EKSPLORASI UMUM ENDAPAN ZIRKON DI KABUPATEN KATINGAN PROVINSI PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON

Document Sample
EKSPLORASI UMUM ENDAPAN ZIRKON DI KABUPATEN KATINGAN PROVINSI PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON Powered By Docstoc
					   PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                          PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

                           EKSPLORASI UMUM ENDAPAN ZIRKON
                               DI KABUPATEN KATINGAN,
                             PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
                      1)
                       Martua Raja P, 1)A.F. Yusuf, 1)Bayu Sayekti, 2)Mulyana
                                   1)
                                     Kelompok Penelitian Mineral
                                      2)
                                        Bidang Sarana Teknik


                                                 SARI

         Lokasi Eksplorasi Umum terdapat di sebagian daerah Kecamatan Tewang Sangalang Garing,
Kecamatan Katingan Hilir, dan Kecamatan Tasik Payawan.
Secara administratif, lokasi daerah eksplorasi berada di daerah Kabupaten Katingan, dengan ibukota
Kasongan, Provinsi Kalimantan Tengah. Secara geografis terletak diantara daerah yang dibatasi oleh
koordinat : 113° 4' 15" Bujur Timur - 113° 18' 31" Bujur Timur dan 1° 44' 59" Lintang Selatan - 2° 1'
15" Lintang Selatan.
         Stratigrafi daerah eksplorasi umum, berdasarkan lithostratigrafi dan pengamatan di lapangan
terdiri dari beberapa satuan batuan. Urut-urutan satuan batuan tersebut dari yang berumur tua ke muda
dapat diperikan sebagai berikut : Satuan batuan Batu Pasir Lempungan (Psl), berwarna kuning hingga
kelabu, berbutir halus hingga kasar, bersisipan lempung kaolinit, setempat sisipan kaolinnya mencapai
tebal sampai 3 m, pada umumnya berwarna putih, kelabu sampai kekuningan, masih mengandung pasir
kuarsa halus sampai sedang. Satuan batuan Batu Pasir (Ps), berwarna kekuningan hingga kelabu,
berbutir halus hingga kasar, setempat berstruktur sedimen silang siur. Satuan batuan Batu Pasir
Konglomeratan (PsK), berwarna coklat kehitaman, agak padat, komponen terdiri dari fragmen kuarsit,
kuarsa dan basal, berukuran 1 sampai 3 cm, kemas terbuka dengan matriks berukuran pasir, ketiganya
termasuk dalam Formasi Dahor (TQd). Satuan batuan aluvium (Qa), yang terdiri dari pasir, kerikil,
kerakal, lumpur dan lempung.
         Endapan zirkon di daerah Katingan dijumpai sebagai hasil rombakan dari batuan asal
pembawanya, seperti granit, di endapkan dalam endapan alluvial maupun sedimenter. Pada endapan
alluvial zirkon terendapkan bersama sama pasirkuarsa, hematit, ilmenit, rutil dan magnetit.
         Zirkon di daerah Katingan merupakan endapan sekunder yang berasal dari lapukan batuan
pembawa zirkon (granit), diendapkan dalam batuan aluvial maupun sedimen. Endapan aluvial zirkon
tersebar sepanjang aliran sungai, sedangkan zirkon yang diendapkan bersama batuan sedimen terdapat
pada Formasi Dahor (TQd). Ukuran butiran zirkon sangat halus, semakin kearah hulu konsentrat zirkon
bercampur dengan mineral hitam (illmenit, rutile dan magnetit), biasa disebut zirkon hitam oleh penduduk
setempat.
         Sumberdaya tereka berupa pasir konsentrat adalah 169.617.600 m3.



