Docstoc

PERHITUNGAN LABA-RUGI SUATU USAHA

Document Sample
PERHITUNGAN LABA-RUGI SUATU USAHA Powered By Docstoc
					                    Judul
PERHITUNGAN LABA/RUGI
     SUATU USAHA



      Mata Pelajaran : Ekonomi
      Kelas          : I (Satu)
      Nomor Modul : Eko.I.04




             Penulis: Nurmawan, S.Pd
    Penyunting Materi: Dra. Endang Sri Rahayu
 Penyunting Media: Sandjaja Siswosoemarto, M.Sc




                                                  1
                                                      DAFTAR ISI

IDENTITAS .....................................................................................................................         1

DAFTAR ISI ...................................................................................................................          2

PENDAHULUAN ............................................................................................................                3

Kegiatan Belajar 1:            PENERIMAAN
Tujuan ............................................................................................................................. 5
Uraian Materi .................................................................................................................. 5
1. Pengertian Penerimaan ........................................................................................... 5
2. Jenis-jenis Penerima Perusahaan ............................................................................ 6
3. Tabel dan Grafik Jenis-jenis Penerimaan ................................................................ 8
Tugas Kegiatan 1 ............................................................................................................ 12

Kegiatan Belajar 2:            BIAYA PRODUKSI
Tujuan .............................................................................................................................   13
Uraian Materi ..................................................................................................................       13
1. Pengertian Biaya Produksi .......................................................................................                   13
2. Jenis-jenis Biaya Produksi .......................................................................................                  14
3. Biaya Rata-rata ........................................................................................................            15
4. Tabel dag Grafik Biaya Produksi .............................................................................                       17
Tugas Kegiatan 2 ............................................................................................................          23

Kegiatan Belajar 3:            PERHITUNGAN LABA/RUGI
Tujuan .............................................................................................................................   25
Uraian Materi ..................................................................................................................       25
1. Pengertian Laba/Rugi ..............................................................................................                 25
2. Tabel Perhitungan Laba/Rugi ...................................................................................                     26
3. Grafik Laba/Rugi ......................................................................................................             26
4. Laba Maksimum ......................................................................................................                27
Tugas Kegiatan 3 ............................................................................................................          29

PENUTUP ...................................................................................................................... 31
- Kunci Tugas .............................................................................................................. 33
- Daftar Kata-kata Penting .......................................................................................... 36

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 36




2
                                PENDAHULUAN



Selamat! Sekarang Anda telah dapat menyelesaikan modul ketiga dengan baik. Persiapkan
diri Anda untuk mempelajari modul keempat yang membahas perhitungan laba/rugi usaha.

Dalam modul keempat ini kegiatan belajar yang dibahas dibagi menjadi tiga kegiatan, meliputi:
1. Kegiatan belajar 1 : membahas materi penerimaan
2. Kegiatan belajar 2 : membahas materi biaya produksi
3. Kegiatan belajar 3 : membahas materi perhitungan laba/rugi

Perlu Anda perhatikan bahwa dalam modul ini setiap kegiatan belajar mempunyai kaitan
dengan kegiatan belajar lainnya, jadi Anda harus benar-benar memahami setiap materi
pelajaran yang terdapat pada setiap kegiatan belajar.

Modul keempat ini mempunyai tujuan yang harus dicapai berupa pemahaman tentang, biaya
produksi dan laba/rugi dari suatu usaha. Agar tujuan dapat dicapai dengan baik maka Anda
harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
1. Bacalah modul ini dengan baik sampai Anda mendapatkan pemahaman dari setiap materi
   yang Anda baca.
2. Jika mendapatkan permasalahan yang sulit untuk dipahami maka Anda harus membaca
   secara berulang dan cobalah diskusikan dengan teman belajar atau dengan orang yang
   Anda anggap memiliki kemampuan.
3. Biasakan memberi tanda garis atau tanda lain pada istilah atau rumus yang menurut
   Anda penting.
4. Untuk mengukur pemahaman materi yang Anda baca coba kerjakan tugas mandiri atau
   tes yang telah disediakan, kemudian cocokkan dengan jawaban yang ada pada kunci
   jawaban.
5. Lakukan pengukuran mengenai kemampuan pemahaman setiap kegiatan belajar dan
   ulangi jika Anda merasa belum mencapai hasil yang memuaskan.
6. Anda memiliki waktu 2 jam untuk setiap kegiatan, maka pergunakan waktu dengan baik
   dan pelajari modul ini dengan cermat, teliti dan penuh kesabaran. Anda harus yakin
   pasti Anda bisa.

Kami ucapkan selamat mempelajari modul ini, semoga Anda mendapatkan hasil yang
memuaskan.




                                                                                           3
4
                                                                  Kegiatan Belajar 1


                                PENERIMAAN

          Secara khusus, setelah mempelajari kegiatan ini diharapkan Anda dapat :
          1. Menjelaskan pengertian penerimaan
          2. Menjelaskan jenis-jenis penerimaan
          3. Menjelaskan jenis-jenis penerimaan dalam tabel
          4. Melukiskan kurva/grafik jenis-jenis penerimaan

Apakah Anda sudah siap untuk memulai mempelajari kegiatan belajar pertama. Baiklah kita
mulai dengan uraian berikut ini.


          1. Pengertian Penerimaan
              Kita ketahui bahwa proses produksi yang dilakukan oleh seorang produsen
              akan menghasilkan sejumlah barang, atau produk. Produk inilah yang
              merupakan jumlah barang yang akan dijual dan hasilnya merupakan jumlah
   penerimaan bagi seorang produsen. Jadi pengertian penerimaan adalah sejumlah uang
   yang diterima oleh perusahaan atas penjualan produk yang dihasilkan. Dalam ilmu
   ekonomi penerimaan diistilahkan revenue.




                 Gambar:Seorang penjual disuatu toko sedang menghitung penjualan.

   Anda bisa melihat sekitar lingkungan tempat tinggal Anda, seperti seseorang menjajakan
   goreng pisang atau lainnya, maka akan diterima sejumlah uang dari penjualan goreng
   pisang tersebut dan ini merupakan penerimaan bagi orang tersebut. “Sudah pahamkah
   Anda dengan contoh penerimaan?.

   Dari contoh di atas misalkan penjual pisang goreng tersebut memperoleh uang 20.000,-
   dan harga pisang goreng perbuah Rp. 200,00 maka jumlah pisang goreng yang dijual
   sebanyak 100 pisang goreng. Oleh sebab itu jumlah penerimaan ditentukan oleh dua
   faktor, yaitu jumlah produk (barang yang dihasilkan) dan harga produk tersebut. Jadi
   semakin banyak jumlah barang yang dijual semakin besar jumlah penerimaan.

