, tingkat bunganya tinggi karena biaya
           administrasi kurang efisien.

        Di Indonesia tingkat suku bunga biasanya mengikuti tingkat suku bunga SBI
        (Sertifikat Bank Indonesia) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

     2) Teori Bunga Modal
        Tentunya kita masih bertanya mengapa penggunaan sumber daya modal
        menimbulkan bunga modal. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa teori akan
        membahas masalah tersebut.

        a) Teori Produktivitas
           Teori ini dikemukakan oleh Jean Baptiste Say, yang menyatakan bahwa modal
           yang dipinjamkan dapat dipergunakan secara produktif misalkan untuk
           membuat toko, mendirikan pabrik, dan barang modal lainnya. Dengan modal
           yang dimiliki produksi akan bertambah banyak sehingga memberikan
           kelebihan hasil yang istimewa. Sebagian dari kelebihan hasil itu dikembalikan
           kepada pemilik modal sebagai bunga modal.

        b) Teori Abstinence/Teori Pengorbanan
           Teori ini dikemukakan oleh Nassau Willien Senior dan Marshall. Menurut
           teori ini bunga modal diberikan sebagai balas jasa dari pengekangan (tidak
           mewujudkan keinginan akan kebutuhan) diri pemilik modal, untuk tidak
           memakai modalnya selama dipinjam oleh penguasaha atau orang lain. Maka
           wajar bagi pemilik modal mendapatkan bunga sebagai balasan atas
           pengorbanan untuk menunggu modalnya kembali.

        c) Teori Agio
           Teori ini dikemukakan oleh Von Bohm Bawerk. Agio memiliki arti perbedaan
           nilai. Perbedaan nilai ini disebabkan karena adanya perbedaan waktu
           sekarang dengan waktu yang akan datang. Menurut Von Bohm Bawerk,
           pemilik modal harus diberi bunga sebagai ganti rugi karena perbedaan nilai
           itu. Alasan kerugian disebabkan:


22
          1. alasan ekonomi, misalnya uang Rp. 200,00 sekarang = Rp. 400,00 satu
             tahun yang akan datang. Berarti nilai uang sekarang lebih tinggi dari
             pada satu tahun yang akan datang.
          2. alasan psychologich, adalah bahwa manusia menghargai kebutuhan
             dan alat pemuas yang akan datang itu lebih rendah.
          3. alasan teknik, modal sekarang dapat dipakai untuk membuat alat-alat
             produksi dan digunakan untuk menghasilkan produksi selanjutnya.

      d) Teori Liquidity Preference
         Teori ini dikemukakan oleh John Maynerd Keynes. Menurut teori ini bunga
         modal diberikan sebagai ganti rugi karena pengorbanan untuk tidak memakai
         uang yang liquid karena dipinjam orang lain. Pada dasarnya orang lebih
         menyukai uang tunai. Menurut Keynes ada tiga alasan mengapa orang
         menyukai uang tunai:
         1. alasan untuk belanja konsumsi sehari-hari dalam istilah lain disebut
            transaction motive.
         2. alasan untuk berjaga-jaga mengantisipasi sesuatu yang tidak terduga
            dalam istilah lain disebut precontionary motive.
         3. alasan untuk berspekulasi, dalam istilah lain disebut speculative motive.

      e) Teori Bunga Dinamis
         Teori ini dikemukakan oleh Schumpeter. Menurut teori ini modal yang dipakai
         dalam produksi akan menghasilkan laba. Maka sebagian dari laba tersebut
         diberikan kepada pemilik modal sebagai bunga modal.

   Sampai pada pembahasan faktor produksi sumber daya modal, apakah masih ada
   yang Anda belum pahami? Jika belum, silahkan Anda membahas ulang sebelum
   melanjutkan ke materi yang lain.

    Selanjutnya kita akan membahas pasar faktor produksi yang terakhir, yaitu pasar
   faktor produksi kewirausahaan. Untuk itu silahkan Anda baca uraian materinya di
   bawah ini.

e. Pasar Faktor Produksi Kewirausahaan
   Faktor produksi kewirausahaan merupakan bahasan terakhir dari kegiatan belajar
   dua. Apakah Anda sudah siap untuk menuntaskan pembahasan kegiatan belajar dua?

   Selama ini masih sering terdengar bahwa pengusaha dan wirausaha memiliki
   pengertian yang sama, padahal berdasarkan sikap dan perilaku terhadap kegiatan
   usaha pengertian pengusaha berbeda dengan wirausaha. Sekarang Anda perhatikan
   perbedaan tersebut.

   Pengusaha adalah orang yang menjalankan kegiatan usaha baik usaha jual-beli,
   maupun usaha produksi yang tujuan utamanya adalah mendapatkan keuntungan
   dan menanggung resiko yang akan terjadi dalam kegiatan usahanya. Contohnya
   seperti Pengusaha Tahu dan Tempe.

   Wirausaha adalah orang yang mampu mencari dan memanfaatkan peluang usaha
   serta mendapat sumber dana dan sumber daya yang diperlukan untuk kegiatan usaha,
   dan berani menanggung resiko yang akan terjadi dalam kegiatan usahanya. Contoh:
   Manajer Perusahaan Sepatu.
                                                                                  23
      Jadi dari dua pengertian tersebut di atas, jelas bahwa kewirausahaan mempunyai
     pengertian yang lebih luas dibanding dengan pengertian pengusaha. Dengan kata
     lain seorang pengusaha belum tentu merupakan kewirausahawan, sedangkan
     seorang wirausahawan sudah pasti merupakan pengusaha.