              PENDAHULUAN                               digunakan sebagai dasar pengembangan dari
                                                        potensi bahan galian zirkon.
Pada tahun 2006 Pusat Sumber Daya Geologi               Kegiatan eksplorasi umum endapan zirkon yang
telah melakukan Inventarisasi Dan Penyelidikan          telah dilakukan di Kabupaten Katingan, Provinsi
Mineral Non Logam di Kabupaten Katingan,                Kalimantan Tengah tersebut dimaksudkan untuk
Provinsi     Kalimantan       Tengah,      dan          mendapatkan data-data mengenai endapan
merekomendasikan       untuk      dilakukannya          zirkon, yaitu antara lain meliputi           lokasi
eksplorasi umum terhadap bahan galian zirkon            keterdapatan, sumberdaya (cadangan) dan
guna mendapatkan gambaran potensinya secara             kualitas serta melakukan evaluasi potensi bahan
lebih akurat dan lengkap sehingga dapat                 galian zirkon tersebut secara lebih optimal.
   PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                          PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

Lokasi Eksplorasi Umum terdapat di sebagian          Aluvium (Qa)
daerah Kecamatan Tewang Sangalang Garing,            Kandungan formasi terdiri dari pasir kuarsa,
Kecamatan Katingan Hilir, dan Kecamatan              kerikil dan bongkah yang berasal dari komponen
Tasik Payawan. Secara administratif, lokasi          batuan malihan, batuan bersifat granit dan
daerah eksplorasi berada di daerah Kabupaten         kuarsit lepas. Dibeberapa tempat ditemukan
Katingan, dengan ibukota Kasongan, Provinsi          lumpur pasir dan tanah liat mengandung lignit
Kalimantan Tengah. Secara geografis terletak         dan limonit. Batuan yang akan mengeras juga
diantara daerah yang dibatasi oleh koordinat :       ditemukan terletak antara 40-50 meter diatas
113° 4' 15" Bujur Timur - 113° 18' 31" Bujur         permukaan sungai. Batuan-batuan tersebut
Timur dan 1° 44' 59" Lintang Selatan - 2° 1'         terdapat sebagai endapan sungai, undak dan
15" Lintang Selatan. (Gambar 1).                     rawa.
Metoda penyelidikan yang digunakan berkaitan
dengan kegiatan Eksplorasi Umum Endapan
Zirkon antara lain sebagai berikut :                    GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN
    1. Pengumpulan data sekunder                                  ZIRKON
    2. Pengumpulan data primer
    3. Analisis Laboratorium                         Morfologi daerah eksplorasi umum endapan
    4. Pengolahan data                               zirkon secara       regional berupa : Satuan
                                                     Morfologi       Pedataran      rendah     sampai
                                                     bergelombang. Satuan Morfologi Pedataran,
             GEOLOGI UMUM                            sebagian besar/hampir keseluruhan menempati
                                                     daerah/lokasi dari eksplorasi umum. Batuan
Geologi daerah Eksplorasi Umum Endapan               penyusun satuan morfologi ini terdiri dari