   Coba Anda cari contoh lain yang menunjukkan pengertian dari penerimaan, selain yang
   dicontohkan diatas.
                                                                                       5
2. Jenis-jenis Penerima Perusahaan
    Penerima perusahaan dapat dibedakan menjadi :
    a. Penerimaan total (TR = Total Revenue)
       Penerimaan total adalah jumlah seluruh penerimaan perusahaan dari hasil penjualan
       sejumlah produk (barang yang dihasilkan). Cara untuk menghitung penerimaan total
       dapat dilakukan dengan mengalikan jumlah produk dengan harga jual produk per
       unit. Jika dirumuskan sebagai berikut:

                                      Keterangan:
            TR = P x Q                TR = Penerimaan total perusahaan
                                      Q = Jumlah produk yang dihasilkan
                                      P = Harga jual per unit

       Contoh :
       Anda menghasilkan suatu barang sebanyak 5 unit dan harga per unit Rp. 20.000,
       maka berapakah jumlah penerimaan total ?

       Jawab :
           Q      =    5 unit               P = Rp. 20.000,00    TR = ?
           TR     =    QxP
                  =    5 x 20.000,-
                  =    100.000,-

       Sudah pahamkah Anda ?.

    b. Penerimaan rata-rata (AR = Average Revenue)
       Penerimaan rata-rata adalah penerimaan per unit produk yang terjual. Untuk
       menghitung penerimaan rata-rata dapat dilakukan dengan cara membagi penerimaan
       total dengan jumlah produk (barang) yang terjual.
       Jika dirumuskan sebagai berikut :
                                    Keterangan:
                AR =   TR           AR = penerimaan rata-rata
                        Q           TR = penerimaan total
                                    Q = jumlah produk yang dihasilkan

       Perhatikan contoh berikut:
       Suatu perusahaan memperoleh penerimaan total sebesar Rp. 250.000,- dari
       penjualan sebesar 10 unit, berapakah penerimaan rata-ratanya ?.

       Jawab :
             Diketahui TR = 250.000,- dan Q = 10 unit,
             AR = ?
             AR = TR
                      Q

               = 250.000
                      10
              = 25.000
       Sebenarnya penerimaan rata-rata selalu sama dengan harga perunit.

6
c. Penerimaan Marginal (MR = Marginal Revenue)
   Penerimaan Marginal Revenue adalah penerimaan tambahan dari adanya tambahan
   per unit produk yang terjual. Cara menghitung penerimaan marginal dengan membagi
   tambahan penerimaan total dengan tambahan jumlah produk yang terjual. Jika
   dirumuskan sebagai berikut :

                                  Keterangan:
                                  MR = penerimaan marginal
           MR                     ∆TR = tambahan penerimaan total
                                  ∆TR = TRn - TRn-1
                                  ∆Q = tambahan jumlah produk yang dihasilkan
                                  ∆Q = Qn - Qn-1

   Perhatikan contoh di bawah ini
   Tabel Penerimaan Perusahaan

       Q           TR               MR

       1           10               -
       2           15               ?

   Dari tabel di atas berapakah penerimaan marginal pada penambahan produk sebesar
   1. (Q = 2) ?.

   Jawab:
      Diketahui    TR1    = 10 (TRn - 1)        Q1 =   1 (Qn - 1)
                   TR2    = 15 (TRn)            Q2 =   2 (Qn)
                   ∆TR    = TR2 - TR1           ∆Q =   Qn - Qn - 1
                          = 15 - 10                =   2-1
                          =5                       =   1




                              ∆TR
                   MR2    =
                              ∆Q
                          = 5
                              1
                   MR2    = 5

Bagaimana apakah ketiga jenis penerimaan sudah Anda pahami. Untuk itu coba Anda
kerjakan latihan di bawah ini.


       1. Seorang pengusaha menghasilkan 2000 unit dan harga di pasar per unit Rp.
          1000,00, berapakah penerimaan totalnya ?



                                                                                 7
2. Penerimaan total dari seorang produsen sebesar 3.500.000,00 dari penjualan produk
   sebanyak 1000 unit, berapakah penerimaan rata-ratanya?

3. Perhatikan tabel penerimaan perusahaan

          Q               TR                 MR
        2 unit            12                 -
        4 unit            20                 ?
        7 unit            35                 ?

    Berapakah MR pada penambahan produk menjadi 4 dan 7 unit ?


                 Setelah Anda mengerjakan ketiga soal di atas jawaban yang benarnya adalah:
                 No. 1    :      TR     =         2.000.000
                 No. 2    :      AR     =         3.500
                 No. 3    :      MR4    =        4
                                 MR5    =        5


3. Tabel jenis-jenis penerimaan dan grafik jenis-jenis penerimaan.
    Sebelum Anda melanjutkan pembahasan mengenai tabel jenis-jenis penerimaan, apakah
    Anda masih memahami rumus-rumus jenis penerimaan?. Agar pemahaman Anda tentang
    rumus-rumus di atas lebih jelas kita akan terapkan melalui tabel di bawah ini.

                                      Tabel 1.
                  Penerimaan Perusahaan di Pasar Persaingan Sempurna
              Jumlah Produk Harga Per Unit       Penerimaan     Penerimaan     Penerimaan
                   (Q)           (P)              Total (TR)   Rata-rata (AR) Marginal (MR)

                    1             10                 10             10              -
                    2             10                 20             10             10
                    3             10                 30             10             10
                    4             10                 40             10             10
                    5             10                 50             10             10
                    6             10                 60             10             10
                    7             10                 70             10             10
                    8             10                 80             10             10


    Penjelasan :
    1. Kolom harga menunjukkan besar yang sama, ini merupakan ciri persaingan sempurna
       dimana produsen dan konsumen tunduk pada harga pasar, jadi berapapun barang
       dijual tidak akan mempengaruhi harga.


8
2. Kolom penerimaan total (TR) diperoleh dari jumlah produk (Q) dikalikan harga per
   unit.
3. Kolom penerimaan rata-rata (AR) diperoleh dari penerimaan total (TR) dibagi jumlah
   produk (Q) atau sama dengan harga per unit. Ingatkah Anda konsep AR = P ?.
4. Kolom penerimaan marginal diperoleh dari perubahan penerimaan total (∆TR) dibagi
   perubahan jumlah produk (∆Q).

   MR2 =
            ∆TR = 20 = 10
            ∆Q     1

Dari tabel penerimaan perusahaan di atas, apakah masih ada data yang tidak dimengerti?.
Silahkan Anda kerjakan kembali jika Anda mengalami kesulitan.

Selanjutnya kita akan lanjutkan pembahasan mengenai cara menuangkan data tersebut
ke dalam grafik.