     Di dalam pengelolaan perusahaan, kemampuan pengusaha sangat menentukan,
     sehingga keberhasilan atau maju-mundurnya kegiatan usaha sangat bergantung
     pada kecakapan pengusaha. Pengusaha yang berhasil meningkatkan kemajuan
     usaha tercermin dengan semakin meningkat keuntungan perusahaan. Oleh karena
     itu laba perusahaan merupakan bentuk imbalan yang harus diterima oleh seorang
     wirausahawan.

     Selanjutnya kita akan membahas mengenai apa itu laba pengusaha.

     1) Laba Pengusaha
        Dalam kegiatan perusahaan laba atau keuntungan ditentukan dengan cara
        mengurangi hasil penjualan yang diperoleh dengan berbagai biaya yang
        dikeluarkan. Dalam selisih antara penjualan dengan biaya, tentu akan terdapat
        tiga kemungkinan. Kemungkinan pertama, adalah penjualan lebih besar dari biaya,
        yang disebut untung. Kedua penjualan lebih kecil dari biaya disebut rugi dan
        ketiga penjualan sama dengan biaya disebut seimbang (impas).

     2) Teori Laba Pengusaha
        Mungkin Anda masih merasa belum jelas, mengapa faktor kewirausahaan
        mendapat imbalan berupa laba. Untuk memperjelas hal tersebut berikut ini akan
        dikemukakan teori-teori yang berhubungan dengan laba.

        a) Teori Adam Smith dan David Ricardo
           Keuntungan pengusaha adalah keuntungan yang diperoleh pengusaha
           karena melekatkan modalnya dalam perusahaan. Jadi keuntungan pengusaha
           itu mereka anggap terdiri dari:
           1. bunga modal; dan
           2. upah pengusaha.

        b) Teori Keuntungan Pengusaha dari Jean Baptiste Say
           Menurut Say, tugas utama pengusaha adalah memimpin dan mengamat-
           amati perusahaan. Untuk tugas tersebut diterimanya upah pengusaha. Jadi
           menurut Say bunga modal itu dipisahkan dan tidak dimasukkan ke dalam
           keuntungan pengusaha.

            Dengan demikian, imbalan bagi para pemilik modal disebut bunga, sedang
            imbalan bagi para pengusaha termasuk di dalamnya premi resiko disebut
            upah.

        c) Teori Nilai Lebih menurut Karl Marx
           Terciptanya laba pengusaha menurut Karl Marx disebabkan karena adanya
           pembayaran upah oleh pengusaha kepada pekerja yang dilakukan lebih
           rendah dibandingkan dengan prestasi yang diberikan oleh pekerja tersebut
           kepada perusahaan.


24
        Selisih antara tingkat upah dengan tingkat prestasi inilah yang lambat laun
        secara kumulatif membentuk laba pengusaha. Contoh: Misalkan tenaga kerja
        dengan nilai Rp. 5.000,00, hanya dibayar Rp. 4.000,00. Dan selisih sebesar
        Rp. 1.000,00 merupakan laba pengusaha.

     d) Teori Dinamis menurut J.B. Schumpeter
        Seorang pengusaha harus lebih dinamis mengembangkan kegiatan usahanya
        dan mampu mengkombinasikan berbagai faktor produksi ke arah tingkat
        efisiensi yang paling baik, yang cukup besar pengaruhnya terhadap
        pembentukan upah dan laba perusahaan.

Bagaimana? Apakah sampai pada pembahasan sumber daya kewirausahaan ini
Anda masih ada yang belum jelas? Jika belum cobalah Anda baca sekali lagi dengan
lebih cermat. Jika Anda telah memahami, kerjakanlah latihan soal di bawah ini!


            1.      Bunga modal merupakan bentuk balas jasa yang diberikan
                    pengusaha karena menggunakan ....
              2.    Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendanya tingkat bunga
                    adalah ....
3.   “Bunga adalah merupakan balas jasa yang diberikan kepada pemilik modal karena
     telah melakukan pengekangan”. Pernyataan tersebut merupakan pernyataan dari
     ... disebut teori ....
4.   Modal dapat diklasifikasikan dalam beberapa penggolongan bahan baku dan
     bahan pembantu menurut sifatnya termasuk ....
5.   Jika seorang penjual memiliki omzet penjualan sebesar Rp. 400.000.000,00 dan
     biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 270.000.000,00, maka apa yang akan dialami
     penjual tersebut?
6.   Laba pada dasarnya merupakan bunga modal dan upah pengusaha. Pendapat
     tersebut dikemukakan oleh ....

Latihan ini bisa Anda kerjakan secara individu atau kelompok.
Setelah selesai seluruh latihan Anda kerjakan, maka Anda akan menilai mengenai
kemampuan pemahaman terhadap materi pasar faktor produksi modal dan pasar
faktor produksi kewirausahaan. Jawaban yang Anda berikan dapat dibandingkan
dengan kunci jawaban berikut ini.


            1.    Faktor produksi sumber daya modal.
            2.    a. Perbedaan resiko
                  b. Jangka waktu pinjaman
                  c. Biaya administrasi pinjaman
3.   Nassau Williem Senior dan Marshall yang disebut teori abstinence.
4.   Modal lancar.
5.   Pengusaha mendapat keuntungan sebesar Rp. 130.000.000,00 yaitu selisih
     penjualan dikurangi biaya atau Rp. 400.000.000,00 - Rp. 270.000.000,00.
6.   Adam Smith dan David Ricardo.