Zirkon     Kabupaten      Katingan,   Provinsi       batupasir kuarsa halus - kasar berwarna kuning,
Kalimantan Tengah, berdasarkan lembar Peta           putih sampai kelabu dan konglomerat berlapis
Geologi Skala 1 : 250.000 yang dipublikasikan        silang siur dengan komponen batuan malihan
oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan               dan batuan granitan dari Formasi Dahor dan
Geologi (A.S. Sumartadipura dan U. Margono,          satuan batuan alluvium berupa material pasir
1996, P3G Bandung, Pemetaan Geologi Lembar           kuarsa, kerikil yang berasal dari komponen
Tewah (Kualakurun) Kalimantan, terdiri dari          batuan malihan, batuan bersifat granit dan
beberapa formasi batuan yang berumur dari            kuarsit lepas. Dibeberapa tempat ditemukan
Perem Akhir hingga Holosen. Urutan formasi           gambut, lumpur pasir dan tanah liat. Ketinggian
batuan tersebut dari yang berumur tua ke muda        satuan morfologi ini berkisar dari 0 m – 50 m.
dapat diperikan sebagai berikut : Batuan             Stratigrafi daerah eksplorasi umum, berdasarkan
Malihan Pinoh (PzTRp), Batuan Gunungapi              lithostratigrafi dan pengamatan di lapangan
(TRvk), Tonalit Sepauk (Kls), Formasi Tanjung        terdiri dari beberapa satuan batuan. Urut-urutan
(Tet), Batuan Gunungapi Malasan (Tomv),              satuan batuan tersebut dari yang berumur tua ke
Formasi Montalat (Tomm), Batuan Terobosan            muda dapat diperikan sebagai berikut (Gambar
Sintang (Toms), Formasi Warukin (Tmw),               2):
Formasi Dahor (TQd) dan Aluvium (Qa).
                                                        1. Satuan       batuan      Batu      Pasir
Formasi-formasi batuan yang terdapat di daerah             Lempungan (Psl), berwarna kuning
lokasi eksplorasi umum endapan zirkon berturut-            hingga kelabu, berbutir halus hingga
turut dari tua ke muda sebagai berikut :                   kasar, bersisipan lempung kaolinit
Formasi Dahor (TQd)                                        (Formasi Dahor, TQd). Sebaran satuan
Merupakan batuan tertua di daerah eksplorasi,              batuan ini umumnya membentuk
terutama terdiri dari batupasir kuarsa halus -             punggungan-punggungan dari daerah
kasar berwarna kelabu sampai kebiru-biruan dan             dengan        morfologi       pedataran
konglomerat berlapis silang siur dengan                    bergelombang,      sebarannya     meluas
komponen batuan malihan dan batuan granitan                kearah hulu. Setempat sisipan kaolinnya
bersisipan lapisan mengandung limonit. Lapisan             mencapai tebal sampai 3 m, pada
batubara dengan tebal 0,3-3 meter terdapat di              umumnya berwarna putih, kelabu
dalam lapisan batupasir berbutir kasar, satuan ini         sampai kekuningan, masih mengandung
diduga berumur Pliosen sampai Plistosen.                   pasir kuarsa halus sampai sedang.
   PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                          PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