Untuk membuat grafik dibutuhkan dua sumbu yaitu sumbu tegak untuk penerimaan total,
penerimaan rata-rata dan penerimaan marginal dan sumbu mendatar untuk jumlah
produk. Dari tabel 1 di atas grafik TR, AR dan MR akan terlihat seperti grafik berikut:

           TR, AR, MR
                   90
                                                                TR
                   80

                   70

                   60

                   50

                   40

                   30

                   20

                   10                                           AR = MR = P

                   0                                                     Q
                         1   2    3      4     5    6   7   8        9
                                      Jumlah Produk


Keterangan:
1. Kurva TR berbentuk garis lurus, yang menunjukkan semakin banyak jumlah produk
   dijual semakin besar penerimaan totalnya.
2. Grafik AR = MR = P berbentuk garis mendatar, berarti grafik AR berimpit dengan
   grafik MR dan berimpit dengan grafik harga,
3. Untuk membuat grafik TR, AR dan MR hubungkan setiap data yang ada ditabel
   sesuai dengan hubungannya sehingga mendapatkan titik-titik dan hubungkan setiap
   titik. Supaya lebih jelas coba Anda ulangi pengerjaannya !

Untuk lebih memahami coba Anda lengkapi data dibawah ini dan lukiskan kurvanya/
grafiknya. Untuk mengerjakan Anda dapat melihat penjelasan sebelumnya.


                                                                                     9
            Q             P           TR           AR          MR

            1             20          ....         ....            ....
            2             ....        ....         20              ....
            3             20          ....         ....            ....
           ....           20          80           ....            ....
            5             ....        100          ....            ....


         TR, AR, MR

                   100

                    80

                    60

                    40

                    20

                                                                                  Q
                      0           1    2       3     4        5           6
                                           Jumlah Produk

     Anda sudah yakin benar menyelesaikan soal diatas ?.
     Coba Anda bandingkan dengan penjelasannya.

     Dalam kenyataannya Anda tentu sering mendapatkan keadaan harga barang berubah
     dalam periode tertentu. Apakah keadaannya sama dengan penerimaan di pasar
     persaingan sampurna?.

     Untuk lebih jelas perhatikan tabel penerimaan perusahaan di bawah ini

                                                Tabel 2
                                 Penerimaan Perusahaan di Pasar Monopoli
                Jumlah Produk Harga Per Unit              Penerimaan           Penerimaan     Penerimaan
                     (Q)           (P)                     Total (TR)         Rata-rata (AR) Marginal (MR)

                     1                  50                    50                   50              -
                     2                  40                    80                   40             30
                     3                  30                    90                   30             10
                     4                  20                    80                   20            -10
                     5                  10                    50                   10            -30
                     6                     5                  30                      5          -20


     Keterangan:
     (1). Kolom harga per unit berubah, ini menunjukkan ciri dari pasar monopoli di mana
          produsen mempunyai kekuatan menentukan harga terhadap barang yang dijual.

10
(2). Penerimaan total berubah turun naik, sesuai perubahan harga yang dilakukan
     produsen. Dari tabel di atas penerimaan total meningkat dan pada penjualan produk
     selanjutnya mengalami penurunan.
(3). Penerimaan rata-rata pada prinsipnya sama dengan harga per unit (AR = P).
(4). Penerimaan marginal (MR) semakin besar penjualan menunjukkan penurunan, hal
     ini menunjukkan kecenderungan perusahaan akan mengalami kerugian, bahkan pada
     tingkat harga (P) yang terlalu rendah MR akan menjadi negatif. Lihat pada saat Q
     sama dengan 4.

“Apakah Anda mendapatkan data yang tidak dimengerti?”. Selanjutnya kita akan
melukiskan grafik/kurva dari data tabel 2. Seperti grafik berikut:

                   Grafik TR, AR, MR


             TR, AR, MR
                     100

                      90

                      80




                      60

                      50

                      40

                      30                                        TR
                                           MR
                      20



                                                                AR
                                                                     Q
                        0
                                1      2        3   4   5   6
                                       Jumlah produk
Keterangan:
1. Kurva TR membentuk garis lengkung (cembung) seperti huruf U yang terbalik, grafik
   TR terlihat naik turun, penurunan TR terjadi pada produk Q = 4 dan seterusnya.
2. Grafik AR dan MR bergerak menurun dari kiri atas ke kanan bawah, hal ini disebabkan
   penurunan harga (P). Grafik MR terlihat ada di bawah grafik AR dan MR memiliki
   nilai di bawah sumbu Q pada jumlah produk 4 dan seterusnya.

Untuk mengulang konsep TR, AR dan MR serta meningkatkan keterampilan melukiskan
grafiknya. Coba selesaikan tabel di bawah ini dan lukiskan grafiknya. Untuk mengerjakan
Anda dapat membandingkan dengan penjelasannya.

                                                                                    11
                                 Q               P              TR         AR             MR

                                 6               ....           60             ....        ....
                                 ....            20             100            20          ....
                                 4               ....           ....           ....        ....
                                 3               30             ....           30          ....
                                 ....            40             80             ....        ....


                             TR, AR, MR
                                        100


                                         80


                                         60


                                         40


                                         20

                                                                                                  Q
                                             0          1   2          3   4          5   6
                                                                Jumlah Produk

     Selamat kepada Anda telah berhasil menyelesaikan kegiatan pertama beserta menjawab
     latihan dengan baik. Silakan mengerjakan tugas mandiri di bawah ini sebelum mempelajari
     kegiatan belajar kedua. Semoga sukses.


              Jawablah soal-soal berikut ini dengan jelas dan tepat !



1. Jelaskan pengertian penerimaan perusahaan.

2. Jelaskan yang dimaksud penerimaan total, penerimaan rata-rata dan penerimaan
   marginal.

3. Besar kecil penerimaan ditentukan oleh dua faktor, sebutkan kedua faktor tersebut.

4. Selesaikan tabel berikut dengan mengisi titik-titik pada kolom yang tersedia.
        Q        P      TR              AR           MR

       20        ....        -          100             -
       ....      95     2375             -              -
       30        88          -           -              -
       40        ....        -          80              -
       ....      70     3500             -              -



5. Berdasarkan tabel soal No. 4 lukiskan grafik TR, AR dan MR.

12
                                                                   Kegiatan Belajar 2


                             BIAYA PRODUKSI

          Secara khusus, setelah mempelajari kegiatan Anda diharapkan dapat:
          1. Menjelaskan pengertian biaya produksi
          2. Menjelaskan jenis-jenis biaya produksi (FC, VC, TC, AC, MC)
          3. Menghitung jenis-jenis biaya produksi dalam tabel biaya produksi
          4. Melukiskan grafik jenis-jenis baiaya produksi.