                                                                                25
           KEGIATAN 2


Jawablah soal-soal berikut ini dengan jelas dan tepat!
1. Jelaskan pengertian pasar faktor produksi!
2. Jelaskan teori sewa tanah dari David Ricardo!
3. Apa yang dimaksud dengan Pasar Tenaga Kerja?
4. Sebutkan cara-cara pemberian upah!
5. Jelaskan yang dimaksud dengan Teori Upah Besi!
6. Jelaskan pengertian modal!
7. Jelaskan perbedaan antara teori bunga pengorbanan dengan teori agio!
8. Sebutkan unsur yang mempengaruhi tingkat suku bunga!
9. Jelaskan pengertian wirausaha!
10. Jelaskan pengertian laba menurut Teori Dinamis!

Setelah Anda mengerjakan tugas kegiatan 2 di atas, cocokkanlah jawaban Anda dengan
kunci jawaban yang terdapat di akhir modul ini. Jika Anda telah melakukan hal tersebut
silahkan Anda ukur kemampuan Anda dalam memahami materi kegiatan belajar 2. Selamat
kepada Anda yang berhasil menjawab tugas mandiri 2 dengan baik, jika Anda kurang berhasil
silahkan untuk mengulang kembali. Untuk pedoman penilaian kemampuan Anda
pergunakanlah pedoman yang ada di bawah ini.

Pedoman penilaian kemampuan dalam memahami dari setiap kegiatan belajar berdasarkan
tugas mandiri sebagai berikut:

 No.   Skor nilai    Nilai          Kriteria                 Saran/tindak lanjut

 1.     100           A         Baik sekali             Melanjutkan ke kegiatan belajar
                                                        selanjutnya.
 2.     99 - 85       B         Baik                    Mengulangi bahasan yang
                                                        masih salah.
 3.     84 - 75       C         Cukup baik              Perlu mengkaji sekali lagi.
 4.     74 - 65       D         Cukup                   Harus lebih banyak membaca.


Sekarang Anda dapat menentukan kriteria dari hasil jawaban tugas mandiri. Semoga Anda
memiliki kriteria baik sekali.




26
                                                                   Kegiatan Belajar 3


BERBAGAI MACAM BURSA ATAU PASAR ABSTRAK

           Setelah mempelajari kegiatan ini diharapkan siswa dapat:
           1. menyebutkan beberapa macam bursa atau pasar abstrak;
           2. menjelaskan pengertian pasar modal, pasar uang, pasar tenaga kerja dan
              bursa komoditi;
           3. menjelaskan beberapa fungsi dan tujuan pasar modal, pasar uang dan pasar
              komoditi; dan
           4. menyebutkan jenis barang atau komoditi yang ditransaksikan dalam pasar
              uang, pasar modal dan pasar komoditi.


          Dalam kegiatan belajar ini kita akan membahas beberapa faktor yang dalam
          kegiatan ekonomi memiliki peranan yang sangat penting. Kelompok pasar ini
          memiliki transaksi barang-barang yang dijual/beli, akan tetapi tidak tampak wujud
          fisiknya, hanya dalam bentuk contoh atau monster. Pasar ini terbagi atas pasar
uang, pasar modal, bursa valuta asing, pasar tenaga kerja dan bursa komoditi.

Sebelum melanjutkan materi berikut, coba Anda sekali-kali menyimak informasi dari pasar
ini yang sering ditayangkan di media televisi seperti yang ditayangkan oleh beberapa stasiun
televisi swasta.

1. Pasar Uang

   a. Pengertian Pasar Uang
       Sesuai dengan namanya, pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran
       dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau
       kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan.
       Pasar uang sering juga disebut pasar kredit jangka pendek.

       Kebutuhan akan adanya pasar uang dilatar belakangi adanya kebutuhan pengusaha
       untuk mendapatkan sejumlah dana dalam jangka pendek atau sifatnya harus segera
       dipenuhi. Dengan demikian pasar uang memiliki fungsi sebagai berikut:
       1) mempermudah masyarakat memperoleh dana-dana jangka pendek untuk
           membiayai modal kerja atau keperluan jangka pendek lainnya;
       2) memberikan kesempatan masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan dengan
           membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU);
           dan
       3) menunjang program pemerataan pendapatan bagi masyarakat.

Pada pasar uang yang dijadikan komoditi untuk diperdagangkan adalah uang itu sendiri
dengan berujud surat-surat berharga, dan ada juga uang itu sendiri seperti jual-beli pada
pasar valuta asing.


                                                                                         27
     b. Macam-macam transaksi yang terdapat di Pasar Uang
        1) Pasar Uang antar Bank, adalah transaksi untuk menyerahkan sejumlah kelebihan
           dana dari suatu Bank kepada Bank yang lain, di mana Bank yang menerima
           dana sedang kalah kliring. Kalah kliring artinya sebuah Bank yang kekurangan
           dana untuk membayar kepada nasabahnya.

        2) Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
           SBI adalah sejenis surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku
           Bank Sentral dan ditujukan untuk dibeli oleh Bank Umum dengan nilai nominal
           yang sangat besar.
           Tujuan bank Indonesia mengeluarkan SBI untuk mengurangi peredaran uang di
           dalam masyarakat.

        3) Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
           SBPU adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Umum dan dibeli oleh
           Bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar.
                            Tujuannya untuk meningkatkan likuiditas Bank Umum dan menekan
           laju inflasi. Likuiditas adalah kemampuan Bank untuk memenuhi kewajiban jangka
           pendek.

        4) Sertifikat Deposito
           Sertifikat deposito adalah semacam surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank
           dalam nilai nominal tertentu sebagai surat atas unjuk.