    2. Satuan batuan Batu Pasir (Ps),                  mineral-mineral tersebut membentuk lapisan
        berwarna kekuningan hingga kelabu,             tersendiri. Zirkon dalam alluvial mengendap
        berbutir halus hingga kasar, setempat          bersama kuarsa karena perbedaan beratnya tidak
        berstruktur sedimen silang siur (Formasi       begitu menonjol, hal tersebut juga agak
        Dahor, TQd). Sebaran satuan batuan ini         menyulitkan dalam proses pemisahan dari
        menempati daerah punggungan dan                mineral pengotornya.
        pedataran dari daerah dengan morfologi         Zirkon dalam bentuk sedimenter umumnya
        pedataran bergelombang dan morfologi           mengendap mengikuti lapisan mineral berat
        pedataran. Umumnya terdiri dari                yang berbutir halus, membentuk lapisan tipis
        pasirkuarsa      halus     sampai     kasar,   yang berwarna kehitaman pada lapisan satuan
        berwarna       kuning      akibat    adanya    batuan sedimen, walaupun tidak selalu begitu.
        kandungan lempung ilit dan sedikit             Zirkon dalam satuan batuan sedimen di daerah
        limonit                                        Katingan terdapat pada satuan batuan Formasi
    3. Satuan        batuan          Batu      Pasir   Mentemoi. Formasi ini di daerah Katingan
        Konglomeratan (PsK), berwarna coklat           merupakan pembawa bahan galian atau mineral
        kehitaman, agak padat, komponen                detritus (rombakan).
        terdiri dari fragmen kuarsit, kuarsa dan       Zirkon di daerah Katingan merupakan endapan
        basal, berukuran 1 sampai 3 cm, kemas          sekunder yang berasal dari lapukan batuan
        terbuka dengan matriks berukuran pasir         pembawa zirkon (granit), diendapkan dalam
        (Formasi Dahor, TQd).                          batuan aluvial maupun sedimen. Endapan
    4. Satuan batuan aluvium (Qa), yang                aluvial zirkon tersebar sepanjang aliran sungai,
        terdiri dari pasir, kerkil, kerakal, lumpur    sedangkan zirkon yang diendapkan bersama
        dan lempung. Pasir pada umumnya                batuan sedimen terdapat pada Formasi Dahor
        berupa pasir kuarsa berbutir halus             (TQd). Ukuran butiran zirkon sangat halus,
        sampai kasar, berwarna putih sampai            semakin kearah hulu konsentrat zirkon
        kelabu. Kerikil dan kerakal juga               bercampur dengan mineral hitam (illmenit, rutile
        didominasi oleh fragmen kuarsa, granit         dan magnetit), biasa disebut zirkon hitam oleh
        dan fragmen batuan malihan. Lempung            penduduk setempat.
        umumnya terdiri dari lempung kaolnit,          Mineral zirkon di daerah penyelidikan umumnya
        berwarna putih, kelabu sampai kuning.          berwarna kemerahan, sebagian kecil putih, abu-
        Sebaran batuan ini menempati wilayah           abu, kuning dan transparan, berbutir halus,
        pedataran yang luas di daerah                  tersebar dalam satuan batuan alluvial dan
        penyelidikan terutama di sepanjang             sedimen.
        aliran S. Kelanaman dan S. Katingan.           Berdasarkan hasil pendulangan terhadap
        Hubungan antara pasir, kerikil dan             beberapa conto dari berbagai satuan batuan dan
        lempung          setempat         menjemari    lokasi di daerah penyelidikan, pada umumnya
        membentuk lensa-lensa, pada umumnya            prosentase terbesar kandungan konsentrat
        bercampur dengan batas kontak yang             terdapat pada satuan batuan alluvial.
        sulit diamati.                                 Perhitungan sumber daya dilakukan dengan
Endapan zirkon di daerah Katingan dijumpai             menghitung volume konsentrat. Dilakukan
sebagai hasil rombakan dari batuan asal                dengan menghitung luas sebaran batuan
pembawanya, seperti granit, di endapkan dalam          pembawa zirkon dikalikan ketebalan rata-rata,
endapan alluvial maupun sedimenter. Pada               dikalikan prosentase rata-rata kandungan
endapan alluvial zirkon terendapkan bersama            konsentrat (data lapangan diperoleh sewaktu
sama pasirkuarsa, hematit, ilmenit, rutil dan          melakukan pendulangan). Penentuan sumber
magnetit. Konsentrasi zirkon dalam batuan              daya zirkon dilakukan dengan menghitung
endapan alluvial sangat bervariasi, sulit              volume konsentrat dikalikan kadar rata-rata
menentukan pengontrolnya, berat jenis zirkon           kandungan zirkon (hasil analisa laboratorium).
hampir dua kali lipat berat jenis kuarsa sehingga      Sebaran satuan batuan yang mengandung pasir
dalam pengendapannya akan terbentuk bersama            zirkon di daerah penyelidikan terdapat di 4
pasirkuarsa. Berbeda dengan mineral berat              (empat) wilayah :
lainnya yang berat jenisnya dengan kuarsa agak             1. Katingan Barat : meliputi wilayah
jauh berbeda, seperti emas, magnetit, ilmenit,                  sebagian wilayah yang termasuk dalam
sehingga dalam lapisan pengendapannya                           Kecamatan Pulau Malan, Tewang
   PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                          PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