Apakah Anda sudah siap mempelajari kegiatan belajar kedua ?. Baiklah kegiatan belajar
kedua akan membahas mengenai biaya produksi.


          1. Pengertian Biaya Produksi
              Produksi berlangsung dengan jalan mengolah masukan (input) menjadi
              keluaran (out put). Masukan merupakan pengorbanan biaya yang tidak dapat
              dihindarkan untuk melakukan kegiatan produksi.

   Setiap pengusaha harus dapat menghitung biaya produksi agar dapat menetapkan harga
   pokok barang yang dihasilkan. Untuk menghitung biaya produksi terlebih dahulu harus
   dipahami pengertiannya.

   Biaya produksi adalah sejumlah pengorbanan ekonomis yang harus dikorbankan untuk
   memproduksi suatu barang. Menetapkan biaya produksi berdasarkan pengertian tersebut
   memerlukan kecermatan karena ada yang mudah diidentifikasikan, tetapi ada juga yang
   sulit diidentifikasikan dan hitungannya.

   Biaya produksi dapat meliputi unsur-unsur sebagai berikut:
   a. Bahan baku atau bahan dasar termasuk bahan setengah jadi
   b. Bahan-bahan pembantu atau penolong
   c. Upah tenaga kerja dari tenaga kerja kuli hingga direktur.
   d. Penyusutan peralatan produksi
   e. Uang modal, sewa
   f. Biaya penunjang seperti biaya angkut, biaya administrasi, pemeliharaan, biaya listrik,
       biaya keamanan dan asuransi
   g. Biaya pemasaran seperti biaya iklan
   i. Pajak

   Secara umum unsur biaya tersebut dapat dibagi atas tiga komponen biaya, berikut :
   1. Komponen biaya bahan, meliputi semua bahan yang berkaitan langsung dengan
      produksi.
   2. Komponen biaya gaji/upah tenaga kerja
   3. Komponen biaya umum (biaya over head pabrik) meliputi semua pengorbanan yang
      menunjang terselenggaranya proses produksi.

                                                                                         13
     Sampai disini sudahkah Anda pahami mengenai pengertian biaya produksi?
     Untuk meningkatkan pemahaman coba Anda berkunjung ke suatu perusahaan yang
     ada disekitar lingkunganmu dan catat biaya apa sajakah yang terdapat menurut unsur
     biaya di atas.


2 Jenis-jenis Biaya Produksi
     Menurut jenis-jenis biaya produksi, biaya produksi ada yang jumlahnya tetap dan ada
     yang jumlahnya berubah sesuai dengan jumlah produksi.

     Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan berikut :

     a. Biaya tetap (Fixed Cost atau FC) :
        Biaya tetap adalah Biaya yang dalam periode tertentu jumlahnya tetap tidak tergantung
        jumlah produksi. Biaya ini sifatnya tetap hanya sampai periode tertentu atau batas
        produksi tertentu, tetapi akan berubah jika batas itu dilewati.
        Contoh, biaya penyusutan mesin, biaya penyusutan gedung, pajak perusahaan, biaya
        adminitrasi.

        Besarnya biaya tetap total (TFC), merupakan jumlah seluruh biaya total yang
        dikeluarkan dalam suatu periode waktu tertentu.
        Contoh, suatu perusahaan menghasilkan produksi 800 unit dengan biaya tetap total
        250.000. Berapakah biaya tetap yang dikeluarkan jika produksi kurang dari 800 unit.

        Jawaban:
        Besar biaya tetap total Rp. 250.000, karena berapapun produksi besar biaya tetap
        tidak berubah.

     b. Biaya variabel (Variable Cost atau VC) :
        Biaya variabel adalah Biaya produksi yang jumlahnya berubah sesuai dengan jumlah
        produksi yang dihasilkan. Jika produksi sedikit, biaya variabel sedikit dan sebaliknya..
        Contoh biaya variabel adalah biaya bahan mentah, upah tenaga produksi, bahan
        pembantu.

        Besarnya biaya variabel total (TVC), jumlah seluruh biaya variabel yang dikeluarkan
        oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk. Untuk menghitung besar
        variabel total dapat menggunakan rumus berikut :

                                             Keterangan:
               TVC = VC x Q                  TVC = Biaya variabel total
                                             VC = Biaya variabel per unit
                                             Q    = Jumlah produksi.

        Contoh :
        Suatu produksi dihasilkan sebanyak 400 unit, biaya variabel per unit Rp. 2.000,00.
        Berapakah biaya variabel total ?.




14
          Jawab :
          Diketahui   VC  = 2.000,00 dan Q = 400 unit
                      TVC = VC x Q
                          = 2.000 x 400
                          = 800.000
     Apakah Anda sudah mengerti dengan dua jenis biaya produksi ?. Baik kita lanjutkan
     dengan biaya total.

  c. Biaya total (Total Cost disingkat TC) :
     Biaya total adalah Seluruh biaya yang dikorbankan yang merupakan totalitas biaya
     tetap ditambah biaya variabel. Besarnya biaya total dapat dihitung dengan rumus
     sebagai berikut :
                              TC = TFC + TVC

     Contoh :
     Produk sebanyak 800 unit memerlukan biaya tetap Rp. 250.000 dan biaya variabel
     per unit Rp. 4000, maka besarnya biaya total ?.

          Jawab :
          Diketahui   TFC    =   250.000
                      TVC    =   800 x 4000
                             =   3.200.000
                      TC     =   TFC + TVC
                             =   250.000 + 3.200.000
                             =   3.450.000

     Untuk memahami jenis-jenis biaya produksi coba Anda beri tanda cheklist (V) sesuai
     penggolongan biaya produksi yang benar pada tabel biaya produksi di bawah ini :

                                           Tabel
                        Biaya produksi pembuatan tempe/tahu

                  Macam-macam biaya                    FC         VC

     1.   Biaya kacang kedelai
     2.   Biaya garam
     3.   Penyusutan mesin giling kacang kedelai
     4.   Biaya pemeliharaan mesin
     5.   Biaya pembungkus
     6.   Biaya ragi


3. Biaya Rata-rata
  Berdasarkan perhitungan rata-rata, kita mengenal empat macam konsep biaya sebagai
  berikut :
  a. Biaya tetap rata-rata (Average Fixed Cost atau AFC) :
     Biaya tetap rata-rata adalah biaya tetap yang dibebankan pada tiap produk atau
     produk per unit yang dihasilkan. AFC dapat dihitung dengan cara membagi TFC

                                                                                    15
        dengan Q, jika dirumuskan sebagai berikut:

                                        Keterangan:
                   TFC                  AFC = biaya tetap rata-rata
             AFC =
                    Q                   TFC = Biaya tetap total
                                        Q     = Jumlah produk

        Karena TFC dalam periode waktu tertentu tetap, maka semakin besar Q, AFC nya
        semakin kecil.

     b. Biaya variabel rata-rata (Average Variable Cost atau AFC) :
        iaya variabel rata-rata adalah biaya variabel yang dibebankan pada tiap unit produk
        yang dihasilkan. AVC dapat dihitung dengan cara membagi TVC dengan Q, jika
        dirumuskan:

                                        Keterangan:
                    TVC                 AVC = Biaya variabel rata-rata
              AVC =
                     Q                  TVC = Biaya variabel total
                                        Q     = Jumlah produk

     c. Biaya rata-rata (Average Cost atau AC) :
        Biaya rata-rata adalah biaya produksi per unit produk yang dihasilkan. AC dapat
        dihitung dengan cara TC dibagi Q, jika dirumuskan:

                                        Keterangan:
                     TC                 AC = Biaya rata-rata
                AC =
                     Q                  TC = Biaya total
                                        Q    = Jumlah produk

     d. Biaya marginal (Marginal Cost atau MC) :
        Biaya marginal adalah biaya tambahan yang diperlukan untuk satu unit produk yang
        dihasilkan. Munculnya MC diakibatkan adanya perluasan produksi yang dilakukan
        perusahaan dalam rangka menambah jumlah produk yang dihasilkan. MC dapat
        dihitung dengan cara tambahan TC (∆TC) dibagi tambahan produk (∆Q), jika
        dirumuskan:

          Keterangan:
          MC      = Biaya marginal
          ∆TC = Tambahan biaya total
          ∆TC = TCn - TCn - 1
          TCn = Biaya total produk ke n
                                                                      ∆TC
          TCn - 1 = Biaya total produk ke n - 1              MC =
          ∆Q      = Tambahan produk                                   ∆Q
          ∆Q      = Qn - Qn - 1
          Qn      = Produk ke n
          Qn - 1 = Produk ke n - 1




16
      Contoh :
      Sebuah pabrik sepatu menghasilkan 50 pasang sepatu dengan perincian biaya :
      Biaya tetap (TFC)              = RP. 6.000,-
      Biaya variabel total (TVC)     = Rp. 29.250,-
                                     ––––––––––– +
      Total biaya (TC)               = Rp. 35.250,-
      Kemudian pabrik sepatu itu menambah produksinya menjadi 51 dengan perincian
      biaya :
      Biaya tetap (TFC)              = RP. 6.000,-
      Biaya variabel total (TVC)     = Rp. 35.000,-
                                     ––––––––––– +
      Total biaya (TC)               = Rp. 41.000,-
      Berapakah biaya marginalnya ?.

          Jawab :
          ∆TC = TC51 - TC50         =    41.000 - 35.250
                                    =    5.750
                ∆Q = Q51 - Q50      =    51 - 50
                                    =    1

                     Maka MC        =    ∆TC = 5.750
                                         ∆Q      1
                            MC      =    5.750
      Sampai disini apakah Anda memiliki permasalahan dalam memahami jenis-jenis
      biaya produksi?. Jika masih kurang jelas silahkan mempelajari ulang. Untuk lebih
      memahami konsep-konsep biaya akan kita coba tuangkan dalam tabel dan grafik.


4. Tabel dan Grafik Biaya Produksi
  Untuk memperjelas mengenai konsep-konsep dari biaya tetap, biaya tetap rata-rata,
  biaya variabel, biaya variabel rata-rata, biaya total, biaya total rata-rata dan biaya marginal,
  kita coba tuangkan dalam tabel dan grafik/kurva.

  a. Tabel dan Grafik Biaya Tetap, Biaya Tetap Rata-rata
      Perhatikan tabel biaya tetap dan biaya tetap rata-rata




                                                                                               17
     Jumlah Produksi Biaya Tetap Total Biaya Tetap Rata-rata
           (Q)             (TFC)               (AFC)

            1               20.000,-              20.000,-
            2               20.000,-              10.000,-
            3               20.000,-                 6.666,-
            4               20.000,-                 5.000,-
            5               20.000,-                 4.000,-
            6               20.000,-                 3.333,-
            7               20.000,-                 2.858,-
            8               20.000,-                 2.500,-




         AFC = 10.000,- ?


                  TFC       20.000,-
      AFC =             =
                   Q           2
           = 10.000,-


     Dari tabel di atas besar TFC tidak berubah (ingat konsep biaya tetap!), dan biaya

     tetap rata-rata diperoleh dari rumus AFC =                    TFC . Nilai FC makin besar jumlah
                                                                    Q
     produksi makin kecil AFC-nya.

     Jika dilukiskan dalam grafiknya, adalah sebagai berikut :
       TFC/AFC



       200.000                                                          TFC




        10.000

         5.000

                                                                        AFC


              0
                        1    2     3    4     5       6        7    8
                                   Jumlah Produksi

     Keterangan :
     Kurva TFC terlihat mendatar
     Kurva AFC terlihat turun dari kanan atas ke kiri bawah.

18
b. Tabel dan Grafik Biaya Variable, Biaya Variabel Rata-rata.

   Perhatikan table Biaya Variable di bawah ini.
    Jumlah Produksi Biaya Variabel Total Biaya Variabel Rata-rata
          (Q)              (TVC)                  (AVC)
               1                                       5                                           5
               2                                       9                                       4,5
               3                                   12                                              4
               4                                   18                                          4,5
               5                                   25                                              5
               6                                   36                                              6
               7                                   49                                              7
               8                                   64                                              8

     TVC
                                                                               TVC

       60




           4                                                                                   Keterangan:
           5                                                                                   Kurva TVC menunjukkan kenaikan
       30
                                                                                               sejalan dengan penambahan jumlah
                                                                                               produksi

       15




                                                                                     Q
           0
                   1       2       3       4       5       6       7       8
                                   Jumlah Produksi




                   AV
                   10

                       8                                                                 AVC

                   7,5
                                                                                                       Keterangan:
                                                                                                       Kurva AVC memiliki bentuk
                       5                                                                               garis lengkung menyerupai
                                                                                                       huruf U. Proses turun naik
                                                                                                       sejalan penambahan produksi.
                   2,5



                                                                                               Q
                       0
                               1       2       3       4       5       6       7     8
                                               Jumlah Produksi




                                                                                                                                19
     c. Tabel Biaya Total dan Biaya Rata-rata beserta Grafik

        Perhatikan tabel biaya produksi di bawah ini

         Jumlah Produk Biaya Tetap Total Biaya Variabel Biaya Total  Biaya Total
              (Q)            (TFC)        Total (TVC)      (TC)     Rata-rata (AC)