        5) Pasar Valuta Asing
           Pasar Valuta Asing yaitu tempat seseorang dapat membeli atau menjual sejenis
           mata uang asing atau menukar dengan mata uang rupiah. Pasar Valuta Asing
           sering disebut Bursa Valuta Asing.
           Lembaga yang mengkhususkan kegiatannya dalam pertukaran uang asing
           disebut Money Changer.

     c. Peserta Pasar Uang
        Lembaga-lembaga yang ikut dalam pasar uang adalah:
        1) Bank-bank
        2) Perusahaan-perusahan Umum
        3) Perusahaan Asuransi
        4) Yayasan
        5) Lembaga Keuangan lainnya: Koperasi dan Rumah Gadai.

     Apakah Anda sudah memahami tentang uraian pasar uang? Coba Anda perhatikan di
     sekitar tempat tinggal Anda, apakah terdapat lembaga yang berhubungan dengan pasar
     uang? Untuk pemahaman lebih lanjut buatlah kliping yang berhubungan dengan pasar
     uang, diskusikan dengan kelompok belajar/guru pembimbing.


2. Pasar Modal
     Kebutuhan dunia usaha terhadap permodalan, setiap saat cenderung menunjukkan
     jumlah yang semakin bertambah. Terjadinya pertambahan permintaan permodalan ini
     ditunjukkan dengan semakin meningkat kebutuhan untuk aktivitas produksi. Oleh karena
     itu untuk memudahkan masyarakat dan para produsen untuk mendapatkan permodalan

28
maka pemerintah bersama-sama lembaga-lembaga ekonomi menyelenggarakan kegiatan
pasar modal.

a. Pengertian Pasar Modal
   Pasar Modal adalah tempat dipertemukannya aktivitas permintaan terhadap modal
   yang datang dari pihak debitur (peminjam) dan aktivitas penawaran modal yang
   datang dari pihak kreditur (yang meminjamkan) dalam hal transaksi kredit yang
   dilakukan oleh kedua belah pihak tersebut umumnya berjangka panjang.

   Pasar Modal dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan istilah Bursa Effek. Bursa
   Efek mencerminkan suatu tempat yang memperdagangkan efek yang meliputi saham,
   obligasi atau bukti lainnya. Berikut ini pengertian beberapa efek yang terdapat di
   Pasar Modal.
   - Saham,                        adalah tanda bukti penyertaan modal atau bukti
                                   pemilikan atas suatu perseroan terbatas. Pemilik
                                   saham akan menerima deviden yaitu bagian
                                   keuntungan usaha yang dibagikan kepada pemilik
                                   saham.
   - Obligasi,                     adalah tanda utang yang dikeluarkan perusahaan
                                   atau pemerintah kepada masyarakat. Pemilik obligasi
                                   akan mendapatkan pembayaran bunga.
   - Sertifikat PT. Danareksa ialah surat berharga pengganti dari suatu surat
                                   berharga atau sekumpulan surat berharga lain.

    Untuk kepentingan aktivitas Pasar Modal di Indonesia, pada tanggal 23 Januari
   1972 Pemerintah membentuk BAPEPAM (Badan Pelaksana dan Pengawas Pasar
   Modal). Selain itu, berdasarkan Keppres, pada tahun 1977 didirikan Bursa Efek
   Indonesia yang pada tahun 1983 namanya diganti menjadi Bursa Efek Jakarta (BEJ)
   bersamaan dengan beridirnya Bursa Efek Surabaya (BES).

b. Manfaat Pasar Modal bagi Masyarakat
   1) Dengan adanya penambahan modal memungkinkan dua usaha dapat lebih
      meningkatkan kegiatan usahanya.
   2) Dengan adanya penyaluran modal kepada pihak lain memungkinkan para pemilik
      modal mendapatkan keuntungan dari modal yang dipinjamkan.
   3) Penambahan modal mendorong peningkatan produksi dan memperluas lapangan
      kerja.
   4) Meningkatkan penyediaan kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa.
   5) Dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

c. Fungsi Bursa Efek
   Beberapa fungsi pasar modal di Indonesia meliputi:
   1) sebagai sarana badan usaha untuk mendapatkan tambahan modal;
   2) sebagai sarana pemerataan pendapatan;
   3) memperbesar produksi dengan modal yang didapat sehingga produktivitas
      meningkat;
   4) menampung tenaga kerja; dan
   5) memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah.



                                                                                   29
     Bagaimana, apakah Anda masih memiliki kesulitan dalam memahami uraian materi Pasar
     Modal? Kalau belum cobalah Anda baca kembali dengan sungguh-sungguh. Baik, kita
     akan melanjutkan uraian materi Pasar Tenaga Kerja. Agar pemahaman Anda lebih baik
     silahkan membaca materi ini dengan sebaik-baiknya.


3. Pasar Tenaga Kerja
     Permasalahan ketenagakerjaan di suatu negara merupakan masalah yang cukup rumit,
     sehingga diperlukan pengelolaan yang baik. Melalui pasar tenaga kerja dilakukan
     pemecahan permasalahan tersebut. Pasar tenaga kerja mempunyai pengertian suatu
     wadah atau lembaga yang diorganisasikan pemerintah secara teratur untuk
     mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja. Pasar tenaga kerja
     menyediakan informasi kebutuhan tenaga kerja, seperti contoh di bawah ini.