         Sanggalang Garing, Katingan Hilir dan       Seluruhnya luas sebaran 22.891 ha. Prosentase
         Tasik Payawan, sebaran meliputi satuan      konsentrat rata-rata 10 %, volume konsentrat
         batuan Batu Pasir Lempungan (Psl),          sekitar 91,5 juta meter kubik.
         satuan batuan Batu Pasir (Ps) dan           Kandungan zirkon serta sumberdayanya masih
         Aluvium (Qa). Luas sebaran 37.750 ha.       menunggu hasil analisa laboratorium.
         Prosentase konsentrat rata-rata 10 %,
         volume konsentrat sekitar 151 juta meter
         kubik.                                         PROSPEK PEMANFAATAN DAN
    2. Katingan Tengah : meliputi wilayah             PENGEMBANGAN ENDAPAN ZIRKON
         Desa Pendahara, Kecamatan Tewang
         Sanggalang Garing, sebaran meliputi         Penggunaan zirkon sangat bervariasi, baik
         satuan batuan Batu Pasir (Ps). Luas         sebagai mineral industri (non-logam) maupun
         sebaran 1.900 ha, prosentase konsentrat     mineral logam. Pasaran zirkon dunia sebagian
         rata-rata 8 %, volume konsentrat sekitar    besar digunakan sebagai mineral industri, yaitu
         6 juta meter kubik.                         untuk pasir cetak (foundry), bata tahan api
    3. Katingan Utara : meliputi wilayah Desa        (refraktori), keramik dan gelas, kimia zirkonium,
         Tewang       Menyangen,       Kecamatan     dan lain-lain (Supriatna Suhala, M. Arifin,
         Tewang Sanggalang Garing, sebaran           1997). Untuk bahan keramik pasir zirkon harus
         meliputi satuan batuan Batu Pasir           memenuhi spesifikasi tertentu. Penggunaan pasir
         Konglomeratan (PsK). Luas sebaran           zirkon dalam industri keramik terutama sebagai
         2.028 ha, prosentase konsentrat rata-rata   bahan penguat dan glasir. Pada industri keramik
         8 %, volume konsentrat sekitar 6,5 juta     dan gelas, zirkon yang digunakan berbentuk
         meter kubik.                                zirkonia, PSZ (Partially Stabilized Zirkonia),
    4. Katingan Timur : meliputi wilayah Desa        dan tepung zirkon (micronizedzirkon).
         Kereng Humbang, Kecamatan Katingan          Tepung zirkon pada keramik terutama berfungsi
         Hilir, sebaran meliputi satuan batuan       sebagai glasir opak (opacifier glazes), hal ini
         Batu Pasir Konglomeratan (PsK) dan          disebabkan zirkon mempunyai indeks refraksi
         satuan batuan Aluvium. Luas sebaran         cukup tinggi. Zirkon di sini menggantikan
         1.890 ha, prosentase konsentrat rata-rata   peranan Sn-oksida untuk menghasilkan keramik
         8 %, volume konsentrat sekitar 6 juta       putih dan keramik berwarna yang bermutu
         meter kubik.                                tinggi, khususnya keramik untuk keperluan
Pada daerah yang prospek dilakukan pemetaan          rumah tangga (table ware) dan keramik ubin
skala 1 : 25.000, yaitu di daerah :                  (tile ceramic).
    1. Galangan : meliputi wilayah sebagian          Sebagai frit-enamel, tepung zirkon digunakan
         wilayah      yang     termasuk     dalam    untuk melapisi logam (baja dan besi tuang).
         Kecamatan Katingan Hilir dan Tewang         Walaupun jumlah pemakaian zirkon sangat kecil
         Sangalang Garing. Sebaran meliputi          dibandingkan TiO2, dengan penggunaan zirkon
         satuan batuan Batu Pasir Lempungan          lebih baik, terutama dalam proses pelapisan
         (Psl), satuan batuan Batu Pasir (Ps) dan    secara kering untuk menghasilkan produk
         Aluvium (Qa). Luas sebaran 15.370 Ha.       peralatan dapur dan kamar mandi.
         Prosentase konsentrat rata-rata 10%,        Dalam industri gelas, zirkonia (fused zirkon)
         volume konsentrat sekitar 61 juta meter     digunakan untuk menghasilkan gelas-gelas yang
         kubik.                                      berkomposisi khusus, menghasilkan seperti
    2. Kerengpange, meliputi wilayah sebagian        gelas optik, gelas fiber, gelas TV berwarna, dan
         wilayah      yang     termasuk     dalam    lain-lain.
         Kecamatan Katingan Hilir dan Tasik          Khusus untuk menghasilkan keramik rekayasa
         Payawan, sebaran pasir zirkon meliputi      dan listrik, sekarang ini telah dibuat bahan dasar
         satuan batuan Batu Pasir Lempungan          keramik yang berasal dari zirkon, yaitu PSZ.
         (Psl), satuan batuan Batu Pasir (Ps) dan    Produk PSZ yang telah dikembangkan ada dua
         Aluvium (Qa). Luas sebaran di daerah        macam, yaitu :
         Kerengpange 7.521 ha. Prosentase                 PSZ yang Dibuat dengan Menggunakan
         konsentrat rata-rata 10%, volume                 CaO dan MgO
         konsentrat sekitar 30 juta meter kubik.     Keramik yang dihasilkan mempunyai kekuatan
                                                     dan ketahanan yang lebih baik, jika
   PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                          PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