                 1                      20                      5                  25                 25
                 2                      20                      9                  29               14,5
                 3                      20                     12                  32               10,7
                 4                      20                     18                  38                 9,5
                 5                      20                     25                  45                   9
                 6                      20                     36                  56                 9,4
                 7                      20                     49                  69                 9,8
                 8                      20                     64                  84               10,1

         Biaya Total
                (TC)
                     84                                                                        TC
                     75

                     69



                     56
                     50



                     25


                  12,5

                                                                                                    Q
                       0                                                                            (Jumlah Produksi)
                                1       2        3        4     5          6       7       8
                                                 Jumlah Produksi

        Keterangan :
        Kurva TC menunjukkan kenaikan sejalan kenaikan jumlah produksi.
        TC pada produk sama dengan nol (Q = 0) jumlah TC = TFC.
         Biaya Rata-rata
                   (AC)
                           25



                           20



                           15

                                                                                        AC
                           10




                                                                                                Q
                            0                                                                   (Jumlah Produksi)
                                    1        2   3        4     5      6       7       8
                                                     Jumlah Produksi
        Keterangan:
        Kurva AC mempunyai bentuk lengkung adanya kecenderungan naik turun.

20
d. Tabel Biaya Marginal dan Grafiknya
   Untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai biaya marginal.

   Perhatikan tabel dibawah ini:

    Jumlah Produksi             Biaya Total         Biaya Marginal
          (Q)                      (TC)                  (MC)



                                                                                      ?
                1                   25                      -
                2                   29                      4                MC = 4
                3                   32                      3                     ∆TC
                                                                             Mc = ∆Q
                4                   38                      6
                                                                                = 29 - 25
                                                                                    2-1
                5                   45                      7
                                                                                = 4
                6                   56                     11                     1
                                                                                ==4
                7                   69                     13
                8                   84                     15



                    Biaya

                    16                                              MC
    Grafik MC

                    12



                     8


                     6


                     4


                     2

                                                                         Q
                     0
                            1   2    3    4     5      6    7   8
                                     Jumlah Produksi

   Keterangan:
   Kurva MC memiliki bentuk garis lengkung dan meningkat sejalan penambahan
   produksi.

Dengan penjelasan melalui tabel dan grafik/kurva di atas coba Anda selesaikan tabel
dibawah ini, pergunakan kakulator jika ada, jangan lupa untuk mengingat cara-cara
perhitungannya. Selamat mencoba.




                                                                                            21
     Tabel Biaya Produksi

         Q        TFC          TVC           TC           AFC     AVC        AC      MC

          2       100            ....         ....        ....        ....   250     ....
        ....      100           750           ....        25          ....    ....   ....
          7       100            ....         ....        ....    200         ....   ....
        10        100            ....    1.900            ....        ....    ....   ....
        15             ....    2.650     2.750            ....        ....    ....   ....
        20             ....    3.100          ....        10          ....    ....   ....



     Apakah Anda dapat menyelesaikan tabel diatas?. Jika terdapat masalah cara perhitungan,
     coba Anda pelajari penjelasannya. Sebagai penutup kegiatan belajar 2, akan ditampilkan
     keempat grafik biaya rata-rata.
                       Biaya


          Grafik :
        AFC, AVC, AC
          dan MC
                                                                        MC



                                                                             AC


                                                                              AVC




                                                                              AFC
                                                                              Q
                                        Q1           Q2          Q3


        Keterangan:
        -       Kurva/grafik AFC terus menurun
        -       Kurva AVC, AC, MC terus meningkat
        -       Kurva MC memotong di nilai terendah pada kurva AC

     Selamat kepada Anda yang telah dapat memahami kegiatan belajar 2 dengan baik dan
     silahkan menyelesaikan tugas mandiri 2.

     Selamat bekerja.




22
            Jawablah soal-soal berikut ini dengan jelas dan tepat!



1. Jelaskan pengertian biaya produksi.

2. Jelaskan mengapa pengusaha harus menghitung biaya produksi

3. Jelaskan yang dimaksud :
   a. biaya tetap
   b. biaya variabel
   c. biaya total
   d. biaya tetap rata-rata
   e. biaya variabel rata-rata
   f. biaya rata-rata
   g. biaya marginal

4. Lengkapi tabel dibawah ini dan lukiskan grafik AFC, AVC, AC dan MC

      Q     TFC     TVC     TC      AFC    AVC     AC     MC

      1      40      ....    ....   ....    ....   60     ....
      2      ....    35      75     ....    ....   ....   ....
      3      40      ....    ....   ....    15     ....   ....
      4      ....    73      ....   10      ....   ....   ....
     ....    40      ....    ....    8      20     ....   ....
      6      ....    ....   175     ....    ....   ....   ....
      7      40      ....   215     ....    ....   ....




                                                                        23
24
                                                                Kegiatan Belajar 3


                  PERHITUNGAN LABA/RUGI

       Secara khusus, setelah mempelajari kegiatan ini Anda diharapkan dapat :
       1. Menjelaskan pengertian laba atau rugi suatu usaha
       2. Menghitung laba/rugi suatu usaha dalam tabel
       3. Menganalisa laba/rugi melalui grafik laba/rugi


       1. Pengertian laba/rugi
            Setelah Anda memahami konsep biaya produksi dan penerimaan
            perusahaan, kita akan mencoba menghubungkan kedua konsep tersebut.
            Apabila kita hubungkan antara penerimaan yang diterima perusahaan dengan
biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan, kita akan menghadapi tiga kemungkinan:
a. jika biaya lebih kecil dari penerimaan, maka akan lahir konsep laba
b. jika biaya lebih besar dari penerimaan, maka akan lahir konsep rugi
c. jika biaya sama dengan penerimaan, maka akan lahir konsep impas (break event point).

Dalam pengertian Laba/Rugi adalah selisih jumlah antara jumlah penerimaan dengan
jumlah biaya produksi, jika dirumuskan:

                               Keterangan :
                               L    = Laba/rugi
                               TR = Penerimaan total
       L = TR - TC             TC = Pengeluaran (biaya total)
                               Jika L negatif berarti rugi
                                    L positif berarti laba
                                    L sama dengan nol berarti impas

Untuk lebih memahami konsep tersebut perhatikan contoh berikut :
Suatu produk dihasilkan 200 unit dengan biaya tetap total Rp. 25.000,- dan biaya variabel
per unit Rp. 400. Jika dipasar harga per unit Rp.500, apa yang terjadi?