                                            LOWONGAN
                           Perusahaan besar berskala Nasional bergerak di bidang
                           Garment Industry membutuhkan:
                                           SALES EXECUTIVE
                                       Syarat-syarat:
                                       1. Membawa lamaran+CV lengkap +Ijasah
                                       2. Berpengalaman di bidangnya
                                       3. Pendidikan min. SMA/Sederajat
                                       4. Mempunyai sepeda motor sendiri
                                       5. Mempunyai SIM C.
                           Bagi yang diterima/memenuhi persyaratan akan diberikan:
                           1. Gaji pokok+Tunj. Kendaraan+Komisi+Bonus
                           2. Jenjang karir yang terbuka
                                               Pelamar datang ke:
                        Jl. K.H. Hasyim Ashari Roxy Mas Blok C-5 No. 12A Jak-Pus. 10150


                     Gambar potongan koran tentang lowongan pekerjaan.

     Pasar tenaga kerja atau bursa tenaga kerja mempunyai fungsi sebagai berikut:
     a. memberikan kemudahan pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan dengan cara
        yang tertib dan aman;
     b. memberi kemudahan kepada pemberi kerja untuk mendapatkan tenaga yang sesuai
        dengan syarat yang dibutuhkan;
     c. mempermudah pemerintah memperoleh data-data yang lengkap mengenai
        ketenagakerjaan;
     d. perluasan lapangan kerja;
     e. dapat memperhatikan harkat dan martabat bangsa dan negara; dan
     f. pemasukan devisa.

     Pada pasar abstrak ini materi yang terakhir akan membahas mengenai bursa komoditi.
     Apakah di antara Anda telah ada yang memahami atau mengerti tentang materi ini?
     Jika belum, silahkan Anda mempelajari pasar komoditi di bawah ini.


4. Pasar Komoditi
     Bursa Komoditi adalah tempat dipertemukannya aktivitas permintaan dan aktivitas
     penawaran barang, dalam hal ini barang-barang yang akan diperjual-belikan di bursa.
     Pada saat terjadinya transaksi, tidak diperlihatkan jumlahnya secara keseluruhan. Namun
     para penjual menjamin sepenuhnya para pembeli akan menerima barang sesuai dengan
     contoh yang diperlihatkan di bursa pada sat dilaksanakannya transaksi baik mengenai
     jumlahnya, kualitasnya dan bahkan waktu penyerahannya.

30
Adapun mengenai barang-barang yang dapat diperjual-belikan di bursa komoditi cukup
beraneka ragam, bisa berupa barang hasil pertanian, industri dan kerajinan serta barang
hasil pertambangan.

Apakah di tempat Anda terdapat komoditi yang disebutkan di atas?

a. Bursa Komoditi Indonesia (BKI)
   Dalam rangka merangsang produktivitas komoditi dan meningkatkan kegiatan ekspor
   non migas, pemerintah menganggap perlu adanya berbagai fasilitas penunjang yang
   dapat menjembatani kepentingan produksi dan kepentingan ekspor. Untuk itulah
   pada tahun 1986 sebagai salah satu realisasi dari rencana pemerintah tersebut,
   pemerintah mendirikan Bursa Komoditi Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan
   ekspor non migas.

   Secara teknis Bursa Komoditi Indonesia berada di bawah pengawasan Departemen
   Perdagangan, sedangkan untuk masalah keuangan berada di bawah naungan
   Departemen Keuangan.

b. Perdagangan Fisik dan Perdagangan Berjangka
   1) Perdagangan Fisik adalah transaksi jual-beli yang dilakukan oleh penjual dan
      pembeli, di mana setelah penjual dan pembeli mencapai suatu kesepakatan,
      penjual akan menyerahkan secara fisik kepada pembeli.

   2) Perdagangan Berjangka
      Perdagangan Berjangka atau Perdagangan Spekulasi adalah suatu transaksi
      perdagangan yang telah disepakati pembeli dan penjual dan penyerahan barang
      yang diperjual-belikan disepakati pada waktu yang telah ditentukan.

       Selain itu dalam kesepakatan tersebut dinyatakan bahwa pembeli akan membayar
       di muka harga pembeliannya berdasarkan harga prakiraan dan menunggu
       penyerahan barang sampai saat jatuh tempo. Kegiatan pembelian tersebut dalam
       dunia usaha selanjutnya dikenal dengan nama Pembelian Kontrak.

Selamat, Anda telah selesai mempelajari seluruh kegiatan belajar yang terdapat dalam
modul ini. Mudah-mudahan Anda dapat memahami dengan baik. Sebelum menutup uraian
ini, cobalah kerjakan latihan soal di bawah ini.


            1.    Jelaskan perbedaan antara pasar uang dan pasar modal!
            2.    Sebutkan tujuan pasar uang dan pasar modal!
            3.    Apakah fungsi dari Bursa Tenaga Kerja?
            4.   Jelaskan perbedaan antara perdagangan fisik dan perdagangan
                 berjangka!

Jika Anda telah selesai mengerjakan latihan soal, periksalah hasil pekerjaan Anda dengan
menysuaikan dengan kunci jawaban. Apakah Anda merasa puas? Jika belum, silahkan
ulangi untuk mempelajari kembali.