dibandingkan dengan keramik konvensional            Produk zirkon yang umumnya digunakan
(SiC, Si3, dan Al2O3). Produk keramik ini telah     sebagai abrasif adalah alumina-zirkonia. Abrasif
digunakan untuk komponen mesin/motor,               jenis ini ada dua kelompok, tergantung
pompa kimia, dan nozel (mulut pipa).                prosentase zirkonia yang digunakan, yaitu :
     PSZ yang Dibuat dengan Menggunakan             • AZ-abrasif (25% zirkonia), terutama
     Yttrium Oksida (Y2O3)                              digunakan dalam hubungannya dengan
Keramik yang dihasilkan lebih stabil dan                pengerjaan bahan-bahan yang berasal dari
mempunyai konduktivitas panas rendah, selain            logam, seperti steel billet, automotif, dan
mempunyai ketahanan dan tahan lama. Keramik             lain-lain.
jenis ini sangat sesuai untuk pembuatan             • NZ-abrasif (40% zirkonia), di pasaran NZ-
komponen adiabatik mesin diesel, seperti pelapis        abrasif ada dua jenis, yaitu E347 (bonded
silinder, kepala piston, dan katup. Kegunaan            abrasive) dan E349 (coated abrasive).
PSZ lainnya adalah untuk pembuatan elektroda            Terutama digunakan sebagai mata (bit) pada
yang dapat berfungsi untuk mengontrol ratio             mesin pemotong untuk batu hias (marmer
antara bahan bakar dan oksida di dalam mesin.           dan granit) dan sebagai bola penggerus
Keadaan ini tidak saja menyangkut masalah               (grinding wheel).
lingkungan, tetapi juga masalah efisiensi mesin     • Sebagai abrasif, pasir zirkon dapat juga
mobil dan penghematan pemakaian bahan bakar.            digunakan secara langsung, yaitu sebagai
Zirkon dapat dibuat menjadi bata tahan api yang         sandblast menggantikan fungsi pasirkuarsa.
digunakan untuk melapisi tungku peleburan baja
dan gelas. Zirkon yang digunakan ada dua jenis,
yaitu AZS refraktori dan zirkonia-mullit.                   KESIMPULAN DAN SARAN
Pemakaian kedua bahan ini sebagai refraktori
karena secara kimia mempunyai sifat netral serta    Berdasarkan eksplorasi umum endapan zirkon di
ketahanan terhadap panas mendadak yang sangat       sebagian daerah di Kabupaten Katingan,
baik. Zirkonia-mullit digunakan dalam bentuk        Provinsi Kalimantan Tengah, maka dapat
batangan dan nodul yang disusun secara              disimpulkan hal-hal sebagai berikut :
beraturan. Pemakaian zirkon secara langsung             1. Endapan        pasir    zirkon    didaerah
untuk refraktori pada umumnya digunakan                     penyelidikan merupakan endapan plaser
sebagai ladle brick. Refraktori ini dapat                   (letakan), terkandung dalam satuan
digunakan pada suhu hingga 3600°F.                          batuan alluvium dan sedimen formasi
Pasir Cetak (Foundry)                                       Dahor.
Zirkon sangat sesuai digunakan sebagai pasir            2. Luas dan sumber daya satuan batuan
cetak karena sifat-sifatnya :                               pembawa zirkon :
• Pengantar panas yang sangat tinggi,                        a) Katingan Barat : Luas sebaran
     sehingga proses pendinginan berlangsung                     37.750 Ha. Prosentase konsentrat
     empat kali lebih cepat bila dibandingkan                    rata-rata 10 %, volume konsentrat
     dengan pasirkuarsa,                                         sekitar 151 juta meter kubik.
• Tidak reaktif terhadap logam lain,                         b) Katingan Tengah : Luas sebaran
• Butiran zirkon berbentuk bulat dengan                          1.900 Ha, prosentase konsentrat
     permukaan bersih serta sesuai dengan semua                  rata-rata 8 %, volume konsentrat
     jenis binder,                                               sekitar 6 juta meter kubik.
• Membutuhkan           binder   lebih    sedikit            c) Katingan Utara : Luas sebaran
     dibandingkan dengan pasir cetak lainnya,                    2.028 ha, prosentase konsentrat
• Ukuran tetap stabil walaupun terjadi                           rata-rata 8 %, volume konsentrat
     peningkatan panas,                                          sekitar 6,5 juta meter kubik.
• pH zirkon netral atau sedikit asam.                        d) Katingan Timur : Luas sebaran
Sebagai pasir cetak, zirkon umumnya digunakan                    1.890 Ha, prosentase konsentrat
untuk menghasilkan produk cetakan yang                           rata-rata 8 %, volume konsentrat
mempunyai permukaan halus. Selain zirkon,                        sekitar 6 juta meter kubik.
fused zirkonia juga digunakan khususnya                 3. Kegunaan pasir zirkon sebagai bahan
pencetakan gelas secara kontinyu.                           baku gelas kermik (glasir).
PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                       PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI

4. Berhubung konsentrasi kandungan pasir
   zirkon yang rendah dalam satuan batuan
   maka diperlukan penambangan dengan
   luasan yang besar, hal tersebut akan
   mengakibatkan perubahan lingkungan
   yang berarti minimal perubahan bentuk
   fisik permukaan (topografi).
5. Perlu diperhatikan dan dilaksanakan
   pemeliharaan paska tambang, karena
   bila tidak, akan terbentuk padang pasir
   di wilayah bekas penambangan zirkon.


            PUSTAKA

1. Bemmelen, R. W. van, 1949 The
   Geology of Indonesia, volume I-A, I-B,
   Government     Printting Office, The
   Haque.

2. A.S. Sumartadipura dan U. Margono,
   1996 Peta Geologi Lembar Tewah
   (Kualakurun), Kalimantan, skala 1 :
   250.000,   Pusat    Penelitian  dan
   Pengembangan Geologi, Bandung.

3. Abdul Fatah Yusuf, dkk., 2006
   Inventarisasi Dan Penyelidikan Bahan
   Galian Non Logam Di Kabupaten
   Katingan,     Provinsi    Kalimantan
   Tengah, Pusat Sumber Daya Geologi,
   Bandung.
PROCEEDING PEMAPARAN HASIL KEGIATAN LAPANGAN DAN NON LAPANGAN TAHUN 2007
                       PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI




                      Gambar 1. Peta Lokasi Eksplorasi Umum




                       Gambar 2. Peta Geologi Sebaran Zirkon