 Jawab :
 Diketahui :TFC     = 25.000,-               P       = Rp. 500/unit
            TVC     = VC x Q                 Q       = 200 unit
                    = 200 x 400              TR      = PxQ
                    = 80.000                         = 200 x 500
           TC       = TFC + TVC                      = 100.000
                    = 105.000
         L = TR - TC
           = 100.000 - 105.000
         L = -5.000,-
            Nilai L negatif berarti rugi sebesar 5.000,-

                                                                                      25
     Apakah Anda sudah memahami konsep laba/rugi?. Untuk itu coba Anda jawab soal
     berikut :

     Soal :
     Sorang pengusaha menghasilkan produk 800 unit dengan biaya tetap Rp. 400.000 dan
     biaya variabel per unit Rp. 8.000. Jika pengusaha menjual dengan harga Rp. 10.000 per
     unit, apakah yang diterima pengusaha tersebut?.


2. Tabel Perhitungan Laba/Rugi
     Setelah Anda mengerjakan soal di atas Anda akan mendapatkan jawaban L positif
     sebesar Rp. 1.200.000,-. Agar perhitungan lebih lengkap kita akan coba melakukan
     perhitungan dengan melalui tabel.
      Jumlah Produksi   Biaya Total   Penerimaan              Laba/Rugi
            (Q)            (TC)        Total (TR)                (L)

             1           10.000,-       8.500,-                -1.500,-
             2           12.000,-     10.000,-                 -2.000,-
             3           15.000,-     16.250,-                 +650,-
             4           20.000,-     20.000,-                            0
             5           25.000,-     28.000,-                +2.600,-
             6           28.000,-     30.000,-                +1.500,-
             7           30.000,-     27.000,-                 -3.000,-

     Dari tabel di atas produksi 1, 2, dan 7 menghasilkan rugi dan produksi = 3, 5 dan 6
     menghasilkan keuntungan. Sedangkan titik impas di produksi ke 4.


3. Grafik Laba/Rugi
     Selain menggunakan perbandingan angka-angka, laba/rugi dapat dianalisa dengan grafik
     laba/rugi. Untuk menggambarkan grafik laba/rugi, akan ditampilkan laba/rugi di pasar
     persaingan sempurna dan pasar monopoli.

     Grafik laba/rugi dengan pendekatan total penerimaan dan total biaya pada:
                                                              TR/TC                               TC
     a. Pasar persaingan sempurna                                                                      TR

                                                    Grafik                                   c
                                                  Laba/Rugi




                                                                                        =d
                                                                                    b

                                                                              d


                                                                      a



                                                                                                       Q
                                                                      Q1      Q2   Q3        QA

26
     Keterangan:
     1. daerah a, c adalah daerah rugi atau pada Q1, Q4 karena TR < TC (TR lebih kecil
        dari TC)
     2. daerah d adalah titik impas karena TR = TC
     3. daerah b atau pada Q3 adalah daerah laba, karena TR > TC (TR lebih besar dari
        TC)

  b. Pasar persaingan tidak sempurna
                      TR/TC

                                                            TC
            Grafik
          Laba/Rugi



                                                         c
                                        b



                              a

                                                                 TR


                                                                      Q
                              Q1      Q2         Q3    Q4

     Keterangan :
     - daerah a atau Q1 menunjukkan titik impas, (TR = TC)
     - daerah b atau Q2 menunjukkan daerah laba (TR > TC)
     - daerah c atau Q4 menunjukkan daerah rugi (TR < TC)

     “Bagaimana dengan Q3 ?.


4. Laba Maksimum
  Produsen akan selalu memilih produksi dimana bisa memperoleh keuntungan yang pal-
  ing besar (maksimum). Bila telah mencapai posisi ini, produsen dikatakan telah berada
  di posisi ekuilibrium. Dikatakan posisi ekuilibrium karena pada posisi ini tidak ada
  kecenderungan baginya untuk mengubah tingkat harga dan produksi, sebab jika dilakukan
  perubahan pada salah satu komponen tersebut maka total keuntungan justru menurun.

  Untuk mengetahui produk yang mencapai posisi ekuilibrium atau laba maksimum dapat
  dilakukan dengan cara :
  a. Pendekatan total penerimaan (TR) dan total biaya (TC), dicari selisih antara TR dan
      TC yang paling besar. Anda perhatikan kurva di atas pada Q2 atau b tercapai
      keuntungan maksimum.
  b. Dengan pendekatan hasil penerimaan marginal (MR) dan biaya marginal (MC) dimana
      MR = MC (penerimaan marginal sama dengan biaya marginal).

                                                                                     27
        Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi grafik dibawah ini :
         Rp. 1000
                                                                    TC
                4                                                          TR


                3                                                   BEP


                2                                                   Laba Maksimum
          A


                1                       BEP


                                                                           Q
                0


         Rp. 1000

                5


                4

                                                           MC
          B
                3                     Laba Maksimum                   AC
                                         MR = MC

                2                                                           MR = AR = P



                1


                0                                                          Q
                           1      2           3       4         5
                                         MC < MR          MC > MR


        Grafik A : Pendekatan penerimaan total (TR) dan biaya total (TC)
        Grafik B : Pendekatan penerimaan marginal (MR) dan biaya marginal (MC)

     Laba maksimum dicapai pada saat produk 4 dimana bisa dilihat pada saat itu daerah/
     garis TR dan TC memiliki selisih luas terbesar, Anda bisa melihat pada grafik A dan pada
     grafik B pada saat produk 4 tersebut terjadi perpotongan antara MR dan MC.

     Apakah sudah Anda pahami uraian tentang laba/rugi, jika belum silahkan diulangi kembali
     !.
     Dengan selesainya kegiatan belajar ketiga ini berarti Anda telah menyelesaikan modul
     ini. Sebelum meminta tes akhir modul silahkan Anda kerjakan terlebih dahulu tugas
     mandiri kegiatan belajar tigaberikut ini. Selamat mengerjakan.



28
           Jawablah soal-soal berikut dengan jelas dan tepat!



1. Jelaskan pengertian laba/rugi

2. Seorang produsen menghasilkan produk sebanyak 200 unit dengan biaya tetap Rp. 50.000
   dan biaya variabel total sebesar Rp. 350.000,-, jika harga per unit Rp. 2.500. Apakah
   yang diterima produsen?

3. Sebutkan tiga kemungkinan dalam rumus L = TR - TC

4. Lengkapi tabel laba/rugi dibawah ini:

          Q              TR                TC         L/R

           1              5                ....       -1

           2              8                 9         ....

           3             ....              10          0

           4             16                11         ....

           5             18                ....        3


5. Berdasarkan tabel soal No. 4. Lukiskan grafik.




                                                                                     29
30
                                  PENUTUP



RANGKUMAN

1 Penerimaan
   Pengertian penerimaan adalah sejumlah uang yang diterima oleh perusahaan atas
   penjualan produk yang dihasilkan.