                                                                                     31
                 1. Perbedaannya: Jika pada pasar uang yang diperdagangkan adalah dana-
                      dana jangka pendek atau kurang dari satu tahun. Sedang pasar modal
                      memperdagangkan dana-dana jangka panjang (lebih dari satu tahun).
                 2. Tujuan pasar uang adalah memudahkan masyarakat memperoleh dana-
                      dana jangka pendek untuk membiayai modal kerja. Sedang pasar modal
                      bertujuan untuk menyediakan dana-dana yang diperuntukkan bagi
                      penyediaan faktor-faktor produksi.
     3. Fungsi Bursa Tenaga Kerja adalah:
        a. Memberikan kemudahan pencari kerja memperoleh pekerjaan.
        b. Memberikan kemudahan pada pemberi kerja untuk mendapatkan tenaga kerja
            yang sesuai dengan persyaratan.
        c. Mempermudah pemerintah dalam pendataan tenaga kerja.
        d. Perluasan lapangan kerja.
     4. Perdagangan fisik ditandai dengan penyerahan secara fisik antara penjual dengan
        pembeli. Sedang perdagangan berjangka adalah kesepakatan penjual dan pembeli
        tidak disertai penyerahan langsung akan tetapi diatur menurut waktu yang disepakati.

     Sebelum Anda mengakhiri kegiatan belajar 3 ini, kerjakanlah tugas berikut agar
     menambah pemahaman Anda terhadap materi.




32
           KEGIATAN 3


Jawablah soal-soal berikut ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan berbagai macam pasar abstrak!
2. Jelaskan apa yang dimaksud pasar uang!
3. Sebutkan dan jelaskan surat berharga yang diperdagangkan di bursa efek!
4. Apa fungsi dari bursa efek?
5. Jelaskan yang dimaksud bursa/pasar tenaga kerja!
6. Sebutkan dan jelaskan perdagangan yang ada di bursa komoditi!
7. Apa yang menjadi tujuan dari Bursa Komoditi Indonesia (BKI)!

Apabila Anda telah selesai mengerjakan tugas mandiri ke 3, cocokkanlah jawaban Anda
dengan kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir modul ini. Selanjutnya Anda dapat
menilai tentang keberhasilan diri Anda dalam memahami kegiatan belajar 3 ini dengan
petunjuk penilaian sebagai berikut.

 No.    Skor nilai    Nilai          Kriteria                   Saran/tindak lanjut

 1.     100            A          Baik sekali             Melanjutkan ke kegiatan belajar
                                                          selanjutnya.
 2.     99 - 85        B          Baik                    Mengulangi bahasan yang
                                                          masih salah.
 3.     84 - 75        C          Cukup baik              Perlu mengkaji sekali lagi.
 4.     74 - 65        D          Cukup                   Harus lebih banyak membaca.


Sekarang Anda dapat menentukan kriteria dari hasil jawaban tugas mandiri. Semoga Anda
memiliki kriteria baik sekali. Apabila dari penilaian Anda masih terdapat jawaban yang salah,
maka sebaiknya Anda kembali pelajari lagi materi tersebut dengan sungguh-sungguh sampai
Anda paham benar.




                                                                                          33
34
                                   PENUTUP



Rangkuman
1. Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar
   berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan
   dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan.
   Struktur pasar dapat dibedakan menjadi:
   a. Pasar Persaingan Sempurna, adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
       dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyak/
       tidak terbatas.
   b. Pasar Monopoli, adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di
       mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli/
       konsumen.
   c. Oligopoli, adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran di mana terdapat
       beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
   d. Pasar duopoli, adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai
       oleh dua perusahaan.
   e. Pasar Monopolistik, adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan
       penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang
       sama. Pasar Monopolistik memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya dan
       persaingan karena banyaknya penjual yang menjual produk yang sejenis.
   f. Pasar Monopsoni, adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran
       di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.

2. Campurtangan pemerintah dalam pembentukan harga dilakukan dengan cara:
   a. Secara langsung yang dilakukan dengan cara:
      - menetapkan tarif
      - menetapkan harga minimum dan harga maksimum
      - operasi pasar.

   b. Secara tidak langsung yang diwujudkan dalam bentuk:
      - kebijakan produksi
      - kebijakan moneter
      - kebijakan subsidi.

3. Pasar faktor produksi terbagi atas:
   a. Pasar faktor produksi tanah.
   b. Pasar faktor produksi tenaga kerja.
   c. Pasar faktor produksi modal
   d. Pasar faktor kewirausahaan.

4. Teori sewa tanah dikemukakan antara lain oleh:
   a. David Ricardo
   b. Kaum Physiokrat
   c. Von Thunen.

                                                                                     35
5. a. Upah Nominal adalah sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang
      diterima pekerja.
   b. Upah Riil adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika
      ditukarkan dengan barang/jasa.

6. Teori Upah Tenaga Kerja.
   a. Teori Upah Wajar dari David Ricardo.
   b. Teori Upah Besi dari Ferdinand Lassalle.
   c. Teori Dana Upah dari John Stuart Mill.
   d. Teori Upah Etika

7. Cara Pemberian Upah.
   a. Upah menurut waktu.
   b. Upah menurut hasil atau upah satuan.
   c. Upah borongan.
   d. Cara pembayaran dengan sistem bonus.
   e. Sistem mitra usaha.

8. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat suku bunga.
   a. Perbedaan resiko.
   b. Jangka waktu pinjaman.
   c. Biaya administrasi peminjam.

9. Teori Bunga Modal.
   a. Teori Produktivitas oleh Jean Baptiste Say.
   b. Teori Abstinence oleh Nassau William Senior dan Marshall.
   c. Teori Agio oleh Von Bohm Bawerk.
   d. Teori Liquidity Preference oleh J.M. Keynes.

10. Alasan orang lebih suka menyimpan uang tunai.
    a. Transaction Motive (alasan untuk belanja konsumsi sehari-hari).
    b. Precautionary Motive (alasan untuk berjaga-jaga menghadapi sesuatu yang tidak
        terduga).
    c. Speculative Motive (alasan untuk berspekulasi).

11. a. Pengusaha adalah orang-orang yang menjalankan kegiatan usaha baik usaha jual-
       beli, maupun usaha produksi yang tujuan utamanya adalah mendapat keuntungan
       yang sebesar-besarnya.
    b. Wirausaha adalah orang-orang yang mampu mencari dan memanfaatkan peluang
       usaha serta mendapatkan sumber dana dan sumber daya yang diperlukan untuk
       kegiatan usaha, juga berani menanggung segala resiko yang akan terjadi dalam
       kegiatan usaha.

12. Teori-teori Laba Pengusaha.
    a. Teori Klasik dari Adam Smith dan David Ricardo.
    b. Teori Laba dari Jean Baptiste Say.
    c. Teori Nilai Lebih menurut Karl Marx.
    d. Teori Dinamis menurut J.A. Schumpeter.




36
13. a. Pasar Uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-
       surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu
       tahun.
    b. Pasar Modal adalah tempat dipertemukannya aktivitas permintaan terhadap modal
       yang datang dari pihak debitur dan aktivitas penawaran modal datang dari pihak
       kreditur.
    c. Bursa Vaulta Asing adalah tempat seseorang membeli atau menjual sejenis mata
       uang asing atau menukar dengan mata uang rupiah.

14. Perdagangan Fisik dan Perdagangan Berjangka.
    a. Perdagangan Fisik adalah transkasi jual-beli yang dilakukan oleh penjual dan pembeli,
       setelah penjual dan pembeli mencapai suatu kesepakatan, maka penjual akan
       menyerahkan barang secara fisik kepada pembeli.
    b. Perdagangan Berjangka adalah suatu transaksi perdagangan yang telah disepakati
       pembeli dan penjual, sementara penyerahan barang yang diperjual-belikan disepakati
       pada waktu yang telah ditentukan.

Tindak Lanjut
1. Mintalah soal untuk Tes Akhir Modul EKO.I.3.05 pada Guru Bina Anda.
2. Tambahkan pengetahuan Anda dengan membaca buku lain yang relevan dengan judul
   modul ini.
3. Catatlah informasi penting dalam penyelesaian belajar mandiri.


           TUGAS MANDIRI


Kunci tugas mandiri terdiri atas:
1. Kunci tugas mandiri 1: Bentuk Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Persaingan tidak
   Sempurna.
2. Kunci tugas mandiri 2: Pasar Faktor Produksi.
3. Kunci tugas mandiri 3: Berbagai Macam Bursa atau Pasar Abstrak.


           Price Taker adalah pengambil harga.
           Price Setter adalah penentu harga.
           Price Leader adalah penjual yang memiliki pangsa pasar terbesar.
           Differentiated Product adalah barang sejenis tetapi berbeda corak.




                                                                                         37
           JAWABAN TUGAS


KEGIATAN 1

1. Struktur Pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar
   berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan
   dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan
   dalam kegiatan industri.

2. Pasar Persaingan Sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan
   penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/tidak
   terbatas.
   Ciri-ciri pasar persaingan sempurna.
   a. Jumlah perusahaan/penjual dalam pasar sangat banyak.
   b. Produk barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
   c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
   d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
   e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
   f. Penjualan atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).

3. Pasar Monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana
   hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli/konsumen.
   Faktor penyebab timbulnya monopoli.
   a. Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang).
   b. Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh pengusaha lain.
   c. Perbedaan sumber daya alam.
   d. Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan.
   e. Modal yang besar.

4. a.   Prices Taker artinya pengambil harga.
   b.   Prices Setter artinya penentu harga.
   c.   Differentiated Product artinya perbedaan corak barang.
   d.   Prices Leader artinya perusahaan yang mempunyai pangsa pasar terbesar dan
        menjadi penentu harga.

5. a. Ciri-ciri pasar oligopoli:
      1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
      2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen, dapat pula berbeda corak
           (differentiated product).
      3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
           masuk ke dalam pasar.
      4) Satu di antara para oligopoli merupakan prices leader.
   b. Ciri-ciri pasar monopolistik:
      1) Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
      2) Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
      3) Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
      4) Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
      5) Keluar masuk pasar relatif lebih mudah.


38
6. Campur tangan pemerintah dalam mengendalikan harga dilakukan:
   a. Secara langsung artinya pemerintah menentukan atau mengubah terhadap harga-
      harga secara langsung atau dalam bentuk kebijakan dengan cara:
      - menetapkan tarif;
      - menetapkan harga maksimum dan minimum; dan
      - operasi pasar.
   b. Secara tidak langsung artinya mengubah permintaan dan penawaran, perubahan
      penawaran dilakukan melalui perubahan produksi dan impor. Cara yang dilakukan
      antara lain:
      - Kebijakan produksi;
      - Kebijakan moneter; dan
      - Kebijakan subsidi.

Untuk menentukan kriteria kemampuan Anda sesuai pedoman penilaian, berikut ini diberikan
skor dari jawaban yang benar untuk setiap nomor soal yang dapat Anda lihat pada tabel
berikut.

           Nomor Soal          Skor

               1               10
               2               20
               3               20
               4               10
               5               20
               6               20

           Jumlah skor        100



KEGIATAN 2

1. Pasar faktor produksi artinya keseluruhan penawaran dan permintaan faktor-faktor
   produksi yang terdapat dalam suatu daerah/wilayah tertentu.

2. Teori sewa tanah menurut David Ricardo menyatakan sewa tanah disebabkan terbatasnya
   tanah yang subur, sehingga perbedaan kesuburan menyebabkan adanya sewa tanah.