   Jenis-jenis Penerimaan
   a. Penerimaan total
   b. Penerimaan rata-rata
   c. Penerimaan marginal


2. Biaya Produksi
   Pengertian biaya produksi adalah sejumlah pengorbanan ekonomis yang harus
   dikorbankan untuk memproduksi suatu barang.

   Jenis-jenis biaya produksi
   a. Biaya Total (TC)
   b. Biaya Variable (VC)
   c. Biaya Marginal (MC)
   d. Biaya Tetap (TFC)
   e. Biaya Rata-rata (AC)
   f. Biaya Tetap Rata-rata (AFC)
   g. Biaya Variabel Rata-rata (AVC)


3. Laba / Rugi
   Pengertian laba/rugi adalah selisih antara jumlah penerimaan dengan jumlah biaya
   produksi.

   Hubungan antara TR dan TC dapat dikelompokkan menjadi tiga kemungkinan :
   a. TR > TC → Laba
   b. TR < TC → Rugi
   c. TR = TC → Impas




                                                                                31
TINDAK LANJUT
-    Mintalah soal untuk tes akhir modul Eko.1.2.04 pada guru bina Anda.
-    Tambahkan pengetahuan Anda dengan membaca buku lain yang relevan dengan judul
     modul ini.
-    Catatlah informasi penting dalam penyelesaian belajar modul ini.


KUNCI TUGAS MANDIRI
Kunci tugas mandiri terdiri atas:
1. Kunci tugas mandiri 1:         Penerimaan
2. Kunci tugas mandiri 2:         Biaya produksi
3. Kunci tugas mandiri 3:         Laba/Rugi




32
                PENERIMAAN


1. Penerimaan (revenue) adalah
   Sejumlah uang yang diterima oleh perusahaan atas penjualan produk yang dihasilkan.

2.        a. Penerimaan total adalah jumlah seluruh penerimaan perusahaan dari hasil penjualan
             sejumlah produk yang dihasilkan.
          b. Penerimaan rata-rata adalah penerimaan perunit produk yang terjual
          c. Penerimaan marginal adalah penerimaan tambahan dari adanya tambahan per unit
             produk yang terjual.

3. Faktor yang mempengaruhi penerimaan:
   1. Produk/jumlah barang yang dihasilkan
   2. Harga produk tersebut

4.
                Q           P          TR               TC      MR

                20        100         2.000            100       -

                25          95        2.375             95      75

                30          88        2.640             88      73

                40          80        3.200             80      56

                50          70        3.500             70      30



5.

     TR
                                                   AR/MR 120              Grafik AR, MR
                          Grafik TR
4.000
                                               TR
                                                           90
                                                                                               AR

                                                           60



2.000                                                                                      MR
                                                           30




                                                       Q                                            Q
                     20          40           60                10   20    30       40    50




                                                                                                    33
BIAYA PRODUKSI
1. Biaya produksi adalah sejumlah pengorbanan ekonomis yang harus dikorbankan untuk
   memproduksi suatu barang.

2. Untuk dapat menetapkan harga pokok barang yang dihasilkan

3.   a. Biaya tetap (FC) adalah biaya yang dalam periode waktu tertentu jumlahnya tetap,
        tidak tergantung jumlah produksi
     b. Biaya variabel (VC) adalah biaya produksi yang jumlahnya berubah sesuai dengan
        jumlah produksi yang dihasilkan.
     c. Biaya total (TC) adalah seluruh biaya yang dikorbankan yang merupakan totalitas
        biaya tetap ditambah biaya variabel.
     d. Biaya tetap rata-rata (AFC) adalah biaya tetap yang dibebankan pada tiap produk
        yang dihasilkan.
     e. Biaya variabel rata-rata (AVC) adalah biaya variabel yang dibebankan pada tiap unit
        produk yang dihasilkan.
     f. Biaya rata-rata (AC) adalah biaya produksi per unit produk yang dihasilkan.
     g. Biaya marginal adalah biaya tambahan yang diperlukan untuk satu unit produk yang
        dihasilkan.

4.
       Q         TFC       TVC       TC    AFC          AVC        AC     MC

        1        40         20        60       40        20         60     -
        2        40         35        75       20       17,5       37,5   15
        3        40         45        85   13,4         15,4       28,4   10
        4        40         73       113       10       17,1       28,4   28
        5        40        100       140        8        20         28    27
        6        40        135       175    6,7         22,5       29,2   35
        7        40        175       215    5,8          27        30,7   40


     Grafik AFC, AVC, AC, MC


            60


            50

                                                             MC
            40


            30                                               AC

                                                             AVC
            20


            10
                                                             AFC

             0
                                                                   Q
                       1    2    3     4   5        6    7

34
LABA/RUGI
1. Laba/rugi adalah selisih jumlah antara jumlah penerimaan dengan jumlah biaya produksi

2. Diketahui:
   TC =           TFC + TVC                        TR        = 200 x 2.500
      =           50.000 + 350.000                           = 500.000
      =           400.000
   L =            TR - TC
      =           500.000 - 400.000
      =           100.000

3. Tiga kemungkinan
   Jika        TR > TC → L positif berarti laba
        TR < TC → L negatif berarti rugi
        TR = TC → L = 0 berarti impas

4.
              Q         TR            TC            L

              1           5            6            -1

              2           8            9            -2

              3          10           10            0

              4          16           11            5

              5          18           15            3



      TR/TC

         18                                        TR

         15                                        TC




         10


          5

                                                         Q
                   1     2         3       4   5
                          Grafik Laba/Rugi




                                                                                     35
           Harga pokok barang : harga barang sebelum dijual ke pasar.
           Average cost, average fixed cost, avierage variabel cost : biaya rata-rata, biaya
           tetap rata-rata, biaya variabel rata-rata.
           Tabel : suatu data disusun dengan angka-angka.
Pasar monopoli : pasar yang hanya ada satu penjual.
Equilibrium : terjadi keseimbangan antara MC = MR




     DAFTAR PUSTAKA
     Arifinal Chaniago. Pelajaran Ekonomi, Bandung, Angkasa, 1984.
     Depdikbud, Penyempurnaan/Penyesuaian Kurikulum 1994 (Suplemen GBPP),
          Mata Pelajaran Ekonomi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta,
          1999.
     Surajiman, Ekonomi 1, Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1996.
     Tohari Syarifudin dkk, Pegangan Ekonomi, Bandung, ARMICO, 1994.
     T. Gilarso, Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro, Yogyakarta, Kanisius, 1993.




36

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:8227
posted:5/28/2010
language:Indonesian
pages:36