3. Pasar faktor produksi tenaga kerja adalah jumlah permintaan dan penawaran terhadap
   tenaga kerja yang diperlukan untuk kepentingan kegiatan produksi.

4. Cara-cara pemberian upah tenaga kerja.
   a. Upah menurut waktu.
   b. Upah menurut hasil atau upah satuan/potongan.
   c. Upah borongan.
   d. Upah dengan pembayaran sistem bonus.
   e. Sistem mitra usaha.




                                                                                     39
5. Teori upah besi yang disampaikan Ferdinad Lassalle menyatakan akibat penerapan sistem
   upah kodrat menyebabkan posisi buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus upah
   yang telah ditetapkan pengusaha. Karena kondisi itu, maka teori ini disebut teori upah
   besi.

6. Modal adalah tiap-tiap produk yang digunakan untuk menghasilkan produk selanjutnya.

7. Perbedaan antara teori bunga pengorbanan dan teori bunga agio adalah jika teori bunga
   pengorbanan membahas adanya bunga disebabkan karena adanya pengorbanan pemilik
   modal untuk tidak menggunakan modalnya. Sedangkan teori bunga agio memandang
   bunga modal disebabkan karena perbedaan nilai menurut waktu.

8. Tingkat suku bunga ditentukan oleh:
   a. perbedaan resiko;
   b. jangka waktu pinjaman; dan
   c. biaya administrasi peminjam.
9. Wirausaha adalah orang yang mampu mencari dan memanfaatkan peluang usaha serta
   dapat memperoleh sumber dana yang diperlukan untuk kegiatan usaha.

10. Laba menurut teori Dinamis dari J.A. Schumpeter adalah sebagai hasil dari kedinamisan
    pengusaha untuk mengembangkan dan mampu mengkombinasikan berbagai faktor-
    faktor produksi ke arah tingkat efisiensi yang paling baik.

Untuk menentukan kriteria kemampuan Anda sesuai pedoman penilaian dari 10 nomor soal
di atas yang benar dari masing-masing soal diberi skor 10. Dengan demikian skor nilai yang
dapat Anda capai adalah 10 x 10 = 100.


KEGIATAN 3

1. Pasar abstrak meliputi:
   a. pasar faktor produksi tanah.
   b. pasar faktor produksi tenaga kerja.
   c. pasar faktor produksi modal.
   d. pasar faktor produksi kewirausahaan.

2. Pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-surat
   berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun.

3. Surat berharga (efek) yang diperdagangkan bursa efek di antaranya:
   a. Saham,                      yaitu tanda bukti penyertaan modal atau bukti pemilikan
                                  atas suatu perseroan terbatas.
   b. Obligasi,                   yaitu tanda utang yang dikeluarkan perusahaan atau
                                  pemerintah kepada masyarakat.
   c. Sertifikat PT. Danareksa    ialah surat berharga pengganti dari suatu surat berharga
                                  atau sekumpulan surat berharga lain.




40
4. Fungsi Bursa Efek.
   a. Sebagai sarana badan usaha untuk mendapatkan tambahan modal.
   b. Sebagai sarana pemerataan pendapatan.
   c. Memperbesar produksi dengan modal yang didapat sehingga produktivitas meningkat.
   d. Menampung tenaga kerja.
   e. Memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah.

5. Bursa Tenaga Kerja adalah suatu wadah atau lembaga yang diorganisasikan pemerintah
   secara teratur untuk mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja.

6. Perdagangan yang terdapat di Bursa Komoditi terbagi atas:
   a. Perdagangan fisik adalah transaksi jual-beli yang dilakukan oleh penjual dan pembeli,
      di mana setelah penjual dan pembeli mencapai suatu kesepakatan, penjual akan
      menyerahkan barang secara fisik kepada pembeli.
   b. Perdagangan berjangka adalah suatu transaksi perdagangan yang telah disepakati
      pembeli dan penjual dan penyerahan barang yang diperjual-belikan disepakati pada
      waktu yang telah ditentukan.

7. Tujuan dari Bursa Komoditi Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor non
    migas.
Untuk menentukan kriteria kemampuan Anda sesuai pedoman penilaian, berikut ini diberikan
skor dari jawaban yang benar untuk setiap nomor soal, yang Anda dapat lihat pada tabel
berikut.

           Nomor Soal           Skor

               1                10
               2                20
               3                20
               4                10
               5                20
               6                20

           Jumlah skor         100




                                                                                        41
     DAFTAR PUSTAKA
     Alam Situmorang, Drs., Petunjuk Belajar Ekonomi, Jakarta: Palado Asima Agung,
         1997.
     Deddy Yusuf Arhafi, Drs., dkk., Panduan Menguasai Ekonomi 1 untuk SMU/SMA
         Kelas I, Bandung: Ganeca Exact, 2000.
     Richard G. Lipsey, dkk., Pengantar Ekonomi Jilid 1, Edisi delapan, Jakarta: Erlangga,
         1987.
     Richard G. Lipsey, dkk., Pengantar Ekonomi Jilid 2 Edisi delapan, Jakarta: Erlangga,
         1987.
     Sadono Sukirno, Pengantar Teori Mikro Ekonomi, FEUI, Jakarta: Bina Grafika, 1985.
     Syamsudin, Drs., Bahan Acuan Kegiatan Belajar Mengajar Ekonomi untuk SMU
         Kelas 1, PT. Rakaditu, 1995.




42

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:24657
posted:5/28/2010
language:Indonesian
pages:42